Jurnal Kesehatan Tambusai
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles
4,346 Documents
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL KUNJUNGAN ANC IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SITIUNG II KABUPATEN DHARMASRAYA
Sri Indriani;
Siti Khotimah;
Husna Husna
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18524
Asuhan Antenatal Care rutin dan sesuai dengan standar pelayanan minimla kunjungan ANC bermanfaat untuk mendeteksi komplikasi kehamilan dan mencegah peningkatan AKI. Menurut data Profil Kesehatan Dharmasraya, AKI di Dharmasraya tahun 2021 merupakan tahun dengan jumlah AKI tertinggi dari 5 tahun terakhir. Hal ini dipengaruhi oleh kurangnya mendapatkan pelayanan selama kehamilan seperti kunjungan ANC. Puskesmas Sitiung II merupakan puskesmas dengan K1 paling rendah dengan jumlah ibu hamil sebanyak 482 orang, hanya 239 orang (49,6%) yang melakukan K1. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan standar pelayanan minimal kunjungan ANC ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Sitiung II Kabupaten Dharmasraya. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Analitik. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross sectional dengan instrument penelitian menggunakan kuisioner. Analisa data menggunakan uji Chi Square melalui aplikasi SPSS. Hasil dari penelitian ini menunjukan tidak ada hubungan Pengetahuan ibu hamil dengan kunjungan ANC ibu hamil dengan nilai p value 0,144 > 0,05, Ada hubungan Sikap ibu hamil dengan kunjungan ANC dengan p value 0,014 <0,05, Tidak ada hubungan antara Usia ibu hamil dengan kunjungan ANC dengan p value 0,167 > 0,05. Disimpulkan bahwa faktor sikap ibu hamil ada hubungan yang signifikan dengan standar pelayanan minimal kunjungan ANC, sedangkan faktor pengetahuan dan umur tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan standar pelayanan minimal kunjungan ANC.
PEMBERIAN DIET DIABETES NEFROPATI RENDAH GARAM PADA PASIEN DIABETES MELITUS, GAGAL GINJAL, DAN HIPERTENSI: SEBUAH LAPORAN KASUS
Alifian Soni Romadhon;
Emyr Reisha Isaura
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18534
Diet Diabetes Melitus Nefropati merupakan diet yang diberikan kepada pasien diabetes dan gagal ginjal yang memerlukan asuhan gizi guna menurunkan risiko komplikasi. Pemberian diet ini bertujuan untuk menurunkan gula darah hingga menuju nilai normal dan meringankan kerja ginjal dengan pemberian protein yang rendah serta menurunkan tekanan darah. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan proses asuhan gizi klinis pada pasien dengan diabetes melitus, gagal ginjal, dan hipertensi dalam pengendalian glukosa darah dan mencegah kerusakan ginjal lebih lanjut. Studi kasus dilakukan pada bulan Oktober 2022 pada pasien rawat inap di RSPAL dr. Ramelan Surabaya. Dilakukan monitoring evaluasi selama 3 hari pada tanggal 31 Oktober - 2 November 2022 pada asupan makan, fisik klinis, biokimia. Didapatkan hasil bahwa kadar biokimia membaik, fisik klinis membaik, dan asupan meningkat namun masih belum memenuhi kebutuhan harian energi dari intervensi yang diberikan. Berdasarkan pengamatan selama tiga hari pasien kondisi pasien berangsur membaik secara asupan, kadar biokimia dan fisik klinis walaupun asupan energi belum dapat memenuhi kebutuhan harian serta tekanan darah masih fluktuatif, diet rendah protein dapat dilanjutkan guna membantu memperbaiki kondisi pasien. Perlu diberikan pengaturan makan yang seimbang mengingat terdapat diabetes yang sensitif dengan pemberian asupan karbohidrat namun apabila tidak terpenuhi berpotensi menyebabkan penurunan status gizi pasien. Begitu pula dengan pemberian protein yang rendah guna mencegah kadar biokimia yang meningkat serta penurunan filtrasi glomerulus.
IDENTIFIKASI JAMUR ASPERGILLUS SP PADA SAMBAL PECEL YANG DI SIMPAN DALAM KULKAS YANG DIJUAL DI TOKO KECAMATAN LOA JANAN
Fidia Novilasari;
Lamri Lamri;
Eka Farpina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18539
Sambal pecel merupakan sambal yang berasal dari bahan dasar kacang tanah yang akan diolah dengan cara digiling menggunakan bahan lain yang dikemas pada plastik tembus cahaya yang dapat bertahan lebih lama. Sambal pecel tidak dapat bertahan lebih lama karena akan mudah terkontaminasi mikroorganisme seperti jamur Aspergillus sp. Jamur Aspergillus sp adalah mikroorganisme eukariot yang saat ini dianggap sebagai salah satu dari beberapa makhluk hidup dengan sebaran geografis yang sangat luas dan melimpah di alam. Selain itu, jenis kapang ini juga sering ditemukan sebagai kontaminan umum pada berbagai jenis substrat di daerah tropis dan subtropik. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jamur Aspergillus sp pada sambal pecel yang di simpan dalam kulkas yang di jual di toko kecamatan Loa Janan. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian ini adalah deskriptif yang menggambarkan bagaimana hasil dari isolasi dan identifikasi jamur Aspergillus sp yang mana dilihat apakah terdapat kontaminasi jamur yang mengkontaminasi sambal pecel yang disimpan dalam kulkas, dengan jumlah sampel sebanyak 18 sampel sambal pecel dari 7 toko. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sambal pecel yang disimpan dalam suhu kulkas 4°C dengan perlakuan wadah terbuka dan tertutup selama 2 hari (24 jam) didapatkan hasil yaitu dari 7 toko terdapat 18 sampel sambal pecel ditemukan sebanyak 11 sampel positif jamur Aspergillus sp dan 7 sampel negatif tidak ditemukan jamur Aspergillus sp.
PENGARUH KUALITAS UDARA DALAM RUANGAN DAN PERILAKU PEKERJA DENGAN GEJALA SICK BUILDING SYNDROME (SBS) PADA PEKERJA GEDUNG HEAD OFFICE PT UNITED TRACTORS TBK
Febrianita Rizky Rahmandani;
R. Azizah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18542
Kualitas udara dalam ruangan yang buruk merupakan masalah kesehatan yang disebabkan oleh kondisi lingkungan yang tidak sehat. Tempat kerja merupakan salah satu penyebab menurunnya tingkat kesehatan karena selama 7-8 jam sehari bekerja di dalam ruangan. Sick Building Syndrome (SBS) merupakan situasi dimana penghuni gedung mengalami keluhan kesehatan berkaitan dengan waktu lama berada di dalam gedung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas udara dalam ruangan dan perilaku pekerja dengan gejala Sick Building Syndrome (SBS). Penelitian menggunakan metode observasional analitik dengan desain studi cross sectional. Penelitian ini bersifat kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Besar sampel pada penelitian yaitu 300 responden pada pekerja Gedung Head Office PT United Tractors Tbk. Analisis data menggunakan analisis Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Model persamaan yang dianalisis adalah model bagian luar (outer model), model bagian dalam (inner model) dan pengujian hipotesis. Berdasarkan pada hasil uji validitas menunjukkan nilai loading factor > 0,70 dan nilai AVE > 0,50 dinyatakan valid. Pada uji reliabilitas nilai composite reliability dan cronbach’s alpha > 0,70 dinyatakan reliabel. Terdapat pengaruh yang signifikan antara suhu (p-value 0,003), kelembaban (p-value 0,000), pencahayaan (p-value 0,012), mikrobiologi udara (p-value 0,000) dan perilaku pekerja (p-value 0,017) terhadap gejala Sick Building Syndrome (SBS). Kesimpulan pada penelitian ini yaitu terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kualitas udara dalam ruangan dan perilaku pekerja dengan gejala Sick Building Syndrome (SBS).
HUBUNGAN INTENSITAS PEMAKAIAN GADGET DENGAN KEJADIAN SPEECH DELAY PADA BALITA
Evin Noviana Sari;
Hafizah Hafizah;
Fitra Muslia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18568
Keterlambatan bicara adalah kondisi di mana kemampuan komunikasi seorang tidak sesuai dengan anak seusianya, yang sering terjadi pada anak berusia di bawah 5 tahun. Gadget merupakan perkembangan teknologi yang dapat menimbulkan kecanduan bagi penggunanya, termasuk balita. Di Indonesia jumlah kasus keterlambatan bicara dan bahasa pada anak mencapai 10% sedangkan balita yang menggunakan gadget sebesar 25,9%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan hubungan intensitas pemakaian gadget dengan kejadian speech delay pada balita. Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional analitik. Populasi dan Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas KB dan TPA di TK Negeri Pembina Koto Agung yang memenuhi kriteria inklusi dengan jumlah responden 33 balita. Variabel independent dalam penelitian ini adalah intensitas pemakaian gadget sedangkan variabel dependenya yaitu kejadian speech delay pada balita dengan menggunakan kuesioner KPSP. Metode analisis data yang digunakan adalah uji chi square. Hasil penelitian didapatkan hampir setengahnya sebanyak 12 responden (36,4%) dengan intensitas pemakaian Gadget tinggi mengalami keterlambatan bahasa dan bicara, hampir setengahnya sebanyak 11 responden (33,3%) dengan intensitas pemakaian Gadget tinggi tidak mengalami keterlambatan bahasa dan bicara dan didapatkan 10 responden (30,3%) yang tidak mengalami keterlambatan bahasa dan bicara dengan intensitas pemakaian gadget rendah. Dari hasil pengujian tersebut didapatkan hasil P value = 0.005 (P value < 0,05) artinya ada hubungan yang bermakna antara intensitas pemakaian gadget dengan kejadian speech delay pada balita di TK Negeri Pembina Koto Agung Tahun 2023.
PENERAPAN MEDIA AUDIOVISUAL PEACE TERHADAP PENGETAHUAN PENANGANAN CEDERA PADA ANAK SD NEGERI 1 TEJASARI DI PURBALINGGA
Purbo Asmoro Widagdo;
Atika Dhiah Anggraeni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18595
Usia anak-anak atau sekolah dasar adalah usia yang sering mengalami terjadinya cedera. Masalah sering terjadinya cedera karena dipengaruhi oleh faktor umur, jenis kelamin, kepribadian, cuaca, tempat, kurangnya pengawasan dan bebas melakukan kegiatan apapun. Pencegahan secara dini dapat menekan angka permasalahan cedera yang paling sering terjadi pada anak-anak. Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan yang baik sehingga tindakan pencegahan dapat dilakukan. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan pendekatan dengan promosi kesehatan melalui berbagai media. Salah satu media promosi kesehatan yang efektif untuk diberikan kepada anak-anak adalah media audiovisual. Media audiovisual merupakan media yang memberikan gambaran yang lebih nyata karena menarik dan mudah untuk di ingat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan media audiovisual terhadap pengetahuan penanganan cedera (PEACE) pada anak SD Negeri 1 Tejasari. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan desain pre eksperimental one group pretest postest. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 1 Tejasari dengan jumlah sampel 3 anak yang diambil secara acak dari 20 anak. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang dianalisis dengan Paired Sample T - test. Hasil dari penelitian ini menunjukkan peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian intervensi menggunakan media audiovisual PEACE dengan hasil nilai p value menunjukkan 0,035 (< 0,050). Media audiovisual berpengaruh sangat signifikan terhadap pengetahuan penanganan cedera pada anak SD Negeri 1 Tejasari.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, PERUBAHAN FISIK DAN PSIKOLOGIS SAAT PREMENOUPOSE DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU PREMENOUPOSE DI PUSKESMAS TALANG BETUTU KOTA PALEMBANG TAHUN 2023
Rima Fujiyati;
Ahmad Arif;
Arie Anggraini
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18612
Menopause adalah sebagai masa berakhirnya siklus menstruasi pada perempuan secara alamiah. Keluhan-keluhan menopause baik fisik, psikologis maupun seksual akan dialami oleh perempuan yang memasuki masa menopause. berbagai perubahan dalam menopause dapat menimbulkan kecemasan. Dengan adanya keseimbangan pengetahuan tentang menopause secara menyeluruh, diharapkan keluhan, kecemasan yang timbul pun dapat berkurang dan kualitas hidup mereka pun akan menjadi lebih baik. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, perubahan fisik dan psikologis secara simultan dengan kecemasan pada ibu premenoupose di Puskesmas Talang Betutu Tahun 2023. Metode menggunakan jenis penelitian kuantitatif survey analitik. Subjek penelitian 75 responden dengan tehnik pengambilan purposive sampling. Hasil penelitian ada hubungan antara pengetahuan secara partial dengan kecemasan pada ibu premenoupose dengan nilai p-value 0,000 (p<0,05). Ada hubungan antara perubahan fisik dan psikologis secara partial dengan kecemasan pada ibu premenoupose dengan nilai p-value 0,000 (p<0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan, perubahan fisik dan psikologis saat premenoupose dengan tingkat kecemasan ibu premenoupose.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DALAM PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING DI UPT PUSKESMAS TERJUN KOTA MEDAN
Maysara Edriani;
Rapotan Hasibuan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18622
Permasalahan balita pendek (stunting) merupakan salah satu masalah gizi yang serius,khususnya terutama di negara-negara miskin dan berkembang. Perkembangan yang lambat adalah retardasi pertumbuhan menyebabkan gangguan pertumbuhan linier pada balita karena akumulasi nutrisi yang tidak memadai dalam jangka waktu yang lama, mulai dari kehamilan sampai 24 bulan. Mal nutrisi selama pertumbuhan perkembangan anak sejak usia dini akan menghambat perkembangan fisik, meningkat menyakitkan, mengganggu perkembangan mental anak bahkan menyebabkan kematian.Data dari wilayah kerja UPT.Puskesmas Terjun Kota Medan terdapat 34 kasus stunting berdasarkan setiap masing-masing kelurahan yang direkap datanya oleh wilayah kerja UPT.Puskesmas Terjun Kota Medan. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan pemerintah dalam percepatan penurunan stunting di UPT Puskesmas Terjun Kota Medan.Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain penelitian studi kasus (case study) dengan melakukan wawancara mendalam yang menggunakan pedomanebijakan percepatan penurunan stunting, Lokasi dalam penelitian ini di UPT.Puskesmas Terjun Kota Medan dan waktu penelitian ini dilakukan mulai Februari 2023 sampai dengan Juni 2023, Penentuan informan dalam penelitian kualitatif ini dengan menggunakan teknik purposive sampling.Hasil dan kesimpulan penelitian menunjukan bahwa implementasi kebijakan dalam percepatan penurunan stunting di UPT.Puskesmas Terjun sudah sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 dan Peraturan Wali Kota Medan Nomor 18 Tahun 2020 tentang penurunan stunting.Akan tetapi masih adanya hambatan dari sumber daya,sarana dan prasarana serta lingkungan dalam kebijakan tersebut sehingga dapat membuat pelaksanaan belum berjalan secara optimal.
HUBUNGAN ANTARA SIKAP DENGAN PERILAKU PEMILIHAN STREET FOOD PADA REMAJA DI PASAR LAMA KOTA TANGERANG
Anggun Pinasti Ilahi;
Annis Catur Adi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18637
Remaja merupakan masa transisi dari anak menuju dewasa. Pada masa ini sebagian besar remaja sudah mampu menentukan makanan dan minumannya sendiri terutama pada jajanan yang dikonsumsi. Pesatnya perkembangan bisnis dibidang kuliner didasari oleh perubahan budaya dan sikap masyarakat terhadap konsumsi makanan. Hal ini didukung oleh remaja cenderung membeli jajanan terutama street food karena pilihan yang beragam dan murah. Perilaku dalam memilih street food dapat dipengaruhi banyak sekali faktor, salah satunya yaitu sikap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan sikap dengan perilaku pemilihan street food pada remaja di Pasar Lama Kota Tangerang. Penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian dilakukan secara online melalui kuisioner google form yang disebarkan melalui media sosial Twitter, Instagram, Line dan whatsapp. Sampel pada penelitian ini berjumlah 100 orang yang masuk dalam kriteria inklusi yaitu remaja akhir berusia 17-19 tahun, berdomisili di Kota Tangerang, dan dalam sebulan terakhir pernah membeli jajanan di Pasar Lama Kota Tangerang. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja memiliki sikap yang baik (98%), dan perilaku yang positif (92%) terhadap pemilihan street food di Pasar Lama Kota Tangerang. Tidak adanya hubungan sikap dengan perilaku pemilihan street food (p=0,154) pada remaja di Pasar Lama Kota Tangerang.
AKTIVITAS FISIK SEBAGAI FAKTOR RISIKO PREMENSTRUAL SYNDROME PADA SISWI SMA
Alifia Sahadhati Arsa;
Sri Sumarmi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18638
Premenstrual Syndrome (PMS) merupakan kumpulan gejala atau keluhan berupa emosi, psikologis dan fisik yang terkait dengan siklus menstruasi wanita yang biasanya timbul selama 7-10 hari. Belum diketahui pasti penyebab premenstrual syndrome, namun beberapa penelitian menjelaskan bahwa penyebab terjadinya gejala premenstrual syndrome berasal dari ketidakseimbangan hormon pada wanita. Selain itu, premenstrual syndrome disebabkan oleh aktivitas fisik yang dapat membuat hormon tidak seimbang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan risiko premenstrual syndrome pada siswi SMA. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 2 Nganjuk pada bulan Juni 2023 menggunakan desain case control. Populasi pada penelitian ini adalah siswi kelas X dan XI SMA Negeri 2 Nganjuk tahun ajaran 2022/2023 sebanyak 422 dengan sampel 32 siswi kelompok mengalami PMS dan 32 anak kelompok tidak mengalami PMS. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dengan bantuan kuesioner IPAQ (International Physical Activity Questionnaire) untuk mencatat aktivtias fisik dan SPAF (Shortened Premenstrual Assesment Form) untuk mengetahui gejala premenstrual syndrome.Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian dengan menggunakan uji Regresi Logistic didapatkan hasil p value 0,048 < 0,05 yang berarti terdapat hubungan aktivitas fisik dengan risiko premenstrual syndrome dan nilai OR 0,301, yang berarti tingkat aktivitas fisik yang rendah akan memiliki risiko premenstrual syndrome sebesar 0,301 kali dibandingkan tingkat aktivitas fisik berat. Pentingnya aktivitas fisik yang teratur sebagai upaya mengurangi keparahan gejala premenstrual syndrome pada siswi SMA.