cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
PENERAPAN METODE CRITICAL PATH DALAM MENGOPTIMALKAN PENYEDIAAN DOKUMEN REKAM MEDIS Rizka Hasan; Abdul Zaky; Marido Bisra
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18703

Abstract

Menurut Permenkes Nomor 24 Tahun 2022 tentang rekam medis adalah berkas yang berisi catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang diberikan kepada pasien. Salah satu indikator mutu dalam penyediaan rekam medis adalah waktu tunggu penyediaan rekam medis. Waktu tunggu penyediaan dokumen rekam medis rawat jalan sangat dipengaruhi oleh jumlah kunjungan pasien. Peningkatan jumlah kunjungan pasien akan berdampak pada semakin lamanya waktu tunggu penyediaan dokumen rekam medis rawat jalan. Dari uraian latar belakang permasalahan tersebut, maka peneliti menerapkan metode critical path untuk mengoptimalkan waktu tunggu rekam medis. Teknik critical path dilakukan dengan menyusun jaringan kerja yang diidentifikasikan ke arah aktivitas-aktivitas dan menggunakan simple time estimates pada tiap aktivitas yang menunjukkan jangka waktu pelaksanaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan waktu penyediaan dokumen rekam medis dengan menentukan jalur kritis dari durasi kegiatan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian eksperimental Development Research. Jenis dan cara pengumpulan data yang peneliti lakukan yaitu berupa observasi dan dokumentasi. Waktu penelitian mulai dari 20 April – 20 Juni 2023 di Instlasi pendaftaran rawat jalan dan rekam medis RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Penelitian ini menghasilkan jalur kritis dan titik kritis dari alur kegiatan penyediaan dokumen rekam medis yaitu dari pendaftaran sampai berkas didistribusikan ke poli yang dituju. Adapun titik kritis yang didapatkan yaitu titik C dan G dari durasi titik kritis kegiatan tersebut bisa dikatakan aktifitas tersebut mempunyai waktu senggang untuk dikerjakan dan bisa dikerjakan bersamaan dengan aktifitas lainnya, sehingga waktu tunggu penyediaan dokumen rekam medis lebih optimal.
PENGARUH PENYULUHAN MENGGUNAKAN VIDEO EDUKASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SIFILIS PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNTAR ANGKATAN 2022 Rani Larasati; Irene Dorthy Santoso
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18713

Abstract

Sifilis, penyakit menular seksual (PMS), disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Tingkat pengetahuan mengenai sifilis yang baik dapat membantu mengurangi risiko penularan sifilis. Salah satu metode yang dapat dilakukan adalah penyuluhan. Belum diketahui bagaimana pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan sifilis pada mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Tarumanagara (Untar) angkatan 2022, oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan menggunakan video edukasi terhadap tingkat pengetahuan sifilis pada mahasiswa FK Untar angkatan 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan desain penelitian pra-eksperimental dengan rancangan one group pre-test dan post-test. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik consecutive non-random sampling. Dilakukan pada bulan April – May 2023 dengan sampel sebanyak 87 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Sebelum penyuluhan didapatkan hasil yang menunjukkan 42 responden (48,3%) dengan tingkat pengetahuan baik, 34 responden (39,1%) dengan tingkat pengetahuan cukup, dan 11 responden (12,6%) dengan tingkat pengetahuan kurang. Setelah penyuluhan dilakukan, hasil menunjukkan terjadi perubahan yaitu 67 responden (77%) dengan tingkat pengetahuan baik, 20 responden (23%) dengan tingkat pengetahuan cukup, dan sudah tidak ada responden yang memiliki pengetahuan kurang. Setelah dilakukan analisis didapatkan perbedaan yang signifikan (p-value = 0,000) pada tingkat pengetahuan sifilis sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan menggunakan video edukasi, dengan nilai perbedaan rata-rata sebesar 42,22. Temuan penelitian ini menyimpulkan bahwa penyuluhan menggunakan video edukasi berpengaruh terhadap peningkatan tingkat pengetahuan sifilis.
GAMBARAN KEMAMPUAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENERAPKAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK UMMU HANI PURBALINGGA Nandita Siti Bariyah; Rahaju Ningtyas; Christina Trisnawati Setiawan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kemampuan sumber daya manusia dalam menerapkan rekam medis elektronik di rumah sakit. Penelitian dilakukan pada bulan Maret sampai dengan Juni 2023 di RSIA Ummu Hani Purbalingga. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan populasi sebanyak 18 petugas rekam medis dan sampel penelitian sejumlah 8 petugas. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara, serta analisa data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menujukkan bahwa tidak satupun petugas pendaftaran tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik (0%), masih ditemukan hampir sebagian petugas rekam medis tidak mampu melaksanakan kodifikasi dan indexing dengan baik (35,71%), tidak satupun petugas rekam medis tidak mampu melaksanakan pelaporan dengan baik (0%), dan sejumlah 27,08% hampir sebagian petugas rekam medis tidak mampu melaksanakan pengelolaan data elektronik pasien rawat jalan dengan baik.
RISIKO DIABETES ONSET BARU PADA PEMBERIAN TERAPI STATIN: KAJIAN LITERATUR POPULASI ASIA Muhammad Anka Pradana Putra; Gilang Sukma Muhamad; Hana Fitri Hendarti; Maskur Fahmi Adi Bhaskoro; Ayers Gilberth Ivano Kalaij
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18719

Abstract

Statin merupakan obat yang sudah umum digunakan di Indonesia untuk terapi dislipidemia dan pencegahan aterosklerosis. Namun demikian, statin akhir-akhir ini dikaitkan dengan peningkatan risiko kejadian Diabetes Mellitus (DM) onset baru dengan populasi Asia diperkirakan lebih rentan. Maka demikian, studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan terapi statin dengan risiko diabetes onset baru pada populasi Asia. Telaah literatur dari database elektronik PubMed, Cochrane, Wiley, Science Direct, dan Google Scholar dilakukan dengan kata kunci “Statin dan HbA1c”, “Statin dan Diabetes Onset Baru”, dan “Statin dan Diabetes”. Literatur yang diinklusi hanya yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir. Seluruh studi klinis dan observasional diinklusi pada studi ini. Secara keseluruhan, studi ini menginklusi total 14 studi. Berdasarkan hasil telaah literatur, didapatkan bahwa terdapat adanya hubungan antara penggunaan statin dengan peningkatan risiko kejadian DM onset baru. Penggunaan statin meningkatkan risiko DM onset baru secara signifikan, yang dinilai dari peningkatan kadar Hba1c ataupun gula darah puasa pada populasi Asia. Penggunaan statin meningkatkan risiko kejadian DM onset baru secara signifikan pada populasi Asia. Maka demikian, penggunaan statin harus disertai pemantauan rutin gula darah dan tindakan promotive-preventif yang lebih agresif. Masih diperlukan studi lanjutan terkait dosis, durasi, dan jenis statin yang berisiko menyebabkan DM onset baru.
HUBUNGAN STRES KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT PELAKSANA DI RUMAH SAKIT Fatima Nuraini Sasmita; Ade Herman Surya Dereja; Ida Rahmawati; Dian Dwiana Maydinar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i3.18727

Abstract

Stres merupakan suatu respon yang tidak spesifik, dihubungkan oleh karakteristik atau proses psikologi individu, yang merupakan suatu konsekuensi dari setiap tindakan eksternal, situasi, atau peristiwa yang menimbulkan tuntutan fisik atau psikologi pada seseorang dan kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai seorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan stres kerja dengan kinerja perawat pelaksana di Rumah Sakit. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional dan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eklusi pada 42 responden. Populasi penelitian ini adalah perawat pelaksana di ruang rawat inap safa, marwah, mina dan raudah. Hasil Penelitian didapatkan : bahwa pada perawat pelaksana yaitu stres Berat berjumlah 2 orang (4,8%), Ringan berjumlah 36 orang (85,7%), Sedang berjumlah 4 orang (9,5%) dan kinerja pada perawat didapat : kinerja Baik berjumlah 36 orang (85,7%), Cukup berjumlah 4 orang (9,5%), Kurang berjumlah 2 orang (4,8%). Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner sebagai instrument kemudian ditabulasi dengan dengan uji Rank Spearman (rho) didapat nilai Rho= -0,710 dengan p-value=0,00<0,05 berarti signifikan, maka ho ditolak dan ha diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ada hubungan antara stres kerja dengan kinerja perawat pelaksana di Rumah Sakit.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PENTINGNYA ASI EKSKLUSIF MELALUI PROGRAM PROMOSI KESEHATAN DI DESA AIKPERAPA Khairiyatun Sholihah; Ziana Warsani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18743

Abstract

Menyusui secara eksklusif selama 6 bulan dapat menurunkan kematian balita sekitar 13%. Sekitar 16% kematian neonatal dapat dicegah apabila bayi disusui sejak hari pertama kelahiran dan bayi yang menyusui dalam satu jam pertama dapat menurunkan risiko kematian sekitar 22%. Namun angka cakupan pemberian ASI Eksklusif di Indonesia berfluktuasi cenderung menurun. Desain peneltian menggunakan quasi experiment dengan pendekatan pre and post with control group design. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah multistage random sampling. Teknik pemilihannya sebagai berikut; dari 7 posyandu di Desa Aikperapa dipilih secara acak yaitu Posyandu Lembah Rinjani, Posyandu Lembah Rinjani terpilih sebagai kelompok kontrol, dan Posyandu Sempurna Jaya terpilih sebagai kelompok intervensi. Sampel berjumlah 60 ibu (30 kontrol dari Posyandu Lembah Rinjani dan 30 perlakuan dari Posyandu Sempurna Jaya). Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah ibu  yang sedang hamil dan memiliki bayi usia 0-6 bulan serta bersedia menjadi responden. Pengetahuan ibu tentang pentingnya pemberian ASI Eksklusif pada bayi pada kelompok perlakuan lebih tinggi 6,10 dibandingkan sebelum dilakukan dilakukan perlakuan. Uji statistik menggunakan independent t-test untuk membandingkan pengaruh kelas menyusui pada kelompok perlakuan dan kontrol dan hasil menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (p<0,001). Program promosi kesehatan kelas menyusui sangat penting untuk dilakukan terutama sejak saat masih hamil sehingga para calon ibu sudah mempersiapkan diri, memiliki pengetahuan menjadi bekal saat setelah melahirkan.
EVEKTIFITAS SERUM SIMPAN SUHU RUANG MENGGUNAKAN VACUTAINER CLOT ACTIVATOR TERHADAP KADAR GLUKOSA SEWAKTU Supri Hartini; Suryanata Kesuma; Nanda Nur Adha Sari Febriyanti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18753

Abstract

Pelayanan laboratorium merupakan salah satu bagian terpenting dalam pelayanan kesehatan. Pelayanan Laboratorium yang baik harus melalui proses alur kerja laboratorium melalui tiga tahapan yaitu, tahap pra analitik, tahap analitik, dan tahap pasca analitik. Berdasarkan fakta kesalahan yang sering terjadi pada tahap pra analitik, salah satunya yaitu penundaan pemeriksaan dan penyimpanan spesimen. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas serum simpan suhu ruang menggunakan vacutainer clot activator Terhadap Kadar Glukosa Sewatu, penelitian ini menggunakan uji One Way Anova dengan uji statistic korelasi pearson. Sampel penelitian ini sebanyak 68 mahasiswa tingkat 1 prodi D-III Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Kaltim. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Metode pemeriksaan glukosa yang digunakan yaitu Glucose Oxsidase – Peroxidase Aminoantypirin (GOD-PAP). Hasil penelitian menunjukan bahwa korelasi kadar glukosa yang segera diperiksa dengan kadar glukosa yang ditunda 6 jam didapatkan nilai p=(0,000), kadar glukosa yang ditunda 6 jam dengan kadar glukosa yang ditunda 24 jam didapatkan nilai p=(0,000), dan kadar glukosa yang segera diperiksa dengan kadar glukosa yang ditunda 24 jam didapatkan nilai p=(0,009), hasil tersebut menunjukan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Kesimpulan penelitian ini yaitu serum simpan suhu ruang selama 6 jam dan 24 jam pada pemeriksaan glukosa sudah tidak efektif digunakan untuk pemeriksaan.
KORELASI ANTARA PENGGUNAAN ASAM FOLAT TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DI PUSKESMAS KARANG PULE KOTA MATARAM Sulthon Annaji; Candra Eka Puspitasari; Rury Ulfa Yunandar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18766

Abstract

Asam folat merupakan vitamin yang berperan dalam pembentukan satu per tiga dari sel darah merah, sehingga kekurangan vitamin tersebut berpengaruh terhadap sintesis DNA yang dapat menyebabkan gangguan anemia. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap sikap dan praktik penggunaan asam folat bagi ibu hamil selama masa kehamilan di Puskesmas Karang Pule Wilayah Kota Mataram pada tahun 2023. Penelitian ini menggunakan rancangan cross-sectional dimana instrumen yang digunakan yaitu instrumen KAP yang telah dialih bahasakan. Analisis statistika yang digunakan adalah analisis Spearman rank. Jumlah responden yang terlibat dalam penelitian ini yaitu 43 sampel dengan mayoritas usia responden 26-35 tahun. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik tingkat pendidikan ibu hamil berkorelasi terhadap tingkat pengetahuan (r=0,285) dan sikap (r=0,019) terhadap asam folat, sedangkan jarak tempuh ke fasilitas kesehatan berkorelasi baik terhadap tingkat pengetahuan (r=0,086), sikap (r=0,126) dan praktik (r=0,326) ibu hamil terhadap penggunaan asam folat. Rata-rata skor pengetahuan dan praktik responden berada pada rentang cukup dan skor sikap responden menginterpretasikan hasil yang baik. Berdasarkan analisis statistik diketahui bahwa pengetahuan memiliki hubungan yang lemah terhadap sikap (r=0,297) dan praktik (r=0,113) ibu hamil terkait penggunaan folat, sedangkan sikap ibu hamil berhubungan kuat terhadap praktik penggunaan asam folat dengan r=0,645. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengetahuan ibu hamil memiliki hubungan yang lemah terhadap sikap dan praktik terkait penggunaan folat, sedangkan sikap dengan praktik memiliki hubungan kuat.
GAMBARAN JUMLAH EOSINOFIL PADA MENCIT ALERGI TERHADAP PEMBERIAN DAUN SUNGKAI (Peronema canescens) Nabila Nabila; Supri Hartini; I Gede Andika Sukarya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18767

Abstract

Sel leukosit merupakan sistem imunitas dalam tubuh. Berdasarkan morfologi dan fungsinya leukosit dibedakan atas neutrofil, eosinofil, basofil, limfosit dan monosit. Pengobatan tradisional dengan memanfaatkan potensi bahan alam yang memiliki beberapa keunggulan karena pengobatan secara tradisional dengan menggunakan tumbuhan dapat memperkecil efek samping yang ditimbulkan, salah satunya menggunakan daun sungkai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jumlah sel eosinofil pada mencit alergi terhadap pemberian daun sungkai. J enis penelitian yang digunakan adalah eksperimen murni dan rancangan desain penelitian eksperimen yang digunakan adalah Pretest and Posstest-Only Control Design karena adanya kelompok dan randomisasi. Sampel yang digunakan adalah Mencit sebanyak 27 ekor yang diambil dari populasi sampel berumur 3 bulan dengan berat badan kisaran 25-30 gram dengan total keseluruhan 35 ekor yang diambil dengan teknik pengambilan simpel random sampling acak sederhana. Sampel diberi induksi ovalbumin yang kemudian akan di diterapi dengan daun sungkai. Data primer yang telah didapatkan di analisis secara univariat dan bivariat. Hasil yang didapatkan yaitu pada kelompok mencit kontrol didapatkan jumlah sel eosinofil normal dengan jumlah 100%, pada kelompok mencit alergi tidak di berikan olesan daun sungkai didapatkan peningkatan jumlah sel eosinofil dengan presentase 100% selanjutnya pada kelompok mencit alergi yang diberikan olesan daun sungkai diperoleh penurunan jumlah sel eosinofil namun tidak semua masuk kedalam rentang nilai normal yaitu sebesar 66,8% dan yang masuk kedalam rentang nilai normal sebesar 33,2%.
PERBANDINGAN PEWARNAAN GIEMSA, DIFF QUICK DAN PAPANICOLAOU PREPARAT EFUSI PLEURA DI RSUD A.W SJAHRANIE Tiara Rahma Dila; Eko Nugroho Raharjo; Dita Irianti Rukmana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18768

Abstract

Efusi pleura merupakan akumulasi cairan yang abnormal mengakibatkan terjadinya penumpukan cairan di dalam pleural, Efusi pleura merupakan  manifestasi dari penyakit lain yang mendasarinya. Efusi pleura dapat didiagnosa dengan pemeriksaan sitologi dan salah satu tahapannya yaitu tahap pewarnaan. Beberapa metode pewarnaan untuk mewarnai efusi pleura, antara lain Giemsa, Difff Quick dan Papanicolaou. Setiap metode pewarnaan tersebut memiliki tahapan nya masing- masing dan menggunakan larutan kimia yang berbeda pula sebagai penunjang pewarnaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan pewarnaan giemsa, diff quick dan papanicolaou preparat sitologi efusi pleura pada pasien rawat jalan dan rawat inap Di RSUD A. W Sjahranie Samarinda. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan rancangan cross sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah cairan efusi pleura yang berjumlah 17 sampel dari RSUD A. W. Sjahranie Samarinda dengan teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah total sampling. Sampel kemudian dilakukan pewarnaan menggunakan ketiga metode pewarnaan serta hasil pewarnaan akan diamaati dan dilakukan analisis data dengan analisa univariat dan bivariat. Hasil pewarnaan efusi pleura menunjukkan papanicolaou memberikan presentase sebesar 92,%, pada pewarnaan diff quickmemberikan presentase sebesar 80,8% dan pada pewarnaan giemsa memberikan presentase sebesar 64,7%. Hasil pengamatan kualitas pewarnaan efusi pleura menggunakan uji statistik  menunjukkan nilai signifikan < 0.05  sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kualitas pewarnaan giemsa, diff quick dan papanicolaou pada preparat sitologi efusi pleura.

Page 78 of 435 | Total Record : 4346