cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
HUBUNGAN ANTARA EMOTIONAL DISTRESS DENGAN PERILAKU MAKAN TIDAK SEHAT PADA REMAJA Alifa Ramadhani Putri; Kus Hanna Rahmi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18642

Abstract

Masa remaja merupakan tahap perkembangan kritis karena peralihan dari masa kanak-kanak menuju dewasa. Dengan adanya perkembangan remaja seringkali menimbulkan masalah dan perubahan perilaku dalam kehidupan remaja tersebut. Salah satu bentuk perubahan perilaku pada masa remaja dapat dilihat dari perubahan perilaku makan yang dapat mengarah pada perilaku makan yang sehat atau kecenderungan perilaku makan yang tidak sehat. Adanya tekanan yang dirasakan oleh remaja serta Ketika dihadapkan pada fluktuasi emosi yang tidak menentu, remaja menjadi dominan dan tidak mampu mengendalikan emosinya sehingga memunculkan emotional distress atau disebut dengan respon negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang terjadi diantara emotional distress dengan perilaku makan tidak sehat pada remaja. Penelitian ini melibatkan sebanyak 100 responden dipilih berdasarkan karakteristik yang telah ditentukan dan kesediaan menjadi responden, menggunakan teknik convenience sampling. Penelitian ini menggunakan instrument skala DBEQ yang diadaptasi dari  van strein et al, instrumen skala DASS yang diadaptasi oleh damanik. Data penelitian  ini dianalisis menggunakan teknik correlation statistik non-parametrik dari pearson. Hasilnya menunjukkan terdapat hubungan positif antara emotional distress dengan perilaku makan tidak sehat pada remaja. Semakin tinggi emotional distress maka semakin tinggi perilaku makan tidak sehat.  Saran untuk siswa agar bisa mengalihkan respon negatif  kepada hal-hal yang lebih positif.
HUBUNGAN ANTARA SEX EDUCATION DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI MENARCHE PADA REMAJA AWAL PUTRI DI KOTA BEKASI Nadia Nurmaularni; Kus Hanna Rahmi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18643

Abstract

Peneliti telah melakukan survei tempat penelitian sehingga munculnya permasalahan yang terjadi dilapangan yaitu remaja putri yang mengalami kecemasan menghadapi menstruasi awal (menarche)dan kurangnya pengetahuan remaja putri tentang sex education, karena masih dianggap sebagai suatu hal yang tabu sehingga remaja yang belum memiliki kesiapan terhadap pubertasnya. Metode penelitian ini menggunakan tipe penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik pengambilan sampel yang telah digunakan dalam adalah probability sampling dengan jenis convenience sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan rentang validitas kecemasan menghadapi menarche yaitu 0,379-0,687 dan rentang validitas sex education yaitu 0,296-0,808. Hasil reliabilitas pada kecemasan menghadapi menarche yaitu 0,874 dan sex education 0,801 hasil dapat dikatakan reliabel apabila memiliki nilai p>0,8. Hasil uji normalitas masing-masing memiliki nilai yang signifikan sebesar 0.010 pada variabel sex education dan 0.006 pada variabel kecemasan menghadapi menarche. Selanjutnya, hasil uji linieritas menggunakan deviation form linierity pada kedua variabel memiliki nilai yang signifikan yaitu sebesar 0.275. Hasil uji korelasi antara variabel kecemasan menghadapi menarchedengan sex education -0,099 dengan taraf signifikan (2-tailed) sebesar 0,295. Sehingga dapat dikatakan terdapat hubungan yang mengarah negatif antara kecemasan menghadapi menarche dengan sex education di SMP NEGERI X. Kesimpulan dari hasil penelitian yaitu pada hasil uji normalitas memiliki data yang tidak terdistribusi normal tetapi memiliki hubungan yang linier. Penelitian ini menunjukkan hasil hubungan korelasi yang mengarah negatif, maka semakin tinggi kecemasan menghadapi menarchemaka semakin rendah sex education, sebaliknya jika semakin rendah kecemasan menghadapi menarchemaka semakin tinggi sex educationnya
ASSOCIATION BETWEEN SOCIAL EATING AND DIET QUALITY AMONG ADULT Widi Siti Rodhiah; Dian Novita Chandra; Helda Khusun
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18653

Abstract

Masyarakat modern memiliki kualitas diet rendah dengan diet tinggi lemak jenuh, gula, produk olahan dan makanan sumber serat yang rendah. Studi pada orang dewasa Indonesia di Jawa Timur melaporkan di daerah perkotaan, 96,9% memiliki kualitas makanan yang buruk, dan dari pedesaan, 92,1% memiliki kualitas makanan yang buruk. Kualitas diet yang buruk dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan obesitas. Obesitas di seluruh dunia sedang meningkat, menjadikannya masalah kesehatan dengan prioritas tinggi. “Social eating” dianggap sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas diet, hal ini mempengaruhi apa, dimana, dan seberapa banyak orang makan. Perubahan tersebut disebabkan kebiasaan diet modern seperti asupan tinggi gula, lemak, fast food, dan soda. Bila jumlah asupan makanan melebihi jumlah yang dianjurkan melalui makanan berkalori tinggi dan pola makan yang tidak seimbang akan menyebabkan kualitas pola makan yang buruk atau peningkatan risiko kenaikan berat badan dan obesitas.  Literatur review ini menggunakan database online pada Scorpus, PubMed, dan Science direct dengan keywords "social eating AND diet quality" "meal OR food preparation AND diet quality". Wanita yang makan bersama, makan yang disiapkan diluar rumah, dan makanan yang dikonsumsi diluar rumah memiliki kualitas diet yang lebih rendah, sedangkan pada pria yang makan dengan orang lain, mengonsumsi makanan yang disiapkan di rumah memiliki kualitas diet yang lebih tinggi. Temuan menunjukkan bahwa program intervensi gizi untuk orang dewasa harus mendorong pemahaman tentang makanan sehat, metode memasak, dan pemilihan bahan yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi individu, baik saat makan di luar maupun di rumah.
UJI KEBOCORAN ALAT PROTEKSI DIRI (LEAD APRON ) DENGAN MENGGUNAKAN IMAGING PLAT (IP) DI INSTALASI RADIOLOGI KLINIK PRATAMA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO Lutfatul Fitriana; Tati Hardiyani; Muhamad Andi Maulana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18654

Abstract

Tindakan proteksi radiasi yang harus dilakukan oleh pekerja radiasi adalah penggunaan alat pelindung diri untuk menahan radiasi mengenai tubuh dan masuk kedalam tubuh sehingga dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan radiasi, salah satu alat proteksi radiasi yaitu Lead Apron. Sehingga perawatan Lead apron juga sangat penting dilakukan untuk menjaga keadaan fisik dari Lead apron itu sendiri agar tetap terjaga dengan baik. Inspeksi rutin tahunan, merupakan cara yang efektif dan penting untuk menggunakan peralatan pelindung diri. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang mana nantinya akan dilakukan eksposi pada 1 buah lead apron, teknik analisis data pada penelitian ini merujuk pada penelitian Lambert dan McKeon (2001), jika pada saat pengujian terlihat adanya lubang atau robekan pada Lead apron lebih dari 15 mm2 pada daerah sensitif misalnya gonad, maka Lead apron tidak dapat digunakan lagi. Hasil dari penelitian ini yaitu kondisi fisik dari Lead apron sudah terlihat lusuh dan terdapat banyak bercak pada pembungkus lead apron, setelah diraba menggunakan tangan terasa ada retakan dan gumpalan-gumpalan besi di dalam Lead apron pada semua area kuadran. Sedangkan berdasarkan hasil pengujian Lead apron dengan metode radiografi mendapatkan hasil terdapat banyak area yang terjadi patahan sehingga banyak timbal (pb) yang menumpuk menjadi satu pada area tertentu. Dari hasil perhitungan luas kerusakan pada daerah vital seluas 14.517,36 mm2, dan luas kerusakan pada daerah non vital seluas 4.037,77 mm2. Dari hasil uji tersebut dapat diartikah bahwa Lead apron mengalami kerusakan yang cukup parah sehingga tidak layak untuk digunakan lagi.
PELAKSANAAN ASUHAN GIZI TERSTANDAR PASIEN KANKER SERVIKS III B, LOW INTAKE, ANEMIA Rifa Juliana Kartika; Trias Mahmudiono; Afifah Desi Natasya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18655

Abstract

anker serviks merupakan salah satu jenis kanker rahim yang disebabkan karena pertumbuhan abnormal jaringan epitel serviks akibat infeksi human papillomavirus (HPV) risiko tinggi onkogenik yang persisten. Anemia sering menjadi penyakit komplikasi pada pasien kanker yang biasanya terjadi karena kekurangan zat besi dan perdarahan tumor. Pada penelitian ini, diet Tinggi Kalori dan Tinggi Protein diberikan sebagai Proses Asuhan Gizi Tertandar (PAGT). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi PAGT dan pemberian Diet TKTP pada pasien kanker serviks III B, low intake, dan anemia. Studi kasus dilakukan bulan November 2022 pada pasien rawat inap di RS Universitas Airlangga, Surabaya. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan pemilihan pasien berdasarkan kriteria kasus besar yang telah ditentukan sebelumnya oleh ahli gizi rumah sakit dan pembimbing magang. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan meninjau rekam medis pasien berdasarkan persetujuan perawat jaga yang juga didampingi ahli gizi rumah sakit. Peneliti menggunakan metode observasi selama 3 hari pada aspek asupan, aspek fisik/klinis, dan aspek biokimia. Peneliti juga melakukan studi literatur untuk melengkapi data yang diperlukan. Hasil penelitian ini berdasarkan monitoring dan evaluasi terjadi perubahan jenis makanan sejalan dengan nafsu makan pasien yang menurun, fisik/klinis belum membaik, dan asupan makan pasien yang kurang dari target (<50%). Pemulihan kondisi pasien terbilang tidak berjalan dengan baik. Hal ini dikarenakan pasien masih menunjukkan tanda fisik/klinis lemas dan nyeri, walaupun asupan makan pasien meningkat, tetapi masih jauh dari target.
PELAKSANAAN MANAJEMEN K3 DENGAN KECELAKAAN KERJA PADA TENAGA KESEHATAN RSUD PORSEA KABUPATEN TOBA Masryna Siagian; Syarifah Arhta Siagian
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18671

Abstract

Berdasarkan data World Health Organization (WHO), adanya peluang kecelakaan kerja pada tenaga kesehatan akibat kontaminasi HIV melalui tusukan jarum suntik sebesar 4:1000. Menurut Depkes RI tahun 2007, persentase kecelakaan kerja akibat perilaku tidak aman akibat manajemen Kelamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang kurang layak memiliki kisaran diantara 80%-85%. Oleh karena itu sangat diperlukannya pelaksanaan manajemen K3 yang mumpuni dan terorganisir dalam menurunkan angka kecelakaan kerja pada tenaga kesehatan di rumah sakit. Penelitian dilakukan di RSUD Porsea Kabupaten Toba pada bulan Juni sampai Juli 2022. Yang mana berdarakan laporan artikel koran Media Internasional, terdapat 7 staff rumah sakit positif covid. Serta berdasarakan hasil diskusi, beberapa tenaga kesehatan pernah mengalami kecelakaan kerja seperti tertusuk jarum suntik, tersandung, atapun tersayat benda tajam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pelaksanaan manajemen K3 (kebijakan K3RS, sikap terkait K3, penerapan SOP, pelatihan K3, dan sarana prasraana K3) dengan kecelakaan kerja pada tenaga kesehatan di RSUD Porsea Kabupaten Toba. Penelitan ini menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling yang mana sampel penelitian terdiri dari Bidan, Perawat, dan Laboran yang berjumlah 67 sampel. Pengujian secara statistik menggunakan uji chi-square. Berdasarkan hasil analisis bivariate, didapati adanya hubungan bermakna antara kebijakan K3RS, sikap terkait K3, penerapan SOP, pelatihan K3, dan sarana prasarana K3 dengan kecelakaan kerja pada tenaga kesehatan (p value < 0,05). Kesimpulan penelitian didapati adanya hubungan antara manajemen K3 dengan kecelakaan kerja pada tenaga kesehatan di RSUD Porsea. Sehingga sangat diperlukannya optimalisasi dalam penerapan manajemen K3 di lingkungan kerja rumah sakit.
PEMANFAATAN SENYAWA ALUM DARI LIMBAH PDAM TIRTA DAROY BANDA ACEH TERHADAP WARNA Fe DAN KADAR Fe DI DALAM AIR Darmawati Darmawati; Safridha Kemala Putri; Fitriana Fitriana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18674

Abstract

Lumpur  yang dihasilkan dari pengolahan air menjadi masalah  bagi  lingkungan. Sistem daur ulang lumpur tawas dan lumpur PAC untuk dijadikan bahan penggumpal dalam mengurangi warna pada air  menjadi pertimbangan dengan harapan penggunaan kembali lumpur tersebut dapat dioptimalkan. Alum merupakan senyawa yang   terdapat   pada   lumpur   karena   proses   koagulasi   (coagulation)   atau destabilisasi suspendes contaminant menggunakan tawas (alum/alumunium hidroksida) dan PAC (Poly Aluminium Clorida) membentuk settleable flocs yang mengendap pada bak sedimentasi. Secara teoritis tawas dan PAC yang bereaksi dengan koloida menghasilkan endapan jenis aquometalic dan hydrogen , lumpur  alum terbentuk dari setiap penambahan Tawas dan PAC membentuk aluminium hidroksida Al(OH)3 solids (padatan).Salah satu senyawa kimia yang ada di air adalah Besi (Fe) kandungan Fe dalam bentuk   ikatan   dapat   berupa   Fe2O3,   Fe(OH)2,   Fe(OH)3    yang   tersuspensi membentuk koloidal yang berwarna kuning atau FeSO4 tergantung dari unsur lain yang mengikatnya.Dalam   proses   penjernihan   air,   alum  akan   terkoagulasi   membentuk endapan.  Endapan  ini  selanjutnya  mengikat  partikel  tersuspensi  dan  senyawa koloid  dalam  air  yang  akhirnya  tersedimentasi  pada  dasar  tangki.  Dikaitkan dengan proses ini, limbah lumpur  yang berasal dari proses pengolahan air PDAM Tirta Daroy Banda Aceh ini diharapkan mampu menurunkan   warna dan kadar dari Fe.Pengumpulan limbah lumpur alum dari  PDAM Tirta Daroy Banda Aceh, hasil pengeringan   dicampur  air yang  mengandung  Fe  pada kecepatan    100-140  rpm dengan konentrasi 4 gr/L, 6 gr/L, 8 gr/L dan 10 gr/L. Penelitian ini dilaksanakan dengan harapan bisa memaksimalkan pemanfaatan limbah PDAM serta mencari solusi alternatif bahan penjernih  air dari limbah sehingga bisa diaplikasikan dalam pengolahan air khususnya menurunkan warna Fe dan kadar Fe. Hasil penelitian diperoleh lumpur alum PDAM tirta Daroy Banda Aceh dapat menurunkan Fe pada konsentrasi 10 gr/L dengan pH-6 dengan efisiensi penurunan 91,33%.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KURANGNYA MINAT PASANGAN USIA SUBUR (PUS) TERHADAP PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI IMPLANT DI PMB SOFIAH KABUPATEN OKU TIMUR TAHUN 2023 Ratna Setiawati; Erma Puspita Sari; Reffi Dhamayanti; Eka Rahmawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18686

Abstract

Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan takut efek samping , akses pelayanan kesehatan, dan dukungan suami terhadap kurangnya minat PUS dalam penggunaan alat kontrasepsi implant di PMB Sofiah Kabupaten OKU Timur tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah termasuk survey analitik. Desain penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua PUS akseptor KB yang ada di wilayah kerja BPM Sofiah Kabupaten OKU Timur. Sampel yang digunakan  teknik accidental sampling berjumlah sebanyak 32 responden. Data analisis yang digunakan adalah uji Chi- Square. Hasil analisa univariat dari 32 responden, ibu yang takut efek samping sebanyak 27 responden (84,4%), ibu yang tidak takut efek samping sebanyak 5 responden (15,6%). Ibu yang akses pelayanan jauh sebanyak 23 responden (72%), ibu yang akses pelayanan dekat sebanyak 9 responden (28%) dan ibu yang tidak mendapatkan dukungan sebanyak 24 responden (75%) ibu yang mendukung sebanyak 8 responden (25%). Hasil analisa bivariate uji chi-square diperoleh takut efek samping p-value 0,018 (? ? 0,05), akses pelayanan diperoleh p-value 0,015 (? ? 0,05) dan dukungan suami diperoleh p-value 0,009 (? ? 0,05) artinya ada hubungan takut efek samping, akes pelayanan dan dukungan suami terhadap kurangnya minat penggunaan kontrasepsi implant. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan takut efek samping, akses pelayanan dan dukungan suami terhadap kurangnya minat penggunaan kontrasepsi implant di PMB Sofiah tahun 2023.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN CONTINUITY OF CARE (COC) DENGAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) DI PMB AZZALEA DESA SUNGSANG KABUPATEN BANYUASIN TAHUN 2023 Ratna Maida; Erma Puspita Sari; Reffi Dhamayanti; Eka Rahmawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18689

Abstract

Kunjungan antenatal care yang teratur dan minimal memenuhi standar 4kali selama kehamilan dapat membantu mendeteksi masalah kehamilan sejak dini serta dapat mengurangi resiko saat persalinan sehingga dapat menurunkan AKI dan AKB. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan Continuity Of Care dengan kunjungan Antenatal Care di PMB Azzalea.Metode penelitian Metode penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan Cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni – Juli 2023, populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang datang untuk memeriksakan kehamilannya di PMB Azzalea dan Sampel dengan jumlah 30 responden. Analisa data menggunakan chi-square. Hasil penelitian ada hubungan pengetahuan terhadap pelaksanaan Continuity of care dengan kunjungan antenatal care (p0,013) nilai OR1,268-118,362. Dari hasil penelitian ada hubungan pekerjaan terhadap pelaksanaan Continuity of care dengan kunjungan antenatal care (p0,000) nilai OR 0 dan ada hubungan sikap terhadap pelaksanaan Continuity of care dengan kunjungan antenatal care (p0,020) nilai OR (1,226-45,005). Kesimpulan : Faktor pengetahuan paling berpengaruh terhadap pelaksanaan Continuity Of Care dengan kunjungan Antenatal Care di PMB Azzalea.
GAMBARAN DUPLIKASI PENOMORAN REKAM MEDIS DI RSUD Dr. R. SOEDARSONO KOTA PASURUAN Maulia Yasmin Kusuma Aninditya; Fitria Rakhmawati; Titis Eka Gusti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18690

Abstract

Duplikasi penomoran rekam medis merupakan masalah yang masih sering terjadi di RSUD Dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan. Studi pendahuluan yang dilakukan pada bulan November mencatat bahwa sebagian besar pasien memiliki nomor rekam medis ganda. Hal ini memunculkan berbagai permasalahan administrasi dan mengganggu pelayanan kesehatan yang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kasus duplikasi penomoran rekam medis di RSUD Dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan dengan harapan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang sifat dan penyebab masalah ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain studi retrospektif. Sampel penelitian terdiri dari 148 berkas rekam medis yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Data dikumpulkan melalui lembar observasi yang dirancang khusus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 148 berkas rekam medis yang diteliti, sebanyak 46 berkas mengalami duplikasi penomoran rekam medis. Duplikasi ini menciptakan ketidakpastian dalam pengelolaan data pasien dan berpotensi mengganggu proses perawatan pasien. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar RSUD Dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan mengambil langkah-langkah konkret untuk mengatasi masalah duplikasi penomoran rekam medis. Beberapa langkah yang dapat diambil termasuk mengubah aplikasi pendaftaran online untuk pasien lama saja, melakukan promosi dan edukasi kepada pasien tentang sistem pendaftaran online, menampilkan banner yang menjelaskan SOP pendaftaran di depan pintu masuk rumah sakit, dan melakukan perbaikan sistem agar tidak terjadi kesalahan saat melakukan registrasi pasien. Tindakan ini diharapkan dapat mengurangi insiden duplikasi penomoran rekam medis dan meningkatkan efisiensi administrasi serta pelayanan kesehatan di RSUD tersebut.

Page 77 of 435 | Total Record : 4346