cover
Contact Name
Ismi Nurwaqiah Ibnu
Contact Email
ismiibnu@unja.ac.id
Phone
+6285242773354
Journal Mail Official
jurnalkesmasjambi@unja.ac.id
Editorial Address
Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jl. Tri Brata Pal 11, Pondok Meja, Kec. Metong, Muaro Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Kesmas Jambi
Published by Universitas Jambi
ISSN : 25498053     EISSN : 25805894     DOI : https://doi.org/10.22437/jkmj.v4i2
Core Subject : Health, Social,
Jurnal kesmas Jambi (JKMJ) merupakan jurnal yang nantinya diterbitkan dua kali setahun, dengan topik keilmuan kesehatan masyarakat. Pengelola JKMJ adalah Prodi Kesmas FKM Universitas Jambi. Diharapkan dengan adanya JKMJ ini menjadi sarana publikasi keilmuan kesehatan masyarakat terbaik di Provinsi Jambi dan diharapkan bisa dikembangkan ke arah yang lebih baik kedepannya.JKMJ saat ini sudah mendapatkan nomor ISNN, direncanakan akan dikembangkan menjadi e-jurnal.
Articles 142 Documents
Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Unmet Need KB pada Pasangan Usia Subur di Kelurahan Sulanjana Jambi Indah Tyandi, Chairunnisa; Hubaybah, Hubaybah; Putri, Fitria Eka
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 7 No. 2 (2023): Vol. 7 No.2 - September Tahun 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v7i2.26852

Abstract

Unmet need for family planning is a couple of childbearing age who do not want children, want children with a distance of 2 but do not use contraception. The Sulanjana Village has the highest unmet need for KB rating in East Jambi at 38.40%. The study aims to determine the relationship between age, education, employment status, income, and attitudes towards family planning, with the incidence of unmet need for family planning in couples of childbearing age in Sulanjana Village, East Jambi District, Jambi City in 2023This study used a cross-sectional design with a sample of 78 respondents taken using accidental sampling technique. The sample is married women of childbearing age aged 19-49 years. data collection was carried out February-March 2023 by interviewing using a questionnaire. Data processing was performed univariately and bivariately using the SPSS chi-square test. the results of the analysis show a relationship between income (P-value=0.024), and attitude (P-value=0.010), while the variables are age (P-value=0.820), education (P-value=1.000), occupation (P-value= 634) there is no relationship with the incidence of unmet need for family planning in couples of childbearing age in the Sulanjana Village, DistrictEast Jambi Jambi City.to increase knowledge, attitudes in socializing and educating the community regarding the importance of participating in family planning programs and using contraceptives, not only wives but husbands also participate.
Hubungan Faktor-Faktor Motivasi Dengan Kinerja Tenaga Kesehatan Di Puskesmas Siulak Gedang Kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci Tahun 2023 Taqwin, Zalra Muhammad; Guspianto, Guspianto; Nasution, Helmi Suryani
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 7 No. 2 (2023): Vol. 7 No.2 - September Tahun 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v7i2.27250

Abstract

Work is an action that is carried out and can produce something that is desired, the work activities carried out are usually called performance. There are 98 health workers working at the Siulak Gedang Health Center. Problems with the performance of health workers can be influenced by the level of motivation obtained by health workers. This type of research is quantitative research. The population in this study were 98 health workers who worked at the Siulak Gedang Health Center, Kerinci Regency, with a total sample of 54 respondents. The sample was taken using the Simple Random Sampling method. Data analysis using Chi Square analysis. There is a relationship between the salary variable and the performance of health workers with a P-Value = 0.039. There is a relationship between the variables of employment status and the performance of health workers with a P-Value = 0.039. There is no relationship between reward and punishment variables and the performance of health workers. There is no relationship between supervision variables and the performance of health workers. There is a relationship between the workload variable and the performance of health workers with a P-Value = 0.046. There is a relationship between the variables of salary, job status and workload on the performance of health workers at the Siulak Gedang Health Center, Kerinci Regency. There is no relationship between the variables of supervision, reward and punishment on the performance of health workers at the Siulak Gedang Health Center, Kerinci Regency.
Pengetahuan dan Sikap Masyarakat dalam Pemerolehan Vaksin sebagai Upaya Pencegahan Covid-19 Ningsih, Nining Ade; Toalu, Apdiyani; Marwan, Ummi Kalsum
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 7 No. 2 (2023): Vol. 7 No.2 - September Tahun 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v7i2.27447

Abstract

Abstrak Penyebaran Covid-19 dari manusia ke manusia menjadi sumber transmisi utama sehingga penyebaran menjadi lebih agresif. Sehingga masyarakat merupakan pihak yang berperan signifikan dalam memutus rantai penularan Covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap pemerolehan vaksin sebagai upaya pencegahan Covid-19. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang dilaksanakan di Desa Tanete Kecamatan Mappak Kabupaten Tana Toraja. Jumlah sampel sebanyak 241 sampel dengan kriteria berumur diatas 17 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Kemudian dilakukan pengolahan data dan analisis data serta penyajian data dengan tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan responden lebih banyak pada kategori kurang baik sebesar 54.4% sedangkan kategori baik sebesar 45.6%. Sikap responden lebih dominan pada kategori positif sebesar 73.1% dan kategori negatif sebesar 26.9%. Kesimpulan pada penelitian ini adalah pengetahuan responden dominan pada kategori kurang baik dan sikap responden dominan pada kategori positif.
Implementasi Sistem Pakar Sebagai Diagnosis Mandiri Penyakit Asma Pada Remaja Menggunakan Aplikasi Berbasis Web Nopindra, Alpari; Sayuti, Solihin; Saquro, Abdan
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 7 No. 2 (2023): Vol. 7 No.2 - September Tahun 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v7i2.28117

Abstract

Asma merupakan penyakit saluran nafas yang banyak dijumpai baik pada anak – anak maupun dewasa. Sekelompok pasien mungkin bebas dari serangan jangka waktu yang lama mengalami gejala jika berolahraga atau terpapar allergen atau terinfeksi virus pada saluran pernapasan. Pasien lain mungkin mengalami gejala yang terus – menerus atau serangan akut yang sering. Penyakit asma menyebabkan pasien memerlukan perawatan, baik dirumah sakit maupun dirumah.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Sistem Pakar Sebagai Diagnosis Mandiri Penyakit Asma Pada Remaja Menggunakan Aplikasi Berbasis Web. Metode penelitian ini menggunakan metode Quasi-Experiment dengan pendekatan The Non-Randomized Without Control Group Pretest And Posttest Design. Sampel penelitian ini berjumlah 40 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eklusi. Hasil penelitian dari 40 responden di peroleh nilai rerata sebelum dilakukan edukasi kesehatan penerapan protokol kesehatan (pre-test) adalah 6,38 dengan nilai minimal 4 dan nilai maksimal 8, sedangkan nilai rerata setelah dilakukan edukasi kesehatan (pos-test) adalah 8,65 dengan nilai minimal 7 dan nilai maksimal 10. Hal ini menunjukan peningkatan dari nilai pre-test dengan nilai rerata perbandingan antara pre-test post-test adalah 2,28. Terdapat juga 31 (77,5%) responden yang meningkat pengetahuannya, 6 (15%) responden yang tetap pengetahuannya dan 3 (7,5%) responden yang menurun pengetahuannya. Hasil uji analisis bivariat dengan Wilcoxon T-Test pada responden Pre-tes dan Post-Tes hasil pengujian data menunjukkan nilai p = 0,000 <0,05, maka dapat disimpulkan secara statistic terdapat perbedaan pengetahuan yang bermakna antara pengetahuan sebelum dan sesudah aplikasi berbasis web
Kajian Bahaya Potensial Ergonomi pada Pengrajin Batik (Studi Kasus Pengrajin Batik di Kelurahan Ulu Gedong) prasetyo, yodi; Aswin, Budi; Reskiaddin, La Ode
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 8 No. 1 (2024): VOLUME 8 - NO.1 - MARET 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v8i1.24659

Abstract

Sektor informal minim dalam menerapkan K3 di lingkungan kerja termasuk pembatik. Proses dalam pekerjaan membatik berisiko menimbulkan bahaya ergonomi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bahaya potensial ergonomi pada pengrajin batik di kelurahan Ulu Gedong.  Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian didapatkan dengan teknik snowball sampling sebanyak 6 pembatik dan 9 informan pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi. Data dianalisis menggunakan pendekatan konten analisis. Hasil penelitian bahwa potensi risiko bahaya pada aspek man machine-system terkait penggunaan alat dalam waktu lama dan gerakan repetisi pengambilan lilin. Aspek sikap kerja terkait posisi duduk tidak ergonomis dan durasi duduk lama. Aspek layout stasiun kerja terkait bekerja tidak pada ruangan tertentu, bekerja dengan postur tidak nyaman dan lingkungan kerja kurang menyenangkan. Aspek metode kerja terkait postur duduk bersila, tidak ada SOP, durasi kerja berlebih. Penelitian ini menemukan keluhan pada pengrajin berupa pegal di: daerah punggung, pinggang, jari tangan dan kesemutan di kaki. Kesimpulan Sikap kerja dan layout merupakan aspek ergonomi yang paling dominan menimbulkan risiko bahaya ergonomi. Perlunya peningkatan pengetahuan masyarakat terkait ergonomi dan perancangan stasiun kerja yang ergonomis.
Determinan Pemanfaatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) di Wilayah Kerja Puskesmas Talang Banjar Kota Jambi Inggani, Della; Solida, Adila; Hubaybah, Hubaybah
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 8 No. 1 (2024): VOLUME 8 - NO.1 - MARET 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v8i1.31176

Abstract

AbstractBackground: Talang Banjar Community Health Center is a community health center with the lowest Controlled Prolanist Participant Ratio (RPPT) in Jambi City, namely 0.55% from ≥ 5% set by BPJS. Of the 185 patients diagnosed with diabetes mellitus, only 39 patients were registered as pronalis participants and only 1 patient was controlled on prolanis. Meanwhile, of the 658 diagnosed with hypertension, 36 patients were registered as pronalis participants and only 3 patients were controlled on prolanis. Researchers aim to analyze the determinants of utilization of the chronic disease management program (prolanis) in the working area of the Talang Banjar Community Health Center, Jambi City.Research Method: This type of research is quantitative research with a cross sectional study design. The total population in this study was 75 respondents. The sample in this study was selected using the Total Sampling Technique, namely all prolanis participants who were registered at the Talang Banjar Community Health Center, Jambi City. The dependent variable was the use of prolanis and the independent variables were age, gender, education, employment, knowledge, accessibility, attitude of health workers, and perception of disease. Data analysis used the chi square test.Research Results: There is a relationship between education (p = 0,049), knowledge (p = 0,000), accessibility (p = 0,043), and perception of disease (0,020) with the use of prolanis. There was no relationship between age (p = 0,254), gender (p = 0,383), occupation (p = 1,000), and attitude of health workers (p = 0,320) with the use of prolanis.Conclusion: There is a relationship between education, knowledge, accessibility and perception of disease with the use of prolanis. There is no relationship between age, gender, occupation and attitude of health workers with the use of prolanis.Keywords: Determinants, Utilization of Prolanis, Diabetes Mellitus, Hypertension and Prolanis BPJS Health Participants
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPADATAN LALAT DI KANDANG TERNAK DESA SENAUNG KECAMATAN JAMBI LUAR KOTA TAHUN 2023 Rahma, Izza Annisa; Putri, Fitria Eka; Ningsih, Vinna Rahayu; S, Oka Lesmana; Syukri, Muhammad
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 8 No. 1 (2024): VOLUME 8 - NO.1 - MARET 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v8i1.31271

Abstract

Abstrak Kepadatan lalat adalah suatu indikator rendahnya kondisi sanitasi, sehingga dapat menimbulkan penurunan kualitas lingkungan. Salah satu upaya untuk menjaga sanitasi lingkungan adalah dengan memperhatikan kondisi lingkungan sanitasi kandang ternak sehingga tidak menimbulkan penyakit lewat vektor atau lalat. Berdasarkan data Dinas Peternakan provinsi jambi populasi sapi 2021 meningkat sebanyak 160,261 dan menurut data BPS terdapat 46,379 kasus diare di provinsi jambi pada tahun 2020. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan sanitasi kandang ternak dan pengetahuan dengan kejadian kepadatan lalat di Desa Senaung Kecamatan Jambi Luar Kota Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 35 keluarga yang memiliki kandang ternak. Pengolahan data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square SPSS. Dari hasil analisis terdapat hubungan antara sanitasi kandang ternak (P-value=0,032), pengetahuan (P-value=0,004), dengan kepadatan lalat di Desa Senaung Kecamatan Jambi Luar Kota Kabupaten Muaro Jambi. Faktor sanitasi kandang ternak dan pengetahuan sangat berhubungan dengan kepadatan lalat. Upaya untuk peningkatan sanitasi kandang ternak dan pengetahuan dalam mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat terkait kesehatan lingkungan, termasuk tentang sanitasi kandang agar tidak menyebabkan gangguan penyakit yang di bawa oleh lalat kepada manusia. Kata Kunci: Kepadatan lalat, Sanitasi Kandang Ternak, Pengetahuan Abstract Fly density is an indic ator of low sanitation conditions, which can lead to a decrease in environmental quality. One effort to maintain environmental sanitation is to pay attention to the sanitary conditions of livestock pens so that they do not cause disease through vectors or flies. Based on data from the Jambi Province Livestock Service, the cattle population in 2021 increased by 160,261 and according to BPS data there were 46,379 cases of diarrhea in Jambi Province in 2020. This research aims to determine the relationship between livestock pen sanitation, knowledge with the incidence of fly density in Senaung Village, Jambi Luar District. Muaro Jambi Regency City in 2023. This research is a quantitative research with a cross sectional design. Sampling used a total sampling technique with a total sample of 35 families who had livestock pens. Data processing was carried out univariately and bivariately using the SPSS chi-square test. From the results of the analysis, there is a relationship between livestock pen sanitation (P-value=0.032), knowledge (P-value=0.004), and fly density in Senaung Village, Jambi Luar Kota District, Muaro Jambi Regency.Sanitary factors in livestock pens and knowledge are closely related to fly density. Efforts to improve livestock pen sanitation and knowledge in socializing and educating the public regarding environmental health, including about pen sanitation so as not to cause disease problems carried by flies to humans. Keywords: Density of Flies, Sanitation of Livestock Pens, Knowledge
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Penggunaan Styrofoam sebagai Kemasan Makanan pada UMKM Sektor Makanan di Kota Jambi Tahun 2023 Setia Dinanti, Putri; Siregar, Sri Astuti; Putri, Fitria Eka
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 8 No. 1 (2024): VOLUME 8 - NO.1 - MARET 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v8i1.31324

Abstract

Abstrak Kebutuhan akan makanan yang aman, bervariasi, berkualitas, serta mengandung gizi yang cukup, termasuk ke dalam kebutuhan primer yang pemenuhannya tidak dapat ditunda. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan penggunaan polistirena foam, atau yang dikenal sebagai styrofoam Kemasan styrofoam bukan termasuk food grade packaging. Selain itu styrofoam dapat menyebabkan masalah di lingkungan, Indonesia merupakan negara dengan peringkat ke 2 setelah Negara China dalam menghasilkan sampah plastik (styrofoam). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku penggunaan styrofoam sebagai kemasan makanan pada umkm sektor makanan di Kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua UMKM atau penjual makanan yang memakai wadah styrofoam di Kota Jambi. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 95 responden dengan teknik accidental sampling. Ada hubungan antara pengetahuan (p-value: 0,000)., sikap (p-value: 0,000)., lingkungan(p-value: 0,000), dan persepsi(p-value: 0,000) dengan perilaku penggunaan styrofoam sebagai kemasan makanan pada pelaku UMKM sektor makanan di Kota Jambi. Pengetahuan, sikap, lingkungan dan persepsi berhubungan dengan perilaku penggunaan styrofoam sebagai kemasan makanan pada pelaku UMKM sektor makanan di Kota Jambi. Diharapkan kepada Dinas Kesehatan Kota Jambi agar memberikan edukasi pelaku UMKM sektor makanan di Kota Jambi tentang bahaya pemakaian wadah makanan berbahan Styrofoam sehingga perilaku penggunaan Styrofoam berkurang, serta mengikuti penyuluhan dan edukasi yang dilakukan oleh petugas kesehatan seperti ahli kesehatan lingkungan yang berada di puskesmas terkait bahaya penggunaan Styrofoam.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Terhadap Hasil Belajar Pada Matakuliah Praktik Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT) Semester IV Tahun Ajaran 2022/2023 Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat FKIK Universitas Jamb Asparian, Asparian; Reskiaddin, La Ode; Hubaybah, Hubaybah
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 8 No. 1 (2024): VOLUME 8 - NO.1 - MARET 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v8i1.31836

Abstract

Penelitian “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Terhadap Hasil Belajar Pada Matakuliah Praktik Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT) Semester IV Tahun Ajaran 2022/2023 Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Jambi” adalah penerapan penelitian inovasi pembelajaran dengan metode Project Based Learning (PjBL). Disain penelitian ini menggunakan Quasi Experimental pada 223 orang mahasiswa dalam 7 kelompok dan lokasi berbeda. Mahasiswa dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan analisis situasi, penentuan masalah, pembuatan dan penyusunan rencana proyek/kegiatan, pelaksanaan kegiatan, monitoring dan evaluasi. Mahasiswa diberikan kebebasan untuk mengeksplorasi, menilaian, menginterpretasi, mensintesis, dan mendapatkan informasi untuk menghasilkan bermacam bentuk hasil pembelajaran. Dosen pengampu matakuliah diberikan kesempatan untuk mengelola pembelajaran di kelas dan di luar kelas. Hasil proses belajar diukur menggunakan teknik analisis model The Times Series Experiment. Hasil akhir penelitian ini adalah mampu meningkatkan keterampilan berkomunikasi dan presentasi, mengembangkan manajemen organisasi, manajemen pengaturan waktu dan keterampilan penelitian. Peningkatan partisipasi aktif kelompok, kemampuan dalam mimpin tim kerja dan pemikiran kritis pada mahasiswa sesuai target Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) dan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Kata Kunci: Pembelajaran, PjBL, KAT, Quasi Experinmental
Beban Kerja Dan Hubungan Kerja Berkaitan Dengan Stres Kerja Pada Pekerja Lapangan Perusahaan Bongkar Muat Kapal Laut di PT. X Lawalata, Omri Ebo Junior; Ayu, Ira Marti; Handayani, Putri; Handayani, Rini; Situngkir, Decy
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 8 No. 1 (2024): VOLUME 8 - NO.1 - MARET 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v8i1.31906

Abstract

Stres berkaitan pekerjaan masih menjadi masalah bagi pekerja di dunia. Hasil studi pendahuluan menunjukan 60% mengalami stres sedang (moderate), dan 20% pekerja mengalami stres ringan (mild). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan stres kerja pada pekerja lapangan perusahaan bongkar muat kapal laut PT. X tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional dengan besar sampel 75 buruh pekerja lapangan. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-September 2023. Hasil univariat menunjukkan Proporsi tertinggi adalah pekerja lapangan yang mengalami stres kerja tinggi (38,7%), beban kerja tinggi (68,3%), hubungan kerja kurang baik (56,0%), hubungan organisasi kurang baik (52,0%). Hasil uji bivariat menemukan terdapat hubungan antara beban kerja (PR=1,94, 95%CI=1.17-3.23), hubungan kerja (PR=1,17, 95%CI=1.20-2.42) dengan stres kerja pada pekerja lapangan perusahaan bongkar muat kapal laut PT. X tahun 2023. Oleh karena itu diperlu adanya pembentukan divisi atau subdinas yang bertugas dan bertanggung jawab terkait dengan aspek kesehatan dan keselamatan kerja (K3) sehingga dapat menilai dan melakukan langkah pencegahan terkait masalah atau isu K3 seperti stres kerja pada pekerja lapangan di PT.X Kata Kunci: Stres Kerja, Beban Kerja, Hubungan Kerja, Perubahan Organisasi

Page 11 of 15 | Total Record : 142