cover
Contact Name
-
Contact Email
jsk@poltekkes-smg.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsk@poltekkes-smg.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Baturraden Km. 12 Baturraden, Purwokerto
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Sains Kebidanan
ISSN : 27155870     EISSN : 27155862     DOI : http://dx.doi.org/10.31983/jsk
Core Subject : Health,
Jurnal Sains Kebidanan is national midwifery journal which publishes scientiic works for midwives, nurses, academic people and practitioners.
Articles 111 Documents
PRENATAL YOGA KOMBINASI SELF-HYPNOSIS MENURUNKAN HORMON KORTISOL DAN MENINGKATKAN EFIKASI DIRI IBU HAMIL TRIMESTER III Amalia, Riza; Purwandani Winarso, Septerina; Happy Nurmalitasari, Marlynda; Retno Yuliani, Diki; Rahardjo Putri, Noviyati; Nadzifatil Fitriyah, Nurin
Jurnal Sains Kebidanan Vol. 7 No. 2 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jsk.v7i2.14094

Abstract

Kecemasan ibu hamil trimester III seperti merasa takut menghadapi persalinan berdampak pada lemahnya kontraksi otot rahim, persalinan lama, lepasnya hormone stress yaitu kortisol, fetal distress. Efikasi diri ibu hamil dianggap sangat penting sebagai dasar keyakinan ibu pada kemampuannya dalam menghadapi persalinan. Untuk mencegah dan mengatasi kecemasan serta meningkatkan efikasi diri ibu hamil maka prenatal yoga kombinasi self-hypnosis sebagai suatu alternatif terapi.  Prenatal yoga mampu mengurangi kecemasan dan mengurangi ketidaknyaman kehamilan. Selfhypnosis membuat kondisi rileks, tenang, dan terfokus serta menanamkan niat positif pada alam bawah sadar, dan berdampak pada persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh prenatal yoga yang dikombinasikan dengan teknik self-hypnosis terhadap kadar hormon kortisol dan efikasi diri ibu hamil trimester III. Metode penelitian dengan quasi-eksperimen dengan rancangan pretest–posttest design.Sampel penelitian terdiri dari 10 ibu hamil trimester III yang berada di wilayah kerja Puskesmas 1 Baturraden. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan kadar hormon kortisol dan efikasi diri ibu hamil sebelum dan sesudah intervensi (p < 0,005). Dengan demikian, kombinasi prenatal yoga dan self-hypnosis terbukti efektif menurunkan kadar hormon kortisol serta meningkatkan efikasi diri pada ibu hamil.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI TETANUS TOKSOID PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Lidia Lushinta; Cristinawati B/R Haloho; Elisa Goretti Sinaga; Diah Evawanna Anuhgera
Jurnal Sains Kebidanan Vol. 8 No. 1 (2026): MEI 2026
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jsk.v8i1.14136

Abstract

Imunisasi Tetanus Toksoid (TT) pada ibu hamil trimester ketiga penting untuk mencegah infeksi tetanus pada bayi baru lahir. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi TT pada ibu hamil trimester ketiga di Puskesmas Samarinda Kota tahun 2025. Menggunakan desain cross-sectional dengan total 47 responden dan teknik total sampling, data dikumpulkan melalui kuesioner dan buku PWS KIA. Hasil uji Chi Square menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,002) dan dukungan pasangan (p=0,002) dengan kelengkapan imunisasi TT. Pengetahuan ibu menjadi faktor paling berpengaruh terhadap kelengkapan imunisasi TT.
EVALUASI WEBSITE KELAS MENYUSUI Diki Retno Yuliani; Fajaria Nur Aini; Riza Amalia; Wanodya Hapsari; Abu Salam; Junta Zeniarja
Jurnal Sains Kebidanan Vol. 8 No. 1 (2026): MEI 2026
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jsk.v8i1.14399

Abstract

Pencapaian ASI eksklusif belum sesuai target, sehingga berdampak pada upaya percepatan penurunan stunting. Breastfeeding self-efficacy adalah faktor yang dapat dimodifikasi untuk meningkatkan keberhasilan menyusui. Kemudian, edukasi dapat meningkatkan breastfeeding self-efficacy. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi kelas menyusui terhadap breastfeeding self-efficacy. Desain penelitian research pre-experiment with a one-group pretest-posttest design. Sampel 21 ibu hamil di Puskesmas Baturraden 1 diambil secara accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner BSES-SF (the breastfeeding self-efficacy scale-short form) versi Indonesia, sedangkan media edukasi menggunakan website kelas menyusui yang dapat diakses melalui tautan www.kelasmenyusui.com. Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed-Ranks Test. Hasil yang diperoleh, rata-rata skor post-test breastfeeding self-efficacy naik 3,29 poin dari pre-test. Kelas menyusui berpengaruh signifikan terhadap breastfeeding self-efficacy (p-value 0,003). Kelas menyusui dapat menjadi upaya untuk meningkatkan breastfeeding self-efficacy guna mendukung keberhasilan menyusui. Namun, perlu dilakukan studi lanjut untuk menilai breastfeeding self-efficacy pada masa postpartum dan durasi ASI eksklusif, sehingga dapat diketahui kemampuan prediktif edukasi terhadap breastfeeding self-efficacy pada masa postpartum dan durasi menyusui.
TINJAUAN SISTEMATIS INTERVENSI KESEHATAN SEKSUAL-REPRODUKSI REMAJA DAN PENGEMBANGAN MODEL “KOPERRA”: TINJAUAN SISTEMATIS INTERVENSI KESEHATAN SEKSUAL-REPRODUKSI REMAJA DAN PENGEMBANGAN MODEL “KOPERRA” Rahma Haryunita Ega Prosfera; Nur Mulyani; Indah Sundari; Lani Gumilang
Jurnal Sains Kebidanan Vol. 8 No. 1 (2026): MEI 2026
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja menghadapi risiko tinggi masalah kesehatan seksual dan reproduksi (KSR) karena keterbatasan informasi, akses layanan yang terbatas, dan norma sosial budaya yang membatasi. Tujuan tinjauan ini adalah untuk mengidentifikasi intervensi KSR berbasis komunitas untuk remaja yang dievaluasi dalam uji coba terkontrol acak (RCT) selama lima tahun terakhir dan untuk menyintesis komponen efektifnya guna memberikan kerangka kerja awal untuk Model Pelayanan Reproduksi Remaja Berbasis Komunitas “KOPERRA”. Metode penulisan ini adalah tinjauan sistematis yang mengikuti pedoman PRISMA, dilakukan di PubMed dan Scopus, menggunakan artikel RCT yang melibatkan remaja berusia 10–24 tahun dan intervensi KSR berbasis komunitas. Kualitas metodologis dinilai menggunakan daftar periksa Critical Appraisal Skills Programme (CASP), dan temuan disintesis secara naratif dan tematik. Delapan RCT dari Afrika Timur dan Selatan serta Amerika Serikat memenuhi kriteria inklusi. Strategi efektif mencakup layanan kesehatan reproduksi dan seksual yang ramah remaja, pendidikan dan pendampingan sebaya, penjangkauan komunitas dengan insentif sederhana, integrasi teknologi digital, serta skrining dan pengelolaan IMS/HIV berbasis komunitas. Pendekatan ini meningkatkan penggunaan layanan, pengetahuan SRH, sikap, efikasi diri, dan kesadaran status HIV, meskipun dampaknya terhadap prevalensi IMS/HIV masih belum meyakinkan.
PENGARUH WHITE NOISE TERHADAP KUALITAS TIDUR IBU HAMIL TRIMESTER III: White Noise Meningkatkan Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester III Noviyati Rahardjo Putri; Luluk Fajria Maulida; Ika Sumiyarsi Sukamto; Rufidah Maulina; Nafira Zenina
Jurnal Sains Kebidanan Vol. 8 No. 1 (2026): MEI 2026
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jsk.v8i1.14642

Abstract

Kehamilan trimester III ditandai oleh perubahan fisiologis yang memicu ketidaknyamanan fisik, sehingga berkontribusi pada tingginya prevalensi gangguan tidur ibu hamil. Hal ini berisiko meningkatkan komplikasi obstetri serta bagi ibu dan janin, sehingga diperlukan intervensi nonfarmakologis yang aman dan mudah diterapkan untuk meningkatkan kualitas tidur seperti white noise. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh white noise terhadap kualitas tidur ibu hamil trimester III menggunakan desain kuasi-eksperimental control group pre-test post-test. Sebanyak 34 responden dipilih melalui purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok intervensi serta kelompok kontrol. Intervensi dilakukan selama enam hari, dengan pengukuran kualitas tidur menggunakan kuesioner PSQI yang dianalisis melalui uji Wilcoxon Signed-Rank dan uji T Dependent. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perubahan bermakna pada kualitas tidur sebelum dan sesudah pemberian white noise kelompok intervensi (p=0,147) maupun kelompok kontrol (p = 0,821) setelah pemberian perlakuan standar berupa edukasi dengan leaflet. Namun, uji Mann-Whitney U menunjukkan perbedaan signifikan pada nilai posttest antar kelompok intervensi dan kontrol (p=0,011), yang mengindikasikan bahwa white noise lebih efektif dalam meningkatkan kualitas tidur ibu hamil trimester III dibandingkan hanya dengan perlakuan standar. Disimpulkan bahwa white noise direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis yang aman dalam asuhan kebidanan untuk memperbaiki kualitas tidur ibu hamil.
PENGARUH WATER YOGA DAN PILATES TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER II DAN III : Water Yoga dan Pilates Menurunkan Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil Trimester II dan III Cut Aghni Nazal Awaliyah; Belian Anugrah Estri
Jurnal Sains Kebidanan Vol. 8 No. 1 (2026): MEI 2026
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jsk.v8i1.14847

Abstract

Masa kehamilan trimester II dan III menimbulkan adaptasi fisiologis, baik secara fisik maupun psikologis yang dapat meningkatkan kecemasan selama kehamilan. Kecemasan maternal jika tidak tertangani dengan baik dapat memicu terjadinya komplikasi kehamilan sehingga dapat berdampak buruk pada kesejahteraan ibu dan janin dan meningkatkan risiko kematian pada ibu dan janin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yoga air dan pilates terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester II dan III di PMB Maribu Paningsih Bantul. Penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimental dengan desain one group pre-test post-test design. Populasi dalam penelitian ini 114 ibu hamil dengan sampel, yaitu 30 ibu hamil trimester II dan III yang mengikuti kelas yoga air dan pilates di PMB Maribu Paningsih Bantul dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian dengan kuesioner PASS 31. Hasil Uji Wilcoxon menunjukkan mengalami penurunan dengan hasil median, yaitu 15 pada pre-test dan 11 pada post-test, memaparkan terdapat pergseran distribusi skor kecemasan ke arah yang lebih rendah setelah intervensi. Simpulan dalam penelitian ini terdapat pengaruh yoga air dan pilates terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester II dan III di PMB Maribu Paningsih Bantul.
LINGKUNGAN PERKOTAAN, KOPING, RESILIENSI, DAN KECEMASAN KEHAMILAN: TINJAUAN SISTEMATIS Nurul Jannah; Margaretha Maria Shinta Pratiwi; Purwaningtyastuti; Islakhul Muttaqin
Jurnal Sains Kebidanan Vol. 8 No. 1 (2026): MEI 2026
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan perkotaan dengan paparan stres fisik, sosial, dan ekonomi yang kompleks berpotensi meningkatkan risiko kecemasan kehamilan. Mekanisme psikologis yang mendasari hubungan tersebut masih belum dipahami secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan mensintesis bukti ilmiah mengenai hubungan antara lingkungan perkotaan, strategi koping, resiliensi, dan kecemasan kehamilan melalui systematic literature review berdasarkan pedoman PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan pada basis data Scopus dan Google Scholar terhadap artikel berbahasa Inggris yang dipublikasikan pada tahun 2016–2025. Sebanyak 312 artikel teridentifikasi pada tahap awal pencarian, dan setelah proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh 9 studi yang dianalisis menggunakan pendekatan narrative synthesis. Penilaian kualitas studi dilakukan menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Tools. Hasil sintesis menunjukkan bahwa tekanan sosial-ekonomi, kondisi lingkungan tempat tinggal, dan paparan stres kronis berkaitan dengan peningkatan kecemasan selama kehamilan. Selain itu, strategi koping adaptif dan resiliensi yang lebih tinggi berpotensi berperan sebagai mekanisme protektif terhadap distress psikologis. Temuan ini menunjukkan bahwa kecemasan kehamilan dipengaruhi oleh interaksi faktor lingkungan dan mekanisme adaptasi psikologis.
Efektivitas Enhanced Recovery After Cesarean Section Terhadap Pemulihan Ibu: Tinjauan Sistematis Anis Laela Megasari; Taupik Rahman; Pramadita Elena
Jurnal Sains Kebidanan Vol. 8 No. 1 (2026): MEI 2026
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jsk.v8i1.14905

Abstract

Enhanced Recovery After Cesarean Section semakin banyak diterapkan untuk mengoptimalkan luaran pascaoperasi. Namun bukti yang ada masih terfragmentasi dan terbatas. Studi ini bertujuan mengevaluasi efektivitas ERACS terhadap pemulihan maternal pascaoperasi. Pencarian literatur dilakukan menggunakan PRISMA, PubMed dan Scopus untuk studi tahun 2020–2025. Kombinasi kata kunci menggunakan ERACS, persalinan sesar, dan luaran pemulihan maternal pascaoperasi seperti nyeri, analgesia, lama rawat inap, dan pemulihan fungsional. Sebanyak 45 artikel diidentifikasi, dan 12 studi memenuhi kriteria inklusi dan dimasukkan dalam sintesis kualitatif. Studi yang termasuk adalah uji coba terkontrol acak dan observasional yang mengevaluasi ERACS pada persalinan sesar. Luaran meliputi lama rawat inap, nyeri dan konsumsi opioid, kualitas pemulihan, serta pemulihan fungsional. Risiko bias dinilai dengan RoB 2 dan ROBINS-I, dan hasil disintesis secara kualitatif karena heterogenitas. Dua belas studi memenuhi kriteria. Dari hasil temuan 5 studi yang mengukur LOS, 4 di antaranya menyatakan ERACS secara konsisten dikaitkan dengan lama rawat inap lebih singkat tanpa peningkatan morbiditas maternal. Beberapa studi menunjukkan penurunan konsumsi opioid dengan kontrol nyeri yang setara atau lebih baik. Studi dengan instrumen tervalidasi seperti the ObsQoR-11T, QoR-35 scores (Quality of Recovery), dan Obstetric Quality of Recovery-10 melaporkan kualitas pemulihan yang lebih tinggi serta pemulihan fungsional yang lebih cepat.
KETING PINTER (KELAS PARENTING DAN TERAPI KOMPLEMENTER) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING: Integrasi Kelas Parenting dan Terapi Komplementer (Keting Pinter) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Dina Dewi Anggraini; Murti Ani; Sherly Jeniawaty; Ahdatul Islamiah
Jurnal Sains Kebidanan Vol. 8 No. 1 (2026): MEI 2026
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan nutrisi jangka panjang. Pencegahan stunting dapat dilakukan melalui kelas parenting, serta terapi komplementer pijat bayi. Tujuan penelitian untuk meningkatkan pengetahuan ibu, dan menganalisis pengaruh terapi komplementer pijat bayi. Metode penelitian quasi eksperimen, rancangan one groupdesign (pretest-posttest). Sampel penelitian 20 ibu yang mempunyai balita usia 0-24 bulan di Desa Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Terapi komplementer pijat bayi dilakukan minimal satu kali sehari dengan durasi 10-15 menit setelah mandi selama 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan pengetahuan ibu yang mempunyai balita usia 0-24 bulan sebelum dan sesudah mengikuti kelas parenting, terdapat perbedaan berat badan serta tinggi badan balita sebelum dan sesudah dilakukan terapi komplementer pijat bayi (p<0,005). Terapi komplementer pijat bayi mempercepat pertumbuhan balita usia 5-7 bulan dengan rata-rata kenaikan berat badan adalah 0,385 kg dan tinggi badan 1,90 cm. Hal ini sudah hampir menyamai standar medis target pertumbuhan normal yaitu kenaikan berat badan minimal usia 5-6 bulan adalah 0,4 kg/bulan dan usia 6-7 bulan adalah 0,3 kg/bulan. Untuk standar medis kenaikan tinggi badan usia 5-6 bulan adalah 2,5 cm/bulan dan usia 6-7 bulan adalah 1,3-1,5 cm/bulan.      
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KEHAMILAN REMAJA Ima Nurapriyanti; Dartiwen Dartiwen; Nanda Yansih Putri; Riska Nurhasanah
Jurnal Sains Kebidanan Vol. 8 No. 1 (2026): MEI 2026
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jsk.v8i1.14938

Abstract

Kehamilan remaja merupakan kehamilan yang terjadi pada wanita yang berusia kurang dari 20 tahun. Kehamilan remaja merupakan isu kesehatan global karena berdampak pada kesehatan ibu dan bayi, social, ekonomi, pendidikan dan masa depan remaja. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kehamilan remaja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini melibatkan 250 ibu hamil periode Januari – April di Wilayah Kerja Puskesmas Kandanghaur Kabupaten Indramayu dengan 80 sampel yang diambil secara acak menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, data di analisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian yaitu terdapat hubungan antara pendidikan (p-value = 0,032), pengetahuan (p-value = 0,000), peran teman sebaya (p-value = 0,000) dan sosial ekonomi (p-value = 0,010) dengan kejadian kehamilan remaja. Analisis regresi menunjukkan nilai koefisien B (1,079) dan OR (2,942) peran teman sebaya paling tinggi jika dibandingkan dengan variable lainnya, hal ini menunjukan bahwa peran teman sebaya merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap terjadinya kehamilan remaja. Perlu adanya program pendidikan sebaya dan pemberian edukasi mengenai reproduksi remaja, penguatan karakter, mental dan moral sebagai upaya mencegah terjadinya kehamilan remaja.

Page 11 of 12 | Total Record : 111