Jurnal Industri Pariwisata
Articles published on Jurnal Industri Pariwisata are based on research. This journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Sahid which is published twice every year. This journal is intended as one of the media in terms of publishing the results of research activities of academics who are interested in the field of tourism such as Culinary and Shopping Tour, Cultural Heritage, History and Religion, Marine Tourism, Eco-tourism, Adventure Tour, Countryside Tour, MICE, and also Halal Tourism
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 6, No 1 (2023): JULY"
:
10 Documents
clear
PENGEMBANGAN HISTORICAL TOURISIM E-BOOK BERBASIS CULTURAL HERITAGE BANDAR SENAPELAN PEKANBARU
Yanuar Al Fiqri;
Suroyo Suroyo;
Bedriati Ibrahim
Jurnal Industri Parawisata Vol 6, No 1 (2023): JULY
Publisher : Universitas Sahid
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36441/pariwisata.v6i1.1255
Penelitian ini ditujukan untuk mengembangkan produk berupa Historical tourism E-book Cultural Heritage Bandar Senapelan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu research and development atau dikenal juga dengan penelitian riset/desain dan pengembangan. Penelitian ini dimulai dengan mempelajari potensi dan masalah, kajian teoritis, dan kajian cultural heritage. Setelah itu dilakukan desain awal historical tourism e-book dan validasi produk dengan para ahli serta dengan mahasiswa pendidikan Sejarah. Dari hasil validitas tersebut, peneliti melakukan perbaikan produk dan kemudian dilakukan uji coba historical tourism e-book dengan Mahasiswa Pendidikan Sejarah. Hasil uji coba tersebut di evaluasi baik terhadap kualitas produk, dan juga efektifitas dalam meningkatkan kemampuan sadar budaya bagi mahasiswa . Adapun luaran penelitian ini yaitu historical tourism e-book berbasis cultural heritage Bandar Senapelan dapat dianfaatkan sebagai alat untuk promosi wisata dan sebagai media pembelajaran Mata kuliah Pariwisata Sejarah di Universitas
PERSEPSI WISATAWAN ZILENIAL TERHADAP DAYA TARIK WISATA JSKY FERRIS WHEEL JAKARTA
Aditya Sugih Setiawan;
Rima Pratiwi Batubara
Jurnal Industri Parawisata Vol 6, No 1 (2023): JULY
Publisher : Universitas Sahid
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36441/pariwisata.v6i1.1025
Jsky Ferris Wheel merupakan salah satu daya tarik wisata dengan wahana kincir raksasa tertinggi yang sudah mendapatkan rekor dari Muri atau Museum Rekor Indonesia. Daya tarik wisata Jsky Ferris Wheel tersebut tentu saja menjadi incaran para wisatawan khususnya zilenial yang datang ke AEON mall jakarta Garden City. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui persepsi wisatawan zilenial terhadap Jsky Ferris Wheel di Jakarta. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan pendekatan kuantitatif. Selain itu teknik pengumpulan data menggunakan observasi, kuisioner serta studi literatur. Adapun jumlah sampel yang digunakan ditentukan dengan rumus slovin sebanyak 100 sampel. Sementara itu skala pengukuran penelitian yang digunakan dengan skala likert. Lain halnya terkait analisis data yang dipakai pada penelitian ini adalah teknik kuantitatif deskriptif. Persepsi wisatawan zilenial terhadap daya tarik wisata Jsky Ferris Wheel mengacu pada something to see dengan prosentase sebesar 90,1%. Sementara itu something to buy dan something to do masing-masing dengan prosentase sebesar 82,7 % dan 89,2%.
PENGEMBANGAN DESTINASI HALAL TOURISM DI WILAYAH MULTIETNIS DAN MULTIAGAMA : STUDI KASUS DI OBJEK WISATA ASIA HERITAGE
Fatmawati Fatmawati;
Halim Fortuna;
Bryan Ersan Siburian;
Aldeva Ilhami
Jurnal Industri Parawisata Vol 6, No 1 (2023): JULY
Publisher : Universitas Sahid
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36441/pariwisata.v6i1.1307
Penelitian ini bertujuan untuk dari mendeskripsikan Strategi Pengembangan Destinasi Halal Tourism di Wilayah Multietnis dan Multiagama: Studi Kasus di Objek Wisata Asia Heritage Pekanbaru. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalu observasi, wawancara dan dan dokumentasi. Analisis data mengunakan pengumpulan data (data collection), mereduksi data (data reduction), penyajian data (data display), penarikan kesimpulan (conclutions). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh strategi pengembangan destinasi halal tourism objek wisata Asia Heritage 1) Melengkapi fasilitas yang belum tersedia seperti Mushalla, toile dan arena bermain anak. Dengan menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan akan membuat pengunjung semakin betah bahkan membuat pengunjung berkeinginan untuk datang kembali. 2) Peran semua pihak untuk mewujudkan wisata halal di objek wisata Asia Heritage. Pengembangan pariwisata yang berkelanjutan erat hubungannya dengan keterlibatan stakeholders. Penguatan peran stakeholders dalam pengembangan pariwisata memberikan dampak jangka panjang dalam aspek ekonomi, ekologi dan sosial kultural. 3) Meningkatkan promosi objek wisata Asia Heritage untuk menarik wisatawan. Pengelola harus memiliki website yang representatif dan informatif. tentang potensi yang dimiliki objek wisata dan diperbarui secara rutin. Website inilah yang menjadi salah satu rujukan utama wisatawan domestik dan mancanegara sebelum memilih destinasi wisata. Selain website, media sosial dan efek word of mouth nya saat ini juga menjadi factor yang menentukan keberhasilan promosi. 4)Meningkatkan pelayanan terhadap wisatawan yang datang berkunjung, seperti membedakan pintu masuk antara pria dan wanita, membedakan kereta atau perahu antara pengunjung pria dan wanita atau memberi pembatas sehingga memberikan kenyamanan bagi pengunjung.
STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA BUDAYA YANG BERKELANJUTAN DI DESTINASI WISATA DJAGONGAN KOENA KEJAWAR BANYUMAS
Chomsatun Harofah;
Enjen Zaenal Mutaqin
Jurnal Industri Parawisata Vol 6, No 1 (2023): JULY
Publisher : Universitas Sahid
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36441/pariwisata.v6i1.1150
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi yang tepat untuk mengembangkan wisata budaya yang berkelanjutan di desa wisata Djagongan Koena Kejawar Banyumas, dengan cara mengidentifikasi dan menganalisis strategi pengembangan desa wisata berkelanjutan yang digunakan oleh desa wisata Djangongan Koena Kejawar Banyumas. Teknik analisis dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif, IFAS dan EFAS, dan analisis SWOT. Melalui penelitian lapangan, metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode wawancara, dan dokumentasi. Pariwisata berkelanjutan merupakan wisata yang memperhatikan imbas sosial, ekonomi lingkungan untuk masa sekarang dan masa yang akan datang. Hasil analisis yang disusun dalam matriks SWOT dapat diklasifikasikan menjadi 4 strategi utama, yakni optimalisasi pengelolaan lingkungan lokasi wisata budaya di desa wisata Djagongan Koena, optimalisasi potensi usaha rumahan dan pendampingan masyarakat untuk mendukung kegiatan sosial pariwisata, pengelolaan aset budaya tak berwujud (Intangible) di desa sebagai produk wisata dan pengelolaan aset budaya berwujud (tangible) di desa melalui peluang kerjasama bersama pemerintah. Dari empat strategi tersebut masing-masing memiliki cara dalam pengembangannya.
ANALISIS KEBIJAKAN PEMBANGUNAN PARIWISATA BERKELANJUTAN DI TAMAN WISATA ALAM GUNUNG PAPANDAYAN PASCA COVID-19
Dani Adiatma;
Deden Firman Syuyaman Rukma;
Tasya Utami Ramdila
Jurnal Industri Parawisata Vol 6, No 1 (2023): JULY
Publisher : Universitas Sahid
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36441/pariwisata.v6i1.1308
Penelitian ini untuk mengetahui hasil Analisis Kebijakan Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan di Taman Wisata Alam Gunung Papandayan Pasca COVID-19. Metode penelitian memakai metode deskriptif yang bersifat kualitatif. Teknik pengumpulan data memakai data primer dan data sekunder, data primer penelitian ini berupa hasil wawancara dengan Staf TWA Gunung Papandayan dan data sekunder bersumber dari buku, jurnal ilmiah, bahan referensi dan sumber lainnya yang memiliki keterkaitan dengan penelitian ini. Teknik dalam menganalisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Dalam menganalisis data memakai teknik wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah TWA Gunung Papandayan mempunyai kebijakan pariwisata berkelanjutan dengan melakukan kewajiban pembangunan sesuai RKT (Rencana Kinerja Tahunan), yaitu melakukan perbaikan fasilitas, membuat fasilitas baru dan membuat objek baru yang menjadikan hal tersebut sebuah inovasi baru yang menyebabkan keberlanjutannya pariwisata.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN PENGUNJUNG DAN MOTIVASI BERKUNJUNG KEMBALI KE KAWASAN KOTA LAMA SEMARANG
Raden Rara Ayu Widaningsih;
Rahmat Budi Santoso;
Erawati Kartika;
Karmelia Emi Trimiati
Jurnal Industri Parawisata Vol 6, No 1 (2023): JULY
Publisher : Universitas Sahid
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36441/pariwisata.v6i1.1217
Penelitian ini bertujuan meneliti pengaruh daya tarik, kualitas layanan dan persepsi kualitas destinasi wisata terhadap motivasi berkunjung kembali melalui kepuasan pengunjung Kota Lama Semarang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, didapatkan jumlah sampel sebanyak 280 responden. Metode analisis data menggunakan analisis regresi berganda dan uji sobel. Hasil penelitian menunjukan bahwa daya tarik tempat wisata dan persepsi kualitas berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan pengunjung, namun kualitas layanan tidak berpengaruh terhadap kepuasan pengunjung. Hasil lainnya menunjukan bahwa kepuasan pengunjung berpengaruh positif signifikan terhadap motivasi berkunjung kembali, namun kepuasan pengunjung hanya menjelaskan 10,2% dari motivasi berkunjung kembali. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kepuasan pengunjung bukan faktor utama yang membangkitkan motivasi berkunjung kembali wisatawan ke Kawasan Kota Lama Semarang.
ANALISIS RISIKO PENGEMBANGAN WISATA KULINER TIRTA AGUNG DI KABUPATEN BONDOWOSO
Winda Amilia;
Andrew Setiawan Rusdianto;
Ida Bagus Suryaningrat;
Rendra Chriestedy Prasetya;
Nadie Fatimatuzzahro;
Hadi Sampurna;
Rokhani Rokhani;
Laksmi Indreswari;
Dadin Gilang Pranata;
Thabed Tholib Baladraf
Jurnal Industri Parawisata Vol 6, No 1 (2023): JULY
Publisher : Universitas Sahid
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36441/pariwisata.v6i1.1219
Pandemi Covid-19 melumpuhkan berbagai sektor salah satunya pariwisata. Hal ini berdampak terhadap mobilitas masyarakat sehingga banyak ditemui wisata yang tutup, seiring membaiknya keadaan saat ini mulai banyak ditemui wisata yang mulai dibuka kembali, salah satu tempat wisata yang dibuka adalah wisata kuliner Tirta Agung. Wisata kuliner Tirta Agung merupakan kawasan rekreasi yang terdiri dari kolam renang, wisata kuliner, dan pemandangan. Wisata kuliner Tirta Agung kawasan rekreasi terbaik yang dimiliki Kabupaten Bondowoso. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan rekomendasi kepada pengelola kawasan Wisata Tirta Agung terkait dengan kesehatan dan keselamatan wisatawan. Penelitian dimulai dengan pengumpulan data primer melalui wawancara wisatawan menggunakan kuesioner dan data sekunder. Selanjutnya dilakukan pengolahan data menggunakan metode House of Risk (HOR) yang terdiri dari dua fase. Fase pertama dilakukan identifikasi sumber dan kejadian risiko serta dilakukan perhitungan pada nilai Risk Priority Number dan Risk Potential Number. Data yang sudah didapatkan lalu dianalisis pada HOR fase kedua sehingga dapat tercipta strategi mitigasi risiko bagi pelaku wisata. Hasil menunjukkan terdapat 7 agen risiko yang diprioritaskan yaitu tidak adanya pemeriksaan awal, luas lahan yang sempit, jam operasional yang panjang, meja dan kursi tidak steril, tidak tersedianya mesin EDC, rendahnya kesadaran karyawan dan rendahnya kesadaran pengunjung. Dari agen risiko yang ditemukan, didapatkan 4 strategi penanganan antara lain pengecekan terkait kondisi kesehatan pengunjung, perawatan aksesoris, penyampaian aturan yang berlaku kepada pengunjung, dan mempertegas kebijakan yang ada terhadap setiap pengunjung dan karyawan wisata.
OPTIMALISASI IMPLEMENTASI PRINSIP-PRINSIP EKOWISATA BERBASIS MASYARAKAT DI PULAU WANGI-WANGI
Krishni Handayani;
Yohanes Sulistyadi;
Bernard Hasibuan
Jurnal Industri Parawisata Vol 6, No 1 (2023): JULY
Publisher : Universitas Sahid
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36441/pariwisata.v6i1.593
Penelitian ini untuk mendata profil daya tarik wisata di Pulau Wangi-Wangi dengan pendekatan aspek atraksi, aksesibilitas, amenitas, dan ancillary serta menganalisis optimalisasi implementasi prinsip-prinsip ekowisata berbasis masyarakat dalam rangka pengembangan destinasi berdasarkan pada program dan kegiatan RIPPARDA Kabupaten Wakatobi, yaitu: (1) Prinsip keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan 3 kriteria (2) Prinsip pengembangan masyarakat lokal dan kemitraan 4 kriteria (3) Prinsip Ekonomi Berbasis Masyarakat 4 kriteria (4) Prinsip Edukasi 4 kriteria (5) Prinsip pengelolaan lokasi wisata 7 kriteria. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dari hasil observasi, wawancara, riset pustaka, dan telaah dokumen. Hasil menunjukkan bahwa Pulau Wangi-Wangi memilki destinasi ekowisata yang cukup lengkap. Ada 28 program dan 36 kegiatan pokok pembangunan pariwisata terkait kegiatan ekowisata berbasis masyarakat. Masih terdapat kesenjangan dalam implementasi EBM, sehingga upaya optimalisasi dengan melibatkan unsur pentahelix, menekankan pada pemahaman dan pengetahuan ekowisata serta keterlibatan aktif masyarakat sehingga mereka mendapat manfaat dari pengembangan ekowisata yang mengarah pada pariwisata berkelanjutan.
ANALISIS STP (SEGMENTING, TARGETING, POSITIONING) UNTUK PENGUATAN KONSEP DAN PEMASARAN WISATA STUDI KASUS DESA WISATA BUNGA SIDOMULYO, BATU
Ramanda, Pramadika
Jurnal Industri Parawisata Vol 6, No 1 (2023): JULY
Publisher : Universitas Sahid
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36441/pariwisata.v6i1.1233
Desa Wisata Sidomulyo adalah sebuah desa wisata yang terletak di Kota Batu,yang memiliki karakteristik sebagai desa wisata yang memiliki produksi tanaman bunga hias dan bunga potong. Salah satu bentuk pengembangan potensi wisata Desa Sidomulyo adalah dengan tahapan perencanaan, pengelolaan,dan pemasaran wisata. Dalam pemasaran wisata, ada beberapa tahapan yang dapat dilakukan, salah satu sebagai tahap awal adalah dengan mengidentifikasi segmen pasar pada destinasi wisata. Langkah identifikasi segmen pasar tersebut menggunakan analisis marketing place dengan pendekatan STP (segmenting, targetting, positioning). Metode penelitian menggunakan metode kualitatif. Segmenting Desa Wisata Sidomulyo adalah wisatawan yang berkunjung di Pasar Bunga Sidomulyo adalah wisatawan lokal Malang Raya dan beberapa kota di jawa timur, serta wisatawan asing. Targetting wisatawan di Desa Wisata Sidomulyo yaitu wisatawan yang berkunjung ke Desa Wisata Sidomulyo adalah wisatawan lokal dari Kota Malang dan Kota Batu,serta beberapa kota terdekat di area Jawa timur,wisatawan asing dalam paket tour,dan wisatawan yang ingin membeli bunga hias. Positioning Desa Wisata Sidomulyo adalah satu-satunya desa berbasis penjualan tanaman hias terlengkap di Kota Batu dan Kota Malang,dan menjangkau area Jawa Timur bahkan hingga luar pulau Jawa.
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN DAN KELAYAKAN UNTUK PENGEMBANGAN WISATA PIKNIK DI AGROWISATA PALOH NAGA
Nurraya, Nurraya;
Rosmaiti, Rosmaiti;
Iswahyudi, Iswahyudi
Jurnal Industri Parawisata Vol 6, No 1 (2023): JULY
Publisher : Universitas Sahid
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36441/pariwisata.v6i1.922
Dalam pengembangan wilayah, perlu terlebih dahulu dilakukan perencanaan lahan yang dapat memberikan keuntungan ekonomi wilayah. Agrowisata tersebut merupakan tempat rekreasi untuk menikmati panorama hamparan sawah, penataan jalan bambu dan joglo yang berada di atas sawah dapat menjadi tempat untuk bersantai dan mengabadikan keindahan panorama sawah dengan komoditi padi yang menjadi daya tariknya (Durlee, 2020). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat kesesuaian lahan dan kelayakan untuk pengembangan kawasan wisata piknik di Agrowisata Paloh Naga. Penelitian ini menggunakan metode survei, pemetaan lapangan, metode matching dan uji laboratorium. Secara garis besar penelitian dilakukan atas 5 (lima) tahapan, meliputi: (1) persiapan, (2) pengumpulan data, (3) analisis tanah di Laboratorium, (4) analisis data, dan (5) penyusunan rekomendasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas kesesuaian lahan untuk wisata piknik pada masing-masing Satuan Lahan (SL) berbeda. Pada SL-1 dan SL-2, kelas kesesuaian lahan termasuk sedang. Adapun pada SL-3, kelas kesesuaian lahannya termasuk baik. Faktor yang membatasi SL-1 dan SL-2 termasuk ke dalam kelas sedang adalah drainase tanah dan bahaya banjir. Lokasi Agrowisata Paloh Naga termasuk ke dalam kategori cukup berpotensi untuk dikembangkan menjadi lokasi wisata piknik dengan skor Kriteria Kelayakan Agrowisata (KKA) sebesar 2,75.