cover
Contact Name
Nurmaladewi
Contact Email
Nurmaladewi@uho.ac.id
Phone
+6285399978338
Journal Mail Official
jkl-uho@uho.ac.id
Editorial Address
Kampus Hijau Bumi Tridharma Anduonohu Jln. H.E.A. Mokodompit
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 27235203     DOI : http://dx.doi.org/10.37887/jkl-uho
Core Subject : Health,
Artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Kesehatan Lingkungan Unversitas Halu Oleo berasal dari penelitian dalam bidang Kesehatan Lingkungan
Articles 129 Documents
IDENTIFIKASI PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK (FISIP) DI UNIVERSITAS HALU OLEO DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID-19 KOTA KENDARI Devi, Sri; Yasnani, Yasnani; Karimuna, Siti Rabbani
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 2, No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v2i1.19007

Abstract

Pandemi COVID-19 menjadi masalah kemanusiaan yang mendunia dan tragedi akademik yang tidak diprediksikan sebelumnya. Sulawesi Tenggara yang terinfeksi COVID-19 pada 06 Oktober 2020 sebanyak 3.161 kasus, sebanyak 63 kasus meninggal dunia dan 2.210 kasus dinyatakan sembuh. Perguruan tinggi sangat berpotensi terhadap penyebaran COVID-19 karena tidak dapat teridentifikasi kontak erat, FISIP UHO merupakan fakultas mahasiswanya lebih besar aktif melakukan aktivitas akademik dibandingkan dengan fakultas lain. sehingga memungkinkan penyebaran COVID-19 apabila tidak menerapkan protokol kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan protokol kesehatan pada mahasiswa FISIP di UHO dalam menghadapi pandemi COVID-19 Kota Kendari tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah observasional deskriptif dan pengumpulan data menggunakan metode kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan personal hygiene yaitu sebanyak 82% responden tidak mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, 58% responden membawa hand sanitizer, 100% responden yang menerapkan etika batuk dan bersin. Penerapan physical distancing yaitu sebanyak 58% responden melakukan jaga jarak minimal 1-3 meter dengan orang lain. Penggunaan masker yaitu sebanyak 90% responden selalu memakai masker saat berada di lingkup FISIP. Peningkatan daya tahan tubuh yaitu sebanyak 52% responden tidak makan 3 kali sehari pada masa pandemi COVID-19, 75% responden tidak melakukan olahraga selama 30 menit minimal 3 kali seminggu, 51% responden melakukan istirahat selama 7-8 jam/hari. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah penerapan protokol kesehatan personal hygiene, physical distancing, penggunaan masker dan peningkatan daya tahan tubuh sudah diterapkan namun belum optimal.
GAMBARAN HIGIENE DAN SANITASI MAKANAN JAJANAN PADA KANTIN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI DI KOTA KENDARI Yastuti, Yastuti; Nirmala G, Fifi; Saktiansyah, La Ode Ahmad
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 1, No 4 (2021): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v1i4.18798

Abstract

World Health Organization tahun 2016 mencatat 2.230 kasus (77,16%) dikonfirmasi terkena keracunan akibat makanan. Jumlah kejadian pada tahun 2017 bertambah dengan terjadinya penyakit bawaan makanan yang mencapai 33 juta kasus (44,17%). Faktor-faktor yang mempengaruhi higiene sanitasi makanan jajanan, yaitu sanitasi kantin, personal higiene dan pengetahuan penjamah makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran higiene dan sanitasi makanan jajanan pada pengelolaan kantin sehat Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kota Kendari tahun 2019. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian observasional dengan rancangan penelitian menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan sampel mengunakan teknik cluster sampling yaitu sebanyak 15 kantin di Sekolah Menengah Pertama di Kota Kendari. Hasil penelitan menunjukkan bahwa dari 15 kantin, 13 kantin (86,7%) memenuhi syarat dan 2 kantin (13,3%) tidak memenuhi syarat untuk kriteria sanitasi kantin, 14 kantin (93,3%) memenuhi syarat dan 1 kantin (6,7%) tidak memenuhi syarat untuk kriteria personal higiene dan 15 kantin (100%) memenuhi syarat untuk kriteria pengetahuan penjamah makanan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Gambaran sanitasi kantin yang berada di Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kota Kendari sebagian besar tidak memenuhi syarat kesehatan, gambaran personal higiene penjamah makanan yang berada di Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kota Kendari sebagian besar sudah memenuhi syarat kesehatan dan gambaran pengetahuan penjamah makanan yang berada di Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kota Kendari semua sudah memenuhi syarat kesehatan.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DEMAM TIFOID DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TIRAWUTA KABUPATEN KOLAKA TIMUR Abrian, Erick Oklin; Yasnani, Yasnani; Nurmaladewi, Nurmaladewi
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 2, No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v2i1.19002

Abstract

Demam tifoid merupakan suatu penyakit sistemik yang bersifat akut yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Kasus demam tifoid di wilayah kerja Puskesmas Tirawuta Kabupaten Kolaka Timur pada tahun 2019 berjumlah 172 kasus. Faktor-faktor yang sangat erat hubungannya dengan kejadian demam tifoid adalah sanitasi lingkungan yang belum memenuhi syarat dan higiene perorangan yang kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian demam tifoid di wilayah kerja Puskesmas Tirawuta Kecamatan Tirawuta Kabupaten Kolaka Timur tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling, dimana populasi sebanyak 172 orang dengan total sampel sebanyak 120 responden. Teknik analisis data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian ada hubungan antara higiene perorangan dengan kejadian demam tifoid (p-value = 0,029) dan ada hubungan antara sanitasi lingkungan dengan kejadian demam tifoid (p-value = 0,016). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara higiene perorangan dan sanitasi lingkungan dengan kejadian demam tifoid di wilayah kerja Puskemas Tirawuta Kabupaten Kolaka Timur.
GAMBARAN SANITASI DAN IMPLEMENTASI ATURAN KESEHATAN COVID-19 DI RUMAH MAKAN DI KABUPATEN KOLAKA Kasrina, Hilda; Sabilu, Yusuf; Nurmaladewi, Nurmaladewi
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 2, No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v2i1.19009

Abstract

Coronavirus Diseases 2019 (2019) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh SARS-Cov-2, jenis coronavirus. Salah satu tempat umum yang berpotensi menjadi tempat penyebaran Covid-19 adalah rumah makan. Salah satu upaya dalam mencegah penyebaran Covid-19 di rumah makan adalah dengan penerapan sanitasi yang baik. Sanitasi merupakan salah satu upaya manusia dalam menjaga kebersihan lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan agar terhindar dari penyakit utamanya dalam pandemi saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sanitasi dan implementasi protokol kesehatan Covid-19 di rumah makan di Kabupaten Kolaka. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah makan di Kabupaten Kolaka dalam beberapa variabel telah memenuhi syarat kesehatan yakni variabel lokasi dan bangunan (87,5%), variabel fasilitas sanitasi (86,5%), variabel dapur, bahan makanan dan gudang (84,6%), variabel bahan makanan dan bahan makanan olahan (63,5%), variabel pejamah makanan (76,9%), variabel penyimpanan bahan makanan dan bahan makanan olahan (82,7%), variabel peralatan masak (61,5%). Upaya penerapan protokol kesehatan Covid-19 di rumah makan di Kabupaten Kolaka dalam beberapa variabel telah memenuhi syarat seperti mencuci tangan menggunakan sabun (82,7%) dan penggunaan masker pada saat ke rumah makan (68,3%). Namun, pada variavel pemeriksaan suhu tidak memenuhi syarat kesehatan (100%). Kesimpulan penelitian ini ialah sanitasi rumah makan dan penerapan protokol kesehatan Covid-19 di rumah-rumah makan di Kabupaten Kolaka telah memenuhi syarat kesehatan.
IDENTIFIKASI SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH PERMUKIMAN DI WILAYAH PESISIR KELURAHAN SAMBULI KECAMATAN NAMBO KOTA KENDARI Maemuna, Maemuna; Tosepu, Ramadhan; Karimuna, Siti Rabbani
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 1, No 4 (2021): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v1i4.18799

Abstract

Persampahan merupakan isu penting dalam masalah lingkungan perkotaan/wilayah yang dihadapi sejalan dengan perkembangan jumlah penduduk dan peningkatan aktivitas penduduk. Data produksi sampah per hari di Kota Kendari pada tahun 2016 menghasilkan sampah 221,91 m3 per hari dan tahun 2017 menghasilkan sampah 0,69 m3 per hari. Kelurahan Sambuli adalah kelurahan yang terletak di Kota Kendari. Jumlah produksi sampah per hari di kelurahan Sambuli Kecamatan Nambo yaitu sebanyak 2,5 ton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pengolahan sampah di pemukiman pesisir Kelurahan Sambuli Kecamatan Nambo Kota Kendari dengan melihat aspek komposisi sampah dan jumlah timbulan sampah. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif dengan cara survei ke lokasi sampling dan didukung oleh kuesioner. Metode pengukuran timbulan sampah mengacu pada SNI 19-3964-1994. Hasil penelitian rata-rata komposisi sampahyaitu sebesar 83 kg/hari yang didominasi oleh sampah organik sebanyak 53,3 kg/hari atau 64,2 %. Timbulan sampah rata-rata yang dihasilkan tiap orang per harinya yaitu sebesar 0,36 kg/org/hari dan volume rata-rata yang dihasilkan dari Kelurahan Sambuli keseluruhan sebanyak 0,85 liter/orang/hari. Sistem pengelolaan Sampah di Kelurahan Sambuli yaitu masih kurang baik karena sebagian besar penduduk Kelurahan Sambuli belum melakukan pembatasan timbulan sampah sebanyak 78,9% responden, 100% responden tidak melakukan daur ulang sampah, 100% responden tidak memakai atau memandafaatkan sampah yang di daur ulang, 73,7% responden tidak melakukan pemisahan sampah, dan 100% responden mengatakan tidak ada petugas kebersihan yang mengangkut sampah di TPS.
PEMANFAATAN JAMBAN KELUARGA DI WILAYAH PESISIR KECAMATAN PASIR PUTIH TAHUN 2021 (STUDI ENVIRONMENTAL HEALT RISK ASSESSMENT) Leo, Yusran; Yasnani, Yasnani; Jumakil, Jumakil
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 2, No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v2i1.19003

Abstract

Penilaian risiko pemanfaatan jamban keluarga adalah kegiatan menilai fasilitas jamban, perilaku Buang Air Besar (BAB), perilaku cuci tangan pakai sabun, dan status jamban saat menggunakan jamban keluarga. Alasan dari penelitian ini adalah masih banyaknya masyarakat yang masih buang air besar di tempat terbuka dan kekurangan air, sehingga perlu dilakukan studi penilaian risiko di wilayah pesisir Kecamatan Pasir Putih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan jamban keluarga di wilayah pesisir Kecamatan  Pasir Putih. Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatifdengan pendekatan survei dengan  metode EHRA (Environmental Health Risk Assessment). Populasi dalam penelitian ini adalah 984 rumah dan sampelnya adalah 80 rumah. Penelitian ini terdiri dari dua desa, setiap desa 40 sampel sesuai standar sampel kelurahan dalam studi EHRA. Hasil dari penelitian menunjukkan 66 atau 90% rumah yang memiliki jamban tidak memenuhi syarat kesehatan, sebanyak 42 atau 53,8 % rumah yang masih Buang Air Besar Sembarangan (BABS), Cuci Tangan Pakai Sabun yaitu 68 atau 85% rumah yang melakukan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) setelah melakukan Buang Air Besar (BAB) dan 12 atau 15% rumah yang tidak melakukan Cuci Tangan Pakai Sabun setelah Buang Air Besar (BAB). Penilaian risiko pemanfaatan jamban yaitu, Kurang berisiko pada Desa Pola dan Risiko tinggi pada Desa Koholifano. Kesimpulan menunjukkan pemanfaatan jamban keluarga di wilayah pesisir Kecamatan Pasir Putih memiliki risiko rendah dan risiko tinggi.
ANALISIS PENGETAHUAN DAN PERILAKU MASYARAKAT TERKAIT COVID-19 DI KOTA KENDARI Latif, Fillya Cahaya A; Rompas, Helviani; Putri, Atika Hervina; Atmawati, Fera; Nurhalisa, Nurhalisa; Tosepu, Ramadhan
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 1, No 4 (2021): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v1i4.18800

Abstract

Corona Virus Disease (COVID-19) adalah jenis penyakit menular baru yang terjadi pada manusia. Untuk di Indonesia sendiri penularan virus tersebut berawal dari kunjungan warga negara Jepang yang berada di Malaysia ke Indonesia. Upaya mencegah penularan COVID-19 terus bertambah pengetahuan dan perilaku dari masyarakat sangat penting dan bisa membantu dalam mencegah resiko penularan COVID-19 agar tidak terjadi peningkatan kasus pasien COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis bagaimana pengetahuan dan perilaku masyarakat terkait COVID-19 di Kota Kendari. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yaitu penelitian yang bertujuan untuk menjelaskan suatu peristiwa yang terjadi. Lokasi penelitian yang dilakukan adalah di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Penelitian dilakukan dengan menggunakan kuisioner online yang dibagikan kepada 150 responden.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 100 % responden (150 orang) memiliki tingkat pengetahuan baik dan sebanyak 125 (83.33%) Sehingga dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden sudah memiliki pengetahuan yang baik. Usia responden, Jenis kelamin pendidikan dan jenis pekerjaan responden tidak memiliki hubungan dengan perilaku dalam pencegahan COVID-19. Responden memiliki tingkat pengetahuan baik dan perilaku cukup baik dalam pencegahan COVID-19. Pada usia, Jenis kelamin, jenis pekerjaan dan tingkat pendidikan responden tidak memiliki hubungan terhadap perilaku pencegahan COVID-19.
STUDI PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DENGAN PENDEKATAN EHRA (ENVIRONMENTAL HEALTH RISK ASSESSMENT) DI KECAMATAN KULISUSU KABUPATEN BUTON UTARA Mintarsi, Wa Ode Mimin; Karimuna, Siti Rabbani; Jumakil, Jumakil
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 2, No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v2i1.19005

Abstract

Sampah adalah sesuatu yang tidak digunakan, tidak dipakai, tidak disenangi, atau sesuatu yang dibuang yang berasal dari kegiatan manusia. Kabupaten Buton Utara menghasilkan timbulan sampah mencapai 2522.4 ton/tahun pada tahun 2019. Sampah rumah tangga yang menempati volume tertinggi dari seluruh jenis sampah di Kecamatam Kulisusu mencapai 756.72 juta ton/tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan sampah rumah tangga dengan pendekatan EHRA (Environmental Health Risk Assessment) di Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara 2020. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan observasional menggunakan metode EHRA (Environmental Health Risk Assessment). Populasi dalam penelitian ini adalah 596 rumah tangga dan sampel penelitian adalah 80 sampel ibu rumah tangga. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Kelurahan Lipu dan Desa Lemo Ea Kecamatan Kulisusu sebanyak 50 (62.5%) pengelolaan sampah tidak memadai, frekuensi pengangkutan sampah yang tidak memadai 70 (87.5%), ketepatan waktu pengangkutan sampah yang tidak tepat waktu 70 (87.5), serta pengolahan setempat tidak diolah sebanyak 80 (100%). Kesimpulan pengelolaan sampah rumah tangga Kecamatan Kulisusu di wilayah perkotaan (Kelurahan Lipu) sebagian besar membuang sampah pada Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Sedangkan wilayah pesisir (Desa Lemo Ea) sebagian besar membuang sampah langsung di laut. Sehingga penilaian risiko pengelolaan sampah rumah tangga yang tertinggi yaitu Desa Lemo Ea berada pada kategori risiko sangat tinggi dan Kelurahan Lipu dengan ketegori kurang berisiko.
STUDI DESKRIPTIF PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS BENDA TAJAM DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BAHTERAMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA Wulandari, Ratna Sari; Sabilu, Yusuf; Karimuna, Siti Rabbani
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 1, No 4 (2021): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v1i4.18801

Abstract

Pengelolaan limbah medis benda tajam di rumah sakit adalah suatu metode, teknik, atau proses untuk mengurangi dan meminimalisir bahaya yang ditimbulkan dari materi padat yang memiliki sudut kurang dari 90 derajat dan dapat menyebabkan luka iris atau tusuk tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengelolaan Limbah Medis Benda Tajam Rumah Sakit Umum Daerah Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi: wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan limbah medis benda tajam dalam hal pemilahan dan pewadahan telah sesuai dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia No.1204/Menkes/SK/X/ dan pengumpulan/pengangkutan serta pengelolaan/pemusnahan limbah medis benda tajam belum memenuhi standar sesuai dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia No.1204/Menkes/SK/X/2004 yaitu masih terdapat limbah yang berceceran di TPS saat pengemasan juga terdapat sebuah kantin yang berjarak kurang dari 10 meter dari lokasi TPS, pengangkutan limbah medis benda tajam tidak menggunakan APD lengkap sehingga masih ditemukan beberapa petugas pengangkut limbah yang hanya menggunakan masker pada saat pengangkutan limbah. Alat pemusnahan limbah rumah sakit yaitu incenerator tidak digunakan karena belum memiliki izin operasional sehingga pemusnahannya melibatkan pihak rekanan yaitu PT Hijau Asia Baru. Berat limbah medis benda tajam yang dihasilkan oleh Rumah Sakit Umum Daerah Bahteramas tahun 2020 setiap bulan adalah 50-80 kg limbah medis benda tajam.
IDENTIFIKASI PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 OLEH KARYAWAN PERHOTELAN DI KOTA KENDARI Salifa, Siti; Jafriati, Jafriati; Muchtar, Febriana
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 2, No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v2i1.19006

Abstract

Coronavirus Disease (COVID-19) adalah virus yang menginfeksi sistem pernapasan dengan tingkat penyebaran yang tinggi. Hotel merupakan suatu perusahaan yang berpotensi terhadap penyebaran atau penularan COVID-19 dimana hotel tempat penginapan orang-orang yang dalam perjalanan dari berbagai negara atau kota yang terdampak pandemi COVID-19. Protokol kesehatan di perhotelan  memberi petunjuk kepada karyawan dan pengunjung tentang cara menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan meningkatkan daya tahan tubuh untuk mencegah penyebaran COVID-19 dari satu orang ke orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana penerapan protokol kesehatan COVID-19 oleh karyawan perhotelan di Kota Kendari tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karyawan hotel bintang empat dan bintang tiga di Kota Kendari telah menerapkan protokol kesehatan COVID-19, karena seluruh karyawan telah menerapkan protokol kesehatan, termasuk penggunaan masker, cuci tangan pakai sabun, serta menggunakan hand sanitizer, physical distancing dan meningkatkan daya tahan tubuh. Kesimpulan penerapan protokol kesehatan COVID-19 di hotel berbintang empat dan tiga di Kota Kendari sudah diterapkan.

Page 3 of 13 | Total Record : 129