cover
Contact Name
Septiyanti
Contact Email
jurnal.woph@umi.ac.id
Phone
+628114442464
Journal Mail Official
jurnal.woph@umi.ac.id
Editorial Address
Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI Jl. Urip Sumoharjo Km. 5 (Kampus II UMI) Makassar, Sulawesi Selatan.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Window of Public Health Journal
ISSN : 27212920     EISSN : 27212920     DOI : https://doi.org/10.33096/woph.v1i5.98
Core Subject : Health,
Window of Public Health Journal merupakan jurnal kesehatan masyarakat yang mempublikasi karya ilmiah di bidang kesehatan masyarakat, yaitu penelitian di bidang epidemiologi, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, kesehatan reproduksi, gizi masyarakat, administrasi dan kebijakan kesehatan, manajemen rumah sakit, serta bidang promosi kesehatan. Jurnal ini pertama kali didirikan sejak tahun 2020 oleh Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Window of Public Health Journal diterbitkan pada bulan Juni, Agustus, Oktober, Desember, Februari, dan April
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2024)" : 16 Documents clear
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Senam Lanjut Usia Di Puskesmas Noling Kabupaten Luwu Syiar Cakke. S; Wardiah Hamzah; Mansur Sididi; S, Syiar Cakke.
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i2.47

Abstract

Pemerintah melalui BPJS Kesehatan bekerja sama dengan pihak pelayanan fasilitas kesehatan merancang suatu program yang terintegrasi dengan model pengelolaan penyakit kronis yang disebut sebagai (PROLANIS), salah satu program PROLANIS adalah senam lanjut usia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan senam lanjut usia di Puskesmas Noling Kabupaten Luwu. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross-Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lanjut usia yang terdaftar sebagai peserta senam lanjut usia di Puskesmas Noling Kabupaten Luwu yaitu sebanyak 113 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan Total Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 113 responden. Metode analisis data menggunakan Univariat dan Bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan, sikap, dukungan keluarga dan dukungan tenaga kesehatan dengan kepatuhan senam lanjut usia di Puskesmas Noling Kabupaten Luwu, dengan nilai (p=0,000). Tidak ada hubungan antara keterjangkauan akses dengan kepatuhan senam lanjut usia di Puskesmas Noling Kabupaten Luwu, dengan nilai (p=0,759). Disarankan kepada tenaga kesehatan dapat memberikan penyuluhan secara rutin tentang pengetahuan mengenai pentingnya senam lanjut usia bagi lanjut usia.
Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Tenaga Kerja Bongkar Muat Di Terminal Peti Kemas Kendari Adyssya Githa Assyahra; Nurul Hikmah B; Aulia Rahman
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i2.602

Abstract

Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sangat penting untuk mengisolasi sebagian atau seluruh tubuh dari potensi bahaya ditempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan penggunaan alat pelindung diri pada tenaga kerja bongkar muat di terminal peti kemas kendari. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan cross sectional study. Pengumpulan data dimulai pada tanggal 02 Juni sampai 8 Juni 2022. Sampel penelitian ini berjumlah 100 orang. Analisis bivariat dilakukan dengan uji statistic Chi-Squart. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubugan antara pengetahuan dengan pengunaan APD pada tenaga kerja (p = 0.444). Tidak ada hubungan antara sikap dengan penggunaan APD (p = 0.444) dan tidak ada hubungan antara tindakan dengan penggunaan APD pada tenaga kerja  (p = 1.000). Adapun saran dalam penelitian ini yaitu diharapkan untuk menambah pengetahuan pekerja tentang APD. Untuk tenaga kerja yang masih belum memakai APD secara lengkap dihimbau untuk lebih meningkatkan kesadaran tentang pentingnya penggunaan Alat Pelinudng Diri (APD) dengan mengikuti safety talk dan perlu adanya penghargaan bagi pekerja yang bekerja sesuai standar seperti pekerja yang menggunakan APD yang baik.
Intensitas Pencahayaan Dan Kelelahan Mata Pada Pekerja Bagian Kantor RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar Kismawati; Ikhram Hardi; Chaeruddin Hasan; Nur Ulmy Mahmud; Farihah Muhsanah
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i2.655

Abstract

Kelelahan mata adalah ketegangan pada mata yang disebabkan oleh penggunaan indera penglihatan dalam bekerja yang memerlukan kemampuan untuk melihat objek dalam jangka waktu yang lama dan biasanya disertai dengan kondisi pandangan yang tidak nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kondisi intensitas pencahayaan dan kelelahan mata pada pekerja di bagian kantor RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah survey deskriptif dengan rancangan cross sectional study. Jumlah sampel sebanyak 52 orang yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh dengan cara wawancara kuesioner dan melakukan pengukuran pencahayaan menggunakan Lux Meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata intensitas pencahayaan yang memapari pekerja sebesar 143,5 lux dan sebanyak 51 orang (98,1%) terpapar dengan intensitas pencahayaan yang masih memenuhi syarat sedangkan yang terpapar dengan intensitas pencahayaan yang tidak memenuhi syarat hanya sebanyak 1 orang (1,9%). Ditemukan yang mengalami kelelahan mata sebanyak 32 orang (61,5%) sedangkan tidak mengalami kelelahan mata sebanyak 20 orang (38,5%). Disarankan bagi pekerja agar dapat melakukan relaksasi dan mengambil istirahat setiap 20 menit bekerja di depan komputer dan dapat mengatur jarak mata dari layar monitor.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Perawat Di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Amaliyah, Rizka; Sumiaty; Rezky Aulia Yusuf; Mansur Sididi; Andi Sani
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i2.711

Abstract

Stres kerja terjadi dari ketidaksesuaian antara tuntutan dengan tekanan serta ketidaksesuaian pengetahuan dan kemampuan. Tenaga kesehatan terutama perawat, mempunyai resiko yang sangat tinggi terkena stres, karena perawat memiliki tugas dan tanggung jawab yang sangat tinggi terhadap keselamatan nyawa manusia. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan stres kerja yaitu faktor pekerjaan, faktor individu, faktor luar pekerjaan, dan faktor pendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan stres kerja pada perawat di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah “observational analytic” dengan rancangan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perawat di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid. Sampel diperoleh dengan metode accidental sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 109 perawat. Pengolahan data menggunakan software SPSS dalam analisis univariat dan bivariat  dengan uji korelasi chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara faktor pekerjaan (tuntutan mental = 0.325, beban kerja = 0.984, konflik interpersonal = 0.733, kesempatan kerja = 0.202, dan shift kerja = 0.514), faktor luar pekerjaan (0.262), faktor individu (jenis kelamin = 1, umur = 0.690, status pernikahan = 0.350, dan masa kerja = 0.760), dan faktor pendukung (0.325).
Determinan Kejadian Pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Wilayah Kerja Tamalanrea Kota Makassar Avidsyah, Muhammad Andariza; Andi Asrina; Fairus Prihatin Idris
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i2.1150

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah suatu penyakit disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk aedes aegypti dan aedes albopictus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Determinan kejadian Demam Berdarah Dengue di wilayah kerja Puskesmas Tamalanrea kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Survey Analitik atau penelitian yang mencoba menggali bagaimana dan mengapa fenomena Kesehatan itu terjadi. Populasi dalam penelitian ini adalah Warga sekitar wilayah Kerja Puskesmas Tamalanrea Kota Makassar, yakni berjumlah 149 Responden. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Kriteria Ekslusi dan inklusi. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara Usia dengan Kejadian DBD. Tidak Ada hubungan antara lama kerja dengan kecelakaan kerja (p-value = 0.081 ≤ 0,05). Tidak Ada hubungan Jenis kelamin dengan Kejadian DBD (p-value = 1.000 ≤ 0,05). Tidak Ada hubunganantara Tingkat Pendidikan dengankejadian DBD (p-value = 0,558 ≤ 0,05). Ada hubungan Antara Kepadatan hunian dengan Kejadian DBD (p-value = 0.000 ≤ 0,05). Dari penelitian ini, peneliti menyarankan bagi masyarakat agar memperhatikan kondisi sekitar lingkungan yang dapat memungkinkan terjadinya perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypty, kepada Petugas Puskesmas Tamalanrea untuk meningkatkan program Kesehatan lingkungan dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di wilayah Kerja Puskesmas Tamalanrea Kota Makassar.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia Lamang, Khalishah Yun Safirah; Nur Ulmy Mahmud; Nurul Ulfah Mutthalib
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i2.1160

Abstract

Tidur adalah aktivitas yang akan dilakukan oleh setiap individu yang merupakan aktivitas manusia di kehidupan seseorang dan menjadi salah satu peranan penting dalam faktor kesehatan fisik dan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kualitas tidur pada mahasiswa angkatan 2019 di Fakultas Kesehatan Masyarakat. Jenis penelitian ini dengan pendekatan cross sectional dalam metode kuantitatif. Populasi sebanyak 148 mahasiswa dengan pengambilan sampel yaitu Non Probability Sampling teknik Purposive Sampling. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data. Data analisis menggunakan analisis univariate dan bivariate dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan bermakna antara variabel tingkat stress dengan kualitas tidur dimana diperoleh nilai (p=0,001 < α=0,05) dan ada hubungan antara variabel penggunaan gadget dengan kualitas tidur dimana diperoleh nilai (p=0,003 < α=0,05) sedangkan variabel kebiasaan konsumsi kopi tidak terdapat hubungan yang bermakna dengan kualitas tidur dimana nilai yang diperoleh (p=1,000 > α=0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang bermakna antara variabel tingkat stress dan penggunaan gadget dengan kualitas tidur sedangkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara variabel kebiasaan konsumsi kopi dengan kualitas tidur pada mahasiswa tingkat akhir di Fakultas Kesehatan Masyarakat.
Hubungan Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Dengan Produktivitas Kerja Karyawan Bagian Instalasi Pada PT. Sinergi Gula Nusantara Pabrik Gula Takalar Zyahwa, Siti Adinda; Ella Andayanie; A. Rizki Amelia AP
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i2.1166

Abstract

Hubungan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan produktivitas karyawan sangat penting agar para karyawan dapat terhindar dari kecelakaan akibat kerja dan panyakit akibat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan produktivitas kerja karyawan bagian instalasi pada PT. Sinergi Gula Nusantara Pabrik Gula Takalar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional study. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan produktivtas kerja yang diperoleh nilai p-value = 0,278, karena nilai probabilitas α > 0,05. Tidak ada hubungan antara Pendidikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan produktivtas kerja yang diperoleh nilai p-value = 0,932, karena nilai probabilitas α > 0,05. Tidak ada hubungan antara pelayanan kesehatan dengan produktivtas kerja yang diperoleh nilai p-value = 1,000, karena nilai probabilitas α > 0,05. Tidak ada hubungan antara motivasi dengan produktivtas kerja yang diperoleh nilai p-value = 1,000, karena nilai probabilitas α > 0,05. Dari hasil penelitian ini, peneliti menyarankan bagi perusahaan yaitu tetap menerapkan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), pendidikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), pelayanan kesehatan dan motivasi agar produktivitas kerja karyawan semakin meningkat.
Hubungan Pengetahuan Dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Di Pemadam Kebakaran Kabupaten Maros Astiani Sri Ayulestari; Nurgahayu; Andi Nurlinda
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i2.1246

Abstract

Menurut Occupational Health and Safety Assessment (OHSAS) 18001, kecelakaan kerja yaitu sebuah kejadian yag tidak diharapkan dan menyebabkan kematian, cedera, kehilangan waktu dan rusaknya harta benda. Dalam hasil Konvensi Nasional Kesehatan dan Keselamatan Kerja yang diadakan di Jakarta tahun 1989, kecelakaan industri yaitu suatu peristiwa yang menyebabkan karyawan cedera/sakit atau kerusakan properti perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja pada petugas pemadam kebakaran di Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Maros. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional . Populasi penelitian ini sebanyak 181 petugas pemadam kebakaran yang bekerja di Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Maros. Sampel penelitian ini sebanyak 169 petugas yang diambil menggunakan metode Isaac & Michael. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square dengan derajat kemaknaan (α= 0,05). Hasil penelitian ini menujukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan K3 dengan kejadian kecelakaan kerja (p= 0,000) sedangkan tidak ada hubungan antara status gizi dengan kejadian kecelakaan kerja (p= 0,933) dan tidak ada hubungan antara sikap kerja dengan kejadian kecelakaan kerja (p=1,000). Kesimpulannya adalah terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kejadian kecelakaan kerja pada petugas di Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Maros.
Hubungan Beban Kerja, Lama Kerja, Status Gizi Dengan Kelelahan Kerja Di PT. Japfa Makassar Rahmawati, Indah; Batara, Andi Surahman; Rahman
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i2.1269

Abstract

International Labour Organization (ILO) yang menyebutkan bahwa setiap tahun 2 juta pekerja meninggal dunia karena kecelakaan kerja yang disebabkan faktor kelelahan kerja. Kelelahan kerja biasanya di sebabkan oleh beban kerja berlebih terjadi akibat ketidaksesuaian antara pekerja dengan pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja, lama kerja dan status gizi dengan kelelahan kerja di Pt. Japfa Comfeed Indonesia Tbk Unit makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode cross sectional study untuk menggambarkan hubungan antara beban kerja, lama kerja dan status gizi dengan kelelahan kerja bagian pergudangan di PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk Unit Makassar. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 79 orang. Metode analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan beban kerja dengan kelelahan kerja (p = 0,008), tidak ada hubungan antara lama kerja dengan kelelahan kerja dari hasil uji statistik chi-square tidak adanya diperoleh nilai p value dari hasil penelitian ini sebab data dari lama kerja responden tersebut tidak dapat diuji statistic, ada hubungan status gizi dengan kelelahan kerja (p = 0,025). Diharapkan pihak perusahaan agar melakukan pemeriksaan secara rutin untuk menimalisir terjadinya resiko gangguan Kesehatan yang diakibatkan oleh beban kerja sehingga tidak menimbulkan kelelahan pada pekerja.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Guru Madrasah Aliyah Negeri Pinrang Nurwafiqa Saleh; Ulfa Sulaeman; Abd.Gafur
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i2.1276

Abstract

Stres kerja adalah perasaan tertekan yang dialami pegawai dalam menghadapi pekerjaan. Stres kerja ini tampak dari Simptom, antara lain emosi tidak stabil, perasaan tidak tenang, suka menyendiri, sulit tidur, merokok yang berlebihan, tidak bisa rileks, cemas, tegang, gugup, tekanan darah meningkat, dan mengalami gangguan pencernaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini sebanyak 104 orang guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pinrang. Sampel penelitian ini sebanyak 60 guru yang diambil menggunakan metode purposive sampling dengan teknik non-probability sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square pada tingkat kepercayaan (α= 0,05). Hasil penelitian menunjukkan beban kerja diperoleh p-value = 0,003 dan motivasi kerja diperoleh nilai p-valu = 0,004. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara beban kerja dan motivasi kerja dengan stres kerja pada guru Madrasah Aliyah Negeri Pinrang.

Page 1 of 2 | Total Record : 16