cover
Contact Name
Septiyanti
Contact Email
jurnal.woph@umi.ac.id
Phone
+628114442464
Journal Mail Official
jurnal.woph@umi.ac.id
Editorial Address
Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI Jl. Urip Sumoharjo Km. 5 (Kampus II UMI) Makassar, Sulawesi Selatan.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Window of Public Health Journal
ISSN : 27212920     EISSN : 27212920     DOI : https://doi.org/10.33096/woph.v1i5.98
Core Subject : Health,
Window of Public Health Journal merupakan jurnal kesehatan masyarakat yang mempublikasi karya ilmiah di bidang kesehatan masyarakat, yaitu penelitian di bidang epidemiologi, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, kesehatan reproduksi, gizi masyarakat, administrasi dan kebijakan kesehatan, manajemen rumah sakit, serta bidang promosi kesehatan. Jurnal ini pertama kali didirikan sejak tahun 2020 oleh Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Window of Public Health Journal diterbitkan pada bulan Juni, Agustus, Oktober, Desember, Februari, dan April
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 5 (2024)" : 20 Documents clear
Hubungan Penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan Kejadian Penyakit Akibat Kerja (PAK) dan Produktivitas kerja di PT. Pelindo (Persero) Regional IV Cabang Makassar New Port Yayat, Hidayat; Sitti Fatima; Muhammad Ikhtiar
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i5.713

Abstract

Standard operating procedure atau biasa disingkat SOP merupakan panduan untuk memastikan kegiatan operasional organisasi atau perusahaan berjalan dengan lancar. Penggunaan SOP dalam organisasi bertujuan untuk memastikan organisasi beroperasi secara konsisten, efektif, efisien, sistematis dan terkelola dengan baik, untuk menghasilkan produk yang memiliki mutu konsisten sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap pekerja terhadap penerapan standar operasional prosesur dengan kejadian penyakit akibat kerja dan produktivitas kerja pada pekerja di PT. Pelindo (Persero) Regional IV Cabang Makassar New Port Tahun 2022.Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan rancangan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling dengan jumlah 77 responden. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan uji chi-square pada tingkat kepercayaan 95% (alpha=0.05). Dari hasil penelitian diperoleh bahwa tidak ada hubungan antara sikap pekerja terhadap  penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan kejadian Penyakit Akibat Kerja (PAK) diperoleh bahwa nilai p value=0.919>0.05 dan ada hubungan antara sikap pekerja terhadap penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan produktivitas kerja yang sangat baik diperoleh bahwa nilai p value=0.001<0.05 di PT. Pelindo (Persero) Regional IV Cabang Makassar New Port Tahun 2022.Penelitian ini menyarankan agar pekerja lebih meningkatkan sikap patuh terhadap prosedur untuk menjaga kesehatan dan keselamatan diri, memberlakukan sistem hukuman bagi pekerja yang bekerja tidak sesuai dengan prosedur, karena bekerja sesuai dengan prosedur akan membuat pekerjaan lebih cepat dan singkat dalam mecapai target perusahaan.
Faktor Yang Memengaruhi Tingkat Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 10 Kota Makassar Uswatun Hasanah; A. Rizki Amelia; Septiyanti
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i5.1625

Abstract

Remaja sebagai generasi penerus yang menderita anemia bisa berdampak luar biasa nantinya. Pemerintah Sudah memberikan upaya sebagai pengatasan masalah anemia terkhusus untuk wanita melalui program suplementasi zat gizi besi yang sasarannya adalah remaja (12-18 tahun) dalam institusi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor utama dalam tingkat kepatuhan rematri dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah di SMA Negeri 10 Kota Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitiankuantitatif dengan rancangan cross sectional study. Sampel penelitian ini sebanyak 246 siswa yang diambil menggunakan teknik propotional stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner lalu dianalisis melalui multivariat dengan uji Regresi Linear Berganda. Hasil penelitiannya ini menujukkan tidak terdapat pengaruh antara pengetahuan pada kepatuhan konsumsi TTD (t.sig = 0,777 <0,05). Terdapat pengaruh signifikan sikap dengan kepatuhan konsumsi TTD (t.sig = 0,000 < 0,05). Ada pengaruh dari dorongan guru pada kepatuhan konsumsi TTD (t.sig = 0,001 < 0,05). Tidak terdapat pengaruh dari dorongan orang tua pada kepatuhan konsumsi TTD (t.sig = 0,305 < 0,05). Kesimpulannya adalah terdapat pengaruh antara sikap dan dukungan guru terhadap kepatuhan konsumsi pada rematri dan tidak terdapat pengaruh antara pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan konsumsi TTD di SMAN 10 Kota Makassar sehingga disarankan khususnya kepada pihak sekolah, hendaknya berupaya untuk mengadakan sosialisai kepada siswa dan juga terhadap orang tua siswi mengenai pemberian tablet tambah darah di di rumah.
Identifikasi Keberadaan Dan Bentuk Mikroplastik Depot Air Minum Isi Ulang Di Kelurahan Pampang Kota Makassar Rachmi, Nur; Abd. Gafur; Hidayat
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i5.1864

Abstract

Plastik secara global tahun 2020 tercatat sekitar 368 juta ton, dengan Asia menjadi produsen terbesar sebanyak 51%. Mikroplastik saat ini terdeteksi di air laut, air limbah, air tawar, makanan, udara dan menjadi perhatian dunia. Masyarakat di Kelurahan Pampang Kota Makassar lebih banyak menggunakan air minum isi ulang, lemahnya pengawasan kualitas produksi air minum isi ulang berpotensi menjadi penyebab kehadiran mikroplastik yang tentunya menjadi perhatian karena dapat berdampak buruk terhadap lingkungan dan akhirnya membahayakan nyawa. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional deskriptif. Sampel lingkungan sebanyak 6 depot air menggunakan metode purposive sampling. Data kadar konsentrasi, bentuk, warna, ukuran mikroplastik pada depot air minum isi ulang diperoleh dari laboratorium. Hasil identifikasi pemeriksaan mikroplastik pada air minum isi ulang di Kelurahan Pampang Kota Makassar menunjukkan bahwa semua sampel positif mengandung mikroplastik. Mikroplastik yang banyak ditemukan berbentuk yaitu bentuk line dan film dengan ukuran 0,322-8,155 mm. kelimpahan rata-rata mikroplastik 0,0034 dan warna yang ditemukan biru, merah, transparan dan coklat. Disarankan kepada pemerintah maupun pemilik depot air minum isi ulang untuk melakukan pemantauan dan penguatan pengawasan terhadap kualitas air minum isi ulang.
Pengaruh Kebiasaan Sarapan dan Kualitas Tidur Terhadap Konsentrasi Siswa di SMP Anak Indonesia Makassar Raihanah, Nadhilah; Arman; Muh. Khidri Alwi; Sumiaty; Septiyanti
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i5.1896

Abstract

Salah satu kebiasaan anak muda saat ini ialah kurang minatnya dalam membiasakan diri untuk sarapan. Sarapan yang tidak memadai memungkinkan seseorang mengalami hipoglikemia, yaitu suatu keadaan rendahnya kadar gula didalam darah. Hal inilah yang menyebabkan seseorang akan merasakan tubuhnya menjadi lemas, bergetar, pusing, dan melemahnya konsentrasi. Selain sarapan, kualitas tidur anak di usia sekolah pun menjadi salah satu faktor terhadap konsentrasi anak. Kuantitas dan kualitas tidur yang buruk dapat mengakibatkan berkurangnya daya ingat dan konsentrasi belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kebiasaan sarapan dan kualitas tidur terhadap konsentrasi siswa di SMP Anak Indonesia Makassar. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Hasil riset menunjukkan tidak adanya pengaruh antara kebiasaan sarapan terhadap konsentrasi siswa (p = 0.969). Ada pengaruh kualitas tidur terhadap konsentrasi siswa di SMP Anak Indonesia (p = 0.000). Saran yang diberikan bagi siswa, diharapkan untuk mengurangi aktivitas pada malam hari yang dapat menggangu dan mengurangi waktu tidur. Bagi orangtua, diharapkan untuk mengarahkan dan mendisiplinkan anak perihal waktu tidur anak pada malam hari, dan bagi tempat penelitian, diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan pengetahuan baru untuk meningkatkan kualitas tidur siswa terhadap keterkaitannya pada konsentrasi siswa didiknya.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Antenatal Care (ANC) Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Sudiang Kota Makassar Nurhikma; Haeruddin; Arni Rizqiani Rusydi
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i5.1947

Abstract

Antenatal Care adalah layanan kesehatan ibu hamil guna menurunkan angka meninggalnya bayi serta ibu. Pelaksanaan program antenatal care memiliki tujuan guna mempersiapkan untuk kebaikan mental serta fisik dan menyeleamtkan anak serta ibu di saat sedang hamil, masa bersalin hingga nifas. Temuan ini memiliki tujuan guna melihat faktor yang mempunya ikaitan dengan kunjungan antenatal care pada ibu hamil di Puskesmas Sudiang Kota Makassar Tahun 2024. Peneliti menerapkan jenis penelitian kuantitatif melalui penelitian cross sectional. Sampel penelitian ini merupakan ibu hamil di Puskesmas Sudiang Kota Makassar dengan banyak populasi sebanyak 136 ibu hamil dan besar sampel sebanyak 101 ibu hamil yang ditentukan menggunakan rumus lameshow. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya keterkaitan dari pengetahuan kunjungan ANC melalui p (value) = 0,033, tidak adanya keterkaitan dari jarak tempat tinggal pada kunjungan ANC melalui p (value) = 0,463, tidak terdapat keterkaitan dari fasilitas kesehatan pada kunjungan ANC melalui p (value) = 0,279, tidak adanya keterkaitan dari pendamping untuk melakukan pemeriksaan pada kunjungan ANC melalui p (value) = 0,262, adanya keterkaitan antara perilaku petugas kesehatan pada kunjungan ANC melalui p (value) = 0,019, tidak adanya keterkaitan antara keberadaan petugas kesehatan di tempat pada kunjungan ANC melalui p (value) = 0,926, terdapat keterkaitan diantara ketepatan waktu pelayanan pada kunjungan ANC dengan p (value) = 0,000. Temuan ini memiliki kesimpulan yaitu adanya keterkaitan dari pengetahuan, perilaku petugas kesehatan, dan ketepatan waktu pelayanan dengan kunjungan ANC. Diharapkan kepada ibu hamil untuk meningkatkan pengetahuannya tentang pentingnya ANC dan diharapkan pula untuk pihak puskesmas untuk memberikan pelayanan yang ramah serta pelayanan yang cepat dan tepat terhadap pelayanan pada ANC.
Evaluasi Pengelolaan Sediaan Farmasi Di Puskesmas Bara-Baraya Kota Makassar Fauziah, Khafifahtul; Nurmiati Muchlis; Hamzah, Wardiah
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i5.1953

Abstract

Proses pengelolaan obat di Puskesmas sangat penting untuk menjadi perhatian, karena jika pengelolaan obat tidak sesuai dengan prosedur, maka akan menyebabkan masalah seperti ketersediaan obat berkurang, obat menumpuk akibat perencanaan obat yang tidak sesuai, tumpang tindih anggaran, serta resiko obat kadaluarsa, rusak, hingga deadstock. Berdasarkan observasi awal pengelolaan obat yang dilakukan di Puskesmas Bara-Baraya biasanya banyak terjadi kendala yaitu terjadinya kekurangan dan kehabisan stok obat dikarenakan biasanya obat masuk memiliki jadwal tertentu yaitu di pertengahan bulan dalam setahun sehingga di bulan-bulan awal biasanya banyak terjadi kekurangan obat dan juga untuk pengadaan obat tidak terlalu efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan sediaan farmasi di puskesmas Bara-Baraya.Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bermaksud untuk mengetahui dan mengevaluasi sistem pengelolaan sediaan farmasi sesuai dengan pedoman yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan terkait Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas Tahun 2019 pada tahap pengelolaan sediaan farmasi di Puskesmas Bara-Baraya Kota Makassar dengan menggunakan lembar observasi, melakukan wawancara mendalam serta telaah dokumen.Dari hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat tiga aspek pengelolaan yang sudah dijalankan sesuai dengan petunjuk teknis standar pelayanan kefarmasian di Puskesmas yang dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia yaitu aspek pemilihan dan perencanaan, pengadaan, penyimpanan, serta pencatatan dan pelaporan. Terdapat 2 aspek yang kurang sesuai atau kurang memenuhi yaitu aspek pengendalian persediaan obat dan pendistribusian obat. Serta terdapat satu aspek yang tidak sesuai sama sekali yaitu aspek pemusnahan dan penarikan obat. Proses pengelolaan obat utamanya terkait pengendalian persediaan farmasi hendaknya lebih diperhatikan secara menyeluruh, begitu pula dengan pendistribusian serta penarikan dan pemusnahan obat.
Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan Kandungan Mikroplastik dalam Kerang Kijing (Pilsbryoconcha exilis) pada masyarakat di Perairan Galesong Utara Aulia, Firda; Baharuddin, Alfina; Abd. Gafur
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i5.1979

Abstract

Sampah laut secara global berupa plastik tersebar di berbagai lingkungan laut, termasuk garis pantai, permukaan laut, dan dasar laut yang menyumbang sekitar 95% dari total akumulasi sampah laut. Menurut data dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), negara ini mampu menghasilkan sekitar 64 juta ton sampah plastik setiap tahunnya. Mikroplastik dapat menimbulkan potensi risiko kesehatan yang melibatkan gangguan kekebalan, kerusakan saraf otak, gangguan reproduksi, serta potensi karsinogenik. Selain itu, risiko kesehatan lainnya yang dapat ditimbulkan akibat mikroplastik dan bahan kimia yang terkandung di dalamnya mencakup gangguan reproduksi, gangguan fungsi hati, gangguan fungsi ginjal dan anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko kesehatan lingkungan akibat kandungan mikroplastik dalam kerang kijing (Pilsbryoconcha exilis) di perairan Galesong Utara Tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional deskriptif dengan pendekatan Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL) dengan mengukur faktor-faktor risiko pada waktu yang sama untuk memberikan prediksi besarnya risiko kesehatan akibat kandungan mikroplastik yang terdapat dalam kerang kijing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua sampel kerang kijing yang diperiksa positif mengandung mikroplastik. Rata-rata konsentrasi kelimpahan mikroplastik dalam kerang kijing yaitu 0,245 gram. Berdasarkan Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL), asupan (intake) pada masyarakat yang mengonsumsi kerang kijing baik realtime maupun lifetime masih berada dibawah besaran risiko nilai RQ<1, artinya tidak berisiko pajanan mikroplastik saat ini hingga beberapa tahun mendatang.
Determinan Perilaku Ibu Hamil Terhadap Pemeriksaan Triple Eliminasi (HIV, Sifilis, Hepatitis B) Di Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar Akila, Nur; Nur Ulmy Mahmud; Sartika
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i5.1982

Abstract

Program triple eliminasi merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran penyakit dari ibu ke bayi. Ketiga penyakit ini memiliki karakteristik yang sama yaitu memiliki cara penyebaran yang sama yaitu melalui hubungan seksual, transfusi selama kehamilan saat bayi dalam kandungan. Pelaksanaan trieliminasi di Indonesia berdasarkan Permenkes No. 52 Tahun 2017 tentang Eliminasi Penularan HIV, Sifilis dan Hepatitis B dari ibu ke anak menjadi satu paket dalam pelayanan antenatal terpadu dengan menetapkan cakupan indikator minimal 95% dari seluruh ibu hamil. Adapun jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional, adapun lokasi penelitian ini yaitu Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar, jumlah populasi 377 ibu hamil dan jumlah sampel 147 responden. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perilaku  Ibu Hamil Terhadap Pemeriksaan  Triple  Eliminasi Di Puskesmas Kassi-Kassi  Kota Makassar. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa Ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan pemeriksaan Triple Eliminasi pada ibu hamil Di Puskesmas Kassi-Kassi  Kota Makassar (p value 0,020 < 0,05), ada hubungan antara sikap dengan pemeriksaan Triple Eliminasi pada ibu hamil Di Puskesmas Kassi-Kassi  Kota Makassar (p value 0,000 < 0,05), ada hubungan antara Dukungan keluarga dengan pemeriksaan Triple Eliminasi pada ibu hamil Di Puskesmas Kassi-Kassi  Kota Makassar (p value 0,000 < 0,05). Diharapkan Pihak puskesmas dapat mempertahankan serta senantiasa memberikan edukasi untuk lebih menambah pengetahuan ibu hamil terkiat peremiksaan Triple Eliminasi. serta ibu hamil diharapkan aktif mencari informasi tentang Triple Eliminasi dan wajib melakukan pemeriksaan Triple Eliminasi dan peneliti selanjutnya dapat menyempurnakan penelitian ini dengan mengembangkan variabel lainnya yaitu peran tenaga kesehatan sebagai askes informasi.
Hubungan Faktor Individu Dan Faktor Pekerjaan Dengan Nyeri Punggung Bawah pada Nelayan di Desa Beru-Beru Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju Nawiraeda, Citra; Ikhram Hardi S; Nurul Ulfah Mutthalib
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i5.2000

Abstract

Dari Survei awal di kalangan pekerja nelayan di Desa Beru-Beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Menunjukkan bahwa ada peningkatan dalam aktivitas penangkapan ikan dilakukan setiap hari hingga malam dengan peralatan seadanya dan bantuan tenaga manusia. Dari 8 orang nelayan yang telah diwawancarai 6 orang nelayan diantaranya mengeluhkan nyeri punggung bawah, dengan keluhan lain seperti sakit punggung, bahu, dan kaki. Kemudian proses penangkapan ikan yang tidak optimal, terutama dengan gerakan yang monoton dan berulang, hingga menyebabkan nyeri punggung bawah dalam jangka waktu panjang. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dan dengan konsep cross-sectional. Popolasi dalam penelitian ini ialah sekelompok masyarakat nelayan yang berjumlah 70 orang dan sampel penelitian yaitu sebanyak 59 yang berasal dari Desa Beru-Beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, dengan menggunkan rumus Slovin. Hasil Data dikumpulkan menggunakan skala nyeri dan kecemasan (William J.K Zung, 1993) dan kuesioner Rapid Entire Body Assessment (REBA). Setelah itu, data di uji melalui uji Chi-Square dengan signifikansi 95% (α=0,05). Didapatkan hasil yang menunjukkan bahwa tidak terdapat korelasi masa kerja (ρ=0,494 > α=0,05), namun terdapat korelasi signifikan antara sikap kerja (ρ=0,002 < α=0,05), usia (ρ=0,016 < α=0,05) dan lama kerja (ρ=0,002 < α=0,05) pada pekerja nelayan di Desa Beru-Beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh antara sikap kerja, usia, dan lama kerja ) pada pekerja nelayan di Desa Beru-Beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju.
Analisis Kebijakan Penanganan Stunting Di Kota Makassar Khususnya Wilayah Kerja Puskesmas Bangkala Kecamatan Manggala Putri Ayu Salwatiah Syamsuddin; A. Rizki Amelia AP; A. Multazam Mustari
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i5.2030

Abstract

Berdasarkan data awal dari Dinas Kesehatan tahun 2024, jumlah balita stunting di Puskesmas Bangkala adalah 288 dengan prevalensi 2,79%. Data dari penanggung jawab stunting di Puskesmas Bangkala menunjukkan peningkatan dalam tiga tahun terakhir, dengan 99 balita stunting pada tahun 2024 dan prevalensi 4,6%. Penelitian ini bertujuan menganalisis Kebijakan Penanganan Stunting Di Kota Makassar, Khususnya Wilayah Kerja Puskesmas Bangkala, Kecamatan Manggala Tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif untuk mengetahui pelaksanaan kebijakan penanganan stunting sesuai Perpres No. 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting, menggunakan wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program imunisasi, pemberian vitamin A, makanan tambahan untuk anak kurus, serta pemantauan dan promosi pertumbuhan di Puskesmas Bangkala berjalan baik sesuai regulasi. Meskipun terdapat kendala kekurangan vaksin, upaya optimal tetap dilakukan. Program stunting di Puskesmas Bangkala sesuai dengan Peraturan Presiden, mencakup kegiatan seperti imunisasi, pemberian vitamin A, makanan tambahan, dan pemantauan pertumbuhan. Semua tahap dilaksanakan sesuai pedoman pemerintah, memastikan prosedur dan intervensi berjalan baik. Pendekatan holistik ini melibatkan penyuluhan, konseling, dan monitoring rutin untuk mengoptimalkan efektivitas program penanganan stunting. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan penanganan stunting di Puskesmas Bangkala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar telah dilaksanakan dengan baik. Namun, terdapat beberapa aspek yang belum maksimal, seperti ketersediaan vaksin yang kurang pada saat pelaksanaan imunisasi, sehingga sebagian balita harus menunggu pemberian imunisasi yang kemudian diarahkan ke Puskesmas Bangkala.

Page 1 of 2 | Total Record : 20