cover
Contact Name
Septiyanti
Contact Email
jurnal.woph@umi.ac.id
Phone
+628114442464
Journal Mail Official
jurnal.woph@umi.ac.id
Editorial Address
Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI Jl. Urip Sumoharjo Km. 5 (Kampus II UMI) Makassar, Sulawesi Selatan.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Window of Public Health Journal
ISSN : 27212920     EISSN : 27212920     DOI : https://doi.org/10.33096/woph.v1i5.98
Core Subject : Health,
Window of Public Health Journal merupakan jurnal kesehatan masyarakat yang mempublikasi karya ilmiah di bidang kesehatan masyarakat, yaitu penelitian di bidang epidemiologi, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, kesehatan reproduksi, gizi masyarakat, administrasi dan kebijakan kesehatan, manajemen rumah sakit, serta bidang promosi kesehatan. Jurnal ini pertama kali didirikan sejak tahun 2020 oleh Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Window of Public Health Journal diterbitkan pada bulan Juni, Agustus, Oktober, Desember, Februari, dan April
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 762 Documents
Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Pekerja PT. Bosowa Propertindo Makassar Hidayat, Nur; Ulfa Sulaeman; Rahman, Aulia
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i4.748

Abstract

  Laporan National Institue of Occupational Health and Safety (NIOSH) menunjukan bahwa terdapat dua penelitian mengenai tingkat stres kerja ditempat kerja di Amerika, yang pertama hasil survei yang telah dilakukan oleh Familier and Work Instituet menunjukan sejumlah 26% pekerja sering mengalami stres ditempat kerja, yang kedua hasil survei yang telah dilakukan oleh Yale University menunjukan sebanyak 20% pekerja mengalami stres kerja.Penelitian ini menggunakan kuantitaf dan menggunakan rancangan penelitian cross sectional study. yang mencoba menggali bagaimana dan mengapa fenomena itu terjadi. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 35 pekerja, dan sampel yang di ambil dengan menggunakan total sampling yaitu sebanyak 35 pekerja. Metode pengumpulan data yaitu, data primer dan data ssekunder. Analisik data yang digunakan yaitu analisis unuvariat dan analisis bivariat.Hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi square dan diperoleh beban kerja dengan stres kerja pada pekerja dengan angka p=0,000 <0,05, lingkungan kerja denga stres kerja pada pekerja dengan angka p=0,082 ≥0,05, status gizi dan stres kerja pada pekerja p=0,179 ≥0,05, masa kerja dan stress kerja p=0,085 ≥0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara beban kerja dengan stres kerja dan tidak ada hubungan antara lingkungan, status gizi, masa kerja dengan stres kerja pada pekerja di PT. Bosowa Propertindo Makassar Tahun 2022 disarankan penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan masukan pada pekerja khususnya pekerja di PT. Bosowa Propertindo.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Tindakan Tidak Aman Pekerja Operator Bongkar Muat Di PT. Pelindo Jihan Nabila; Andi Sani; Ella Andayanie
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i2.750

Abstract

Tindakan tidak aman (unsafe action) adalah perilaku atau tindakan manusia yang dapat memungkinkan terjadinya kecelakaan pada diri sendiri maupun orang lain pada saat bekerja, tindakan tidak aman dapat meningkatkan kemungkinan bahaya atau cedera hingga kematian bagi pekerja. Adapun data kecelakaan kerja yang di dapatkan dari PT Pelindo IV (Persero) Makassar New Port dalam pekerja bagian operator bongkar muat pada tahun 2021 bahwa terdapat 7 kasus  kecelakaan kerja yang telah terjadi. Hal ini disebabkan oleh pekerja yang tidak berperilaku K3 atau disebabkan karena tindakan serta kondisi lingkungan yang tidak aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tindakan tidak aman (unsafe action ) pada pekerja bagian operator bongkar muat. Jenis penelitian ini merupakan penelitian  kuantitatif dengan desain cross sectional study dan pengambilan sampel total sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh operator PT Pelindo IV (Persero) Makassar New Port, yaitu sebanyak 48 operator. Analisis data menggunakan uji bivariat dengan uji kolerasi Chi-square pada tingkat kepercayaan 95% (p=0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara masa kerja dengan tindakan tidak aman (p value = 0,001), ada hubungan antara pengetahuan dengan tindakan tidak aman (p value = 0,018), ada hubungan antara  kelelahan kerja dengan tindakan tidak aman (p value = 0,000), tidak ada hubungan antara pengawasan K3 dengan tindakan tidak aman (p value = 0,662), tidak ada hubungan antara penggunaan APD dengan tindakan tidak aman ( p value 0,739). Saran peneliti kepada perusahaan untuk mengoptimalkan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja melalui pelatihan, meningkatkan pengawasan di lapangan.
Dukungan Teman Sebaya Berhubungan Dengan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri Ilham, A. Fasya Tenri Awaru; Yusriani, Yusriani; Bur, Nurdardiansyah
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i2.752

Abstract

Sekitar 40% di Negara berkembang berkaitan dengan anemia pada masyarakat dan kebanyakan anemia pada masyarakat khususnya remaja putri yang terjadi disebabkan oleh defisiensi besi. Defisiensi besi dapat dicegah dengan mengkonsumsi suplemen tablet tambah darah diberikan untuk menghindari remaja putri dari anemia. Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) merupakan cara efektif untuk mengatasi masalah anemia, apabila dikonsumsi secara rutin akan terjadi peningkatan pada kadar Hb. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan teman sebaya dengan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMP Negeri 1 Mamuju. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan rancangan cross-sectional study dengan jumlah sampel 72 responden. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan metode komputerisasi dengan bantuan Software SPSS untuk menghasilkan informasi yang jelas dan benar sesuai dengan tujuan penelitian. Metode analisis data menggunakan Univariat, Bivariat dengan uji Chi-square pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian diperoleh bahwa variabel yang berhubungan terhadap konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri adalah dukungan teman sebaya. Diharapkan kepada remaja putri untuk meningkatkan  konsumsi tablet tambah darah dimasa remaja dan sedini mungkin agar dapat terhindar dari penyakit anemia dan bisa menjadikan remaja putri generasi yang sehat dan cerdas dimasa mendatang.
Hubungan Knowledge Management dengan Kinerja Tenaga Kesehatan di Puskesmas Timampu Luwu Timur Aqilah Nurulwaqhia; Haeruddin; Andi Rizki Amelia
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i2.755

Abstract

Knowledge management merupakan suatu disiplin ilmu yang memperlakukan modal intelektual sebagai aset yang akan dikelola. Dalam sistem Knowledge Manajement memberikan informasi yang tepat dan akurat kepada orang yang tepat pada saat yang tepat, dan menyediakan alat-alat atau media untuk menganalisis informasi tersebut, dan memberikan daya tanggap terhadap hasil yang mereka peroleh dari informasi tersebut. Knowledge Management dapat mengubah pengalaman dan informasi menjadi sebuah hasil. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Knowledge Management dengan Kinerja Tenaga Kesehatan di Puskesmas Timampu Luwu Timur. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Menggunakan teknik total sampling yang diambil sebanyak 59 orang. Analisis menggunakan uji bivariat dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara Knowledge Management denga Kinerja Tenaga Kesehatan pada variabel Sosialisasi (p-value 0,003), Eksternalisasi (p-value 0,004), Kombinasi (p-value 0,002) dan variabel Internalisasi (p-value 0,000). Diharapkan tenaga kesehatan meningkatkan penciptaan Knowledge Management dengan pertemuan tatap muka agar terjadi interaksi yang baik dengan cara berbagi pengalaman dalam menciptakan konsep baru membuat laporan dan tulisan sehingga kemudian dapat dipelajari agar meningkatnya kinerja.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Di PT. FKS Multi Agro Tbk. Makassar Baharuddin, Nadya; Alfina Baharuddin; Masriadi
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i2.763

Abstract

Tenaga kerja merupakan sumber daya yang berperan sebagai pengerak dalam pekerjaan dan dapat dikatakan sebagai ujung tombak pada suatu pekerjaan, sehingga tenaga kerja seharusnya lebih diperhatikan dan dilindungi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada karyawan PT. FKS Multi Agro Tbk. cabang Makassar. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan observasional analitik menggunakan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan di PT. FKS Multi Agro Tbk. yaitu sebanyak 39 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan sampel sebesar 39 orang. Metode analisis yang digunakan menggunakan analisis univariat, bivariat dengan menggunakan chi-square dan multivariat dengan menggunakan uji regresi logistik berganda. Hasil analisis dengan menggunakan uji chi-square didapatkan bahwa terdapat hubungan antara usia dengan kelelahan kerja berdasarkan nilai p-value=0.000, ada hubungan antara masa kerja dengan kelelahan kerja berdasarkan nilai p-value=0.000, tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan kelelahan kerja berdasarkan nilai p-value=0.131, terdapat hubungan antara lama kerja dengan kelelahan kerja berdasarkan nilai p-value=0.002, tidak ada hubungan antara beban kerja dengan kelelahan kerja berdasarkan nilai p-value=0.099 dan tidak terdapat hubungan antara intensitas kebisingan dengan kelelahan kerja berdasarkan nilai p-value=0.157. Berdasarkan hasil uji regresi logistik berganda didapatkan variabel yang paling memiliki hubungan kuat terhadap kelelahan kerja adalah variabel masa kerja dengan nilai sig 0.004 dan exp(B) 27.421. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ada hubungan antara usia, masa kerja dan lama kerja dengan kelelahan kerja pada karyawan. Saran bagi perusahan untuk melakukan pemantauan status kesehatan dan status gizi karyawan dengan menghitung kebutuhan energi yang sesuai dengan kebutuhan karyawan dan pemberian edukasi gizi pada karyawan. Bagi karyawan jika merasa mengalami kelelahan sebaikya melakukan pereganggan otot untuk menghindari kelelahan yang berlanjut dan mengurangi kelelahan di otot.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Di Pustu Pulau Langkai Kota Makassar Annisa, Nur; Andi Nurlinda; Sumiaty
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i4.766

Abstract

Hipertensi disebut juga The Silent Killer hal tersebut dikarenakan gejalanya yang tidak tampak dan jika tidak diberi pengobatan mampu menyebabkan komplikasi seperti penyakit pembuluh darah dan jantung, stroke serta gangguan ginjal yang bisa mengakibatkan kecacatan bahkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada kelompok umur 45-65 tahun di Pustu Pulau Langkai Kota Makassar Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan menggunakan desain cross sectional dengan teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling, sampel penelitian ini sebanyak 64 orang. Data diambil dengan menggunakan kuesioner dianalisis dengan univarian dan bivariate dengan uji chi square. Hasil penelitian ini tidak ada hubungan jenis kelamin dengan kejadian hipertensi pada kelompok umur 46-65 tahun (p=0,711), pendidikan (p=0,002), Pekerjaan (p= 0,720), Riwayat keluarga (p=0,002), obesitas (p=0,253), kebiasaan merokok (p=1,000), aktivitas fisik (0,343), pola makan (p= 0,001), asupan garam (p=0,016). Untuk masyarakat Pulau Langkai agar meningkatkan pola makan sehat, mengurangi konsumsi makanan dengan kadar garam yang tinggi, mengurangi makanan yang berlemak dan melakukan aktivitas fisik secara rutin. Selain itu diperlukan diperlukan juga memeriksakan tekanan darah secara rutin baik di pustu.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah Pada Pekerja Pabrik Rumahan Pembuat Gula Merah di Desa Banyuwangi Kabupaten Luwu Utara Budi Santoso, Priyo; Nur Ulmy Mahmud; Nasruddin Syam
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i3.768

Abstract

Nyeri Punggung Bawah (NPB) adalah suatu sindroma nyeri pada ekstremitas atas yang terjadi pada region punggung bagian bawah yang merupakan akibat dari berbagai sebab. Secara ekonomi industri pabrik rumahan gula merah akan berdampak positif terhadap penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar, kondisi ini sangat membantu kebutuhan hidup sehari-hari. Berdasarkan The Global Burden of Disease 2010 Study (2010), dari banyaknya 291 penyakit yang diteliti, NPB merupakan penyumbang terbesar kecacatan global. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keluhan nyeri punggung bawah pada pekerja pabrik rumahan pembuat gula merah di Desa Banyuwangi Kabupaten Luwu Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode Cross Sectional Study. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling Sampel penelitian sebanyak 58 orang. Data diambil dengan menggunakan kuesioner berdasarkan The Pain And Distress Scale (William J.K Zung, 1993) selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji Chi-square pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan yang signifikan antara variabel umur, masa kerja, beban kerja dan sikap kerja dengan keluhan nyeri punggung bawah dengan nila (ρ value=0,000). Sedangkan untuk lama kerja tidak dapat diuji analisis karena semua pekerja memiliki lama kerja yang sesuai standar (<8 jam/hari). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu pada variabel umur, masa kerja, beban kerja dan sikap kerja terdapat hubungan yang signifikan terhadap keluhan nyeri punggung bawah pada pekerja pabrik rumahan pembuat gula merah. Sedangkan lama kerja, tidak dapat dianalisis karena semua pekerja memiliki lama kerja yang sesuai dengan standar. Disarankan kepada peneliti selanjutnya sebaiknya meneliti faktor lain yang dapat mempengaruhi terjadinya keluhan nyeri punggung bawah.
Pengaruh Pemberian Edukasi Media Poster Terhadap Pengetahuan Pencegahan Penyebaran Covid-19 Siswa Di SMA Al-Hikmah Andi Alya Nabila Maharani Putri; Fairus Prihatin Idris; Abd. Gafur
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i3.770

Abstract

Coronavirus Disease 2019 atau lebih dikenal dengan COVID-19 merupakan salah satu virus varian baru yang ditetapkan oleh World Health Organization (WHO) sebagai Pandemi pada tanggal 11 Maret 2020. Dalam menyelamatkan masyarakat dari Pandemi COVID-19 sekaligus dampak sosial ekonominya, pemerintah Indonesia mulai menerapkan New Normal. Beberapa kebijakan yang dibuat pada aturan New Normal ini salah satunya adalah pembelajaran tatap muka (PTM). Pada Oktober 2020, Indonesia adalah salah satu diantara empat negara di Kawasan Asia Timur dan Pasifik yang belum melakukan pembelajaran tatap muka secara penuh. Hal ini berpotensi menimbulkan dampak sosial negatif yang berkepanjangan seperti hilangnya minat belajar, kesenjangan capaian belajar hingga putus sekolah. Dalam mengatasi hal tersebut, pemerintah menetapkan aturan yang tertuang dalam SKB 4 Menteri pada 22 Desember 2021 tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi coronavirus disease 2019 (COVID-19). Pada aturan tersebut, agar dapat terlaksananya pembelajaran tatap muka, sekolah perlu memastikan terpenuhinya beberapa persyaratan salah satu diantaranya adalah tersedianya poster dan/atau media komunikasi, informasi dan edukasi lainnya pada area strategis di lingkungan satuan pendidikan yang mencakup informasi pencegahan COVID-19 dan gejalanya, protokol kesehatan selama berada di lingkungan satuan pendidikan, informasi area wajib masker, pembatasan jarak fisik, serta penerapan etika batuk atau bersin. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pengaruh pemberian edukasi melalui media poster terhadap perilaku pencegahan penyebaran COVID-19 siswa di Era New Normal di SMA Al-Hikmah Surabaya. Metode penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan pendekatan cross sectional dengan metode kuantitatif. Jumlah populasi pada penelitian ini sebanyak 77 dengan teknik Purposive Sampling. Dan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data analisis mengunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji McNemar.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Minat Masyarakat Dalam Penggunaan BPJS Di Puskesmas Lauleng Bukit Harapan Tsamara, Riqqah; Nurmiati Muchlis; Nurul Hikmah B
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i3.771

Abstract

Pemanfaatan salah satu upaya pemerintah untuk menjamin hak asasi manusia dalam hal kesehatan, yakni dengan mengeluarkan kebijakan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2013 tentang Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) bagi seluruh masyarakat. BPJS bertujuan untuk mewujudkan terselenggaranya pemberian jaminan terpenuhinya kebutuhan dasar hidup yang layak bagi setiap peserta dan/atau anggota keluarganya. Salah satu wilayah kerja Puskesmas Kota Parepare yaitu Wilayah Kerja Puskesmas Lauleng Bukit Harapan yang peserta BPJS kesehatannya masih rendah terutama peserta Non PBI yang hanya sekitar 9% persen dari jumlah penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan minat masyarakat dalam penggunaan BPJS Mandiri di Wilayah Kerja Puskesmas Lauleng Kota Parepare. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Lauleng Bukit Harapan yaitu di kelurahan Bukit Harapan Kota Parepare yaitu sebanyak 219 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Metode analisis data menggunakan analisis univariat dan brivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian diperoleh bahwa variabel yang berhubungan antara minat masyarakat dalam penggunaan BPJS Mandiri di Wilayah Kerja Puskesmas Lauleng Bukit Harapan Kota Parepare adalah pengetahuan (p value = 0,000), sikap (p value = 0,003), pendapatan (p value = 0,037), dan dukungan keluarga (p value = 0,001). Saran untuk peneliti selanjutnya yaitu melakukan penelitian dengan variabel lainnya serta menggunakan metode yang berbeda untuk menggali lebih dalam sehingga dapat diketahui faktor-faktor lain yang juga berhubungan dengan penggunaan masyarakat dalam BPJS Kesehatan Mandiri.
Hubungan Perilaku Makan Orang Tua Dengan Perilaku Picky Eating Pada Balita Di Posyandu Iradhah Azzahrah; Andi Nurlinda; Rezky Aulia Yusuf
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i3.774

Abstract

Masalah gizi anak merupakan masalah yang sering terjadi di masyarakat dan memerlukan penanganan segera. Picky eating didefinisikan sebagai perilaku anak yang mengkonsumsi makanan dengan variasi makanan yang tidak cukup dan menolak sejumlah makanan tertentu, baik makanan baru maupun makanan yang telah dikenal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku makan orang tua dengan perilaku picky eating (pilih-pilih makanan) pada balita usia 24-59 bulan di Posyandu Desa Murante Kabupaten Luwu. Penelitian ini adalah penelitian cross – sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita di Posyandu Desa Murante berjumlah 114 balita. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 78 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara perilaku makan orang tua (ρ = 0.521 α>0.05) dengan perilaku picky eating. Kesimpulan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara perilaku makan orang tua dengan perilaku picky eating. Penelitian ini menyarankan agar orang tua memberikan contoh perilaku makan yang baik kepada anak, meluangkan waktu makan bersama, menghindari perilaku memaksa dan meningkatkan variasi makanan anak.