cover
Contact Name
Dina Indriyani
Contact Email
dinaindriyani08@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalpphk@unsur.ac.id
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Imu Pendidikan, Universitas Suryakancana, Cianjur. Dr. Muwardi, By Pass Cianjur
Location
Kab. cianjur,
Jawa barat
INDONESIA
JPPHK (Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan)
ISSN : 20875185     EISSN : 26228718     DOI : -
This jurnal explores the researchers in citizenship studies i.e civic education (curriculum, teaching, instructional media, and evaluation), political education, law education, moral education, and multicultural education, and Law Enformcement. We are also interested in scholarship that crosses disciplinary lines and speaks to readers from a range of theoretical and methodological perspectives. this journal seeks for any manuscript related to civics and civics education
Articles 87 Documents
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP HUKUM WARIS (STUDI PADA MASYARAKAT DESA JAMBUDIPA KABUPATEN CIANJUR) Dina Indriyani; Dadang Yudih
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam bentuk kekerabatan yang sama belum tentu berlaku sistem kewarisan yang sama. Hukum kewarisan dalam masyarakat sangat sangat dipengaruhi oleh sistem sosial yang dianut oleh masyarakat dengan corak masyarakatnya yang bercorak kesukuan. Sebagai suatu wilayah yang sangat religius, penduduk di Desa Jambudipa sangat kuat memegang teguh nilai-nilai Islam, salah satunya dalam sistem waris. Hampir seluruh masyarakat Desa ini menggunakan sistem waris Islam dalam pelaksanaan pembagian waris, walaupun adakalanya yang ada sebagian masyarakat yang menggunakan sistem waris adat. Meskipun masyarakat hampir mayoritas menggunakan sistem waris islam, namun dalam prakteknya sistem waris islam yang digunakan ada berbagai versi. Pada masyarakat Desa Jambudipa terdapat berbagai persepsi mengenai sistem pembagian waris berdasarkan Hukum Islam. Ada yang mempersepsikan bahwa sebelum pembagian waris dilakukan harta warisan peninggalan yang ditinggalkan haruslah dibagi dua terlebih dahulu sebagai bentuk harta gono-gini, dan adapula yang mempersepsikan bahwa dalam Islam tidak dikenal adanya istilah harta gono-gini sehingga harta peninggalan tidak perlu dibagi dua terlebih dahulu.
HAK ASASI MANUSIA DALAM MEMPEROLEH PENDIDIKAN dina indriyani
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakHak asasi manusia merupakan hak yang melekat pada diri setiap manusia semenjak dia lahir yang dianugerahkan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu keberadaan Hak Asasi Manusia sangatlah fundamental, tidak bisa tidak untuk tidak dipenuhi. Banyak bentuk yang menjadi Hak Asasi Manusia, salah satunya adalah hak untuk mendapatkan pendidikan. Hak mendapatkan pendidikan menjadi hak asasi bagi setiap individu sehingga setiap individu berhak memperoleh pendidikan setinggi-tinggi.Indonesia sebagai negara hukum yang menjunjung tinggi hak asasi manusia memiliki kewajiban untuk memberikan kesempatan kepada warga negaranya untuk memperoleh pendidikan, sebagaimana tercantum dalam UUD 1945 persamaan setiap hak warga negara untuk mendapatkan pengajaran dijamin berdasarkan pasal 28C ayat (1) yang berbunyi: Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia. Oleh karena itu, sudah sepantasnyalah pemerintah menyediakan fasilitas dan memberikan kesempatan kepada seluruh warga negaranya tanpa terkecuali untuk memperoleh pendidikan sebagai wujud penegakan Hak Asasi Manusia. Kata Kunci: Hak Asasi Manusia, Pendidikan.
HUBUNGAN ANTARA PROSES PEMBELAJARAN SISWA DENGAN HASIL PEMBELAJARAN PPKN DI KELAS VIII SMP NEGERI 3 CIANJUR Siti Nurhalimah; Sumarna Sumarna
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembelajaran terdapat proses yang harus dilalui oleh siswa untuk mencapai hasil yang baik, apa lagi dalam pembelajaran siswa senantiasa mengikuti proses pembelajaran maka timbulah kekawatiran dalam proses pembelajaran siswa, maka berdasarkan hal itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul “ Hubungan Antara Proses Pembelajaran Siswa Dengan Hasil Pembelajaran PPKn di Kelas VIII SMP Negeri 3 Cianjur” metode yang di gunakan adalah metode deskripsif kuantitatif, serta teknik penelitian yang di pakai dalam penelitian ini adalah angket, wawancara, observasi dan dokumentasi, Populasi penelitain sebanyak 288 orang siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Cianjur, sedangkan sampel yang di ambil adalah 22% atau 63 orang dari populasi yang berjumlah 288 orang siswa secara rondom, dari hasil penelitian dari berdasarkan pengumpulan data bahwa hubungan antaran proses pembelajaran siswa dengan hasil pembelajaran PPKn sangat erat hubungannya terutama dalam kegiatan pembelajaran PPKn, dapat menumbukan siswa yang berkarater baik berupa disiplin, jujur, bertanggung jawab, mentaati tata tertib, belajar dengan baik, mengumpulkan tugas, dapat berinteraksis dan responsif di sekolah.
PENGARUH LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN KELAS XI DI SMK NEGERI 1 CIANJUR Putri Alsa
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber daya manusia merupakan salah satu factor penentu kemajuan dan keberhasilan suatu bangsa. Oleh karna itu, sangat di butuhkan sumber daya manusia yang berkualitas, yang memiliki kemampuan dan kepribadian yang mantap. Pendidikan merupakan pendewasaan peserta didik agar dapat mengembangkan bakat, potensi dan keterampilan yang dimiliki dalam menjalani kehidupan, sebab seharusnya pendidikan di desain gun amemberikan pemahaman serta prestasi belajar peserta didik. Pendidikan merupakan tanggung jawab semua pihak, berhasil tidaknya pendidikan tergantung pada proses yang terjadi pada berbagai aspek pendidikan, baik dari program pendidikan itu sendiri, tenaga pengajarnya, maupun lokasi dimana sekolahnya berada. Pendidikan merupakan hak setiap warga Negara dan tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat dan keluarga. Salah satu usaha untuk mendapatkan hasil belajar yang optimal yaitu dalam proses belajar mengajar siswa harus  mendapatkan kenyamanan dalam lingkungannya. Lingkungan adalah segala sesuatu yang di sekeliling manusia yang dapat mempengaruhi tingkah laku secara langsung maupun tidak langsung, lingkungan adalah semua benda hidup dan mati serta seluruh kondisi yang ada di dalam ruang yang kita tempati, kehidupan manusia selalu berhubungan dengan ligkungan yang didalamnya diperlukan suatu interaksi antara sesama manusia. Lingkungan belajar tidak hanya terbatas pada adanya interaksi antara guru dengan siswa yang berupa proses belajar mengajar dikelas, tetapi meliputi semua proses belajar yang dialami oleh siswa baik dilingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, dan juga lingkungan sekolah. Penelitian ini untuk mengatehui pengaruh lingkungan terhadap proses pembelajaran kelas XI di SMK Negeri 1 Cianjur. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif serta teknik penelitian yang dipakai yaitu angket, wawancara dan observasi. Populasi penelitian sebanyak 337 siswa kelas XI SMK Negeri 1 Cianjur itu, sample siswa yang di ambil 15% dari populasi yakni sebanyak 50 siswa, sedangkan sample guru diambil satu. Dari hasil penelitian dapatdisimpulkan bahwa terdapat pengaruh fositif dari lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, lingkungan sekolah terhadap proses pembelajaran yang menyenangkan dan efisien. Lingkungan yang baik berpengaruh pada proses belajar dengan ciri siswa lebih aktif dan kreatif.
DINAMIKA KOMUNIKASI POLITIK DALAM PEMILU MENJELANG (PILPRES) TAHUN 2019 siti rohmah
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jpphk.v10i1.930

Abstract

Pada pemilihan umum berbagai hal mengenai politik selalu menarik perhatian untuk di analisa atau sekedar di perbincangkan secara garis besar salah satu hal yang menarik untuk di analisa yakni komunikasi politik. Bagaimana cara para tokoh politik, pemerintah dan masyarakat memandang politik itu merupakan komunikasi politik, terlebih saat ini gaya komunikasi politik yang ada dilakukan melalui berbagai cara salah satunya komunikasi politik yang dilakukan melalui media massa. Cara komunikasi politik yang dilakukan oleh setiap partai politik pun cakupannya menjadi lebih luas mengingat cara berkomunikasi sekarang tidak hanya dilakukan secara langsung melainkan dapat pula dilakukan melalui media online seperti instagram, twitter, youtube, whatsapp ataupun facebook. Gaya berkomunikasi melalui media online berbeda dengan gaya komunikasi langsung. Masyarakat dalam media online di juluki debagai netizen yang merupakan singkatan dari internet dan citizen, gaya komunikasi politik di media online cukup pesat kemajuanya. Menjelang pemilihan presiden bentuk komunikasi politik dilakukan dalam bentuk retorika, pidato dan penyampaian pesan-pesan politik seperti halnya kampanye di ruang publik maupun dalam kelompok kecil yang terjadi di Indonesia, dapat diamati melalui berbagai aspek yang melekat dalam komunikasi politik.Kata Kunci : (Komunikasi Politik, Pemilihan Umum Presiden Dan Wakil Presiden, Media Massa)
PERAN KEJAKSAAN DALAM PERMOHONAN PRAPERADILAN TINDAK PIDANA KORUPSI (STUDI KASUS KEJAKSAAN NEGERI KLATEN) Itok Dwi Kurniawan; Alwin Bobby Bramasto; Aviyado Surya Adiartha; Ignatius Eko H. B. S
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui peran dan kendala yang dihadapi jaksa penuntut umum dalam pelaksanaan sidang praperadilan terhadap perkara tindak pidana korupsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini dapat menunjukkan bahwa peran jaksa sebagai penuntut umum dalam pelaksanaan sidang praperadilan di pengadilan telah melalui banyak pertimbangan dan menjunjung tinggi konsep-konsep keadilan yang menitikberatkan pada perlindungan hak asasi manusia baik bagi tersangka dalam rangka menegakkan hukum yang terwujud dari diambilnya pertimbangan-pertimbangan yang matang.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DISMP BUDI LUHUR CUGENANG PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKn) niki juhermawanti
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegitan pembelajaran di sekolah secara umum masih terlihat monoton, tidak ada hal-hal baru yang disesuaikan agar tidak membuat siswa jenuh dan bosan. Pada awal pembelajaran siswa tidak termotivasi untuk belajar dan akhirnya berimbas pada hasil belajar yang kurang memuaskan. Salah satu alternatif permasalahan itu yaitu dengan penerapan pola pembelajaran kooperatif. Pola pembelajaran kooperatif adalah kegiatan mengajar yang dapat mempengaruhi aktifitas siswa dalam proses pembelajaran didukung oleh pendekatan strategi, metode, gaya dan teknik serta prosedurnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah terdapat peningkatkan hasil belajar PKn siswa melalui penggunaan model pembelajaran kooperatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat peningkatkan hasil belajar PKn siswa melalui penggunaan model pembelajaran kooperatif. Kegunanan penelitian ini adalah dapat dijadikan gambaran tentang keberhasilan memotivasi siswa agar lebih giat belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) model Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari tiga siklus dengan tahapan siklus yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek ini terhadap siswa SMP Budi Luhur Cugenang Cianjur sebanyak 30 orang siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes dan non tes, instrumen tes berupa tes siklus I, II, dan III, sedangkan instrument non tes berupa uraian yaitu tes siklus, skala sikap,wawancara, catatan harian siswa dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian A.  Menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa yang ditandai dengan meningkatnya rata-rata nilai dan daya serap klasikal dari tiap siklus pembelajaran. B.  Analisis lembar observasi menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berpengaruh positif terhadap aktivitas siswa saat kegiatan pembelajaran berlangsung. Hasil ini terlihat dari lembar observasi siswa yang diisi oleh observer. C.  Analisis hasil angket menunjukkan bahwa siswa merespon positif. Hal ini terlihat dari hasil analisis respon siswa pada skala sikap. D.  Terdapat peningkatkan hasil belajar PKn siswa melalui penggunaan model pembelajaran kooperatif di SMP Budi Luhur Cugenang.
PKN DALAM KURIKULUM 2013 Desy Nurhidayah; Euis Siti Aisyah; Janjan Janjan Nurjannah
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jpphk.v10i1.937

Abstract

Telah terjadi beberapa perubahan kurikulum di Indonesia yakni Kurikulum Berbasis Kompetensi, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan pada tahun 2006, yang kemudian disempurnakan oleh Kurikulum 2013. Pada semua mata pelajaran tidak terkecuali dengan PPKn, peserta didik diharapkan untuk memahami isi materi pelajaran, aktif dalam berdiskusi serta memiliki sopan santun disiplin yang tinggi. Kurikulum PPKn sendiri adalah acuan mewujudkan pembelajaran pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan  yang merangsang peserta didik agar peserta didik berfikir kritis, rasional, dan kreatif. Dalam kurikulum 2013 ini, pasti ada kelebihan dan kekurangan pada penerapan di sekolah.Kata Kunci: PPKn, Kurikulum 2013, Implementasi, Kekurangan dan Kelebihan. 
PERANAN SUBJEK HUKUM INTERNASIONAL DALAM MEMBERIKAN PEMAHAMAN HUKUM INTERNASIONAL BAGI MAHASISWA ilham fajar suhendar
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPerwakilan diplomatik menempati posisi yang sangat penting bagi terjalinnya hubungan yang baik antar negara-negara di dunia dalam rangka mencapai tujuan Internasional yakni perdamaian dunia. Perwakilan diplomatik merupakan representasi dari kepentingan negara pengirimnya di negara lain. Negara merupakan salah satu dari sekian banyak subjek hukum Internasional. Maka dari itu perwakilan diplomatik juga merupakan bagian dari kepentingan subjek hukum Internasional. Di negara kita, mahasiswa merupakan instrumen penting bagi tegaknya hukum dan stabilitas politik juga sekaligus sebagai pionir dalam menegakkan tujuan negara. Oleh karena itu sangat penting bagi mahasiswa untuk memahami posisi perwakilan diplomatik sebagai representasi negara sebagai subjek hukum internasional yang utama. Kata Kunci: Perwakilan Diplomatik, Subjek Hukum, Hukum Internasional.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PPKn DALAM PEMBINAAN SIKAP SOSIAL SISWA DI SMA PLUS AL-ITTIHAD CIANJUR Sri Yanyan Mulyani; Yahya Mulyadi
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran merupakan proses interaksi antara siswa dan guru dalam merubah tingkah laku siswa. Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan memiliki peran dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap sosial siswa. Berdasarkan tuntutan kurikulum PPKn Tahun 2013 pembelajaran harus efektif. Kenyataan lapangan berdasarkan studi pendahuluan ternyata belum sepenuhnya efektif. Hal tersebut karena: 1) Siswa belum sepenuhnya memahami dan bisa menerapkan yang sudah dipelajari. 2) Siswa belum bersikap disiplin dan bersikap toleransi. Oleh sebab itu, peneliti dalam rangka penulisan Skripsi ini menelitinya. Metode yang digunakan adalah Metode Deskriptif, dengan teknik pengumpulan data mengunakan angket, wawancara dan observasi. Lokasi penelitian di SMA Plus Al-Ittihad Cianjur. Populasi terdiri atas 624 siswa kelas X dan kelas XI serta satu orang guru mata pelajaran PPKn. Sampel siswa ditarik secara acak, yakni sebanyak 93 siswa (15% dari populasi) dan sampel guru ditarik secara utuh (total sampel). Berdasarkan deskripsi data, penafsiran dan pembahasan, penulis menarik kesimpulan yaitu: 1) Efektivitas Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam pembinaan sikap sosial siswa terlihat pada kegiatan siswa sehari-hari di lingkungan sekolah maupun di dalam kelas. 2) Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan mampu meningkatkan sikap sosial siswa, di mana peningkatan itu terkait dengan keberhasilan meningkatkan pengetahuan sosial mereka. Disamping itu, ternyata sikap sosial dasar bagi kemunculan perbuatan sosial.