cover
Contact Name
Agus Fahmi
Contact Email
fahmieal2@gmail.com
Phone
+6285214422886
Journal Mail Official
visionary@undikma.ac.id
Editorial Address
Prodi AP Undikma, GD. lantai 3 Jl. Pemuda No. 59/A Mataram Phohe : 085214422886 Email : jurnalvisionary@gmail.com
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Visionary : Penelitian Dan Pengembangan Di Bidang Administrasi Pendidikan
Focus and Scope Jurnal Visionary merupakan jurnal penelitian dan pengembangan di bidang administrasi pendidikan, artikel yang dimuat dalam jurnal ini adalah hasil penelitian, hasil kajian pustaka, hasil pengembangan, dan hasil penelusuran IPTEK menggunakan metode ilmiah. Scope bidang keilmuan yaitu Pendidikan, tenaga kependidikan, manajemen, administrasi, dan keilmuan lainnya.
Articles 492 Documents
PERAN KEPALA MADRASAH SEBAGAI LEADER DI MTS MUHAMMADIYAH 1 PALEMBANG Kris Setyaningsih; Serli Widia Astuti; Rabial Kanada; Ibrahim Ibrahim
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v10i2.6158

Abstract

Abstract: This article is entitled the role of the madrasa head as a leader at Mts Muhammadiyah 1 Palembang. The source of data used by researchers in this study was obtained from MTs Muhammadiyah 1 Palembang. This article focuses on the role of the madrasah principal as a leader in mobilizing, directing, guiding, setting an example, and providing encouragement to teachers & staff, as well as students at MTs Muhammadiyah 1 Palembang. This study uses a descriptive qualitative research method by using data collection methods in this study are observation, interviews and documentation. The data obtained is then analyzed and presented again or data is reduced and then presented and then drawn conclusions. The results of this study indicate that the madrasah principal at MTs Muhammadiyah 1 Palembang carries out its role as a leader, by providing results in the form of achieving the vision and mission, activities that are ready to help teacher performance and encouragement of motivation for all madrasah residents by increasing the achievement and existence of educational institutions, adding facilities and infrastructure. madrasas and be a role model for all madrasa residents by applying discipline in time and in dress and behavior. The head of the madrasa is very influential in his role as a leader at MTs Muhammadiyah 1 Palembang because the leader is a leadership that influences members with various roles that must be applied in everyday life.Keywords: madrasah principal, leaderAbstrak: Artikel ini berjudul peran kepala madrasah sebagai leader di Mts Muhammadiyah 1 Palembang. Sumber data yang digunakan peneliti pada penelitian ini diperoleh dari MTs Muhammadiyah 1 Palembang. Adapun artikel ini berfokus pada peran kepala madrasah sebagai leader dalam menggerakan, mengarahkan, membimbing, memberi teladan, serta memberi dorongan kepada guru & staff, serta siswa di MTs Muhammadiyah 1 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode peneltian yaitu deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dan disajikan kembali atau direduksi data lalu disajikan kemudian ditarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya kepala madrasah di MTs Muhammadiyah  1 Palembang  melaksanakan perannya sebagai leader, dengan memberikan  hasil berupa pencapaian visi misi, kegiatan yang siap membantu kinerja guru serta dorongan motivasi untuk seluruh warga madrasah dengan peningkatan prestasi dan eksistensi lembaga pendidikan, penambahan sarana dan prasarana madrasah serta menjadi teladan bagi seluruh warga madrasah dengan menerapkan disiplin waktu dan dalam berpakaian maupun bersikap. Kepala madrasah sangatlah berpengaruh dalam perannya sebagai leader di MTs Muhammadiyah 1 Palembang karena leader merupakan kepemimpinan yang sifatnya mempengaruhi anggota dengan berbagai macam peran yang harus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.Kata Kunci: Kepala Madrasah, leader
PENGAWASAN KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK DI SMK N 1 JEJAWI KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR Febriyanti Febriyanti
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v10i2.6164

Abstract

Abstract: This article is entitled Supervision of Student Discipline at SMK Negeri 1 Jejawi as for the reason behind the author taking this title because based on observations made at SMK Negeri 1 Jejawi, there are still some undisciplined students such as: (1) Students who are still arriving late to school, (2) Students who wander outside the classroom during class hours; (3) Learners who are not dressed neatly, do not wear full school clothes, and wear accessories too much; (4) The way students dress that is not in accordance with school regulations such as pencil-shaped pants for men and for women make up is too much and wears short and tight skirts; (5) Learners who are still smoking at school; and (6) Go home from school without permission or move away. Having a problem formulation, namely how to supervise the discipline of students at SMK Negeri 1 Jejawi This type of research is qualitative, which is a field qualitative research.The approach method used is descriptive qualitative research. The collection techniques are observation, interviews, and documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. To check the validity of the data, researchers use source triangulation. The results showed that the supervision of student discipline at SMK Negeri 1 Jejawi has been carried out with direct supervision and indirect supervision. However, it is still not optimal because only a few teachers play an active role and participate in supervising the discipline of students carried out by the principal, student representatives, BK teachers, and picket teachers. This is caused by the teacher in charge of not carrying out his duties, lacking intention to control students, not providing motivation about discipline, not providing appropriate punishments, and still not understanding his duties not only as an educator but also as a guide and coach of students. So that causes there are still many violations that occur in schools.Keywords: Supervision, Discipline, Learners  Abstrak: Artikel ini berjudul Pengawasan Kedisiplinan Peserta Didik di SMK Negeri 1 Jejawi adapun yang melatar belakangi penulis mengambil judul ini karena berdasarkan observasi yang dilakukan di SMK Negeri 1 Jejawi yaitu masih terdapat beberapa peserta didikyang tidak disiplin seperti: (1) Peserta didik yang masih dating terlambat ke sekolah, (2) Peserta didik yang berkeliaran di luar kelas pada saat jam pelajaran; (3) Peserta didik yang tidak berpakaian rapi, tidak menggunakan pakaian sekolah secara lengkap, dan memakai aksesoris terlalu berlebihan; (4) Cara berpakaian peserta didik yang tidak sesuai dengan peraturan sekolah seperti celana berbentuk pensil bagi laki-laki dan bagi perempuan make up terlalu berlebihan dan memakai rok pendek dan ketat;(5) Peserta didik yang masih merokok di sekolah; dan (6) Pulang sekolah tanpa izin atau minggat. Memiliki rumusan masalah yaitu bagaimana pengawasan kedisiplinan peserta didik di SMK Negeri 1 Jejawi, Jenis penelitian ini adalah kualitatif, yang bersifat penelitian kualitatif lapangan. Metode pendekatan yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Adapun teknik pengumpulan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk mengecek keabsahan datanya, peneliti menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengawasan kedisiplinan peserta didik di SMK Negeri 1 Jejawi sudah dilaksanakan dengan pengawasan secara langsung dan pengawasan tidak langsung. Namun, masih belum optimal dikarenakan hanya beberapa guru yang berperan aktif dan ikut mengawasi kedisiplinan peserta didik yang dilakukan oleh kepala sekolah, wakil kesiswaan, guru BK, dan guru piket. Hal itu disebabkan oleh guru yang bertugas tidak menjalankan tugasnya, kurang niatan mengontrol peserta didik, kurang memberikan motivasi tentang kedisiplinan, tidak memberikan hukuman yang sesuai, dan masih kurang memahami tugasnya yang tidak  hanya sebagai pendidik namun juga sebagai pembimbing dan Pembina peserta didik. Sehingga menyebabkan masih banyak pelanggaran yang terjadi di sekolah.Kata Kunci: Pengawasan, Kedisiplinan, Peserta Didik
PEMANFAATAN TEKHNIK SHOW NOT TELL DENGAN MEDIA KARIKATUR DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPSI Tilsep Jasnain; Anita Anita; Siti Rukiyah
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v10i2.6154

Abstract

Abstract: This study aims to improve the ability to write descriptive text in students by using the Show Not Tell technique through caricature media. To achieve these objectives used descriptive quantitative research methods with experimental techniques as a form of processing and data collection. The results obtained after being carried out at the final test stage there are benefits obtained after using the Show Not Tell technique with caricature media in the ability to write descriptive text, namely there is a difference of 27.17. Researchers provide suggestions for teachers who teach Indonesian subjects in order to use the Show Not Tell technique as an alternative in learning to write descriptive text essays at school because it is proven to have benefits in the learning process.Keywords: Description Text, Caricature, Show Not Tell.Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi pada siswa dengan menggunakan tekhnik Show Not Tell melalui media karikatur. Untuk mencapai tujuan tersebut digunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan tekhnik eksperimen sebagi bentuk pengolahan dan pengumpulan data. Hasil yang diperoleh setelah dilakukan pada tahap test akhir terdapat manfaat yang diperoleh setelah pemanfaat tekhnik Show Not Tell dengan media karikatur dalam kemampuan menulis teks deskripsi yaitu terdapat selisih perbedaan sebesar 27,17. Peneliti memberikan Saran untuk guru yang mengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia agar dapat menjadikan teknik Show Not Tell ini sebagai alternatif dalam pembelajaran menulis karangan teks deskripsi disekolah karena hal itu terbukti memiliki manfaat dalam proses pembelajaran.Kata Kunci : Teks Deskripsi, Karikatur, Show Not Tell.
SOLUSI REALITAS DALAM MENDESAIN PARADIGMA PENDIDIKAN MASA DEPAN Vendra Ardiansyah; Novi Nuraini; Andi Panjianum
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v10i2.6159

Abstract

Abstract : The purpose of this study is to identify and describe the reality solutions in designing the future educational paradigm. The method used in this research is a literature study and is included in qualitative descriptive research. The researcher tries to examine various literatures about reality solutions in designing future educational paradigms that are sourced from various scientific journal articles and other book sources. This study was carried out through stages, starting with a literature search and then organizing the study followed by a Content Analytic analysis in order to understand reality solutions in designing future educational paradigms. The results of this study are in the form of descriptions of solutions in solving problems faced by future educational paradigms in terms of two aspects of education, namely traditional education and modern education. Keywords: Solution, Paradigm, Traditional and Modern EducationAbstrak : Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui dan mendeskripsikan solusi realitas dalam mendesain paradigm pendidikan masa depan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini  ialah  kajian studi literature dan termasuk kedalam penelitian deskriptif kualitatif. Peneliti berusaha mengkaji dari berbagai literature tentang solusi realitas dalam mendesain paradigma pendidikan masa depan yang bersumber dari berbagai artikel jurnal ilmiah maupun sumber buku lainnya. Kajian ini dilakukan melalui tahapan tahapan yakni dimulai dari pencarian literature lalu pengorganisasian kajian disambung dengan menganalisis secara Content Analytic guna memahami solusi realitas dalam mendesain paradigma pendidikan di masa depan. Hasil penelitian ini berupa uraian dari solusi dalam pemecahan masalah yang dihadapi paradigam pendidikan masa depan yang ditinjau dari dua aspek pendidikan yakni pendidikan tradisional dan pendidikan modern.Kata Kunci: Solusi, Paradigma, Pendidikan Tradisional dan Modern
EFEKTIVITAS PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI PROVINSI NTB TAHUN 2021 Lu`luin Najwa; Muhammad Iqbal; Eneng Garnika
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): April
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v10i1.5762

Abstract

Abstract: The accreditation of early child education is a series of activities that begin with an assessment of the fulfillment of 8 educational standards then continued with an assessment of 10 components of child growth and development stimulation. This study aims at determining the level of effectiveness of early childhood education in West Nusa Tenggara Province, based on the results of accreditation in 2021. Data from the study were analyzed using descriptive statistical methods and chi square analysis to obtain patterns of relationships between accreditation results with educational pathways, types of service, and districts where early childhood education units are located. The results of this study show that: 1) The result of accreditation of early childhood education units in NTB Province in 2021 out of 600 units, there were 5 units (0.8%) that received grade A, 342 units (57%) with grade B, and 253 units (42.2%) with grade C; 2) The most accredited service programs are Playgroup with 310 units (51.7%) and Kindergarten with 243 units (40.5%); 3) The three regions with the highest number of units are Bima District with 156 units (26%), East Lombok District with 130 units (21.7%), and Central Lombok District with 93 units (15.5%); 4) Chi Square test results show that the variables of Service Programs, Education Pathways, and Districts/Cities are significantly correlated with Accreditation Results; and 5) A total of 347 units (57.8%) have conducted effective stimulation and facilitation, while 253 units (42.2%) units have not been effective. Key Words: Effectiveness, Early Childhood Education, Accreditation Abstrak: Akreditasi PAUD merupakan rangkaian kegiatan yang diawali dengan penilaian pemenuhan 8 standar pendidikan yang kemudian dilanjutkan dengan penilaian terhadap 10 komponen stimulasi tumbuh kembang anak.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat efektivitas pendidikan anak usia dini di Provinsi Nusa Tenggara Barat, berdasarkan hasil akreditasi tahun 2021. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif dan analisis chi square untuk memperoleh pola hubungan antara hasil akreditasi dengan jalur pendidikan, program atau jenis layanan, dan kabupaten/kota tempat satuan PAUD berada.Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa: 1) Hasil akreditasi satuan PAUD di Provinsi NTB tahun 2021 dari 600 satuan PAUD, terdapat 5 satuan (0,8%) yang memperoleh nilai A, 342 satuan (57%) dengan nilai B, dan 253 satuan (42.2%) dengan nilai C; 2) Program layanan terbanyak yang diakreditasi adalah KB dengan 310 satuan (51.7%) dan TK sebanyak 243 satuan (40.5%); 3) Tiga daerah dengan jumlah satuan terbanyak adalah Kabupaten Bima dengan 156 satuan (26%), Kabupaten Lombok Timur dengan 130 satuan (21.7%), dan Kabupaten Lombok Tengah dengan 93 satuan (15.5%); 4) Hasil uji Chi Square menunjukkan bahwa variabel Program Layanan, Jalur Pendidikan, dan Kabupaten/Kota berkorelasi signifikan dengan Hasil Akreditasi; dan 5) Sebanyak 347 satuan (57.8%) telah melakukan stimulasi dan fasilitasi yang efektif, sedangkan sebanyak 253 satuan (42.2%) satuan belum efektif. Kata Kunci: Efektivitas, Pendidikan Anak Usia Dini, Akreditasi
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA MATERI DEBAT MELALUI PEER TEACHING (TUTOR SEBAYA) PADA SISWA KELAS X-2 SMAN 3 MATARAM TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Yuspita Martiningrum
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 11, No 1 (2023): April
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v11i1.7509

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk  menguraikan upaya dan hasil pembelajaran Debat melalui peer teaching (tutor sebaya) pada siswa kelas X-2 SMAN 3 Mataram tahun pelajaran 2022/2023. Pengumpulan data dilakukan dengan metode pengamatan, tes, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif pada proses dan hasil pembelajaran. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Proses pembelajaran menggunakan  peer teaching (tutor sebaya) dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas X-2 SMAN 3 Mataram tahun pelajaran 2022/2023. Hal tersebut terlihat dari persentase aktivitas belajar siswa sebesar 66,67%  pada siklus I dengan kategori cukup aktif, meningkat menjadi 88,89%  pada siklus II dengan kategori sangat aktif. (2) Pembelajaran dengan peer teaching (tutor sebaya) juga dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X-2  SMAN 3 Mataram tahun pelajaran 2022/2023 pada materi Debat. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan nilai rata hasil belajar siswa yaitu 67,5 pada prasiklus menjadi 78,97 pada siklus I dan 82,47 pada siklus II. Persentase ketuntasan kelasikal meningkat dari 47% pada prasiklus menjadi 72,22% pada siklus I dan 88,89 pada siklus II. Kata kunci : peer teaching, aktivitas, prestasi belajar, pembelajaran
INTEGRASI KURIKULUM DI PENDIDIKAN DINIYAH FORMAL WUSTHA AZ-ZAKIYAH SHAHABIYAH PALEMBANG Ahmad Zainuri; Yunita Yunita; Ibrahim Ibrahim; Abdul Hadi; Epilia Epilia
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 11, No 1 (2023): April
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v11i1.7021

Abstract

Abstrak: Pendidikan Diniyah Formal (PDF) merupakan jenis pendidikan yang masih baru dan belum banyak dikenal masyarakat. pengembangan kurikulum perlu dilakukan di satuan pendidikan PDF. Santri PDF dituntut tidak hanya memiliki kompetensi dalam bidang kitab kuning dan ahli agama (mutafaqquh fiddin), tapi dalam rangka menghadapi kehidupan masyarakat yang terus berubah, mereka dituntut untuk punya kompetensi dalam lifes-skill atau keterampilan- keterampilan yang lain.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pengembangan kurikulum seperti apa yang dikembangkan Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Wustha Pondok Pesantren Az Zakiyah Shahabiyah Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan penelusuran dokumen. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa PDF) Wustha Pondok Pesantren Az Zakiyah Shahabiyah berhasil mengembangkan kurikulumnya tidak hanya dalam penguasaan kitab kuning dan ahli agama (mutafaqquh fiddin), tapi diorientasikan pada pengembangan life skills. Beberapa kegiatan life skills yang dikembangkan diantaranya teknik komputer, trainingpengurusan jenazah, koperasi, pencak silat, marawis dan seni hadrah. Selain itu juga dikembangkan beberapa kegiatanekstrakurikuler antara lain kelompok bahsul masail, bimbingan bahasa arab, bimbingan khitobah, dan pelatihan manasik haji. Kurikulum PDF Wustha Pondok Pesantren Az Zakiyah Shahabiyah relevan dengan perkembangan zaman dan tuntutan dunia pekerjaan saat ini.Kata Kunci: Kurikulum, Pendidikan Diniyah Formal (PDF), Pondok Pesantren
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENUMBUHKAN KEDISIPLINAN SISWA DI SMPNEGERI 2 BABAT TOMAN KMS Badaruddin
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 11, No 1 (2023): April
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v11i1.7248

Abstract

Abstrak: artikel ini berjudul Strategi Kepala Sekolah Dalam Menumbuhkan Kedisiplinan Siswa di SMPN 2 Babat Toman. Adapun permasalahan yang terjadi yaitu terjadinya pelanggaran yang dilakukan siswa, seperti melanggar aturan tata tertib sekolah, berkelahi dan membolos sekolah Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Informan dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, siswa dan masyarakat Teknik pengumpulan data melalui metode obesrvasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan pengecekan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah dalam menumbuhkan kedisiplinan siswa di SMPN 2 Babat TomanKepala sekolah memiliki beberapa strategi dalam menumbuhkan kedisiplinan peserta didiknya, yaitu adanya aturan tata tertib yang jelas, memberikan teladan yang baik kepada peserta didik, memberikan pembinaan, komunikasi dengan wali murid, dan memberikan sanksi kepada peserta didik yang melanggar aturan tata tertib sekolah.Kata Kunci: Strategi, Kepala Sekolah, DisiplinSiswa Abstract: This article is entitled The Principal's Strategy in Growing Student Discipline at SMPN 2 Babat Toman. The problems that occur are violations committed by students, such as violating school rules, fighting and skipping school. This research uses qualitative methods. The informants in this study were school principals, deputy principals, teachers, students and the community. Data collection techniques were through observation, interviews and documentation. Data analysis techniques in this study used data reduction, data presentation, verification, and checking the validity of the data. The results of the study show that the principal in cultivating student discipline at SMPN 2 Babat Toman The principal has several strategies in cultivating the discipline of his students, namely the existence of clear rules of conduct, setting a good example for students, providing coaching, communicating with student guardians, and provide sanctions to students who violate school rules and regulations.Keywords: Strategy, Principal, Student Discipline
INOVASI PELAYANAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH RAMAH ANAK DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA Tilal Afian
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 11, No 1 (2023): April
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v11i1.7533

Abstract

Abstract: This study aims to determine library services in increasing students' interest in reading and designing innovative child-friendly school library services at SD Negeri 4 Taliwang. The research was carried out using a descriptive type of research with a qualitative approach aiming to be able to explore, describe and explain aspects of the role of child-friendly school library services in increasing demand for reading. Data collection techniques were carried out through observation techniques which were carried out by observing and directly recording the activities in the library, interviews were used so that the information obtained was more in-depth and devoted to school principals, teacher representatives, and librarians, while the questionnaire in this study aimed to get an overview of class teacher perceptions of the SD Negeri 4 Taliwang library. Data analysis techniques in qualitative research are applied when data collection is carried out in certain periods including data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Innovation activities carried out at the library have a positive impact on the school and library visitors. Improvement of services and facilities requires cooperation from various parties, especially the school community.Key Words: Innovation, Service, Child Friendly, Interest in ReadingAbstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui pelayanan perpustakaan dalam meningkatkan minat baca peserta didik serta merancang inovasi pelayanan perpustakaan sekolah ramah anak di SD Negeri 4 Taliwang. Penelitian yang dilakukan menggunakanjenis penelitian secara deskriptif dengan pendekatan kualitatif bertujuan agar dapat mendalami, menggambarkan dan menjelaskan aspek-aspek peranan pelayanan perpustakaan sekolah ramah anak dalam meningkatkan minta baca.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui Teknik observasi yang dilakukan dengan mengamati dan mencatat secara langsung kegiatan-kegiatan yang ada di Perpustakaan, wawancara digunakan agar informasi yang didapatkan lebih mendalam dikhususkan ke kepala sekolah, perwakilan guru, dan pustakawan, sedangkan angket dalam penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai persepsi guru kelas terhadap perpustakaan SD Negeri 4 Taliwang. Teknik analisis data pada penelitian kualitatif diaplikasikan saat pengumpulan data dilakukan dalam periode tertentu diantaranya yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Kegiatan inovasi yang dilakukan pada perpustakaan memberikan dampak yang positif bagi pihak sekolah dan pengunjung perpustakaan. Perbaikan pelayanan dan fasilitas memerlukan kerjasama dari berbagai pihak terutama masyarakat sekolah.Kata Kunci: Inovasi, Pelayanan, Ramah anak, Minat Baca
Pengembangan Media Eksplorasi Karir Melalui Bimbingan Klasikal Bagi Siswa Sekolah Menengah Atas Tiara Nur Faujiah Sujana; Akhmad Fajar Prasetya; I Made Sonny Gunawan
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 11, No 1 (2023): April
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v11i1.7305

Abstract

Informasi karir saat ini sangat dibutuhkan oleh siswa untuk menunjang karirnya dikemudian hari. Banyak permasalahan yang ditimbulkan akibat kurangnya siswa memperoleh informasi karir. Selain itu permasalahan yang dihadapi oleh guru bimbingan dan konseling di sekolah adalah masih minimnya alat media yang dapat menunjang  pelayanan bimbingan dan konseling yang dilakukan terutama terkait dengan layanan klasikal. Adapun solusi yang ditawarkan untuk meminimalisisr masalah tersebut adalah dengan mengembangkan media eksplorasi karir melalui media bimbingan klasikal. Penelitian ini menggunakan pendekatan research and development dengan mengadopsi model Borg and Gall. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memenuhi aspek keberterimaan berdasarkan uji ahli dan termasuk dalam kategori sangat baik sehingga media eksplorasi karir ini layak untuk digunakan oleh guru bimbingan dan konseling dalam pelaksanaan layanan klasikal.Kata kunci: Pengembangan media, eksplorasi karir, bimbingan klasikal