cover
Contact Name
Agus Fahmi
Contact Email
fahmieal2@gmail.com
Phone
+6285214422886
Journal Mail Official
visionary@undikma.ac.id
Editorial Address
Prodi AP Undikma, GD. lantai 3 Jl. Pemuda No. 59/A Mataram Phohe : 085214422886 Email : jurnalvisionary@gmail.com
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Visionary : Penelitian Dan Pengembangan Di Bidang Administrasi Pendidikan
Focus and Scope Jurnal Visionary merupakan jurnal penelitian dan pengembangan di bidang administrasi pendidikan, artikel yang dimuat dalam jurnal ini adalah hasil penelitian, hasil kajian pustaka, hasil pengembangan, dan hasil penelusuran IPTEK menggunakan metode ilmiah. Scope bidang keilmuan yaitu Pendidikan, tenaga kependidikan, manajemen, administrasi, dan keilmuan lainnya.
Articles 492 Documents
Peran Osis Dalam Kegiatan Muhadhoroh di Ma Nurul Hilal Senuro-Ogan Ilir Annur, Saipul; Oktarina, Aisyah; Ibrahim, Ibrahim
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 12, No 2 (2024): Oktober
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i2.12302

Abstract

Abstract: This research discusses the role of student council in Muhadhoroh activities at MA Nurul Hilal Senuro. The purpose of this research is to analyse how the role of student council in running muhadhoroh activities at MA Nurul Hilal Senuro. This research uses qualitative research methods with descriptive types, and the main informants in this study are student council and student council supervisor. The data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques used are data reduction, data presentation and conclusion drawing. Test the validity of research data by triangulating sources, triangulating tactics and triangulating time. After the research was conducted, it was found that the role of the student council in carrying out muhadhoroh activities at MA Nurul Hilal Senuro was by becoming a forum for student activities, a mobiliser or motivator, a preventive role. With this task, it teaches the student council about responsibility for activities in this school, especially those held by the student council itself, such as this muhadhoroh activity. Being a forum for student activities is by means of the student council being responsible for student activities, one of which is muhadhoroh activities, being a motivator or motivator, which is carried out by the student council by giving advice or direction to students and also sometimes the direction and advice is given by the teacher or student council coach directly, then it becomes a preventive role, one of which is by taking attendance every attendance in order to prevent students who are not intentionally absent.Keywords: Role, Student Council, MuhadhorohAbstrak: Penelitian ini membahas mengenai Peran Osis Dalam Kegiatan Muhadhoroh di MA Nurul Hilal Senuro. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa bagaimana peran OSIS dalam menjalankan kegiatan muhadhoroh di MA Nurul Hilal Senuro. Penelitian ini menggunakan metode  penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif, dan informan utama dalam penelitian ini adalah OSIS dan pembina OSIS. Tektik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dipakai yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Uji keabsahan data penelitian dengan triangulasi sumber, triangulasi taktik dan triangulasi waktu. Setelah dilakukan penelitian dihasilkan bahwa bagaimana peran OSIS dalam menjalankan kegiatan muhadhoroh di MA Nurul Hilal Senuro yaitu dengan cara menjadi wadah bagi kegiatan siswa, penggerak atau motivator, peranan yang bersifat preventif. Dengan adanya tugas tersebut mengajarkan OSIS tentang tanggung jawab atas kegiatan-kegiatan yang ada di sekolah ini tertutama yang dipegang oleh OSIS sendiri seperti kegiatan muhadhoroh ini menjadi wadah bagi kegiatan siswa adalah dengan cara OSIS menjadi penanggungjawab pada kegiatan-kegiatan siswa salahsatunya kegiatan muhadhoroh, menjadi penggerak atau motivator yakni dilakukan OSIS dengan cara memberikan nasehat atau arahan kepada siswa dan juga terkadang arahan dan nasehat tersebut diberikan oleh guru atau pembina OSIS langsung, selanjutnya menjadi peranan yang bersifat preventif yakni salah satunya dengan cara mengabsen setiap kehadiran agar dapat mencegah siswa yang tidak sengaja untuk tidak hadir.Kata kunci: Peran, OSIS, Muhadhoroh
Pengaruh Kartu Huruf Berbasis Audio Visual Untuk Meningkatkan Kemampuan Daya Ingat Siswa Pada Mata Pelajaran Membaca Sakti, Hadi Gunawan; Khafisin, Ishak
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 12, No 1 (2024): April
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i1.11644

Abstract

Abstract: Based on the results of observations carried out at PAUD AL-IKHTIAR Bukit Tinggi, there are several problems faced by related schools: the beginning of reading in young children, reading improvement was still needed, there are still many children who do not understand the letters of the alphabet, reading ability, and the learning activities carried out by the teacher only rely on writing on the blackboard and LKA (children's worksheets). The purpose of this research was to determine The Effect of Audio-Visual-Based Letter Card Media to Improve Students’ Memory Ability in Reading Subjects at AL-IKHTIAR PAUD Bukit Tinggi Village, West Lombok Regency, in Academic Year 2023/2024. The primary data collection methods in this research are test, observation, and documentation, with documentation serving as a supplement.The data analysis technique used statistical analysis with the chi-square formula. The results of the analysis obtained a value of 12.641, while the chi square value in the table with db = 4 and a significance level of 5% was 9.488. Thus, the chi square analysis value was greater than the chi square tabel value (12.641 > 9.488). This means that the null hypothesis was rejected and the alternative hypothesis was accepted, which reads: There was The Effect of Audio-Visual-Based Letter Card Media to Improve Students’ Memory Ability in Reading Subjects at AL-IKHTIAR PAUD Bukit Tinggi Village, West Lombok Regency, in Academic Year 2023/2024. It can be concluded that the results of this research are “significant”.Key Words: audio-visual, letter card media, memory ability.Abstrak: Bedasarkan hasil observasi yang dilaksanakan di PAUD AL-IKHTIAR Desa Bukit tinggi, terdapat beberapa masalah yang dihadapi sekolah terkait, permulaan membaca pada anak usia, masih diperlukan peningkatan membaca, masih banyak anak-anak yang belum paham tentang huruf-huruf abjad, kemampuan membaca, Kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru hanya mengandalkan menulis di papan tulis dan LKA (lembar kerja anak). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Media Kartu Huruf Berbasis Audio Visual Untuk Meningkatkan Kemampuan Daya Ingat Siswa Pada Mata Pelajaran Membaca Di Paud Al-Ikhtiar Desa Bukit Tinggi Kabupaten Lombok Barat Tahun Pelajaran 2023/2024. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah test sebagai metode pokok, observasi, dan dokumentasi sebagai metode pelengkap. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik dengan rumus chi square. Hasil analisis diperoleh nilai 12,641 sedangkan nilai chi square dalam tabel dengan db= 4 dengan taraf signifikansi 5%= 9,488 dengan demikian bahwa nilai chi square analisis lebih besar daripada nilai chi square tabel (12,641> 9,488). Hal ini berarti hiposis nihil ditolak dan hipotesis alternative diterima yang berbunyi: ada Pengaruh Media Kartu Huruf Berbasis Audio Visual Untuk Meningkatkan Kemampuan Daya Ingat Siswa Pada Mata Pelajaran Membaca Di Paud Al-Ikhtiar Desa Bukit Tinggi Kabupaten Lombok Barat Tahun Pelajaran 2023/2024. Sugguh dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian ini “signifikan”.Kata Kunci: Media Kartu Huruf, Audio Visual, Kemampuan Daya Ingat.                                                                                                                                             
Model Kepemimpinan Kepala Sekolah Sebagai Manajer Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMKN 1 Jember Istiqomah, Faizatun Ulil; Aminah, Siti; Ustadzia, Putri Anadatul
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 12, No 1 (2024): April
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i1.9276

Abstract

Abstract: This article is entitled leadership model of school principals as managers in improving the quality of education at SMKN 1 Jember. The problem that occurs is regarding the leadership of the school principal as a manager who uses a collaboration system. This method uses qualitative methods. The informant in this research is the Head of Curriculum. Data collection techniques use interview observation and documentation methods. The data analysis technique in this research uses data reduction, data presentation, verification and data validity. The research results show that the school principal in his leadership uses a collaboration model where decisions must be made with mutual agreement. Educational leadership can begin by understanding that education is one of the important pillars of development and society in this country. School principals as managers have a very important role in improving the quality of education and organization in schools. In every organization, humans are the main factor that is very important when humans enter the world of organizations, that is the beginning of human behavior in the organization. One of the active organizations/communities besides OSIS is a community that teaches students literacy, namely Angkringan Bu As (Fun Books).Keywords: Leadership, Managers, Quality Of EducationAbstrak: Artikel ini berjudul model kepemimpinan kepala sekolah sebagai manajer dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMKN 1 Jember. Adapun permasalahan yang terjadi yaitu mengenai kepemimpinan kepala sekolah sebagai manajer yang menggunakan sistem kolaborasi. Dalam metode ini menggunakan metode kualitatif. Informan dalam penelitian ini yaitu Waka kurikulum. Teknik pengumpulan data melalui metode observasi wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah dalam kepemimpinannya menggunakan model kolaborasi yang mana dalam mengambil keputusan harus dengan persetujuan bersama. Kepemimpinan pendidikan dapat dimulai dengan memahami bahwa pendidikan merupakan salah satu pilar yang penting pembangunan dan masyarakat di negara ini. Kepala sekolah sebagai manajer memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan mutu pendidikan dan organisasi di sekolah. Dalam setiap organisasi manusia merupakan faktor utama yang sangat penting ketika manusia memasuki dunia organisasi maka itulah awal perilaku manusia yang berada dalam organisasi. Salah satu organisasi/komunitas yang aktif selain OSIS adalah komunitas yang mengajarkan siswa dalam berliterasi yaitu Angkringan Bu As (Buku Asik).Kata Kunci : Kepemimpinan, Manajer, Mutu Pendidikan
Idealisme dalam Evaluasi Kinerja Sekolah di SDN Cibalandongan Muchtar, Hendi S.; Handayani, Sri; Jamaludin, Ayi; Nurlatifah, Fitri; Santosa, Santosa
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 12, No 1 (2024): April
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i1.10604

Abstract

Abstract: This research aims to analyze how school performance is evaluated using the idealism theory approach at SDN Cibalandongan. Apart from that, this research also aims to determine the factors that hinder the implementation of school performance evaluations. This research uses a qualitative approach with a case study method. The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. Data analysis was carried out using qualitative data analysis techniques. The research results show that in general teacher performance has shown good criteria, it's just that with changes to the curriculum, teachers need to be guided and accompanied. Performance assessment activities are carried out every semester as part of the learning process. At the beginning of the year, formative teacher performance assessments are used as a basis for determining self-evaluation and continuous professional development (PKB). Furthermore, in the following semester at the end of the year a summative teacher performance assessment is carried out. One way in which school performance is achieved is determined by the performance of teachers in carrying out their roles, duties and responsibilities as regulated in Law no. 14 of 2005 concerning Teachers and Lecturers, especially article 20 points a and b. Furthermore, teacher performance evaluation can be used as an effort to guarantee school quality, which is carried out by developing a valid and reliable instrument related to aspects of (1) personal development, (2) learning, (3) increasing professional abilities, and ( 4) social interaction with stakeholders. However, the tools and results obtained will not accelerate and improve school performance, if they are not followed up with capacity building programs for teachers.Key words: Idealism, Evaluation Of School PerformanceAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana evaluasi kinerja sekolah dengan menggunakan pendekatan teori idealisme di SDN Cibalandongan. Selain itu, penelitian ini juga untuk mengetahui faktor – faktor yang menghambat pelaksanaan evaluasi kinerja sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kinerja guru sudah menunjukkan kriteria baik, hanya saja dengan perubahan kurikulum, guru perlu untuk dibimbing dan didampingi. Kegiatan penilaian kinerja dilakukan setiap semester sebagai bagian dari proses pembelajaran. Pada awal tahun penilaian kinerja guru formatif yang digunakan sebagai dasar   untuk   menentukan   evaluasi   diri   dan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB). Selanjutnya pada semester berikutnya di akhir tahun dilakukan penilaian kinerja guru sumatif. Pencapaian kinerja sekolah salah satunya ditentukan oleh kinerja guru dalam melakukan peran, tugas, dan tanggungjawabnya sebagaimana diatur dalam Undang-undang No. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen khususnya pasal 20 poin a dan b. lebih jauh dari itu, evaluasi kinerja guru dapat dijadikan sebagau upaya untuk penjaminan mutu sekolah, yang dilakukan dengan mengembangkan suatu instrumen yang valid dan reliable terkait dengan aspek (1) pengembangan pribadi, (2) pemelajaran, (3) peningkatan kemampuan profesional, dan (4) interaksi sosial dengan stakeholder. Namun alat dan hasil yang didapat tidak akan menambah percepatan dan perbaikan kinerja sekolah, manakala tidak ditindaklanjuti dengan program capacity building bagi guru.Kata Kunci : Idealisme, Evaluasi Kinerja Sekolah 
Pengaruh Media Sosial Terhadap Pemahaman Etika Pendidikan di Kalangan Gen Z Nurhayati, Nurhayati; Zulfa, Nabila Athiya; Ningtias, Safira Ayu; Saskiyah, Uyun
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 12, No 2 (2024): Oktober
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i2.12076

Abstract

Abstract: Social media is a way of communicating with each other and is done online, allowing people to interact with each other without being limited by time and space. The use of social networks brings both positive and negative impacts to its users, including Generation Z. Studies show that Generation Z often uses social media to gather information on ethical and educational issues, which can increase their awareness and understanding. This research uses a quantitative approach with a survey design. The purpose of this study is to identify and analyze the relationship between variable A and variable B among selected respondents. Surveys were chosen because they allow for the efficient collection of extensive data. The results showed that the average student uses social media every day for more than 6 hours. And research shows that the social media most often used by students is the TikTok application. The results also show that on average, some students follow pages focused on education and ethics in the media, focused on ethics education in the media, and also show that social media has a big influence on students' views on educational ethics. The results showed that most students agreed that social media plays an important role in improving their understanding of educational ethics. It can be concluded that most students agree that learning educational ethics through social media is important.Key Words :  Social media, Generation Z, Education ethicsAbstrak: Media sosial merupakan salah satu cara berkomunikasi satu sama lain dan dilakukan secara online sehingga memungkinkan masyarakat saling berinteraksi tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Penggunaan jejaring sosial membawa dampak positif dan negatif bagi penggunanya, termasuk generasi Z. Studi menunjukkan bahwa Generasi Z sering menggunakan media sosial untuk mengumpulkan informasi tentang masalah etika dan pendidikan, yang dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis hubungan antara variabel A dan variabel B di kalangan responden terpilih. Survei dipilih karena memungkinkan pengumpulan data yang luas secara efisien. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata  mahasiswa menggunakan media social di setiap harinya lebih dari 6 Jam. Dan  penelitian menunjukkan media social yang paling sering digunakan Mahasiswa yakni Aplikasi TikTok. Hasil juga menunjukkan rata- rata beberapa mahasiswa mengikuti halaman yang terfokus pada pendidikan dan etika di media, terfokus dengan pendidikan etika di media, dan juga menunjukan bahwa ternyata media sosial cukup mempengaruhi besar terhadap pandangan mahasiswa tentang etika pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar mahasiswa setuju bahwa media sosial berperan penting dalam meningkatkan pemahaman mereka tentang etika pendidikan. Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar mahasiswa setuju bahwa mempelajari etika pendidikan melalui media sosial adalah penting.Kata Kunci: Media sosial, Generasi Z, Etika pendidikan
Upaya Menjadi Kepala Sekolah yang Sukses (Studi Empiris di SMA IT Nurul Ilmi Kota Jambi) Muspawi, Mohamad; Viola, Mayshel Adinda; Vilanti, Friska Aqilah; Rahman, Indah Afidah; Masita, Masita
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 12, No 1 (2024): April
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i1.9798

Abstract

Abstract : This article is entitled Efforts to Become a Successful Principal at Nurul Ilmi IT High School, Jambi City. The principal is an educator who is authorized or officially appointed as the principal, who is given the mandate and responsibility to empower and set an example to all school members in order to improve the quality of the school. The school principal is required to be a figure who must be able to act as a mediator who can make decisions, resolve problems and be a source of information for the school community he leads. Educational progress is also determined by the success and leadership of the school principal. The success and leadership success of a school principal in his activities is influenced by factors that can support leadership success, including the goals that will be achieved if there is harmony in relationships, both relationships and interactions between superiors and subordinates. Apart from being influenced by the leader's experience as a personal motivation for success, maturity and freedom in social relationships are also factors that can support leadership success and success. The main topic of discussion in this article is how to become a successful school principal. This research uses qualitative methods with data collection techniques through interview methods and literature review. The results of the interview were as expressed by the principal         Integrade Islamic High School Nurul Ilmi, Jambi City, he revealed several steps that could be considered to improve leadership skills in order to achieve success and success as a principal, including: giving the best, accepting criticism and input from various parties, and overcome various obstacles that exist at school.Key Words : Headmaster, Leadership, Success. School Abstrak : Artikel ini berjudul Upaya Menjadi Kepala Sekolah yang Sukses di SMA IT Nurul Ilmi Kota Jambi. Kepala sekolah merupakan seorang tenaga pendidik yang berwenang atau ditunjuk secara resmi sebagai kepala sekolah, yang diberikan amanah dan tanggung jawab memberdayakan dan memberi contoh kepada seluruh warga sekolah guna meningkatkan mutu sekolah. Kepala sekolah dituntut menjadi sosok yang harus mampu berperan sebagai mediator yang dapat mengambilan keputusan, menyelesaian masalah dan menjadi sumber informasi bagi warga sekolah yang dipimpinnya. Kemajuan pendidikan juga ditentukan oleh keberhasilan dan kesuksesan kepemimpinan kepala sekolah. Keberhasilan dan kesuksesan kepemimpinan seorang kepala sekolah dalam kegiatannya dipengaruhi oleh faktor-faktor yang dapat menunjang keberhasilan kepemimpinan, antara lain tujuan yang akan dicapai apabila terjalin keselarasan dalam hubungan, baik hubungan atau interaksi antar atasan dengan bawahan. Selain dipengaruhi oleh pengalaman pemimpin sebagai motivasi pribadi untuk sukses, kedewasaan dan keleluasaan dalam hubungan sosial juga merupakan faktor yang dapat menunjang keberhasilan dan kesuksesan kepemimpinan. Adapun pokok pembahasan dalam artikel ini yaitu bagaimana upaya menjadi kepala sekolah yang sukses. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui metode wawancara dan tinjauan kepustakaan. Hasil wawancara seperti yang diungkapkan oleh kepala  Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMA IT) Nurul Ilmi Kota Jambi, beliau mengungkapkan beberapa langkah yang dapat dipertimbangkan guna meningkatkan keterampilan kepemimpinan guna mencapai keberhasilan dan kesuksesan sebagai kepala sekolah diantaranya : berikan yang terbaik, menerima kritik dan masukan dari berbagai pihak, serta mengatasi berbagai kendala yang ada di sekolah.Kata Kunci : Kepala sekolah, Kepemimpinan, Kesuksesan, Sekolah.
Meningkatkan Komunikasi Anak Melalui Permainan Tradisional Telepon Kaleng Wahyuningsih, Rezki; Haryono, Mimpira; Sari, Rika Partika
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 12, No 2 (2024): Oktober
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i2.12111

Abstract

Abstract: The aim of this research is to determine the improvement of children's communication abilities through the tin can Phone traditional game at PAUD Nur Abella Bentiring Permai. This study is a Classroom Action Research (CAR) conducted in cycles. The subjects of this study are 13 children in group B at PAUD Nur Abella. The research was carried out in two cycles with two meetings each. Data analysis was done qualitatively and quantitatively, with qualitative analysis used to determine the process improvement expressed in a predicate, while quantitative analysis was used to determine the improvement in results using percentages. The results showed an improvement in communication ability in children through the use of the tin can Phone traditional game at PAUD Nur Abella. In the first cycle, meeting 1 had a percentage of 38.46%, in the first cycle, meeting 2 had a percentage of 52.40%, in the second cycle, meeting 1 had a percentage of 61.53%, and in the second cycle, meeting 2 had a percentage of 80.28%.  In conclusion, the research showed that using the traditional game can enhance communication skills in children at PAUD Nur Abella Bentiring Permai. This was evidenced by an improvement in the second cycle, meeting 2, with an achievement percentage of 80.28%, indicating excellent development. Key Words: Communication Skills, Traditional Games, Tin Can Phone Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi anak melalui permainan tradisional telepon kaleng di PAUD Nur Abella Bentiring Permai. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau disebut juga Classroom action research dengan prosedur yang digunakan berbentuk siklus. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B di PAUD Nur Abella yang berjumlah 13 orang anak. Penelitian dilaksanakan dua siklus dua pertemuan. Analisis data dilakukan secara deskripsi kualitatif dan kuantitaif dengan penekananya digunakan untuk menentukan peningkatan proses yang dinyatakan dalam sebuah predikat, sedangkan analisis kuantitatif dugunakan untuk menentukan peningkatan hasil dengan menggunakan presentase. Hasil peningkatan kemampuan komunikasi pada anak dengan menggunakan permainan tradisional telepon kaleng di PAUD Nur Abella pada siklus I pertemuan ke I dengan presentase 38,46%, di siklus ke I pertemuan ke II  dengan presentase 52,40%, siklus ke II pertemuan ke I dengan presentase 61,53% dan siklus II pertemuan ke II dengan presentase 80,28%. Kesimpulan penelitian bahwa menggunakan permainan tradisional telepon kaleng dapat meningkatkan kemampuan komunikasi pada anak di PAUD Nur Abella Bentiring Permai, terbukti pada siklus II pertemuan Ke II terjadi peningkatan dengan hasil presentase pencapaian sebesar 80,28% dengan kriteria berkembang sangat baik (BSB).Kata Kunci: Kemampuan Komunikasi, Permainan Tradisional, telepon Kaleng
Analisis Keaktifan Siswa pada Organisasi Siswa Intra Sekolah dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Iqbal, Muhammad; Suhardi, Muhamad; Deanti, Ramadani Triana
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 12, No 1 (2024): April
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i1.11229

Abstract

Abstract: This study aims to find out: 1) a description of student activity in the Intra-School Student Organization (OSIS) at SMPN 3 Mataram, 2) a description of student achievement at SMPN 3 Mataram, 3) the effect of activeness on the Intra-School Student Organization (OSIS) on student achievement at SMPN 3 Mataram. The research approach used is quantitative, with a sample of 69 students who are members of the Student Council. Data collection was carried out using documentation and questionnaire techniques. The collected research data were then analyzed using descriptive statistical techniques and simple regression, to test the research hypothesis. The results of the analysis show: 1) Based on the results of the correlation test, the value of r-count (0.036) > r-table (0.001) is obtained, which means that there is an insignificant relationship with a moderate level between the variables of student activity and learning achievement; 2) The resulting regression equation Y = 82.046 + 0.258 (X); 3) The effect of student activeness (X) on learning achievement (Y) is an insignificant effect, based on t-test = 0.297 with a significance level of 0.768; 4) The results of the F test show the value of F-count = 0.088 with a significant level of 0.768 which means that the prediction of student learning outcomes using student activity is not an accurate prediction; and 5) Based on the test of the coefficient of determination, the value of R = 0.036 can be interpreted that there is a large influence of student activeness on learning achievement which is 3.6%.Keywords: Student Activeness, Intra-School Student Organization (OSIS), Learning AchievementAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) gambaran keaktifan siswa pada Organisasi  Siswa Intra Sekolah (OSIS) di SMP Negeri 3 Mataram, 2) gambaran prestasi belajar siswa di SMP Negeri 3 Mataram, 3) pengaruh keaktifan pada Organisasi  Siswa Intra Sekolah (OSIS) terhadap prestasi belajar siswa di SMP Negeri 3 Mataram. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif, dengan sampel 69 siswa yang merupakan anggota OSIS. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi dan angket. Data penelitian yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik statistik deskriptif dan regresi sederhana, untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil analisis menunjukkan: 1) Berdasarkan hasil uji korelasi, diperoleh nilai r-hitung (0,036) > r-tabel (0,001), yang berarti bahwa terdapat hubungan yang tidak signifikan dengan taraf sedang antara variabel keaktifan siswa dengan prestasi belajar; 2) Persamaan regresi yang dihasilkan Y = 82,046 + 0,258 (X); 3) Pengaruh Keaktifan Siswa (X) terhadap Prestasi Belajar (Y) merupakan pengaruh yang tidak signifikan, berdasarkan nilai t-hitung = 0,297 dengan taraf signifikansi 0,768; 4) Hasil uji F menunjukkan nilai F-hitung = 0,088 dengan taraf signifikan 0,768 yang berarti bahwa prediksi terhadap hasil belajar siswa menggunakan keaktifan siswa bukan merupakan prediksi yang akurat; dan 5) Berdasarkan uji koefisien determinasi diperoleh nilai R= 0,036 dapat diartikan adanya besar pengaruh variabel keaktifan siswa terhadap prestasi belajar adalah sebesar 3,6%.Kata Kunci: Keaktifan Siswa, Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Prestasi Belajar
Strategi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Siswa di SD Baiturrahman Jember Aminah, Siti; Sari, Frisca Nur Kumala; Hasanah, Siti Zumrotun
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 12, No 1 (2024): April
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i1.9290

Abstract

Abstract: This article is entitled ascertaining the Principal's Strategy in Improving Student Competence at Baiturrahman Elementary School, Jember. The problem that occurs is the difficulty in creating a culture in the school that supports learning and academic success, in addition to the difficulty that teachers have the skills and knowledge to teach students effectively. In this research using qualitative methods, the informant in this research is a school principal. Data collection techniques include interviewing private observations and documenting research results. The results show that the principal of Baiturrahman Elementary School has. Based on the results and discussion above, it can be concluded that the principal of SD Baiturrahman Jember has several strategies in improving the competence of his students, including the first, cultivating a cultural system or habits within the institution, the second, namely exploring the potential of his students. those who have achievements, the third is providing training to their students. Baiturrahman Elementary School has many achievements even at the national level. The Baiturrahman Elementary School principal also makes efforts to improve teacher professionalism to support his students by holding KKG and training for teachers.Keywords: Leadership, Principle Strategic of SchoolAbstrak: Artikel ini berjudul Strategi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Siswa di SD Baiturrahman Jember.Adpun permasalahan yang terjadi, yakni terjadinya kesulitan dalam mencipatakan budaya di sekolah yang mendukung pembelajaran dan keberhasilan akademik selain itu sulitnya memastikan bahwa guru memeiliki keterampilan dan pengetahuan untuk mengajar siswa seccara efektif. Dalam penelitian ini menggunakan Metode Kualitatif, informan dalam penelitian ini yakni seorang Kepala Sekolah. Teknik pengumpulan data berupa mewawancarai swrta observasi serta dokumentasi hasil penelitian. Hasil menunjukkan bahwa kepala sekolah Sd Baiturrahman memiliki. Berdasarkan hasil dan pembahasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa Kepala sekolah SD Baiturrahman Jember memeiliki beberapa strategi dalam meningkatkan kompetensi peserta didiknya, di antaranya yakni yang pertama budayakan ada sistim budaya atau kebiasaan dalam lembaga, yang kedua yakni menggali potensi-potensi akan siswa-siswanya yang memiliki prestasi, yang ketiga yakni memberikan pelatihan terhadap siswa-siswa nya. SD Baiturrahman ini memiliki banyak prestasi bahkan sampai tingkat Nasional. Kepala sekolah SD Baiturrahman juga memiliki upaya-upaya untuk meningkatkan ke profesionalan guru untuk menunjang peserta didiknya dengan diadakannya KKG dan pelatihan terhadap para guru.Kata Kunci: Kepemimpinan, Strategi Kepala Sekolah
Pemanfaatan Rapor Pendidikan Pada Pengembangan Program di SDN Puncak 2 Rubiherlan, Yusuf; Pristi, Marlin; Nursanti, Funny Eka; Handayani, Sri; Muchtar, Hendi S.
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 12, No 1 (2024): April
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i1.10610

Abstract

Abstract: School is a means of implementing the educational process. As formal educational organizations, schools have a responsibility to improve the quality of education. To guarantee the quality of education, in line with the Minister of National Education Regulation number 19 of 2007 concerning education management standards by primary and secondary education units, education can be said to have an achievement process if it is able to guarantee the quality of education by increasing the intelligence of the nation's life. The meaning of educational report cards is able to describe the condition of educational units throughout Indonesia. To find out how much impact educational report cards have on school development, it is necessary to conduct research on the indicators that influence them. The aim of this research is to find out to what extent the education report card policy helps the program development process at SDN Puncak 2. This research uses qualitative methods where answering problems requires in-depth understanding in the context of time and situation. The data analysis technique in this research uses several techniques, namely observation, interviews and documentation. The instrument used was an interview sheet which consisted of several structured questions related to the researchKey Words: Utilization, Educational Reports, DevelopmentAbstrak: Sekolah adalah sarana dalam pelaksanaan proses pendidikan. Sebagai organisasi pendidikan formal, sekolah memiliki tanggung jawab dalam meningkatkan mutu pendidikan. Untuk menjamin mutu pendidikan tersebut, maka sejalan dengan peraturan menteri pendidikan nasional nomor 19 tahun 2007 tentang standar pengelolaaan pendidikan oleh satuan pendidikan dasar dan menengah maka pendidikan dapat dikatakan memiliki proses pencapaian jika mampu menjamin mutu  dengan meningkatkan kecerdasan kehidupan bangsa. Pemaknaan raport pendidikan mampu menggambarkan kondisi satuan pendidikan di seluruh Indonesia Untuk mengetahui seberapa berdampaknya Raport Pendidikan terhadap pengembangan sekolah maka perlu dilakukan penelitian tentang indikator-indikator yang mempengaruhinya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kebijakan rapor pendidikan membantu proses pengembangan program di SDN Puncak 2. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana untuk menjawab permasalahan memerlukan pemahaman mendalam dalam konteks waktu juga situasi. Tekhnik analisa data dalam penelitian ini menggunakan beberapa tekhnik yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah lembar wawancara yang didalamnya terdiri dari beberapa pertanyaan terstruktur yang berkaitan dengan penelitian.Kata Kunci: Pemanfaatan, Raport Pendidikan, Pengembangan