cover
Contact Name
Yogiek Indra Kurniawan
Contact Email
yogiek@unsoed.ac.id
Phone
+6285640661444
Journal Mail Official
jpmijournals@gmail.com
Editorial Address
Jl Kober No 915 RT 08 RW 04 Kelurahan Kober, Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
ISSN : 27753034     EISSN : 27753026     DOI : https://doi.org/10.52436/1.jpmi.IDPaper
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. JPMI terbit dua bulan sekali, yaitu Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember. JPMI terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2775-3034 dan E-ISSN : 2775-3026
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 550 Documents
Peningkatan Kesadaran Kebersihan dan Kesehatan Lingkungan Hidup Melalui Gerakan Disiplin Pemilahan Sampah Organik dan Non Organik Santi Riana Dewi; Firdan Azi Nugraha; Hotmaidah Nasution
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 5 (2023): JPMI - Oktober 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.1701

Abstract

Permasalahan sampah pada saat ini masih merupakan permasalahan nasional dan masalah internasional. Perlu kesadaran yang tinggi dari setiap individu pentingnya memilah sampah untuk mempermudah pengumpulan sampah, pengolahan sampah dan untuk keperluan daur ulang sampah. Dengan pengolahan sampai yang baik, diharapkan mampu untuk memberikan nilai ekonomis selain untuk perlindungan lingkungan hidup. Sampah yang dikelola dengan baik dapat menjadikan lingkungan lebih sehat dan lebih baik. Semua itu harus dimulai dari hal yang paling sederhana, tetapi kadang masih sulit untuk dilakukan, karena kurangnnya kesadaran masyarakat, akan pentingnya pengelolaan sampah. Oleh karena itu pada program pengabdian kempada masyarakat dilakukan kerja sama dengan industri untuk pengadahaan tong sampah organik dan non organik melalui kegiatan CSR. Selain itu mahasiswa juga membuat sendiri tong sampah dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya memilah sampah. Gerakan disiplin pemilahan sampah diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan kebersihan dan kesehatan lingkungan hidup, terutama untuk lingkungan di sekitar mereka sendiri. Jika telah tumbuh kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampai, yang dimulai dengan memilah sampah, maka di waktu yang akan datang dapat ditingkatkan edukasi ke arah daur ulang sampah atau pemanfaat sampah untuk memberikan nilai ekonomi untuk peningkatan kesejahteraa masyarakat. Dapat diambil kesimpulan bahwa dengan penelolaan sampah yang serius dan sungguh-sungguh maka sampah tidak hanya dapat menjadikan lingkungan lebih bersih dan sehat, tetapi juga meningkatkankan kesejahteraan.
Penanganan Stunting di Desa Banjaragung melalui Pemberian Makanan Sehat selama 30 Hari Fiki Kamelia; Khoiril Anam; Yusrika Anabella; Andini Damayanti; Miftahus Sururi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 5 (2023): JPMI - Oktober 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.1720

Abstract

Stunting adalah suatu permasalahan yang menjadi prioritas utama pembangunan nasional yang tercantum dalam RPJMN 2020-2024. Kabupaten Jepara adalah suatu kota yang cukup banyak terdapat anak stunting. Khususnya Desa Banjaragung menjadi salah satu desa dengan jumlah stunting terbanyak. Padahal posyandu masih aktif berfungsi namun hal ini masih sulit untuk menurunkan jumlah stunting yang ada. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keberhasilan program PEMAHAT (Pemberian Makanan Sehat) selama 30 hari pada anak yang terkena stunting. Adapun metode dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu quasi eksperimental dengan desain penelitian one group pretest posttest dimana tidak ada kelompok kontrol. Populasi dan sampel dalam penelitian ini diambil secara non probability sampling yaitu 7 balita yang menjadi fokus utama balita terkena stunting di desa Banjaragung. Upaya yang dilakukan untuk menurunkan prevalensi stunting pada balita adalah dengan menyelenggarakan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Dengan pemberian makanan tambahan akan menurunkan angka kejadian stunting pada balita. Hasil dari program ini terdapat peningkatan dari berat badan dan tinggi badan anak meskipun penambahanya sangat sedikit.
Pendampingan Edukasi Hak-Hak Konsumen Pengguna Jasa Transportasi Udara Berdasarkan Konvensi Montreal 1999 Adhy Riadhy Arafah; Masitoh Indriani; Nilam Andalia Kurniasari; Auralia Rizki Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 5 (2023): JPMI - Oktober 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.1729

Abstract

Hak-hak pengguna jasa transportasi udara, khususnya dalam lingkup penerbangan internasional telah diatur dalam  Konvensi Montreal 1999 ( vide Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2016).  Masyarakat Jawa Timur, khususnya di Surabaya sering melakukan perjalanan ke luar negeri, mengingat tingkat ekonomi yang baik. Wilayah tersebut merupakan wilayah kerja Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Jawa Timur. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pendampingan dalam hal penggunaan dan pemahaman Konvensi Montreal 1999, mengingat sosialisasi terkait hal ini masih sangat minim. Metode yang digunakan melalui beberapa tahap, pertama persiapan dan perijinan dengan kelompok mitra; kedua identifikasi latar belakang pendidikan individu anggota mitra, pengalaman bekerja dan pengetahuan regulasi bidang penerbangan; ketiga pemaparan materi dua arah interaksi langsung tentang pengalaman lapangan dari para individu mitra yang dikombinasikan dengan transfer pengetahuan dari sisi akademik. Hasil yang diperoleh adalah anggota mitra dalam menyelesaikan permasalahan pengguna jasa transportasi udara bisa mengkombinasikan peraturan terkait perlindungan konsumen, penerbangan, dan Konvensi Montreal 1999.  
Penguatan Karakter Masyarakat melalui Implementasi Critical Thinking Desa Grenden, Kecamatan Puger Nindya Andwitasari; Agung Sih Kurnianto; Wimpi Agung Nugraha; Kenanga Dya Prameiswari; Dito Adhitia Maulana; Mudzidan Nugroho Jati; Feyza Igra Harda; Sonia Belqis Fariska; Risma Dian Ayu; Farahah Wahidiyah S; M. Ridwan Haqiqi; Rika Amaliyah; M. Zabit Faliq
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 5 (2023): JPMI - Oktober 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.1752

Abstract

Permasalahan sosial yang terjadi pada kalangan muda era modern terlebih di tengah-tengah perkembangan glob-alisasi yang semakin pesat tentunya berdampak besar pada tingkat moralitas dan pembentukan karakter generasi muda bangsa. Hal ini dibuktikan dengan bagaimana permasalahan sosial yang banyak ditemukan di tengah-tengah masyarakat dari desa hingga kota, dari yang terpencil hingga yang serba ada. Penyebabnya pun banyak dikarenakan oleh pola pikir dan pendidikan karakter yang masih minim di masyarakar. Fenomena tersebut ditemukan salah satunya di Kawasan Desa Greden, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Cara menanggulangi permasalahan yang terjadi yaitu dengan cara pendampingan melalui sosialisasi kepada generasi muda melalui lembaga dan kegiatan masyarakat. Data diperoleh dari observasi dan wawancara kepada pihak-pihak yang berkompeten, sosialisasi melibatkan siswa dari beberapa lembaga dan pemuda desa yang tergabung dalam kelompok masyarakat yang ada.
Sosialisasi Pengelolaan Sampah Sebagai Upaya Preventif Pencemaran Lingkungan Di Desa Neglasari Bojongpicung Cianjur Buhori Muslim; Destiana Husnul CH; Ahmad Danial; Frisyi Fitriyani Fauziyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 5 (2023): JPMI - Oktober 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.1773

Abstract

Desa Neglasari merupakan desa penyangga Ibu Kota Kabupaten Cianjur, sehingga kepadatan penduduknya tinggi, selain itu karena berada dipinggiran Kota Kabupaten sehingga banyak berdiri Pabrik-pabrik yang menghadirkan banyak buruh dan pekerja, akibatnya kepadatan penduduk makin meningkat padahal Neglasari sebagian besar wilayahnya merupakan pesawahan produktif sehingga warga (penduduk) terkonsentrasi pada wilayah tertentu akibatnya timbul permasalahan, salah satunya yaitu tentang pengelolaan sampah, dimana tempat penampungan sementara (TPS) kurang memadai karena kecil dan jaraknya berjauhan, truk pengangkut kadang telat karena jarak agak jauh, masyarakat sendiri kurang tertib sehingga sampah yang meluber di penampungan sementara (TPS), menyikapi permasalahan ini maka harus dilakukan sosialisasi (penyuluhan) tentang pengelolaan sampah agar tidak menimbulkan masalah turunannya seperti polusi, kesehatan dan sebagainya. Metode pelaksanaan PkM ini menggunakan sosialisasi (penyuluhan) juga diaplikasikan metode pos dan pre tes agar pelaksanaannya efektif sesuai dengan permasalahan yang dihadapi masyarakat. Hasilnya setelah dilakukan sosialisasi (penyuluhan) mereka sadar, bahkan mau bergotong royong membersihkan lingkungannya, membuat alur peta pembuangan sampah dilingkungan, membuat papan pemberitahuan jadwal truck sampah, lalu membentuk pengurus bank sampah, anggota karang taruna membentuk kelompok industri kreatif daur ulang sampah. Di akhir sosialisasi 100% masyarakat memiliki kesadaran bahaya sampah yang tidak terkelola dengan baik.
Pengolahan Kelapa Menjadi Selai Untuk Meningkatkan Ekonomi Di Desa Ceurih Kota Banda Aceh Nurulia Dimitha; Vaudhan Fuady; Yogi Nanda Ariko; Bunga Maulidina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 5 (2023): JPMI - Oktober 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.1809

Abstract

Diversifikasi produk dari daging buah kelapa dapat memperluas alternatif pengolahan daging buah kelapa. Memperluas produk yang dihasilkan atau dengan menganekaragamkan jenis pemanfaatan produk dari daging kelapa, maka akan terdapat sejumlah alternatif sumber penerimaan pendapatan salah satunya adalah selai. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Ceurih Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh. Tujuan pengabdian ini yaitu agar dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Ceurih Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh tentang pengolahan produk turunan kelapa menjadi selai untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menambah pengetahuan masyarakat Desa Ceurih tentang tata cara pengolahan produk turunan kelapa menjadi selai, menumbuhkan minat masyarakat Desa Ceurih dalam meningkatkan softskill sebagai usaha meningkatkan ekonomi, meningkatkan manfaat dan nilai tambah suatu produk untuk kegiatan ekonomi.
Pendampingan Penerapan Pencatatan Pengeluaran Kas Pada Rumah Sakit Muhammadiyah Babat Yunaida, Trya Rizki; As'ad, Ach. Fawaid
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4 No 1 (2024): JPMI - Februari 2024
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.1474

Abstract

Rumah Sakit Muhammadiyah Babat merupakan salah satu institusi yang menjadi tujuan dalam kegiatan pengabdian yang dilaksanakan dalam bentuk magang MBKM. Dengan adanya kegiatan magang MBKM ini mahasiswa diharapkan dapat belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas diluar kelas perkuliahan. Dalam setiap instansi termasuk rumah sakit terdapat aktivitas keuangan yang salah satunya yaitu pengeluaran uang atau biasa disebut pengeluaran kas. Dengan adanya pengeluaran kas tersebut maka hal penting yang harus dilakukan adalah mencatatnya dalam bentuk bukti kas keluar.  Bukti kas keluar merupakan pencatatan dari semua bentuk transaksi pengeluaran kas dalam instansi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu pencatatan pengeluaran kas pada Rumah Sakit Muhammadiyah Babat agar pengeluaran yang terjadi dalam Rumah Sakit Muhammadiyah Babat dapat diketahui secara jelas dan juga apabila dibutuhkan sewaktu-waktu dapat disajikan dengan tepat. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah dalam bentuk magang MBKM yang membantu bagian keuangan dalam pencatatan pengeluaran kas. Adapun tahap-tahap dalam pengabdian di Rumah Sakit Muhammadiyah Babat yaitu, survey tempat, persiapan, pelaksanaan, monitoring & evaluasi, dan penilian. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah pembukuan pengeluaran kas pada Rumah Sakit Muhammadiyah Babat sudah sesuai dengan tanggal pengeluaran, bukti pengeluaran yang ada, dan juga prosedur yang telah ditetapkan oleh Rumah Sakit Muhammadiyah Babat.
Penguatan Good Manufacturing Practice (GMP) Melalui Kegiatan Edukasi Hingga Evaluasi di PT. XYZ Amelia Sofianty, Ardhia Putri; Jariyah, Jariyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4 No 1 (2024): JPMI - Februari 2024
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.1476

Abstract

XYZ merupakan perusahaan BUMN yang memfokuskan produksinya pada produksi teh. Produk utama teh yang diproduksi adalah teh hitam, teh hijau dan teh putih. Untuk menjalankan produksi dan menjaga kualitas pada produk teh yang dihasilkan, PT. XYZ melaksanakan persyaratan dasar yaitu penerapan Good Manufacturing Practice (GMP). Namun, masalah yang dihadapi adalah ditemukan ketidaksesuaian pada lapangan dengan aspek GMP yang diterapkan. Sehingga hal tersebut mendukung dilakukannya kegiatan ini untuk memberikan edukasi dan evaluasi aspek GMP pada karyawan pabrik PT. XYZ. Kegiatan ini dilakukan melalui pendampingan yang meliputi edukasi, perencanaan, penerapan, serta audit internal GMP. PT. XYZ telah menerapkan beberapa aspek dari GMP diantaranya aspek Pengawasan Proses, Pemeliharaan dan Program Sanitasi, dan Fasilitas Sanitasi. Namun terdapat beberapa aspek yang perlu diperhatikan oleh PT. XYZ diantara aspek Karyawan. Berdasarkan penilaian hasil skoring aspek GMP, pada PT. XYZ mendapatkan skor 78 dari total skor 100, berdasarkan aspek penilaian Good Manufacturing Practice (GMP) dalam kategori baik dengan persentase sebesar 78%.
Pengembangan Potensi Wisata Pantai Kembar Di Kecamatan Watubangga Guna Meningkatkan Daya Tarik Wisatawan Mutmainah Mutmainah; Giska Selaswati Arinsa; Alidesi Alidesi; Rahim Rahim; Muhammad Syaiful; Yuyun Anggraini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JPMI - Desember 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.1528

Abstract

Kabupaten kolaka merupakan salah satu daerah yang potensial akan wisata pantai atau baharinya. Kabupaten Kolaka memiliki 24 jumlah wisata dan Wisata Pantai merupakan wisata yang menduduki wisata terbanyak di Kabupaten Kolaka. Salah satu pantai atau wisata bahari yang di miliki oleh Kabupaten Kolaka yaitu Pantai Kembar yang berada di Kecamatan Watubangga. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk mengembangkan potensi pantai kembar guna meningkatkan daya tarik wisatawan. Adapun metode dan tahapan yang dilakukan pada kegiatan ini  diantaranya (1) Melakukan observasi di lokasi objek wisata; (2) melakukan wawancara dan koordinasi kepada pihak pengelola; (3) Perumusan alternatif solusi; (4) Penambahan fasilitas berupa penambahan spot foto dan penyediaan sarana voly pantai. Kegiatan ini berlangsung dengan baik sesuai dengan tahapan yang telah direncanakan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung di pantai ini, sehingga dengan adanya peningkatan pengunjung maka akan berdampak positif bagi masyarakat sekitar.
Pendampingan Edukasi Open Broadcaster Software Bagi Tenaga Pendidik Se-Kabupaten Banyumas Argiyan Dwi Pritama; Fakhri Dewantoro; Imam Alriyanto; Muhamad Awiet Wiedanto Prasetyo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JPMI - Desember 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.1610

Abstract

Kompetensi teknologi informasi seperti pemanfaatan open broadcaster software sangat dibutuhkan oleh tenaga pendidik menyampaikan materi didalam maupun diluar lingkungan sekolah. Banyumas Calakan merupakan forum berbagai macam pelatihan dan pengembangan kemampuan bagi Guru dan Tenaga Pendidik Anak Usia Dini (PAUD)/Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) baik negeri maupun swasta. Forum ini terbentuk saat Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP wilayah Kabupaten Banyumas dan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas yang tergabung dalam Banyumas Virtual Training (BVT). Tenaga pendidik dituntut untuk terus mengeksplorasi kratifitas dan inovasi media pembelajaran sehingga hal tersebut sangat diperlukan saat pembelajaran. Media pembelajaran sangat penting untuk membantu peserta didik memperoleh konsep baru, keterampilan dan kompetensi. Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah metode demonstrasi dan presentasi kepada Instruktur Banyumas Calakan Teacher Training Center, Guru Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Menengah Pertama Se-Kabupaten Banyumas, tujuannya adalah para pendidik di kabupaten Banyumas khususnya memiliki kemampuan untuk memproduksi video pembelajaran dengan mudan dan cepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat terlaksana pada Hari Minggu 5 Juni 2022 di Sekolah Menengah Negeri (SMPN) 3 Purwokerto dengam tema Open Broadcaster Software dari pengertian dasar, fitur yang bisa digunakan dan cara menggunakan aplikasi tersebut. Peserta mengalami peningkatan yang signifikan dalam kemampuan menggunakan Open Broadcaster Software, memungkinkan mereka untuk membuat siaran langsung yang lebih menarik dan konten video berkualitas tinggi. Mereka juga memahami konsep-konsep dasar seperti encoding, bitrate, resolusi video, dan format file. Beberapa peserta telah mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh dari kegiatan pengabdian masyarakat ini sebagai sumber pembelajaran, sementara yang lain berhasil membangun relasi dan berbagi pengalaman. Menindaklanjuti hasil kegiatan, narasumber membuat forum untuk memfasilitasi kendala-kendala yang kemungkinan terjadi oleh para peserta saat menggunakan Open Broadcaster Software dan hasil evaluasi kegiatan peserta menghasilkan video pembelajaran berdasarkan bidang ilmu masing-masing.