cover
Contact Name
Junaidi
Contact Email
sosiologifisip@fisip.unila.ac.id
Phone
+6285251738890
Journal Mail Official
sosiologifisip@fisip.unila.ac.id
Editorial Address
Jln. Sumantri Brojonegoro No 1, Gedong Meneng, Rajabasa, Bandar Lampung.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Published by Universitas Lampung
ISSN : 4110040     EISSN : 25497235     DOI : https://doi.org/10.23960/sosiologi
SOSIOLOGI merupakan Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya. Diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung berisikan makalah ilmiah dan hasil-hasil Penelitian. Terbit pertama kali pada tahun 1999 dan telah memiliki p-ISSN 1411-0040 dan e-ISSN 2549-7235.
Articles 164 Documents
PERAN KEKUASAAN ABSOLUT DALAM BIROKRASI APARAT KEPOLISIAN Titik Wardiyah Amini; Ahmad Fauzi
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 25 No 1 (2023): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v25i1.531

Abstract

Perintah Ferdy Sambo yang melanggar hukum namun masih ditaati oleh ajudannya, menandakan terdapat peran kekuasaan yang absolut dalam birokrasi aparat kepolisisan. Max Weber menyebutnya dengan Otoritas Legal Rasional, dimana seorang pejabat dihormati dan ditaati karena peran kekuasaanya dalam birokrasi tersebut. Tujuan penilitian ini adalah mengkaji dan menganalisis teori otoritas Max Weber dalam Otoritas kepemimpinan Irjen Ferdy sambo mantan Kadiv Propam Polri. Otoritas apa saja yang dimiliki oleh ferdy sambo sehingga perintah yang melanggar kode etik dipatuhi oleh ajudannya serta anggota propam polri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara mengamati segala bentuk perkembangan berita Irjen Ferdy Sambo yang ada di media massa baik pada web, televisi, youtube, berita koran, atau sumber berita media massa yang lain seperti Instagram. Hasil penelitian yang diperoleh Irjen Ferdy sambo memiliki otoritas legal rasional dan otoritas tradisional, namun ferdy sambo tidak memiliki otoritas kharismatik. Pengaruh otoritas legal rasional yang berasal dari jabatannya didalam polri sebagai kadiv propam dan otoritas tradisional yang ia dapatkan dari ayahnya membuat ferdy sambo cukup disegani oleh internal polri. Ferdy sambo menyalahgunakan jabatannya untuk melancarkan tidakan kriminalnya
MODALITAS CALON ANGGOTA DPRD BERDASARKAN JENIS KELAMIN Handi Mulyaningsih
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 25 No 1 (2023): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v25i1.620

Abstract

Setelah 18 tahun berjalan, affirmatif action telah menggerakkan semangat perempuan mencapai keterwakilan perempuan sebanyak 30% DPR, DPD, DPRD Provinsi dan Kabupaten. Meskipun demikian, affirmasi belum menjadi kebijakan bagi peningkatan keterwakilan di Lembaga legislatif. Pada tahun 1999 prosentase perempuan di DPR hanya 9,0 %, pada pemilu 2004 mencapai 11,24 %; menjadi 18 % pada pemilu 2009; mencapai 17,32% pada pemilu 2014; dan 20,52% pada pemilu 2019. Kesenjangan keterwakilan perempuan dengan laki-laki sebagai anggota legislative tersebut memberikan dampak pada responsibilitas kebijakan dan anggaran untuk peningkatan kualitas hidup perempuan dan anak. Penelitian ini akan medekripsikan kesulitan yang dihadapi perempuan dalam bersaing dengan laki-laki pada pemilu tahun 2019. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan legislator perempuan dan laki-laki yang berhasil maupun yang gagal dalam persaingan. Data diolah dan dianalisis dengan mendekatan modal social, lalu disajikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan calon anggota legislative memiliki sumberdaya politik yang kuat untuk bersaing dengan calon laki-laki.
STRATEGI KOLABORATIF BERBASIS MASALAH DALAM PENGELOLAAN BATAS WILAYAH KELURAHAN BANGKA BELITUNG DARAT KOTA PONTIANAK DENGAN DESA SUNGAI RAYA DALAM KABUPATEN KUBU RAYA Zulkarnaen Zulkarnaen; Joko Triyono; Ahirul Habib Padilah
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 25 No 2 (2023): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v25i2.657

Abstract

ABSTRACT The condition of the ditch/river in the Raya Dalam River as the boundary between the Bangka Belitung Darat Sub-district, Pontianak City and Sungai Raya Dalam Village looks dirty and shabby, people still find people throwing garbage out of place, there are street vendors who are not orderly, traffic jams traffic caused by vehicle parking on the shoulder of the road and traffic chaos, and damaged road infrastructure sometimes disrupt access for the local community and road users. This type of research is descriptive qualitative. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. The results of the study show that in managing the border area between the Bangka Belitung Darat Village and Sungai Raya Dalam Village, face-to-face dialogue has been carried out involving all stakeholders through communication, dialogue builds trust. Moving on from the trust of stakeholders, they are committed to a collaborative process in the management of boundary areas that creates a shared understanding. If the temporary results provide benefits to various parties, it is hoped that the collaboration in the management of regional boundary areas can be successful in a sustainable manner. The recommended collaborative strategy is to realize the direction of formal cooperation by increasing coordinating relationships and full cooperation in the management of regional boundaries where the two different regions are brought together to have cultural similarities. Therefore, a collaborative strategy is built using a cultural strategy to change the behavior, feelings, and way of thinking of stakeholders to change the culture that can block the direction of a change. Keywords: Management of Territory Boundaries,Collaborative Governance, Collaborative Strategy
PENYIMPANGAN PEMANFAATAN OBJEK WISATA SEBAGAI TEMPAT TINDAKAN ASUSILA OLEH KALANGAN REMAJA Kasmanto Rinaldi; Rara Radilwis
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 25 No 2 (2023): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v25i2.683

Abstract

Penyimpangan pemanfaatan objek wisata oleh remaja sebagai tempat tindakan asusila merupakan masalah serius yang mempengaruhi pengalaman wisata dan masyarakat. Tindakan asusila mencakup berbagai perilaku merusak dan merugikan. Sehingga kerap kali hal ini mengganggu pengalaman wisata dan menyebabkan ketidaknyamanan di dalam masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan melakukan wawancara terhadap narasumber terkait. Hasil menunjukan bahwa tindakan asusila di tempat wisata disebabkan oleh kurangnya pengawasan, infrastruktur yang tidak terurus, dan peran pedagang memfasilitasi tindakan ini. Dalam kerangka ikatan sosial, tindakan asusila oleh remaja berkaitan dengan lemahnya ikatan sosial seperti ikatan kepatuhan, keterlibatan, nilai, dan komitmen. Solusi efektif melibatkan penguatan ikatan sosial positif remaja melalui pendidikan moral, partisipasi dalam aktivitas positif, dan dukungan dari figur otoritas. Kesimpulannya, Kolaborasi antara pihak berwenang, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya diperlukan untuk mengatasi masalah ini. Penerapan kebijakan yang tepat, peningkatan pengawasan, dan perbaikan infrastruktur di objek wisata dapat membantu mengurangi tindakan asusila oleh remaja. Menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung menjadi kunci dalam memastikan pengalaman wisata yang positif bagi semua.
MENGUAK DORONGAN BERPRESTASI DALAM MEWUJUDKAN DESA LAYAK ANAK, DI DESA BATUAN, KABUPATEN GIANYAR, BALI Ni Made Anggita Sastri Mahadewi
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 25 No 2 (2023): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v25i2.782

Abstract

Desa Batuan menjadi salah satu desa di Kabupaten Gianyar, Bali yang mendeklarasikan diri sebagai Desa Layak Anak (DLA). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dorongan berprestasi yang dimiliki Desa Batuan dalam rangka mewujudkan Desa Layak Anak di Kabupaten Gianyar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif-eksploratif, dengan Teori Dorongan Berprestasi David MacClelland. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat tujuh upaya Desa Batuan guna memenuhi hak-hak anak yakni, 1) Posyandu Plus (+) dari balita KK miskin, sebagai upaya memenuhi hak kesehatan dasar anak; 2) Bimbingan belajar untuk anak-anak kelas VI se-Desa Batuan, kegiatan ini dilakukan guna memenuhi hak pendidikan yang lebih maksimal; Selanjutnya tiga kegiatan yakni 3) Bimbingan belajar tentang lukisan Gaya Batuan; 4) Pelatihan Sekaa Gong anak-anak; 5) Pelatihan kesenian Tabuh Genggong merupakan kegiatan guna memenuhi hak pendidikan, pemanfaatan waktu luang khusunya kegiatan budaya. 6) Pasraman Budi Pekerti; 7) Anggaran untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT), kegiatan ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan anak dalam bidang kesehatan dasar dan kesejahteraannya. Melalui kinerjanya Desa Batuan membuktikan bahwa dorongan berprestasi yang dimiliki bukan hanya untuk mencapai kriteria tertentu, namun labih dari itu untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi anak-anak. Kata Kunci: desa layak anak, dorongan berprestasi, kesejahteraan anak.
PROBLEMATIKA SINGLE MOTHER TERDAMPAK COVID-19 DI KABUPATEN PURBALINGGA Vyskha Berliana Widya Sukma Putri
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 25 No 2 (2023): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v25i2.813

Abstract

Kehadiran Covid-19 di Indonesia memberikan dampak di berbagai aspek kehidupan. Pada masa pandemi terjadi peningkatan jumlah single mother di masyarakat karena pasangan mereka meninggal dunia akibat Covid-19. Penelitian ini bertujuan menjelaskan problematika yang dialami single mother terdampak Covid-19 di Kabupaten Purbalingga dan strategi mereka mengatasi problematika tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif di Kabupaten Purbalingga. Informan ditentukan dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, single mother terdampak Covid-19 di Kabupaten Purbalingga mengalami problematika seperti: perubahan dan penurunan kondisi ekonomi; mendapatkan stigma negatif dari masyarakat karena mereka berstatus janda; mereka harus melakukan peran ganda; serta mengalami kondisi psikologis yang kurang baik karena belum dapat menerima kenyataan bahwa pasangannya sudah tiada. Mereka jarang mendapatkan bantuan dan perhatian dari berbagai pihak. Namun, mereka memiliki strategi untuk meminimalisasi dampak dari problematika yang ada baik dalam aspek ekonomi, sosial dan psikologisnya. Strategi yang mereka lakukan di antaranya: melakukan kerja tambahan, melakukan penghematan dan memprioritaskan kebutuhan utama, memanfaatkan bantuan dana secara optimal, lebih menjaga diri agar menghindari perspektif negatif orang lain terhadap dirinya, tetap berusaha berhubungan baik dengan masyarakat, interaksi dengan masyarakat secukupnya, mereka bangkit dengan melihat kondisi anak-anak yang masih sangat membutuhkan peran dan tanggung jawab orang tua.
PERANGKAP KEMISKINAN PADA PEREMPUAN PESISIR PANTAI CEMARA KABUPATEN LOMBOK BARAT Hafizah Awalia; Saipul Hamdi; Arif Nasrullah
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 25 No 2 (2023): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v25i2.840

Abstract

ABSTRAK Pantai cemara merupakan objek wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan, hal ini tentu berpengaruh pada kehidupan masyarakat, dikarenakan potensi dari pantai cemara yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan perempuan pesisir pantai cemara terperangkap dalam kemiskinan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu metode observasi-partisipasi, Wawancara mendalam (in-depth interview), dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di Pesisir Pantai Cemara, Kabupaten Lombok Barat dengan sasaran perempuan pesisir. Berdasarkan hasil penelitian ini, faktor yang menyebabkan perempuan terperangkap dalam kemiskinan berdasarkan teori friedman yaitu perempuan pesisir pantai cemara belum bisa mengakumulasi modal secara produktif karna masih terjebak dengan pemilik modal (Rentenir dan Bank). Pendapatan hanya dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari sehingga sulit untuk menabung. Kekuasaan dan jaringan sosial yang tidak mencapai kepentingan bersama dan hanya menguntungkan orang tertentu saja. serta kurang meratanya informasi melalui program Pemerintah dan Non-Pemerintah sedangkan dari segi analisis gender harvard terdapat ketimpangan gender pada porsi tertentu antara akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat antara laki-laki dan perempuan. Kata Kunci: Kemiskinan, Gender, Wisata, Perempuan Pesisir
PERGESERAN KONSUMERISME TRANSPORTASI PADA MASYARAKAT DI KOTA PALEMBANG Sonia Nurprameswari
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 25 No 2 (2023): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v25i2.845

Abstract

Tulisan ini berjudul “Pergeseran Konsumerisme Transpotasi pada Masyarakat di Kota Palembang”. Tulisan ini akan mendeskripsikan mengenai penggunaan transportasi umum konvensional ke transportasi umum online. Metode yang digunakan pada tulisan ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan melakukan wawancara kepada enam informan. Adapun teori pembangunan yang digunakan pada tulisan ini adalah teori modernisasi dimana masyarakat menggunakan smartphone untuk memesan transportasi online ini. Selain itu teori sosiologi yang digunakan adalah teori Pilihan Rasional dari Coleman karena masyarakat berhak memilih untuk menggunakan transportasi umum online atau konvensional sebagai kendaraan mereka sesuai dengan keinginan masyarakat untuk mencapai tujuan dan teori McDonalization dengan empat elemen dari Weber, yaitu dimana transportasi umum online lebih mudah digunakan dibandingkan dengan konvensional. Hasil yang didapatkan pada tulisan ini melalui penelitian bahwa transportasi umum online lebih banyak memiliki kelebihan dibandingkan dengan transportasi konvensional yang lebih banyak memiliki kekurangannya. Dengan adanya kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh transportasi umum online ini, banyak masyarakat beralih untuk menggunakan transportasi umum online dibandingkan transportasi umum konvensional. Penggunan transportasi umum online ini yang dirasakaan masyarakat berupa kenyamanan dan kemudahan dalam berkendara pada transportasi umum ini dibandingkan dengan transportasi umum konvensional. Kata Kunci: pergerseran konsumerisme, transportasi umum online, transportasi umum konvensional
INTERVENSI KEBENCANAAN MELALUI KELEMBAGAAN LOKAL: Pengalaman Dari Desa Wilayah Pesisir Lampung Ikram Ikram; Usman Raidar; Anita Damayantie; Zikri Zikri
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 25 No 2 (2023): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v25i2.858

Abstract

This paper describes interventions in disaster management through the role of local institutions. The focus of the intervention is on the knowledge and skills capacity of coastal villagers in disaster management. The analysis is conducted on the role of the local disaster institution Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) initiated by the Indonesian Red Cross (PMI) and the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of South Lampung District. Qualitative research methods were used to explore the role of SIBAT and the parties in the effort to increase disaster knowledge and disaster preparedness skills and sensitivities. Data collected through in-depth interviews and observations. Interviews involved 14 informants with the main criteria as disaster social activists. Case study conducted in Way Muli Timur Village, Rajabasa District, South Lampung Regency. The forms of capacity building activities identified are natural disaster socialization, training in natural disaster prevention and natural disaster risk reduction, natural area vulnerability mapping, natural disaster management training, organizational and network development, preparation of Standard Operating Procedures (SOPs), and disaster simulations. The results showed that increasing the capacity of community knowledge and skills in preventing and coping with disasters can be done through the participatory village assessment method.
STRUKTURALISME DALAM GANDRUNG BANYUWANGI: PAKAIAN DAN GERAKAN Aninditya Ardhana Riswari
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 26 No 01 (2024): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v26i01.879

Abstract

The presence of Gandrung as a typical art of Banyuwangi is known to have helped build structures that show the behavior and mindset of the Using people. This can be seen in every arrangement of movements and clothing this art uses. For this reason, this research was prepared to analyze the structuralism of Gandrung Banyuwangi through clothing and movement. The research method used is qualitative through interview techniques and reading literature from previous research. The analysis process was carried out using Saussure's structuralism approach. The results of the study show that as a typical art, Gandrung Banyuwangi is unique in the arrangement of clothing and movements presented, where each knick-knack and act presented symbolizes uniqueness for the community that formed it, which refers to Gandrung not only existing as an entertaining art but also "symbol of struggle" for the Using people. Therefore, it can be concluded that Gandrung as an art is also composed of ornaments that show the uniqueness of Using society based on behavior that has been constructed from the creation of old habitus, which is combined with the complex thoughts of the people, which are then present in Gandrung's clothing and movements.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 27 No. 2 (2025): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol. 27 No. 1 (2025): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol. 26 No. 01 (2024): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 26 No 01 (2024): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol. 26 No. 2 (2024): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 25 No 2 (2023): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 25 No 1 (2023): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 24 No 2 (2022): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 24 No 1 (2022): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 23 No 2 (2021): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 23 No 1 (2021): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 22 No 2 (2020): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 22 No 1 (2020): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 21 No 2 (2019): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 21 No 1 (2019): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 20 No 2 (2018): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 20 No 1 (2018): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 19 No 1 (2017): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 18 No 1 (2016): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 17 No 2 (2015): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 17 No 1 (2015): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 16 No 2 (2014): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 16 No 1 (2014): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 14 No 1 (2012): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya More Issue