cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
muhammadasyari1991@gmail.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
lumbunginovasi@gmail.com
Editorial Address
Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2541626X     DOI : -
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat | Lumbung Inovasi: Journal of Community Service (ISSN: 2541-626X) is an open access scientific journal that publish community service and empowerment articles. This journal published twice a year (bianually) in May and November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 522 Documents
Menjaga Stabilitas Ekonomi Masyarakat Pasca Pandemi Covid-19 melalui Pelatihan Pembuatan Ranup (sirih) Hantaran bagi Ibu-ibu Desa Cot Girek Kec. Muara Dua Maryana Maryana; Hikalmi Hikalmi; Cut Muftia Keumala; Irma Safriani; Mahmudan Mahmudan
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i2.1219

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat melalui pelatihan pembuatan ranup hantaran  di Gampong Cot Girek Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe bertujuan untuk memberikan solusi dalam menjaga stabilitas ekonomi pasca covid 19. Pelatihan ini dihadiri oleh 18 orang peserta dari warga Gampong Cot Girek Kec. Muara Dua. Para peserta dibagi menjadi 4 kelompok kecil untuk mempermudah dalam koordinasi saat pelatihan.  Metode pengabdian dilakukan dengan cara observasi, diskusi, demonstrasi dan praktek langsung melalui tiga tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan ini mampu menambah wawasan, pemahaman dan keterampilan para perempuan di Gampong sehingga mampu memanfaatkan tanaman-tanaman  yang ada disekitar lingkungan rumah untuk menghasilkan uang sehingga dapat mengatasi kesulitan ekonomi keluarga pasca covid 19.  Disamping itu, dengan keterampilan yang dimiliki kaum ibu juga mampu memiliki kemandirian perekonomian yang memberi dampak pada kesejahteraan sosial.  Maintaining Community Economic Stability Post-Pandemic Covid-19 through Ranup (betel) Hantaran Making Training for the women of the village of Cot Girek district Muara Dua The implementation of community service activities through training on making ranup hantaran in Gampong Cot Girek, Muara Dua District, Lhokseumawe City aims to provide solutions in maintaining economi stability post-covid 19. This training was attended by 18 participants from Gampong Cot Girek Kec. Muara Dua.  The participants were divided into 4 small groups to facilitate coordination during the training.   The service method is carried out by observation, discussion, demonstration and direct practice through three stages are planning, implementation and evaluation.  The results of this activity are to be able to add insight, understanding and skills to women in Gampong so that they are able to use plants around their home environment to make money so they can overcome family economic difficulties post-covid 19.  In addition, with the skills possessed by women, they are to be able to have economic independence which will then have an impact on social welfare
Pengelolaan Sampah Berbasis 4R Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat Dan Lingkungan Lestari Di Kota Lhokseumawe Miswar Miswar; Mulia Andirfa; Bobby Rahman; Shalawati; Ardian Baharuddin; Azra Lailatul Fitri
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i2.1237

Abstract

Kegiatan pengabdian bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan mengimplementasikan praktik pengelolaan sampah berbasis 4R guna mencapai lingkungan yang lebih bersih dan ekonomi yang berkelanjutan, kegiatan pengabdian ini menyasar unsur pemuda, ibu rumah tangga dan perangkat gampong sebagai mitra yang belum produktif untuk diberdayakan. Rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah berbasis 4R masih menjadi persoalan mendasar di tengah-tengah masyarakat. Kondisi tersebut kemudian mendorong timbulnya persoalan baru berkenaan dengan sampah, mulai dari kondisi lingkungan yang terganggu, serta bau yang menyengat. Menggunungnya volume sampah di lokasi pembuangan akhir kemudian juga menimbulkan persoalan lingkungan dan sosial di sekitarnya. Untuk mencapai tujuan tersebut, metode dan langkah-langkah yang akan diambil adalah sebagai berikut: sosialisasi implementasi 4R, pelatihan dan pemberdayaan masyarakat, dan pengelolaan Sampah 4R . Dengan menerapkan program pengelolaan sampah berbasis 4R, masyarakat di Kota Lhokseumawe dapat memaksimalkan sampah sebagai sumber penghasilan. Dengan memilah sampah dan menjualnya ke pengepul, masyarakat dapat memperoleh tambahan penghasilan dari sampah. Selain itu, program pengelolaan sampah ini membuka peluang usaha baru bagi masyarakat dengan mengubah sampah menjadi bernilai ekonomi dan meningkatkan pendapatan, seperti usaha pengolahan sampah organik menjadi pupuk yang dapat diperjual belikan sampai dengan produksi eco enzym yang dapat menjadi bahan tambahan pembuatan sabun dan lainnya. 4R-Based Waste Management as an Effort to Improve the Community's Economy and Sustainable Environment in Lhokseumawe City Service activities aim to increase public awareness and implement 4R-based waste management practices in order to achieve a cleaner environment and a sustainable economy. This service activity targets youth elements, housewives and gampong officials as unproductive partners to be empowered. Low public awareness of the importance of 4R-based waste management is still a fundamental problem in society. These conditions then lead to the emergence of new problems with regard to waste, starting from disturbed environmental conditions, and strong odors. The mounting volume of waste at the final disposal site has also created environmental and social problems in the vicinity. To achieve this goal, the methods and steps to be taken are as follows: socialization of 4R implementation, training and community empowerment, and 4R waste management. By implementing the 4R-based waste management program, people in Lhokseumawe City can maximize waste as a source of income. By sorting waste and selling it to collectors, people can earn additional income from waste. In addition, this waste management program opens new business opportunities for the community by converting waste into economic value and increasing income, such as processing organic waste into fertilizer that can be traded to the production of eco enzymes which can be used as additives for making soap and others.
Video Edukasi Resusitasi Jantung Paru (RJP) dan Membuka Jalan Nafas Untuk Menambah Pengetahuan Mahasiswa Sarjana Keperawatan Tingkat Akhir Sebagai Pemberi Pertolongan Pertama Di Masyarakat Manggar Purwacaraka; Rio Ady Erwansyah; Shulhan Arief Hidayat
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i2.1248

Abstract

Banyaknya kejadian Out of Hospital Cardiac Arrest (OHCA) menjadi ancaman keselamatan. Peran individu di sekitar korban krusial untuk meningkatkan kelangsungan hidup. Pengetahuan masyarakat tentang RJP masih rendah. Mahasiswa keperawatan berperan penting sebagai tenaga terlatih dalam melakukan RJP. Penggunaan video edukasi efektif membantu mahasiswa belajar dengan cepat dan mengembangkan keterampilan. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan masukan yang dapat direkomendasikan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya  mahasiswa tentang Resusitasi Jantung Paru (RJP). Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat menggunakan metode sosialisasi video  edukasi RJP secara daring melalui aplikasi WhatsApp. Sasaran kegiatan ini adalah 56 mahasiswa keperawatan STIKes Hutama Abdi Husada Tulungagung Guna melihat nilai bagaimana pengetahuan peserta pengabdian, maka sebelum dan setelah kegiatan pengabdian, peserta akan diminta untuk mengisi kuesioner yang dibuat tentang prosedur resusitasi jantung paru. Hasil penelitian menunjukkan skor pengetahuan pre-test didapatkan nilai rata-rata 74,14  dengan   nilai   minimal   dan   maksimal   67-83. Setelah   diberikan sosialisasi video edukasi RJP skor pengetahuan post-test didapatkan hasil rata-rata 85,55 dengan skor minimal dan maksimal 75-100. Berdasarkan kegiatan yang dilakukan oleh tim pengabdi dapat disimpulkan bahwa Sosialisasi video edukasi dalam memberikan bantuan hidup dasar (BHD) seperti Resusitasi Jantung Paru (RJP) dan jalan nafas kepada  mahasiswa terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dalam memberikan RJP. Educational Video on Cardio Pulmonary Resuscitation (CPR) and Opening the Airway to Increase Knowledge of Final Level Nursing Undergraduate Students as First Aid Providers in the Community The number of Out of Hospital Cardiac Arrest (OHCA) incidents has become a safety threat. The role of the individual around the victim is crucial to increase survival. Public knowledge about CPR is still low. Nursing students play an important role as trained personnel in performing CPR. The effective use of educational videos helps students learn quickly and develop skills. This service aims to provide knowledge to STIKes Hutama Abdi Husada Tulungagung students regarding cardiopulmonary resuscitation procedures through educational video media. The method of implementing community service activities uses the online socialization method of RJP educational videos through the WhatsApp application. The target of this activity is 56 nursing students at STIKes Hutama Abdi Husada Tulungagung. In order to see the value of how knowledgeable the service participants are, before and after the service activity, participants will be asked to fill out a questionnaire made about cardiopulmonary resuscitation procedures. The results showed that the pre-test knowledge score obtained an average value of 74.14 with a minimum and maximum value of 67-83. After being given the socialization of the CPR educational video, the post-test knowledge score obtained an average result of 85.55 with a minimum and maximum score of 75-100. Based on the activities carried out by the service team, it can be concluded that the dissemination of educational videos in providing basic life support (BHD) such as Cardio Pulmonary Resuscitation (CPR) and airways to students has proven effective in increasing knowledge in providing CPR
PELATIHAN GURU PKN DALAM MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DI DESA BARABALI KECAMATAN BATUKLIANG KABUPATEN LOMBOK TENGAH Abdul Sakban; Yunan Yunan; Kamaluddin Kamaluddin; Komang Sundara
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1: October 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v2i1.415

Abstract

Penggunaan media pembelajaran interaktif oleh para guru sehingga pengembangan materi pembelajaran interaktif dengan komputer kurang optimal. Kondisi ini diperparah lagi dengan metode pengajaran yang masih mengandalkan ceramah, one-way communication, tidak tersedianya media dan ketidakmampuan membuat media, yang menyebabkan siswa menjadi cepat bosan dan tidak paham akan apa yang diajarkan sehingga materi yang disampaikan guru tidak sampai pada tujuannya. Oleh karena itu, melalui kegiatan PKM yang akan dilakukan ini setidaknya dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada guru untuk dapat menggunakan media pembelajaran yang interaktif dan menarik sehingga minat dan hasil belajar siswa meningkat. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk mengetahui pelatihan guru PKn dalam menggunakan media pembelajaran interaktif di Desa Barabali Kecamatan Batukliang Kabupaten Lombok Tengah. Langkah-langkah yang akan ditempuh dalam kegiatan PKM ini mencakup beberapa tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, evaluasi dan penyempurnaan karya media pembelajaran oleh tim PKM, dan refleksi dan penutupan program PKM. Hasil yang dicapai melalui kegiatan ini menujukkan (1) adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan para guru tentang pembuatan media pembelajaran interaktif pada pembelajaran PKn. (2) tersedianya media pembelajaran interaktif PKn bagi guru-guru SD dan SMP di kecamatan Batukliang Kabupaten Lombok Tengah.
Edukasi Terapi Bermain Dengan Metode Video Pada Anak Disabilitas Intelektual Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Shulhan Arief Hidayat; Manggar Purwacaraka; Rio Ady Erwansyah
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i2.1267

Abstract

Gangguan perkembangan akibat disabilitas intelektual menciptakan hambatan dalam kehidupan individu, terutama dalam keterampilan sosial. Terapi bermain merupakan cara efektif untuk mengatasi interaksi sosial yang kurang adaptif pada anak dengan disabilitas. Media video juga menjadi salah satu media pembelajaran efektif yang meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak-anak disabilitas. Dengan menggunakan media video, anak-anak dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka. Pengabdian ini bertujuan untuk  membatu meningkatkan keterampilan sosial pada anak-anak dengan disabilitas melalui edukasi terapi bermain dengan media video edukasi. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat menggunakan metode observasi pada kegiatan terapi bermain. Sasaran kegiatan ini adalah 36 siswa SD SLB C Kabupaten Tulungagung Guna melihat nilai keterampilan  peserta pengabdian, maka sebelum dan setelah kegiatan pengabdian, peserta akan observasi kemampuan keterampilan sosial sesudah dan sebelum edukasi terapi bermain dengan metode video. Hasil pengabdian menunjukkan skor keterampilan sosial pre-test didapatkan nilai rata-rata 69,67 dengan nilai minimal dan maksimal   53-88, setelah   diberikan edukasi terapi bermain dengan metode video skor keterampilan sosial post-test didapatkan hasil rata-rata 74,61 dengan skor minimal dan maksimal 55-93. Berdasarkan kegiatan yang dilakukan oleh tim pengabdi dapat disimpulkan bahwa penggunaan media video dan strategi pengajaran interaktif dapat meningkatkan keterampilan sosial dan pengetahuan anak-anak dengan disabilitas. Maka dari itu penting untuk mengintegrasikan strategi pengajaran interaktif dengan penggunaan media audio visual guna meningkatkan efektivitas pembelajaran. Educational Play Therapy Using Video Methods for Children with Intellectual Disabilities to Improve Social Skills  Developmental disabilities due to intellectual disability create barriers in an individual's life, especially in social skills. Play therapy is an effective way to deal with less adaptive social interactions in children with disabilities. Video media is also one of the effective learning media that increases the knowledge and skills of children with disabilities. By using video media, children can improve their understanding and skills. This service aims to help improve social skills in children with disabilities through play therapy education with educational video media. The method of implementing community service activities uses the observation method in play therapy activities. The target of this activity is 36 students from SD SLB C Tulungagung Regency. In order to see the value of the skills of the service participants, before and after the service activities, participants will observe the ability of social skills after and before play therapy education using the video method. The results showed that the pre-test social skills score obtained an average value of 69.67 with a minimum and maximum value of 53-88. After being given play therapy education using the video method, the post-test social skills score obtained an average result of 74.61 with a score minimum and maximum 55-93. Based on the activities carried out by the service team, it can be concluded that the use of video media and interactive teaching strategies can improve the social skills and knowledge of children with disabilities
Peningkatan Hasil Produksi dan Kemampuan Manajemen Keuangan Pada Usaha Penek Desa Pelaga Kecamatan Petang Ni Luh Ratniasih; I Gst Agung Ayu Uttami Vishnu
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i2.1278

Abstract

Banten atau sesajen memiliki makna, fungsi dan bentuk yang berbeda – beda namun memiliki tujuan yang sama yaitu sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Salah satu bahan utama banten adalah penek, tumpeng, dan gibungan dan hampir semua banten menggunakan bahan tersebut. Kegiatan persembahyangan menggunakan banten atau sesajen oleh umat agama Hindu hampir dilakukan setiap hari sehingga kebutuhan akan penek, tumpeng, dan gibungan sangat tinggi. Berdasarkan kondisi tersebut, usaha penek, tumpeng, dan gibungan sangat berpeluang tinggi seperti usaha penek yang dimiliki oleh Ibu Wayan Ceraki. Usaha penek Ibu Wayan Ceraki merupakan salah satu usaha penek yang beralamat di Banjar Bukian, Desa Pelaga, Kecamatan Petang. Permasalahan utama yang ditangani dalam kegiatan ini adalah minim dan terbatasnya alat produksi, kurangnya pengetahuan mitra tentang manajemen keuangan. Permasalahan tersebut akan ditangani dengan pemberian alat produksi dan pelatihan manajemen keuangan. Indikator capaian adalah meningkatkan jumlah produksi mitra serta meminimalkan waktu produksi hingga 50%, mampu meningkatkan pengetahuan mitra dalam manajemen keuangan hingga 100%.
Pelatihan dan Pendampingan Pembukaan Rekening Online Bank Syariah Indonesia Mahasiswa Perbankan Syariah STEBIS IGM Fadilla Fadilla; Yusuf Suhendi
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i3.1188

Abstract

Teknologi digital saat ini mendominasi berbagai aspek kehidupan, termasuk perbankan syariah. Perbankan syariah berupaya memanfaatkan teknologi untuk memberikan kemudahan kepada nasabah, salah satunya dengan pembukaan rekening online melalui BUREKOL. Kami, sebagai dosen Perbankan Syariah, bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia untuk melatih mahasiswa dalam pembukaan rekening online. Pelatihan ini dilakukan pada 13 Maret 2023 di STEBIS IGM dengan 15 peserta. Metode pelatihan melibatkan contoh pembukaan rekening online yang dipraktikkan oleh seorang praktisi perbankan. Setelah pelatihan, 15 dari 17 mahasiswa memiliki rekening BSI dan mampu menggunakan mobile banking melalui smartphone mereka." Training and Assistance in Opening Online Accounts for Bank Syariah Indonesia for STEBIS IGM Sharia Banking Students  Digital technology currently dominates various aspects of life, including sharia banking. Sharia banking seeks to utilize technology to provide convenience to customers, one of which is by opening an online account through BUREKOL. We, as Sharia Banking lecturers, collaborate with Bank Syariah Indonesia to train students in opening online accounts. This training was conducted on March 13 2023 at STEBIS IGM with 15 participants. The training method involves an example of opening an online account practiced by a banking practitioner. "After the training, 15 out of 17 students had BSI accounts and were able to use mobile banking via their smartphones.".
Edukasi Puasa Sehat Dalam Perspektif Fiqih dan Sains di Rumah Singgah Al Ma’un Apriza Fitriani; Bintang Agustina Pratiwi; Dedy Novriadi
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i3.1194

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak dan ibu binaan di Rumah Singgah Al Ma'un, Kota Bengkulu, tentang puasa sehat dari sudut pandang fiqih dan sains. Metode yang digunakan melibatkan penyuluhan, ceramah, tanya jawab, dan pelatihan. Kegiatan ini ditargetkan pada anak-anak dan ibu binaan di rumah singgah tersebut, dengan fokus pada bulan April. Tahapan kegiatan mencakup persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasilnya menunjukkan antusiasme anak-anak dan ibu dalam mengikuti kegiatan ini, serta peningkatan pemahaman mereka tentang puasa sehat. Harapan dari kegiatan ini adalah menerapkan puasa sehat secara konsisten baik dari aspek fiqih maupun sains. Healthy Fasting Education in the Perspective of Fiqh and Science at the Al Ma'un Halfway House This activity aims to increase the understanding of children and assisted mothers at Al Ma'un Halfway House, Bengkulu City, about healthy fasting from the perspective of jurisprudence and science. The methods used involve counseling, lectures, questions and answers, and training. This activity is targeted at children and mothers assisted in the halfway house, with a focus on April. Activity stages include preparation, implementation and evaluation. The results show the enthusiasm of children and mothers in participating in this activity, as well as an increase in their understanding of healthy fasting. The hope of this activity is to implement healthy fasting consistently both from the aspects of jurisprudence and science.
Pendidikan Kesehatan Pencegahan Penularan HIV AIDS pada Kelompok Remaja di Tulungagung Rio Ady Erwansyah; Amita Audilla; Manggar Purwacaraka; Shulhan Arief Hidayat; Angga Miftakhul Nizar; Wiwid Yuliastuti; Aesthetica Islamy
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i3.1253

Abstract

HIV/AIDS merupakan penyakit yang menjadi momok bagi manusia di seluruh dunia, dimana kekebalan tubuh penderita menurun sehingga penderita rentan mengalami berbagai macam penyakit dan komlpikasi lainnya, apalagi sampai detik ini belum ada obat yang mampu menyembuhkan HIV/AIDS. Ironisnya, jumlah kasus AIDS tertinggi terjadi pada remaja kelompok usia 20 sampai 29 tahun yang mengindikasikan mereka telah terinfeksi HIV sejak 5 hingga 10 tahun sebelumnya, dimana saat itu mereka masih pada tahap remaja pertengahan. Pengabdian ini bertujuan memberikan Pendidikan kesehatan kepada remaja mengenai pencegahan penularan HIV AIDS. Jumlah siswa yang terlibat dalam kegiatan ini sebanyak 100 orang. Tahapan yang diterapkan dalam pelaksanaan pengabdian ini terbagi dalam persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Metode pengumpulan data dilakukan dengan pre dan post test. Pengetahuan remaja mengalami perubahan positif yang signifikan (65%) yang sebelumnya 35%. Hasil menunjukkan bahwa peserta yang telah menerima edukasi Pendidikan kesehatan mengalami  peningkatan pengetahuan mengenai pencegahan penularan HIV AIDS. Kegiatan Pendidikan kesehatan ini memberikan pengetahuan mengenai cara pencegahan HIV AIDS kepada remaja dan pemahaman remaja tentang status kesehatan yang baik. Kegiatan Pendidikan kesehatan ini memberikan efek positif kepada para remaja guna keberlangsungan hidup yang lebih baik.  Kegiatan ini perlu dilakukan karena mengingat akan manfaatnya. Health Education on Prevention of HIV AIDS Transmission in Youth Groups in Tulungagung HIV/AIDS is a disease that is a scourge for humans all over the world, where the patient's immune system decreases so that sufferers are susceptible to various kinds of diseases and other complications, especially since until now there is no drug that can cure HIV/AIDS. Ironically, the highest number of AIDS cases occurred in adolescents in the age group of 20 to 29 years which indicated that they had been infected with HIV since the previous 5 to 10 years, at which time they were still in their mid-adolescence stage. This service aims to provide health education to adolescents regarding the prevention of HIV AIDS transmission. The number of students involved in this activity was 100 people. The stages applied in the implementation of this service are divided into preparation, implementation and evaluation. Methods of data collection is done by pre and post test. Adolescent knowledge experienced a significant positive change (65%) from 35% previously. The results show that participants who have received health education experience increased knowledge about preventing the transmission of HIV AIDS. This health education activity provides knowledge on how to prevent HIV AIDS to adolescents and adolescents' understanding of good health status. This health education activity has a positive effect on adolescents for a better life. This activity needs to be done because of its benefits
Penerapan IPTEK Untuk Peningkatan Produksi dan Pengelolaan Manajemen Keuangan Pada Petani Jambu Biji Nyoman Ayu Nila Dewi; Putu Setyarini; I Wayan Rupika Jimbara; I Ketut Widhi Adnyana; I Pande Komang Gede Pendit Wiguna; Ni Putu Virgi Savita
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i2.1289

Abstract

Desa Petang merupakan salah satu desa yang memiliki pertanian cukup baik berkat kondisi tanah dan iklim yang mendukung. Mayoritas perkebunan di daerah tersebut menanam jambu biji sebagai sumber penghasilan utama. Data menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk Desa Petang berprofesi sebagai petani. Salah satu mitra kegiatan pengabdian di desa ini adalah Bapak I Kadek Eka Diana, yang memiliki perkebunan jambu biji dan memanen buah jambu biji sebanyak 1 Ton setiap minggunya. Mitra ini rata-rata memperoleh penghasilan sebesar 3 juta per minggu. Namun, terdapat beberapa permasalahan dalam aspek produksi mitra. Salah satunya adalah keterbatasan alat semprot obat untuk tanaman, yang menjadi penyebab gagal panen karena penyemprotan harus dilakukan dengan cepat di musim hujan untuk mencegah kerusakan buah dan tanaman akibat hama. Selain itu, keterbatasan alat produksi berupa plastik pembungkus buah juga menyebabkan beberapa buah rusak dan tidak dapat dijual karena tidak terlindungi dari gigitan kelelawar dan serangga. Masalah lain terletak pada aspek manajemen keuangan mitra, yang saat ini tidak mencatat secara baik dan jelas pemasukan dan pengeluaran.Untuk mengatasi permasalahan tersebut, solusi yang diusulkan adalah penambahan alat produksi berupa alat semprot obat dan plastik pembungkus buah. Alat semprot obat berteknologi elektrik dengan kapasitas 16 L akan membantu meningkatkan efisiensi dalam melawan hama. Sementara itu, penggunaan plastik pembungkus buah akan melindungi buah dari serangan hama, seperti kelelawar dan serangga. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan hasil pertanian jambu biji dengan memberikan bantuan alat semprot elektrik dan plastik pembungkus buah kepada mitra. Selain itu, mitra juga diberikan pelatihan dalam penggunaan aplikasi manajemen keuangan untuk meningkatkan pemahaman mereka dalam mengelola pemasukan dan pengeluaran. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa setelah adanya penambahan alat produksi dan pelatihan manajemen keuangan, waktu yang dibutuhkan untuk penyemprotan hama berkurang 1 hari, dan jumlah tanaman yang dapat dikerjakan dalam 1 hari meningkat 3 kali lipat. Pelatihan manajemen keuangan telah dilaksanakan dan tercatat bahwa 80% mitra telah mengikutinya.Dengan adanya dukungan ini, diharapkan hasil panen jambu biji mitra dapat meningkat dan membawa dampak positif pada perekonomian serta kesejahteraan masyarakat Desa Petang.  Application of Science and Technology to Increase Production and Management of Financial Management in Guava Farmers  Petang Village is one of the villages that has quite good agriculture thanks to the favorable soil and climate conditions. The majority of plantations in the area grow guava as their main source of income. The data shows that most of the residents of Petang Village work as farmers. One of the community service partners in this village is Mr. I Kadek Eka Diana, who owns a guava plantation and harvests 1 ton of guava fruit every week. These partners earn an average of 3 million per week. However, there are several problems in the partner production aspect. One of them is the limitation of medicinal spray equipment for plants, which is the cause of crop failure because spraying must be done quickly in the rainy season to prevent fruit and plant damage due to pests. In addition, the limited production equipment in the form of plastic fruit wrapping also caused some fruit to be damaged and unable to be sold because it was not protected from biting by bats and insects. Another problem lies in the partner's financial management aspect, which currently does not properly and clearly record income and expenses. To overcome this problem, the proposed solution is the addition of production equipment in the form of a medicine sprayer and fruit wrapping plastic. An electric-tech medicine sprayer with a capacity of 16 L will help improve efficiency in fighting pests. Meanwhile, using fruit plastic wrap will protect the fruit from attack by pests, such as bats and insects. The purpose of this service activity is to increase the yield of guava farming by providing assistance with electric sprayers and plastic fruit wrappers to partners. In addition, partners are also given training in using financial management applications to increase their understanding of managing income and expenses. The evaluation results show that after the addition of production equipment and financial management training, the time required for spraying pests is reduced by 1 day, and the number of plants that can be cultivated in 1 day has increased 3-fold. Financial management training has been carried out and it is noted that 80% of the partners have participated. With this support, it is hoped that the partners' guava yields can increase and have a positive impact on the economy and welfare of the people of Petang Village.