cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
muhammadasyari1991@gmail.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
lumbunginovasi@gmail.com
Editorial Address
Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2541626X     DOI : -
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat | Lumbung Inovasi: Journal of Community Service (ISSN: 2541-626X) is an open access scientific journal that publish community service and empowerment articles. This journal published twice a year (bianually) in May and November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 522 Documents
Pemberdayaan Kelompok Swadaya pengerajin Ukiran Bali “Anjatta” Dalam Mendukung Produksi Ukiran Di Desa Batubulan Kangin Kecamatan Sukawati I Komang Putra; IGA Athina Wulandari; Gede Sanjaya Adi Putra
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i3.1296

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertujuan meningkatkan kapasitas produksi kelompok swadaya pengerajin ukiran "Anjatta" di Desa Batubulan Kangin, Sukawati, Gianyar, untuk ekspansi pasar internasional. PKM juga bertujuan meningkatkan pengetahuan mereka dalam pengelolaan produksi dan keuangan. Metodenya melibatkan Focus Group Discussion (FGD) tentang produksi, ceramah tentang peluang ekspor, dan pelatihan pencatatan transaksi. Bantuan sarana produksi juga diberikan untuk meningkatkan produksi. Hasil observasi dan pengujian menunjukkan PKM membantu anggota Anjatta memahami pengelolaan produksi, keuangan, dan peluang ekspor serta meningkatkan produksi. Untuk keberlanjutan, disarankan melatih pemanfaatan market place dan e-commerce untuk penjualan internasional. Empowerment Of Balinese Carving Craftsmen Self-Help Group In Supporting Increased Production In Batubulan Kangin Village, Sukawati District  The Community Service Program (PKM) aims to increase the production capacity of the self-help group of "Anjatta" carving craftsmen in Batubulan Kangin Village, Sukawati, Gianyar, for international market expansion. PKM also aims to increase their knowledge in production and financial management. The method involves Focus Group Discussions (FGD) about production, lectures about export opportunities, and transaction recording training. Assistance for production facilities is also provided to increase production. Observation and test results show that PKM helps Anjatta members understand production management, finance and export opportunities and increase production. For sustainability, it is recommended to train in the use of market places and e-commerce for international sales.
Sosialisasi Literasi Digital Melalui Pengenalan Teknologi Baru Untuk Menghindari Penyebaran Hoaks di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Mangga Ulir Jakarta Selatan Rizky Eka Prasetya; Hakam Ali Niazi; Rinny Meidiyustiani; Retno Fuji Oktaviani; Syaiful Anwar
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i3.1305

Abstract

Penyebaran hoax adalah permasalahan serius di era digital saat ini, merugikan masyarakat karena kurangnya literasi digital. RPTRA Mangga Ulir bisa jadi tempat ideal untuk program literasi digital anak-anak, remaja, dan orang tua. Kurang pemahaman dan kemampuan verifikasi informasi dapat menyebabkan penyebaran hoax yang merugikan. Kesadaran dan edukasi adalah solusi dengan metode penyuluhan. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya anak-anak, tentang literasi digital, bahaya hoax, dan teknologi verifikasi informasi. Hasilnya adalah peningkatan literasi digital di RPTRA Mangga Ulir, dengan peserta yang lebih paham teknologi, mampu menghindari hoax, dan memahami pentingnya verifikasi informasi. RPTRA Mangga Ulir menciptakan lingkungan mendukung literasi digital, membantu masyarakat menjadi lebih waspada terhadap penyebaran hoax, dan memperoleh keterampilan penting di era digital. Socialization of Digital Literacy Through the Introduction of New Technology to Avoid the Spread of Hoaxes in Child Friendly Integrated Public Space in South Jakarta The spread of hoaxes is a serious problem in the current digital era, harming society due to a lack of digital literacy. RPTRA Mangga Ulir could be an ideal place for digital literacy programs for children, teenagers and parents. Lack of understanding and ability to verify information can cause the spread of detrimental hoaxes. Awareness and education are solutions with the extension method. The aim is to increase public understanding, especially children, about digital literacy, the dangers of hoaxes, and information verification technology. The result is increased digital literacy at the Mangga Ulir RPTRA, with participants who are more technologically savvy, able to avoid hoaxes, and understand the importance of information verification. RPTRA Mangga Ulir creates an environment that supports digital literacy, helps people become more aware of the spread of hoaxes, and acquires important skills in the digital era.
Program Kemitraan Masyarakat: Pemberdayaan Bank Sampah Sebagai Bentuk Kepedulian Terhadap Lingkungan Dalam Menperpanjang Umur Bumi di Desa Paksebali Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung Sanjaya Adi Putra; Komang Putra; I Made Aditya Pramartha
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i3.1312

Abstract

Tujuan program kemitraan masyarakat ini adalah untuk Meningkatkan wawasan dan pengetahuan masyarakat desa paksebali tentang lingkungan, khususnya tata cara pengelolaan sampah, dan pemilahan sampah. Selain untuk melatih pengurus bank sampah dalam hal tata Kelola keuangan dan tata Kelola organisasi yang baik.  Pelaksanaan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, tutorial, dan diskusi serta latihan. Dengan dilakukan Program Kemitraan Masyarakat ini pihak pengelola bank sampah “Wangun Arta” dapat memahami prosedur atau proses pengelolaan bank sampah dengan baik dan benar serta dapat melakukan pencatatan keuangan secara manual. Selain Itu PKM ini dapat meningkatkan kualitas dan kesadaran penduduk di desa Pakse Bali Klungkung dalam menjaga kebersihan dan lingkungan sekitar.  Community Partnership Program: Empowerment of Waste Banks as a Form of Concern for the Environment in Prolonging the Life of the Earth in Paksebali Village, Dawan District, Klungkung Regency  The aim of this community partnership program is to increase the insight and knowledge of the Paksebali village community about the environment, especially waste management procedures and waste sorting. Apart from training waste bank administrators in terms of financial management and good organizational governance. The implementation of Community Partnership Program activities is carried out using lecture, tutorial, discussion and training methods. By carrying out this Community Partnership Program, the management of the "Wangun Arta" waste bank can understand the procedure or process of managing the waste bank properly and correctly and can carry out financial records manually. Apart from that, this PKM can improve the quality and awareness of residents in Pakse Bali Klungkung village in maintaining cleanliness and the surrounding environment.
Pelatihan Social Media Marketing pada Pelaku UMKM di Desa Semanding Hapsari Shinta Citra Puspita Dewi; Herma Retno Prabayanti; Nur Shanti Retno Pembayun; Erta Erta
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i2.1325

Abstract

UMKM memiliki peran yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi negara. Tingginya jumlah UMKM di Indonesia tidak terlepas dari berbagai tantangan serta kondisi pandemi Covid-19 yang mendorong perubahan pada pola konsumsi barang dan jasa menjadi momentum untuk mengakselerasi transformasi digital. Globalisasi dan pasar bebas menjadi tantangan bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk terus bertahan. Salah satu potensi yang dapat dimanfaatkan adalah potensi teknologi informasi. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM tentang bagaimana memasarkan produk melalui social media. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari empat tahapan yaitu persiapan, survey, pelaksanaan, dan evaluasi. Data hasil kegiatan dianalisis secara deskriptif berdasarkan hasil penilaian langsung oleh tim pelaksana setelah sesi pelatihan/penyampaian materi dilaksanakan pada 20 pelaku UMKM yang terlibat dalam kegiatan ini. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan pelaku UMKM mampu membuat akun social media memasarkan produknya lebih luas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM melalui pemanfaatan e-commerce dan social media dengan memperluas akses pasar. Social Media Marketing Training for SMEs in Semanding Village Abstract SMEs play a significant role in the country's economic growth. The high number of SMEs in Indonesia is attributed to various challenges and the Covid-19 pandemic situation, which has driven changes in the consumption patterns of goods and services, becoming an opportunity to accelerate digital transformation. Globalization and free markets present challenges for Small and Medium Enterprises (SMEs) to sustain themselves. One potential aspect that can be utilized is information technology. The objective of this community service activity is to provide training to SME practitioners on marketing products through social media. The implementation method of this activity consists of four stages: preparation, survey, implementation, and evaluation. Data from the activity were analyzed descriptively based on direct assessments by the implementation team after the training/material delivery sessions, involving 20 SME practitioners participating in this activity. The results of this community service activity indicate that SME practitioners were able to create social media accounts to market their products more extensively. This community service activity is expected to enhance the knowledge and skills of SME practitioners in utilizing e-commerce and social media to expand market access.
Pelatihan Manajemen Stres Pada Mahasiswa Untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Selama Perkuliahan Hybrid Panji Bana; Dani Primanata; Hapsari Shinta Citra Puspita Dewi; Erta Erta
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i2.1326

Abstract

Banyak mahasiswa yang mengalami kebingungan dengan perubahan metode pembelajaran dari pembelajaran offline, online, dan hybrid. Selain itu banyak mahasiswa yang mengalami tingkat stress sedang hingga tinggi karena diakibatkan oleh perubahan metode perkuliahan. Tujuan pelatihan ini adalah menurunkan tingkat kecemasan dan stress secara berlebihan dengan mengenalni kondisi emosional dan meregulasinya dengan manajemen stress akibat permasalahan yang diuraikan sebelumnya. Metode yang dilakukan pada pengabdian ini meliputi 4 tahapan, yakni (1) persiapan/perencanaan, (2) survei kebutuhan, (3) pelaksanaan, (4) evaluasi. Kegiatan ini melibatkan 50 mahasiswa. Manajemen emosi dan kesehatan mental peserta dianalisis secara deskriptif berdasarkan jurnal aktifitas yang diisi selama kegiatan berlangsung. Hasil pelaksanaan pelatihan ini menunjukkan peserta merasakan dampak positif dengan 75% peserta bisa menganalisis jenis emosional yang dimilikinya. Berdasarkan hasil kegitan dapat disimpulkan bahwa manajement stress dapat meningkatkan kesehatan mental peserta selama perkuliahan hybrid di Universitas Negeri Surabaya. Stress Management Training for Students to Improve Mental Health During Hybrid Lectures Abstract Many students experience confusion due to changes in learning methods from offline to online and hybrid learning. Additionally, a significant number of students experience moderate to high levels of stress as a result of the changes in the teaching methods. The objective of this training is to reduce excessive anxiety and stress by understanding the emotional conditions and regulating them through stress management related to the aforementioned issues. The method employed in this community service consists of 4 stages: (1) preparation/planning, (2) needs survey, (3) implementation, and (4) evaluation. This activity involves 50 students. The emotional management and mental health of the participants were analyzed descriptively based on activity journals filled out during the program. The results of this training show that participants experienced positive impacts, with 75% of them being able to analyze their emotional types. Based on the results of the activity, it can be concluded that stress management can improve the mental health of participants during hybrid lectures at Universitas Negeri Surabaya.
Pelatihan Batik Ecoprint pada Kelompok Ibu-Ibu PKK di Kelurahan Warugunung Surabaya untuk Menunjang Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Dwi Cahyo Kartiko; Kartika Rinakit Adhe; Hapsari Shinta Citra Puspita Dewi; Erta Erta
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i2.1328

Abstract

Permasalahan sampah organik dapat dikreasikan dengan cara membuat sebuah karya berbahan baku sampah itu sendiri. Masyarakat perlu diedukasi untuk pemanfaatan sampah organik menjadi sebuah karya yang kreatif sehingga memiliki sebuah nilai pakai dan nilai seni tersendiri salah satunya adalah Ecoprint. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan Pelatihan Batik Eco Print yang masih jarang dikenal oleh masyarakat umum khususnya di kalangan ibu-bu PKK di kelurahan Warugunung, Surabaya. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan bisa mengembangkan ekonomi kreatif, selain menghasilkan ekonomi kreatif batik Ecoprint juga bisa menjadi bahan utama untuk menghasilkan pakaian yang digunakan sehari-hari. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi 4 tahapan, yakni (1) persiapan/perencanaan, (2) survei kebutuhan, (3) pelaksanaan, (4) evaluasi. Pada tahap persiapan/perencanaan dilakukan Tim PKM melakukan wawancara dan mengadakan studi awal pada ibu-ibu PKK di kelurahan Warugunung. Hasil pelatihan ini menunjukkan peserta belum memahami teknik percampuran alami dari daun eco print, akan tetapi setelah beberapa percobaan peserta mampu mengkreasikan motif dan warna yang di buat pada batik tersebut dan bisa menambahkan sentuhan inovasi dalam motif tersebut. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan batik Ecoprint pada ibu-ibu PKK Warungun Surabaya dapat meningkatkan pemahaman dan inovasi dalam membuat batik sehingga diharapkan dapat meninkatkan kesejahteraan melalui inovasi ekonomi kreatif bagi peserta yang dilibatkan dalam kegiatan ini. Batik Ecoprint Training for PKK Mothers' Group in Warugunung Sub-district, Surabaya, to Support Creative Economic Growth Abstract The issue of organic waste can be addressed through creative means by transforming waste materials into artistic creations. Educating the community on the utilization of organic waste for creative purposes, such as Ecoprint, can lead to added value and artistic significance. This community service project aimed to provide training on Batik Eco Print, a technique that is relatively less known among the general public, especially among PKK mothers in the Warugunung district of Surabaya. The training intended to foster the development of creative economy, as Batik Ecoprint not only generates economic opportunities but can also serve as a primary material for everyday clothing. The implementation method of this project consisted of four stages: (1) preparation/planning, (2) needs survey, (3) implementation, and (4) evaluation. During the preparation stage, the PKM team conducted interviews and preliminary studies with PKK mothers in Warugunung. The results of the training showed that participants initially lacked knowledge of the natural blending techniques of Eco Print leaves. However, after several experiments, they became proficient in creating unique motifs and colors on the batik fabric, adding innovative touches to the designs. In conclusion, this Batik Ecoprint training for PKK mothers in Warugunung, Surabaya, improved their understanding and innovation in creating batik, thereby fostering creative economic development and enhancing the well-being of the participants involved in this community service initiative.
Pendampingan Usaha Pia Tiga Putri dalam Peningkatan Produksi dan Manajemen Pemasaran Ni Ketut Pradani Gayatri Sarja; I Ketut Parnata; Luh Mei Wahyuni
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i3.1337

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mendampingi mitra dalam proses peningkatan produksi serta manajemen agar usahanya lebih berkembang. Tujuan ini direalisasikan dalam bentuk metode pelaksanaan yang terdiri dari tiga tahapan yaitu persipan, implementasi dan evaluasi. Tahapan impelementasi kegiatan ini terdiri dari memberikan bantuan alat produksi, pelatihan pengemasan, digital marketing serta manajemen keuangan yang diikuti oleh mitra ditambah dengan tiga anggota mitra yang membantu usahanya. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan setelah pemberian alat produksi yaitu waktu produksi berkurang 50% baik pembuatan bahan filling pia berupa kacang hijau, sebelumnya dibuat 30 menit sedangkan menggunakan mesin chopper, dipersingkat menjadi 15 menit. Selain itu, proses pemanggangan pia yang biasanya membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit menjadi 10 menit dengan kapasitas sekali pemanggangan kurang lebih 50 pcs pia dengan adanya oven atas bawah. Evaluasi juga dilakukan terhadap pengemasan produk, dimana 100% produk pia mitra dikemas dengan kemasan vacum seal berlabel. Evalusi terkait pelatihan digital marketing juga dilakukan dimana mitra dapat melakukan posting foto produk ke instagram. Selain itu untuk manajemen keuangan, mitra sudah bisa membuat nota penjualan dan pencatatan ke buku kas. Rekomendasi yang diberikan bahwa mitra harus menggunakan dan pengetahuan yang diberikan secara optimal serta tim pengabdi melakukan evaluasi. Community Service: Pia Tiga Putri Business Assistance in Increasing Production and Marketing Management The purpose of this service activity is to assist partners in the process of increasing production and management so that their business is more developed. This goal is realized in the form of an implementation method which consists of three stages, namely preparation, implementation and evaluation. The stages of implementing this activity consist of providing assistance with production equipment, packaging training, digital marketing and financial management which are attended by partners plus three partner members who help their business. Based on the results of the evaluation carried out after the provision of production equipment, namely the production time was reduced by 50% both for making pia filling in the form of green beans, previously made 30 minutes while using a chopper machine, it was shortened to 15 minutes. In addition, the process of baking pia which usually takes approximately 15 minutes becomes 10 minutes with a one-time roasting capacity of approximately 50 pcs of pia with an up and down oven. Evaluation was also carried out on product packaging, where 100% of PIA Mitra's products were packaged with a labeled vacuum seal packaging. Evaluations related to digital marketing training are also carried out where partners can post product photos to Instagram. Apart from that, for financial management, partners can already make sales notes and record them in the cash book. Recommendations are given that partners must use and knowledge provided optimally and the service team evaluates it.  
Pengembangan UMKM Kain Perca Melalui Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna Di Tabanan Bali Ni Luh Ayu Kartika Yuniastari Sarja; Ni Made Mega Abdi Utami; Luh Mei Wahyuni
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i3.1345

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah membantu mitra dalam mengatasi kendala yang dialami sehingga usaha mitra dapat perkembang terutama dengan penerapan teknologi tepat guna. Metode pelaksaan kegiatan ini adalah dipecah menjadi beberapa kegiatan yaitu sosialisasi, pelatihan manajemen keuangan, pelatihan penggunaan media sosial untuk pemasaran online, pendampingan pembuatan variasi jenis produk baru dan pemberian bantuan berupa alat produksi serta evaluasi kegiatan pengabdian. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa adanya peningkatan kuantitas produksi hingga 50% dan efisiensi waktu produksi, 1 orang anggota mitra dapat membuat manajemen keuangan sederhana dan 1 orang mitra dapat menggunakan instagram sebagai media promosi produknya. Rekomendasi yang diberikan adalah mengemas hasil produk mitra menjadi produk oleh-oleh khas daerahnya karena peminatnya tidak hanya warga lokal tapi juga wisatawan. The Development Of Patchwork UMKM Through The Utilization Of Appropriate Technology In Tabanan, Bali The purpose of this activity is to assist partners in overcoming the obstacles so that partner's business can develop, especially with the application of appropriate technology. The method of this activity namely socialization, financial management training, training on the use of social media for online marketing, assistance in making variations of new types of products and providing assistance in the form of production tools and evaluation of community service activities. The evaluation results show that there is an increase in production quantity of up to 50% and production time efficiency, 1 partner member can make simple financial management and 1 partner can use Instagram as a medium for promoting their products. The recommendation given is to package the partner's products into regional souvenirs because the demand is not only local residents but also tourists
Pendampingan Pengelolaan dan Inovasi Produk Usaha Kue Kering di Denpasar Tyas Raharjeng Pamularsih; Cokorda Istri Sri Widhari; Ni Ketut Pradani Gayatri Sarja
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i3.1346

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah mendampingi mitra dalam pengelolaan serta pengembangan variasi produknya. Adapun metode pelaksaan kegiatan pengabdian dibagi menjadi tiga tahapan utama yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Pada tahapan pelaksanaan dilakukan beberapa kegiatan yang menjadi solusi bagi permasalahan mitra yaitu pemberian bantuan alat produksi berupa mixer dan oven, pendampingan pembuatan variasi produk baru, pelatihan pengemasan menjadi hampers, manajemen keuangan serta pelatihan pemasaran online.  Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan dengan wawncara secara langsung ke mitra yaitu terdapat peningkatan kuantitas produk hingga 50%, adanya penambahan 3 variasi produk, kemasan kue diberi label 100% serta adanya inovasi kemasan untuk hampers maupun oleh-oleh, masing-masing 1 orang dari anggota mitra dapat melakukan manajemen keuangan sederhana serta promosi dengan media instagram. Rekomendasi yang dapat diberikan untuk mitra adalah terus melakukan peningkatan variasi produk dan menggunakan media sosial untuk pemasarannya. Management and Innovation Assistance of Pastry Business Products in Denpasar The purpose of this activity is to assist partners in managing and developing their product variations. The method is divided into three main stages, namely preparation, implementation and evaluation. At the implementation stage, several activities were carried out which became a solution to partner problems, namely the provision of production equipment assistance in the form of mixers and ovens, assistance in making new product variations, packaging training into hampers, financial management and online marketing training. Based on evaluation carried out by direct interviews with partners, there was an increase in product quantity by up to 50%, the addition of 3 product variations, 100% labeled packaging and packaging innovations for hampers, 1 person each from partner members can carry out simple financial management as well as promotions with Instagram media. Recommendations that can be given to partners are to continue to increase product variations and use social media for marketing.
Pemberdayaan POKDARWIS Pantai Tlangoh dalam Pengembangan Desa Wisata Desa Tlangoh Kecamatan Tanjungbumi Kabupaten Bangkalan Provinsi Jawa Timur Zainudin Zainudin; Rica Wijayanti; Octaviana Arisinta
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i3.1350

Abstract

Tujuan kegian pengabdian yaitu membantu pengelola POKDARWIS mengembangkan keterampilan mengelola desa wisata secara mandiri atau berdaya. Masalah utama yaitu pengetahuan dan keterampilan Pengelola POKDARWIS Pantai Tlangoh  mengelola desa wisata merencanakan, melaksanakan dan membuat laporan pertanggung jawaban masih  rendah.  Metode penyelesaian yang ditawarkan yaitu pemberdayaan pembangunan desa wisata bagi pengelola POKDARWIS Pantai Tlangoh melalui bimbingan teknis dan pendampingan. Bimbingan teknis dilakukan untuk membekali dan mengupgrade pengetahuan dan keterampilan pengelola POKDARWIS Pantai Tlangoh tentang bagaimana mengelola keuangan dan strategi marketing desa wisata.  Pendampingan dilakukan setelah bimbingan teknis untuk memastikan pengelola POKDARWIS dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan secara dan profesional mandiri. Hasil kegiatan yaitu Pengelola POKDARWIS mampu mempraktikan membuat pembukuan sederhana yaitu pendapatan dan pengeluaran dan membuat video konten promosi Pantai Tlangoh menggunakan aplkasi desa wisata. Simpulan kegiatan pengabdian yaitu eksistensi dan keberlanjutan Pantai Tlangoh sebagai destinasi desa wisata. Empowerment of Tlangoh Beach POKARWIS in the Development of Tourism Villages in Tlangoh Village, Tanjungbumi District, Bangkalan Regency, East Java Province The purpose of the service activity is to help POKDARWIS managers develop skills in managing tourist villages independently or empowered. The main problem is knowledge and skills Tlangoh Beach POKDARWIS managers manage village tourism planning, implementing and reporting accountability is still low. The settlement method offered is empowering tourism village development for Tlangoh Beach POKDARWIS managers through technical guidance and assistance. Technical guidance is carried out to equip and upgrade the knowledge and skills of Tlangoh Beach POKDARWIS managers on how to manage finances and tourism village marketing strategies. Assistance is carried out after technical guidance to ensure that POKDARWIS managers can apply knowledge and skills in an independent and professional manner. The results of the activity were that the POKDARWIS Manager was able to practice making simple bookkeeping, namely income and expenses and making promotional video content for Tlangoh Beach using the tourist village application. The conclusion of the community service activities is the existence and sustainability of Tlangoh Beach as a tourist village destination