cover
Contact Name
Ekasatya Aldila Afriansyah
Contact Email
ekafrian@gmail.com
Phone
+628979550972
Journal Mail Official
mosharafajournal@institutpendidikan.ac.id
Editorial Address
Gedung B, Lantai 2, Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut Jalan Pahlawan No. 32 Sukagalih, Garut, Jawa Barat
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 20864280     EISSN : 25278827     DOI : https://doi.org/10.31980/mosharafa
Core Subject : Education,
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika (p-ISSN: 2086-4280 & e-ISSN: 2527-8827) mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang pendidikan matematika yang belum pernah dipublikasikan. Penulis dapat berasal dari berbagai level, seperti mahasiswa (S1, S2, S3), guru, dosen, praktisi, maupun pemerhati pendidikan matematika. Mosharafa terbit tiga kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Januari, Mei, dan September. Penerbit Mosharafa adalah Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,165 Documents
Development of Worksheets Based on Realistic Mathematics Education to Enhance Junior High School Students’ Mathematical Communication Skills Dewi Normalasari; Sugeng Sutiarso; Chika Rahayu
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 2 (2025): April
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i2.3065

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Realistic Mathematics Education (RME) guna meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Permasalahan yang diangkat adalah rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa yang teridentifikasi dari hasil observasi awal, di mana lebih dari 60% siswa mengalami kesulitan menyampaikan ide atau menjelaskan proses penyelesaian masalah secara matematis. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) karena memungkinkan perencanaan terstruktur, validasi ahli, serta evaluasi efektivitas produk. Subjek penelitian terdiri atas 28 siswa kelas VIII di salah satu SMP di Provinsi Lampung. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli, angket respon siswa, dan tes kemampuan komunikasi matematis. LKPD yang dikembangkan divalidasi oleh dua ahli dan memperoleh skor rata-rata 87%, yang menunjukkan kategori “sangat valid”. Respon siswa terhadap LKPD juga sangat positif dengan skor rata-rata 85%. Efektivitas LKPD diuji melalui hasil pretest dan posttest, menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 52 menjadi 78 dengan N-Gain sebesar 0,65 dalam kategori sedang, serta hasil uji-t menunjukkan peningkatan signifikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LKPD berbasis RME yang dikembangkan efektif dan layak digunakan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Abstract This research aims to develop Student Worksheets (LKPD) based on Realistic Mathematics Education (RME) to enhance students’ mathematical communication skills. The research problem addressed is the low level of students’ mathematical communication, as identified through preliminary observations where more than 60% of students struggled to express ideas or explain problem-solving processes mathematically. The development model used is ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), as it allows for structured planning, expert validation, and product effectiveness evaluation. The research subjects consisted of 28 eighth-grade students at a junior high school in Lampung Province. The instruments used included expert validation sheets, student response questionnaires, and mathematical communication tests. The developed LKPD was validated by two experts and received an average score of 87%, indicating a “very valid” category. Student responses were also highly positive, with an average score of 85%. The LKPD’s effectiveness was evaluated using pretest and posttest results, showing an average score increase from 52 to 78 with an N-Gain of 0.65, categorized as moderate, and the t-test results indicated a statistically significant improvement. These findings demonstrate that the RME-based LKPD developed is effective and feasible to use in improving students’ mathematical communication skills.
Enhancing Problem Solving and Creative Thinking in Integral Calculus via Search Solve Create Share Model and MATLAB Hasby Assidiqi; Muhammad Sabirin; Muhammad Amin Paris; Arif Ganda Nugroho
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 2 (2025): April
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i2.3096

Abstract

Abstrak Kesulitan siswa dalam memahami kalkulus integral disebabkan oleh sifatnya yang abstrak dan kompleksitas proses simboliknya. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dampak penerapan model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) yang didukung oleh perangkat lunak MATLAB terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif dan pemecahan masalah matematis siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan kelompok kontrol, di mana data dikumpulkan hanya melalui post-test. Partisipan penelitian berjumlah 216 siswa kelas XII IPA dari tiga Madrasah Aliyah Negeri di Kota Banjarmasin. Kelompok eksperimen mendapatkan pembelajaran menggunakan model SSCS dengan bantuan MATLAB, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode konvensional. Hasil uji statistik Mann–Whitney menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p < 0,05), dan analisis ukuran efek dengan Cohen’s d menunjukkan pengaruh dalam kategori sedang hingga tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi model SSCS dan MATLAB efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi dalam pembelajaran matematika. Abstract Students often struggle with integral calculus due to its abstract concepts and the complexity of symbolic operations. This study investigates the impact of applying the Search, Solve, Create, and Share (SSCS) learning model assisted by MATLAB software on students’ mathematical creative thinking and problem-solving abilities. A quasi-experimental design with a post-test-only control group was implemented, involving 216 twelfth-grade science students from three public Islamic senior high schools in Banjarmasin. The experimental group received instruction using the SSCS model with MATLAB integration, while the control group was taught using conventional methods. The results of the Mann–Whitney U test indicated statistically significant differences between the two groups (p < 0.05). Furthermore, effect size analysis using Cohen’s d revealed a moderate to high practical impact. These findings suggest that the combination of SSCS and MATLAB is effective in promoting students’ higher-order thinking skills in mathematics learning.
Electronic Module Using Problem-Based Learning for Set Theory: Practicality Assessment and Initial Effects on Mathematics Ade Irma; Al Jupri; Jarnawi Afgani Dahlan; Nanang Priatna
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 2 (2025): April
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i2.3098

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menelaah kegunaan modul digital pada pokok bahasan himpunan yang dirancang berlandaskan pembelajaran berbasis masalah (PBL) guna menunjang kecakapan representasi matematis para mahasiswa. Penelitian ini tergolong dalam jenis penyelidikan dan pengembangan (Research and Development/R&D) dengan menerapkan pola pengembangan ADDIE yang mencakup lima fase, yakni Analisis, Perancangan, Pengembangan, Penerapan, dan Penilaian. Subjek penelitian ini adalah 30 mahasiswa tingkat satu pada semester ganjil, yang secara langsung berperan sebagai pengguna modul dalam proses pembelajaran. Pengumpulan data mengenai kepraktisan dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa angket kepraktisan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa bahan ajar digital yang mengadopsi pendekatan pembelajaran berbasis masalah pada topik himpunan tergolong dalam klasifikasi amat praktis. Hasil N-Gain menunjukkan bahwa kemampuan representasi kelas berada pada kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa modul yang dikembangkan tidak hanya mudah digunakan dan dipahami oleh mahasiswa, tetapi juga mampu mendukung keterlibatan aktif mahasiswa dalam pembelajaran matematika berbasis masalah. Abstract This investigation endeavors to scrutinize the functional applicability of an electronically crafted module concerning set theory, meticulously architected upon the tenets of problem-oriented pedagogy (POP), with the principal objective of augmenting learners' proficiency in mathematical articulation. The inquiry is methodologically situated within the paradigm of investigative elaboration (I&E), employing the ADDIE architectural framework encompassing five sequential phases: analytical scrutiny, schematic formulation, constructive assembly, practical deployment, and evaluative assessment. The participants encompassed thirty neophyte scholars during the inaugural academic term, who served as direct beneficiaries of the instructional implementation throughout the pedagogical process. An evaluative questionnaire was deployed. Analytical scrutiny of the accumulated metrics reveals that the problem-oriented electronic module about set theory achieved within the classification of superlative practicality. The normalized gain indices demonstrate that the representational competencies reside within the intermediate stratum. This empirical evidence substantiates that the formulated module is not merely facile in utilization and cognition for scholars but also efficacious in fostering dynamic engagement within problem-centric mathematical tutelage.
Assessing Critical Thinking Abilities in Solving Mathematics Number Pattern Problems Among Junior High School Students Shafira Meiria Rahmasari; Zaenuri Zaenuri; Iwan Junaedi; Adi Nur Cahyono
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 2 (2025): April
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i2.3116

Abstract

Abstrak Kemampuan berpikir kritis siswa dalam matematika masih rendah. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi kemampuan berpikir kritis siswa dalam matematika, dengan fokus pada masalah pola bilangan, menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu tiga belas siswa pada salah satu SMP di Kabupaten Cirebon. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan berpikir kritis tentang pola bilangan yang terdiri dari dua soal utama dengan empat sub pertanyaan dan pedoman wawancara. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan wawancara kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan masalah matematika hanya mencapai tahap rata-rata hingga di bawah rata-rata pada seluruh indikator kemampuan berpikir kritis dalam matematika yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Penelitian ini berkontribusi memberikan gambaran mengenai kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan masalah matematika pada materi pola bilangan yang dapat menjadi dasar dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif serta pengembangan instrumen asesmen berbasis indikator berpikir kritis. Abstract Students’ critical thinking abilities in mathematics remain low. This study aims to explore students’ critical thinking abilities in mathematics, focusing on number pattern problems, using a qualitative descriptive approach. The participants were thirteen students from one Junior High School in Cirebon Regency. The instruments used included a critical thinking test on number patterns containing two main items with four sub-questions, and interview guidelines. Data were collected through written tests and interviews, and analyzed through data reduction, data display, and concluson drawing. The results show that most students achieved only average to below-average performance across indicators of critical thinking abilities in mathematics namely interpretation, analysis, evaluation, and inference. This study contributes to provide a detailed description of Junior High School students’ critical thinking profiles in solving number pattern problems, which can development of more effective instructional strategies and critical thinking based assessment.
Ethnomathematics in Sundanese Crafts: A Systematic Literature Review Ekasatya Aldila Afriansyah; Sri Sugiarti
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 2 (2025): April
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i2.3432

Abstract

Abstrak Etnomatematika adalah studi tentang hubungan antara konsep matematika dengan praktik budaya suatu masyarakat. Penelitian ini mengeksplorasi etnomatematika dalam kerajinan tradisional Sunda melalui tinjauan literatur sistematis (SLR) terhadap 13 artikel yang diterbitkan antara tahun 2020-2024. Penelitian ini mengidentifikasi berbagai konsep matematika yang terkandung dalam kerajinan seperti anyaman bambu, payung geulis, dan bros kain bertumpuk. Analisis menunjukkan bahwa prinsip-prinsip matematika, termasuk geometri datar dan ruang, simetri, tessellasi, transformasi geometris, dan deret aritmetika, secara alami diterapkan dalam pembuatan kerajinan tradisional. Studi ini juga menyoroti potensi untuk mengintegrasikan temuan ini ke dalam pembelajaran matematika guna meningkatkan pemahaman siswa melalui pendekatan berbasis budaya dan kontekstual. Oleh karena itu, penelitian ini menyediakan sintesis dasar untuk pengembangan pendidikan matematika yang lebih inklusif berdasarkan kebijaksanaan lokal. Kata Kunci: Etnomatematika; Kerajinan; Sunda Abstract Ethnomathematics is the study of connecting mathematical concepts with the cultural practices of a society. This study explores ethnomathematics in traditional Sundanese crafts through a systematic literature review (SLR) of 13 articles published between 2020-2024. This research identifies various mathematical concepts contained in crafts such as bamboo weaving, payung geulis, and stacked fabric brooches. The analysis reveals that mathematical principles, including plane and spatial geometry, symmetry, tessellation, geometric transformations, and arithmetic sequences, are naturally applied in traditional craftmaking. This study also highlights the potential for integrating these findings into mathematics learning to enhance students’ understanding through a culturally based, contextual approach. Thus, this research provides a foundational synthesis for the development of more inclusive mathematics education based on local wisdom. Keywords: Ethnomathematics; Crafts; Sundanese

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 (2026): January Vol. 14 No. 4 (2025): October Vol. 14 No. 3 (2025): July Vol. 14 No. 2 (2025): April Vol. 14 No. 1 (2025): January Vol. 13 No. 4 (2024): October Vol. 13 No. 3 (2024): July Vol. 13 No. 2 (2024): April Vol. 13 No. 1 (2024): January Vol. 12 No. 4 (2023): October Vol. 12 No. 3 (2023): July Vol 12, No 3 (2023) Vol. 12 No. 2 (2023): April Vol 12, No 2 (2023) Vol. 12 No. 1 (2023): January Vol 12, No 1 (2023) Vol. 11 No. 3 (2022): September Vol 11, No 3 (2022) Vol 11, No 2 (2022) Vol. 11 No. 2 (2022): Mei Vol. 11 No. 1 (2022): Januari Vol 11, No 1 (2022) Vol. 10 No. 3 (2021): September Vol 10, No 3 (2021) Vol. 10 No. 2 (2021): Mei Vol 10, No 2 (2021) Vol. 10 No. 1 (2021): Januari Vol 10, No 1 (2021) Vol 9, No 3 (2020) Vol. 9 No. 3 (2020): September Vol 9, No 2 (2020) Vol. 9 No. 2 (2020): Mei Vol 9, No 1 (2020) Vol. 9 No. 1 (2020): Januari Vol 8, No 3 (2019) Vol. 8 No. 3 (2019): September Vol. 8 No. 2 (2019): Mei Vol 8, No 2 (2019) Vol 8, No 1 (2019) Vol. 8 No. 1 (2019): Januari Vol. 7 No. 3 (2018): September Vol 7, No 3 (2018) Vol. 7 No. 2 (2018): Mei Vol 7, No 2 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol. 7 No. 1 (2018): Januari Vol. 6 No. 3 (2017): September Vol 6, No 3 (2017) Vol. 6 No. 2 (2017): Mei Vol 6, No 2 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol. 6 No. 1 (2017): Januari Vol 5, No 3 (2016) Vol. 5 No. 3 (2016): September Vol 5, No 2 (2016) Vol. 5 No. 2 (2016): Mei Vol. 5 No. 1 (2016): Januari Vol 5, No 1 (2016) Vol 4, No 3 (2015) Vol. 4 No. 3 (2015): September Vol. 4 No. 2 (2015): Mei Vol 4, No 2 (2015) Vol. 4 No. 1 (2015): Januari Vol 4, No 1 (2015) Vol 3, No 3 (2014) Vol. 3 No. 3 (2014): September Vol 3, No 2 (2014) Vol. 3 No. 2 (2014): Mei Vol 3, No 1 (2014) Vol. 3 No. 1 (2014): Januari Vol 2, No 3 (2013) Vol. 2 No. 3 (2013): September Vol. 2 No. 2 (2013): Mei Vol 2, No 2 (2013) Vol 2, No 1 (2013) Vol. 2 No. 1 (2013): Januari Vol. 1 No. 2 (2012): September Vol 1, No 2 (2012) Vol 1, No 1 (2012) Vol. 1 No. 1 (2012): Mei More Issue