cover
Contact Name
Zul Anwar
Contact Email
zulanwar17@gmail.com
Phone
+62817259116
Journal Mail Official
mandalikaindo@gmail.com
Editorial Address
Alamat: Jalan Candi Pawon No. 7, Getap Barata, Kel. Cakranegara Selatan Baru, Kec. Cakranegara, Kota Mataram, NTB. 83238 Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT CAHAYA MANDALIKA (ABDIMANDALIKA)
ISSN : -     EISSN : 2722824X     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal ini memuat khusus tentang Pengabdian kepada Masyarakat baik yang bersekala internasional, nasional, regional, dan lokal. Terbit dua kali setahun yaitu bulan Juni dan Desember.
Articles 219 Documents
Peningkatan Kualitas PBM Melalui Pelatihan Integrasi Model dan Aplikasi Teknologi Pembelajaran Kimia Inovatif Pada Guru-Guru Kimia Florida Doloksaribu; Albaiti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Mandalika (Abdimandalika) Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/abdimandalika.v6i1.4534

Abstract

Chemistry learning is a learning that requires many innovative learning models to anticipate problems found in the field. For this reason, chemistry learning requires models, methods, techniques, approaches, and learning media that are integrated with each other, according to the needs of students, the character of the material and students, and what is currently developing that must be responded to by chemistry education. In the current rapid technological advances and learning models, there are still many conventional learning models. Teachers who are less creative will continue to occur as in the past and will continue to hinder the development of students in responding to innovative learning. This condition is often found in various schools in remote areas, where the internet network does not function optimally, so that the cause of the lack of innovative abilities, so that educators do not optimally accept the concept. The difficulties found in abstract chemistry material can be made easier by utilizing learning technology applications. Thus, educators not only get material manually and conventionally, but are integrated with various approaches. Based on the results of the training on the integration of innovative chemistry learning models and applications of technology for chemistry teachers from several Papua and Maluku regions, it resulted in an increase in the understanding of concepts and skills of teachers, and it is hoped that trained teachers will be able to improve the quality of innovative teaching and learning in their respective schools
PKM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN MASTER OF CEREMONY (MC) DI DESA MALAKA M. Ary Irawan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Mandalika (Abdimandalika) Vol. 3 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/abdimandalika.v3i2.1297

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) implementasi manajemen pendidikan dan pelatihan master of ceremony (MC) bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan public speaking khususnya sebagai master of ceremony pemuda/pemudi di Desa Malaka Kabupaten Lombok Utara. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini meliputi: perencanaan, koordinasi, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian ini tergambar pada output yaitu motivasi dan outcome yaitu peserta pelatihan diberdayakan dalam berbagai kegiatan di masyarakat.
PEMBINAAN KOMUNITAS DALAM HIDUP BERMARTABAT Zulfakar
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Mandalika (Abdimandalika) Vol. 3 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/abdimandalika.v3i2.1307

Abstract

Pembinaan komunitas merupakan suatu bentuk pemberdayaan dalam bidang ekonomi yang tergabung di dalamnya sejumlah nilai dalam kehidupan manusia yang digunakan dalam membentuk paradigma baru dalam kehidupan manusia yang bersifat pribadi dan partisipasi. Pengabdian ini dimaksudkan untuk mengkaji setiap tahapan dalam kegiatan pembinaan komunitas melalui program pendidikan yang bersifat non formal di desa ganti, praya timur, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang melibatkan masyarakat umum, dalam pengabdian kepada masyarakat. Hasil program pembinaan komunitas menunjukkan bahwa terdapat faktor eksogen atau lembaga pemerintah setempat dan endogen yaitu masyarakat luas yang menjadi barometer penentu keberhasilan program ini. Fungsi pembinaan dan kegiatan pendukung lainnya merupakan pendamping saja sejalur dengan konsep fungsi pendampingan. Dibutuhkan kesadaran yang kuat, kerja tim, dan komunikasi yang lebih inten dalam meningkatkan tarap hidup komunitas atau kesejateraan mereka dalam bidang ekonomi, bidang pendidikan, bidang sosial, bidang budaya dan bidang infrastuktur di sekitar desa.
Pelatihan Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Konservasi (PBK) Pada Anak Usia Dini di PAUD Hadiqatussibyan Lombok Timur Nurul Iman; Bq. Sarlita Kartiani; Hadi Gunawan Sakti; Irfan, Ahmad Zainul
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Mandalika (Abdimandalika) Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/abdimandalika.v4i1.1776

Abstract

Penanaman pendidikan karakter pada lembaga pendidikan khususnya di jenjang pendidikan anak usia dini (AUD) sanggat memerlukan upaya yang maksimal, oleh karena itu salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah dengan menerapkan model pembelajaran berbasis konservasi. Pembelajaran berbasis konservasi adalah suatu rencana atau pola pembelajaran yang menitik beratkan pada penanaman nilai-nilai konservasi dan peningkatan karakter peduli lingkungan untuk anak sejak dini. Makna konservasi dapat meliputi seluruh kegiatan pemeliharaan sesuai dengan situasi dan kondisi setempat. Adapun nilai-nilai konservasi yang perlu ditanamkan pada anak usia dini adalah bagaimana menghemat (reduce), menggunakan kembali (reuse) dan mendaur ulang (recycle) diterapkan dalam proses pembelajaran baik dalam maupun luar kelas. Adapun tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan dalam bentuk pelatihan penerapan model pembelajaran berbasis konservasi adalah: 1) Untuk mendeskripsikan secara detail rancangan model pembelajaran berbasis konservasi (PBK) pada anak usia dini; 2) Untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman kepada para pendidik tentang pentingnya menerapkan model pembelajaran berbasis konservasi (PBK) pada anak usia dini; 3) mensimulasikan/paraktek langsung terkait teknik penerapan model pembelajaran berbasis konservasi. Adapun dampak dari kegiatan pengabdian ini adaalah bermanfaat bagi para pendidik dalam hal ini dapat menjadikan model pembelajaran berbasis konservasi sebagai alternatif dalam proses pembelajaran pada anak usia dini dalam usaha menanamkan karakter peduli lingkungan pada anak sehingga terbentuklah karakter peduli lingkungan yakni anak-anak yang mau menjaga kelstarian lingkungan sekitar.
Pelatihan Pengelolaan Referensi Dengan Aplikasi Mendeley Untuk Penulisan Karya Ilmiah Bagi Guru di SMAN 1 Labuapi Wibawa, Restu; Kurniawati, Wiwien; Ikawati, Hastuti Diah; Herlina, Herlina
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Mandalika (Abdimandalika) Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/abdimandalika.v4i1.1836

Abstract

SMAN 1 Pringgabaya letaknya di Desa Pringgaaya Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur, Desa Pringgabaya merupakan Desa yang terletak Sebelah Timur Kota Kecamatan Pringgabaya. Pada tahap ini, solusi yang ditawarkan adalah memberikan pengetahuan tentang penyalahgunaan narkoba dan bagaimana cara menghindarinya secara dini dengan memberikan gambaran melalui sosialisasi. Berdasarkan uraian sebelumnya, serta hasil diskusi dengan mitra, maka prioritas permasalahan yang harus diselesaikan bersama mitra adalah memberikan edukasi sosialisasi bagi remaja agar terhindar dari narkoba. Hasil dari program kerja utama kami adalah memberikan pedampingan atau sosialisasi dalam memberikan pengetahuan bahayanya penyalahgunaan narkoba bagi generasi muda. hal ini dilakukan agar remaja dapat meningkatkan kesadarannya agar peran pentingnya dalam menentukan masa depan bangsa terlebih khusus di desa Pringgaaya. Selain dari pada itu remaja juga dapat meningkatkan pengetahuannya dengan mengetahui jeni-jenis obatan yang menyerupai narkoba. Kegiatan pengabdian yang sudah dilakukan berupa sosialisasi bahaya narkoba bagi generasi muda. Dimana dalam pengabdian ini kami membantu mitra dalam memberikan wawasan dalam memahami apa itu penyalahgunaan narkoba dan bagaimana cara menghindarinya. Di harapkan dengan kegiatan pengabdian yang kami lakukan ini dapat menghindari mitra dari penyalahgunaan narkoba.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) melalui Program Pemanfaatan Pekarangan Lestari (P2l) Sebagai Sumber Pendapatan Tambahan Produk Hasil Pertanian pada Kelompok Tani Surya Alam Desa Bunut Baok Kecamatan Praya Kab. Lombok Tengah Jayadi, Agus; Irawan, M. Ary
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Mandalika (Abdimandalika) Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/abdimandalika.v4i1.1842

Abstract

Kegiatan pengabdian ini betujuan untuk memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) yang dilakukan oleh tim dosen Universitas Pendidikan Mandalika Mataram (UNDIKMA) adalah untuk memberdayakan peranan wanita tani dalam meningkatkan kesejahteraan melalui usaha hasil pertaniaan. Mitra yang menjadi sasaran dari kegiatan ini adalah Kelompok Wanita Tani (KWT) Surya Alam di Desa Bunut Baok Kecamatan Praya Kab. Lombok Tengah. Capaian dari program ini adalah terciptanya kelompok yang mampu membangun dan mensejahterakan kehidupannya melalui pemanfaatan lahan pekarangan serta pendayagunaan teknologi tepat guna khususnya pengelolaan hasil pertanian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu penggunaaan teknologi dalam memproduksi bahan olahan hasil pertanian secara efisien. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode partisipatif. Bentuk kegiatan yang akan dilakukan diantaranya adalah Focus Group Discussion (FGD) dan pelatihan.
Pelatihan Peyusunan Instrumen Tes Kondisi Fisik Bagi Ttlet Bulutangkis PB. Gemilang Yundarwati, Susi; Soemardiawan, Soemardiawan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Mandalika (Abdimandalika) Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/abdimandalika.v4i1.1880

Abstract

Urgensi permaslahan ada pada model tes kondis fisik dan instrument tes yang di gunakan di kalangan PBSI Kota Mataram, hanya bersifat konvensional melatih kondisi fisik dengan pengalaman pelatih menjadi pemain itulah bukan solusi yang di dapatkan,. Tujuan adalah Pelatihan peyusunan instrumen tes kondisi fisik bagi atlet bulutangkis PB. Gemilang, yang tergantung apakah anda berlatih untuk kekuatan dan tenaga, atau pengkondisian (conditioning) dan daya tahan tubuh. Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA) sebagai lembaga penghasil pelatih maupun pendidik, sekaligus lembaga yang secara terorganisisir melaksanakan kegiatan pengabdian memiliki kewajiban moril untuk melakukan pembinaan dan peningkatan prestasi atlet secara optimal. Untuk itu Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat memiliki program abdimas untuk memberikan pelatihan atlet agar cara yang ditempuh untuk mengatasi masalah tersebut dapat teratasi. Target dari kegiatan ini adalah secara bertahap menghasilkan prestasi atlet. Tahap yang dilalui oleh peserta yaitu untuk mengikuti latihan yang diberikan pengabdi mulai dari latihan dasar hingga latihan yang sesuai dengan keunggulan fisik atlet sendiri. Tujuannya esensial adalah memberikan Pelatihan peyusunan instrumen tes kondisi fisik bagi atlet bulutangkis PB. Gemilang.
Implementasi Akad Muzara’ah dalam Meningkatkan Pendapatan Buruh Tani di Desa Susuk Devi Cantika Turnip; Uswatun Hasanah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Mandalika (Abdimandalika) Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/abdimandalika.v6i1.3504

Abstract

Farm laborers in Susuk Village, Tiganderket District, Karo Regency face several economic challenges such as low income, seasonal work, limited land, and skills focused solely on agriculture. These conditions make it difficult for them to sustainably improve their standard of living and economic well-being. To address this issue, a community service program was implemented. Its aim was to increase farm laborers' income through the application of the muzara'ah contract, allowing them to work more intensively and earn income sustainably. This program used mentoring and active participation methods. Farm laborers were directed to plant corn on a 1-hectare plot using 13.75 kg of corn seeds. A tiered muzara'ah scheme was implemented, involving farm laborers, capital owners, and landowners. Tiered muzara'ah involves landowners, fund owners, and farm laborers. The fund owner enters into a muzara'ah contract with the landowner (60:40 profit-sharing) and with the farm laborers (50:50 profit-sharing). The landowner's share is taken from the fund owner's profits after distribution to the farm laborers. This initiative demonstrates the potential of the muzara'ah scheme in increasing farm laborers' income and creating mutually beneficial cooperation in the agricultural sector. Buruh tani di Desa Susuk, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo menghadapi beberapa tantangan ekonomi berupa pendapatan rendah, pekerjaan musiman, lahan terbatas, dan keahlian yang hanya terfokus pada pertanian. Kondisi ini menyebabkan mereka mengalami kesulitan dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan ekonomi mereka secara berkelanjutan. Untuk mengatasi masalah ini, sebuah program pengabdian masyarakat dilaksanakan. Tujuannya adalah meningkatkan pendapatan buruh tani melalui penerapan akad muzara'ah, yang memungkinkan mereka bekerja lebih intensif dan mendapatkan penghasilan secara berkelanjutan. Program ini menggunakan metode pendampingan dan partisipasi aktif. Buruh tani diarahkan untuk menanam jagung di lahan seluas 200m2 menggunakan 1 kg benih jagung. Muzara'ah bertingkat melibatkan pemilik tanah, pemilik dana, dan buruh tani. Pemilik dana melakukan akad muzara'ah dengan pemilik tanah (bagi hasil 60:40) dan dengan buruh tani (bagi hasil 50:50). Bagi hasil pemilik tanah diambil dari keuntungan pemilik dana setelah pembagian dengan buruh tani. Inisiatif ini menunjukkan potensi skema muzara'ah dalam meningkatkan pendapatan buruh tani dan menciptakan kerjasama yang saling menguntungkan di sektor pertanian
Pemberdayaan UMKM di Desa Sekotong Tengah Sami’un; I Ketut Kusuma Wijaya
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Mandalika (Abdimandalika) Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/abdimandalika.v6i1.4603

Abstract

Kurangnya terasah sumber daya manusia untuk mengembangkan UMKM, bukan hanya itu saja pelaku UMKM kurang mempunyai inovasi untuk mengembangkan hal baru kepada produknya. Adapula alasan kurang berkembangnya UMKM di Desa Sekotong Tengah dikarenakan kurangnya modal dari pelaku UMKM. Pelaksanaan Pengabdian kepada masyarakat dilakukan secara langsung berkoordinasi dengan mitra mengenai program kerja yang telah disusun dalam kegiatan pengabdian ini untuk dipelajari oleh mitra yang mana sekiranya bisa untuk dilaksanakan atau tidak melihat situasi dan kondisi. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini pula masyarakat menjadi kreatif dan terinovasi untuk membuat logo atau branding untuk produk mereka serta mampu membuat produk mereka dikenal oleh masyarakat luas. Dengan mempelajari dan menyadari kegiatan ini masyarakat dapat diuntungkan.
Pelatihan Pelatihan Pembuatan Assesmen Penilaian Terintegrasi (Materi IPA , Model Pembelajaran, Media Aplikasi Teknologi Inovatif) Pada Guru- Guru IPA Florida Doloksaribu; Alex A.Lepa; Triwiyono
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Mandalika (Abdimandalika) Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/abdimandalika.v6i1.4896

Abstract

Pendidikan adalah pilar utama dalam meningkatkan kualitas suatu bangsa, sehingga prosesnya harus dikontrol secara sistematis untuk memastikan tujuannya tercapai. Evaluasi pencapaian pendidikan memerlukan pemantauan terhadap setiap langkah pembelajaran, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, agar sesuai dengan standar yang ditetapkan. Langkah-langkah ini mencakup observasi karakter peserta didik, pemilihan materi ajar, penentuan model pembelajaran, pengembangan bahan ajar berbasis karakter, penyusunan soal terintegrasi, hingga assesmen dan evaluasi. Salah satu kunci keberhasilan pendidikan adalah assesmen penilaian yang tepat, karena melalui hal ini dapat diidentifikasi kelebihan dan kelemahan peserta didik, metode pembelajaran, serta komponen lain yang memengaruhi proses belajar. Assesmen tidak bisa dilakukan sembarangan, melainkan memerlukan pengamatan mendalam. Kesalahan dalam penilaian atau ketidaksesuaian dengan kriteria dan parameter yang ditetapkan dapat mengancam kualitas hasil pembelajaran. Khusus dalam pembelajaran kimia dan IPA, assesmen harus disesuaikan dengan karakteristik materinya yang khas. Jika pembelajaran bersifat terintegrasi, maka penilaiannya juga harus mengikuti pendekatan interdisipliner. Assesmen terintegrasi melibatkan penggabungan, interpretasi, dan penyampaian pengetahuan dari berbagai disiplin ilmu untuk mengevaluasi aspek-aspek kompleks dalam masalah sosial, sehingga hasilnya dapat digunakan untuk pengambilan keputusan yang lebih efektif. Dengan demikian, penilaian yang tepat dan berorientasi pada karakteristik materi akan mendorong tercapainya tujuan pendidikan secara optimal.