Populika
Jurnal POPULIKA is an open access, and peer-reviewed journal. Our main goal is to disseminate current and original articles from researchers and practitioners on various contemporary social and political issues: gender politics and identity, digital society and disruption, civil society movement, community welfare, social development, citizenship and public management, public policy innovation, international politics & security, media, information & literacy, politics, governance & democracy, radicalism and terrorism.
Articles
137 Documents
Persepsi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang Tentang Kemacetan di Kota Malang
Sugiharto, Mochamad Aan
POPULIKA Vol. 7 No. 2 (2019): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37631/populika.v7i2.337
Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui persepsi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang tentang kemacetan lalu lintas di Kota Malang. Kota Malang dipilih menjadi lokasi penelitian karena Kota Malang selama ini dikenal sebagai Kota Pendidikan di Jawa Timur, salah satunya karena banyaknya Perguruan Tinggi yang ada di Kota Malang. Universitas Muhammadiyah Malang dipilih karena beberapa pertimbangan, di antaranya adalah karena lokasi kampus yang terletak di lokasi yang memang saat ini dikenal dengan daerah yang paling sering terjadi kemacetan. Jumlah mahasiswa yang sangat besar, menjadikan Kota Malang sangat sesuai untuk mendapatkan data terkait persepsi mahasiswa tentang kemacetan, terutama kemacetan yang terjadi di Kota Malang. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam kepada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang dengan tujuan bisa mengungkap pengalaman dan pengetahuan subjek penelitian terkait dengan kemacetan yang dari sana bisa didapatkan persepsi mahasiswa tentang kemacetan. Subjek penelitian dipilih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang yang selama ini terdampak oleh kemacetan lalu-lintas Kota Malang, yaitu mereka yang berdomisili di Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu yang kesehariannya harus melakukan perjalanan pulang dan pergi (commuter) dan melewati titik-titik kemacetan di jalanan Kota Malang. Hasil dari penelitian ini adalah kemacetan dianggap sebagai permasalahan yang perlu diatasi, tetapi mahasiswa merasa bahwa mereka tidaklah menjadi pihak yang harus terlibat dalam menyelesaikan masalah kemacetan. hal tersebut bisa dilihat dari mahasiswa masih tetap menggunakan kendaraan pribadi meskipun mereka tahu bahwa salah satu penyebab dari kemacetan adalah tingginya angka penggunaan kendaraan pribadi.
Dampak Pariwisata Bukit Mangunan Terhadap Status Sosial-Ekonomi Masyarakat
Narasoma, Zendy Kurniawan
POPULIKA Vol. 7 No. 2 (2019): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37631/populika.v7i2.341
Penelitian ini berlokasi di tempat Pariwisata Bukit Mangunan. Alasan penelitian ini dilakukan adalah karena peneliti melihat kehadiran Pariwisata Bukit Mangunan telah membawa perubahan terhadap masyarakat di sekitar lokasi wisata. Perubahan yang terlihat antara lain adalah perubahan pada status sosial masyarakat. Antara lain terhadap tingkat ekonomi, tingkat pendidikan dan aspekaspek lain. Dengan penelitian ini, penelitian ingin mendiskripsikan dengan lebih jelas dan valid seperti apa proses perubahan itu terjadi dan aspek apa saja yang berubah dari keberadaan Pariwisata Bukit Mangunan ini terhadap masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian deskriptif Kualitatif. Pengambilan data dilakukan secara acak dari unsur Snow Ball. Metode ini dipilih karena pelaku Wisata di daerah Pariwisata Bukit Mangunan memiliki 16 lokasi titik Wisata dan dipilih 8 lokasi sebagai tempat penelitian. Hasil yang diperoleh pada perubahan status sosial ekonomi terjadi perubahan yang cukup berdampak. Untuk dampak positif yang ditingkatkan oleh Pariwisata Bukit Mangunan dari penelitian ini masih terus dalam proses peningkatan yang diinginkan oleh masyarakat. Pengelolaan Pariwisata Bukit Mangunan dilakukan oleh Pokdarwis, yang memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan wisata. Dengan adanya kegiatan pariwisata tersebut membuka peluang usaha bagi masyarakat untuk meningkatkan status sosial ekonomi mereka. Pemanfaatan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada, menjadikan Pariwisata Bukit Mangunan salah satu tujuan wisata yang banyak dinikmati saat ini. Kata Kunci: Pariwisata Bukit Mangunan, dampak positif, perubahan status sosial ekonomi.
PERAN KEPOLISIAN RESORT PONOROGO DALAM MENJAGA STABILITAS POLITIK DALAM RANGKA PILKADES SERENTAK
Ridho, Irvan Nur;
Hilman, Yusuf Adam
POPULIKA Vol. 8 No. 2 (2020): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37631/populika.v8i2.342
Peran kepolisian tidak dapat dipisahkan dari sistem sosial masyarakat. Kepolisian mempunyai peran yang penting dalam perkembangan sejarah perkembangan masyarakat. Maka dari itu dari waktu kewaktu peran kepolisian selalu mengalami perubahan seiring dengan perubahan sosial, perubahan politik, dan perubahan industri. Proses demokrasi dewasa semakin kompleks, untuk itu diperlukan peran dari berbagai pihak untuk menjaga stalibitas keamanan dan politik khususnya dari pihak kepolisian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran kepolisian dalam menjaga stabilitas politik dalam rangka pilkades serentak. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan, dengan menggunakan pendekatan library research. Peran kepolisian dalam pelaksanaan tugasnya sebagai penegak hukum dan petugas ketertiban masyarakat mepunyai beberapa peran dalam menjaga stabilitas politik. Upaya represif dan preventif dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
DAMPAK PEMBANGUNAN KAWASAN DESTINASI WISATA BENDUNGAN KARANGKATES BAGI MASYARAKAT DESA KARANGKATES KABUPATEN MALANG
Sugiharto, Mochamad Aan
POPULIKA Vol. 8 No. 2 (2020): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37631/populika.v8i2.343
Penelitian Dampak Pembangunan Kawasan Destinasi Wisata Bendungan Sutami di Desa Krangkates Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang ini bertujuan untuk melihat bentuk-bentuk perubahan sosial dan bagaimana perubahan sosial terjadi pada masyarakat Desa Karangkates setelah dibangunnya Bendungan Sutami dan menjadi kawasan destinasi wisata. Untuk itu, subjek penelitian pada penelitian ini adalah warga masyarakat Desa Karangkates yang telah tinggal sebelum Bendungan Sutami dibangun, juga warga Desa Karangkates yang menjadi pedagang maupun yang memanfaatkan Bendungan Sutami sebagai destinasi wisata. Untuk mendapatkan data yang diperlukan, penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu dengan melakukan observasi, wawancara mendalam dan studi literatur termasuk mendapatkan informasi dari data monografi desa. data monografi desa diperlukan untuk melihat informasi terkait masyarakat Desa Karangkates secara periodik termasuk data pekerjaan masyarakat Desa karangkates sebelum dan sesudah pembangunan bendungan. Hasil dari penelitian ini adalah masyarakat sekitar memanfaatkan bendungan sebagai jalan alternatif, sumber air bersih dan sumber energi. Lebih jauh, bendungan yang telah dijadikan sebagai destinasi wisata memberikan mata pencaharian baru bagi masyarakat sekitar, sehingga perekonomian masyarakat yang sebelumnya hanya bergantung pada sektor pertanian menjadi semakin beragam.
PENDEKATAN KOMUNIKASI ANTARPRIBADI PSIKOLOG DENGAN PENDERITA DEPRESI
Salayan Putri, Shulbi Muthi Sabila
POPULIKA Vol. 8 No. 2 (2020): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37631/populika.v8i2.344
Komunikasi merupakan proses yang sangat khusus,dan berarti dalam hubungan antar manusia dan pengalaman ilmu untuk menolong sesama, memerlukan kemampuan khusus dan kepedulian sosial yang besar. Komunikasi juga merupakan proses kompleks yang melibatkan perilaku dan memungkinkan individu untuk berhubungan dengan orang lain dan sekitarnya. dalam penelitian ini, penulis mencoba menganalisis komunikasi antarpribadi lewat perspektif psikologi bagaimana pesan yang disampaikan menjadi stimulus yang menimbulkan respon bagi individu yang lain , bagaimana lambang-lambang dapat bermakna dan bisa mengubah perilaku orang lain. Penelitian ini, memfokuskan pada pendekatan humanistis untuk efektivitas antarpribadi yang dilakukan psikolog dengan pasien penderita depresi. Dalam hal ini psikolog dituntut untuk mampu menurunkan kemampuan berkomunikasinya ketika melakukan interaksi dengan pasien sehingga psikolog dapat memposisikan dirinya dan dapat berpikir dengan perspektif yang sama, serta dapat memberikan umpan balik yang tepat. Metode penelitian yang dilakukan yaitu metode kualitatif deskriptif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pendekatan komunikasi antarpribadi yang dibangun oleh psikolog sehingga komunikasi dapat berlangsung secara efektif.
ANALISIS SWOT DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA PULESARI KECAMATAN TURI KABUPATEN SLEMAN
Suwarjo, Warjo
POPULIKA Vol. 8 No. 2 (2020): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37631/populika.v8i2.345
This study aims to conduct a SWOT study in the development of Pulesari Tourism Village, Turi District, Sleman Regency. A qualitative descriptive approach is used to get a complete picture of Pulesari Tourism Village. Primary and secondary research data obtained through interviews, documentation, observation and FGD. The results showed that the development of Pulesari Tourism Village based on SWOT was very much needed. The results of the SWOT study conducted can provide the right strategic direction in the development of the Pulesari Tourism Village. Some of the superior strategies offered: (1) efforts to increase the economic value of zalacca by providing training to process zalacca fruits into various foods and drinks, packaging and marketing them; (2) presenting periodic local traditions as a tourist attraction; (3) increase the number of homestays and increase their eligibility standards as a tourist attraction; (4) Developing distinctive tourism icons that are different from other tourist villages with a choice of distinctive icons "Pulesari Tourism Village: cultural tourism village and outbound river tracking"; and (5) building networks with government agencies and the private sector to get assistance, training and assistance in the procurement and improvement of tourist support facilities as well as improving access to tourist village access roads. Following up on the offer of a number of these strategies, the Pulesari Tourism Village Manager needs to: 1) conduct further studies of the strategies that have been offered through a forum with the tourism village manager to determine the priority scale of the strategy chosen. 2) formulate coordination steps and establish intense communication with various parties, both with the Wonokerto Village Government, Sleman Regency Government through the Department of Tourism, other parties such as companies to obtain budget support as well as training, assistance and facilitation for the development of Pulesari Tourism Village.
ETNIS MINORITAS DALAM DUNIA PENDIDIKAN (Strategi Komunikasi Public Relations Perguruan Tinggi dalam Menyikapi Isu Intoleransi di Kota Yogyakarta)
Zahra, Latifa
POPULIKA Vol. 8 No. 2 (2020): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37631/populika.v8i2.346
Yogyakarta terkenal sebagai Kota Pendidikan. Pelabelan ini memiliki konsekuensi bahwa Yogyakarta merupakan kota yang multietnis. Sebagai pusat pendidikan di Indonesia, tentunya banyak masyarakat dari seluruh wilayah yang datang ke Yogyakarta. Beberapa tahun terakhir, Yogyakarta menerima hasul survey menjadi kota 10 besar yang intoleran. Hal ini berpengaruh terhadap citra yang dimiliki oleh kota ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang memperlihatkan isi dari Instagram milik perguruan tinggi di Yogyakarta yang memiliki unsur budaya, etnis ataupun agama kemudian dibandingkan satu dan lainnya.
EFEKTIVITAS PERATURAN DAERAH KOTA PADANG NOMOR 21 TAHUN 2012 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH DI KELURAHAN GURUN LAWEH NAN XX KECAMATAN LUBUK BAGALUANG
Rambe, Laila Afni;
Dalimunthe, Muhammad Alwi
POPULIKA Vol. 9 No. 1 (2021): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37631/populika.v9i1.347
Faktor yang melatarbelakangi penulis dalam membahas masalah ini adalah efektifitas Perda Kota Padang Nomor 21 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah. Dengan memperhatikan pola sikap dan perilaku masyarakat pasca berlakunya peraturan tersebut. Pertanyaan dalam penelitian ini adalah bagaimana efektifitas Perda Kota Padang Nomor 21 Tahun 2012 di Kecamatan Geh Laweh Nan XX Kabupaten Lubuk Bagaluang. Untuk menjawab pertanyaan tersebut penulis melakukan jenis penelitian lapangan dengan menggunakan teknik wawancara yaitu melakukan wawancara dengan pihak terkait seperti: Kepala Desa, Kepala Desa dan tokoh masyarakat di Desa Geh Laweh. Kemudian penulis menganalisis datanya dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis yang penulis lakukan terhadap data tersebut dapat disimpulkan bahwa berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di Kelurahan Laweh Nan XX Kecamatan Lubuk Bagalung Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 21 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah belum efektif hal tersebut. didasarkan pada tidak adanya kepastian hukum tentang sanksi dan kurangnya kesadaran hukum masyarakat.
PENGARUSUTAMAAN GENDER DAN INKLUSI SOSIAL DALAM PEMBANGUNAN DESA
Kusumawiranti, Retno
POPULIKA Vol. 9 No. 1 (2021): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37631/populika.v9i1.348
Kemiskinan menjadi salah satu permasalahan utama dalam pembangunan nasional. Pasca Millenium Development Goals (MDG’s) yang dilanjutkan dengan Sustainable. Development Goals (SGD’s) Pemerintah Indonesia terus berupaya memberikan perhatian terhadap pembangunan yang berkeadilan dan memihak kepada kelompok terpinggirkan. Oleh karena pembangunan saat ini masih banyak menerapkan model pembangunan eksklusif., maka pembangunan yang inklusif saat ini menjadi agenda utama dan pertimbangan penting dalam pembangunan nasional. Pemerintah Desa mempunyai tugas dalam penyelenggaraan Pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan Desa, pembinaaan kemasyarakatan Desa, dan pemberdayaan masyarakat Desa. Pembangunan masyarakat berarti menaruh kepercayaan pada kemampuan yang ada dalam diri masyarakat itu sendiri. Kepercayaan ini dinyatakan dalam bentuk kesempatan yang sama, kebebasan memilih dan kekuasaan untuk memilih (empowerment). Pembahasan mengenai gender dan inklusivitas dalam kaitannya dengan pembangunan, harus terlebih dahulu memastikan keberadaan komponen yang ada dalam masyarakat dengan melakukan identifikasi berbagai kelompok kepentingan yang ada dalam masyarakat.
PERAN PEMERINTAH KABUPATEN NUNUKAN DALAM PENANGANAN IDENTITAS KEWARGANEGARAAN GANDA DI KECAMATAN LUMBIS OGONG KALIMANTAN UTARA
Amos, Tedi Roy;
ap, suwarjo;
Mali, Matheus Gratiano
POPULIKA Vol. 9 No. 1 (2021): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37631/populika.v9i1.349
Penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam menangani identitas kewarganegaraan ganda di Kecamatan Lumbis Ogong Kalimantan Utara dan untuk mengetahui hambatan dan kendala yang dihadapi dalam penanganan identitas kewarganegaraan ganda di pebatasan Kecamatan Lumbis Ogong Kalimantan Utara. Penelitian ini berlokasi di Desa Sumentobo Kecamatan Lumbis Ogong. Penulis memperoleh data dengan langsung dengan narasumber, memberikan pertanyaan serta mengambil data langsung dari perpustakaan yang relevan, literatur, dokumen desa/kecamatan Lumbis Ogong serta peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan masalah tersebut.Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan 1) Peran pemerintah Kabupaten Nunukan dalam penanganan identitas kewarganegaraan ganda yaitu dengan melakukan inovasi program si pelanduk kilat yaitu sistem pelayanan administrasi kependudukan untuk wilayah pedalaman dan perbatasan, melaksanakan program jemput bola yang berada di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, menyediakan data dan informasi kependudukan secara nasional mengenai pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil pada warga yang berada di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia dan memberi perlindungan status hak sipil penduduk yang berada di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. 2) Hambatan dan kendala yang dihadapi pemerintah Kabupaten Nunukan dalam penanganan identitas kewarganegaraan ganda yaitu rendahnya kemampuan pemerintah dilihat dari tingkat pendidikan dan kesesuain dalam menunjang tugas pelayanan, terbatasnya sarana dan fasilitas pelayanan dalam menunjang tugas pelayanan, sehingga menyebabkan keterbatasan dalam jangkauan daerah, perbatasan yang sulit dilalui karena daerah perairan, rendahnya partisipasi masyarakat dalam kepemilikan kartu tanda penduduk (KTP),