cover
Contact Name
Hamzah Robbani
Contact Email
info@neolectura.com
Phone
+6281311040587
Journal Mail Official
mnhj@neolectura.com
Editorial Address
Graha Mampang 3rd Floor Suite 305 Mampang Prapatan Raya Kav-100 Pancoran, South Jakarta 12760
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Maternal and Neonatal Health Journal:
Published by Neolectura
ISSN : -     EISSN : 27744396     DOI : https://doi.org/10.37010/mnhj
Core Subject :
The Maternal & Neonatal Health Journal is an open-access journal published by Neolectura, published twice a year. Maternal & Neonatal Health Journal is a scientific publication media in the form of conceptual papers and field research related to the study of obstetrics, reproductive health, infants, toddlers, and development. The Maternal & Neonatal Health Journal is expected to be a medium for researchers and researchers to publish scientific work and become a reference source for developing science and knowledge.
Articles 65 Documents
Hubungan Pengetahuan Dengan Penerapan Teknik Menyusui Yang Benar Pada Ibu Postpartum Di Wilayah Kerja Puskesmas Malangke Aoka, Irmayanti; Resky, Resky; Bagenda, Eka Fadilah
Maternal & Neonatal Health Journal Vol 4 No 2 (2023): Maternal & Neonatal Health Journal
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/mnhj.v4i2.1146

Abstract

Permasalahan pemberian ASI bukan hanya dikaitkan akan pengetahuan dan teknik menyusui yang masih kurang dipahami oleh seorang ibu tetapi juga dikarenakan kondisi emosional yang dialami seorang Ibu Postpartum. Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan penerapan teknik menyusui yang benar pada ibu postpartum di wilayah kerja Puskesmas Malangke. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi berjumlah 57 orang dan sanpel sebesar 50 orang. Teknik sampling menggunakan puposive sampling dan menggunakan uji Chi-square. Karakteristik responden sebagian besar berumur 21-30 tahun yaitu sebanyak 28 orang (56%), pendidikan tamat SMA sebanyak 25 orang (50%), dan pekerjaan sebagai IRT berjumlah 46 orang (92%). Pengetahuan ibu kurang baik tentang teknik menyusui yang benar 26 orang (52%), sedangkan pengetahuan ibu baik tentang teknik menyusui yang benar berjumlah 24 orang (48%). Ibu postpartum yang tidak melakukan penerapan teknik menyusui yang benar pada anaknya berjumlah 27 orang (54%), sedangkan ibu postpartum yang mengetahui penerapan teknik menyusui yang benar pada anaknya berjumlah 23 orang (46%). Ada hubungan pengetahuan dengan penerapan teknik menyusui yang benar ibu postpartum di wilayah kerja Puskesmas Malangke, dengan p-value : 0,007 < ? : 0,05 sehingga Ho ditolak.
Profil Berat Badan Bayi Berat Lahir Rendah pada Pemberian Nutrisi Parentaral Di RSUD Pratiwi Sejahtera Robbani, Hamzah; Santoso, Budi
Maternal & Neonatal Health Journal Vol 4 No 1 (2023): Maternal & Neonatal Health Journal
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/mnhj.v4i1.1392

Abstract

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merujuk kepada bayi yang lahir dengan berat kurang dari 2500 gram. Untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan mereka, nutrisi parenteral menjadi kritis. Penggunaan nutrisi parenteral pada bayi berat lahir rendah bertujuan untuk mengurangi risiko morbiditas dan meningkatkan harapan hidup dengan memperbaiki grafik pertumbuhan setelah keluar dari kandungan. Pertumbuhan setelah kelahiran dapat diamati melalui peningkatan berat badan yang signifikan. Suatu penelitian telah dilakukan dengan tujuan mengidentifikasi hubungan antara penggunaan nutrisi parenteral dan peningkatan berat badan pada bayi berat lahir rendah di RSUD Pratiwi Sejahtera. Penelitian ini merupakan pendekatan observasional dengan desain kohort, melibatkan 31 pasien bayi berat lahir rendah yang menerima nutrisi parenteral. Analisis univariat digunakan untuk mengevaluasi peningkatan berat badan pada pasien yang mendapatkan nutrisi parenteral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 31 pasien, 26 BBLR mengalami peningkatan berat badan. Meskipun tidak ada faktor tertentu yang secara signifikan berkorelasi dengan peningkatan berat badan, pemberian nutrisi parenteral terbukti bermanfaat dalam membantu pertumbuhan ekstrauterin pada pasien BBLR.
Efektivitas Antibakteri Ekstrak Daun Okra Hijau (Abelmoschus Esculentus (L.) Moench) Var. Naila) Terhadap Staphylococcus Aureus Roddu, Ajeng Kurniati; Isnaeni, Dewi; Baharuddin, Suherman
Maternal & Neonatal Health Journal Vol 5 No 1 (2024): Maternal & Neonatal Health Journal
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/mnhj.v5i1.1420

Abstract

Penyajian: Obat diketahui bahwa zat yang dapat menghambat perkembangan atau bahkan membunuh mikroorganisme dengan cara menghambat pencernaan organisme perusak. Salah satu tumbuhan yang bisa dimanfaatkan diketahui bahwatumbuhan Okra, untuk itu tumbuhan Okra Berwarna (Abelmuschus escolentus (L.) Muench) Var. Nayla. Tujuan: mengetahui dampak obattumbuhan Okra terhadap Staphylucoccus aoreus  dan menentukan konvergensi terbaik dari buatantumbuhan Okra Berwarna (Abelmuschus escolentus (L.) Muench ) Var. Nayla  Melawan Staphylucoccus aoreus. Teknik: Eksplorasi ini menggunakan strategi eksplorasi yaitu penelitian di laboratorium untuk mengetahui viabilitas buatantumbuhan Okra Berwarna (Abelmuschus escolentus (L.) Muench ) Var. Nayla  melawan Staphylucoccus aoreus. Pengtesan dilakukan dengan menggunakan kelompok buatantumbuhan Okra Berwarna 2 persenb.v, 4 persenb.v, 6 persenb.v menggunakan teknik penyebaran agar. Hasil: Buatan tumbuhan okra berwarna (Abelmuschus escolentus Var. Nayla ) mempunyai khasiat sebagai obat terhadap Staphylucoccus aoreus  dan konvergensi tumbuhan okra berwarna (Abelmuschus escolentus Var. Nayla ) paling baik dalam menghambat Staphylucoccus aoreus , khususnya pada kelompok luas 6 persenb.v. zona obstruksi 37,3 millimeter.
Pengaruh Strategi Coping Keperawatan Terhadap Reaksi Psikologis Pasien HIV AIDS di RSU Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Hasliani, Hasliani
Maternal & Neonatal Health Journal Vol 5 No 1 (2024): Maternal & Neonatal Health Journal
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/mnhj.v5i1.1421

Abstract

HIV-AIDS merupakan penyakit yang sangat memprihatinkan bagi pengidap HIV-AIDS. Pasien yang terinfeksi HIV-AIDS mengalami berbagai reaksi psikologis yang dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh pasien. Pasien tidak bisa menerima kenyataan bahwa dirinya saat ini menderita penyakit mematikan tersebut. Oleh karena itu, perawat diharapkan mampu memberikan strategi coping untuk mengembalikan kualitas hidup pasien HIV-AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi coping berpengaruh terhadap respon psikologis pasien HIV-AIDS. Desain penelitian yang digunakan adalah one-group pre-experiment dengan populasi rawat jalan dan rawat inap. Untuk pemilihan sampel pada penelitian ini digunakan purposive sampling, yaitu mengumpulkan sampel yang memenuhi kriteria inklusi saja, sehingga terpilih sebanyak 20 orang. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pemberian strategi coping dan variabel dependennya adalah respon psikologis. Data dimodifikasi menggunakan kuesioner dan wawancara. Data kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon sign rank test, menghasilkan nilai signifikansi = 0,05. Hasil yang disajikan dari respon psikologis pasien menunjukkan bahwa terdapat pengaruh strategi coping terhadap respon psikologis pasien HIV/AIDS. Untuk reaksi penolakan (p=0,001) terdapat pengaruh coping style terhadap reaksi psikologis penderita HIV/AIDS, dan untuk reaksi kemarahan (p=0,003) tidak terdapat pengaruh metode coping terhadap reaksi psikologis penderita HIV/AIDS. pasien AIDS. Respon negosiasi pasien HIV/AIDS (p = 0,000), respon psikologis pasien HIV/AIDS: tidak ada pengaruh strategi coping terhadap respon depresi (p = 0,218), dan tidak ada pengaruh strategi coping terhadap respon psikologis Proporsi pasien HIV/AIDS di respon penerimaan (p=0,785). Strategi coping dapat berdampak pada pasien HIV-AIDS jika dilakukan secara terus menerus dan terus menerus hingga pasien benar-benar mampu mengatasi stres internalnya.
Kejadian Stunting dengan Infeksi Saluran Nafas Akut pada Anak Usia 4 Tahun: Laporan Kasus Adiwinoto, Ronald Pratama; Umijati, Sri; Graciela, Anne Maria; Rahmadita, Annisa Putri; Putra, Oki Nugraha
Maternal & Neonatal Health Journal Vol 5 No 1 (2024): Maternal & Neonatal Health Journal
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/mnhj.v5i1.1422

Abstract

Stunting adalah kondisi pertumbuhan dan perkembangan yang terhambat pada anak-anak akibat faktor-faktor seperti gizi yang tidak memadai, infeksi berulang, dan kurangnya stimulasi psikososial. Riset Kesehatan Dasar 2018 melaporkan bahwa prevalensi stunting parah di Indonesia mencapai 19,3%. Seorang anak perempuan berusia 4 tahun dengan keluhan tinggi badan yang lebih pendek dibandingkan dengan teman sebaya. Ia mengalami demam tinggi 2 hari sebelumnya disertai keluhan batuk dan pilek. Berat badannya sulit meningkat sejak usia 1-2 tahun dan berada di bawah garis merah Kartu Menuju Sehat (KMS). Pada tahun 2019, ia didiagnosis mengalami stunting. Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) buruk. Kukunya terlihat kotor, dan terdapat bintik merah kecil di tangan, kaki, dan pipinya. Untuk mengatasi stunting, diperlukan peningkatan praktik pengasuhan, asupan gizi, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan secara berkala, serta promosi gaya hidup bersih dan sehat. Untuk mengatasi stunting, diperlukan peningkatan praktik pengasuhan, asupan gizi, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan secara berkala, serta promosi gaya hidup bersih dan sehat. Penulis menggunakan jenis metode penelaahan kasus dalam studi kasus ini dengan cara meneliti suatu permasalahan melalui suatu kasus yang terdiri dari unit tungga.
Optimalisasi Ketepatan Triase oleh Petugas Kesehatan melalui In-House Training di IGD Rumah Sakit H.L Manambai Abdulkadir Arundyna, Haldien
Maternal & Neonatal Health Journal Vol 5 No 1 (2024): Maternal & Neonatal Health Journal
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/mnhj.v5i1.1455

Abstract

Jumlah kunjungan pasien ke instalasi gawat darurat selalu peningkatan dari tahun ke tahun. Peningkatan jumlah kunjungan ini dapat mengakibatkan terjadinya berbagai masalah baik bagi pasien maupun bagi tenaga kesehatan dan intansi Rumah Sakit. Salah satu strategi untuk mengatasinya dengan menerapkan sistem triase yakni bagaimana memilih pasien secara tepat dan cepat. Kemampuan seorang perawat dalam melakukan triase dipengaruhi oleh pengetahuan triase yang dimiliki perawat tersebut. Salah satu bentuk upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan triase adalah dengan pelatihan atau in house training. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui seberapa optimal in house training triase menggunakan Australian triage scale modifikasi terhadap ketepatan penilaian di Instalasi Gawat Darurat RS. H.L. Manambai Abdulkadir. Desain penelitian ini adalah pra-post test design. Sampel yang digunakan berjumlah 30 kasus yang di lakukan 9 orang perawat tim triase yang diambil dengan teknik purposif sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner dan lembar observasi. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat (distribusi frekuensi) dan analisis bivariate (uji Mc Nemar). Penelitian ini dilakukan pada tanggal 25 Maret hingga 12 April 2022. Hasil penelitian menunjukan perawat IGD RS. H.L. Manambai Abdulkadir melakukan penilaian triase dengan tepat sebanyak 28 kasus (93.3%) dan hanya 2 kasus (6.7%) yang tidak tepat dalam melakukan penilaian triase yaitu kategori overtriage. Hasil uji statistik diperoleh p-value 0,031 < 0,05 yang artinya terdapat pengaruh in house training terhadap ketepatan penilaian triase. Kesimpulan yaitu terdapat optimalisasi penilaian triase oleh petugas kesehatan melalui In-House Training di ruang gawat darurat RS. H.L. Manambai Abdulkadir.
Pengaruh Pemberian Video Edukatif tentang Diabetes Mellitus terhadap Tingkat Pengetahuan pada Pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di Chania Care Center Rasyida, Zulfa Mahdiatur; Susanti, Sindi Triya
Maternal & Neonatal Health Journal Vol 5 No 1 (2024): Maternal & Neonatal Health Journal
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/mnhj.v5i1.1483

Abstract

Pengetahuan pasien sangat mempengaruhi dalam terapi untuk penderita diabetes mellitus. Diabetes mellitus merupakan kondisi kronis dimana terjadi peningkatan kadar glukosa dalam darah dikarenakan tubuh tidak dapat memproduksi insulin secara efektif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian video edukatif tentang diabetes mellitus terhadap tingkat pengetahuan pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Chania Care Center. Desain penelitian ini pra-eksperimental dengan pendekatan one group pra-post test design. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan besar populasi seluruh penderita diabetes di Chania Care Center kabupaten Kediri. Jumlah sampel didapat 30 responden. Variabel independennya video edukatif, sedangkan variabel dependennya tingkat pengetahuan. Menggunakan instrumen kuesioner. Menggunakan Uji Paired T-Test dengan tingkat kemaknaan (? :0,05). Hasil penelitian didapatkan 21 responden memiliki pengetahuan kurang sebelum pemberian video menjadi 5 responden setelah pemberian video. Responden dengan pengetahuan cukup sejumlah 4 menjadi 14 responden. Jumlah pengetahuan baik bertambah dari 5 responden menjadi 11 responden dari total 30 responden. Hasil Analisa Uji Paired T-Test didapatkan besar pengaruh 6-9 nilai p value = 0,000 < ? = 0,5 H1 diterima. Kesimpulannya ada pengaruh pemberian video edukatif tentang diabetes mellitus terhadap tingkat pengetahuan pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Video edukasi yang menarik akan mudah dipahami oleh banyak orang serta seringnya intensitas belajar akan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman seseorang. Video edukasi diabetes dapat dijadikan sebagai media promosi untuk meningkatan pengetahuan diabetes
Olahraga dan Aktivitas Fisik: Dampaknya Terhadap Kesehatan Mental dan Fisik Shalahuddin, Muhammad Abdurrahman
Maternal & Neonatal Health Journal Vol 4 No 2 (2023): Maternal & Neonatal Health Journal
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/mnhj.v4i2.1600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kesehatan mental dan kesehatan fisik pada olahraga dan aktivitas fisik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Hasil penelitian menjelaskan Aktivitas fisik dan olahraga merupakan komponen penting dalam gaya hidup sehat dan memiliki dampak positif yang signifikan terhadap kesehatan mental dan fisik. Olahraga dan aktivitas fisik memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan mental dan Kesehatan fisik seseorang. Secara fisik, kegiatan ini dapat meningkatkan kekuatan otot, fleksibilitas, dan daya tahan tubuh, Kesehatan jantung serta Menjaga berat badan yang sehat, mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Di sisi kesehatan mental, olahraga dan aktivitas fisik terbukti efektif dalam mengurangi stress dan kecemasan, meningkatkan mood, membantu pemulihan dari gangguan mental serta meningkatkan keterhubungan sosial.
Penggunaan Ultrasonografi dalam Evaluasi Status Gizi pada Pasien dengan Penyakit Gastrointestinal Andromeda, Anggind Grandika
Maternal & Neonatal Health Journal Vol 5 No 2 (2024): Maternal & Neonatal Health Journal
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/mnhj.v5i2.1608

Abstract

Diet yang seimbang menyediakan nutrisi penting untuk energi, pertumbuhan, dan perbaikan tubuh, serta mempengaruhi fungsi gastrointestinal dan mikrobiota usus, yang berdampak pada kesehatan secara keseluruhan. Malnutrisi terkait penyakit (Disease-related malnutrition, DRM) dapat terjadi akibat kekurangan nutrisi, yang berdampak pada komposisi tubuh, fungsi organ, dan meningkatkan morbiditas serta mortalitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi validitas ultrasonografi dalam mengidentifikasi defisiensi gizi pada pasien dengan penyakit gastrointestinal, serta membandingkan hasil ultrasonografi dengan metode evaluasi status gizi lainnya guna menentukan keakuratannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengacu pada kerangka medis dan nutrisi. Data klinis dan hasil ultrasonografi dikumpulkan dan dianalisis secara kualitatif. Publikasi akademis dan literatur medis digunakan sebagai bahan sekunder untuk mendukung analisis. Ultrasonografi abdomen dan intestinal terbukti menjadi alat diagnostik non-invasif yang efektif dalam mengidentifikasi pasien dengan gejala abdomen dan gangguan gizi. Ultrasonografi juga berguna dalam penilaian komposisi tubuh dan penentuan massa otot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ultrasonografi dalam evaluasi status gizi pada pasien dengan penyakit gastrointestinal memberikan hasil yang akurat dan dapat diandalkan, serta memudahkan pemantauan status gizi secara berkala.
Pengelolaan Stres pada Tenaga Kesehatan selama Pandemi Shalahuddin, Muhammad Abdurrahman; Mubarok, Musthofa Masyhur
Maternal & Neonatal Health Journal Vol 4 No 1 (2023): Maternal & Neonatal Health Journal
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/mnhj.v4i1.1610

Abstract

The COVID-19 pandemic has had a variety of impacts, especially on the health side. In addition to the increased workload on health workers, it also brings stress that can cause a variety of physical and mental health problems, including sleep disorders, eating disorders, fatigue, and anxiety disorders. This study aims to identify and analyse stress management strategies in health workers during the COVID-19 pandemic. The technique applied in this study was a qualitative method with a literature study approach, which involved collecting and analysing scientific articles and research reports related to the topic. The study revealed that excessive workload, risk of infection, and persistent emotional distress are the main factors causing stress in healthcare workers. Effective stress management strategies include stress management training, social support, psychological counselling, work-life balance, and access to mental health resources. Proper implementation of mental support programmes can reduce stress and burn out levels, improve mental well-being, and enhance health workers' job performance and satisfaction.