cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
jbm.jurnal@universitasbosowa.ac.id
Phone
+62411-452901
Journal Mail Official
ubpostgradjournal@gmail.com
Editorial Address
Program Pascasarjana Universitas Bosowa Jl. Urip Sumoharjo KM.4 Makassar 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Indonesian Journal of Business and Management
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 24603767     EISSN : 26566885     DOI : https://doi.org/10.35965/jbm.v3i1
Core Subject : Economy,
Indonesian Journal of Business and Management is International Journal, peer-review, open access journal published by Bosowa University Publishing. It Provides an academic platform for professionals and researchers to contribute to innovative work in busniess and management cases. The scope of the journal covers corporate governance, human resource management, strategic management, production management, operations management, entrepreneurship, e-business, service management and information technology management, etc.
Articles 373 Documents
PERAN KOMPETENSI SDM DALAM PENINGKATAN KINERJA MELALUI DISIPLIN KERJA PADA KANTOR MAKO BRIMOB POLDA SULSEL Zainal Zainal; Lukman Setiawan; Abdul Karim
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Business and Management, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i1.7822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Anggota pada institusi yang menjadi objek penelitian. Secara khusus, penelitian ini menguji empat hubungan utama, yaitu: pengaruh langsung Kompetensi SDM terhadap Kinerja, pengaruh langsung Disiplin Kerja terhadap Kinerja, pengaruh langsung Kompetensi SDM terhadap Disiplin Kerja, serta pengaruh tidak langsung Kompetensi SDM terhadap Kinerja melalui Disiplin Kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data primer yang dikumpulkan melalui survei. Populasi penelitian berjumlah 52 anggota, sedangkan sampel sebanyak 50 responden ditetapkan menggunakan rumus Slovin. Penelitian dilaksanakan selama dua bulan, yakni Februari hingga April 2025, dan data dianalisis menggunakan aplikasi SmartPLS untuk memperoleh estimasi model struktural secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompetensi SDM memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap Kinerja Anggota. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi kemampuan teknis dan nonteknis serta kecakapan profesional anggota, maka semakin meningkat pula kinerjanya. Selain itu, Kompetensi SDM terbukti berpengaruh signifikan terhadap Disiplin Kerja, yang menegaskan bahwa anggota dengan tingkat kompetensi tinggi cenderung menunjukkan kepatuhan lebih baik terhadap aturan dan prosedur kerja. Selanjutnya, Disiplin Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Anggota, yang bermakna bahwa kepatuhan, keteraturan, dan konsistensi dalam melaksanakan tugas menjadi faktor utama peningkatan kinerja. Penelitian ini juga menemukan bahwa Kompetensi SDM memberikan pengaruh tidak langsung terhadap Kinerja melalui Disiplin Kerja, sehingga Disiplin Kerja berfungsi sebagai mediator yang memperkuat hubungan tersebut. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi dan penegakan disiplin dalam upaya optimalisasi kinerja anggota organisasi. This study aims to analyze the influence of Human Resource Competence (HR Competence) and Work Discipline on Member Performance within the institution under study. Specifically, the research examines four primary relationships: the direct influence of HR Competence on Performance; the direct influence of Work Discipline on Performance; the direct influence of HR Competence on Work Discipline; and the indirect influence of HR Competence on Performance through Work Discipline as a mediating variable. This research adopts a quantitative approach using primary data collected through structured surveys. The population consists of 52 members, while a sample of 50 respondents was determined using the Slovin formula. The study was conducted over two months, from February to April 2025, and data were analyzed using SmartPLS to generate comprehensive structural model estimations. The findings reveal that HR Competence has a significant direct effect on Member Performance, indicating that higher technical, behavioral, and professional capabilities contribute to improved performance outcomes. Furthermore, HR Competence significantly affects Work Discipline, suggesting that members with stronger competencies tend to demonstrate better compliance with organizational rules and operational procedures. Work Discipline also shows a significant effect on Member Performance, highlighting that adherence, consistency, and responsibility in task performance are essential determinants of performance improvement. Additionally, the study concludes that HR Competence indirectly influences performance through Work Discipline, confirming the mediating role of discipline in strengthening this relationship. Overall, the research underscores the strategic importance of enhancing human resource competence and reinforcing work discipline as key efforts to optimize organizational member performance.
IMPLEMEMNTASI DISIPLIN KERJA DALAM PENINGKATAN KINERJA MELALUI MOTIVASI KERJA PADA KANTOR MAKO BRIMOB POLDA SULSEL Zulkarnaim Zulkarnaim; Thamrin Abduh; Lukman Setiawan
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Business and Management, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i1.7823

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif hubungan kausal antara Disiplin Kerja, Motivasi Kerja, dan Kinerja Anggota dalam konteks organisasi kepolisian. Fokus utama penelitian mencakup empat tujuan, yaitu: (1) menganalisis pengaruh langsung Disiplin Kerja terhadap Kinerja Anggota, (2) menganalisis pengaruh langsung Motivasi Kerja terhadap Kinerja Anggota, (3) menganalisis pengaruh langsung Disiplin Kerja terhadap Motivasi Kerja, serta (4) menganalisis pengaruh tidak langsung Disiplin Kerja terhadap Kinerja Anggota melalui peran mediasi Motivasi Kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data primer yang diperoleh melalui survei terhadap 52 anggota kepolisian yang menjadi populasi penelitian. Sampel penelitian ditentukan berjumlah 50 responden menggunakan rumus Slovin, dan pengumpulan data dilaksanakan selama dua bulan, yaitu Februari hingga April 2025. Teknik analisis data menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SmartPLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Disiplin Kerja memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap Kinerja Anggota, yang mengindikasikan bahwa peningkatan kedisiplinan berkontribusi pada peningkatan efektivitas pelaksanaan tugas. Selanjutnya, Disiplin Kerja terbukti berpengaruh terhadap peningkatan Motivasi Kerja, khususnya melalui mekanisme kepatuhan, kejelasan prosedur, dan konsistensi perilaku kerja. Motivasi Kerja juga ditemukan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Anggota, sehingga faktor psikologis internal menjadi determinan penting dalam pencapaian kinerja optimal. Selain itu, analisis mediasi menunjukkan bahwa Disiplin Kerja berpengaruh tidak langsung terhadap Kinerja Anggota melalui Motivasi Kerja, yang mengonfirmasi bahwa motivasi memainkan peran sebagai penghubung strategis antara kedisiplinan dan kinerja. This study aims to comprehensively analyze the causal relationships among Work Discipline, Work Motivation, and Member Performance within the organizational context of the police institution. The research focuses on four primary objectives: (1) analyzing the direct influence of Work Discipline on Member Performance, (2) analyzing the direct influence of Work Motivation on Member Performance, (3) analyzing the direct influence of Work Discipline on Work Motivation, and (4) examining the indirect influence of Work Discipline on Member Performance through the mediating role of Work Motivation. A quantitative approach was employed, using primary data collected through a survey of 52 personnel as the research population. The sample consisted of 50 respondents determined using the Slovin formula, while data collection was conducted over two months, from February to April 2025. Data were analyzed using the Partial Least Squares (PLS) method in SmartPLS. The results reveal that Work Discipline has a significant direct effect on Member Performance, indicating that higher levels of discipline are associated with improved task execution and organizational effectiveness. Work Discipline also significantly influences Work Motivation, particularly through mechanisms of adherence, procedural clarity, and behavioral consistency. Furthermore, Work Motivation has a significant effect on Member Performance, confirming its role as a key psychological determinant of optimal performance. The mediation analysis further indicates that Work Discipline indirectly affects Member Performance through Work Motivation, affirming that motivation functions as a strategic mediator linking discipline to performance enhancement within the institution.
PENGARUH PERCEIVED USEFULLNESS (PU) TERHADAP ACTUAL USAGE (AU) PADA APLIKASI GAMMARA DI BAPAS KELAS I MAKASSAR Wisnu Aminulllah Pratomo; Musawwir Musawwir
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Business and Management, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i1.7968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana pengaruh variabel Perceived Usefulness (Persepsi Kemudahan) terhadap Actual Usage (Pemakaian Nyata) pada aplikasi GAMMARA di BAPAS Kelas I Makassar. Aplikasi GAMMARA adalah aplikasi yang dibuat oleh BAPAS Kelas I Makassar untuk membantu para Petugas, Masyarakat dan aparat terkait. Indikator untuk variabel Perceived Usefullness adalah produktivitas, efektivitas kerja, dan manfaat yang diberikan oleh teknologi, sedangkan untuk variabel Actual Usage menggunakan indikator yaitu tingkat penggunaan sebenarnya, frekeuensi penggunaan, dan kepuasan pengguna. Metode yang digunakan adalah metode kuatitatif dengan alat ukur berupa survei yang selanjutnya akan dilakukan pengukuran antarvariabel secara objektif untuk melihat sebab akibat antara variabel. Populasi dalam penelitian ini sebanyak78 orang, metode sampel yang digunakan adalah accidental sampling dengan target sampel sebanyak 66 orang. Untuk menguji hipotesis digunakan pendekatan Uji Regresi Linier dengan hasil sebesar 0.494 dengan nilai persentasi pengaruh variabel Perceived Usefullness sebesar 24,4% terhadap variabel Actual Usage. This study aims to determine the extent of the Perceived Usefulness variable's influence on Actual Usage of the GAMMARA application in BAPAS Klas I Makassar. BAPAS Klas I Makassar develops the GAMMARA application to assist officers, the community, and related officials. Indicators for the Perceived Usefulness variable are productivity, work effectiveness, and benefits provided by technology. In contrast, for the Actual Usage variable, the indicators used are the actual level of use, frequency of use, and user satisfaction. The method used is quantitative, using a measuring instrument in the form of a survey, which will then be measured objectively to determine the cause-and-effect relationships between variables. The population in this study was 78 people; the sampling method was accidental sampling, with a target sample of 66. To test the hypothesis, a Linear Regression Test was used, yielding a p-value of 0.494 and a 24.4% influence of the Perceived Usefulness variable on the Actual Usage variable
ANALISIS PENGARUH BEBAN KERJA DAN BESARAN GAJI TERHADAP KESEIMBANGAN KEHIDUPAN KERJA DENGAN MEDIASI STRES KERJA PADA PERUSAHAAN PELAYARAN DI MAKASSAR Ratih, Ratih; Mardjuni, Sukmawati; Chahyono, Chahyono
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5956

Abstract

Dalam dunia kerja modern, keseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan kehidupan pribadi karyawan menjadi isu yang semakin krusial. Perubahan dinamika organisasi, tekanan untuk mencapai target, serta beban kerja yang terus meningkat sering kali menyebabkan ketidakseimbangan yang berdampak pada kualitas hidup dan produktivitas karyawan. Selain itu, kompensasi finansial yang tidak sebanding dengan beban kerja berpotensi memicu stres kerja yang berkepanjangan. Dalam konteks ini, perusahaan dituntut untuk mampu menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya menuntut kinerja tinggi, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan psikologis dan emosional para karyawannya. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja dan besaran gaji terhadap stres kerja dan keseimbangan kehidupan kerja, serta peran mediasi stres kerja dalam hubungan antara beban kerja dan besaran gaji terhadap keseimbangan kehidupan kerja karyawan pada perusahaan pelayaran di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 70 karyawan. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan aplikasi SmartPLS versi 4.1.0.8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap stres kerja (p < 0,01), sedangkan besaran gaji berpengaruh negatif dan signifikan terhadap stres kerja (p < 0,01). Beban kerja juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keseimbangan kehidupan kerja, sedangkan gaji berpengaruh positif dan signifikan terhadap keseimbangan tersebut. Stres kerja terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keseimbangan kehidupan kerja (p < 0,01). Selain itu, stres kerja memediasi secara signifikan hubungan antara beban kerja dan gaji terhadap keseimbangan kehidupan kerja. Implikasi dari temuan ini memberikan kontribusi penting bagi perusahaan dalam menyusun kebijakan terkait distribusi beban kerja dan sistem kompensasi yang adil, guna menjaga stabilitas psikologis karyawan serta mendorong terciptanya keseimbangan kehidupan kerja yang lebih baik. In the current landscape of professional work, maintaining a healthy balance between job demands and personal life has emerged as a critical concern. Increasing workloads, organizational pressures, and unmet compensation expectations often contribute to elevated stress levels and deteriorating employee well-being. When employees are overburdened and undercompensated, their mental and emotional resilience is likely to decline, ultimately affecting job satisfaction and overall productivity. This issue is particularly relevant in sectors with high operational intensity, such as the shipping industry. Given this background, the present study aims to examine the influence of workload and salary on job stress and work-life balance, as well as the mediating role of job stress in the relationship between workload, salary, and work-life balance among employees in shipping companies based in Makassar. A quantitative approach was employed, involving 70 employees as respondents. Data were collected using structured questionnaires and analyzed with SmartPLS version 4.1.0.8. The results reveal that workload has a positive and significant effect on job stress (p < 0.01), while salary has a negative and significant effect on job stress (p < 0.01). Additionally, workload negatively and significantly affects work-life balance, whereas salary positively and significantly influences it. Job stress itself has a negative and significant impact on work-life balance (p < 0.01). The mediation analysis further shows that job stress significantly mediates the relationship between workload and salary on work-life balance. These findings provide valuable insights for companies to design more balanced workload allocations and equitable salary structures. Such policies are essential for minimizing employee stress and fostering a more sustainable and productive work-life equilibrium.
ANALISIS PROGRAM PEMANFAATAN ENERGI LISTRIK TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MELALUI PENINGKATAN PENJUALAN TENAGA LISTRIK PADA PT. PLN (PERSERO) ULP LAKAWAN Lerrick, Mochamad Ramadhan; Ruslan, Muchlis; Chahyono, Chahyono
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5957

Abstract

Dalam era transisi energi yang terus berkembang, pemanfaatan energi listrik secara optimal menjadi salah satu strategi utama bagi perusahaan penyedia tenaga listrik untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kinerja bisnis. PT PLN (Persero) sebagai perusahaan negara yang bertanggung jawab atas penyediaan tenaga listrik di Indonesia menghadapi tantangan untuk tidak hanya meningkatkan penjualan tenaga listrik, tetapi juga mengoptimalkan program pemanfaatan energi secara berkelanjutan. Di tengah tuntutan peningkatan layanan publik dan efisiensi internal, penting untuk memahami bagaimana program-program strategis, seperti pemanfaatan energi listrik, dapat berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap kinerja perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program pemanfaatan energi listrik terhadap peningkatan penjualan tenaga listrik dan kinerja perusahaan, serta menguji peran mediasi peningkatan penjualan dalam hubungan tersebut di PT PLN (Persero) ULP Lakawan, Kabupaten Enrekang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Data diperoleh dari 129 responden melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan aplikasi SmartPLS 4.1.0.8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pemanfaatan energi listrik berpengaruh positif dan signifikan terhadap penjualan tenaga listrik (beta = 0,186; p = 0,010), dan penjualan tenaga listrik berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan (beta = 0,673; p = 0,000). Program pemanfaatan energi listrik juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung melalui penjualan listrik (beta = 0,437; p = 0,000). Nilai Adjusted R² menunjukkan bahwa 13,3% peningkatan penjualan listrik dan 57,4% kinerja perusahaan dapat dijelaskan oleh model ini. Temuan ini menegaskan bahwa program pemanfaatan energi listrik merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan kinerja PT PLN melalui peningkatan penjualan tenaga listrik. In the era of the ever-growing energy transition, optimal utilization of electrical energy is one of the main strategies for electricity providers to improve operational efficiency and business performance. PT PLN (Persero) as a state-owned company responsible for the provision of electricity in Indonesia faces the challenge of not only increasing electricity sales, but also optimizing sustainable energy utilization programs. Amidst demands for increased public services and internal efficiency, it is important to understand how strategic programs, such as electricity utilization, can have a direct or indirect impact on company performance. This study aims to analyze the effect of electricity utilization programs on increasing electricity sales and company performance, and to test the mediating role of increased sales in this relationship at PT PLN (Persero) ULP Lakawan, Enrekang Regency. This study uses a quantitative approach with a correlational design. Data were obtained from 129 respondents through a questionnaire and analyzed using the SmartPLS 4.1.0.8 application. The results showed that the electricity utilization program had a positive and significant effect on electricity sales (beta = 0.186; p = 0.010), and electricity sales had a significant effect on company performance (beta = 0.673; p = 0.000). The electricity utilization program also had a significant effect on company performance both directly and indirectly through electricity sales (beta = 0.437; p = 0.000). The Adjusted R² value showed that 13.3% of the increase in electricity sales and 57.4% of company performance could be explained by this model. These findings confirm that the electricity utilization program is an effective strategy in improving PT PLN's performance by increasing electricity sales.
ANALISIS KOMPETENSI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA MELALUI PENGUASAAN TEKNOLOGI KANTOR DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN PUNCAK Pasang, Albertin; Remmang, Hasanuddin; Setiawan, Lukman
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5958

Abstract

Perubahan dinamika kerja yang dipicu oleh percepatan transformasi digital telah mendorong organisasi, termasuk institusi birokrasi di daerah terpencil, untuk mengadopsi strategi peningkatan kapasitas sumber daya manusia secara lebih sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi, motivasi kerja, dan penguasaan teknologi terhadap kinerja pegawai, serta menguji secara khusus peran mediasi dari penguasaan teknologi dalam hubungan antara kompetensi dan motivasi kerja terhadap peningkatan kinerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap seluruh populasi yang terdiri dari 63 responden, yang merupakan pegawai aktif pada sebuah instansi pemerintah daerah. Pengumpulan data dilakukan selama dua bulan, yaitu dari Oktober hingga Desember 2024. Data dianalisis menggunakan teknik pemodelan persamaan struktural (Structural Equation Modeling) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dan motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Kedua variabel ini juga memiliki pengaruh signifikan terhadap penguasaan teknologi. Selain itu, penguasaan teknologi terbukti secara statistik memediasi hubungan antara kompetensi dan motivasi kerja terhadap kinerja. Temuan ini menegaskan bahwa dalam konteks birokrasi daerah, penguasaan teknologi bukan hanya menjadi sarana pendukung, tetapi juga merupakan faktor strategis yang memperkuat kontribusi sumber daya manusia terhadap hasil kerja organisasi. Implikasi praktis dari hasil ini mengarah pada pentingnya pelatihan teknologi berkelanjutan dan pengembangan kompetensi secara terintegrasi untuk meningkatkan kinerja birokrasi.   The rapid transformation of work dynamics in the digital era has compelled organizations, including bureaucratic institutions in remote areas, to adopt more systematic strategies for developing human resource capabilities. This study aims to analyze the influence of competency, work motivation, and technological mastery on employee performance, while also examining the mediating role of technological mastery in the relationship between competency and motivation with performance outcomes. A quantitative approach was applied using a survey method, targeting the entire population of 63 employees working in a local government agency. Data collection was conducted over two months, from October to December 2024. Data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) through the SmartPLS software. The findings indicate that both competency and work motivation have a positive and significant direct effect on employee performance. Additionally, both variables significantly affect technological mastery. Furthermore, technological mastery plays a statistically significant mediating role in the relationship between competency and motivation with employee performance. These results emphasize that in the context of regional bureaucracy, technological mastery is not merely a supporting tool, but a strategic factor that enhances the contribution of human resources to organizational outcomes. The practical implication of this research highlights the importance of continuous technology training and integrated competency development to improve performance within bureaucratic institutions.
ANALISIS DISIPLIN KERJA DAN KOMPETENSI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN MELALUI KEPUASAN KERJA PADA PT HADJI KALLA CABANG BULUKUMBA Patappari, Rahmat; Abubakar, Herminawaty; Yunus, Muh. Kafrawi
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5959

Abstract

Peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam industri otomotif menjadi faktor kunci dalam menghadapi tantangan persaingan yang semakin ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja dan kompetensi kerja terhadap kepuasan kerja dan kinerja karyawan, serta menguji peran mediasi kepuasan kerja dalam hubungan antara disiplin dan kompetensi kerja terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini dilakukan di PT. Hadji Kalla Cabang Bulukumba dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan penyebaran kuesioner kepada seluruh karyawan, dengan jumlah sampel sesuai populasi. Analisis data dilakukan dengan teknik Partial Least Square (PLS) versi 4.1. Hasil analisis menunjukkan bahwa baik disiplin kerja maupun kompetensi kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dan kinerja karyawan. Selain itu, kepuasan kerja terbukti memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja. Uji mediasi menunjukkan bahwa kepuasan kerja mampu memediasi secara signifikan hubungan antara disiplin kerja dan kompetensi kerja terhadap kinerja karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepuasan kerja merupakan faktor strategis yang memperkuat efek positif dari disiplin dan kompetensi kerja terhadap hasil kerja karyawan. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk tidak hanya meningkatkan budaya kerja yang disiplin dan pengembangan kompetensi, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang mampu mendukung kepuasan kerja secara berkelanjutan guna meningkatkan produktivitas organisasi secara menyeluruh. The improvement of human resource quality in the automotive sector is essential in facing increasingly competitive market dynamics. This study aims to analyze the influence of work discipline and job competence on job satisfaction and employee performance, as well as to examine the mediating role of job satisfaction in the relationship between work discipline and job competence on employee performance. The research was conducted at PT. Hadji Kalla Branch Bulukumba using a quantitative approach and survey method. Data were collected through direct observation and questionnaire distribution to all employees, with the sample taken as a census of the population. The data were analyzed using Partial Least Square (PLS) version 4.1. The results show that both work discipline and job competence have a positive and significant effect on job satisfaction and employee performance. Moreover, job satisfaction significantly affects performance improvement. The mediation test confirms that job satisfaction significantly mediates the relationship between work discipline and competence on employee performance. These findings indicate that job satisfaction acts as a strategic factor that strengthens the positive influence of discipline and competence on employee output. Therefore, companies are encouraged not only to promote a culture of discipline and continuous competence development but also to establish a supportive work environment that enhances job satisfaction, in order to improve overall organizational productivity.
ANALISIS EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI TERHADAP PENGGUNAAN ANGGARAN BELANJA PADA DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN DAERAH KABUPATEN BULUKUMBA Reski Muthiah Kahar; Haeruddin Saleh; Herminawaty Abubakar
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5960

Abstract

Pengelolaan anggaran belanja yang efektif dan efisien merupakan faktor krusial dalam peningkatan kualitas layanan publik, termasuk di sektor kearsipan dan perpustakaan. Anggaran yang terkelola dengan baik tidak hanya mencerminkan akuntabilitas lembaga, tetapi juga memastikan keberlanjutan layanan informasi, pelestarian arsip, dan peningkatan literasi masyarakat. Dalam praktiknya, tantangan perencanaan dan pelaksanaan anggaran masih sering terjadi, sehingga diperlukan kajian empiris untuk menilai kontribusinya terhadap optimalisasi layanan publik pada sektor ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran belanja pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bulukumba selama periode tahun 2021 hingga 2023. Kajian ini juga mengisi kekosongan dalam literatur mengenai manajemen keuangan pada instansi pemerintah daerah yang bergerak di bidang informasi dokumenter. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan pejabat terkait, dan analisis dokumen realisasi anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penggunaan anggaran mengalami fluktuasi: tahun 2021 dan 2023 dikategorikan efektif, sementara tahun 2022 masuk dalam kategori kurang efektif. Di sisi lain, tingkat efisiensi penggunaan anggaran secara keseluruhan dalam kurun waktu tiga tahun tersebut masih tergolong kurang efisien. Ketidakefisienan ini terutama disebabkan oleh ketidaksesuaian antara besaran anggaran yang digunakan dan pencapaian output kegiatan. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengambil kebijakan di tingkat daerah agar menyusun perencanaan dan pelaksanaan anggaran yang lebih berbasis pada prinsip efektivitas dan efisiensi. Dengan demikian, lembaga publik dapat menjalankan fungsi pelayanan yang optimal dan akuntabel dalam konteks tata kelola keuangan daerah. Effective and efficient budget management is a crucial factor in improving the quality of public services, particularly in the archival and library sectors. Well-managed budgets not only reflect institutional accountability but also ensure the continuity of information services, archival preservation, and community literacy development. In practice, challenges in budget planning and execution remain common, highlighting the need for empirical studies to assess its contribution to optimizing public service delivery in this sector. This study aims to evaluate the level of effectiveness and efficiency in budget spending at the Regional Archives and Library Office of Bulukumba Regency during the 2021–2023 period. The research also addresses a gap in the academic literature regarding budget management practices in local government agencies focused on documentary information services. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through direct observation, in-depth interviews with key officials, and document analysis of annual budget realization reports. The findings indicate that the effectiveness of budget utilization varied over the years: the years 2021 and 2023 were categorized as effective, whereas 2022 was considered less effective. In contrast, the overall efficiency level of budget usage throughout the three-year period was found to be suboptimal. This inefficiency stemmed primarily from a mismatch between the allocated budget and the program output achieved, indicating a lack of alignment with principles of public budgeting efficiency. These findings offer strategic insights for policymakers to develop more performance-based and results-oriented budget planning and implementation in the future. Ultimately, the study highlights the importance of budget governance reforms to ensure optimal and accountable public service delivery at the regional level.
PERAN MEDIASI KOMITMEN DALAM PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP LOYALITAS KARYAWAN DI PT GRAHA MANDIRI ABADI MAKASSAR Abdoellah, Benyamin Goeliling; Ruslan, Muhlis; Chahyono, Chahyono
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kepemimpinan dan Disiplin Kerja terhadap Loyalitas Karyawan melalui peran mediasi Komitmen pada PT Graha Mandiri Abadi di Kota Makassar. Studi ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami dinamika internal perusahaan, khususnya faktor-faktor yang membentuk dan memperkuat loyalitas karyawan dalam konteks organisasi lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Teknik analisis data yang diterapkan adalah Structural Equation Modeling (SEM), dengan populasi penelitian sebanyak 100 orang karyawan yang diambil menggunakan teknik sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepemimpinan dan Disiplin Kerja secara signifikan berpengaruh positif terhadap Komitmen Karyawan. Selain itu, Komitmen juga terbukti memberikan pengaruh positif terhadap Loyalitas Karyawan. Temuan penting dari penelitian ini adalah peran mediasi Komitmen yang signifikan dalam menjembatani pengaruh Kepemimpinan dan Disiplin Kerja terhadap Loyalitas. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas kepemimpinan dan penerapan disiplin yang konsisten sangat diperlukan dalam memperkuat komitmen, yang pada akhirnya berimplikasi pada peningkatan loyalitas karyawan. Kontribusi orisinal dari penelitian ini terletak pada pembuktian empiris peran mediasi Komitmen dalam konteks perusahaan lokal di Makassar, yang juga memberikan implikasi praktis bagi organisasi sejenis di wilayah yang sama. This study aims to analyze the influence of Leadership and Work Discipline on Employee Loyalty through the mediating role of Commitment at PT Graha Mandiri Abadi in Makassar City. The research is motivated by the need to understand the internal dynamics of organizations, particularly the key factors that shape and strengthen employee loyalty within the context of local enterprises. A quantitative approach with a causal associative research design was employed. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling (SEM), involving the entire population of 100 employees selected through a saturated sampling technique. The findings indicate that Leadership and Work Discipline have a significant positive influence on Employee Commitment. Furthermore, Commitment is found to significantly influence Employee Loyalty. A critical finding of this study is the significant mediating role of Commitment in the relationship between Leadership, Work Discipline, and Loyalty. This implies that enhancing leadership quality and consistently enforcing work discipline are crucial in fostering commitment, which in turn contributes to increased employee loyalty. The original contribution of this research lies in its empirical validation of the mediating role of Commitment within a specific local corporate setting, providing practical implications for similar organizations operating in the same region.
ANALISIS KETERAMPILAN DAN KEAHLIAN TERHADAP KINERJA MELALUI MOTIVASI KERJA PADA KANTOR BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN PUNCAK Parintak, Juniatik; Abduh, Thamrin; Setiawan, Lukman
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Budaya Keterampilan, Keahlian, dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Puncak, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui variabel mediasi. Tujuan utama dari penelitian ini adalah: (1) menganalisis pengaruh budaya keterampilan terhadap kinerja, (2) menganalisis pengaruh keahlian terhadap kinerja, (3) menganalisis pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja, dan (4) menganalisis pengaruh keterampilan dan keahlian terhadap kinerja melalui motivasi kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data primer dikumpulkan dari seluruh populasi yang terdiri atas 63 orang pegawai, sehingga teknik sampling yang digunakan adalah sensus. Pengumpulan data dilakukan selama dua bulan, yakni dari Oktober hingga Desember 2024. Analisis data dilakukan menggunakan program SmartPLS untuk menguji model hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan dan keahlian memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, motivasi kerja terbukti sebagai variabel mediasi yang memperkuat pengaruh keterampilan dan keahlian terhadap kinerja. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas individu melalui peningkatan keterampilan dan keahlian serta optimalisasi motivasi kerja guna mendorong kinerja yang lebih optimal di lingkungan lembaga penanggulangan bencana. This study aims to analyze the influence of Skills Culture, Expertise, and Work Motivation on Employee Performance at the Regional Disaster Management Agency Office of Puncak Regency, both directly and indirectly through mediating variables. The main objectives of this research are: (1) to analyze the effect of skills culture on performance, (2) to analyze the effect of expertise on performance, (3) to analyze the effect of work motivation on performance, and (4) to analyze the effect of skills and expertise on performance through work motivation. This research adopts a quantitative approach using a survey method, with primary data collected from the entire population of 63 employees, thus applying a census sampling technique. Data collection was conducted over a two-month period from October to December 2024. The data were analyzed using the SmartPLS software to test the model of relationships between variables. The results show that both skills and expertise have a significant direct influence on employee performance. Furthermore, work motivation is proven to mediate and strengthen the influence of skills and expertise on performance. These findings emphasize the importance of enhancing individual capacity through the improvement of skills and expertise, as well as optimizing work motivation to drive better performance within disaster management institutions.