cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
jbm.jurnal@universitasbosowa.ac.id
Phone
+62411-452901
Journal Mail Official
ubpostgradjournal@gmail.com
Editorial Address
Program Pascasarjana Universitas Bosowa Jl. Urip Sumoharjo KM.4 Makassar 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Indonesian Journal of Business and Management
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 24603767     EISSN : 26566885     DOI : https://doi.org/10.35965/jbm.v3i1
Core Subject : Economy,
Indonesian Journal of Business and Management is International Journal, peer-review, open access journal published by Bosowa University Publishing. It Provides an academic platform for professionals and researchers to contribute to innovative work in busniess and management cases. The scope of the journal covers corporate governance, human resource management, strategic management, production management, operations management, entrepreneurship, e-business, service management and information technology management, etc.
Articles 373 Documents
KUALITAS BARANG DAN JASA DIMEDIASI KINERJA VENDOR TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA UNIT LAYANAN PELANGGAN MAKALE Islami, Fahman; Saleh, Muhammad Yusuf; Menne, Firman
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kualitas Barang dan Kualitas Jasa terhadap Kepuasan Pelanggan PT. PLN (Persero) ULP Makale, dengan Kinerja Vendor sebagai variabel mediasi. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan dari 100 pelanggan PT. PLN (Persero) ULP Makale dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling – Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas barang memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja vendor dan kepuasan pelanggan. Demikian pula, kualitas jasa berpengaruh signifikan terhadap kinerja vendor dan kepuasan pelanggan. Lebih lanjut, kinerja vendor terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Uji Sobel menegaskan peran mediasi kinerja vendor dalam hubungan antara kualitas barang terhadap kepuasan pelanggan, serta memediasi pengaruh kualitas jasa terhadap kepuasan pelanggan PT. PLN (Persero) ULP Makale. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya mempertahankan standar tinggi dalam kualitas barang dan jasa, serta memastikan kinerja vendor yang optimal untuk meningkatkan kepuasan pelanggan secara keseluruhan. This study aims to analyze the influence of Product Quality and Service Quality on Customer Satisfaction at PT. PLN (Persero) ULP Makale, with Vendor Performance as a mediating variable. Employing a descriptive quantitative approach, data was collected from 100 customers of PT. PLN (Persero) ULP Makale and analyzed using the Structural Equation Modeling – Partial Least Squares (SEM-PLS) method. The findings indicate that product quality significantly affects both vendor performance and customer satisfaction. Similarly, service quality significantly influences vendor performance and customer satisfaction. Furthermore, vendor performance is proven to have a significant impact on customer satisfaction. The Sobel test confirms the mediating role of vendor performance in the relationship between product quality and customer satisfaction, as well as mediating the effect of service quality on customer satisfaction at PT. PLN (Persero) ULP Makale. These results highlight the importance of maintaining high standards in product and service quality, and ensuring optimal vendor performance to enhance overall customer satisfaction.
EVALUASI PELAKSANAAN ANGGARAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI MELALUI MANAJEMEN OPERASIONAL KANTOR KESYAHBANDARAN DAN OTORITAS PELABUHAN UTAMA MAKASSAR Fitriani, Fitriani; Saleh, Haeruddin; Chahyono, Chahyono
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5974

Abstract

Kinerja Pegawai, Pelaksanaan Anggaran, Manajemen Operasional, Pengaruh Langsung, dan Variabel Mediasi menjadi fokus utama dalam penelitian ini yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pelaksanaan anggaran terhadap kinerja pegawai melalui peran manajemen operasional sebagai variabel mediasi. Kinerja pegawai merupakan refleksi dari keberhasilan instansi dalam mencapai tujuan organisasi pada periode tertentu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis data Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Sampel dalam penelitian ini berjumlah 68 responden yang merupakan pegawai Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan anggaran memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Pelaksanaan anggaran yang dilakukan tepat waktu dan sesuai perencanaan memberikan ruang bagi pegawai untuk menyelesaikan pekerjaan secara efektif. Selain itu, manajemen operasional terbukti memiliki peran signifikan sebagai variabel mediasi dalam memperkuat pengaruh pelaksanaan anggaran terhadap kinerja pegawai. Dengan manajemen operasional yang berjalan optimal, proses pelaksanaan anggaran menjadi lebih efisien, sehingga berimplikasi pada peningkatan kinerja pegawai secara keseluruhan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pelaksanaan anggaran tidak hanya berdampak langsung terhadap kinerja, tetapi juga secara tidak langsung melalui penguatan aspek manajemen operasional di lingkungan kerja Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Makassar. Employee Performance, Budget Implementation, Operational Management, Direct Influence, and Mediating Variable are the central themes of this study, which aims to analyze the impact of budget implementation on employee performance through operational management as a mediating variable. Employee performance reflects the success of an organization in achieving its goals within a specific period. This research employs a quantitative approach using Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) for data analysis. The sample consists of 68 respondents who are employees of the Office of Harbormaster and Port Authority of Makassar. The findings reveal that budget implementation has a positive and significant influence on employee performance. Timely and well-planned budget execution allows employees to complete their tasks effectively. Furthermore, operational management plays a significant mediating role in strengthening the effect of budget implementation on employee performance. Effective operational management ensures the smooth execution of the budget process, thereby contributing to improved overall employee performance. The study concludes that budget implementation not only has a direct impact on performance but also an indirect influence through the enhancement of operational management practices within the Office of Harbormaster and Port Authority of Makassar.
ANALISIS DISIPLIN DAN PELATIHAN KERJA TERHADAP KINERJA MELALUI KOMPETENSI PADA KANTOR DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN PUNCAK Selon, Lili; Setiawan, Lukman; Karim, Abdul
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5975

Abstract

Budaya Disiplin, Pelatihan Kerja, Kompetensi Kerja, Kinerja Pegawai, dan Analisis Mediasi merupakan komponen utama dalam penelitian ini yang bertujuan untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung dari disiplin serta pelatihan kerja terhadap kinerja melalui kompetensi sebagai variabel mediasi. Kinerja pegawai menjadi indikator penting dalam menentukan keberhasilan suatu organisasi, terutama dalam sektor publik yang menuntut produktivitas tinggi dan pelayanan berkualitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap seluruh populasi sebanyak 63 anggota pada instansi terkait. Pengumpulan data dilakukan selama dua bulan, yakni dari Oktober hingga Desember 2024, dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Pelatihan kerja juga terbukti memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kinerja. Lebih lanjut, kompetensi kerja memainkan peran sebagai variabel mediasi yang memperkuat pengaruh antara disiplin dan pelatihan kerja terhadap kinerja. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan kompetensi sebagai strategi penghubung antara sumber daya manusia dan produktivitas organisasi. Dengan demikian, peningkatan kedisiplinan dan intensitas pelatihan harus diiringi dengan strategi peningkatan kompetensi agar kinerja pegawai dapat optimal dan berkelanjutan. Discipline Culture, Job Training, Work Competence, Employee Performance, and Mediation Analysis are the primary components of this study, which aims to examine both direct and indirect effects of discipline and job training on performance through competence as a mediating variable. Employee performance is a crucial indicator of an organization’s success, especially in public sector institutions that demand high productivity and service quality. This research employs a quantitative approach using a full-population survey method with 63 participants. The data were collected over a two-month period, from October to December 2024, and analyzed using SmartPLS software. The results show that work discipline has a significant direct effect on employee performance. Similarly, job training contributes positively to performance enhancement. Furthermore, work competence functions as a mediating variable that strengthens the relationship between both discipline and training toward performance outcomes. These findings highlight the essential role of competence development as a bridging strategy between human resources and organizational productivity. Therefore, increasing discipline and training intensity must be accompanied by strategic efforts to enhance competence, to ensure that employee performance is both optimal and sustainable.
MENGEKSPLORASI KUALITAS JASA LAYANAN TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA MELALUI MOTIVASI KERJA PADA KAMPUS POLITEKNIK ILMU PELAYARAN MAKASSAR Sakka, Gusman; Remmang, Hasanuddin; Setiawan, Lukman
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5976

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kualitas Jasa Layanan terhadap Motivasi Kerja, menganalisis pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kepuasan Taruna, serta menganalisis pengaruh tidak langsung Kualitas Jasa Layanan terhadap Kepuasan Taruna melalui Motivasi Kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei, di mana data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 72 responden yang merupakan sampel dari total populasi sebanyak 254 taruna. Survei dilaksanakan selama dua bulan, yakni Oktober hingga Desember 2024. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kualitas Jasa Layanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Motivasi Kerja. Selanjutnya, Motivasi Kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Taruna. Selain itu, hasil penelitian membuktikan bahwa Kualitas Jasa Layanan berpengaruh secara tidak langsung terhadap Kepuasan Taruna melalui peningkatan Motivasi Kerja sebagai variabel intervening. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan mutu layanan secara holistik dalam rangka meningkatkan kepuasan taruna, dengan memperhatikan aspek motivasional sebagai faktor penentu. Dengan demikian, institusi pendidikan vokasi perlu memperkuat strategi peningkatan kualitas layanan yang bersinergi dengan penguatan motivasi kerja taruna demi menciptakan kepuasan yang berkelanjutan. This study aims to analyze the effect of Service Quality on Work Motivation, to analyze the effect of Work Motivation on Student Satisfaction, and to investigate the indirect effect of Service Quality on Student Satisfaction through Work Motivation as a mediating variable. This research employs a quantitative approach using a survey design, in which primary data were collected through questionnaires distributed to 72 respondents, sampled from a total population of 254 cadets. The survey was conducted over a period of two months, from October to December 2024. Data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with the SmartPLS software. The results indicate that Service Quality has a positive and significant effect on Work Motivation. Furthermore, Work Motivation positively and significantly influences Student Satisfaction. In addition, the findings reveal that Service Quality indirectly affects Student Satisfaction through Work Motivation as a mediating variable. These results highlight the importance of managing service quality comprehensively in order to improve student satisfaction, with motivational factors serving as key drivers. Therefore, vocational education institutions are advised to implement service improvement strategies that synergize with efforts to enhance student motivation to achieve sustainable satisfaction
INTERVENING GAYA HIDUP PADA HUBUNGAN INKLUSI DAN LITERASI KEUANGAN TERHADAP PENGELOLAAN KEUANGAN PRIBADI MAHASISWA KEBIDANAN INSTITUT ILMU KESEHATAN PELAMONIA Hasna Sri Wahyuli; Seri Suriani; Firman Menne
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5977

Abstract

Inklusi Keuangan, Literasi Keuangan, Gaya Hidup, Pengelolaan Keuangan, dan Mahasiswa merupakan isu penting dalam penguatan kapasitas individu dalam mengelola sumber daya ekonomi secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Inklusi Keuangan dan Literasi Keuangan terhadap Pengelolaan Keuangan Pribadi melalui Gaya Hidup sebagai variabel intervening pada mahasiswa Program Studi Kebidanan Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling, melibatkan 106 responden. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (SmartPLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inklusi Keuangan dan Literasi Keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pengelolaan Keuangan Pribadi. Selain itu, keduanya juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Gaya Hidup, yang pada gilirannya turut memengaruhi secara positif dan signifikan terhadap Pengelolaan Keuangan Pribadi. Temuan ini juga membuktikan bahwa Gaya Hidup memediasi pengaruh Inklusi Keuangan dan Literasi Keuangan terhadap Pengelolaan Keuangan Pribadi. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan akses dan pemahaman keuangan di kalangan mahasiswa dapat memperkuat perilaku pengelolaan keuangan melalui pola hidup yang terarah. Financial Inclusion, Financial Literacy, Lifestyle, Financial Management, and Students are crucial aspects in enhancing individual capabilities to manage economic resources effectively. This study aims to identify and analyze the influence of Financial Inclusion and Financial Literacy on Personal Financial Management through Lifestyle as a mediating variable among students of the Midwifery Program at the Pelamonia Institute of Health Sciences. The research employs a quantitative approach with purposive sampling technique involving 106 respondents. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling (SEM) with the SmartPLS application. The results indicate that Financial Inclusion and Financial Literacy have a positive and significant effect on Personal Financial Management. Furthermore, both variables also positively and significantly influence Lifestyle, which in turn has a positive and significant impact on Personal Financial Management. The findings confirm that Lifestyle mediates the effect of Financial Inclusion and Financial Literacy on Personal Financial Management. This study implies that improving financial access and understanding among students can enhance financial management behaviors through a more conscious lifestyle orientation.
PERANAN MODAL, PERIZINAN, KEMAMPUAN KEWIRAUSAHAAN DAN PRODUKTIVITAS DALAM PENINGKATAN DAYA SAING UMKM PADA DINAS PERINDUSTRIAN, PERDAGANGAN DAN PENANAMAN MODAL KOTA MAKASSAR Herlianti Rahman; Herminawaty Abubakar; Haeruddin Saleh
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5978

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Modal, Perizinan, Kemampuan Kewirausahaan, dan Produktivitas terhadap peningkatan Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Penanaman Modal Kota Makassar. Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah sejauh mana keempat variabel tersebut berkontribusi terhadap daya saing UMKM, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui mediasi produktivitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi dan penyebaran kuesioner kepada pelaku UMKM. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square (PLS) versi 4.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Modal dan Kewirausahaan berpengaruh langsung dan signifikan terhadap Daya Saing, sedangkan Perizinan tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan. Selain itu, Modal, Perizinan, dan Kewirausahaan masing-masing memiliki pengaruh signifikan terhadap Produktivitas. Temuan penting lainnya adalah bahwa Produktivitas berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara Modal dan Daya Saing serta antara Kewirausahaan dan Daya Saing. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan produktivitas menjadi faktor kunci dalam mendorong daya saing UMKM di tengah tantangan ekonomi dan regulasi yang kompleks. Dengan demikian, strategi penguatan modal, penyederhanaan perizinan, dan peningkatan kapasitas kewirausahaan perlu didorong untuk meningkatkan daya saing UMKM secara berkelanjutan. This study aims to analyze the influence of Capital, Licensing, Entrepreneurial Capability, and Productivity on the Competitive Advantage of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the Office of Industry, Trade, and Investment of Makassar City. The main problem addressed in this research is to what extent these four variables contribute to the competitiveness of MSMEs, either directly or indirectly through the mediating role of productivity. This research adopts a quantitative approach with data collected through observation and questionnaires distributed to MSME actors. Data analysis was carried out using Partial Least Square (PLS) version 4.1. The results indicate that Capital and Entrepreneurship have a direct and significant influence on Competitive Advantage, while Licensing does not exhibit a significant direct effect. Furthermore, Capital, Licensing, and Entrepreneurship each have a significant impact on Productivity. An important finding of the study is that Productivity mediates the relationship between Capital and Competitive Advantage, as well as between Entrepreneurship and Competitive Advantage. These results highlight the critical role of productivity enhancement in strengthening MSME competitiveness amid complex economic and regulatory challenges. Therefore, strategies aimed at capital empowerment, licensing simplification, and the improvement of entrepreneurial capabilities are necessary to sustainably boost MSME competitiveness.
FUNGSI DAN PERAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DALAM MENDUKUNG PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN MIMIKA Herlinda Herlinda; Lukman Setiawan; Firman Menne
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5979

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di sektor kuliner, terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Mimika. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi pengaruh produktivitas, pemasaran, dan kapasitas usaha terhadap peningkatan kinerja ekonomi daerah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 75 pelaku UMKM sektor kuliner, yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear berganda untuk menguji hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel, yaitu produktivitas, pemasaran, dan kapasitas usaha, berpengaruh signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap pertumbuhan ekonomi. Produktivitas yang tinggi mendorong efisiensi operasional dan kualitas produk, sementara pemasaran digital memperluas jangkauan pasar. Di sisi lain, kapasitas usaha yang ditingkatkan melalui pelatihan dan akses permodalan memperkuat daya saing UMKM. Penelitian ini menyimpulkan bahwa UMKM kuliner memiliki peran strategis dalam diversifikasi ekonomi lokal, mengurangi ketergantungan pada sektor pertambangan, serta menciptakan peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Implikasi praktis dari temuan ini mencakup pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk mendukung keberlanjutan UMKM. Rekomendasi mencakup peningkatan akses terhadap teknologi, literasi digital, dan promosi produk lokal yang berkelanjutan. This study aims to analyze the contribution of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), particularly in the culinary sector, to economic growth in Mimika Regency. The primary focus is to examine the influence of productivity, marketing, and business capacity on regional economic performance. The research employed a quantitative approach, with data collected through questionnaires distributed to 75 culinary MSME actors selected using purposive sampling. Data were analyzed using descriptive statistics and multiple linear regression to explore the relationship between independent and dependent variables. The findings reveal that productivity, marketing, and business capacity each have a significant influence, both partially and simultaneously, on economic growth. High productivity enhances operational efficiency and product quality, while digital marketing expands market access. Furthermore, increased business capacity through training and access to capital strengthens MSMEs' competitiveness. The study concludes that culinary MSMEs play a strategic role in diversifying the local economy, reducing dependency on the mining sector, generating employment, and improving community welfare. The practical implications of this research highlight the importance of synergy among local government, entrepreneurs, and society in supporting MSME sustainability. Recommendations include expanding access to technology, enhancing digital literacy, and promoting local products in a sustainable manner.
PENGARUH PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA MELALUI PENGUASAAN TEKNOLOGI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DALAM REVOLUSI INDUSTRI 5.0 PADA KANTOR BPJS KESEHATAN CABANG PALOPO DI KOTA PALOPO Fitriani, Andi Ifa; Abduh, Thamrin; Said, Miah
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) terhadap Penguasaan Teknologi, Kepuasan Kerja, dan Kinerja Pegawai pada Kantor BPJS Kesehatan Cabang Palopo. Selain itu, penelitian ini juga mengevaluasi peran mediasi penguasaan teknologi dan kepuasan kerja dalam hubungan antara pengembangan SDM terhadap peningkatan kinerja pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 50 responden yang merupakan pegawai tetap BPJS Kesehatan Cabang Palopo. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengembangan SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap penguasaan teknologi, kepuasan kerja, serta kinerja pegawai. Selain itu, penguasaan teknologi dan kepuasan kerja secara signifikan mempengaruhi kinerja pegawai, menunjukkan bahwa faktor teknis dan psikologis menjadi determinan penting dalam pencapaian hasil kerja yang optimal. Temuan lain yang signifikan adalah bahwa penguasaan teknologi dan kepuasan kerja berperan sebagai mediator yang efektif dalam memperkuat pengaruh pengembangan SDM terhadap kinerja pegawai. Oleh karena itu, pengelolaan sumber daya manusia yang strategis dan berorientasi pada teknologi serta kesejahteraan kerja menjadi faktor kunci dalam peningkatan kinerja organisasi. This study aims to analyze the effect of Human Resource Development (HRD) on Technology Mastery, Job Satisfaction, and Employee Performance at the BPJS Kesehatan Palopo Branch Office. Furthermore, the research examines the mediating roles of technology mastery and job satisfaction in the relationship between HR development and employee performance improvement. This quantitative research employed a survey method by distributing questionnaires to 50 permanent employees at BPJS Kesehatan Palopo. The results reveal that HR development has a positive and significant influence on technology mastery, job satisfaction, and employee performance. Moreover, technology mastery and job satisfaction significantly affect employee performance, indicating that both technical and psychological factors are critical determinants of optimal work outcomes. Another important finding is the mediating role of technology mastery and job satisfaction in strengthening the influence of HR development on employee performance. Thus, strategic human resource management focusing on technological capabilities and employee well-being is essential to enhancing organizational performance.
ANALISIS GAYA KEPEMIMPINAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI MELALUI MOTIVASI KERJA PADA INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI KAMPUS SULAWESI SELATAN Putri, Jeanne Guna; Abduh, Thamrin; Chahyono, Chahyono
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pegawai melalui Motivasi Kerja pada Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sulawesi Selatan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS). Responden dalam penelitian ini adalah seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berjumlah 68 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gaya Kepemimpinan memiliki pengaruh positif dan signifikan baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap Kinerja Pegawai melalui Motivasi Kerja. Disiplin Kerja juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai, baik secara langsung maupun melalui Motivasi Kerja sebagai variabel intervening. Temuan ini mengindikasikan bahwa peran pimpinan yang mampu memotivasi dan memberikan arahan yang tepat kepada pegawai serta budaya kerja yang disiplin menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja. Selain itu, Motivasi Kerja juga memiliki peran signifikan dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas kerja. Penelitian ini menegaskan bahwa Gaya Kepemimpinan, Disiplin Kerja, dan Motivasi Kerja merupakan determinan utama yang tidak dapat diabaikan dalam upaya peningkatan Kinerja Pegawai secara berkelanjutan di lingkungan IPDN Kampus Sulawesi Selatan This study aims to analyze the influence of Leadership Style and Work Discipline on Employee Performance through Work Motivation at the Institute of Public Administration (IPDN) South Sulawesi Campus. The research employed a descriptive quantitative approach using Structural Equation Modeling with Partial Least Squares (SEM-PLS) as the analytical technique. The respondents were all 68 Civil Servants (ASN) at the IPDN South Sulawesi Campus. The findings reveal that Leadership Style has a positive and significant effect on Employee Performance, both directly and indirectly through Work Motivation. Similarly, Work Discipline also significantly affects Employee Performance, with Motivation acting as a mediating variable. These results indicate that effective leadership, which encourages innovation and provides proper guidance, along with a culture of discipline, plays a vital role in enhancing performance. Furthermore, Work Motivation is proven to significantly contribute to improving employees' quality and productivity. This research emphasizes that Leadership Style, Work Discipline, and Work Motivation are crucial determinants in the continuous improvement of Employee Performance within the institutional environment of IPDN South Sulawesi Campus.
ANALISIS BUDAYA ORGANISASI WELLBEING DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN EMPLOYEE ENGAGEMENT SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI PT PLN (PERSERO)  UP3 MAKASSAR SELATAN Anwar, Khairil; Mardjuni, Sukmawati; Chahyono, Chahyono
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Budaya Organisasi Wellbeing, Kompensasi, dan Employee Engagement terhadap Kinerja Pegawai pada PT PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional guna mengidentifikasi hubungan langsung maupun tidak langsung antar variabel. Sampel penelitian terdiri dari 116 responden yang merupakan pegawai aktif di lingkungan PT PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan. Teknik analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (SmartPLS) guna menguji pengaruh langsung dan mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Budaya Organisasi Wellbeing dan Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Employee Engagement. Selain itu, Budaya Organisasi Wellbeing dan Kompensasi juga berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai baik secara langsung maupun tidak langsung melalui peran mediasi Employee Engagement. Temuan ini mengindikasikan pentingnya peningkatan budaya kerja yang mendukung kesejahteraan serta kebijakan kompensasi yang adil dan kompetitif dalam mendorong keterlibatan dan produktivitas pegawai. Oleh karena itu, manajemen perlu mengembangkan strategi peningkatan Budaya Organisasi Wellbeing dan sistem kompensasi sebagai upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kinerja pegawai secara optimal. This study aims to analyze the effect of Organizational Culture Wellbeing, Compensation, and Employee Engagement on Employee Performance at PT PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan. A quantitative approach with a correlational method was employed to identify both direct and indirect relationships among the studied variables. The sample consisted of 116 active employees from the PT PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan environment. Data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with the Partial Least Squares (SmartPLS) technique to assess both direct and mediating effects. The results indicate that Organizational Culture Wellbeing and Compensation have a positive and significant effect on Employee Engagement. Furthermore, Organizational Culture Wellbeing and Compensation also positively and significantly influence Employee Performance, both directly and indirectly through the mediating role of Employee Engagement. These findings highlight the importance of promoting a workplace culture that supports employee wellbeing, along with implementing fair and competitive compensation policies to foster employee involvement and productivity. Therefore, it is essential for the management to continuously enhance Organizational Culture Wellbeing and Compensation systems as strategic efforts to optimize employee performance.