cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
jbm.jurnal@universitasbosowa.ac.id
Phone
+62411-452901
Journal Mail Official
ubpostgradjournal@gmail.com
Editorial Address
Program Pascasarjana Universitas Bosowa Jl. Urip Sumoharjo KM.4 Makassar 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Indonesian Journal of Business and Management
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 24603767     EISSN : 26566885     DOI : https://doi.org/10.35965/jbm.v3i1
Core Subject : Economy,
Indonesian Journal of Business and Management is International Journal, peer-review, open access journal published by Bosowa University Publishing. It Provides an academic platform for professionals and researchers to contribute to innovative work in busniess and management cases. The scope of the journal covers corporate governance, human resource management, strategic management, production management, operations management, entrepreneurship, e-business, service management and information technology management, etc.
Articles 293 Documents
ANALISIS EMPLOYEE ENGAGEMENT DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KINERJA KARYAWAN MELALUI KOMPETENSI AUDITOR PADA SATUAN PENGAWAS INTERNAL KANTOR PUSAT BPJS KETENAGAKERJAAN Ardhi Kuswikanto; Sukmawati Mardjuni; Miah Said
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Business and Management, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i1.7765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh employee engagement dan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan melalui kompetensi auditor pada Satuan Pengawas Internal (SPI) Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan. Dalam organisasi publik seperti BPJS Ketenagakerjaan, peran auditor internal sangat strategis untuk memastikan akuntabilitas dan efektivitas pengawasan, sehingga peningkatan kinerja karyawan tidak lepas dari aspek kompetensi yang dimiliki auditor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Square (PLS) versi 4.1. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh auditor internal yang bekerja pada Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan, dengan jumlah sampel sebanyak 42 orang auditor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa employee engagement dan pengembangan karir secara langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi auditor dan kinerja karyawan. Kompetensi auditor juga terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, kompetensi auditor berperan sebagai variabel mediasi yang signifikan dalam hubungan antara employee engagement dan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi keterlibatan karyawan dan semakin baik pengembangan karir yang dilakukan, maka kompetensi auditor akan meningkat, dan pada akhirnya berkontribusi terhadap kinerja yang lebih optimal. Nilai koefisien determinasi (R-square) sebesar 0,947 menunjukkan bahwa 94,7% variabel kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh variabel employee engagement, pengembangan karir, dan kompetensi auditor, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini. This study aims to determine and analyze the effect of employee engagement and career development on employee performance through auditor competence at the Internal Supervisory Unit (SPI) of Social Security Administrator for Employment (BPJS Ketenagakerjaan) Head Office. In public organizations such as BPJS Ketenagakerjaan, the role of internal auditors is very strategic to ensure accountability and effectiveness of supervision, so that improving employee performance cannot be separated from the competency aspects possessed by auditors. This study uses a quantitative approach with the Partial Least Square (PLS) version 4.1 analysis technique. The population in this study were all internal auditors working at the BPJS Ketenagakerjaan Head Office, with a sample size of 42 auditors. The results of the study indicate that Employee Engagement and career development have a direct positive and significant effect on auditor competence and employee performance. Auditor competence is also proven to have a positive and significant influence on employee performance. In addition, auditor competence acts as a significant mediating variable in the relationship between Employee Engagement and career development on employee performance. This finding indicates that the higher the Employee Engagement and the better the career development carried out, the auditor competence will increase, and ultimately contribute to more optimal performance. The coefficient of determination (R-square) value of 0.947 indicates that 94.7% of employee performance variables can be explained by Employee Engagement, career development, and auditor competence variables, while the rest is influenced by other factors outside this research model
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT JABATAN FUNGSIONAL PENGADAAN BARANG DAN JASA TERHADAP KEPUASAN KERJA APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) DI KOTA BONTANG Asfiah Asfiah; Hasanuddin Remmang; Muhlis Ruslan
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Business and Management, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i1.7766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi minat terhadap Jabatan Fungsional Pengadaan Barang dan Jasa (JF PBJ) serta dampaknya terhadap kepuasan kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Bontang. Variabel independen dalam penelitian ini mencakup motivasi, kemampuan dan keterampilan, serta pengalaman kerja; dengan minat terhadap JF PBJ sebagai variabel mediasi, dan kepuasan kerja sebagai variabel dependen. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif melalui metode survei, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan kuesioner yang disebarkan kepada 102 responden ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bontang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan pengalaman kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat ASN untuk menempati JF PBJ, sedangkan kemampuan dan keterampilan tidak memberikan pengaruh langsung. Selain itu, motivasi juga memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan kerja, sementara kemampuan dan keterampilan serta pengalaman kerja tidak menunjukkan pengaruh langsung. Minat terhadap JF PBJ terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja ASN dan berperan sebagai variabel mediasi yang kuat antara motivasi, kemampuan, serta pengalaman kerja terhadap kepuasan kerja. Berdasarkan nilai R-Square diketahui bahwa variabel minat terhadap JF PBJ memiliki nilai R-Square sebesar 0,748, yang berarti bahwa 74,8% perubahan minat ASN dapat dijelaskan oleh model penelitian ini,. Sementara itu, variabel kepuasan kerja memperoleh nilai R-Square sebesar 0,791, yang menunjukkan bahwa 79,1% variasi kepuasan kerja ASN dijelaskan oleh model. Temuan ini memberikan implikasi penting dalam pengembangan strategi manajemen sumber daya manusia di sektor pemerintahan, khususnya dalam upaya mendorong ASN untuk berkarier di jabatan fungsional pengadaan barang dan jasa. This study aims to analyze the factors influencing interest in the Functional Position of Procurement of Goods and Services (JF PBJ) and its impact on job satisfaction among State Civil Apparatus (ASN) in Bontang City. The independent variables examined include motivation, ability and skills, and work experience; with interest in JF PBJ as the mediating variable and job satisfaction as the dependent variable. A quantitative approach was employed using a survey method, with data collected through observation, documentation, and questionnaires distributed to 102 ASN respondents within the Bontang City Government. The results indicate that motivation and work experience have a positive and significant influence on interest in the JF PBJ, while ability and skills show no direct effect. Additionally, motivation has a positive effect on job satisfaction, whereas ability and skills, as well as work experience, do not have a direct influence. Interest in the JF PBJ significantly affects job satisfaction and serves as a strong mediating variable between motivation, ability, and work experience on job satisfaction. Based on the R-Square, the variable of interest in JF PBJ has an R-Square value of 0.748, indicating that 74.8% of the variance in interest can be explained by the model. Meanwhile, the job satisfaction variable has an R-Square value of 0.791, meaning that 79.1% of the variation in job satisfaction is explained by the model, with the by other external factors. These findings provide important implications for the development of human resource management strategies in the public sector, particularly in encouraging civil servants to pursue careers in the functional position of procurement of goods and services.
ANALISIS KOMPETENSI SDM DALAM PENINGKATAN KINERJA MELALUI PENGUASAAN TEKNOLOGI PADA KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN BONE: STUDI KASUS DALAM PERECEPATAN ALIH MEDIA SERTIFIKAT ELEKTRONIK Arfian Arfian; Lukman Setiawan; Herminawati abubakar
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Business and Management, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i1.7772

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk: (1) menganaliisis pengaruh langsung Kompetensi SDM, dan Penguasaan teknologi terhadap kinerja, (2) menganaliisis pengaruh langsung Penguasaan teknologi terhadap kinerja, (3) menganaliisis pengaruh langsung Kompetensi SDM terhadap kinerja, (4) menganaliisis pengaruh tidak langsung Kompetensi SDM terhadap kinerja melalui Penguasaan teknologi. Penelitian ini menggunakan data primer melalui survei sebanyak 52 Pegawai sebagai populasi. Adapun sampel dalam penelitian adalah sebanyak 50 orang dengan meteode penentuan sampel menggunakan rumus Slovin, penelitian dilakukan selama 2 (dua) bulan yaitu Februari s.d April 2025. Data dianalisis dengan menggunakan program SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengaruh Kompetensi SDM berpengaruh langsung terhadap Kinerja Pegawai, (2) Kompetensi SDM berpengaruh terhadap implemenatsi teknologi, (3) Penguasaan teknologi berpengaruh terhjadap kinerja, (4) dan Kompetensi SDM berpengaruh tidak langsung terhadap kinerja Pegawai melalui Penguasaan teknologi.  This research was conducted with the following objectives: (1) to analyze the direct influence of human resource competence and technology mastery on performance, (2) to analyze the direct influence of technology mastery on performance, (3) to analyze the direct influence of human resource competence on performance, and (4) to analyze the indirect influence of human resource competence on performance through technology mastery. This research used primary data obtained through a survey of 52 employees in the population. The sample in this research consisted of 50 people, with the sample determination method using the Slovin formula. The research was conducted for two months, from February to April 2025. The data was analyzed using the SmartPLS program. The results of the study show that (1) HR competency has a direct effect on employee performance, (2) HR competency affects technology implementation, (3) technology mastery affects performance, and (4) HR competency has an indirect effect on employee performance through technology mastery. 
ANALISIS DISIPLIN DAN KEMAMPUAN TERHADAP KINERJA ANGGOTA MELALUI KOMPETENSI PADA KANTOR POLRES BANTAENG Aswar Anas; Lukman Setiawan; abdul karim
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Business and Management, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i1.7780

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk: (1) menganaliisis pengaruh langsung disiplin kerja dan kemampuan kerja terhadap kemampuan kerja, (2) menganaliisis pengaruh langsung kompetensi kerja terhadap kinerja, (3) menganaliisis pengaruh langsung disiplin kerja dan dkemampuan kerja terhadap kinerja, (4) menganaliisis pengaruh tidak langsung disiplin kerja dan kemampuan kerja terhadap kinerja melalui kompetensi kerja. Penelitian ini menggunakan data primer melalui survei sebanyak 52 anggota sebagai populasi. Adapun sampel dalam penelitian adalah sebanyak 50 orang dengan meteode penentuan sampel menggunakan rumus Slovin, penelitian dilakukan selama 2 (dua) bulan yaitu Februari s.d April 2025. Data dianalisis dengan menggunakan program SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengaruh disiplin dan kemampuan kerja berpengaruh langsung terhadap kemampuan kerja, (2) kompetensi kerja berpengaruh terhadap kinerja (3) disiplin dan kemampuan kerja berpengaruh terhjadap kinerja, (4) dan displin kerja dan kemampuan kerja berpengaruh tidak langsung terhadap kinerja anggota melalui kompetensi kerja  This research was conducted with the following objectives: (1) to analyze the direct influence of work discipline and work ability on work ability, (2) to analyze the direct influence of work competence on performance, (3) to analyze the direct influence of work discipline and work ability on performance, and (4) to analyze the indirect influence of work discipline and work ability on performance through work competence. This study used primary data obtained through a survey of 52 members of the population. The sample in this study consisted of 50 people, with the sample determination method using the Slovin formula. The study was conducted over a period of two months, from February to April 2025. The data were analyzed using the SmartPLS program. The results of the research show that (1) the influence of discipline and work ability has a direct effect on work ability, (2) work competence affects performance, (3) discipline and work ability affect performance, and (4) work discipline and work ability have an indirect effect on member performance through work competence. 
PENGARUH REWARD DAN PUNISHMENT TERHADAP KINERJA PEGAWAI MELALUI KEPEMIMPINAN PADA PT PLN (PERSERO) ULP KONAWE SELATAN Tri Cahyono; Lukman Setiawan; Abdul Karim
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Business and Management, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i1.7783

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh reward dan punishment terhadap kinerja pegawai dengan memasukkan kepemimpinan sebagai variabel mediasi pada PT PLN (Persero) ULP Konawe Selatan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dan analisis Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM–PLS), penelitian ini melibatkan 50 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reward dan punishment berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepemimpinan, serta secara langsung meningkatkan kinerja pegawai. Kepemimpinan juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja dan memediasi hubungan antara reward–punishment dan kinerja. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi sistem penghargaan, sanksi yang konsisten, dan kepemimpinan yang efektif berperan penting dalam meningkatkan kinerja pegawai pada organisasi utilitas publik seperti PLN. Penelitian ini memberikan implikasi praktis mengenai perlunya kebijakan manajemen kinerja yang adil, sistematis, dan terintegrasi pada sektor pelayanan publik. This research aims to analyze the effect of rewards and punishments on employee performance by including leadership as a mediating variable at PT PLN (Persero) ULP Konawe Selatan. Using a quantitative approach and Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM–PLS) analysis, this study involved 50 respondents selected using the Slovin formula. The results indicate that rewards and punishments have a positive and significant effect on leadership and directly improve employee performance. Leadership is also proven to have a significant effect on performance and mediates the relationship between rewards and punishments and performance. These findings confirm that a combination of a consistent reward and punishment system and effective leadership plays an important role in improving employee performance in public utility organizations such as PLN. This study provides practical implications regarding the need for fair, systematic, and integrated performance management policies in the public service sector.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI MOTIVASI KERJA DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PERSONIL PADA KANTOR DITPOLAIRUD KEPOLISIAN DAERAH SULSEL Abdul Malik Al Saleh; Lukman Setiawan; Abdul Karim
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Business and Management, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i1.7788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi, motivasi kerja, dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja personel pada Kantor Ditpolairud Polda Sulsel. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang diberikan kepada 50 personel yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis jalur melalui SPSS 25.0 guna menguji pengaruh langsung dari masing-masing variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi, motivasi kerja, dan gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja personel, yang mengindikasikan bahwa peningkatan pada ketiga aspek tersebut berdampak langsung pada peningkatan kinerja. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan budaya organisasi, peningkatan motivasi kerja, dan penerapan gaya kepemimpinan yang efektif menjadi strategi penting dalam upaya meningkatkan kinerja personel Ditpolairud Polda Sulsel. This study aims to analyze the influence of organizational culture, work motivation, and leadership style on personnel performance at the Water and Air Police Directorate (Ditpolairud) South Sulawesi Regional Police. A quantitative approach was employed, and data were collected through a questionnaire distributed to 50 personnel selected using the Slovin formula. The data were analyzed using descriptive statistics and path analysis through SPSS 25.0 to examine the direct influence of each variable. The findings reveal that organizational culture, work motivation, and leadership style all have positive and significant effects on personnel performance, indicating that improvements in these factors directly contribute to performance enhancement. Based on these results, the study concludes that strengthening organizational culture, enhancing work motivation, and adopting effective leadership styles are essential strategies for improving personnel performance at the Water and Air Police Directorate (Ditpolairud) South Sulawesi Regional.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN NASABAH MELALUI DIGITALISASI BANK PADA PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) CABANG PANAKKUKANG MAKASSAR Vira Annisa; Lukman Setiawan; Abdul Karim
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Business and Management, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i1.7818

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap digitalisasi bank dan kepuasan nasabah, serta menguji peran mediasi digitalisasi bank dalam hubungan antara kualitas pelayanan dan kepuasan nasabah pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Cabang Panakkukang Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 100 responden nasabah aktif dan teknik analisis Structural Equation Modeling (SEM) berbasis SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif signifikan terhadap digitalisasi bank dan kepuasan nasabah, sementara digitalisasi bank juga berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan nasabah. Selain itu, digitalisasi terbukti memediasi secara signifikan hubungan antara kualitas pelayanan dan kepuasan nasabah. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan konvensional sekaligus optimalisasi layanan digital seperti BRImo untuk memperkuat pengalaman dan kepuasan nasabah. Penelitian merekomendasikan penguatan keandalan layanan, stabilitas sistem digital, serta peningkatan literasi digital bagi nasabah guna mendukung pengalaman layanan yang lebih efektif dan berkelanjutan. This research aims to analyze the effect of service quality on bank digitalization and customer satisfaction and to examine the mediating role of bank digitalization in the relationship between service quality and customer satisfaction at PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Panakkukang Makassar Branch. A quantitative approach was employed using a sample of 100 active customers, and data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with SmartPLS 4. The findings indicate that service quality has a significant positive effect on bank digitalization and customer satisfaction, while bank digitalization also significantly enhances customer satisfaction. Furthermore, digitalization significantly mediates the relationship between service quality and customer satisfaction. These results highlight the importance of improving traditional service quality alongside optimizing digital services such as BRImo to strengthen customer experience and satisfaction. The study recommends enhancing service reliability, strengthening digital system stability, and increasing customer digital literacy to support more effective and sustainable service experiences.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DAN KEPUASAN MASYARAKAT: PENDEKATAN SERVQUAL PADA KANTOR KELURAHAN MASALE KECAMATAN PANAKKUKANG KOTA MAKASSAR Waode Alfiani; Kafrawi Yunus; Farida Farida
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Business and Management, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i1.7819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lima dimensi SERVQUAL kehandalan, ketanggapan, empati, jaminan, dan bukti langsung terhadap kepuasan masyarakat pada Kantor Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. Menggunakan metode kuantitatif dengan regresi linear berganda, penelitian ini melibatkan 60 responden yang dipilih melalui accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya dimensi bukti langsung yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat, sedangkan keempat dimensi lainnya tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara parsial. Secara simultan, kelima dimensi kualitas pelayanan mampu menjelaskan 71% variasi kepuasan masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa aspek-aspek fisik pelayanan, seperti fasilitas ruang tunggu, kebersihan, dan pemanfaatan teknologi, merupakan faktor paling menentukan dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap kualitas layanan kelurahan. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pemerintah lokal dalam merancang prioritas perbaikan layanan publik berbasis bukti. This research aims to analyze the effect of the five dimensions of SERVQUAL—reliability, responsiveness, empathy, assurance, and tangible evidence—on customer satisfaction at the Masale Sub-district Office, Panakkukang District, Makassar City. Using a quantitative method with multiple linear regression, this study involved 60 respondents selected through accidental sampling. The results indicate that only the tangibles dimension has a positive and significant effect on public satisfaction, while the other four dimensions do not show a significant partial effect. Simultaneously, the five dimensions of service quality explain 71% of the variation in public satisfaction. These findings confirm that physical aspects of service, such as waiting room facilities, cleanliness, and technology utilization, are the most decisive factors in shaping public perception of subdistrict service quality. This research provides practical contributions for local governments in designing evidence-based public service improvement priorities.
DETERMINASI ADOPSI APLIKASI JAMSOSTEK MOBILE (JMO): INTEGRASI TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) DAN KEPERCAYAAN Yanuar Ardy Kurniawan; Haeruddin Saleh; Kafrawi Yunus
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Business and Management, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i1.7820

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi adopsi Aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) dengan mengintegrasikan konstruk utama Technology Acceptance Model (TAM) dan variabel Kepercayaan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM), penelitian melibatkan 300 pengguna JMO untuk menguji pengaruh Persepsi Kemudahan Penggunaan, Persepsi Kebermanfaatan, Kepercayaan, serta variabel demografi sebagai kontrol terhadap adopsi aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi Kemudahan Penggunaan, Persepsi Kebermanfaatan, dan Kepercayaan berpengaruh signifikan terhadap Adopsi Aplikasi, sementara variabel demografi tidak menunjukkan pengaruh yang berarti. Persepsi Kebermanfaatan juga terbukti memediasi hubungan antara Persepsi Kemudahan Penggunaan dan Adopsi Aplikasi. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan adopsi layanan publik digital lebih ditentukan oleh persepsi kognitif dan tingkat kepercayaan pengguna daripada perbedaan karakteristik demografis. Implikasi praktis penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan kualitas antarmuka, stabilitas sistem, dan keamanan data untuk memperkuat kepercayaan serta memaksimalkan pemanfaatan aplikasi JMO. This research aims to analyze the factors that influence the adoption of the Jamsostek Mobile Application (JMO) by integrating the main constructs of the Technology Acceptance Model (TAM) and the variable of trust. Using a quantitative approach with the Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) technique, the study involved 300 JMO users to test the influence of Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness, Trust, and demographic variables as controls on application adoption. The results show that perceived ease of use, perceived usefulness, and trust significantly influence application adoption, while demographic variables do not show a significant influence. Perceived usefulness is also proven to mediate the relationship between perceived ease of use and application adoption. These findings confirm that users' cognitive perceptions and trust levels determine the success of digital public service adoption more than demographic differences. The practical implications of this study emphasize the importance of improving interface quality, system stability, and data security to strengthen trust and optimize the use of the JMO application.
ANALISIS KETERAMPILAN DIGITAL DAN KOMPETENSI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI MELALUI PENGEMBANGAN KARIR DALAM MENGHADAPI BONUS DEMOGRAFI 2030 PADA KANTOR BBPVP MAKASSAR Yuda Susanto; Lukman Setiawan; Abdul Karim
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Business and Management, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i1.7821

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Keterampilan Digital, Kompetensi Kerja, Pengembangan Karir, dan Kinerja Anggota dalam suatu organisasi. Secara khusus, penelitian ini memfokuskan pada empat tujuan utama, yaitu: (1) menganalisis pengaruh langsung Keterampilan Digital dan Kompetensi Kerja terhadap Pengembangan Karir; (2) menganalisis pengaruh langsung Pengembangan Karir terhadap Kinerja Anggota; (3) menganalisis pengaruh langsung Keterampilan Digital dan Kompetensi Kerja terhadap Kinerja Anggota; serta (4) menganalisis pengaruh tidak langsung Keterampilan Digital dan Kompetensi Kerja terhadap Kinerja Anggota melalui Pengembangan Karir sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui survei terhadap 52 anggota sebagai populasi, dengan sampel sebanyak 50 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilaksanakan selama dua bulan, yaitu Februari hingga April 2025. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan Partial Least Squares melalui perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keterampilan Digital dan Kompetensi Kerja memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap Pengembangan Karir. Selanjutnya, Pengembangan Karir terbukti berpengaruh positif terhadap Kinerja Anggota. Selain itu, Keterampilan Digital dan Kompetensi Kerja juga memiliki pengaruh langsung terhadap Kinerja Anggota. Temuan penting lainnya menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut turut memberikan pengaruh tidak langsung terhadap Kinerja Anggota melalui Pengembangan Karir sebagai variabel mediasi. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan Keterampilan Digital dan Kompetensi Kerja dalam meningkatkan Pengembangan Karir dan Kinerja Anggota secara keseluruhan. This study aims to analyze the relationships among Digital Skills, Job Competence, Career Development, and Member Performance within an organizational setting. Specifically, the study focuses on four main objectives: (1) to examine the direct effects of Digital Skills and Job Competence on Career Development; (2) to analyze the direct influence of Career Development on Member Performance; (3) to investigate the direct effects of Digital Skills and Job Competence on Member Performance; and (4) to assess the indirect effects of Digital Skills and Job Competence on Member Performance through Career Development as a mediating variable. Primary data were collected through a survey of 52 members of the population, with a sample of 50 respondents selected using the Slovin formula. Data collection was conducted over 2 months, from February to April 2025. The data were analyzed using the Partial Least Squares (PLS) approach in SmartPLS. The findings indicate that Digital Skills and Job Competence have significant direct effects on Career Development. Furthermore, Career Development is shown to influence Member Performance positively. The results also reveal that Digital Skills and Job Competence exert direct effects on Member Performance. Another important finding demonstrates that both variables indirectly affect Member Performance through Career Development as a mediating factor. Overall, this study highlights the importance of strengthening Digital Skills and Job Competence to enhance Career Development and improve Member Performance.