cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
jbm.jurnal@universitasbosowa.ac.id
Phone
+62411-452901
Journal Mail Official
ubpostgradjournal@gmail.com
Editorial Address
Program Pascasarjana Universitas Bosowa Jl. Urip Sumoharjo KM.4 Makassar 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Indonesian Journal of Business and Management
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 24603767     EISSN : 26566885     DOI : https://doi.org/10.35965/jbm.v3i1
Core Subject : Economy,
Indonesian Journal of Business and Management is International Journal, peer-review, open access journal published by Bosowa University Publishing. It Provides an academic platform for professionals and researchers to contribute to innovative work in busniess and management cases. The scope of the journal covers corporate governance, human resource management, strategic management, production management, operations management, entrepreneurship, e-business, service management and information technology management, etc.
Articles 373 Documents
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, MOTIVASI KERJA DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA MELALUI KEPUASAN KERJA PADA KANTOR POLITEKNIK ILMU PELAYARAN MAKASSAR Wulandari, Agnes; Saleh, Haeruddin; Suriani, Seri
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Budaya Organisasi, Motivasi Kerja, dan Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja Pegawai melalui Kepuasan Kerja sebagai variabel mediasi. Studi ini dilaksanakan di lingkungan Kantor Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar dengan melibatkan 63 responden sebagai sampel. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disusun berdasarkan indikator masing-masing variabel penelitian. Data dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif melalui model persamaan struktural (SEM) dengan bantuan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen, yakni Budaya Organisasi, Motivasi Kerja, dan Gaya Kepemimpinan, berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja, baik secara langsung maupun melalui variabel Kepuasan Kerja sebagai mediator. Temuan ini memberikan bukti empiris bahwa Kepuasan Kerja berperan penting dalam memperkuat hubungan antara aspek manajerial dan hasil kinerja pegawai. Hasil penelitian ini juga menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai organisasi, dorongan kerja intrinsik, dan gaya kepemimpinan yang partisipatif sebagai strategi peningkatan kinerja pegawai. Dengan demikian, organisasi publik perlu merancang pendekatan strategis dalam pengelolaan sumber daya manusia untuk mencapai efisiensi dan efektivitas kerja secara berkelanjutan.   This study aims to analyze the effect of Organizational Culture, Work Motivation, and Leadership Style on Employee Performance through Job Satisfaction as a mediating variable. The research was conducted at the Makassar Marine Polytechnic Office involving 63 respondents as the sample. Data collection was carried out using a questionnaire developed based on indicators for each variable. The data were analyzed using a quantitative approach through Structural Equation Modeling (SEM) with SmartPLS software. The results show that all three independent variables—Organizational Culture, Work Motivation, and Leadership Style—have a significant positive effect on performance, both directly and indirectly through Job Satisfaction. These findings provide empirical evidence that Job Satisfaction plays a vital mediating role in strengthening the relationship between managerial aspects and employee performance outcomes. The study further underscores the importance of reinforcing organizational values, intrinsic motivation, and participatory leadership style as strategies for enhancing employee performance. Consequently, public organizations must design strategic approaches to human resource management to achieve sustainable work efficiency and effectiveness.
EFEK MEDIASI MOTIVASI KERJA PADA PENGARUH KARAKTERISITIK INDIVIDU DAN EMPLOYEE ENGAGEMENT TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT PLN (PERSERO) UP2D MAKASSAR Faiz, Ahmad Faiz R; Chahyono, Chahyono; Ruslan, Muhlis
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5964

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mediasi motivasi kerja dalam hubungan antara karakteristik individu dan employee engagement terhadap kinerja karyawan di PT PLN (Persero) UP2D Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS). Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 75 responden yang merupakan karyawan aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik individu dan employee engagement memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja dan kinerja karyawan. Temuan penting lainnya adalah bahwa motivasi kerja secara signifikan memediasi hubungan antara karakteristik individu dan employee engagement terhadap kinerja. Nilai R-square menunjukkan bahwa motivasi kerja mampu menjelaskan variabilitas sebesar 70,1%, sedangkan kinerja karyawan dipengaruhi sebesar 73,4% oleh variabel yang diteliti. Hal ini menegaskan bahwa peningkatan karakteristik individu dan employee engagement dapat mendorong motivasi kerja yang lebih tinggi, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan kinerja. Implikasi praktis dari penelitian ini menyarankan agar manajemen memperkuat program pengembangan individu, pelatihan berkelanjutan, serta menciptakan sistem penghargaan yang adil untuk meningkatkan motivasi dan keterikatan kerja karyawan. Penelitian ini juga merekomendasikan eksplorasi variabel lain yang mungkin berpengaruh dalam model hubungan ini, seperti kepemimpinan, budaya organisasi, atau kepuasan kerja.   This study aims to analyze the mediating effect of work motivation on the relationship between individual characteristics and employee engagement on employee performance at PT PLN (Persero) UP2D Makassar. A quantitative approach was employed, utilizing Structural Equation Modeling with Partial Least Squares (SEM-PLS) analysis. Data were collected through questionnaires distributed to 75 employees. The results reveal that both individual characteristics and employee engagement positively and significantly influence work motivation and employee performance. Another significant finding is that work motivation plays a mediating role in the relationship between individual characteristics and employee engagement with employee performance. The R-square values indicate that work motivation accounts for 70.1% of the variance, while employee performance is explained by 73.4% of the studied variables. These findings highlight that improving individual characteristics and enhancing employee engagement contribute to increased work motivation, ultimately leading to better performance outcomes. The practical implication of this study suggests that management should prioritize employee development programs, continuous training, and fair reward systems to sustain motivation and engagement. Furthermore, the study recommends future research to investigate other potential influencing factors, such as leadership, organizational culture, or job satisfaction, to enrich the understanding of employee performance dynamics.
ANALISIS PENGARUH JOB DESKRIPTION DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KINERJA KARYAWAN MELALUI MOTIVASI KERJA PADA PT. PATRA TRADING DI JAKARTA PUSAT Alpian, Alpian; Suriani, Seri; Said, Miah
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5965

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Job Description dan Pengembangan Karir terhadap Motivasi Kerja dan Kinerja Karyawan, serta menguji peran mediasi dari Motivasi Kerja terhadap hubungan antara Job Description dan Pengembangan Karir terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Patra Trading di Jakarta Pusat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 125 orang yang merupakan karyawan aktif perusahaan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner. Data dianalisis menggunakan aplikasi SmartPLS versi 3.2.9 untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Job Description dan Pengembangan Karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap Motivasi Kerja dan Kinerja Karyawan. Selain itu, Motivasi Kerja terbukti memiliki peran sebagai variabel mediasi yang memperkuat pengaruh tidak langsung dari Job Description dan Pengembangan Karir terhadap Kinerja Karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kejelasan tugas serta peluang pengembangan karir yang terstruktur dapat meningkatkan semangat kerja dan produktivitas karyawan. Oleh karena itu, manajemen perusahaan disarankan untuk memperhatikan aspek perencanaan tugas dan pengembangan potensi individu guna meningkatkan kinerja organisasi secara menyeluruh.   This study aims to analyze the influence of Job Description and Career Development on Work Motivation and Employee Performance, as well as examine the mediating role of Work Motivation in the relationship between Job Description and Career Development on Employee Performance at PT. Patra Trading in Central Jakarta. A quantitative approach was employed with a total of 125 active employees as respondents. Data collection techniques included observation, interviews, and questionnaire distribution. The data were analyzed using SmartPLS version 3.2.9 to examine the relationships among variables. The results revealed that both Job Description and Career Development have a positive and significant effect on Work Motivation and Employee Performance. Furthermore, Work Motivation was proven to mediate the indirect effects of Job Description and Career Development on Employee Performance. These findings indicate that clarity in job responsibilities and structured career development opportunities enhance employee morale and productivity. Therefore, it is recommended that company management focus on effective task planning and employee potential development to achieve overall organizational performance improvement.
STRATEGI MANAJEMEN RISIKO PADA SEKTOR SOSIAL DAN EKONOMI TERHADAP PENGEMBANGAN KAWASAN INDUSTRI PT. RIMAU NEW WORLD KOLAKA Andi Muh. Khaerul Isman; Muhammad Yusuf; Herminawaty Abubakar
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara variabel independen dan dependen dalam konteks pengelolaan kawasan industri berbasis pertambangan nikel di PT. Rimau New World. Metode yang digunakan merupakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis jalur (path analysis) berbasis Smart PLS, didukung oleh data yang dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert, studi dokumentasi, wawancara terstruktur, dan observasi lapangan. Responden penelitian terdiri dari pekerja perusahaan, masyarakat sekitar, serta pemangku kepentingan terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel independen memiliki pengaruh langsung maupun tidak langsung yang signifikan terhadap variabel dependen melalui variabel mediasi. Temuan ini mengungkap adanya hubungan kompleks antar variabel yang berdampak terhadap efektivitas pengelolaan kawasan industri. Penelitian juga menyoroti pentingnya strategi berbasis data dalam pengambilan keputusan serta penerapan manajemen risiko untuk mengurangi dampak sosial dan lingkungan. Oleh karena itu, integrasi antara aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan menjadi elemen krusial dalam merancang kebijakan yang berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam rangka pengembangan kebijakan adaptif berbasis bukti ilmiah untuk meningkatkan keberhasilan pengelolaan kawasan industri pertambangan nikel. This study aims to analyze the relationship between independent and dependent variables in the context of managing industrial zones based on nickel mining activities at PT. Rimau New World. The research applies a descriptive quantitative approach supported by path analysis using Smart PLS. Data collection involved Likert-scale questionnaires distributed to company workers, surrounding communities, and relevant stakeholders, as well as documentation studies, structured interviews with key informants, and field observations. The results indicate that the independent variables significantly influence the dependent variable, both directly and indirectly through mediation variables. The findings reveal complex inter-variable relationships that affect the effectiveness of industrial zone management. Moreover, the study highlights the importance of data-driven strategies in policy-making and emphasizes the need for effective risk management to mitigate adverse social and environmental impacts. Integrating social, economic, and environmental dimensions is crucial to formulating sustainable policies. This research contributes both theoretically and practically by providing a scientific foundation for the development of adaptive, evidence-based policies aimed at improving the management success of nickel mining industrial zones.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI MELALUI DISIPLIN KERJA PADA KANTOR POLITEKNIK ILMU PELAYARAN MAKASSAR Paturusi, A. Andra Arif; Setiawan, Lukman; Yunus, Kafrawi
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Budaya Organisasi, Kepemimpinan, dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja anggota organisasi. Fokus utama kajian adalah untuk mengevaluasi pengaruh langsung budaya organisasi dan kepemimpinan terhadap kinerja, serta mengeksplorasi peran mediasi disiplin kerja dalam hubungan tersebut. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan pendekatan survei yang melibatkan seluruh populasi sebanyak 63 anggota sebagai responden. Survei dilakukan dalam periode dua bulan, mulai dari Oktober hingga Desember 2024. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) melalui aplikasi SmartPLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa budaya organisasi dan kepemimpinan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Selain itu, budaya organisasi dan kepemimpinan juga berpengaruh langsung terhadap disiplin kerja, yang kemudian berperan sebagai variabel mediasi dalam meningkatkan kinerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan budaya organisasi yang kuat dan kepemimpinan yang efektif dapat memperkuat disiplin kerja yang pada akhirnya berdampak positif terhadap kinerja organisasi secara keseluruhan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam penguatan sumber daya manusia, khususnya pada organisasi berbasis kedisiplinan dan budaya kerja yang adaptif. This study aims to analyze the influence of Organizational Culture, Leadership, and Work Discipline on the Performance of organizational members. The primary objective is to evaluate the direct effects of organizational culture and leadership on performance, while also examining the mediating role of work discipline in this relationship. This research employs a quantitative survey approach, involving the entire population of 63 members as respondents. The data collection was conducted over a two-month period, from October to December 2024. A structured questionnaire was used, and the data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with a Partial Least Square (PLS) approach via the SmartPLS software. The results indicate that both organizational culture and leadership have a positive and significant effect on performance. Additionally, organizational culture and leadership significantly influence work discipline, which subsequently mediates the impact on performance. These findings suggest that implementing a strong organizational culture and effective leadership enhances work discipline, which in turn improves overall organizational performance. This research contributes both theoretically and practically to the development of human resource strategies, particularly in organizations that prioritize discipline and adaptive work culture.
BURNOUT DAN WORK LIFE BALANCE: MEDIASI SENSE OF BELONGING, PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA (PERSERO) UNIT PELAKSANA PELAYANAN PELANGGAN MAKASSAR UTARA Wirani, Annisya Amaliah; Saleh, Muhammad Yusuf; Abubakar, Herminawaty
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh burnout, work-life balance, dan sense of belonging terhadap kinerja pegawai, serta menguji peran mediasi sense of belonging pada hubungan burnout dan work-life balance terhadap kinerja pegawai di UP3 Makassar Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 74 responden dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa burnout dan work-life balance masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap sense of belonging. Burnout juga menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan terhadap kinerja pegawai, demikian pula work-life balance. Namun, sense of belonging tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja, dan tidak berperan sebagai mediator dalam hubungan antara burnout maupun work-life balance terhadap kinerja. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja tidak hanya ditentukan oleh faktor psikologis internal, tetapi juga perlu didukung oleh faktor eksternal seperti pengembangan kompetensi dan dukungan organisasi. Penelitian ini merekomendasikan agar manajemen mempertimbangkan pendekatan manajemen sumber daya manusia yang lebih menyeluruh dan berorientasi pada kesejahteraan pegawai. This study aims to analyze the influence of burnout, work-life balance, and sense of belonging on employee performance, as well as examine whether sense of belonging mediates the relationship between burnout and work-life balance on employee performance at UP3 Makassar Utara. A quantitative approach was used with Structural Equation Modeling (SEM) based on Partial Least Squares (PLS). Data were collected from 74 employees using a questionnaire and analyzed with SmartPLS 4.0 software. The results show that burnout and work-life balance have a positive and significant effect on sense of belonging. Both burnout and work-life balance also directly influence employee performance positively and significantly. However, sense of belonging does not have a significant direct effect on performance, nor does it mediate the relationship between burnout or work-life balance and performance. These findings suggest that performance improvement is not solely driven by internal psychological factors but also requires organizational support such as competency development and managerial encouragement. The study recommends that management adopt a more holistic human resource strategy that prioritizes employee well-being and sustainable productivity.
ANALISIS KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP CAPAIAN KINERJA BIAYA POKOK PENYEDIAAN PT PLN (Persero) UNIT INDUK DISTRIBUSI SULSELRABAR TAHUN 2019-2024 Aulia Rahmat Samiun; Haeruddin Saleh; Muh. Yusuf Saleh
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan pemerintah terhadap capaian kinerja biaya pokok penyediaan (BPP) pada PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulselrabar selama periode 2019–2024. BPP merupakan indikator utama efisiensi dalam operasional kelistrikan dan memiliki implikasi langsung terhadap stabilitas tarif listrik nasional. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan PLN UID Sulselrabar dan laporan pembelian listrik dari Independent Power Producer (IPP) selama enam tahun. Metode analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel beban usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap BPP dengan p-value sebesar 0,040, yang mengindikasikan bahwa peningkatan beban usaha akan meningkatkan BPP. Sementara itu, variabel total kWh jual tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap BPP dengan p-value sebesar 0,227. Di sisi lain, kebijakan pemerintah yang diukur melalui total biaya pembelian listrik dari IPP menunjukkan pengaruh signifikan terhadap BPP dengan p-value 0,002. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi perumusan strategi efisiensi dan pengendalian biaya sektor ketenagalistrikan agar dapat menjaga keterjangkauan tarif listrik bagi masyarakat dan mendukung keberlanjutan bisnis PLN. This study aims to analyze the impact of government policy on the performance achievement of the Cost of Power Supply (COPS) at PT PLN (Persero) Sulselrabar Distribution Unit from 2019 to 2024. COPS is a key indicator of operational efficiency in the electricity sector and directly influences national electricity tariff stability. The research uses secondary data derived from PLN Sulselrabar’s financial reports and electricity purchase records from Independent Power Producers (IPPs) over a six-year period. The method applied includes descriptive statistical analysis and multiple linear regression. The results show that operational expenses have a positive and significant effect on COPS with a p-value of 0.040, indicating that an increase in operational burden leads to higher COPS. Meanwhile, total electricity sold (kWh) does not significantly affect COPS, with a p-value of 0.227. On the other hand, government policy, as reflected in the total cost of electricity purchased from IPPs, has a significant influence on COPS with a p-value of 0.002. These findings provide valuable insights for developing cost-efficiency strategies in the electricity sector to ensure affordable tariffs for consumers while supporting the long-term sustainability of PLN operations.
ANALISIS MANAJEMEN SKILL TERHADAP KINERJA ANGGOTA POLRI MELALUI MOTIVASI KERJA PADA KANTOR POLRES MAJENE Burhanuddin, Burhanuddin; Abduh, Thamrin; Setiawan, Lukman
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterampilan manajerial (manajemen skill) yang terdiri dari perencanaan, organizing, dan kepemimpinan terhadap kinerja anggota, baik secara langsung maupun melalui motivasi kerja sebagai variabel mediasi. Kinerja anggota dalam suatu organisasi sangat dipengaruhi oleh kualitas manajemen yang diterapkan oleh individu dalam posisi kepemimpinan dan pengorganisasian. Motivasi kerja menjadi faktor penting dalam menjembatani keterampilan manajerial terhadap output kinerja yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang dikumpulkan melalui survei kuesioner kepada 50 responden dari total 52 anggota pada sebuah institusi. Pengumpulan data dilakukan selama dua bulan, mulai Oktober hingga Desember 2024. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan perencanaan, organizing, dan kepemimpinan secara langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja anggota. Selain itu, ditemukan bahwa ketiga dimensi keterampilan manajerial tersebut juga berpengaruh terhadap kinerja anggota melalui peningkatan motivasi kerja. Dengan demikian, motivasi kerja terbukti sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan antara manajemen skill dan kinerja. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan kompetensi manajerial dan strategi peningkatan kinerja berbasis motivasi di lingkungan organisasi. This study aims to analyze the effect of managerial skills, which include planning, organizing, and leadership, on member performance, both directly and through work motivation as a mediating variable. Member performance in an organization is significantly influenced by the quality of management practices implemented by individuals in leadership and organizational roles. Work motivation plays a crucial role in bridging the impact of managerial skills on performance outcomes. This research uses a quantitative approach with primary data collected through a questionnaire survey involving 50 respondents from a total of 52 organizational members. Data collection was conducted over a two-month period from October to December 2024. Data were analyzed using the Structural Equation Modeling (SEM) technique based on Partial Least Squares (PLS). The results reveal that planning, organizing, and leadership skills have a direct, positive, and significant impact on member performance. Furthermore, these managerial skill dimensions also affect performance indirectly through enhanced work motivation. Thus, work motivation serves as a mediating variable that strengthens the relationship between managerial skills and performance. These findings provide significant implications for the development of managerial competencies and motivation-based performance improvement strategies within organizational settings.
ANALISIS MANAJEMEN PELAYANAN WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN MASA ENDEMI COVID-19 PADA LAPAS NARKOTIKA KELAS IIA SUNGGUMINASA Chaidir Arsyadi; Abdul Karim; Miah Said
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pelayanan dan bentuk layanan yang diberikan kepada warga binaan serta keluarga warga binaan selama masa endemi COVID-19 di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Sungguminasa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan interaktif, di mana terdapat hubungan langsung antara peneliti dan objek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis difokuskan pada kebijakan yang dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia yang berlaku selama masa pandemi dan endemi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses manajemen pelayanan yang diterapkan telah berjalan secara optimal, mencakup perencanaan pelayanan yang baik, pengelolaan pengaduan dari warga binaan dan keluarga, implementasi layanan berbasis elektronik, koordinasi antarseksi yang efektif, serta sosialisasi kebijakan yang dilakukan secara menyeluruh. Seluruh seksi dalam lembaga pemasyarakatan menjalankan peran masing-masing secara berkesinambungan sehingga tanggung jawab pelayanan tidak tumpang tindih. Temuan ini menunjukkan bahwa manajemen pelayanan pada masa endemi telah sesuai dengan harapan, mencerminkan peningkatan profesionalisme dan efisiensi layanan publik di lingkungan pemasyarakatan. This study aims to analyze service management and the forms of services provided to inmates and their families during the endemic period of COVID-19 at the Class IIA Narcotics Correctional Institution in Sungguminasa. The research design employed is qualitative with an interactive approach, characterized by direct interaction between the researcher and the research subjects. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The analysis focused on the policies issued by the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia during the pandemic and endemic periods. The findings reveal that the service management process implemented was highly appropriate and effective. This includes well-planned service strategies, proper complaint management for inmates and their families, the implementation of electronic-based services, effective coordination between internal sections, and consistent policy dissemination to inmates. Each section within the correctional institution operated in a coordinated and continuous manner, preventing overlaps in responsibilities. These findings suggest that service management during the endemic period met institutional expectations and reflected enhanced professionalism and efficiency in public service delivery within correctional settings.
PENGARUH BAURAN PEMASARAN DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN NASABAH MEMILIKI KARTU KREDIT BANK BNI DENGAN GAYA HIDUP SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Dian Fitri Ningsih; Lukman Setiawan; Kafrawi Yunus
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Bauran Pemasaran dan Kualitas Layanan terhadap Keputusan Nasabah dalam memiliki kartu kredit Bank BNI, baik secara langsung maupun melalui Gaya Hidup sebagai variabel intervening. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei, dan melibatkan 160 responden yang merupakan pengguna aktif kartu kredit Bank BNI. Analisis data dilakukan dengan Analisis Jalur menggunakan perangkat lunak SmartPLS (Partial Least Square) untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bauran pemasaran memiliki pengaruh langsung dan signifikan terhadap keputusan nasabah. Strategi pemasaran yang kuat dalam promosi dan fitur produk terbukti efektif mendorong preferensi nasabah. Sebaliknya, kualitas layanan tidak berpengaruh langsung secara signifikan, namun memiliki pengaruh tidak langsung yang dimediasi oleh gaya hidup. Gaya hidup menunjukkan pengaruh langsung yang sangat kuat terhadap keputusan nasabah, menjadikannya faktor kunci dalam preferensi penggunaan kartu kredit. Gaya hidup juga memperkuat pengaruh bauran pemasaran dan kualitas layanan secara tidak langsung terhadap keputusan. Temuan ini menegaskan pentingnya penyesuaian strategi pemasaran dengan pola hidup konsumen yang dinamis, modern, dan berorientasi pada nilai eksklusivitas. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan strategi produk keuangan yang berorientasi gaya hidup. This study aims to analyze the influence of Marketing Mix and Service Quality on Customer Decision to own a BNI credit card, both directly and indirectly through Lifestyle as an intervening variable. The research employed a quantitative approach using a survey method, involving 160 respondents who are active BNI credit cardholders. Data were analyzed using Path Analysis with the assistance of SmartPLS (Partial Least Square) software to examine the relationships between variables. The results revealed that the marketing mix had a direct and significant effect on customer decisions. Effective strategies, especially in promotion and product features, positively influenced customer preferences. On the other hand, service quality did not have a direct significant effect, but it showed an indirect effect mediated by lifestyle. Lifestyle exerted a very strong direct influence on customer decisions, positioning it as a dominant factor in shaping customer preferences. Moreover, lifestyle amplified the indirect influence of marketing mix and service quality on decision-making. These findings underscore the importance of aligning marketing strategies with consumer lifestyle patterns that are dynamic, modern, and oriented toward exclusivity. This study provides valuable implications for the development of lifestyle-oriented financial product strategies.