cover
Contact Name
I Gde Dharma Atmaja
Contact Email
sangkareangmataram@gmail.com
Phone
+62818361014
Journal Mail Official
sangkareangmataram@gmail.com
Editorial Address
Jl Pemuda No. 59A, Dasan Agung Baru, Mataram
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Sangkareang Mataram
Published by Sangkareang Mataram
ISSN : 23559292     EISSN : 27752127     DOI : -
Jurnal Ilmiah Sangkareang Mataram merupakan jurnal resmi yang memuat artikel ilmiah dari berbagai disiplin keilmuan (bunga rampai) seperti Kesehatan, Kedokteran Hewan, Seni, Teknologi, Teknik, Ekonomi, Kehutanan, Kependidikan dan lain sebagainya
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 4 (2021): Desember 2021" : 12 Documents clear
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CPS Ramnah
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 8 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu cirri pembelajaran yang berpusat pada siswa adalah melibatkan siswa dalam pemecahan masalah secara kreatif dengan aktivitas belajar siswa tinggi, maka akan menghasilkan hasil belajar siswa lebih baik. Model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) diasumsikan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam pemecahan masalah secara kreatif dan meningkatkan aktivitas serta hasil belajar siswa kelas IV semester I Tahun Ajaran 2019/2020 di SDN 29 Cakranegara pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) yaitu kemampuan pemecahan masalah siswa secara kreatif, dan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang dipergunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus, setiap siklus mempunyai tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa Hasil belajar siswa meningkat dari siklus I dan II. Pada siklus I nilai rerata pengetahuan 73.67, dengan ketuntasan 70.45%. Sedangkan pada siklus II nilai rerata pengetahuan 81.84, dengan ketuntasan 86.36%.
HUBUNGAN STATUS KOMORBID DENGAN STATUS AKHIR PASIEN CORONA VIRUS DISEASE (COVID-19) DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH TAHUN 2021 Edy Sahroji; Moch Taufik Hidayatullah
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 8 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Lombok Tengah merupakan salah satu Kabupaten yang memiliki angka Case Fatality Rate (CFR) tertinggi keempat setelah Kota Mataram (CFR 6,6%), Kabupaten Lombok Barat (CFR 6,6%), dan Kabupaten Sumbawa (CFR 6,6%). Angka CFR Kabupaten Lombok Tengah sampai sampai tanggal 31 Desember 2020 yaitusebesar (CFR 6,0%), dengan kasus konfirmasi sebanyak 301 kasus dan kasus meninggal sebanyak 18 kasus. Bahkan pada bulan juni sesuai dengan release zonasi dan penanganan Covid-19 Provinsi NTB tanggal 04 Juni 2021, Kabupaten Lombok Tengah menempati posisi tertinggi untuk angka CFR sebesar 7,9%, masih di atas angka CFR NTB sebesar 4,5% dan angka Nasional sebesar 2,7%, bahkan jauh di atas angka CFR WHO yang hanya sebesar 2,1%. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status komorbid dengan status akhir pasien COVID-19 di Kabupaten Lombok Tengah tahun 2021. Jenis Penelitian ini penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian Observasional yang bersifat Analitik dengan pendekatan kasus kontrol (Case Control). Populasi sebanyak 301 responden dan sempel sebanyak 36 responden. Dimana sampel pada kelompok kasus sebanyak 18 sampel dan sampel pada kelompok kontrol sebanyak 18 sampel. Hasil analisis uji statistik chi square didapatkan p value = 0,026 (p<0,05), hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara status komorbid dengan status akhir pasien covid-19. Odds ratio 6,4 (95% CI: 1,12–36,44) menunjukkan bahwa pasien COVID-19 dengan komorbid memiliki risiko meninggal dunia 6,4 kali dibandingkan dengan pasien COVID-19 tanpa komorbid. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan antara status komorbid dengan status akhir pasien COVID19 di Kabupaten Lombok Tengah tahun 2021. Pasien COVID-19 dengan komorbid memiliki risiko meninggal dunia lebih tinggi dibandingkan dengan pasien COVID-19 tanpa komorbid. Disarankan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah hasil penelitian ini agar dapat dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan untuk lebih menguatkan program-program yang berkaitan dengan status komorbid pasien seperti program PTM dan Lansia.
KAJIAN NASKAH AKADEMIK RENCANA DETAIL TATA RUANG PERKOTAAN GERUNG KABUPATEN LOMBOK BARAT Teddy Hartawan; Eliza Ruwaidah
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 8 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan ketentuan Pasal 43 ayat (3) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan dan Pasal 51 ayat (2) Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perudangundangan bahwa penyusunan Rancangan Peraturan Daerah harus didahului dengan penyusunan naskah akademik sebagai landasan teoritis dan kajian pemikiran ilmiah terkait substansi yang disusun. Termasuk penyusunan Rancangan Peraturan Daerah Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Strategis Perkotaan Gerung. Tujuan Kajian Naskah Akademik rencana detail tata ruang perkotaan Gerung, adalah untuk menguraikan argumentasi filosofis, sosiologis dan yuridis serta dampak sosial, ekonomi, dan budaya mengenai perlunya pengaturan; serta mengelaborasi sasaran, arah dan jangkauan serta ruang lingkup pengaturan; menyediakan bahan materi sebagai dasar perumusan pengaturan hukum Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang yang komprehensif dan mencakup seluruh aspek penataan ruang, sehingga tersedia sistem hukum tata ruang yang efektif, mudah dipahami baik oleh masyarakat umum maupun oleh aparatur negara sehingga efektif dijalankan; menggali dasar-dasar teoritik untuk memberikan masukan akademik tentang urgensi dalam pembentukan peraturan daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang, sehingga dapat menjadi landasan ilmiah bagi penyusunan rancangan peraturan daerah tersebut; Metode yang digunakan dalam penyusunan naskah akademik ini adalah metode yuridis empiris atau dikenal juga dengan penelitian sosiolegal dan metoda yuridis normatif yang dilakukan melalui studi pustaka untuk menelaah data sekunder berupa peraturan perundangan, hasil penelitian dan referensi lainnya. Penelitian sosiolegal dilakukan dengan menelaah kaidah-kaidah hukum dalam peraturan perundangan yang sudah ada secara normatif dilanjutkan dengan observasi mendalam untuk mendapatkan data terkait faktor-faktor yang berpengaruh terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Perkotaan Gerung. Hasil dari kajian ini terdapat kesimpulan bahwa guna mengarahkan pembangunan di Kabupaten Lombok Barat dengan memanfaatkan ruang wilayah secara efisien, efektif, serasi, selaras, seimbang, dan berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kesejahtera-an masyarakat guna mewujudkan keterpaduan pembangunan antar sektor, program, dan wilayah maka rencana tata ruang wilayah merupakan acuan dalam pelaksanaan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah, masyarakat dan/atau dunia usaha, perlu segera disusun dan ditetapkan Rencana Detail Tata Ruang sehingga mendukung jalanannya program penataan ruang dan pengendalian pemanfaatan ruang yang komprehensif. Berdasarkan hal diatas maka disimpulkan bahwa dokumen Rencana Detail Tata Ruang yang telah disusun dapat segera dituangkan dalam rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Barat tentang Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Strategis Perkotaan Gerung untuk dibahas dan ditetapkan.
PEMETAAN TINGKAT RESIKO KEKUMUHAN DI DUSUN KARANG SWELA KABUPATEN LOMBOK UTARA Indah Arry Pratama; Ni Putu Ety Lismaya Dewi
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 8 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan wilayah sangat dipengaruhi oleh tingkat pertumbuhan penduduknya. Dengan semakin meningkatnya pertumbuhan penduduk ini maka semakin tinggi pula kebutuhan lahan di wilayah tersebut. Oleh karena itu, tingkat kepadatan di kawasan perkotaan cenderung lebih tinggi dari pada dikawasan rural karena tingkat aktivitas penduduk diperkotaan yang cenderung lebih tinggi. Perkembangan daerah urban mengubah lahan dengan tutupan vegetasi menjadi permukaan yang kedap air dengan kapasitas penyimpanan air yang kecil atau tidak ada sama sekali. Aktivitas yang paling dominan terhadap penggunaan lahan adalah aktivitas bertempat tinggal (pemukiman). Aktivitas ini memakan lebih dari 50% dari total lahan yang ada, sehingga sekarang banyak bermunculan kawasan pemukiman dengan konsep vertikal untuk mengurangi permasalahan akan keterbatasan lahan pemukiman. Sebagai Daerah yang sedang berkembang Kabupaten Lombok Utara akan menghadapi permasalahan yang umum dijumpai oleh wilayah kota/perkotaan, yaitu munculnya kawasan permukiman kumuh, seperti halnya Dusun Karang Swela yang berada di Kecamatan Tanjung yang merupakan pusat pemerintah Kabupaten Lombok Utara. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan Identifikasi Risiko pada deliniasi kawasan yang memiliki potensi kumuh atau menjadi kumuh baru. Berdasarkan hasil hasil identifikasi potensi risiko permukiman kumuh Dusun Karang Swela berada pada tingkat kekumuhan ringan dengan penanganan prioritas pada pembangunan dan perbaikan saluran pembuangan limbah, jalan lingkungan dan normalisasi sistem drainase.
PENGARUH FERMENTASI FESES SAPI DAN LIMBAH RUMAH TANGGA DAN TEKNOLOGI RAK BERTINGKAT TERHADAP PRODUKTIVITAS CACING TANAH (Lumbricus rubellus) Novita Sastia Lihin; Mashur; Candra Dwi Atma; Dina Oktaviana
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 8 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan feses sapi dan limbah rumah tangga fermentasi sebagai media budidaya dan teknologi sistem rak bertingkat terhadap produktivitas (produksi kokon, biomassa dan eksmecat) cacing tanah Lumbricus rubellu. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial.Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara fermentasi bahan media baik secara aerob maupun anaerob dan tingkat rak pada sistem budidaya rak bertingkat tiga tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah biomassa (ekor), jumlah kokon (butir) dan produksi eksmecat (kg), tetapi fermentasi bahan media berpengaruh nyata (P< 0,05) terhadap bobot biomassa (gram) dan rak bertingkat berpengaruh nyata terhadap bobot kokon (gram) cacing tanah Lumbricus rubellus pada penggunaan media campuran 50% campuran feses sapi dengan 50% limbah rumah tangga. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa fermentasi bahan media campuran 50% feses sapi + 50% limbah organik rumah tangga pada budidaya cacing tanah Lumbricus rubellus dengan sistem rak bertingkat berpengaruh nyata terhadap bobot biomassa,dengan bobot biomassa tertinggi 32,0 gram per kotak sarang dihasilkan pada perlakuan fermentasi secara anaerob.Tingkat rak juga berpengaruh nyata terhadap bobot kokon, dengan bobot kokon tertinggi 0,538 gram per kotak sarang dihasilkan pada rak bertingkat 1.
“PROSES AWAL” PAMERAN TUGAS AKHIR SENI RUPA UNDIKMA Lalu Aswandi Mahroni G.
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 8 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses awal menjadi konsep pemikiran pelaksanaan pameran untuk mengetahui kemampuan titik awal kemandirian mahasiswa dalam menempuh kegiatan pameran di luar institusi perguruan tinggi. Pameran akan menjadi pembelajaran terbaik guna mengevaluasi hasil dari pelaksaan perkuliahan selama ini. Pameran ini merupakan agenda tahunan yang akan terus dilakasanakan oleh program studi seni rupa yang dilakukan secara kondisional dengan pertimbangan waktu dan tempat. Pameran karya tugas akhir mahasiswa dengan konsep partisipasi mahasiswa tingkat lain menjadi penyemarak kegiatan, keseluruhan karya menampilkan karya seni lukis, seni patung, seni grafis, sketsa, dan karya fotografi dan dilaksanakan dari tanggal 6 sampai dengan 13 Desember 2021 di Fakultas Budaya, Manajemen, dan Bisnis Undikma.
HUBUNGAN PEMBERIAN INFORMED CONSENT DENGAN KECEMASAN ORANG TUA SAAT PEMASANGAN INFUS PADA ANAK DI IGD RSUD ULIN BANJARMASIN Siti Sahliana; Umi Hanik Fetriyah; Esti Yuandari
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 8 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Informed consent tindakan dalam pemasangan infus atas dasar penjelasan yang diberikan oleh perawat. Akan tetapi, di rumah sakit banyak perawat tidak menjelaskan informed consent prosedur tindakan secara adekuat sehingga dapat menimbulkan kecemasan bagi orangtua yang dapat memperhambat tindakan yang akan dilakukan sehingga memperlambat proses penyembuhan anak. Tujuan : Menganalisa hubungan pemberian informed consent dengan kecemasan orangtua saat dilakukan tindakan pemasangan infus pada anak di IGD RSUD Ulin Banjarmasin. Metode : penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dan sampel adalah orang tua pasien anak yang akan dilakukan tindakan pemasangan infus di IGD RSUD Ulin Banjarmasin bulan Juli 2019 berjumlah 75 orang diambil dengan teknik accidental sampling. Data dianalisis menggunakan Chi square. Hasil : Hasil analisis uji Chi-Square test antara variabel pemberian informed consent dengan kecemasan orang tua saat pemasangan infus pada anak di IGD RSUD Ulin Banjarmasin, dengan hasil uji statistik memperlihatkan bahwa p (0,013) < α (0,05). Simpulan : Ada hubungan pemberian informed consent dengan kecemasan orang tua saat dilakukan tindakan pemasangan infus pada anak di IGD RSUD Ulin Banjarmasin. Diharapkan perawat/dokter untuk membina hubungan saling percaya dengan orang tua serta menjelaskan prosedur informasi yang dilakukan, hal ini untuk mengurangi rasa cemas terutama yang dapat menimbulkan rasa nyeri pada anak.
ANALISA KEPATUHAN PERAWAT DALAM PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI DI UNIT ISOLASI COVID 19 RSUD KOTA MATARAM Murtiana Ningsih; M Karjono
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 8 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja khususnya dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) merupakan keharusan bagi para tenaga medis khususnya tenaga perawat yang paling berisiko selama pemberian perawatan pasien covid 19. Penelitian ini khusus dilaksanakan di unit isolasi Rumah Sakit Kota Mataram dengan tujuan untuk mengidentifikasi tingkat kepatuhan tenaga perawat dalam pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) baik itu menyangkut prosedur sebelum dan sesudah memberikan asuhan keperawatan. Observasi dilakukan kepada 38 orang perawat yang bertugas di unit isolasi tidak termasuk perawat yang terkonfirmasi positif covid 19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki kepatuhan yang tinggi dalam pemakaian Alat Pelindung Diri sesuai prosedur yaitu sebanyak 94,7% hanya 5,3% responden yang kurang patuh. Hal tersebut menunjukkan bahwa upaya keselamatan kerja di unit isolasi RSUD Kota Mataram sangat tinggi dalam penanganan Covid 19. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini yaitu sebagian besar perawat di unit Isolasi RSUD Kota Mataram patuh dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sehingga saran yang dapat diberikan yaitu mempertahankan dan meningkatkan kepatuhan dalam pemakaian Alat Pelindung Diri (APD), patuh terhadap prosedur yang dikeluarkan rumah sakit baik sebelum maupun setelah memberikan asuhan keperawatan pada pasien covid 19.
APLIKASI GEOLISTRIK METODE SHCLUMBERGER UNTUK PENYELIDIKAN AIR TANAH DI DUSUN SURABAYE DESA BARABALI LOMBOK TENGAH, NUSA TENGGARA BARAT Gusti Ayu Esty Windhari; Khairul Rijal
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 8 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelidikan air tanah dibutuhkan untuk mengetahui ketersediaan air baku di daerah penelitian yaitu di Dusun Surabaye, Desa Barabali Lombok Tengah. Metode geofisika menggunakan alat geolistrik dapat diaplikasikan utuk mendapat gambaran kondisi geologi bawah permukaan terkait persediaan air baku. Metode ini mempelajari sifat aliran listrik di bumi dan menggambungkannya dengan nilai resistivitas. Penelitian dilakukan menggunakan konfiguasi Schlumberger yang selanjutnya diolah dengan software IPI2Win dan Progress untuk mendapatkan nilai tahanan jenis yang sebenarnya. Hasil interpretasi data geolistrik di Dusun Surabaye Desa Barabali menunjukkan akuifer (muka air) berada pada kedalaman 14,10 m. Dari nilai resistivity dapat diperkirakan kondisi air tanah adalah lapisan akuifer air tawar (fresh water)
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS IX-A SMP NEGERI 10 MATARAM Komang Wisana
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 8 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan salah satu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang telah dilaksanakan di SMP Negeri 10 Mataram. Mencari pasangan (Make a Match) merupakan model pembelajaran yang meminta siswa untuk mencari pasangan kartu yang merupakan jawaban/soal sebelum batas waktu yang telah ditentukan, siswa yang dapat mencocokkan kartunya dengan benar maka akan diberi nilai. Model pembelajaran ini diterapkan untuk meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas IX-A SMP Negeri 10 Mataram Semester I Tahun Ajaran 2019/2020 dengan jumlah siswa sebanyak 34 orang. Untuk mengetahui tingkat keberhasilan siswa digunakan tes dalam bentuk uraian (essay) dan pilihan ganda. Data-data yang dikumpulkan seperti hasil belajar dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis setiap siklus menunjukkan peningkatan rata-rata nilai hasil belajar siswa. Rerata nilai hasil belajar siswa pada siklus I 70.47 dan siklus II 79.44, mengalami peningkatan sebesar 8.97%, sedangkan persentase ketuntasan belajar pada siklus I juga mengalami peningkatan dari 67.65% menjadi 82.35%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran mencari pasangan (make a match) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX-A SMP Negeri 10 Mataram.

Page 1 of 2 | Total Record : 12