ABSTRACT The referral system in health services plays a very important role in ensuring efficient and timely continuity of service. Hospital health services include inpatient, outpatient, and emergency services as stipulated in Law of the Republic of Indonesia Number 44 of 2009 concerning Hospitals, with the aim of providing comprehensive medical services to patients. In addition, hospitals also provide rehabilitation, prevention, and health promotion services as places of education and can serve as centers for research and development of science and technology in the health sector (Permenkes, 2004). At Soedjono Selong Regional General Hospital in East Lombok, there are often challenges in managing the patient referral system between primary and secondary health facilities. One solution that is considered to improve service quality is the implementation of an integrated referral system. This system aims to streamline the referral process, speed up response times, and improve coordination between various parties involved in health services. This study aims to evaluate the effectiveness of an integrated referral system in improving the quality of referral services at Soedjono Selong Regional General Hospital, with a focus on response time, coordination between health facilities, and patient satisfaction levels. This study used a descriptive qualitative method with a case study approach, conducted at Soedjono Selong Regional General Hospital in East Lombok in August 2025. The research informants consisted of 10 people, including emergency room nurses and emergency room administrators, who were selected using purposive sampling. Data collection was conducted through semi-structured interviews and analyzed using thematic analysis. The implementation of an integrated referral system at Soedjono Selong Regional General Hospital can improve the quality of referral services, particularly in terms of reducing waiting times, improving inter-agency coordination, and patient satisfaction. However, there are challenges in terms of staff training and technological infrastructure that need to be addressed immediately to ensure that this system runs effectively. Further evaluation is needed to refine the implementation of this integrated referral system so that it can provide optimal benefits for patients and health workers. The implementation of an integrated referral system at Soedjono Selong Regional General Hospital has accelerated referral times and improved coordination between health facilities. However, some referring healthcare facilities have not yet optimized the use of SISRUTE, thereby hindering referral efficiency. Further evaluation is needed to improve connectivity between facilities and strengthen staff training. Keywords: Integrated Referral System, Referral Response Time, Coordination Between Healthcare Facilities.ABSTRAK Sistem rujukan dalam pelayanan kesehatan memegang peranan yang sangat penting dalam memastikan kontinuitas pelayanan yang efisien dan tepat waktu. Pelayanan kesehatan rumah sakit mencakup layanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, dengan tujuan memberikan pelayanan medis yang menyeluruh kepada pasien. Selain itu, rumah sakit juga menyediakan pelayanan rehabilitasi, pencegahan, serta peningkatan kesehatan sebagai tempat pendidikan serta dapat menjadi wadah penelitian dan pengembangan ilmu dan teknologi bidang kesehatan (Permenkes, 2004). Di RSUD Soedjono Selong Lombok Timur, sering menghadapi tantangan dalam mengelola sistem rujukan pasien antara fasilitas kesehatan primer dan sekunder. Salah satu solusi yang dianggap dapat meningkatkan kualitas pelayanan adalah penerapan sistem rujukan yang terintegrasi. Sistem ini bertujuan untuk memperlancar alur rujukan, mempercepat waktu respon, dan meningkatkan koordinasi antara berbagai pihak yang terlibat dalam pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sistem rujukan terintegrasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan rujukan di RSUD Soedjono Selong, dengan memperhatikan aspek waktu respon, koordinasi antar fasilitas kesehatan, serta tingkat kepuasan pasien. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dilaksanakan di RSUD Soedjono Selong Lombok Timur pada bulan Agustus 2025. Informan penelitian terdiri dari 10 orang yang terdiri dari perawat IGD dan admin IGD yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur dan dianalisis menggunakan teknik thematic analysis. Penerapan sistem rujukan terintegrasi di RSUD Soedjono Selong dapat meningkatkan kualitas pelayanan rujukan, khususnya dalam hal pengurangan waktu tunggu, peningkatan koordinasi antarinstansi, dan kepuasan pasien. Meskipun demikian, terdapat tantangan dalam hal pelatihan petugas dan infrastruktur teknologi yang perlu segera diatasi untuk memastikan sistem ini berjalan dengan efektif. Diperlukan evaluasi lebih lanjut untuk menyempurnakan implementasi sistem rujukan terintegrasi ini, agar dapat memberikan manfaat yang lebih optimal bagi pasien dan tenaga kesehatan. Implementasi sistem rujukan terintegrasi di RSUD Soedjono Selong telah mempercepat waktu rujukan dan meningkatkan koordinasi antar fasilitas kesehatan. Namun, sebagian fasilitas kesehatan perujuk belum optimal dalam menggunakan SISRUTE sehingga menghambat efisiensi rujukan. Evaluasi lanjutan diperlukan untuk meningkatkan keterhubungan antar fasilitas dan memperkuat pelatihan petugas. Kata Kunci: Sistem Rujukan Terintegrasi, Waktu Respon Rujukan, Koordinasi Antar Fasilitas Pelayanan Kesehatan.