cover
Contact Name
Eliza Arman
Contact Email
elizaarman.ea@gmail.com
Phone
+62elizaarman.ea@gmail.co
Journal Mail Official
pppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Bara
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory
ISSN : 26559641     EISSN : 26555840     DOI : 10.30633
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory adalah Jurnal Kesehatan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Stikes Syedza Saintika dua kali setahun pada setiap bulan Mei dan November. Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Semua naskah yang dikirim akan melalui peer review ganda dan ulasan editorial sebelum diberikan penerimaan publikasi. Dikelola sebagai media informasi dan pengetahuan ilmiah, Jurnal Kesehatan Medika saintika meliputi banyak literatur, artikel penelitian, dan studi kasus yang berfokus pada bidang Teknologi Laboratorium medik, Biomedik, Kesehatan lingkungan Focus dan Scope jurnal adalah Teknologi Laboratorium Medik, ilmu Biomedik, Ilmu Kesehatan
Articles 478 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN MKJP DENGAN PENGGUNAAN MKJP PADAAKSEPTOR KB DI PMB LINDAHWATI Rohi, Shelindian Lanesta; Keswara, Nila Widya; Purwanti, Anik Sri
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2546

Abstract

Pemerintah menganjurkan penggunaan metode kontrasepsi, terutama yang bersifat jangka panjang, sebagai upaya untuk mencegah kehamilan. Riset pada penelitian dengan menggunakan Analisis Korelasi, yang melibatkan pengumpulan data menggunakan dua variabel atau lebih dengan menggunakan pendekatan cross-sectional, di mana pengamatan atau pengukuran variabel dilakukan secara bersamaan. Populasi yang diteliti adalah semua akseptor KB di PMB Lindahwati, yang berjumlah 250 orang. Teknik pada sampel yang digunakan yaitu metode simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 71 responden. Hasil riset menyatakan bahwa sebagian responden memiliki pengetahuan dengan kategori cukup, hampir separuhnya memiliki pengetahuan dengan kategori baik, dan sebagian kecil mempunyai pengetahuan dengan kategori kurang. Hampir semua responden selalu menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), dengan sebagian kecil pernah menggunakannya, dan sebagian kecil lainnya tidak pernah menggunakannya. Terdapat hubungan antara pengetahuan tentang jenis MKJP dengan penggunaan MKJP pada akseptor KB di PMB Lindahwati, yang memperlihatkan dengan hasil uji chi-square yang menghasilkan P-value = (0,000) < (0,05).
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Usia 13-14 Tahun di Asrama Pondok Pesantren Al-Amalul Khair Kota Palembang Sely Lestari; Ahmad Arif; Merisa Riski; Andini Zuitasari
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.1994

Abstract

Anemia merupakan suatu keadaan dengan kadar hemoglobin dan eritrosit yang lebih rendah dari normal. Anemia pada remaja putri beresiko lebih tinggi karena menyebabkan seseorang mengalami penurunan daya tahan tubuh sehingga muda terkena masalah kesehatan. Anemia yaitu keadaan dimana normalnya laki-laki kader hemoglobin adalah 13,5 g/dl, sedangkan wanita 12 g/dl. Tujuan Penelitian adalah Diketahui Faktor-Faktor yang berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri Usia 13-14 Tahun di Asrama Pondok Pesantren Al-Amalul Khair Kota Palembang Tahun 2023. Metode penelitian adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. menggunakan teknik purposive sampling. Populasi dalam penelitian berjumlah 118 orang dan jumlah sampel adalah 54 responden. Hasil penelitian analisis univariat Responden Berdasarkan Kejadian Anemia pada remaja putri berjumlah 35 orang (64,8 %), Responden Berdasarkan status gizi berjumlah 30 orang (55,6 %), Responden Berdasarkan lama menstruasi berjumlah 30 orang (55,6 %). Responden Berdasarkan kualitas tidur berjumlah 36 orang (66,7 %).Hasil analisis bivariat adalah hubungan yang signifikan antara status gizi dengan p value sebesar 0,001 < 0,05, lama menstruasi dengan p value sebesar 0,001 dan kualitas tidur dengan p value sebesar 0,001 terbukti secara statistik. Kesimpulan ada hubungan antara status gizi, lama menstruasi dan kualitas tidur di Asrama Pondok Pesantren Al-Amalul Khair Kota Palembang Tahun 2023. Saran bagi petugas kesehatan Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan terutama pelayanan pada Remaja putri. Perlunya untuk dilakukan penyuluhan sesering mungkin mengenai pola hidup sehat dan melakukan perubahan sederhana dalam pola makan yang efektif sehingga meningkatkan penyerapan zat besi dengan baik untuk mencegah terjadinya anemia.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN TUBERKULOSIS DI UPTD PUSKESMAS PAAL X KOTA JAMBI TAHUN 2023 yunartha, matda; Intami, Eprina
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2862

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan suatu penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberkulosis, yang dapat menyerang berbagai organ terutama paru-paru. Tahapan pencapaian target pasien Tuberkulosis tahun 2020 dalam penurunan angka kesakitan karena TBC sebesar 30% dan target pencapaian penurunan angka kematian karena TBC sebesar 40%. Keberhasilan pengobatan Tuberkulosis tergantung pada pengetahuan pasien dan dukungan dari keluarga serta informasi yang telah didapatkan oleh penderita tentang upaya pencegahan penularan Tuberkulosis. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh edukasi etika batuk pada pasien terhadap pengetahuan tentang upaya pencegahan penularan penyakit tuberculosis.Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di UPTD Puskesmas Paal X Kota Jambi dan telah dilaksanakan pada bulan Februari 2024. Populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 56 orang, dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling sebanyak 38 orang. Penelitian ini dilakukan menggunakan kuesioner dengan cara pengisian kuesioner. Analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis univariat dan bivariat, menggunakan uji chi square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan antara pengetahuan pasien dengan perilaku pencegahan tuberkulosis dengan nilai p-value 0,014, adanya hubungan antara sikap pasien dengan perilaku pencegahan tuberkulosis dengan nilai p-value 0,041, dan adanya hubungan antara dukungan keluarga dengan perilaku pencegahan tuberkulosis dengan nilai p-value 0,006.Diharapkan petugas kesehatan dilakukannya pendidikan kesehatan mengenai pencegahan penularan tuberculosis, menjelaskan dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti agar responden dapat memahami dengan baik dan juga dengan cara memberikan leaflet, brosur, dan kegiatan promotif lainnya seperti melakukan diskusi bersama responden.
IDENTIFICATION CLASSIFICATION MEDICAL TERMINOLOGY DIAGNOSIS CODEFICATION UNDERLYING CAUSED OF DEATH AT RESPIRA LUNG HOSPITAL BANTUL YOGYAKARTA setiyawan, hery; Zona Putra, Resdika; Rahmatullah, Widia
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2819

Abstract

Hospitals are health service facilities for the community with their own characteristics which are influenced by developments in health science, technological advances and the socio-economic life of the community which must continue to be able to improve services that are of higher quality and affordable for the community in order to achieve a higher level of health. Medical terminology is a system used to organize a list of medical terms for diseases, symptoms and procedures. Terms for diseases or health conditions must be in accordance with the terms used in a disease classification system. Coding activities are assigning codes using letters and numbers or a combination of letters and numbers that represent data components. Coding includes the activities of coding disease diagnosis and coding medical actions. Basic cause of death codes are very important for hospitals because they can influence hospital mortality reports and affect the validation and accuracy of information on the top 10 causes of death. Therefore, the underlying cause of death (UCoD) code must be filled in correctly and accurately to prevent errors in hospital reports and preventive measures. To select the basic cause is to determine the correct initial cause that precedes it on the bottom line in section I of the certificate by applying General Principles or selection rules rules 1, 2, and 3. The aim of the research is to identify the classification of medical terminology for coding diagnoses and the accuracy of coding diagnoses for the respiratory system at the Respira pulmonary hospital, Bantul, Yogyakarta. The research method is descriptive qualitative, with a case study research design, sampling technique using saturated sampling of death medical record files for June 2023-June 2024, a total of 22 mortality medical record files. Results and conclusions based on identification of classification of medical terminology, coding of diagnosis at the Respira Bantul pulmonary hospital, data on underlying causes of death (UCoD) were obtained based on ICD-10 chapters J18-J79, chapters A15-A19, chapters I60-I69, chapters D37-D48, chapter E10 -E14, chapters N17-N19, chapters R00-R09, R70-R79, chapters Z00-Z13. Classification of medical terminology and diagnosis codefication in ICD-10 Sepsis, Respiratory Failure, Chronic obstructive Pulmonary diseases, Neoplasms of the bronchus/lung, Respiratory failure, Suspect interstitial Lung Disease, Neoplasm of the bronchus/lung, Cerebral infraction, Estatic Bronchis, Neoplasm of the bronchus/Lung and I63 .9 ,J47, Z03.8, I21.3. R73.9 ,A16.2, E14.9, R04.2,J90, D38.1, N17.9, E79.0, R74.0, J81,D38.1, J96.9, R57.2.
FEKTIVITAS MEDIA VIDEO TENTANG TRIAGE KEGAWAT DARURATAN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN MAHASISWA KEPERAWATAN Pawilliyah, Pawilliyah; Fernalia, Fernalia; Parameswari, Nabila
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2982

Abstract

Berdasarkan laporan World Health Organization (WHO) tahun 2017, tercatat 95.906kejadian kecelakaan dimana sekitar 17,2% dari kejadian tersebut menyebabkankematian, dan sekitar 1,3 juta orang mengalami cacat fisik. Metode: Metode penelitianini menggunakan desain penelitian pre eksperimental dengan rancangan one grouppretest and posttest without (tanpa) control grup design. Populasi dalam penelitian iniadalah mahasiswa keperawatan semester 4 STIKES Tri Mandiri Sakti Bengkulu.Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling menggunakanrumus slovin. Data dianalisis menggunakan Uji Normalitas, Analisis Univariat danAnalisis Bivariat. Uji Wilcoxon Signed Ranks dengan menggunakan taraf signifikan5% (0,05) karna data tidak berdistribusi normal. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan(1) Hasil tingkat pengetahuan mahasiswa keperawatan tentang TriageKegawatdaruratan sebelum (pre-test) diberikan perlakuan yaitu terdapat 1 orang(1,7%) pengetahuan sebelum perlakuan baik, 22 orang (36,7%) pengetahuan sebelumperlakuan cukup, dan 37 orang (61,7%) pengetahuan sebelum perlakuan kurang. (2)Hasil tingkat pengetahuan mahasiswa keperawatan Triage Kegawatdaruratan sesudah(post-test) diberikan perlakuan yaitu didapatkan 38 orang (63,3%) pengetahuansesudah perlakuan baik, 21 orang (35,0%) pengetahuan sesudah perlakuan cukup dan1 orang (1,7%) pengetahuan sesudah perlakuan kurang. (3) pemberian edukasi melaluimedia video tentang triage kegawatdaruratan efektif untuk meningkatkan pengetahuanmahasiswa keperawatan STIKES Tri Mandiri Sakti Bengkulu. Kesimpulan, pemberianedukasi melalui media video tentang triage kegawatdaruratan efektif untukmeningkatkan pengetahuan mahasiswa keperawatan STIKES Tri Mandiri SaktiBengkulu.Kata Kunci : Video, Triage, Pengetahuan
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA NON KESEHATAN TENTANG SWAMEDIKASI DALAM PENANGANAN DEMAM DI UNIVERSITAS BAITURRAHMAH PADANG Ferilda, Siska; Andania, Meiridha Mutiara; Maidani, Ochi Srisepti; Fendri, Sandra Tri Juli; Fitriyasti, Betty
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2895

Abstract

Swamedikasi (self medication) atau pengobatan sendiri dalam rangka meningkatkan kesehatan dirisendiri dan mengatasi/mengobati penyakit ringan tanpa pengawasan dokter. Pengobatan sendiridilatar belakangi oleh banyak alasan antara lain alasan keluarga, menghemat waktu, kepercayaanterhadap pengobatan tradisional, kekhawatiran akan kerahasiaan, biaya, jarak, dan kepuasandibandingkan dengan pengobatan sendiri sebelumnya. Hal yang penting untuk dipahami adalahpengobatan sendiri adalah tepat, aman dan masuk akal dan tidak melibatkan pengobatan tanpamencari informasi tentang pengobatan. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiGambaran Tingkat Pengetahuan Mahasiswa non Kesehatan tentang Swamedikasi dalam PenanganDemam di Universitas Baiturrahmah Padang. Metode: rancangan penelitian yang dilakukan denganobservasional dengan desain deskriptif. Hasil: dari 105 orang responden dengan pengetahuan baikyang mana terdiri dari 48 orang (45,7%), 54 orang mahasiswa berpengetahuan cukup (51,4%), dan3 orang mahasiswa berpengetahuan kurang (2.9%). Tidak terdapat pengaruh antara jenis kelaminterhadap tingkat pengetahuan dengan nilai Sig (0,078) > (0,05). Kesimpulan: tingakat pengetahuanmahasiswa non kesehatan cukup baik tentang swamedikasi penanganan demam.Kata kunci: Swamedikasi, Obat, pengetahuan, mahasiswa
HUBUNGAN STRES PERAWAT DALAM BEKERJA TERHADAP KINERJA PERAWAT DI INTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RUMAH SAKIT ISLAM SITI RAHMAH PADANG Suherlin, Nicen
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i1.2238

Abstract

Pelayanan Rumah Sakit tidak akan lepas pengaruh sumber daya manusia yang bekerjadidalamnya yaitu Perawat.Pelayanan akan berhasil jika kinerja seorang perawat dapatdilaksanakan secara maksimal. Kinerja perawat dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya stress dalam bekerja dan beban kerja. Profesi perawat salah satu profesi yang rentanterkena stress kerja. Stress kerja yang dialami oleh perawat, disebabkan oleh tanggung jawabyang besar berkaitan dengan keselamatan nyawa pasien. Ada beberapa faktor yangmempengaruhi munculnya stress kerja pada perawat, yaitu beban kerja yang terlalu berat,konflik dengan rekan kerja, pimpinan dan adanya ambiguitas peran. Perawat yang mengalamistress akan berakibat pada kinerjanya, sehingga kinerja perawat menjadi kurang optimal dannampak kurang professional di hadapan pasien.Rancangan dalam penelitian ini adalah CrossSectional. Populasi penelitian ini adalah perawat di Rumah Sakit Islam Siti Rahmah Jumlahsampel sebanyak 17 orang Perawat yang diambil secara Total Sampling. Data analisis secarastatistik menggunakan uji Chi Square pada tingkat kemaknaan 5% (0,05).Hasil uji statistikdidapatkan bahwa beban kerja terhadap kinerja perawat (pValue=0,000) mempunyaihubungan yang yang signifikan antara beban kerja dengan kinerja perawat di Rumah SakitIslam Siti Rahmah.Hasil penelitian dapat ditindaklanjuti dengan upaya Beberapa cara untukmengatasi stress kerja pada perawat, yang dapat dilakukan rumah sakit dengan menganalisabeban kerja yang dimiliki oleh perawat,dengan menambahkan SDM baik sarana maupunsarana rumah sakit. Individual perawat diharapkan mengetahui strategi coping yang tepat untukdirinya sehingga stress kerja dapat diminimalisir.Kata Kunci: Stress dalam bekerja, Kinerja,Perawat
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP PEMBERIAN ASI ESKLUSIF DI POSYANDU DESA RASI Pomohon, Tea Johana; Indriati, Ina
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2782

Abstract

Lebih dari separuh kematian ini disebabkan oleh pola makan yang tidak memadai. Penting untuk memulai pemberian ASI eksklusif pada beberapa jam pertama kehidupan bayi dan meningkatkan jumlah kontak kulit antara ibu dan anak untuk memulai menyusui, menjaga kehangatan bayi, dan memproduksi kolostrum. Tujuan dari eksplorasi ini adalah untuk mengetahui bagaimana pandangan dan informasi ibu-ibu mengenai pembatasan pemberian ASI eksklusif di Posyandu Kota Rasi. Penelitian ini difokuskan pada ibu yang telah menyusui tiga bulan sebelumnya di Posyandu Desa Rasi dan menggunakan pendekatan survei analitik dalam desain penelitian cross sectional. Sampel sebanyak 47 responden dipilih secara purposive sampling. Kuesioner digunakan sebagai alat penelitian, dan uji chi-kuadrat digunakan untuk menganalisis hasilnya. Dengan nilai P value 0,006 > 0,05 maka temuan uji chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan ibu dengan pemberian ASI eksklusif. Selanjutnya nilai P sebesar 0,000 < 0,05 menunjukkan adanya hubungan antara pandangan ibu dengan pemberian ASI eksklusif. Kesimpulannya, terdapat hubungan antara praktik pemberian ASI eksklusif dengan pengetahuan dan sikap ibu.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI Manila, Hartati Deri
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2888

Abstract

Pada saat ini masalah yang sering terjadi pada remaja putri yaitu anemia. Berdasarkan data Kabupaten Pasaman Barat prevalensi anemia pada remaja putri yaitu sebesar 31,2%. Kejadian anemia tersebut dipicu oleh banyak faktor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apa saja Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri di SMPN 1 Kinali Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2022. Jenis penelitian analitik dengan desain penelitian cross seectional. Pengumpulan data telah dilakukan pada bulan Mei – Juni 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri kelas VIII SMPN I Kinali yang berjumlah 63 orang dan sampel berjumlah 43 orang dengan teknik pengambilan sampel Simple random Sampling. Data dianalisis secara univariat dengan distribusi frekuensi pada masing-masing variabel dan analisis bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan tingkat pengetahuan  (p value= 0,001), status gizi (p value=0,043), pola haid (p value=0,031), pola tidur (p value=0,000)  dan  tidak ada hubungan peran petugas kesehatan (p value= 0,778) dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMPN 1 Kinali Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2022. Kesimpulan terdapat hubungan pengetahuan, status gizi, pola haid dan pola tidur, sedangkan  tidak terdapat hubungan peran petugas kesehatan dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMPN 1 Kinali Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2022. Disarankan kepada peneliti sebagai petugas kesehatan untuk dapat memberikan penyuluhan tentang anemia kepada remaja putri untuk menambah pengetahuan remaja tentang anemia sehingga remaja putri tersebut bisa melakukan upaya pencegahan anemia
HUBUNGAN PEMBERIAN SUSU FORMULA DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BAYI UMUR 0-6 BULAN Deny, Stevilinda; Indriati, Ina; Andrio, Prawasti Rahayuningtyas
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2565

Abstract

Diare jadi persoalan umum pada tingkat sakit dan kematian selalu meningkat di negara berkembang lainnya, dan ini merupakan faktor penyebab paling tinggi serta bertambahnya angka sakit dan kematian anak di dunia. Untuk membuktikan hubungan antara pemberian susu formula dengan frekuensi BAB pada anak usia 0 sampai 6 bulan di RSU jailolo.  Riset pada penelitian dengan menggunakan Analisis Korelasi, yang melibatkan pengumpulan data menggunakan dua variabel atau lebih dengan cross-sectional sebagai metode pendekatan, di mana pengamatan atau pengukuran variabel dilakukan secara bersamaan. Populasi yang diteliti adalah yang berjumlah 78 orang. Prosedur pengujian menggunakan jenis purposive sampling, dengan sampel lengkap sejumlah 32 responden. Dari hasil uji statis diketahui bahwa nilai P-value 0,008 kurang dari 0,05, sehingga Ho dinyatakan ditolak y ang menjelaskan ada pengaruh antara pemberian susu formula dengan kejadian diare pada bayi usia 0 sampai 6 bulan pada ruang bayi di RSU jailolo. Dari hasil perhitungan OR dengan nilai 4,250 dimana  bayi dengan susu formula beresiko empat kali terkena diare daripada bayi dengan Asi ekslusif.