cover
Contact Name
Muhammad Kris Yuan Hidayatulloh
Contact Email
krisyuan@unwaha.ac.id
Phone
+6285851233341
Journal Mail Official
lppm@unwaha.ac.id
Editorial Address
Jl. Garuda No. 9 Tambakberas Jombang, Jawa Timur
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : =     EISSN : 27746755     DOI : -
JUMAT EKONOMI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT adalah Jurnal ilmiah yang mewadahi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat bidang ekonomi yang diterbitkan oleh Lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LPPM) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA). Jurnal ini akan mempublikasikan kegiatan pengabdian pada masyarakat terbaru dan orisinil dari hasil-hasil penghiliran penelitian pada bidang Ekonomi dan Manajemen
Articles 282 Documents
Penyuluhan Peranan Kemasan dan Labeling untuk Meningkatkan Nilai Tambah Produk Bagi Kelompok Usaha Masyarakat Program OVOP Reinaldis Masi
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v7i1.7140

Abstract

This Community Service (PKM) activity aims to enhance the understanding of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) regarding the importance of packaging and labeling in increasing the added value of products in areas implementing the One Village One Product (OVOP) program. Packaging and labeling serve as product identity as well as a medium for conveying information related to composition, safety, and usage, which contribute to attracting consumer interest and improving market competitiveness. The methods used in this activity include lectures, discussions, and experience sharing. The program was conducted over three days at Asa Larantuka Hotel, involving 40 MSME participants from East Flores, Sikka, and Lembata Regencies. The results indicate an improvement in participants’ understanding, as measured by a comparison of pretest and posttest scores, with an average increase of 30%. In addition, 75% of participants were able to develop simple packaging and labeling designs that met product information and visual appeal criteria. Therefore, this activity is effective in enhancing the capacity of MSME actors to develop packaging and labeling as a strategy to increase product added value.
Craft-Therapy Hub: Pemberdayaan Ekonomi Kreatif dan Digitalisasi Usaha Anggota Prolanis Injilia W.G Wua; Francisca Anggun Therok; Durand Fernandito; Lidya D.P Canon; Imam Santoso
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v7i1.7186

Abstract

This community service program aims to empower 25 members of the Chronic Disease Management Program (Prolanis) at Puskesmas Bailang, Manado—primarily patients with type 2 diabetes mellitus and hypertension—through an integrated program called the "Craft-Therapy Hub." The program integrates craft therapy, creative economy empowerment, and business digitalization based on productive behavior. The implementation method utilized active learning, comprising seminars, craft therapy workshops, digital marketing simulations, and Focus Group Discussions (FGD). Participants were trained to create marketable crafts, such as bead jewelry and recycled decorations, serving a dual purpose as psychological therapy and entrepreneurial opportunities. Furthermore, participants practiced marketing their products digitally via WhatsApp Business and Instagram. Qualitative evaluation indicated an increase in participants' understanding of productive behavior, creative entrepreneurship, and basic digital marketing. The program resulted in the formation of five creative business groups equipped with initial business plans. This activity successfully serves as a model for health-based economic empowerment, combining therapeutic and entrepreneurial approaches for individuals managing chronic diseases.
Edukasi Penggunaan Obat Vitamin D (Kalsiferol) untuk Menjaga Kesehatan Tulang dan Gigi pada Remaja disertai Literasi Biaya Kesehatan di Kecamatan Pogalan Fendy Prasetyawan; Yuneka Saristiana; Mohammad Firdaus Alshol; Herman Herman; Novyananda Salmasfattah; Lisa Savitri
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v7i1.7191

Abstract

Bone and dental health in adolescents are strongly influenced by adequate vitamin D intake; however, knowledge regarding its proper use remains limited, particularly in semi-urban areas. This community service activity aimed to improve adolescents’ understanding of rational vitamin D (calciferol) use accompanied by basic health-cost literacy education. The program was conducted on March 17, 2026, in Pogalan District and involved 12 adolescents. The study used a pre-experimental design with a one-group pretest–posttest approach. The intervention was carried out through interactive education covering the clinical aspects of vitamin D, rational drug use, and a simple introduction to preventive and curative costs related to vitamin D deficiency. Data analysis was performed using a paired sample t-test to compare knowledge scores before and after the intervention. The results showed a significant increase in knowledge scores after the intervention (p < 0.05), indicated by a shift in knowledge levels from low and moderate categories to predominantly high categories. These findings indicate that the integration of health education with health-cost literacy can support the improvement of adolescents’ understanding regarding the rational use of vitamin D. In conclusion, the educational intervention was effective in improving adolescents’ knowledge regarding the rational use of vitamin D.
Pelatihan Pembuatan Produk Olahan dari Kekayaan Alam Desa Gondangmanis Primaadi Airlangga; Mar&#039;atus Sholihah; Vivi Haryani
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v1i1.996

Abstract

Desa gondangmanis yang asri banyak ditumbuhi pohon yang rindang. Tidak kalah dengan melimpahnya pohon jambu gondangmanis ternyata banyak sekali kekayaan alam yang dihasilkan. Jambu gondangmanis memiliki rasa yang lebih manis dari jambu biasanya karena di desa gondangmanis sendiri memiliki unsur hara yang lebih tinggi yang menjadikan buahnya lebih manis. Seiring dengan berjalannya waktu ada banyak kendala yang dihadapi dalam produk olahan tersebut diantaranya: mulai dari masa panen pohon jambu gondangmanis yang hanya dapat dipetik 3 kali dalam setahun, hasil olahan jambu yang memiliki masa simpan yang singkat (mudah basi) dan pembuatan olahan yang memakan waktu yang cukup lama. Untuk sektor buah-buahan merupakan hasil kekayaan alam yang banyak dihasilkan di desa gondangmanis. Buah-buahan yang dihasilkan antara lain yaitu: melon, pisang, pohon mengkudu, pisang, dll. Dengan banyaknya hasil kekayaan alam yang berasal dari desa gondangamanis sehingga menginspirasi kami untuk membuat olahan produk hasil kekayaan alam dan membuat pelatihan guna untuk menghasilkan produk dalam mendukung dalam pengembangan desa argowisata di desa Gondangmanis sehingga memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan serta kertampilan dan kekreatifan warga Desa Gondangmanis terkait pelaksanaan pelatihan pengolahan kekayaan alam desa Gondangmanis, menumbuhkan semangat baru buat warga desa Gondangmanis untuk meningkatkan variasi olahan dari kekayaan alam desa Gondangmanis, membantu masyarakat desa mengembangkan agrowisata serta meningkatkan ekonomi desa Gondangmanis.
Pengembangan Keterampilan dan Kreatifitas Limbah Plastik menjadi Kerajinan Bernilai Guna dan Ekonomis Mazidatul Faizah; Fadhilatus Syarifah; Maghfiroh Maghfiroh
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v1i1.1001

Abstract

Permasalahan sampah yang terus menumpuk di Desa Karangdagangan perlunya pemanfaatan limbah plastik yang bisa didaur ulang menjadi kerajinan yang memiliki nilai guna dan nilai jual untuk mengurangi penumpukan sampah melalui suatu kegiatan. Metode yang digunakan yaitu metode pendekatan meliputi metode ceramah dan diskusi. Pelaksanaan program dilakukan bulan Oktober 2020 selama 3 Minggu. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan di Balai Desa Karangdagangan Kecamatan Bandar Kedungmulyo Kabupaten Jombang. Kegiatan sosialisasi pengembangan keterampilan dan kreatifitas limbah plastik menjadi kerajinan yaitu ibu-ibu PKK di wilayah Desa Karangdagangan dan dilaksanakan di Balai Desa Karangdagangan yang juga melibatkan ibu Kepala Desa beserta Ketua Posbindu beserta anggota PKK wilayah desa Karangdagangan. Kemudian, dilakukan evaluasi dan penyusunan rancangan jangka panjang. Hasilnya koordinasi awal berjalan baik, penyusunan materi dan pelaksanaan program berjalan dengan lancar. Luaran yang didapatkan berupa produk dan video yang diunggah di media sosial.
Mudahnya Berwirausaha di Era Milenial dan Pengenalan Marketplace Mazidatul Faizah; Tri Lestari; Gian Diva Bayu K
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v1i1.1004

Abstract

Masyarakat didesa Karangdaganganan bermatapencaharian sebagai petani buah, sayur dan kacang-kacangan, buruh tani dan sebagian adalah pedagang. Hasih pertanian didesa Karangdagangan yang menonjol adalah buah-buahan dan sayur mayur. Dalam kesehariannya orang-orang di desa Karangdagangan melakukan aktivitas bertani di sawah. Karena kurangnya pengetahuan bidang pemasaran para petani kurang memiliki keterampilan untuk meningkatkan daya jual, mereka masih mengunakan cara lama dalam memasarkan hasil panennya yaitu masih bergantung pada tengkulak yang datang untuk membeli hasil panennya. Metode pendekatan untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini meliputi metode ceramah,diskusi, dan workshop (pelatihan). Metode ceramah dan diskusi dilaksanakan pada kegiatan sosialisasi berwirausaha diera milenial dan pengenalan marketplace.. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah menggunakan metode workshop melalui bentuk sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan secara intensif sampai dapat merancang dan memasarkan produk hasil pertanian menggunakan media marketplace. Melalui kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh pihak mitra. Hasil dari kegiatan ini dapat memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan serta keterampilan ibu-ibu PKK desa Karangdagangan mengenai memasarkan produk hasil pertanian melalui media marketplace, menumbuhkan gairah baru ibu-ibu PKK desa Karangdagangan dalam memasarkan produk hasil pertaniannya dengan cara lain yaitu melalui media marketplace, dan membantu ibu-ibu PKK desa Karangdagangan agar dapat merancang strategi dalam memasarkan produk hasil pertaniannya dengan mudah.
Pemanfaatan Jagung sebagai Potensi Ekonomi Lokal untuk Menguatkan Kemandirian Ekonomi Keluarga di Brodot Waslah Waslah; Lina Ainul Janah; Ninik Ismawati
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v1i1.1005

Abstract

Pengembangan ekonomi lokal merupakan suatu proses yang mana peran dari pemerintah lokal dan organisasi masyarakat ikut terlibat guna merangsang, mendorong, dan memelihara aktivitas usaha untuk menciptakan sebuah lapangan pekerjaan. Pengembangan ekonomi lokal juga merupakan sebuah proses yang mengaitkan dengan perkembangan industri baru, pembentukan kelembagaan baru, serta pengembangan kapasitas pekerja menghasilkan produk yang lebih bermutu identifikasi pasar baru serta pendirian usaha-usaha baru. Sedangkan menurut Wold Bank pada tahun 2001 merupakan suatu proses yang para pelaku pembangunan, bekerja secara kolektif dengan mitra dari sektor publik, swasta dan non pemerintah, guna membuat kondisi lebih baik bagi pertumbuhan ekonomi dan kesempatan kerja.
Marketing Digital bagi Pelaku UMKM Desa Gondangmanis Zulfikar Zulfikar; Akhmad Mahmudi; Moch. Adib Fannani
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v1i1.1006

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat pada skema PPM ini diharapkan dapat memberikan hasil yang terbaik untuk masyarakat sasaran yang dikenai program. Permasalahan pertama adalah kendala para pelaku UMKM Desa Gondangmanis untuk memasarkan produknya terutama pada pemasaran online. Solusi yang diberikan adalah melalui sosialisasi dan pelatihan Marketing. Hasil penilaian pelatihan digital marketing menunjukkan bahwa kemampuan peserta UMKM dalam memahami penyampaian informasi tentang Marketing Digital 100% paham, sedangkan kemampuan bermedia sosial 80% dan kemampuan memanfaatkan media sosial sebagai marketing digital hanya 40% dan dari quisioner tersebut para pelaku UMKM memberikan jawaban mengenai barang atau produk yang cocok untuk dijual yaitu kuliner 60%, fashion 20%, kosmetik 12% dan pertanian 8%.
Inovasi dan Strategi Pemasaran Produk Industri Kecil di Era New Normal Mustamim Mustamim; Laila Fatikhatul Ula; Luky Widyastutik
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v1i1.1009

Abstract

Pada pemasaran produk industri kecil di era new normal ini kami mengajak masyarakat untuk menginovasi dalam pemanfaatan sayuran yang masih bisa diolah kembali menjadi produk yang layak jual, serta melakukan strategi pemasaran dan inovasi pengemasan produk dalam penjualannya, memberikan informasi mengenai proses pembuatan izin usaha resmi dari pemerintah. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan di Dusun Sidodadi Desa Brangkal. Melakukan kerjasama dengan 20 pedagang didaerah tersebut untuk melakukan sosialisasi. Kegiatan dilakukan bulan Oktober dengan 2 kali pertemuan mengenai pelatihan dan diskusi. Menggunakan metode pendekatan, diskusi, pelatihan, sosialisasi dan sarasehan. Hasilnya masyarakat mampu membuat sebuah produk inovasi dan mampu menambah wawasan mengenai inovasi pengemasan produk. Serta masyarakat mampu mengetahui proses perizinan usaha secara resmi.
Pendampingan Kewirausahaan Home Industry Ibu-Ibu PKK Desa Mojokambang Kabupaten Jombang Iin Baroroh Ma&#039;arif; Yuyun Bahtiar; Elsa Dwi Aprilia
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v1i1.1032

Abstract

Palaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan oleh timpelaksana di desa Mojokambang kecamatan Bandarkedungmulyo kabupaten Jombang. kegiatan pengabdian ini berupa seminar kewirausahaan untuk membantu para pelaku wirausaha (home industry) agar lebih bersemangat dalam menjalankan usaha rumahannya. Tujuan dari kegiatan ini membantu para wirausaha home industry mulai dari bagaimana cara pembuatan produk yang higienis, cara membuat label agar menarik minat pembeli serta cara pengemasan (packaging) produk tersebut.Metode yang digunakan dalam adalah workshop serta pelatihan dan pendampingan.Hasil dari kegiatan pengabdian ini sangat membantu para wirausaha di desa Mojokambang ini.