Articles
282 Documents
Inovasi Kemasan dan Ekspansi Pemasaran Sayur Hidroponik di Blora Jawa Tengah
Lia Ika Kartikasari;
Moh Faizin
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32764/abdimasekon.v2i2.1939
One form of community economic empowerment is through business development carried out by small communities or better known as MSMEs (Micro, Small and Medium Enterprises). The term MSME refers to activities established by the community, both individuals and in the form of business entities. MSMEs have an important contribution to economic growth. It was proven in 2020. In that year, Indonesia experienced a crisis triggered by the covid-19 pandemic that occurred in early March 2020. At the beginning of the pandemic, MSMEs were the sector that was hardest hit. However, after that, MSMEs were able to bounce back and in fact many new MSMEs emerged because of the pressure of the situation. SMEs are able to overcome the country's economic problems. One of them is by producing goods or services for the community. Although the contribution of MSMEs cannot be underestimated, there are still obstacles to developing MSMEs. One of them is product packaging and limited marketing. micro businesses package products with relatively simple packaging without paying attention to the aesthetic aspects of packaging. So that potential consumers are less interested in buying the product, because the appearance of the outer packaging is less attractive. In addition, most micro-enterprises only offer products to the community around the business location and their friends. With the ABCD (Asset Based Community Development) approach, the authors carry out business development activities through mentoring. The strategy used for business development is through packaging innovation and marketing expansion. The results of this activity can be seen from the marketing aspect, namely product packaging design that is more attractive, has a high selling value and wider marketing.
Video Animasi 2D sebagai Salah Satu Media Pembelajaran Huruf Hijaiyah dan Bahasa Arab pada TPQ Al Huda Wonodri Semarang
Bella Kartika Sari;
Atika Farhana Herdajanti;
Rafita Yulianing Puspiyanti;
Dzauqy Shifa;
Muhammad Khusni Muzzamil;
Melati Oktafiyani
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32764/abdimasekon.v2i2.2017
Education in the religious sciences, in particular the Hijaiyah letters, is essential as a readiness to be understood by humans as the basis of life to face life in the future. The difficulty encountered is quite reasonable as the Quran uses Arabic. Learning with the Quranic system usually takes place over relatively long or even years. It is neither effective nor efficient as far as teaching and learning are concerned. As a result, with the presence of new learning media through the use of computer technology, it is expected that they will be transformed into appealing learning for children. Therefore, the authors made interactive animation videos of hijiayah letter recognition, Arabic language in daily life, writing in Arabic, and calligraphy. Those interactive animation videos for kindergarten, elementary, and junior high school-age children at TPQ Al Huda Wonodri is beneficial in the teaching and learning process to be more fun and effective so that students are no longer bored in learning and attract students to understand better how to read hijaiyah letters well and correctly.
Penerapan Metode Tilawati dalam Pembelajaran Membaca Al-Quran di Pondok Sabilul Huda
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32764/abdimasekon.v2i2.2018
Education is done so that someone gets an understanding of a science. Education also makes it easier for a person to adjust to the surrounding environment. In its implementation, education begins with an educator who is able to make the atmosphere of education communicative and enjoyable. The tilawati learning method has the following objectives: 1. The purpose of this program is to determine the application of the Tilawati method in learning to read the Al-Quran at the Sabilul Huda Islamic Boarding School. 2. As input in improving the quality of learning to read the Al-Qur`an. 3. As a motivator in improving the quality of learning to read the Al-Qur'an. The target audience for the Al-Quran learning activities using the tilawati method are students who have not been able to use the tilawati method at the Sabilul Huda Islamic Boarding School. This activity was carried out at Pondok Sabilul Huda with a total of about 6-7 people. This activity uses a teacher from one of the Koran teachers at the Sabilul Huda Islamic Boarding School who is more familiar with this method. The approach method for the implementation of community service activities in the PPM scheme includes the classical approach method. The approach method is used in learning activities in order to get used to reading, to facilitate mastery of rast songs. Through this training activity, it is hoped that it can solve the problems faced by the partners. The results of the training activity satisfaction response showed that students rated this training activity as very useful and enjoyable. However, the time is very short. The results of the Koran teacher skills assessment showed that 70% of the training participants had good skills when practicing the tilawati method. As many as 30% of the training participants were in the category with fairly good skills.
Pemberdayaan Ekonomi Ibu-Ibu Rumah Tangga di Desa Menang Kecamatan Jambon Melalui Inovasi Produk Madumongso
Dwi Septiyani Indahsari;
Maulida Nurhidayati
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i1.3008
Menang Village is one of the villages that produces madumongso to increase the family's economic income. Community service activities in Menang Jambon Village, Ponorogo District, are in the form of community empowerment through economic empowerment of housewives with the innovation of madumongso products. This economic empowerment is carried out because the business conditions have not been maximized, so there is a need for economic empowerment of housewives through product innovation. The purpose of this service is to improve the economy of housewives in Menang Village and provide training on madumongso innovation products to increase sales. The implementation of this service accompanied by an exercise will be carried out by students with the target group, namely housewives and owners of madumongso industrial houses in Menang Village, Jambon District, Ponorogo Regency. Desa Menang merupakan salah satu desa yang minoritas penghasil madumongso untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga. Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Menang Jambon Kecamatan Ponorogo berupa untuk pemberdayaan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi ibu rumah tangga dengan inovasi produk madumongso. Pemberdayaan ekonomi ini dilakukakn karena kondisi usaha yang belum maksimal, sehingga perlu adanya pemberdayaan ekonomi ibu rumah tangga melalui inovasi produk. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan perekonomian ibu rumah tangga di Desa Menang dan memberikan pelatihan produk inovasi madumongso untuk meningkatkan penjualan. Pelaksanaan pengabdian ini disertai dengan latihan akan dilakukan oleh mahasiswa bersama kelompok sasaran yaitu ibu rumah tangga dan pemilik rumah industri madumongso di Desa Menang Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo.
Pendampingan Pemasaran Produk UMKM Menggunakan Digital Marekting
Mohammad Saat Ibnu Waqfin;
Enggri Yani Ristanti;
Muhammad Fahmi Cholqi;
Septi Dwi Andini
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i1.3043
Perkembangan teknologi di masa sekarang menuntut seluruh masyarakat untuk siap menghadapi tantangan zaman. Salah satu yang terkena dampak perkembangan adalah di dunia usaha. Semakin cepat arus konsumsi masyarakat, maka mereka membutuhkan teknologi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Saat ini, banyak konsumen yang menggunakan fasilitas teknologi informasi, salah satunya adalah menggunakan internet. Internet berkembang pesat dan menjadi salah satu sumber informasi yang mudah untuk di akses. Arus perubahan zaman membawa gaya hidup belanja masyarakat bergeser dari yang sifatnya konvensional berubah menjadi transaksi online salah satunya melalui media sosial.Pengabdian masyarakat ini berfokus pada pemahaman dan optimalisai dalam pemasaran UMKM di desa Pulorejo Tembalang Jombang, tujuanya agar warga lebih mampu dan mengoptimalkan penggunaan digitalisasi dalam pemasaran hasil UMKM meraka, mengingat peran dogotal di era sekarang sangatlah signifikan dalam pemasaran produk-produk UMKM di masayarakat. Dalam pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan R&D, dimana penulis mencoba menganalisa dengan turut terjun langsung dilapanagn untuk mengurai permasalahn yang ada di masyarakat lalu di petakan dan diselesaikan permasalahan tersebut.kami berharap dalam pengabdian ini masyarakan dan pelaku UMKM di desa pulorejo tembelang jombang agar lebih luas lagi dengan adanya pemanfaatan digital marketing untuk menyebarluaskan produk-produk yang UMKM mereka baik ditingkat regional maupun pada tingkat nasional demi terciptanya kreatifitas para pelaku UMKM tersebut
Peningkatan Kualitas Foto Produk dan Tampilan Pengemasan Produk Susu Kambing Etawa pada Setia Aji Farm Madiun sebagai Usaha untuk Mendukung Pemasaran Produk secara Online
Anggita Langgeng Wijaya;
Shiwanggi Shiwanggi;
Sisca Ayu Pemata Sari Ariawan;
Novita Nur Latifah
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32764/abdimasekon.v3i3.3076
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan akan peningkatan kualitas foto produk, dan pengembangan tampilan pengemasan produk susu kambing etawa dengan tujuan mendukung promosi produk secara online. Kegiatan ini dilakukan pada UMKM yang memproduksi susu kambing etawa yaitu Setia Aji Farm berlokasi di Desa Ngalmbangan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Fokus kegiatan ini adalah pengembangan kualitas foto produk, label produk dan pembuatan desain iklan untuk mendukung promosi produk secara online melalui media sosial. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test menunjukan adanya peningkatan pengetahuan dari Setia Aji Farm sebagai mittra pengabdian masyarakat tentang teknik pengambilan foto produk, pembuatan label kemasan yang menarik dan penggunaan media sosial untuk melakukan promosi produk secara online.
Pengembangan Olahan Hasil Budikdamber sebagai Peluang Wirausaha untuk Peningkatan Ekonomi Keluarga Desa Gabusbanaran Tembelang Jombang
Waslah Waslah;
Muhammad Lutfi;
Mas Azzaqiatus Sholiha;
Zulfa Ulin Nuha;
Agus Suhadi
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i1.3101
Berdasarkan situasi dan kondisi yang ada di Desa Gabusbanaran, ada beberapa masalah yang dihadapi masyarakat desa gabusbanaran di antaranya,kurangnya wawasan mengenai kewirausahaan dan kurangnya inovasi produk untuk berwirausaha yang bertujuan untuk program kemitraan masyarakat desa Gabusbanaran adalah memberikan wawasan yang lebih luas terkait kewirausahaan serta memberikan inovasi produk untuk berwirausaha. Metode pendekatan yang digunakan dalam seminar kewirausahaan adalah metode ceramah. Seminar kewirausahaan kemudian diikuti oleh kegiatan focus group discussion untuk membahas lebih lanjut mengenai permasalahan-permasalahan anggota mitra. Sedangkan untuk pelatihan pembuatan produk keripik stunting adalah dengan metode praktik. Adapun hasil dari kegiatan pelatihan pembuatan produk kripik stunting ditujkan pada anggota PKK. Seminar dan pelatihan tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk berwirausaha guna memperkuat ekonomi keluarga, selain bermanfaat di sektor ekonomi, seminar kewirausahaan bermanfaat di bidang pendidikan untuk membentuk individu yang produktif dan kreatif. Produk yang dihasilkan dari pelatihan juga bermanfaat untuk kesehatan. Keripik stunting mengandung protein tinggi yang diperlukan untuk tumbuh kembang anak.
Optimalisasi Era Digitalisasi Bagi Remaja untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Gabusbanaran Tembelang Jombang
Waslah Waslah;
M Fahmi Ulum;
Angela M Mardiana;
Herning Setiowati
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i1.3109
From the observations that have been carried out and interviews with village leaders. There are several community problems in uneven economic conditions, among others, there is still a lot of community potential that has not been explored. The need for innovation in processing agricultural products in Gabusbanaran village and public awareness to advance residents' incomes with non-seasonal fixed incomes so as to stabilize people's incomes. The purpose of this training is to increase the knowledge of IPNU and IPPNU members and their merchants (MSMEs) in Gabusbanaran Village about new innovations in how to sell on social media, empowering IPNU and IPPNU members and merchant mothers to achieve mutual prosperity and increase the utilization of Gabusbanaran Village produce. The method of community service activities is through seminar training for Village Youth Empowerment for Optimizing the Digitalization Era along with providing product ideas for selling by introducing the way of making candied products from watermelon skin "Pull Sweets Semongko" by using an approach method through socialization, training and face-to-face assistance. The result is to apply social media to sell and provide examples for IPNU, IPPNU and PKK (SMEs) women regarding products to be marketed.
Pelatihan Digital Marketing dalam Meningkatkan Pemasaran UMKM Desa Ngogri Megaluh
Purbowo Purbowo;
Emi Lilawati;
Rika Annisa Febia;
Hairul Anwar;
Nurul Anam
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i1.3144
Kegiatan ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Desa Ngogri Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Para pelaku usaha ini adalah perajin tas rajut, perajin pehatan kayu dan pembuatan kerupuk. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperluas informasi dan kemampuan dalam memasarkan produk. Metode yang dalam kegiatan ini menggunakan PAR dengan mengkoordinir, meluruskan dan bergerak. Kegiatan ini diwujudkan melalui pemanfaatan media sosial untuk menumbuhkan pasar melalui digital marketing. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat membantu pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas pemasaran melalui digital marketing sehingga bisa menambah penjualan dan pendapatan.
Pemberdayaan Ibu PKK di Desa Sidomulyo melalui Seminar Berwirausaha
Faisol Hidayatulloh;
Aufia Aisa;
Hurin Innihayatus Sa'adah;
Arivatu Ni'mati Rahmatika;
Fifin Nur Hidayati;
Faiz Zakiyul Fuad;
Yusuf Fahmil Hafizh
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32764/abdimasekon.v3i3.3153
Pada masa sekarang ini, sebagian besar masyarakat di Indonesia gencar mendapatkan ajakan untuk melakukan wirausaha. Desa Sidomulyo terletak di Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang memiliki potensi sumber daya manusia yang tidak begitu tertinggal dengan desa yang ada di sekitarnya. Berkaitan dengan hal tersebut, potensi berwirausaha yang ada di Desa Sidomulyo kurang mendapatkan sentuhan motivasi atau dorongan dalam menumbuhkan pentingnya jiwa berwirausaha. Sebagian besar dari warga dikatakan sudah cukup umur untuk dapat memulai berwirausaha yang nantinya dapat mendongkrak potensi desa yang ada di Desa Sidomulyo. Tujuan dari pengabdian ini untuk memberikan pembinaan dan pembekalan tentang kesadaran berwirausaha dan melakukan sosialisasi kepada ibu – ibu PKK Desa Sidomulyo mengenai motivasi kewirausahaan. Metode pendekatan pada skema pengabdian ini meliputi model pelatihan (ceramah), diskusi, dan pendampingan dalam melakukan wirausaha. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan pendampingan. Melalui kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh pihak mitra. Evaluasi dilakukan sebelum dan sesudah sosialisasi. Pemahaman peserta terhadap materi yang dibahas dan indikator pencapaian dari sosialisasi tersebut adalah peserta memahami tentang bagaimana berwirausaha yang baik dan tolak ukur yang digunakan untuk menyatakan keberhasilan dari kegiatan pengabdian yang dilakukan peserta dibagikan angket dan juga pengabdian kepada masyarakat adalah usaha menyebarkan ilmu pengetahuan yang kami dapatkan kepada masyarakat. Hasil dari angket respon peserta sosialisasi ini diperoleh dari 20 peserta. Hasil presentase rata- rata angket respon peserta sosialisasi sebesar 87,4% dengan kategori sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa sosialisasi pentingnya berwirausaha bagi ibu rumah tangga yang diselenggarakan mampu memberikan pemahaman bagi ibu rumah tangga di desa Sidomulyo.