cover
Contact Name
Ahmad Habibi
Contact Email
pascampduniska@gmail.com
Phone
+6285845959702
Journal Mail Official
pascampduniska@gmai.com
Editorial Address
Jalan Adhyaksa No.2 Kayutangi, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi
ISSN : -     EISSN : 27765113     DOI : http://dx.doi.org/10.31602/jmpd.v1i2.5022
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi (JMPD) adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin. Jurnal ini terbit sebanyak dua kali setahun, yaitu pada bulan Januari dan Juni. Jurnal ini menerbitkan penelitian dan artikel konseptual yang berkaitan dengan bidang ilmu Manajemen Pendiikan. Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi (JMPD) ini khusunya berfokus dalam penyebaran dan pengembangan bidang Manajemen Pendidikan yang berkaitan dengan: Manajemen Pendidikan Manajemen Kurikulum Manajemen Pendidikan Formal Manajemen Pendidikan Non Formal dan Pelatihan Manajemen Pendidikan Tinggi Manajemen Bimbingan dan Konseling Manajemen Kelas Manajemen Mutu Pendidikan Manajemen SDM Pendidikan Manajemen Tekhnologi Pendidikan dan Pembelajaran Manajemen Media Pendidikan dan Pembelajaran Manajemen Keuangan Pendidikan
Articles 107 Documents
MENGGALI KONSEP MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM SYAIKH BURHANUDDIN Saiyah, Ita; Septiani, Iga; Roza, Ellya
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v5i2.19186

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalis konsep manajemen pendidikan islam Syeikh Burhanuddin yang tertulis dalam buku Ta’lim al-muta’alim dan kitab adab Al-‘alim wa al-muta’alim. Dalam pendidikan Islam, beliau tidak hanya berbicara tentang pendidikan saja, akan tetapi juga membahas tentang bagaimana cara manajemen pendidikan Islam, Syeikh Burhanuddin menjelaskan di dalam kitab tersebut bahwa meliputi perencanaan dan juga pengorganisasian Pendidikan pada umumnya adalah ikhtiar manusia untuk membantu dan mengarahkan fitrah manusia agar bisa berkembang sampai kepada tujuan yang ingin dicapai, adapun bentuk dari konsep pemberian motivasi melalui cerita ulama terdahulu dan menyibukan diri dengan mempelajari ilmu yang lain ketika merasa jenuh dengan ilmu yang sedang dipelajarinya. Kemudian menurut Syeikh Burhanuddin cara untuk menjahui hal-hal yang bisa menyebabkan lupa yaitu tidak istiqomah dalam mentakrir hafalan. Sedangkan hal-hal yang dapat menguatkan hafalan ketika proses belajar yaitu ketekunan dengan cara mengulang-ulang hapalan. Adapun Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Metode Kualitatif, metode kualitatif merupakan pendekatan yang berupa menghimpun data, mengolah data dan menganalisis data. Hasil yang ditemukan bahwa Konsep manajemen pendidikan Islam menurut Syaikh Burhanuddin Al-Zarnuji dalam kitab Ta’līm al Muta’allim meliputi bentuk penentuan niat sebelum belajar, pemilihan ilmu yang paling dibutuhkan, memilih guru yang terbaik, memiliki cita-cita yang tinggi, pemilihan teman yang dapat mendorong tercapainya cita cita, bersungguh-sungguh dengan menghabiskan waktu mudanya untuk mencari ilmu.
EFEKTIVITAS TIK DALAM MENINGKATKAN INTERAKSI EDUKATIF ANTARA MURID DAN GURU Eltsany, Azkiya zahrul Asmi; Fuadi, Ihdi; Apriliantoni, Apriliantoni
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v5i2.19276

Abstract

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah secara signifikan mengubah dunia pendidikan, khususnya dalam meningkatkan interaksi edukatif antara murid dan guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas TIK dalam meningkatkan interaksi edukatif, mengidentifikasi bentuk-bentuk interaksi yang terbentuk, serta mengungkap tantangan dan strategi dalam pemanfaatan TIK. Dengan menggunakan metode kajian pustaka dan analisis kritis terhadap sumber-sumber relevan, temuan menunjukkan bahwa penggunaan TIK secara signifikan meningkatkan keterlibatan siswa, mempercepat responsivitas guru, dan memberikan kesempatan belajar yang fleksibel. Bentuk interaksi yang muncul meliputi diskusi interaktif, kolaborasi proyek, dan umpan balik instan. Namun, tantangan seperti keterbatasan akses teknologi, kurangnya literasi digital, dan motivasi masih menjadi hambatan utama. Strategi untuk meningkatkan efektivitas TIK mencakup pelatihan literasi digital, pengembangan infrastruktur, desain pembelajaran adaptif, dan dukungan psikososial. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi TIK secara optimal dapat menciptakan proses pembelajaran yang lebih dinamis, interaktif, dan efektif, serta berkontribusi penting dalam pengembangan pendidikan berbasis teknologi
PERENCANAAN STRATEGI DALAM MENINGKATKAN MUTU MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 1 HULU SUNGAI UTARA Yulia Marni; Husnul Madihah; Muhammad Yuliansyah
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v6i1.22320

Abstract

Perencanaan strategi merupakan elemen penting dalam peningkatan mutu pendidikan madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan strategi dalam meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Hulu Sungai Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan subjek penelitian kepala madrasah, wakil kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan strategi peningkatan mutu pendidikan dilaksanakan secara sistematis dan partisipatif melalui perumusan visi, misi, dan tujuan madrasah yang didukung analisis kondisi internal dan eksternal. Implementasi strategi diwujudkan melalui penguatan mutu pembelajaran, peningkatan layanan akademik dan nonakademik, pengelolaan sarana dan prasarana, serta pembinaan karakter peserta didik. Keberhasilan pelaksanaan strategi didukung oleh komitmen kepala madrasah, kualifikasi dan dedikasi guru, dukungan pendanaan pemerintah, serta keterlibatan warga madrasah dan orang tua peserta didik. Namun demikian, pelaksanaan strategi masih menghadapi kendala berupa keterbatasan dana, latar belakang ekonomi peserta didik yang beragam, serta perbedaan kemampuan dan karakteristik siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perencanaan strategi yang disusun dan diimplementasikan secara sistematis dan kontekstual berperan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah.
KEPEMIMPINAN VISIONER KEPALA SEKOLAH BERLANDASKAN SEMBOYAN TUNTUNG PANDANG Taufik Nor; Aslamiah Aslamiah; Noorhapizah Noorhapizah; Novitawati Novitawati
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v6i1.22460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi kepemimpinan visioner kepala sekolah yang berlandaskan nilai-nilai lokal Tuntung Pandang dalam pengelolaan sekolah. Tuntung Pandang adalah filosofi budaya Banjar yang mengedepankan nilai kebersamaan, keselarasan, dan tanggung jawab kolektif. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk memahami bagaimana kepala sekolah mengintegrasikan nilai-nilai ini ke dalam visi, strategi, dan praktik kepemimpinan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, yang kemudian dianalisis menggunakan metode tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan visioner kepala sekolah berbasis nilai Tuntung Pandang memberikan dampak positif pada peningkatan kinerja guru, motivasi siswa, serta harmonisasi hubungan antarwarga sekolah. Kepala sekolah mampu menginspirasi dan melibatkan seluruh elemen sekolah dalam mencapai visi bersama melalui pendekatan yang inklusif dan kolaboratif. Meskipun demikian, beberapa tantangan teridentifikasi, seperti resistensi terhadap perubahan, keterbatasan sumber daya, dan kurangnya dukungan kebijakan eksternal. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan memperkaya literatur kepemimpinan visioner melalui integrasi nilai-nilai budaya lokal. Secara praktis, penelitian ini menawarkan panduan bagi kepala sekolah dan pemangku kepentingan pendidikan dalam memadukan nilai lokal dengan prinsip kepemimpinan modern untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang berdaya saing dan berakar pada budaya. Integrasi nilai-nilai Tuntung Pandang membuktikan relevansinya sebagai strategi yang efektif untuk membangun komunitas sekolah yang harmonis, inovatif, dan berkelanjutan.
STUDI KEBIJAKAN PENGIKUTSERTAAN ORANG TUA TERHADAP PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI MIN 11 HULU SUNGAI UTARA Siti Mugayah; Husnul Madihah; Agustina Rahmi
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v6i1.22314

Abstract

Pengikutsertaan orang tua merupakan salah satu faktor strategis dalam peningkatan mutu pendidikan, khususnya pada satuan pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pengikutsertaan orang tua dalam peningkatan mutu pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 11 Hulu Sungai Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan subjek penelitian kepala madrasah, guru, pengurus komite madrasah, dan orang tua peserta didik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta uji keabsahan data melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengikutsertaan orang tua di madrasah dirumuskan secara partisipatif dan diimplementasikan melalui berbagai bentuk keterlibatan orang tua dalam kegiatan akademik, keagamaan, dan dukungan program madrasah. Implementasi kebijakan tersebut memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan mutu pendidikan, terutama pada aspek kedisiplinan, motivasi belajar, dan pembentukan karakter peserta didik. Faktor pendukung kebijakan meliputi komitmen kepala madrasah dan guru, dukungan komite madrasah, serta kesadaran orang tua, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu orang tua, perbedaan tingkat pemahaman, dan keterbatasan sarana komunikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan pengikutsertaan orang tua yang dirumuskan dan diimplementasikan secara efektif dapat meningkatkan mutu pendidikan di madrasah.
STRATEGI WALI KELAS DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 17 BANJARMASIN Yulizar Abidarda; Muhammad Eka Prasetia
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v6i1.22321

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memahami strategi yang digunakan guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMP Negeri 17 Banjarmasin, serta mengetahui kendala yang dihadapi guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMP Negeri 17 Banjarmasin. Untuk membahas rumusan masalah, peneliti menggunakan metode penelitian yang dilihat dari jenis penelitiannya, yaitu penelitian kualitatif. Informan atau subjek penelitian adalah wali kelas dan siswa. Selain itu, dalam proses pengumpulan data, peneliti menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan untuk analisis data digunakan teknik deskriptif kualitatif, yaitu data tertulis atau lisan dari orang-orang atau pelaku yang diamati. Dalam hal ini, penulis melakukan penelitian yang bertujuan untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang kondisi yang sebenarnya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya peningkatan motivasi dilakukan melalui pemberian motivasi berupa penguatan tentang pentingnya pendidikan, pemberian bimbingan, pengarahan, serta pemberian pujian kepada siswa yang belajar dengan baik, dan terus-menerus menumbuhkan kecintaan terhadap belajar. Dengan demikian, motivasi belajar siswa akan meningkat. Strategi lain yang dilakukan wali kelas adalah pemberian poin, pemberian penghargaan (reward), serta hukuman (punishment) untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Dengan adanya berbagai bentuk motivasi belajar tersebut, siswa diharapkan menjadi lebih aktif dan antusias dalam mengikuti proses pembelajaran.Adapun kendala atau faktor penghambat wali kelas dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMP Negeri 17 Banjarmasin adalah rendahnya minat siswa terhadap pelajaran, pengaruh negatif teman sebaya, serta kurangnya perhatian dan pengawasan dari orang tua siswa.
MANAJEMEN STRATEGIK KEPALA TATA USAHA DALAM MENINGKATKAN MUTU LAYANAN ADMINISTRASI DI SMK BONTOASA KABUPATEN SINJAI Muallim Muallim; Fahmi Surya Abdi; Sri Yunita Simanjuntak
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v6i1.22520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala tata usaha dalam meningkatkan kualitas layanan administrasi sekolah di SMK Bontoasa melalui manajemen strategik. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi manajemen strategik dalam meningkatkan layanan administrasi yang mendukung pencapaian tujuan pendidikan. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala tata usaha, staf administrasi, kepala sekolah, dan siswa, serta observasi langsung terhadap proses administrasi. Dokumentasi kebijakan dan prosedur administrasi digunakan untuk memperkuat temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan manajemen strategik di SMK Bontoasa melibatkan rekrutmen staf berdasarkan kompetensi, pembagian tugas yang jelas, dan peningkatan sarana prasarana. Pelaksanaan manajemen strategik di bidang kepegawaian, kurikulum, keuangan, dan administrasi siswa berjalan efektif, dengan solusi terhadap hambatan seperti keterlambatan pengumpulan dokumen siswa dan masalah koneksi internet. Evaluasi rutin dilakukan untuk memastikan kelancaran administrasi dan perbaikan berkelanjutan. Penelitian ini menyoroti peran penting kepala tata usaha dalam mengelola dan memotivasi staf untuk mencapai tujuan pendidikan.
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM MEWUJUDKAN VISI DI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 10 HULU SUNGAI UTARA Mujiburrahman Mujiburrahman; Jarkawi Jarkawi; Muhammad Yuliansyah
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v6i1.22316

Abstract

Kepemimpinan kepala madrasah memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi sekolah dan meningkatkan mutu pendidikan di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan kepala madrasah dalam mewujudkan visi sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 10 Hulu Sungai Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan subjek penelitian kepala madrasah, guru, serta tenaga kependidikan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah berperan sebagai pemimpin visioner yang mampu mengomunikasikan visi sekolah, membina kinerja guru, melaksanakan supervisi akademik, serta membangun budaya kerja yang disiplin dan bertanggung jawab. Strategi kepemimpinan kepala madrasah diwujudkan melalui perencanaan program yang selaras dengan visi sekolah, keteladanan dalam kepemimpinan, dan pengelolaan lingkungan madrasah yang kondusif. Keberhasilan kepemimpinan kepala madrasah didukung oleh komitmen kepala madrasah, dukungan guru dan tenaga kependidikan, serta budaya kerja yang kondusif. Namun demikian, terdapat kendala berupa perbedaan kompetensi dan kedisiplinan guru, keterbatasan sarana tertentu, serta tantangan adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan kebijakan pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala madrasah yang visioner dan adaptif merupakan faktor kunci dalam mewujudkan visi sekolah secara efektif.
STRATEGI PENGELOLAAN KELAS DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 14 BANJARMASIN Muhammad Eka Prasetia; Ainun Heiriyah
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v6i1.22322

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang “strategi pengelolaan kelas dalam meningkatkan minat belajar siswa di SMP Negeri 14 Banjarmasin.” Pembahasan dalam penelitian ini bertujuan untuk memahami penerapan strategi pengelolaan kelas oleh guru sebagai upaya meningkatkan minat belajar siswa serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat guru dalam mengelola kelas untuk meningkatkan minat belajar siswa.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, yaitu memberikan gambaran yang lebih rinci terhadap objek penelitian berdasarkan data primer dan data sekunder. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kelas VIII. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan wawancara dalam bentuk pedoman yang terdiri atas beberapa pertanyaan. Uji keabsahan data dilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi, termasuk triangulasi sumber data, serta verifikasi data melalui uji validasi data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pengelolaan kelas telah dilaksanakan dengan cukup baik, seperti menata kelas sebelum pembelajaran, menggunakan metode pembelajaran yang menyenangkan, serta memberikan motivasi dan semangat sebelum memulai pelajaran untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas VIII. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya siswa yang menyukai dan tertarik mengikuti pembelajaran dengan memperhatikan penjelasan guru. Adapun faktor-faktor yang menghambat guru dalam mengelola kelas adalah belum lengkapnya sarana dan prasarana, faktor siswa itu sendiri, serta peran orang tua siswa.
MANAJEMEN ORGANISASI SEKOLAH BERBASIS BUDAYA NUSANTARA Nurjanah Nurjanah; Nurmiati Nurmiati
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v6i1.22521

Abstract

Manajemen sekolah di Indonesia tidak hanya harus efisien dalam urusan administratif, tetapi juga harus mengakar pada nilai-nilai budaya lokal. Artikel ini membahas konsep Manajemen Organisasi Sekolah Berbasis Budaya Nusantara, yang merupakan upaya menggabungkan nilai-nilai lokal seperti gotong royong, musyawarah, dan toleransi dengan teori kepemimpinan budaya modern. Dengan pendekatan deskriptif-analitis, artikel ini menjelaskan bagaimana nilai-nilai tradisional dapat diaplikasikan dalam manajemen sekolah modern agar tercipta organisasi pendidikan yang harmonis. Studi kasus dari beberapa daerah menunjukkan bahwa penerapan prinsip budaya lokal dapat memperkuat kerja sama antar warga sekolah, meningkatkan partisipasi, dan membangun kepemimpinan yang lebih manusiawi. Model Manajemen Berbasis Budaya → Organisasi Sekolah yang Harmonis diusulkan sebagai kerangka konseptual yang menggabungkan nilai-nilai, proses, dan hasil untuk membentuk sekolah yang memiliki karakter budaya dan unggul secara manajerial.

Page 10 of 11 | Total Record : 107