cover
Contact Name
Puspita
Contact Email
redaksi@pustaka.my.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
redaksi@pustaka.my.id
Editorial Address
Griya Lumandi Permai, Palopo, Sulsel
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Sinestesia
ISSN : -     EISSN : 27219283     DOI : -
Jurnal sinestesia publishes articles in the field of learning, education, literature, linguistics, and culture.
Articles 67 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 1 (2023)" : 67 Documents clear
Teknik Pemeliharaan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Hasriadi Hasriadi; St. Marwiyah
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemeliharaan media pembelajaran merupakan pengetahuan yang harus dipahami oleh guru. Artikel ini mengkaji tentang teknik yang harus diketahui dlaam memelihara media pembelajaran berbasis teknologi. Metode penulisan menggunakan metode pustaka atau library research. Data dikumpulkan dari beberapa sumber seperti buku, jurnal dan tulisan terkait lainnya. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penyajian data disimpulkan bahwa kerusakan media pembelajaran berbasis teknologi lebih kepada perangkat keras yang digunakan. Dalam melakukan pencegahan kerusakan media perlu dilakukan pemeliharaan secara rutin. Dengan memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi memberikan kemudahan akses dan fleksibilitas bagi pengguna untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam pembelajaran.
Gambaran Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Mappanre Temme’ Masyarakat Desa Balambano Luwu Timur Muhammad Ihsan; Nur Hapsa; Arifuddin Arifuddin; Abdul Rahim Karim
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kegiatan membaca dan menamatkan al-Qur’an muncul khususnya di daerah Desa Balambano dalam sebuah tradisi yang disebut Mappanre Temme’. Setiap objek yang digunakan selama tradisi Mappanre Temme’ ini dilangsungkan, serta menjadikannya sebagai simbol yang sarat akan makna dalam tradisi tersebut. Penelitian ini bertujuan: Untuk memahami wujud dari nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam bentuk simbolik tradisi Mappanre Temme’ masyarakat Desa Balambano Luwu Timur; Untuk mengetahui keterkaitan antara pendidikan Islam dan tradisi Mappanre Temme masyarakat Desa Balambano Luwu Timur. Jenis penelitian ini adalah etnografi, berfokus dalam mengamati perilaku suatu kelompok manusia dan nilai-nilai pendidikan Islam atau mengandung nilai-nilai pendidikan Islam. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya, data penelitian ini dianalisis dengan model spradley. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: Wujud nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam bentuk simbolik tradisi Mappanre Temme’ masyarakat Desa Balambano Luwu Timur adalah taqwa, tawakkal, membaca al-Qur’an, sedekah, saling membantu, ukhuwah, syukur, dan kasih sayang. Nilai pendidikan Islam dalam tradisi Mappanre Temme meliputi Nilai Aqidah, Nilai Ibadah, dan Nilai Akhlak; Adapun Keterkaitan antara pendidikan Islam dan tradisi Mappanre Temme’ masyarakat Desa Balambano Luwu Timur yaitu mencintai al-Qur’an, bersyukur dengan nikmat Allah, dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Media Film Bahasa Arab dalam Meningkatkan Kemampuan Memahami Susunan Kalimat di Kelas XI Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Uswatun Hasanah Kartini Kartini; Hamsyar Atmaja Hamdinata; Nurmiati Nurmiati
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran di sekolah yang berlangsung selama ini hanya berorientasi pada memorisasi bahan-bahan pelajaran dan interaksi pembelajaran yang berjalan satu arah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan dan Menilai kevalidan media film dalam meningkatkan kemampuan memahami susunan kalimat bahasa arab. penelitian ini menggunakan metode penelitian R & D atau Research and Development. Rancangan penelitian dan pengembangan modifikasi dari model pengembangan Borg & Gall dengan tahapan Analisis (Analysis), Perencanaan (Design), Pengembangan (Development), dan Validasi Ahli. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara, lembar validasi serta dokumentasi. Teknik analisis data yang akan dilakukan dalam penelitian ini sebagai adalah Analisis Deskriptif Kualitatif, dan Analisis Deskriptif Kuantitatif. Dalam pengembangan bahan ajar ini menggunakan tiga tahapan pengembangan yaitu: analisis,perencanaan, dan pengembangan. Produk bahan ajar yang dihasilkan adalah bahan ajar berbasis media film bahasa arab. Setelah divalidasi diperoleh rata-rata skor keseluruhan 95.5. Jika rata-rata skor dicocokkan dalam tabel kriteria kelayakan, maka bahan ajar berbasis media film termasuk dalam kategori sangat layak untuk dilakukan uji coba sebagai bahan ajar bahasa Arab tentang susunan kata bahasa Arab.
Pengembangan Media Interaktif Digital Bahasa Arab Dengan Media Smart Apps Creator Kelas X di SMA Negeri 7 Luwu Timur Mustafa Mustafa; Nur Alisa; Andi Arif Pamessangi
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran bahasa Arab di kelas X SMAN 7 Luwu Timur masih menggunakan metode konvensional, penggunaan media pembelajaran oleh guru masih terbatas dan kurang bervariasi, media pembelajaran yang digunakan di sekolah hanya berbentuk buku paket bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan mengembangkan digitalisasi pembelajaran interaktif bahasa Arab dengan media Smart Apps Creator kelas X di SMA Negeri 7 Luwu Timur dan mengetahui keefektifan menurut validator. Penelitian ini merupakan penelitian R&D (Research and Development) dengan menggunakan model Borg and Gall dengan delapan tahapan pengembangan yaitu penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan bentuk produk awal, uji lapangan produk utama, revisi produk, uji lapangan operasional revisi produk akhir, penyebaran dan pengimplementasian. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 7 Luwu Timur pada tanggal 19 Juli sampai 19 Oktober 2021 dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas X IPS 2 PI. Untuk mengetahui keefektifan produk dilakukan uji validitas oleh ahli materi, ahli media, guru mata pelajaran dan uji coba produk. Hasil validasi dari ahli media memperoleh persentase 90% dengan kategori sangat valid, hasil validasi dari ahli materi memperoleh persentase 77% dengan kategori valid, hasil validasi dari guru mata pelajaran memperoleh persentase 98% dengan kategori sangat praktis dan hasil validasi dari uji coba produk memperoleh persentase 83% dengan kategori sangat efektif.
Pemberdayaan Krama Desa dalam Pelestarian Budaya Bali Perspektif Ajeg Bali I Wayan Joniarta; Melati Budi Srikandi; Nuning Indah Pratiwi
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji korelasi antara pemberdayaan krama desa dan pelestarian budaya Bali. Fenomena yang menarik untuk diteliti, era globalisasi menyebabkan masuknya budaya asing cenderung berdampak pada terabaikannya budaya lokal. Nilai-nilai budaya yang bersumber pada kearifan lokal dan kebudayaan suku bangsa dengan masuknya unsur-unsur budaya asing dalam interaksi kebudayaan lintas bangsa, menyebabkan masyarakat cenderung abai terhadap nilai-nilai budaya lokal. Pada sisi lain, gaung tentang pelestarian budaya Bali dengan jargon “Ajeg Bali” telah dikumandangkan sejak lama, terlihat pada kepemimpinan (Gubernur) Bali yaitu Dewa Beratha, Mangku Pastika, dan I Wayan Koster. Penelitian ini dilakukan dengan pengumpulan data melalui teknik dokumentasi, wawancara dan observasi langsung ke lokasi yang menjadi obyek utama penelitian yaitu di Desa Pakraman Marga yang terdiri dari Banjar Lebah, Banjar Basa, Banjar Tembau dan Banjar Beng. Disamping observasi langsung, penelitian ini juga menggunakan observasi partisipasi artinya peneliti ikut serta larut dalam aktivitas budaya di desa pakraman Marga. Hasil penelitian menunjukkan adanya dukungan aktor baik pemerinah desa dinas maupun pengurus adat terhadap upaya pemberdayaan krama dan pelestarian budaya Bali. Kemudian adanya kesadaran krama cukup dalam mengikuti aktivitas budaya seperti sebagai penari rejang, ritual keagamaan, ritual kematian, sebagai sekehe santi, dan sekehe gong.
Reinventing Pendidikan Islam: Refleksi 15 Abad Pendidikan Islam sejak Masa Rasulullah saw. Munir Yusuf; Nurlatifa Nurlatifa
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas secara singkat bagaimana Rasulullah membangun umat Islam melalui masjid sebagai pusat kegiatan dan Rumah Tangga (keluarga) sebagai pilar pokok pembinaan anak. Metode pustaka adalah metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini. Dalam penelitian pustaka, data bersumber dari buku, jurnal dan dokumen-dokumen yang terkait dalam kajian ini. Informasi yang diperoleh dianalisis, direduksi kemudian di tarik kesimpulan. Kedatangan Rasulullah saw. semata untuk meneguhkan kembali apa yang menjadi tugas dan kewajiban manusia, termasuk tugas dan kewajibannya untuk belajar dan menimba ilmu pengetahuan. Revitalisasi fungsi masjid sebagaimana dicontohkan di masa Rasulullah kiranya dapat dijadikan acuan, bahwa kemajuan umat Islam tidak dapat dipisahkan dari Masjid. Selain itu, revitalisasi fungsi keluarga harus segera mendapatkan perhatian di kalangan umat Islam, mengingat bahwa sebahagian dari keluarga umat Islam telah larut dalam budaya hedonis sehingga melupakan tugas yang seharusnya diemban dalam keluarga.
Penguatan Pendidikan di Masyarakat Melalui Vitalisasi Pendidikan Non Formal di Kota Palopo Fatmaridah Sabani; Ilma Latifatul Lutfia
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) belum mampu mendorong terjadinya akselerasi pembangunan masyarakat sebagaimana dengan lembaga pendidikan formal yang telah terselenggara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) pelaksanaan pendidikan non formal di Kota Palopo, 2) upaya pemerintah kota Palopo dalam melakukan penguatan pendidikan masyarakat melalui pendidikan non formal, dan 3) hambatan di dalam pelaksanaan pendidikan non formal serta upaya mengatasinya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif (exploratory) dengan pendekatan kualitatif (field study). Lokasi penelitian dilaksanakan di Kota Palopo. Penelitian ini secara garis besar meliputi tiga langkah, yaitu: persiapan, tabulasi dan penerapan data sesuai dengan pendekatan penelitian. Untuk analisis data dilakukan triangulasi data. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa; 1) pemerintah daerah kota Palopo memfasilitasi terbentuknya beberapa lembaga pendidikan nonformal, seperti Pusat Kegiatan Belajar masyarakat, lembaga klursus, Kelompok Belajar serta Taman Pendidikan. 2) Upaya pemerintah kota Palopo dalam melakukan penguatan pendidikan masyarakat melalui pendidikan non formal dapat dilihat dari proses pembinaan dan pengawasan yang dilakukan melalui dinas pendidikan kota Palopo. 3) Secara umum, pelaksanaan pendidikan nonformal di kota Palopo berjalan dengan baik.
Implikatur Percakapan Dalam “Web Seriesnya Radit” Tayangan YouTube Raditya Dika Bella Setyaningrum; Rika Ningsih
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis implikatur percakapan yang terdapat dalam “Web Seriesnya Radit” tayangan YouTube Raditya Dika dan makna implikatur percakapan yang yang terdapat dalam “Web Seriesnya Radit” tayangan YouTube Raditya Dika. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik dokumentasi, teknik simak, dan teknik catat. Data penelitian ini adalah percakapan atau tuturan semua tokoh yang terdapat dalam Web seriesnya Radit tayangan YouTube Raditya Dika yang mengandung implikatur percakapan. Berdasarkan analisis, hasil temuan sebagai beirkut. Pertama ditemukan 56 data yang mengandung implikatur percakapan yang terdiri dari, 45 data implikatur percakapan khusus, 10 data percakapan umum, dan 1 data implikatur percakapan berskala. Kedua, makna implikatur percakapan yang ditemukan yaitu: (1) implikatur percakapan khusus menyindir dan mengejek, candaan dan keakraban, candaan, sindiran, memberitahu, meyakinkan, menyatakan, mengeluh, ejekkan, memuji, penolakan, tuduhan, keraguan, malu, dan memaki. (2) implikatur percakapan umum yaitu candaan, ejekkan, kesombongan, sindirian, memberitahu, memaki, dan keraguan. (3) implikatur percakapan berskala sindiran dan keakraban.
Tindak Tutur Penolakan Berdasarkan Varibel Profesi dalam Podcast Deddy Courbuzier Yulandari Yulandari; Ery Iswari; Dafirah Dafirah
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan tindak tutur penolakan sebagaimana mestinya masih sering diabaikan. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis tindak tutur penolakan dalam podcast DC berdasarkan variabel profesi. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh tindak tutur penolakan profesi pejabat pemerintah (kemudian disingkat PP) dan tenaga kesehatan (disingkat TK) dalam podcast DC dalam membahas masalah kesehatan. Teknik pengumpulan data dengan metode simak menggunakan teknik tangkap layar. Kemudian menggunakan teknik catat ke dalam MS Word. Data yang terkumpul kemudian di kodekan berdasarkan teori tindak tutur Searle. Temuan menunjukkan bahwa profesi PP cenderung menggunakan tindak tutur penolakan jenis direktif sedangkan profesi TK lebih cenderung menggunakan tindak tutur penolakan jenis asertif. Hal tersebut menunjukkan bahwa profesi PP memiliki kapasitas untuk menolak dengam modus menyuruh orang lain melakukan perintahnya sebab memiliki akses kekuasaan, ekonomi dan pendidikan. Pemilihan jenis tindak tutur penolakan yang digunakan PP menjadi wajar dilakukan sebab konteks tuturan pada situasi darurat masalah kesehatan. Sehingga tuturan penolakan dalam bentuk imperatif langsung merupakan pemilihan yang tepat digunakan. Sementara profesi TK dalam situasi darurat atau berbahaya (dangers), menggunakan tuturan yang sifatnya memberitahu informasi dengan mengikutkan alasan ilmiah agar tuturan tersebut dengan mudah dipahami dan diterima oleh masyarakat.
Semiotics Analysis of Human Value in the Film "The Giver" Doni Anggoro Ari Santoso; Rofiq Noorman Haryadi; Maharanny Setiawan Poetri; Irfan Rifai; Denok Sunarsi
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to analyze how the value of humanity in the film The Giver uses Roland Barthes' semiotic analysis approach. Described structured and conceptualized to be able to obtain valid and easy to understand data. The description of the data and the explanation of the aspects of the keywords above form a description of the information on research findings in order to obtain the concept of analysis regarding the human value that is to be sought for its existence. This research also aims to provide education and new insights about films that have messages and concepts about life that are different from usual. The film The Giver was chosen because it was deemed sufficient to have criteria as a film that deserves to be analyzed because it has a storyline and sketches of life that are anti-mainstream from others. This research uses semiotic analysis of Roland Barthes who studies the signs that will describe the denotative, connotative and mythical meanings of the story. This film analysis research process requires a high level of focus and commitment in order to obtain the conclusion data to be achieved. The results of this study illustrate how the human values in the film The Giver are not applied or violate human norms which are the fundamentals of a human's life.