cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
ursj.jurnal@universitasbosowa.ac.id
Phone
+62411-452901
Journal Mail Official
ubpostgradjournal@gmail.com
Editorial Address
Alamat Redaksi: Program PascaSarjana Universitas Bosowa Jl. Urip Sumoharjo KM.4 Makassar 90231 Telp. (0411) 452901 - 452789, Fax. (0411) 424568 Email : ubpostgradjournal@gmail.com
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Urban and Regional Studies Journal
Published by Universitas Bosowa
ISSN : -     EISSN : 26568705     DOI : https://doi.org/10.35965/ursj.v3i2
Urban and Regional Studies Journal menerbitkan artikel yang pada bidang perencanaan pengembangan wilayah, perencanaan kota, perkotaan, infrastruktur, transportasi, dan kawasan perdesaan.
Articles 134 Documents
Dampak Pembangunan Industri Semen Terhadap Dinamika Sosial Ekonomi Masyarakat Wenny Brasilya; Batara Surya; Haeruddin Saleh
Urban and Regional Studies Journal Vol. 5 No. 1 (2022): Urban and Regional Studies Journal, Desember 2022
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v5i1.1963

Abstract

Dalam pembangunan suatu industry penting untuk mengetahui dinamika sosial ekonomi yang terjadi di masyarakat agar tercipta kelancaran pembangunan dalam hal pemanfaatannya terkhusus untuk masyarakat yang ada di daerah sekitar industry. Tujuan yang hendak dicapai dari penelitian ini adalah Menganalisis akibat keberadaan industry semen terhadap dinamika sosial ekonomi masyarakat Wamena, Kabupaten Jayawijaya. penelitian dilakukan dengan melakukan pendekatan kualitatif. teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara, dokumentasi dan observasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini disusun berupa pedoman wawancara, pedoman observasi dan pedoman dokumentasi, proses tahapan dalam analisa data adalah pengumpulan data, penyajian data, reduksi data dan  penarikan data/ verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dampak yang saat ini dirasakan oleh masyarakat adalah adanya perubahan interaksi sosial terhadap kelompok yang pro dan kontra terhadap perencanaan pembangunan industry semen. Pihak industry dan pemerintah mengabaikan kekhawatiran masyarakat dengan dampak-dampak negatif yang akan terjadi dengan keberadaan industry semen skala mini di wilayah mereka, tidak adanya rapat bersama, serta program-program tidak berjalan, dan tidak adanya dokumen-dokumen amdal membuat masyarakat bersikap tegas tentang penolakan pabrik. In the development of an industry, it is essential to know the socio-economic dynamics that occur in the community to create a smooth action in terms of its utilization, especially for people around the industry. This research aims to analyze the impact of the existence of the cement industry on the socio-economic dynamics of the people of Wamena, Jayawijaya Regency. This research was conducted using a qualitative approach. Data collection techniques by conducting interviews, documentation, and observation. The instruments used in this study were arranged in the form of interview guidelines, observation guidelines, and documentation guidelines. The process stages in data analysis were data collection, data presentation, data reduction, and data collection/verification. The results of the study indicate that the impact currently felt by the community is a change in social interaction towards groups that are pro and contra towards the cement industry development planning. The industry and the government ignore the public's concerns about the negative impacts that will occur with the presence of a mini-scale cement industry in their area. The absence of joint meetings programs not running, and the lack of Amdal documents makes the community firm about rejection factory.
Evaluasi Program Kotaku Dalam Penanganan Kumuh Kota Parepare: Studi Kasus: Kelurahan Ujung Lare Kecamatan Soreang Chadijah Arifin; Andi Muhibuddin; Syamsul Bahri
Urban and Regional Studies Journal Vol. 5 No. 1 (2022): Urban and Regional Studies Journal, Desember 2022
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v5i1.1965

Abstract

Penelitian ini sebagai evaluasi terhadap pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana permukiman baik dari segi perumahan maupun ligkungan permukiman yang terjangkau dan layak huni yang belum sepenuhnya dapat disediakan, baik oleh masyarakat itu sendiri maupun pemerintah setempat. Hal ini mengakibatkan kapasitas daya dukung sarana dan prasarana lingkungan permukiman yang ada mulai menurun yang pada gilirannya memberkan kontribusi terjadinya lingkungan permukiman padat dan kumuh.  Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penilaian terhadap Program Kotaku dalam penanganan permukiman kumuh di Kelurahan Ujung Lare dan arahan Program Kotaku dalam penanganan permukiman kumuh di Kelurahan Ujung Lare. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif.  Terdapat 2 arahan terhadap Program Kotaku dalam penanganan permukiman kumuh di Kelurahan Ujung Lare yaitu, membentuk rancangan anggaran untuk penanganan dan penyelesaian masalah tentang permukiman kumuh yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat agar permukima kumuh semakin sempit dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) berkurang dan pengoptimalan kelompok kerja agar masyarakat ikut aktif dalam penanganan. This research evaluates the fulfillment of the needs of settlement facilities and infrastructure in terms of housing and affordable and livable settlements that have yet to be fully provided, either by the community itself or the local government. This causes the carrying capacity of existing residential environmental facilities and infrastructure to begin to decline, contributing to dense and slum neighborhoods. This study aims to assess the Kotaku Program in handling slums in Ujung Lare Village and the direction of the Kotaku Program in handling slum settlements in Ujung Lare Village. This research uses descriptive analysis methods using qualitative and quantitative analysis. There are two directions to the Kotaku Program in handling slum settlements in Ujung Lare Village, namely, forming a budget plan for managing and solving problems regarding slum settlements that are following the needs of the local community so that slum settlements are getting narrower and Low-Income Communities (MBR) are reduced and optimizing working groups, So that the community is actively involved in handling it.
Pengaruh Pengembangan Obyek Wisata Terhadap Lingkungan Permukiman Sekitarnya: Studi Kasus: Negeri Di Atas Awan Kabupaten Toraja Utara Christian Parrangan; Syamsul Bahri; Muh. Iqbal Suhaeb
Urban and Regional Studies Journal Vol. 5 No. 1 (2022): Urban and Regional Studies Journal, Desember 2022
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v5i1.1966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis pengaruh pengembangan objek wisata di kawasan negeri di atas awan lolai terhadap lingkungan permukiman sekitarnya dan mengkaji strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan negeri di atas awan lolai. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Sampel dari kepala keluarga secara puposive sampling hingga menghasilkan 75 sampel KK, dan data dikumpulkan dengan kuesioner. Hasil penelitian menunjukankan bahwa ada pengaruh dampak ekonomi, sosial, lingkungan secara bersama-sama terhadap pengembangan objek wisata negeri di atas awan lolai, ada pengaruh dampak ekonomi, sosial, lingkungan secara parsial signifikan terhadap pengembangan objek wisata negeri di atas awan lolai, dan ada pengaruh variabel lingkungan yang paling signifikan terhadap pengembangan objek wisata negeri di atas awan lolai. Berdasarkan hasil analisis strategi strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan negeri di atas awan lolai selanjutnya diolah menggunakan analisis SWOT, menghasilkan arahan yaitu terletak pada arahan S-O (Strengh–Opportunity) atau Growth (Berkembang) untuk meningkatkan kekuatan dengan memanfaatkan peluang yang ada. Implikasi manajerial dalam penelitian ini yaitu sebagai rekomendasi strategi yang dapat diimplementasikan bagi pemerintah daerah serta pengelola guna mengembangkan kawasan wisata Kampung Lolai serta meningkatkan minat wisatawan nusantara maupun mancanegara untuk berwisata ke Kampung Lolai. This study aims to analyze the effect of the development of tourist objects at Negeri di atas awan Lolai on the surrounding residential environment and examine strategies for developing sustainable tourism at Negeri di Atas Awan Lolai. This research uses descriptive analysis method using qualitative and quantitative analysis. The sample from the head of the family was purposive sampling to produce 75 samples, and the data was collected by questioners. The results show that there is a joint economic, social, environmental impact on the development of domestic tourist objects above the lolai cloud, there are partially significant economic, social, environmental impact on the development of domestic tourist objects at Negeri Diatas Awan Lolai, and there is the most significant environmental variable on the development of domestic tourism objects at Negeri Diatas Awan Lolai. Based on the results of the analysis of sustainable tourism development strategies at Negeri Diatas Awan Lolai then processed using SWOT analysis, resulting in Directions that are located in the S-O (Strengh-Opportunity) or Growth (Development) Direction to increase strength by taking advantage of existing opportunities. The managerial implication in this study is as a strategic recommendation that can be implemented for local governments and managers to develop the Lolai Village tourist area and increase the interest of domestic and foreign tourists to travel to Lolai Village.
Alih Fungsi Lahan Pertanian dan Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat di Desa Singki, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang Rivqa Musjhtahida Arsyad; Andi Muhibuddin; Syafri Syafri
Urban and Regional Studies Journal Vol. 5 No. 1 (2022): Urban and Regional Studies Journal, Desember 2022
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v5i1.1969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola alih fungsi lahan pertanian, faktor yang mempengaruhi terjadinya alih fungsi lahan pertanian, serta merumuskan arahan pengendalian alih fungsi lahan pertanian di Desa Singki Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan beberapa metode, yaitu Superimpose menggunakan proses overlay untuk menganalisis pola alih fungsi lahan, analisis jalur (path analysis) untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya alih fungsi lahan pertanian, serta analisis SWOT untuk merumuskan arahan pengendalian Alih  Fungsi Lahan di Desa Singki Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa pola perubahan penggunaan lahan di Desa Singki Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang Tahun 2011-2021 yang dominan terjadi adalah perubahan kawasan pertanian, hutan dan semak belukar menjadi kawasan terbangun. Variabel substruktur 1 yang signifikan terhadap alih fungsi lahan pertanian adalah perubahan penggunaan lahan, pendapatan masyarakat, dan sumber daya manusia. Adapun pada substruktur 2 yang signifikan yaitu pendapatan masyarakat, sumber daya manusia dan kelembagaan. Strategi yang diprioritaskan dalam pengendalian alih fungsi lahan pertanian di Desa Singki berada pada kuadran IV yaitu Strategi ST (mengindari atau mengurangi dampak dari ancaman-ancaman eksternal). This study aimed to analyze the pattern of agricultural land conversion. These factors influence agrarian land conversion, and to examine strategies for controlling rural land conversion in Singki Village, Anggeraja District, Enrekang Regency. This research was conducted using several methods, superimposing using an overlay process to analyze the pattern of land use change, path analysis to determine the factors that cause agricultural land conversion, and SWOT analysis to examine strategies for controlling land conversion in Singki Village. Based on the results, it found that the pattern of land use change in Singki Village, Anggeraja District, Enrekang Regency in 2011-2021, which was dominant, was the change in agricultural, forest, and shrub areas into built-up areas. Substructure variable 1, which is significant to the conversion of agricultural land, was land use change, community income, and human resources. Substructure 2 is substantial as community income, human resources, and institutions. The prioritized strategy in controlling the conversion of agricultural land in Singki Village is in quadrant IV, ST Strategy (avoiding or reducing the impact of external threats).
Partisipasi Masyarakat Terhadap Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh di Kabupaten Luwu: Studi Kasus: Permukiman Kumuh di Kawasan Cimpu, Kecamatan Suli Sofyan Thamrin; Rudi Latief; Syafri Syafri
Urban and Regional Studies Journal Vol. 5 No. 1 (2022): Urban and Regional Studies Journal, Desember 2022
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v5i1.1970

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis tingkat kekumuhan, mengetahui faktor-faktor determinan dan merumuskan strategi pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman di Kawasan Cimpu, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu. Jenis penelitian ini merupakan penelitian mix method. Untuk menganalisis tingkat kekumuhan di Kawasan Cimpu, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu menggunakan analisis skoring baseline, untuk mengetahui faktor determinan yang menyebabkan tingkat kekumuhan digunakan analisis Regresi Linear Berganda dan untuk mengetahui pengaruh tingkat kekumuhan. Kesimpulan utama dalam penelitian ini yaitu Berdasarkan hasil analisis skoring baseline menunjukkan bahwa tingkat kekumuhan di Kawasan Cimpu Kecamatan Suli Kabupaten Luwu masuk dalam kategori kumuh sedang. Untuk mengetahui faktor determinan yang menyebabkan tingkat kekumuhan di Kawasan Cimpu adalah kondisi bangunan gedung, kondisi penyediaan air minum, kondisi drainase lingkungan, kondisi pengolahan air limbah, kondisi pengolahan persampahan, proteksi kebakaran dan status kepemilikan lahan. Konsep makro penanganan kawasan kumuh di kawasan Cimpu adalah: pencegahan, pemugaran, dan peremajaan kawasan. This study aimed to analyze the level of slums, determine the determinant factors, and formulate strategies for preventing and improving the quality of settlements in the Cimpu area, Suli district, in Luwu. This type of research is mixed-method research. To analyze the level of slums in the Cimpu Area, Suli District, Luwu Regency using baseline scoring analysis to determine the determinant factors that cause the level of slums. Multiple Linear Regression analysis is used to determine the effect of the slum level. This study concludes that based on the results of the baseline scoring analysis, the level of slums in the Cimpu Area, Suli District, and Luwu Regency is in the medium slum category. Factors that cause the level of slums in the Cimpu area were the condition of buildings, conditions of drinking water supply, environmental drainage conditions, wastewater treatment conditions, waste management conditions, fire protection, and land ownership status. The macro concept of handling slum areas in the Cimpu area is prevention, restoration, and rejuvenation.
Analisis Pengaruh Sektor Pertambangan Terhadap Kawasan Permukiman Kabupaten Luwu Timur Emelda Hatta; Murshal Manaf; Ilham Alimuddin
Urban and Regional Studies Journal Vol. 5 No. 1 (2022): Urban and Regional Studies Journal, Desember 2022
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v5i1.1971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aktivitas pertambangan terhadap pertumbuhan permukiman pesisir danau Matano, mengkaji perkembangan permukiman yang mengakibatkan pemanfaatan ruang tidak terarah, dan merumuskan konsep penataan kawasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis statistik regresi berganda, overlay peta, dan pengembangan konsep. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh aktivitas pertambangan PT. Vale terhadap perkembangan kawasan permukiman di pesisir Danau Matano sangat tinggi, dengan indikator didominasi yaitu keterbatasan lahan bermukim, selanjutnya kesempatan kerja, penyediaan sarana pelayanan umum dan jasa, aksesibilitas, dan pelayanan transportasi. Sejak beroperasinya aktivitas pertambangan mengakibatkan perubahan pemanfaatan lahan cukup massif di pengaruhi keterbatasan ruang disekitarnya. Alternatif penataan permukiman pesisir Danau Matano sebagai waterfront dengan konsep peremajaan/revitalisasi untuk mengoptimalkan nilai kekuatan sebagai wujud optimalisasi fungsi-fungsi pelayanan yang tersedia berupa keterbatasan lahan hunian, pemanfaatan prasarana sarana, dan mendukung kebijakan pemanfaatan pesisir sebagai ekowisata. Model peremajaan tujuan konservasi menekankan penanganan danau Matano sebagai fungsi lindung, sedangkan revitalisasi melalui penataan kembali hunian untuk meningkatkan nilai fungsi ruang yang telah dimanfaatkan dengan tetap menjaga fungsi lindung didalamnya. This study aims to analyze the influence of mining activities on the growth of coastal settlements on Lake Matano, examine the development of territories that result in undirected use of space, and formulate the concept of regional planning. This study uses a descriptive quantitative approach with multiple regression statistical analysis techniques, map overlays, and concept development. The study's results indicate the influence of the mining activities of PT. Vale towards the development of residential areas on Lake Matano is very high, with dominant indicators namely limited land for living, job opportunities, provision of public service facilities and services, accessibility, and transportation services since the operation of mining activities resulted in a pretty massive land use changes influenced by the limitations of the surrounding space. An alternative arrangement of coastal settlements in Lake Matano as a waterfront with the concept of rejuvenation/revitalization to optimize the value of strength as a form of optimizing the available service functions in the form of limited residential land, utilization of infrastructure facilities, and supporting policies on coastal use as ecotourism. The rejuvenation model for conservation purposes emphasizes the handling of Lake Matano as a protection function, while revitalization through residential rearrangement is to increase the value of the part of the space that has been utilized while maintaining its protected position in it.
Optimalisasi Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau Kota Pangkajene: Studi Kasus: Taman Musafir Kota Pangkajene Muhammad Iqbal; Andi Muhibuddin; Agus Salim
Urban and Regional Studies Journal Vol. 5 No. 1 (2022): Urban and Regional Studies Journal, Desember 2022
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v5i1.1973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis: (1) Gambaran optimalisasi pemanfaatan Taman Musafir Kota Pangkajene. (2) Gambaran ruang terbuka hijau Kota Pangkajene (Studi Kasus Taman Musafir Kota Pangkajene). (3) Berapa besar pengaruh optimalisasi pemanfaatan dalam ruang terbuka hijau Kota Pangkajene (Studi Kasus Taman Musafir Kota Pangkajene). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang berkunjung di taman Musafir Kota Pangkajene. Sampel dalam penelitian sebanyak 166 orang sebagai responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan teknik analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Optimalisasi pemanfaatan Taman Musafir Kota Pangkajene cenderung berada pada kategori cukup akan tetapi masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dan di tata lebih baik lagi seperti sarana dan prasarana penunjang aktivitas di taman, pemeliharaan. (2) Ruang terbuka hijau Kota Pangkajene (Studi Kasus Taman Musafir Kota Pangkajene) cenderung berada pada kategori cukup akan tetapi masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dan di tata lebih baik lagi seperti pengelolaan lingkungan hidup kurang nyamannya taman dan juga kebersihan taman yang masih sering tidak terjaga. (3) Terdapat pengaruh optimalisasi pemanfaatan dalam ruang terbuka hijau Kota Pangkajene (Studi Kasus Taman Musafir Kota Pangkajene) sebesar sebesar 61,9%. This study aims to determine and analyze: (1) Overview of optimizing the utilization of Taman Musafir Pangkajene City. (2) An overview of the green open space of Pangkajene City (Case Study of the Pangkajene City Tourist Park). (3) How big is the effect of optimizing the use of green open space in Pangkajene City (Case Study of Pangkajene City Musafir Park). The type of research used in this study uses qualitative research. The population in this study were all people who visited the Musafir park in Pangkajene City. The sample in the study was 166 people as respondents. The data analysis technique used in the study used descriptive statistical analysis techniques and simple linear regression analysis techniques. The results showed that 1) Optimizing the utilization of the Pangkajene City Musafir Park tended to be in the good category. However, some things still needed to be improved and better managed, such as facilities and infrastructure to support activities in the park and maintenance. (2) The green open space of Pangkajene City (Case Study of Taman Musafir of Pangkajene City) is in a suitable category. However, there are still some things that need to be improved and managed better, such as environmental management, the lack of comfort in the park, and the cleanliness of the park, which still needs to be awake. (3) There is an effect of optimizing the use of green open space in Pangkajene City (Case Study of Taman Musafir Pangkajene City) 61.9%..
Pengendalian Konversi Penggunaan Lahan Wilayah Pesisir Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkajene Kepulauan Basri Basri; Kamran Aksa; Muhammad Arif Nasution
Urban and Regional Studies Journal Vol. 5 No. 2 (2023): Urban and Regional Studies Journal, Juni 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v5i2.2624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa yang menyebabkan terjadinya Konversi Penggunaan Lahan wilayah Pesisir Kecamatan Labakkang serta mengetahui pengaruh ekonomi terhadap masyarakat Jenis penelitian ini Diskriktif Kuantitatif dengan Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, survey instansi, wawancara, Koesioner dan dokumentasi kemudian diproses menggunakan metode analisis Deskriptif Kualitatif dan Kuantitatif (chi - Kuadrat dan analisis Diskriktif Kualitatif). analisis Chi-kuadrat analis ini di gunakan untuk mengetahui faktor mana yang paling berpengaruh terhadap perubahan pemanfaatan Lahan serta diskriktif kualitatif di gunakan untuk menguraikan terkait bagaimana pengaruh ekonomi masyarakat terhadap konversi penggunaan lahan Dari 5 variabel proses analisis Chi-kuadrat diperoleh 2 faktor yang menyebabkan terjadinya Konversi Penggunaan lahan yaitu Produktivitas Lahan dan Tingkat ekonomi dimana sangat berpengaruh kuat terhadap perubahan pemanfatan Lahan di wilayah pesisir labakkang Arahan pengendalian pemanfaatan lahan Perlu adanya Aturan zonasi yang efektif,Aturan per izinan, Aturan jual beli lahan yang di terapkan, serta Sentralisasi penguasaan lahan. Land Use Conversion Control of the Labakang Coastal Area, Pangkajene Islands Regency. supervised by Kamran Aksa and Muh Arif Nasution This study aims to determine what factors cause Land Use Conversion in the Coastal Area of Labakkang District and to determine the economic impact on society. This type of research is Quantitative Discrimination with data collection methods using observation methods, agency surveys, interviews, questionnaires, and documentation, then processed using Descriptive Qualitative and Quantitative analysis methods (chi - Square and Qualitative Discriminatory analysis). Chi-square analysis determines which factors influence land use change most, and discrete qualitative analysis describes how the community's economic influence influences land use conversion. Of the 5 variables of the Chi-square analysis process, 2 factors were obtained that led to land use conversion, namely land productivity and economic level, which strongly influenced changes in land use in the coastal area of Labakkang. Directions for controlling land use There is a need for effective zoning regulations, permit regulations, applied land sale and purchase regulations, and centralization of land tenure.
Evaluasi Lokasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Antang Perubahan Pemanfaatan Ruang Disekitarnya Rusman S. Rusman; Syafri Syafri; Ridwan Ridwan
Urban and Regional Studies Journal Vol. 5 No. 2 (2023): Urban and Regional Studies Journal, Juni 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v5i2.2690

Abstract

Pengaruh keberadaan TPA Tamangapa Antang terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat dalam mengkaji dan menganalisis keberadaan TPA sebagai faktor penyebab perubahan pemanfaatan ruang di sekitarnya. Perubahan fungsi ruang kawasan sekitar TPA Tamangapa terus beralih fungsi dan salah satu fungsi ruang yang dominan berubah adalah kawasan pertanian beralih fungsi menjadi kawasan permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keberadaan TPA Antang serta mengkaji tingkat kesesuaian penggunaan dan pemanfaatan lahan di sekitar lokasi TPA Antang ditinjau dari RTRW Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, kuesioner, wawancara. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan pendekatan tabulasi silang (Crosstabulation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan Prasarana merupakan faktor yang berpengaruh kuat terhadap perubahan pemanfaatan ruang disekitar TPA Antang Kota Makassar. Tingkat kesesuaian lahan kawasan TPA Antang setelah dilakukan analisis overlay antara penggunaan lahan dengan rencana pola ruang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Makassar terdapat hasil ketidak sesuaian Kawasan TPA 6,17 Ha yang masuk rencana kawasan permukiman dan terdapat 3,66 Ha yang masuk pada rencana sawah sedangkan Kawasan TPA yang sesuai 13,45 Ha. dan penyimpangan yang terjadi disekitar lokasi TPA Antang seperti perubahan atau alih fungsi lahan yang tidak sesuai dengan rencana pola ruang RTRW Kota Makassar. The influence of the existence of FPS Tamangapa Antang on the socio-economic conditions of the community in studying and analyzing the presence of FPS as a factor causing changes in the use of the surrounding space. Changes in the spatial function of the area around the FPS Tamangapa continue to change functions and one of the dominant spatial functions is changing the function of the agricultural area to become a residential area. This study aims to determine the effect of the existence of the Antang TPA and to examine the suitability of land use and utilization around the Antang TPA site in terms of the Makassar City Spatial Planning. This study uses quantitative research methods with observational data collection techniques, questionnaires, interviews. The analysis technique uses a quantitative descriptive analysis with a cross tabulation approach (Crosstabulation). The results showed that the availability of infrastructure is a factor that has a strong influence on changes in space utilization around the Antang landfill, Makassar City. The land suitability level of the Antang FPS area after an overlay analysis was carried out between the land use and the spatial pattern plan of the Makassar City Spatial Plan (MCSP) resulted in an incompatibility of the 6.17 Ha landfill area which was included in the residential area plan and 3.66 Ha which was included in the paddy field plan while the appropriate landfill area is 13.45 Ha. and irregularities that occur around the Antang landfill site such as changes or conversion of land functions that are not in accordance with the Makassar City MCSP spatial pattern plan.
Pengaruh Transformasi Spasial Terhadap Perubahan Sosial Ekonomi Masyarakat Dan Penurunan Kualitas Lingkungan Pada Wilayah Pinggiran Kecamatan Betoambari Kota Baubau Muumin Muuzi; Batara Surya; Haeruddin Saleh
Urban and Regional Studies Journal Vol. 5 No. 2 (2023): Urban and Regional Studies Journal, Juni 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v5i2.2698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah transformasi spasial bekerja sebagai determinan perubahan sosial ekonomi masyarakat pada wilayah pinggiran Kecamatan Betoambari, serta menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung transformasi spasial, perubahan tata guna lahan, dan sistem transportasi terhadap penurunan kualitas lingkungan melalui perubahan sosial ekonomi masyarakat pada wilayah pinggiran Kecamatan Betoambari Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis yang digunakan adalah analisis korelasi person dan analisis jalur. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa transformasi spasial yang kemudian mendorong berkembangnya fungsi-fungsi perkotaan baru, peningkatan aksesibilitas, peningkatan nilai lahan, dan juga penyediaan lapangan kerja di wilayah pinggiran Kecamatan Betoambari telah memberikan berdampak yang signifikan terhadap perubahan sosial ekonomi masyarakat lokal baik pada aspek tingkat pendidikan, mata pencaharian, karakteristik rumah tinggal, dan juga tingkat pendapatan. Selanjutnya, hasil analisis path menunjukan bahwa transformasi spasial, perubahan tata guna lahan, dan sistem transportasi berpengaruh langsung secara signifikan terhadap perubahan sosial ekonomi masyarakat. Transformasi spasial, perubahan tata guna lahan, sistem transportasi, dan perubahan sosial ekonomi masyarakat berpengaruh langsung secara signifikan terhadap penurunan kualitas lingkungan. Transformasi spasial, perubahan tata guna lahan, dan sistem transportasi berpengaruh tidak langsung secara signifikan terhadap penurunan kualitas lingkungan melalui perubahan sosial ekonomi masyarakat pada wilayah pinggiran Kecamatan Betoambari. This study aims to examine and analyze the extent to which spatial transformation works as a determinant of socioeconomic change in the suburbs of Betoambari District, as well as to examine and analyze the direct and indirect effects of spatial transformation, land use change, and transportation systems on the socioeconomic dynamics of the community and environmental quality degradation in the outskirts of Betoambari District, Baubau City. This study uses a quantitative approach with analytical techniques: person correlation analysis and path analysis. The results of this study indicate that the spatial transformation, which then encourages the development of new urban functions, increased accessibility, increased land value, and also the provision of employment in the suburbs of Betoambari District, has had a significant impact on socioeconomic changes in local communities both in terms of education level, livelihood, housing characteristics, and also income level. Furthermore, the results of the path analysis show that spatial transformation, land use change, and transportation systems have a significant direct effect on the socioeconomic changes of the community. Spatial transformation, changes in land use, transportation systems, and socioeconomic changes in the community significantly directly affect environmental quality degradation. Spatial transformation, land use change, and transportation systems significantly and indirectly affect environmental quality degradation through socioeconomic changes in the community in the suburbs of Betoambari District.

Page 6 of 14 | Total Record : 134