cover
Contact Name
Musyaddad
Contact Email
musyaddadbdkplg@gmail.com
Phone
+6281368672369
Journal Mail Official
jurnalbdkpalembang@gmail.com
Editorial Address
Jl. Demang Lebar Daun No.4436, Demang Lebar Daun, Kec. Ilir Bar. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30151
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Perspektif
ISSN : 19799624     EISSN : 27763900     DOI : https://doi.org/10.53746/perspektif.v14i2
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Perspektif 0n 2020 (p-ISSN: 1979-9624, e-ISSN: 2776-3900) the official scientific journal of Balai Diklat Keagamaan Palembang is entering its 13th year.The printed version was firstly published in 2007.From 2019 onwards, the electronic version was available two times (in june and December). The e-journal version accepts research and scientific papers from widyaiswara, researches, academics, teachers and other.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 85 Documents
Pengaruh Bimbingan Spiritual terhadap Resiliensi Korban Pasca Bencana Tanah Longsor di Huntara Lapangan Lebak Limus Desa Kiarapandak, Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor Karsih Sulistiawati Karsih
Jurnal Perspektif Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Perspektif
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana alam membawa dampak yang beragam bagi kehidupan, salah satunya pada psikologis. Korban yang mengalami bencana akan merasakan kesedihan yang mendalam, takut bahkan cemas setelah bencana. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah kemampuan untuk dapat bangkit dari pengalaman masa lalu yang buruk ke kehidupan yang lebih baik, kemampuan ini dinamakan resiliensi. Adapun salah satu faktor yang dapat meningkat resiliensi pada seseorang adalah adanya keterlibatan spiritual. Bimbingan spiritual yang ini diperlukan untuk meningkatkan resiliensi para korban pasca bencana dalam mengatasi kesulitan yang sedang dialami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh Bimbingan Spiritual terhadap Resiliensi Korban Pasca Bencana Tanah Longsor di Huntara Lapangan Lebak Limus Desa Kiarapandak, Kecamatan Sukajaya kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 65 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji regresi linear berganda, uji koefisien korelasi dan determinasi, uji T dan Uji F-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara bimbingan spiritual terhadap resiliensi dengan nilai signifikansi sebesar 0,000b < 0,05 dengan aspek paling dominan yaitu motivasi, perhatian dan spirit of change dengan nilai masing-masing sebesar 0,008, 0,031, 0,022. Bimbingan spiritual memberikan pengaruh sebesar 0,271 atau 27,1% terhadap variabel Resiliensi.
Penerapan Kompetensi dan Peningkatan Kinerja Hasil Pelatihan Di Wilayah Kerja (PDWK) Pembelajaran Tematik Guru Madrasah Ibtidaiyah Kantor Kementerian Agama Kota Prabumulih dan Kabupaten Muara Enim Basuki Basuki
Jurnal Perspektif Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Perspektif
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana alumni guru Madrasah Ibtidaiyah, Kementerian Agama, Kota Prabumulih, dan Kabupaten Muara Enim menerapkan keterampilan dan meningkatkan kinerjanya di bidang kerja pembelajaran tematik. Survei evaluatif adalah pendekatan yang diambil dalam penelitian ini. Partisipan dalam penelitian ini peserta yang mengikuti pelatihan di wilayah kerja tematik guru madrasah ibtidaiyah berasal dari kantor kementerian Kota Prabumulih, Kabupaten Muara Enim. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan kompetensi sangat relevan, telah memenuhi harapan, dan sejalan dengan tanggung jawab dan tugas pokok guru di madrasah ibtidaiyah, dengan 26 responden menyatakan sangat bagus dan 18 responden menyatakan baik. 11 responden menunjukkan peningkatan keterampilan yang sangat bagus dan 23 responden menunjukkan bagus. 10 responden menilai sikap kerja mereka setelah kembali bekerja sangat bagus, sedangkan 34 responden menilai bagus. peningkatan kuantitas kerja setelah kembali bekerja; 8 responden menilai sangat bagus, dan 36 menilai bagus. meningkatkan kualitas pekerjaannya setelah kembali bekerja; 7 responden menilai sangat bagus, dan 37 menilai bagus. Peningkatan disiplin setelah kembali bekerja; 15 responden menganggapnya sangat bagus, dan 29 responden menganggapnya bagus. perubahan efektifitas cara/ metode kerja: 36 responden menilai baik, 8 menilai sangat baik. Alumni pelatihan di wilayah kerja pembelajaran tematik madrasah ibtidaiyah di Kantor Kemenag Kota Prabumulih dan Kabupaten Muara Enim mengalami peningkatan penerapan kompetensi dan peningkatan kinerja saat kembali ke tugas mereka masing-masing
Perencanaan Perbaikan Mutu Berkelanjutan Madrasah Terakreditasi A Marzal Marzal
Jurnal Perspektif Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Perspektif
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan kajian Programme for International Student Assessment (PISA) tahun 2018 Indonesia merosot pada peringkat 74 untuk kategori membaca, 73 untuk kategori matematika, 71 untuk kategori sains dari 79 negara peserta, hal ini menunjukkan mutu pendidikan di Indonesia masih rendah, dengan demikian penting bagi Indonesia melakukan perbaikan mutu pendidikan secara berkelanjutan dengan berbagai upaya. Artikel ini mendeskripsikan perencanaan perbaikan mutu berkelanjutan (Continuous Quality Improvement) pada Madrasah Terakreditasi A. Kajian ini menggunakan metode “Literature Review” yang berisikan ulasan (Compare, Contrast and Synthesize), rangkuman (Summarize), dan pemikiran penulis (Criticize) dari beberapa sumber pustaka terkait Perencanaan Perbaikan Mutu Berkelanjutan Madrasah Terakreditasi A. Madrasah Terakreditasi A dapat melakukan perencanaan perbaikan mutu berkelanjutan dengan merencanakan program inovatif dan unggulan yang khas dan unik untuk meningkatkan mutu proses dan mutu lulusan pendidikan, yaitu: dengan melakukan pengelompokan kelas bahasa, kelas olimpiade, kelas riset, kelas akselerasi, peningkatan mutu sarana prasarana, lingkungan yang kondusip dan pengembangan kurikulum ektrakurikuler keagamaan, pidato 3 bahasa, seni dan budaya serta kegiatan olahraga yang kesemuanya ini mengarah pada perbaikan mutu lulusan sebagai output dari proses Pendidikan yang dilakukan di Madrasah Terakreditasi A
Konsep Kesadaran Murni (Pure Conciousness) Dalam Meningkatkan Kompetensi Kecerdasan Spritual Peserta Pelatihan Moderasi Beragama Media Eka Putra
Jurnal Perspektif Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Perspektif
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji konsep kesadaran murni (Pure Conciousness) terhadap peningkatan kompetensi kecerdasan spiritual peserta pelatihan penggerak penguatan moderasi beragama. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental deskriptif dengan mengamati aktivitas pembelajaran peserta pelatihan pengerak penguatan moderasi beragama sebanyak 4 angkatan pada kegiatan pelatihan selama tahun 2022 di BDK Padang. Penulis mengambil sampel secara purposive sampling dan data dikumpulkan melalui wawancara di saat pembelajaran dan riset kepustakaan. Alat ukur Peta Kesadaran atau disebut map of conciousness karya David R. Hawkins digunakan sebagai tools treatment peserta sebagai bagian tak terpisahkan dari konsep Kesadaran Murni (pure conciousness). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) materi tambahan menggunakan konsep pure conciousness mampu secara obyektif meningkatkan kesadaran spiritual peserta, (2) beberapa peserta mengalami apa yang disebut sebagai “lompatan kesadaran” sebagai bagian proses melepasnya keterikatan pengetahuan dan pemahaman doktrinal yang cendrung kaku dan sektarian dalam memahami moderasi beragama, (3) terjadinya perubahan mindset dan paradigma peserta dalam menyikapi maraknya seputar isu radikalisme mengatasnamakan agama (4) adanya suatu dorongan di dalam diri peserta untuk mensosialisasikan moderasi beragama dalam sikap beragama yang penuh dengan toleransi dan pembuktian ajaran agama tidak di tataran kognitif tapi penghayatan yang bermuara kepada pembuktian prilaku beragama yang peuh cinta kasih dan berakhlaq mulia
Penerapan Kurikulum Berdiferensiasi Di Sekolah/Madrasah Anna Sintana
Jurnal Perspektif Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Perspektif
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan kurikulum berdiferensiasi di madrasah/sekolah merupakan tujuan dari penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode survey. Subjek pada penelitian ini adalah guru sekolah dasar, madrasah Ibtidaiyah, sekolah menengah pertama, madrasah Tsanawiyah, sekolah menengah atas, madrasah Aliyah yang berjumlah 80 orang guru. Hasil penelitian untuk aspek materi 75 % (60 guru) selalu sebelum mengajar, membuat rencana pelajaran dan 1,2 % (1 guru) tidak pernah melakukannya. 62, 5 % (50 guru) selalu dengan jelas dan tepat mendefinisikan tujuan pelajaran dan 1,2 % (1 guru) tidak pernah melakukannya. 53,8% (43 guru) menggunakan kesempatan dalam berbagai kegiatan untuk menginspirasi siswa. Untuk aspek proses 40 % (32 guru) selalu menggunakan kegiatan yang sesuai dengan kemampuan siswa. 36,3 % (29 guru) selalu menawarkan berbagai sumber daya untuk menginspirasi siswa belajar. Untuk aspek produk 57, 5% ( 46 guru) selalu memberikan kesempatan kepada siswa untuk bekerja sama dalam kelompok atau individu dalam kegiatan. 46,3 % (37 guru) selalu melihat kinerja siswa berdasarkan kemampuan dan keterampilan mereka. 46,3 % (37 guru) selalu mengevaluasi hasil belajar siswa, mengembangkan berbagai kriteria penilaian
PENGAKUAN ISLAM TERHADAP EKSISTENSI AGAMA LAIN: STUDI RELEVANSI PENAFSIRAN HAMKA DI INDONESIA Eko Zulfikar; Almunadi Almunadi; Apriyanti Apriyanti
Jurnal Perspektif Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Perspektif
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53746/perspektif.v16i1.92

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui relevansi pemikiran Hamka di Indonesia tentang pengakuan Islam terhadap agama lain dalam Tafsir al-Azhar. Hal ini dilatarbelakangi oleh suatu kenyataan bahwa Islam sebagai agama yang rahmatan li al-‘alamin, telah memberikan rambu-rambu anjuran untuk terus berhubungan baik dengan penganut agama lain. Melalui al-Qur’an, Islam telah memberikan kebebasan bagi siapa saja untuk menganut agama sesuai yang diyakininya, memberi penghormatan, dan mengakui eksistensi agama yang dianutnya. Dengan menggunakan metode kualitatif dan teknik analisis isi, artikel ini menyimpulkan bahwa: pemikiran Hamka tentang pengakuan Islam terhadap agama lain tampak relevan dengan kondisi sosial kemasyarakatan di Indonesia. Dengan menuangkan pada bentuk penafsiran dalam Tafsir al-Azhar, Hamka berusaha merespon isu pluralisme agama dengan merujuk pada QS. al-An’am [6]: 108, QS. al-Baqarah [2]: 256, dan QS. al-Ghasiyah [88]: 21-22. Dalam ketiga ayat ini, Hamka tampak mengakui eksistensi agama lain non-Islam di kancah nasional maupun internasional. Dalam konteks Indonesia, penafsiran Hamka terhadap ketiga ayat tersebut sejalan dengan nilai-nilai Pancasila nomor satu “Ketuhanan Yang Maha Esa”, nomor dua “Kemanusiaan yang adil dan beradab” dan nomor lima “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”.
NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM PERADABAN ISLAM MELAYU DI SUMATERA SELATAN Dian Andesta Bujuri; Nyayu Khodijah; Masnun Baiti
Jurnal Perspektif Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Perspektif
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53746/perspektif.v16i1.93

Abstract

Islam adalah agama yang hadir dengan penuh rasa kasih sayang dan mengandung berbagai ajaran kebaikan terhadap sesama manusia. Hal ini juga tercermin dalam peradaban Islam melayu di Sumatera Selatan. Tulisan ini menguraikan nilai-nilai moderasi beragama dalam peradaban Islam melayu di Sumatera Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (liberary research). Data diperoleh melalui kajian dari berbagai sumber literatur seperti buku, artikel jurnal, dan naskah-naskah yang relevan. Data dianalis dengan metode content analysis yaitu analisis terhadap kandungan isi yang berfokus pada interpretasi dari teori-teori yang berkaitan. Hasil penelitian diperoleh bahwa sikap beragama yang moderat sudah tercermin dalam sejarah peradaban Islam Melayu di Sumatera Selatan. Islam dapat diterima dengan mudah oleh masyarakat melayu karena karakter Islam yang disebarkan sangat egaliter, populis, dan terbuka terhadap aspek-aspek kehidupan masyarakat. Nilai-nilai moderasi beragama dalam peradaban Islam melayu di Sumatera Selatan yaitu sikap kasih sayang, toleransi, plural, multikultural, dan membaur dengan nilai-nilai kebudayaan yang dilestarikan oleh masyarakat. Nilai-nilai tersebut terkandung di dalam berbagai kearfian lokal yang ada dalam tradisi Islam melayu di Sumatera Selatan seperti ritual upacara adat perkawinan, upacara kematian, dan arsitektur bangunan masjid. Oleh sebab itu, Peradaban Islam Melayu di Sumatera Selatan dapat dijadikan model Islam yang moderat untuk diamalkan oleh umat Islam.
PERUNDUNGAN VERBAL PERSPEKTIF HADIS: DITINJAU DARI GAYA BAHASA PENCERAMAH Wendi Parwanto; Ummi Kalsum Hasibuan
Jurnal Perspektif Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Perspektif
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53746/perspektif.v16i1.94

Abstract

Artikel ini membahas tentang persoalan sosial yang penting, yaitu: perundungan (bullying). Maksud dari perundungan (bullying) adalah suatu perbuatan mengancam, menakut-nakuti secara wujud tubuh atau kejiwaan spiritual terhadap seseorang yang disebabkan sikap superioritas seseorang, hingga merasa berhak atau berkuasa untuk mengintimidasi orang lain. Penelitian ini mengkaji perundungan ditinjau dari gaya bahasa (ucapan) penceramah dengan perspektif hadis Nabi. Bullying disini adalah jenis perundungan verbal. Studi ini berupaya untuk menemukan signifikansi perundungan dengan hadis, serta eksplorasi atas hadis Nabi, menggunakan metode penelitian pustaka (library research) dengan analisis data secara kualitatif deskriptif-analitis. Hasil dari tulisan ini bahwa di dalam al-Qur’an dan hadis telah jelas terdapat suatu larangan untuk tidak menghina orang lain dengan hal yang tidak baik dan terdapat anjuran untuk menjaga lisan ketika sedang menyampaikan sesuatu. Dalam hal ini tindakan perundungan tidak sebatas kepada fisik atau psikis, melainkan tindakan perundungan secara verbal. Hal ini dianggap urgen karena tindakan perundungan secara verbal tidak hanya terjadi di dunia pendidikan, melainkan dari ucapan penceramah juga terdapat gaya bahasa yang digunakan tersebut bersifat merundung.
PENGGUNAAN MEDIA LABORATORIUM VIRTUAL PADA PELATIHAN DI WILAYAH KERJA GURU IPA MTS DI KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN WAYKANAN DAN KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Basuki Basuki
Jurnal Perspektif Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Perspektif
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53746/perspektif.v16i1.96

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan laboratorium virtual dalam pembelajaran materi esensial IPA Fisika pada pelatihan di wilayah kerja guru IPA MTs. Subjek pada pelatihan ini adalah peserta yang mengikuti pelatihan di wilayah kerja guru IPA MTs kantor kementerian Agama Kabupaten Waykanan dan Kabupaten Lampung Selatan sebanyak 53 responden. Metode yang digunakan adalah survey. Hasil yang diperoleh 90% menyatakan laboratorium virtual dapat menambah motivasi dalam belajar, 86,79% memudahkan dalam memahami materi fisika, 84,43% kemampuan berpikir lebih berkembang, 91,50% senang memanfaatkan laboratorium virtual, 93,86% menarik untuk proses pembelajaran, 74,05% menyatakan pembelajaran yang baru baru, 89,62% mengembangkan kemampuan bernalar, 88,20% menyatakan pembelajaran lebih efektif. penggunaan media pembelajaran berbasis laboratorium virtual berbantuan PhET dapat memberikan kontribusi dan selanjutnya media pembelajaran ini dapat memberikan jawaban yang bagus untuk pembelajaran di PDWK Guru IPA MTs di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Waykanan dan Kabupaten Lampung Selatan.
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENINGKATAN KINERJA GURU SD DI KECAMATAN BANYUASIN III Arwan Arwan; Ika Sefni Maryanti
Jurnal Perspektif Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Perspektif
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53746/perspektif.v16i1.97

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan penerapan gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam memperbaiki kinerja guru sekolah dasar di Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin. Sumber data penelitian ini adalah Kepala Sekolah sebanyak 3 orang  dan Guru sebanyak 9 orang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawacara, observasi dan Dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan kesimpulan/verifikasi data. Hasil penelitian menjelaskan bahwa gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh kepala sekolah yang berkaitan dengan kinerja guru di Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin yaitu gaya instruksi, gaya partisipatif, gaya delegasi dan gaya konsultif yang disesuaikan dengan kondisi dan lingkungan dimana kepala sekolah bertugas. Kinerja guru di Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin meningkat seiring dengan kemampuan kepala sekolah menerapkan berdasarkan gaya kepemimpinan tersebut.