cover
Contact Name
Rahmi Fatimah
Contact Email
rahmifatimah@uniga.ac.id
Phone
+6281221392994
Journal Mail Official
jagros@uniga.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Samarang No. 52A Hampor- Tarogong Garut,Jawa Barat 44151 (0262) 544-214
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science)
Published by Universitas Garut
ISSN : 25487752     EISSN : 27750485     DOI : http://dx.doi.org/10.52434/jagros.v5i1
JAGROS - Jurnal Agroteknologi dan Sains . Diterbitkan oleh Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Garut. Terbit dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). Terbit perdana pada Desember 2016. Jurnal Agroteknologi dan Sains merupakan jurnal ilmiah yang dapat memuat tulisan ilmiah yang berkaitan dengan penelitian dibidang agroteknologi yang mencakup bidang genetika, pemuliaan tanaman, teknologi benih, hama, gulma, dan penyakit, budidaya tanaman, serta ilmu dan kesuburan tanah. Artikel dikembangkan berdasarkan hasil pemikiran atau penelitian di bidang pertanian : 1. Budidaya pertanian 2. Hama dan penyakit tanaman 3. Pemuliaan 4. Ilmu tanah
Articles 115 Documents
Respons Pertumbuhan Tanaman Kelapa (Cocos nucifera L.) Belum Menghasilkan terhadap Aplikasi Berbagai Dosis Kascing Santi Rosniawaty; Mira Ariyanti; Cucu Suherman
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 6, No 2 (2022): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v6i2.1806

Abstract

Indonesia merupakan salah satu produsen kelapa terbesar di dunia, namun apabila pemeliharaan tanaman tidak diperhatikan, maka produksi kelapa di Indonesia akan menurun.  Pemupukan sangat diperlukan dalam memelihara tanaman kelapa. Pupuk organik merupakan salah satu pupuk yang dapat digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi kelapa. Kascing adalah pupuk organik hasil dari dekomposisi bahan organik yang dilakukan oleh cacing. Percobaan ini dilaksanakan di kebun percobaan Ciparanje Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Lokasi percobaan berada di ketinggian ± 732 meter di atas permukaan laut. Percobaan ini dimulai pada bulan Maret 2019 sampai Mei 2019. Metode yang digunakan dalam percobaan ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 7 perlakuan dan diulang 2 kali. Perlakuan yang diuji terdiri dari dosis kascing yang berbeda yaitu 2,5 kg, 5 kg, 7,5kg, 10 kg, 12,5 kg, 15 kg. Hasil percobaan menunjukkan Pemberian pupuk kascing mempengaruhi pertambahan tinggi tanaman, pertambahan lilit batang dan pertambahan jumlah anak daun. Secara umum dosis kascing 15 kg/polibeg memberikan pengaruh yang baik pada pertumbuhan tanaman kelapa belum menghasilkan. Kata Kunci : Kelapa, pertumbuhan, kascing, dosis.
Pengaruh Berbagai Konsentrasi PEG (Polyethylene Glycol) 6000 dan Lama Perendaman terhadap Vigor Benih Jintan Hitam (Nigella sativa) Novriza Sativa; Rivaldi Muharom Baharzyah; Hanny Hidayati Nafi'ah; Resti Fajarfika; Ai Yanti Rismayanti
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 6, No 2 (2022): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v6i2.2040

Abstract

Jintan hitam merupakan tanaman introduksi di Indonesia, sehingga proses perkecambahannya harus diberi perlakuan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara pemberian konsentrasi dan lama perendaman benih dengan larutan PEG 6000 terhadap vigor benih jintan hitam. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut dengan ketinggian tempat 731 meter di atas permukaan laut. Percobaan dilakukan pada bulan Juli sampai Agustus 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok dengan pola faktorial yang terdiri dari dua faktor perlakuan yaitu faktor pertama adalah konsentrasi larutan PEG 6000 (K) yang terdiri dari tiga taraf perlakuan, yaitu: k1 = 1%, k2 = 3%, dan k3 = 5%. Faktor kedua adalah lamanya waktu perendaman dengan PEG 6000 (W) yang terdiri dari dua taraf perlakuan, yaitu: w1 = 1 jam dan w2 = 2 jam. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi interaksi antara konsentrasi dan lama perendaman benih dengan larutan PEG 6000 terhadap vigor benih jintan hitam. Secara mandiri taraf faktor konsentrasi PEG 3% dan lama perendaman benih dengan larutan PEG 6000 selama 2 jam memberikan pengaruh terbaik terhadap persentase indeks vigor, persentase kecambah normal, panjang kecambah, panjang akar, dan tinggi tanaman benih jintan hitam.
Pengaruh Konsentrasi Kolkisin Terhadap Fenotipe Tanaman Air Mata Pengantin (Antigonon leptopus) Muhammad Akhlishil Ishlah; Muhammad Akhlish; Prameswari Permata Insani; Florentina Kusmiyati
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 7, No 1 (2022): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v7i1.2113

Abstract

Antigonon leptopus is one of the flower plants that honey bees like because they contain nectar and pollen. The purpose of this study was to examine the effect of colchicine concentration on the phenotype of Antigonon leptopus. This study used a monofactor completely randomized design (CRD) with 7 replications. The treatment factors were 5 levels of colchicine concentration consisting of K0: 0 % (control), K1: 0,1 %, K2: 0,2 %, K3: 0,3 %, and K4: 0,4 %. The research data analysis used the F test and if it had a significant effect, it was continued with the DMRT test with level of α = 5 %. The results showed that soaking the seeds for 12 hours with colchicine was able to increase the diversity of phenotypes of Antigonon leptopus. The 0,1 % colchicine treatment had the best diversity in the parameters of tendril length, number of leaves, leaf area, number of flowers, flower diameter, flowering age and pollen weight, namely 76,8 cm, 34,6 cm, 61,5 cm2, 61,6 flowers, 3,0 cm, 44,4 days after planting, and 0,045 g. The 0,1 % colchicine treatment also showed a more concentrated flower color than the control. Colchicine treatment had no significant effect on the anther number parameter.
Uji Manfaat Teknik Aplikasi Pupuk Organik Cair dan Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Biji Kedelai Edamame Kering Safira Lutfiana; Adhi Surya Perdana; Muhammad Habibullah
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 7, No 1 (2022): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v7i1.2245

Abstract

Penelitian ini dirancang dengan tujuan untuk mengetahui respon dari teknik aplikasi pupuk organik cair dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil biji kedelai edamame. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2021 di lahan pertanian Desa Mejing, Kecamatan Candimulyo, Magelang. Metode penelitian ini menggunakan percobaan faktorial (3 x 4) dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 3 ulangan. Faktor pertama teknik aplikasi pupuk organik cair dengan 3 taraf yaitu teknik kocor, teknik semprot dan kombinasi. Faktor kedua jarak tanam yaitu 20 cm x 10 cm, 20 cm x 20 cm, 40 cm x 10 cm dan 40 cm x 20 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan teknik aplikasi pupuk organik cair dan jarak tanam tidak memberikan pengaruh beda nyata pada parameter pengamatan tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah polong isi, berat kedelai kering pertanaman, jumlah akar, berat segar akar, berat kering akar dan akar terpanjang.Kata kunci: budidaya, pemupukan, jarak tanam
Respon Pertumbuhan Tanaman Selada Merah (Lactuca sativa L. var. Olga Red) Terhadap Berbagai Jenis Media Tanam Dengan Teknologi Hidroponik Sistem Terapung Tanpa Sirkulasi Sri Sudewi; Idris ,; Abdul Rahim Saleh; Taufik Hidayat; Ratnawati ,; Kasman Jaya; Sayani ,
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 7, No 1 (2022): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v7i1.2121

Abstract

Selada merah merupakan jenis sayuran yang pada umumnya dibudidayakan secara hidroponik. Salah satu penentu keberhasilan budidaya secara hidroponik adalah penggunaan media tanam yang memiliki kemampuan dalam menyerap dan menyimpan air serta nutrisi bagi pertumbuhan tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui respon dari tanaman selada merah (Lactuca sativa L. var. Olga Red) yang diberi perlakuan jenis media tanam berbeda pada sistem hidroponik terapung tanpa sirkulasi. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Kaca Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu yang berlangsung pada bulan Juli hingga September 2022. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah berbagai jenis media tanam yang terdiri dari M1 (rockwool), M2 (arang sekam), M3 (serbuk gergaji), dan M4 (cocopeat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis media tanam yang digunakan berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada pengamatan 7 HST, 14 HST dan 21 HST, jumlah daun (7 HST dan 21 HST), serta panjang daun (7 HST dan 14 HST) sedangkan pada pengamatan panjang akar dan berat brangkasan basah, jenis media tanam yang digunakan tidak berpengaruh nyata. Media tanam arang sekam (M2) memberikan pengaruh yang terbaik pada parameter pertumbuhan tanaman selada merah dengan teknologi hidroponik sistem terapung tanpa sirkulasi.
Pengaruh Konsentrasi Giberelin dan Lama Perendaman terhadap Kualitas Benih Porang (Amorphophallus oncophyllus prain) Rijal Mutaqin; Rama Adi Pratama; Jenal Mutakin
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 7, No 1 (2022): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v7i1.872

Abstract

Porang (Amorphophallus oncophyllus prain) merupakan salah satu jenis tanaman tuberkulosis yang bernilai ekonomis tinggi untuk diusahakan dan dibudidayakan. Oleh karena itu, senyawa sintetik diperlukan untuk meningkatkan kemampuan benih dalam mendorong perkecambahan. Salah satu senyawa sintetik yang dapat digunakan adalah giberelin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi giberelin dan lama perendaman terhadap Vigor and Viability Test pada biji porang. Percobaan dilaksanakan pada bulan Januari sampai Januari 2022 di Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial 4 x 4. Faktor pertama adalah konsentrasi giberelin (G) yaitu: g1 = 500 ppm, g2 = 1000 ppm , g3 = 1500 ppm dan g4 = 2000 ppm. Faktor kedua adalah lama perendaman (P) yaitu: p1 = 2 jam, p2 = 4 jam, p3 = 6 jam dan p4 = 8 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara konsentrasi giberelin dengan lama perendaman pada uji vigor dan viabilitas pada biji porang dan Pemberian konsentrasi 1000 ppm merupakan konsentrasi yang paling efektif ditinjau dari laju perkecambahan, indeks vigor dan konsentrasi 500 ppm untuk laju perkecambahan
Uji Cekaman Salinitas Terhadap Viabilitas Dan Vigor Benih Beberapa Kultivar Kedelai (Glycine max (L). MERRIL) Novriza Sativa; Hamidah ;; Jenal Mutakin; Ai Yanti Rismayanti; Noviyanti ;
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 7, No 1 (2022): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v7i1.2393

Abstract

Garam merupakan salah satu faktor cekaman lingkungan yang dapat mempengaruhi pertumbuhan, terutama pada fase perkecambahan benih kedelai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan kaitan antara konsentrasi garam dengan jenis kultivar terhadap perkecambahan benih kedelai. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Balai Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPSBTPH) Satuan Pelayanan Wilayah V Garut, Desa Situjaya Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola Faktorial 4 x 4. Faktor pertama adalah larutan garam dengan 4 level konsentrasi (m) yaitu: m0 = 0 (kontrol tanpa NaCl), m1 = 3 gram/liter NaCl, m2 = 5 gram/liter NaCl dan m3 = 7 gram/liter NaCl. Faktor ke dua adalah Kultivar (v) dengan 4 macam kultivar kedelai Yaitu: v1 = Anjasmoro, v2 = Detam 1, v3 = Agromulyo, v4 = Dena 1. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terjadi interaksi antara konsentrasi NaCl dan macam kultivar yang berpengaruh terhadap uji viabilitas dan vigor benih beberapa kultivar kedelai. Kultivar Argomulyo memberikan pengaruh pada parameter potensi tumbuh maksimum, indeks vigor, kecepatan tumbuh, dan berat kering kecambah.
Pengukuran Nilai Daya Hantar Listrik pada Berbagai Tanah Sawah di Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut Ardli Swardana; Silma Hanifah Siti Mutmainah; Andre M Yahya; Nisrin Sumia Hidayanti; M Haekal Lubis
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 7, No 1 (2022): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v7i1.2490

Abstract

Pertanian presisi penting dilakukan untuk kegiatan budidaya tanaman, tanpa terkecuali untuk tanaman padi. Salah satu bentuk pertanian presisi yang dapat dilakukan adalah pengukuran daya hantar listrik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur nilai daya hantar listrik dan salinitas pada lahan sawah. Penelitian dilakukan pada Oktober – Desember 2022 bertempat di Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut yang difokuskan pada lahan sawah. Jumlah lokasi pengambilan sampel adalah 7 titik. Metode yang digunakan adalah eksplorasi dan analisis spasial. Penelitian menunjukkan bahwa nilai daya hantar listrik berada pada kisaran 492 – 2174 μs/cm. Berdasarkan nilai daya hantar listrik yang terukur diperoleh nilai salinitas lahan dengan kisaran non salinitas sampai dengan rendah.
Penerapan Metode Certainty Factor Pada Sistem Pakar Untuk Diagnosa Penyakit Tanaman Padi Lucy Chania Agatha; Anita Desiani; Bambang Suprihatin
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 7, No 2 (2023): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v7i2.2577

Abstract

Padi (Oryza Sativa L) menjadi tanaman pangan yang sangat penting di dunia setelah Padi (Oryza Sativa L) merupakan bahan pangan yang sangat penting di dunia setelah gandum dan jagung, serta sumber protein utama bagi sebagian besar penduduk dunia, terutama di Asia. Di antara jenis-jenis tumbuhan serelia lainnya, padi menjadi jenis tanaman yang paling produktif. Untuk itu, sangat penting untuk mewaspadai faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat produksinya. Penyakit merupakan salah satu faktor yang sangat merugikan dalam produksi tanaman padi ini, dimana banyak kerugian yang diakibatkan oleh adanya penyakit. Setiap penyakit tersebut umumnya menunjukan gejala-gejala penyakit yang diderita sebelum mencapai tahap yang lebih parah dan meluas, gejala- gejala tersebut dapat dikenali dengan dilakukannya pendiagnosisan terlebih dahulu. Sebelum melakukan diagnosis, kita bisa mendapatkan informasi melalui sebuah sistem yang dapat menerima inputan berupa gejala penyakit dan juga memberikan informasi yang jelas mengenai penyakit tersebut. Hal ini dapat dilakukan menggunakan sistem pakar. Sistem pakar dalam kasus ini menjadi ahli botani atau orang yang paham menangani penyakit pada tumbuhan. Sistem pakar penyakit tanaman padi pada penelitian ini menggunakan metode Certainty Factor. Certainty Factor adalah metode yang digunakan untuk membuktikan ketidakpastian pemikiran seorang pakar untuk keyakinan pakar terhadap masalah yang sedang dihadapi.
Eksplorasi dan Karakterisasi Penampilan Biji Padi Lokal Asal Dataran Medium Kabupaten Garut Jajang Supriatna; Riki Kurnia; Arie Gusminar Nur Azizah; Khairani Oktafiani Mardhayanti
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 7, No 2 (2023): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v7i2.2793

Abstract

Padi lokal merupakan sumber daya genetik yang dapat dimanfaatkan dalam perakitan varietas padi unggul. Eksplorasi padi lokal penting dilakukan sebagai langkah awal upaya upaya pelestarian sumber daya genetik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi padi sawah lokal asal dataran medium Kabupaten Garut. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan April 2023. Penelitian ini terdiri dari 3 tahap yaitu survei lokasi keberadaan padi lokal, pengamatan karakteristik biji dan analisis jarak genetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 13 aksesi padi lokal yang tersebar pada 4 Kecamatan diantaranya 3 aksesi dari Cibatu (Sri Ayu, Apud dan Tsunami); 7 aksesi dari Karangawitan (Widas, Buleud, Sumatera, Ketan KP, Bandawati, Tongkol dan Ulung); 2 aksesi dari Singajaya (Hawara dan Sahdang) dan 1 aksesi dari Banjarwangi (Rantai). Setiap aksesi memiliki karakteristik biji yang beragam berdasarkan panjang gabah, lebar gabah, perbandingan panjang dan lebar gabah, panjang beras pecah kulit, lebar beras pecah kulit, dan Bobot 1000 Gabah Kering. Berdasarkan koefisien kemiripan 13% pada analisis jarak genetik menunjukkan bahwa terdapat 2 klaster utama. Klaster I terdiri dari aksesi Sri Ayu, Ketan KP, Bandawati, Apud dan Tsunami; Klaster II terdiri dari Widas, Ulung, Buleud, Sumatera, Rantai, Tongkol, Hawara dan Sahdang.

Page 8 of 12 | Total Record : 115


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 1 (2025): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 9 No 2 (2025): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 9 No 1 (2024): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 8, No 2 (2024): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 8, No 1 (2023): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 7, No 2 (2023): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 7, No 1 (2022): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 6, No 2 (2022): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 6, No 1 (2021): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 5, No 2 (2021): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 5, No 1 (2020): JAGROS : JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN SAINS (JOURNAL OF AGROTECHNOLOGY AND SCIENCE) Vol 4, No 2 (2020): JAGROS: JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN SAINS (JOURNAL OF AGROTECHNOLOGY SCIENCE) Vol 4, No 1 (2019): JAGROS : JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN SAINS (JOURNAL OF AGROTECHNOLOGY AND SCIENCE) Vol 3, No 2 (2019): JAGROS : JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN SAINS (JOURNAL OF AGROTECHNOLOGY AND SCIENCE) Vol 3, No 1 (2018): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology and Science) Vol 2, No 2 (2018): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology and Sciences) Vol 2, No 1 (2017): JAGROS: Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology and Sciences) Vol 1, No 2 (2017): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology and Science) Vol 1, No 1 (2016): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology and Science) More Issue