cover
Contact Name
Rahmi Fatimah
Contact Email
rahmifatimah@uniga.ac.id
Phone
+6281221392994
Journal Mail Official
jagros@uniga.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Samarang No. 52A Hampor- Tarogong Garut,Jawa Barat 44151 (0262) 544-214
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science)
Published by Universitas Garut
ISSN : 25487752     EISSN : 27750485     DOI : http://dx.doi.org/10.52434/jagros.v5i1
JAGROS - Jurnal Agroteknologi dan Sains . Diterbitkan oleh Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Garut. Terbit dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). Terbit perdana pada Desember 2016. Jurnal Agroteknologi dan Sains merupakan jurnal ilmiah yang dapat memuat tulisan ilmiah yang berkaitan dengan penelitian dibidang agroteknologi yang mencakup bidang genetika, pemuliaan tanaman, teknologi benih, hama, gulma, dan penyakit, budidaya tanaman, serta ilmu dan kesuburan tanah. Artikel dikembangkan berdasarkan hasil pemikiran atau penelitian di bidang pertanian : 1. Budidaya pertanian 2. Hama dan penyakit tanaman 3. Pemuliaan 4. Ilmu tanah
Articles 115 Documents
Pengaruh Eco-enzyme terhadap Patogen Bercak Cokelat (Alternaria solani) Secara In Vitro Septriyani, Sophie; Fajarfika, Resti; Sativa, Novriza; -, Yuni
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 8, No 2 (2024): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v8i2.3794

Abstract

Tomat merupakan salah satu tanaman hortikultura unggulan di Indonesia. Produksi tanaman tomat menurun mencapai 5-78% akibat penyakit bercak cokelat yang disebabkan oleh jamur A.solani. Cara pengendalian penyakit yang dapat dilakukan yaitu dengan menggunakan Eco-enzyme. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Eco-enzyme terhadap patogen bercak cokelat (Alternaria solani) secara in vitro. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Pertanian Universitas Garut, dimulai pada bulan Agustus 2023 hingga Januari 2024. Metode penelitian ini adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan konsentrasi Eco-enzyme dan 4 ulangan yaitu A= 0% (kontrol), B= 5%, C= 10%, D= 15%, E= 20% dan F= 25%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Eco-enzyme berpengaruh terhadap pertumbuhan A.solani. Pemberian Eco-enzyme pada konsentrasi 10% dan 25% memberikan pengaruh yang berbeda nyata dengan kontrol dan mampu menghambat pertumbuhan A.solani. Faktor perlakuan Eco-enzyme dengan konsentrasi 10% (73,88%) memberikan pengaruh terbaik pada parameter penghambatan pertumbuhan jamur A.solani dengan kategori aktivasi penghambatan kuat. Kata kunci: Alternaria solani, Daya Hambat, Eco-enzyme, Patogen, Tomat
Pengaruh Komposisi Media Tanam Dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair Urine Kelinci Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Setek Kentang (Solanum Tuberosum L.) Pada Fase Aklimatisasi Untuk Bibit Kentang G0 Hardiana, Husna; Nafiah, Hanny Hidayati; Mutakin, Jenal; Rismayanti, Ai Yanti; Nurdiana, Dadi
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 7, No 2 (2023): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v7i2.3498

Abstract

Petani kentang di Indonesia menghadapi kendala dalam mendapatkan bibit kentang berkualitas tinggi. Salah satu proses yang bisa mendapatkan bibit kentang yang berkualitas tinggi yaitu dengan cara aklimatisasi kentang yang baik dan benar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi antara media tanam dan pupuk organik cair urine kelinci terhadap pertumbuhan dan hasil setek kentang pada fase aklimatisasi untuk bibit G0. Penelitian ini dilaksanakan di Screenhouse yang berada di Pasirtalang, Desa Sirnajaya, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan petak utama (Main Plot) yaitu media tanam dengan lima taraf perlakuan yaitu: m1: 100% Humus Bambu m2 : 100% Cocopeat m3 : 50% Humus Bambu 50% Cocopeat m4 : 70% Humus Bambu 30% Cocopeat m5 : 70% Cocopeat 30% Humus Bambu Anak Petak (Sub Plot) yaitu POC Urine Kelinci dengan empat taraf perlakuan yaitu : k0 : 0 ml (kontrol) k1 : 2 ml/liter k2 : 4 ml/liter k3 : 6 ml/liter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi namun secara mandiri komposisi media tanam dan pupuk organik cair Urine kelinci memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil setek kentang (Solanum tuberosum L.) pada fase aklimatisasi G0. Perlakuan 100% humus bambu dan k3 (6 ml/liter) memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kentang G0.
DETERMINASI TOTAL FENOL DAN KADAR TOTAL FLAVONOID PADA EKSTRAK BATANG TANAMAN KEMUNING (Murraya paniculata (L.) Jack) Noviyanti, Noviyanti; Perdana, Farid; Rifansyah, Irfan Ahmad; Sativa, Novriza
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 7, No 2 (2023): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v7i2.3060

Abstract

AbstrakTumbuhan kemuning (Murraya paniculata (L.) Jack) merupakan salah satu spesies dari genus Murraya yang termasuk ke dalam keluarga Rustaceae. Tanaman ini dimanfaatkan oleh masyarakat luas sebagai tanaman obat.  Tanaman ini memiliki beberapa kelompok senyawa yang terkandung dalam spesies Murraya paniculata (L.) Jack yaitu alkaloid, fenol dan Beta-caryophyllene. Tujuan penelitian ini yaitu menentukan kadar total fenol dan flavonoid serta karakteristik untuk standarisasi. Dari hasil penelitian fenol total tanaman kemuning yaitu sebesar 38,3219 mg GAE/g sampel dan flavonoid total yaitu sebesar 22,0526 mg QE/g sampel. Hasil pemeriksaan karakteristik simplisia batang kemuning telah sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan oleh MMI. Hasil penafisan fitokimia simplisia dan ekstrak yaitu mengandung senyawa alkaloid, flavonoid dan saponin.Kata kunci: Kemuning; Mikroskopik; Asam Galat; Kadar Air Abstract The Kemuning plant (Murraya paniculata (L.) Jack) belongs to the Murraya genus within the Rustaceae family. It serves as a medicinal plant widely used by the community. Within the species Murraya paniculata (L.) Jack, this plant contains various groups of compounds, including alkaloids, phenols, and Beta-caryophyllene. The objective of this study is to determine the total levels of phenols and flavonoids, as well as to characterize them for standardization. The study yielded results indicating that the entire phenol content in the kemuning plant was 38.3219 mg GAE/g of samples, while the total flavonoid content was 22.0526 mg QE/g. The examination of the characteristics of the kemuning stem simplisia aligns with the standards established by MMI. Furthermore, the phytochemical screening results revealed the presence of alkaloid compounds, flavonoids, and saponins in both the simplisia and the extract.Keywords: Kemuning: Microscopic; Galat Acid; Water Content
Interaksi Warna Perangkap dan Senyawa Antraktan terhadap Intensitas Gangguan Lalat Buah (Bactrocera sp.) pada Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) Mutakin, Jenal; Fathurrohman, Bagus Irham; Maesyaroh, Siti Syarah
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 8, No 1 (2023): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v8i1.41627

Abstract

Lalat buah merupakan salah satu serangga pengganggu tanaman. Populasi lalat buah dapat ditekan dengan menggunakan warna perangkap dan senyawa antraktan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh interaksi antara warna perangkap dan dosis metil eugenol terhadap intensitas gangguan lalat buah pada tanaman tomat. Penelitian dilaksanakan di Desa Lengensari Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut pada bulan Januari sampai Februari 2022. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan acak kelompok (RAK) pola faktorial terdiri dari 2 faktor yaitu; faktor pertama warna botol perangkap (W). Dan faktor ke dua dosis metil eugenol (D) masing-masing terbagi atas 4 taraf. Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi antara warna botol perangkap dan dosis metil eugenol terhadap intensitas gangguan lalat buah pada tanaman tomat pada minggu ke-3. Kombinasi dosis metil eugenol 1 ml dan botol perangkap warna kuning memberikan pengaruh terbaik terhadap penekanan gangguan lalat buah.
PENGARUH KONSENTRASI LIMBAH CAIR TAHU DAN LAMA PERENDAMAN PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA (PGPR) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL OKRA (Abelmoschus esculentus) Al Ayubi, M Hilman; Nurdiana, Dadi; Swardana, Ardli; Fajarfika, Resti; Rismayanti, Ai Yanti
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 8, No 2 (2024): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v8i2.3785

Abstract

Okra (Abelmoschus esculentus) merupakan salah satu tanaman yang memiliki peluang bisnis untuk dibudidayakan. Limbah cair tahu merupakan sisa dari produksi tahu yang dapat mencemari lingkungan, namun dapat dimanfaatkan menjadi POC yang bermanfaat untuk okra. PGPR merupakan sekolompok bakteri yang bermanfaat bagi tanaman, PGPR dapat dimanfaatkan untuk okra dengan cara perendaman benih okra. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui interaksi pemberian antara konsentrasi POC limbah tahu dan lama perendaman PGPR terhadap pertumbuhan dan hasil okra. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Cikarag Kecamatan Malangbong Kabupaten Garut pada bulan Juni sampai Agustus 2023. Metode yang digunakan dalam peneltian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktor. Faktor pertama adalah POC limbah tahu (T) yang terdiri dari t0 = control, t1 = 700 ml/liter, t2 = 800 ml/liter, t3 = 900 ml/liter. Faktor kedua lama perendaman PGPR (P) yang terdiri dari p0 = kontrol, p1 = 5 jam, p2 = 6 jam, p3 = 7 jam. Hasil percobaan menunjukkan terjadi interaksi pemberian POC limbah tahu dan lama perendaman PGPR terhadap tinggi tanaman 49 HST, jumlah daun 49 HST, total buah/tanaman panen ke-2 dan total produksi buah/Plot panen ke-2. Interaksi terbaik terdapat pada taraf t3p3, dengan konsentrasi PGPR 900 ml/liter dan lama perendaman 7 jam. Pemberian konsentrasi POC limbah tahu terbaik yaitu pada taraf t3 dan perendaman dengan larutan PGPR terbaik pada taraf p3 yang memberikan rata-rata paling tinggi pada semua pengamatan. Kata kunci: limbah cair tahu, okra, perendaman, PGPR, pupuk organik cair
PEMANFAATAN CENDAWAN Trichoderma sp. TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) Al Intifadha, Abda Fillah; Nafiah, Hanny Hidayati; Sativa, Novriza
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 8, No 1 (2023): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v8i1.3503

Abstract

Selada merupakan tanaman sayuran yang memiliki potensi yang tinggi untuk dikembangkan. Pemupukan yang tepat merupakan salah satu faktor penentu dalam menyeimbangkan kesediaan unsur hara yang hilang dan berkurang, salah satunya yaitu dengan penambahan Trichoderma  sp. karena jamur ini mempunyai potensi degradasi dekomposisi berbagai macam substrat heterogen di tanah, interaksi positif dengan inang, dan memproduksi enzim untuk perbaikan nutrisi bagi tanaman. Kendala yang terjadi pada saat ini adalah penggunaan pupuk kimia yang berlebihan salah satu alternatif untuk mengurangi pupuk anorganik yaitu menggunakan Trichoderma sp.. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pemberian Trichoderma sp. terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Penelitian dilaksanakan di Desa Cisero, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut. Percobaan dilaksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2023. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 4 taraf perlakuan dan 6 ulangan yang terdiri dari ; A (Tanpa media Trichoderma), B (100 g dosis Trichoderma/Plot), C (200 g dosis Trichoderma/Plot), D (300 g dosis Trichoderma/Plot). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perlakuan C (200 g dosis Trichoderma/Plot) memberikan hasil terbaik pada semua parameter yang diamati, dan  menghasilkan produksi Selada 5876,91 kg/ha. Kata kunci : Jamur, , Pupuk organik, Selada, Trichoderma sp..
Identifikasi dan Analisis Spasial Perubahan Penggunaan Lahan Tahun 2013 dan 2023 pada Kerucut Vulkanik Gunungapi Guntur Swardana, Ardli; Fatimah, Rahmi; Febrianti, Tintin; Maesaroh, Syti Sarah; Aqil, Ibnu; Sutrisno, Tri
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 8, No 1 (2023): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v8i1.3369

Abstract

Perubahan penggunaan lahan merupakan fenomena yang terjadi di berbagai tempat atas dorongan desakan peningkatan permintaan kebutuhan lahan. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis perubahan penggunaan lahan  pada tahun 2013 dan 2023 pada Kerucut Vulkani Gunungapi Guntur. Penelitian dilaksanakan di Kerucut Vulkanik Gunungapi Guntur, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut pada Juni – Agustus 2023. Metode penelitian menggunakan analisis spasial secara tumpang susun antara data penggunaan lahan tahun 2013 dan 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan penggunaan lahan, namun tidak terjadi perubahan jenis dan jumlah penggunaan lahan. Perubahan penggunaan lahan terbesar terjadi pada penggunaan lahan tanah terbuka menjadi semak/belukar sebesar 631,86 ha.
Kelimpahan Serangga Musuh Alami dan Polinator di Pertanaman Sacha Inchi (Plukenetia volubilis L.) di Kecamatan Sucinaraja Rahman, Julia Cahya Lutfia; Maesyaroh, Siti Syarah; Mutakin, Jenal
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 8, No 2 (2024): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v8i2.3750

Abstract

Dalam budidaya sacha inchi terdapat permasalahan salah satunya pengelolaan agroekosistem yang kurang terawat dapat mempengaruhi keberadaan serangga hama. Dalam upaya menekan serangga hama maka serangga yang berguna seperti musuh alami dan serangga penyerbuk harus dikelola keberadaannya di sekitar agroekosistem sacha inchi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan serangga musuh alami dan polinator pada tanaman sacha inchi. Penelitian dilaksanakan di Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja Kabupaten Garut dari bulan Desember 2023 hingga Januari 2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif,untuk mengitung sampel sesuai pengamatan. Pemasangan perangkap yellow trap sebanyak 12 trap pengamatan secara langsung di lahan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 6 jenis serangga dari 2 ordo diantaranya ordo Coleoptera seperti kumbang koksi, kumbang sayap jaring, kumbang selam, kumbang emas dan kumbang juni eropa, ordo Diptera seperti lalat berkaki panjang, sedangkan musuh alami yang terperangkap yellow trap terdapat 7 jenis serangga dari 2 ordo diantaranya ordo Hyminoptera seperti lebah anggrek hijau, tawon parasitoid melayang, tawon pengoles lumpur berkaki panjang, tawon bergaris lima, tawon ichneumonid dan ordo Lepidoptera seperti kupu-kupu merak abu dan ngengat harimau. Dimana kelimpahan tertinggi serangga musuh alami dari Ordo Diptera yakni lalat berkaki panjang dengan nilai persentase kelimpahan 4,01% sedangkan kelimpahan tertinggi serangga polinator dari ordo Lepidoptera yakni ngengat harimau dengan nilai persentase kelimpahan 39,17%.
Aplikasi Gliocladium virens Miller Untuk Menekan Intensitas Fusarium oxysporum f. sp. capsici Schlechtendahl Pada Tanaman Cabai (Capsicum annuum L.) Kultivar Tanjung-2 Muliani, Yenny; Asean, Hery Purnomo; Amiro, Dzakiyyah Fatin Sakiina
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 8, No 1 (2023): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v8i1.3408

Abstract

Cabai (Capsicum annuum L.) yakni tanaman sayuran yang banyak dibudidayakan, terutama cabai kultivar Tanjung-2 yang umumnya lebih disukai oleh konsumen karena cocok digunakan sebagai sambal dan bumbu masakan. Produksi cabai dapat berkurang hingga 100% akibat serangan Fusarium oxysporum f. sp. capsici Schlechtendahl penyebab penyakit layu pada tanaman cabai. Salah satu upaya mengendalikan F. oxysporum menggunakan agensia hayati Gliocladium virens Miller. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan dosis G. virens yang efektif dalam menekan intensitas F. oxysporum penyebab penyakit layu pada tanaman cabai. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan meliputi P1= Kontrol (Tanpa perlakuan), P2= G. virens 15 g tan-1, P3= G. virens 20 g tan-1, P4= G. virens 25 g tan-1, P5= G. virens 30 g tan-1, P6= Pestisida bahan aktif karbendazim 50% 2 g l-1 air (Perlakuan pembanding). Hasil penelitian menunjukkan bahwa G. virens berpengaruh dalam menekan intensitas F. oxysporum penyebab penyakit layu pada tanaman cabai kultivar Tanjung-2 dengan dosis efektif 20 g tan-1 untuk menekan intensitas F. oxysporum sebesar 65,21%.
Pengukuran Nilai Daya Hantar Listrik pada Berbagai Tanah Sawah di Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut Swardana, Ardli; Mutmainah, Silma Hanifah Siti; Yahya, Andre M; Hidayanti, Nisrin Sumia; Lubis, M. Haekal
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 7, No 2 (2023): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v7i2.2472

Abstract

Pertanian presisi penting dilakukan untuk kegiatan budidaya tanaman, tanpa terkecuali untuk tanaman padi. Salah satu bentuk pertanian presisi yang dapat dilakukan adalah pengukuran daya hantar listrik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur nilai daya hantar listrik dan salinitas pada lahan sawah. Penelitian dilakukan pada Oktober – Desember 2022 bertempat di Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut yang difokuskan pada lahan sawah. Jumlah lokasi pengambilan sampel adalah 7 titik. Metode yang digunakan adalah eksplorasi dan analisis spasial. Penelitian menunjukkan bahwa nilai daya hantar listrik berada pada kisaran 492 – 2174 μs/cm. Berdasarkan nilai daya hantar listrik yang terukur diperoleh nilai salinitas lahan dengan kisaran non salinitas sampai dengan rendah.

Page 10 of 12 | Total Record : 115


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 1 (2025): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 9 No 2 (2025): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 9 No 1 (2024): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 8, No 2 (2024): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 8, No 1 (2023): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 7, No 2 (2023): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 7, No 1 (2022): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 6, No 2 (2022): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 6, No 1 (2021): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 5, No 2 (2021): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 5, No 1 (2020): JAGROS : JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN SAINS (JOURNAL OF AGROTECHNOLOGY AND SCIENCE) Vol 4, No 2 (2020): JAGROS: JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN SAINS (JOURNAL OF AGROTECHNOLOGY SCIENCE) Vol 4, No 1 (2019): JAGROS : JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN SAINS (JOURNAL OF AGROTECHNOLOGY AND SCIENCE) Vol 3, No 2 (2019): JAGROS : JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN SAINS (JOURNAL OF AGROTECHNOLOGY AND SCIENCE) Vol 3, No 1 (2018): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology and Science) Vol 2, No 2 (2018): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology and Sciences) Vol 2, No 1 (2017): JAGROS: Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology and Sciences) Vol 1, No 2 (2017): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology and Science) Vol 1, No 1 (2016): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology and Science) More Issue