cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
syarifmbojo2@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
bimaberilmu@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, RT. 009, RW. 003 desa Leu, Bolo, Bima, Nusa Tenggara Barat.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI)
ISSN : 27972879     EISSN : 27972860     DOI : https://doi.org/10.53299/jppi.v1i1
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) dengan p-ISSN: 2797-2879 dan e-ISSN: 2797-2860 merupakan jurnal pendidikan dan pembelajaran yang menerbitkan artikel hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan dan pembelajaran pada satuan pendidikan sekolah dasar, satuan pendidikan sekolah menengah, dan pendidikan tinggi, serta menerbitkan hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan non-formal. Untuk mengirim artikel pada JPPI, silahkan sesuaikan dengan template dan ketentuan yang berlaku pada jurnal ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 477 Documents
Optimalisasi Pembelajaran Akidah melalui Model Sosiodrama dalam Memperkuat Karakter Kejujuran Siswa Kelas VIII SMPN 1 Bandung Bildan Muhammad Sya’ban; Syahidin Syahidin; Muhammad Hizba Aulia; Faiz Aswa Nazhan; Rifqi Fathan Saepudin Muzaki; M. Mauris Faruqi Ali; Anwar Julianto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i1.884

Abstract

Saat ini, banyak tantangan yang dihadapi terkait dengan lemahnya karakter siswa, khususnya dalam hal kejujuran. Pembentukan karakter kejujuran menjadi sangat penting dalam dunia pendidikan, terutama di tingkat Sekolah Menengah Pertama. Kurikulum Merdeka memiliki peran yang signifikan dalam mendukung proses ini, karena lebih fokus pada pendidikan karakter dengan memberikan kebebasan kepada siswa untuk berekspresi selama hal tersebut berdampak positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis optimalisasi pembelajaran Akidah melalui model sosiodrama dalam memperkuat karakter kejujuran siswa. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus instrumental, penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi dan wawancara dengan guru PAI serta siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Bandung sebagai sumber primer, sementara dari berbagai artikel jurnal terkait digunakan sebagai sumber sekunder. Adapun, teknik analisis data dilakukan melalui tiga langkah: pertama, reduksi data dengan memilih dan menyederhanakan informasi yang relevan; kedua, penyajian data dalam bentuk naratif, tabel, atau gambar untuk mempermudah pemahaman; dan ketiga, penarikan kesimpulan untuk mengidentifikasi temuan baru, hubungan antar konsep, atau teori yang lebih relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model sosiodrama dalam pembelajaran akidah memiliki pengaruh signifikan dalam memperkuat karakter kejujuran siswa, terbukti dari perbaikan kebiasaan siswa dalam mengamalkan nilai-nilai kejujuran. Diharapkan, penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan model pembelajaran yang lebih efektif serta menginspirasi guru untuk mengeksplorasi metode pembelajaran yang inovatif dalam membentuk individu yang beriman, bertaqwa, dan berakhlak mulia.
Analisis Perspektif Mahasiswa Muslim Gen-Z terhadap Isu Marriage Is Scary Riyan Riswandi; Cucu Surahman; Risris Hari Nugraha
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i1.893

Abstract

Dalam konteks sosial yang terus berkembang, pernikahan sering dianggap menakutkan oleh generasi muda, terutama di kalangan mahasiswa yang berada di usia produktif untuk menikah. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan menganalisis persepsi mahasiswa muslim generasi z di kampus perguruan tinggi di kota Bandung terkait isu "marriage is scary". Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, kemudian dianalisis. Indikator yang dianalisis dalam penelitian ini mencakup persepsi mahasiswa terhadap pernikahan, dinamika peran gender, risiko konflik dan kekerasan dalam rumah tangga, stigma sosial, kesulitan mencari pasangan yang sesuai, dan kebutuhan akan pendidikan pra-nikah. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis tematik untuk mengidentifikasi dan mengelompokkan tema-tema utama dari data wawancara, serta analisis naratif untuk memahami bagaimana pengalaman pribadi mahasiswa terkait dengan pernikahan membentuk persepsi mereka. Temuan dari penelitian ini memberikan rekomendasi untuk pengembangan program pendidikan pra-nikah yang lebih relevan dan aplikatif dalam konteks kehidupan mahasiswa muslim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai faktor berkontribusi pada ketakutan akan pernikahan, seperti dinamika peran gender, risiko konflik dan kekerasan dalam rumah tangga, serta pengaruh lingkungan sosial. Selain itu, faktor berkontribusi pada ketakutan akan pernikahan adalah adanya stigma sosial dan sulitnya mencari pasangan yang sesuai. Penelitian ini menekankan pentingnya pendidikan pra-nikah dalam membekali generasi muda dengan pengetahuan dan kesiapan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan pernikahan.
Analisis Implementasi Kode Etik Profesi Guru dalam Proses Pengambilan Keputusan di Madrasah Aliyah Nayla Eka Syamsiyah; Nur Fitriatin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i1.898

Abstract

Kode etik profesi berfungsi sebagai pedoman bagi guru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, menjaga profesionalisme dan integrasi dalam lingkungan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya kode etik profesi guru dalam pengambilan keputusan di Madrasah Aliyah. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif; mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal, dan artikel ilmiah sesuai dengan topik pembahasan terkait implementasi kode etik profesi guru dalam pengambilan keputusan. Pengambilan Keputusan melibatkan identifikasi masalah, analisis permasalahan, konsultasi, dan evaluasi. Dalam pengambilan keputusan harus sesuai dengan prinsip keadilan dan tanggung jawab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kode etik profesi dalam pengambilan keputusan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter dan moral siswa. Sehingga, dengan menerapkan kode etik profesi guru meningkatkan moral dan karakter siswa. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi bagi para pendidik dan pengelola madrasah yang sedang maupun hendak menerapkan kode etik secara efektif, serta memberikan konstribusi yang positif berlandaskan nilai agama dan moral.
Prinsip Arsitektur Ergonomi pada Bangunan Sekolah Berasrama: Studi Kasus di Al Azhar Yogyakarta World School Mohammad Nurul Yaqin; Albab Shodiqin; Rohmatun Lukluk Isnaini
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i1.901

Abstract

Bangunan sekolah berasrama sangat penting untuk mendukung tinggal dan aktivitas belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan bagaimana penerapan prinsip arsitektur ergonomi pada bangunan sekolah berasrama Al Azhar Yogyakarta World School dapat meningkatkan kenyamanan, aksesibilitas, dan produktivitas pengguna. Metode Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis penerapan prinsip desain ergonomi pada konstruksi sekolah berbasis asrama. Data penelitian diperoleh melalui pendekatan kepustakaan, termasuk buku, jurnal, dan sumber terpercaya lainnya. Analisis penelitian ini berfokus pada prinsip ergonomi, seperti aksesibilitas, efisiensi, dan kenyamanan. Hasil kajian menunjukkan bahwa bangunan Al Azhar Yogyakarta World School telah menerapkan beberapa prinsip arsitektur ergonomi, seperti kenyamanan termal, kenyamanan visual, kenyamanan audial, aksesibilitas, dan ergonomi perabot. Tetapi masih ada beberapa masalah yang perlu diperhatikan. Ini termasuk keterbatasan bukaan, material yang dipilih, tata letak ruang, dan desain perabot. Evaluasi dan pengembangan desain bangunan sekolah berasrama yang lebih mempertimbangkan aspek ergonomi dapat meningkatkan kualitas lingkungan binaan dan mendukung aktivitas penghuninya secara optimal.
Pengembangan Flip Book Education Berbasis Power Point untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas IX di MTs Miftahul Ulum Karina Puji Lestari; Ida Rahmawati; Ahmad Kasyfin Nur; Dany Miftah M. Nur
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i1.905

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran Flip Book Education berbasis Power Point guna meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran IPS di MTs Miftahul Ulum, Desa Trimulyo, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RnD) dengan model ADDIE, yang mencakup lima langkah utama: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah 29 siswa kelas IX C, dengan data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi. Instrumen penelitian mencakup validasi ahli, pengamatan motivasi belajar, serta angket tanggapan siswa. Hasil menunjukkan media ini memenuhi kriteria valid dengan efisiensi penggunaan sebesar 85% dan daya tarik 87%. Media Flip Book Education ini terbukti efektif mendukung pembelajaran interaktif, membantu guru dalam penyampaian materi, serta meningkatkan motivasi belajar siswa.
Prinsip Etika Tanggung Jawab dalam Administrasi Kesiswaan di Lembaga Pendidikan Islam Riza Nur Khikmiah; Nur Fitriatin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i1.909

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya administrasi kesiswaan dalam pengelolaan lembaga pendidikan islam, serta keterkaitan antara prinsip etika tanggung jawab dalam konteks pendidikan islam. Etika tanggung jawab dalam administrasi kesiswaan menuntut pengelola untuk memastikan bahwa setiap kebijakan, seperti penerimaan siswa baru, pembinaan karakter, hingga evaluasi prestasi, dilakukan secara transparan dan berintegritas. Selain itu, penerapan prinsip ini juga harus mencerminkan nilai-nilai islam, seperti amanah, ihsan, dan adil, sehingga administrasi tidak hanya memenuhi standar administratif, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pembentukan akhlak siswa. Melalui pendekatan metode kepustakaan, penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis berbagai literatur yang relevan untuk mengidentifikasi definisi etika tanggung jawab dalam administrasi kesiswaan, prinsip nilai-nilai etika tanggung jawab dalam islam, dan strategi-strategi yang dapat diterapkan dalam prinsip etika tanggung jawab di lembaga pendidikan islam. Beberapa program diuraikan sebagai upaya untuk menanamkan nilai-nilai etika dan moral. Selain itu, artikel ini juga mengidentifikasi tantangan dan solusi dalam administrasi kesiswaan, termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku siswa. Kesimpulannya Penerapan etika tanggung jawab dalam administrasi kesiswaan penting untuk membentuk karakter siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang positif, meski memerlukan evaluasi dan monitoring berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan artikel ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan administrasi Pendidikan yang beretika dan bertanggung jawab, serta meningkatkan kualitas Pendidikan di Lembaga Pendidikan islam.
Etika Kepemimpinan dalam Administrasi Pendidikan Islam: Kepemimpinan Berintegritas Risalatul Lailiya; Nur Fitriatin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i1.910

Abstract

Kepemimpinan yang efektif dalam pendidikan Islam sangat dipengaruhi oleh etika dan integritas pemimpin. Penelitian ini bertujuan untuk mengekaji hubungan antara etika kepemimpinan dan integritas dalam konteks pendidikan Islam, serta dampaknya terhadap kualitas lingkungan belajar. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah tinjauan pustaka dengan menggunakan pendekatan kualitatif dimana data yang digunakan dalam penelitian ini berupa informasi kualitatif yang diperoleh dari studi literatur dan analisis dokumen seperti 12 artikel jurnal, 1 buku, 1 tesis, dan 2 website. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin yang menerapkan prinsip-prinsip etika dalam pengambilan keputusan cenderung menciptakan lingkungan belajar yang positif dan berintegritas. Selain itu, integritas pemimpin berperan penting dalam membangun kepercayaan di antara siswa dan staf, yang pada gilirannya meningkatkan motivasi dan kinerja akademis. Penelitian ini menegaskan bahwa pemimpin pendidikan yang beretika dan berintegritas dapat memberikan dampak signifikan terhadap kualitas pendidikan dan pembentukan karakter siswa, sehingga perlu adanya perhatian lebih dalam pengembangan kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai tersebut.
Pengaruh Implementasi Fun Ice Breaking untuk Meningkatkan Konsentrasi Siswa dalam Pembelajaran IPA M. Lutfi Asfat; Nurmi Nurmi; Romi Adiansyah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i1.914

Abstract

Pembelajaran IPA memiliki cakupan yang sangat luas dan kompleks sehingga membutuhkan tingkat konsentrasi yang baik untuk memahaminya. Guru hendaknya lebih inovatif dalam memilih dan menentukan strategi yang tepat untuk mencegah terjadinya kebosanan siswa dalam proses pembelajaran. Fun ice breaking hadir sebagai inovasi untuk mengatasi kebosanan dalam pembelajaran. Fun ice breaking adalah strategi dalam mengalihkan suasana yang membosankan menjadi menyenangkan. Strategi ini berguna dalam mencapai keefektifan dalam pembelajaran. Prosedur penerapan ini meliputi tahap observasi, pengumpulan, dan analisis data. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Quasy Experimental Design. Desain penelitian yang digunakan ialah One Grup Pretest-Posttest. Instrumen yang digunakan ialah kuesioner pretest dan posttest mendapatkan hasil yang membuktikan bahwa fun ice breaking berpengaruh signifikan dalam meningkatkan konsentrasi siswa dalam pembelajaran. Nilai N-Gain dalam penelitian ini adalah 7,56 dengan nilai rerata pretest berjumlah 78,69 dan pada posttest 86,25. Hal ini, membuktikan bahwa fun ice breaking berpengaruh terhadap peningkatan konsentrasi siswa dalam pembelajaran.
Readiness of Elementary School Teachers in Pajo District to Implement English Language Learning under the National Curriculum Arif Bulan; Risca Ariska Ramadhan; Desi Rubiyanti; Amron Zarkasih Ritonga; Maimunah Ritonga; Nur Wahyuni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i1.915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru sekolah dasar di Kecamatan Pajo dalam mengimplementasikan pembelajaran Bahasa Inggris berdasarkan Kurikulum Nasional. Penelitian ini fokus pada tiga aspek utama yang mempengaruhi kesiapan guru, yaitu pengetahuan tentang kurikulum, keterampilan mengajar yang dimiliki, dan tantangan yang dihadapi dalam proses implementasi. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif dan metode kombinasi kuantitatif serta kualitatif, penelitian ini melibatkan survei dan wawancara dengan 10 guru di beberapa sekolah dasar di Kecamatan Pajo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar guru memiliki pemahaman dasar tentang kurikulum Bahasa Inggris, banyak guru yang merasa belum sepenuhnya siap dalam mengimplementasikan kurikulum tersebut secara efektif. Kesiapan ini terhambat oleh terbatasnya akses terhadap pelatihan yang relevan, serta kurangnya bahan ajar yang sesuai dengan kurikulum. Selain itu, guru juga menghadapi tantangan dalam menyesuaikan pengajaran dengan keberagaman kemampuan siswa, serta kesulitan dalam pengelolaan waktu akibat beban kerja yang tinggi. Penelitian ini menyarankan agar pihak berwenang, terutama pemerintah dan lembaga pendidikan, memberikan dukungan yang lebih besar berupa pelatihan berkelanjutan yang lebih terfokus dan penyediaan fasilitas yang memadai. Dengan adanya peningkatan dukungan ini, diharapkan implementasi kurikulum Bahasa Inggris di sekolah dasar dapat berjalan lebih efektif dan sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.
Implementasi Transformasi Digital di SD Antawirya Islamic Javanese School melalui Kepemimpinan Transformasional Mochamad Nashrullah; Syaiful Rahman; Abdul Majid; Nunuk Hariyati; Budi Purwoko
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i1.917

Abstract

Dalam meningkatkan kualitas Pendidikan memiliki faktor penting yang menjamin kesuksesannya diantaranya yakni transformasi digital. Bagaimana Pendidikan memberikan akses teknologi kepada siswa dan mempersiapkan mereka untuk menjalani kehidupan di era digital saat ini. Peran penting kepemimpinan yang efektif diperlukan untuk memunculkan insiatif tindakan transformasi digital, terutama dalam konteks pada sekolah dasar yang dimana anak-anak masih pada tahap permulaan belajar. Penelitian ini mengeksplorasi implementasi transformasi digital di SD Antawirya melalui pendekatan kepemimpinan transformasional yang dilakukan oleh kepala sekolah. Kepemimpinan transformasional dinilai menggunakan kerangka enam komponen kepemimpinan transformasional (pragmatik, berkelanjutan, fasilitator, komunikator, katalisator, dan berpengetahuan).  pada era digital saat ini seringkali berfokus bagaimana guru mengadaptasi teknologi untuk mengajarkannya namun sering kali mekupakan peran kepala sekolah  dalam hal mengambil keputusan inovasi untuk melakukan transformasi digital di sekolah yang dipimpim.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana implementasi kepemimpinan transformasional pada SD Antarwirya yang ditinjau dari kerangka enam komponen kepemimpinan transformasional yang dikembangkan oleh Giovanni Schiuma et all.  Instrumen penelitian menggunakan wawancara, dokumen, dan angket. Data dianalisis menggunakan analisis tematik, yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin SD Antawirya berhasil menerapkan pendekatan pragmatik dalam permasalahan keterbatasan infrastruktur kepala sekolah berinovasi menggunakan laboratorium portabel. Kepala sekolah telah berperan sebagai fasilitator dan komunikator efektif dalam menginspirasi guru-gurunya untuk berpartisipasi aktif, sedangkan kompetensi berpengetahuan pemimpin mendukung penerapan teknologi yang relevan dalam pembelajaran, maupun pengelolaan administrasi.  Studi ini memberikan kontribusi baru dalam bidang kepemimpinan pendidikan, terutama dalam memahami strategi transformasional yang dapat diterapkan pada konteks pendidikan dasar yang memiliki ciri khas tradisional jawanya dan dengan keterbatasan sumber daya  untuk tetap melakukan digitalisasi.  Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya peran kepemimpinan transformasional dalam membangun budaya digital yang berkelanjutan dan adaptif namun tidak melupakan ciri khas keunikan yang diusung oleh sekolah. Temuan ini menawarkan panduan praktis bagi pemimpin sekolah dan pembuat kebijakan untuk meningkatkan efektivitas transformasi digital di sekolah dasar melalui pendekatan kepemimpinan yang strategis dan holistik.