cover
Contact Name
A Asrina
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+6281354657255
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingkar Kadugede No.2 Kuningan, Jawa Barat 45561
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Midwifery Care
ISSN : -     EISSN : 27744167     DOI : https://doi.org/10.34305/jmc.v1i02
Core Subject : Health,
Midwifery Care in ANC Midwifery Care in Labor/delivery Midwifery Care in Postpartum Midwifery Care in Neonatal Vaccines and Immunization Reproductive Health Family Planning Child Growth Development Desa Siaga Posyandu Health Education and Counseling Midwifery in Complementary
Articles 137 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN STATUS GIZI BALITA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI POSYANDU BLOK CIPEUCANG II DESA TALAGAWETAN UPTD PUSKEMAS TALAGA KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2021 Yeti Yuwansyah; Ayu Idaningsih; Farida Fitriani
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 2 No 01 (2021): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v2i01.356

Abstract

Kesehatan anak merupakan salah satu prioritas dalam pembangunan kesehatan suatu bangsa, terutama di masa pandemi Covid-19.  Blok Cipeucang II Desa Talagawetan UPTD Puskemas Talaga Kabupaten pada tahun 2020 merupakan salah satu blok dengan balita yang mengalami gizi burk paling tinggi yaitu sebanyak 4 balita (4,9%) dan balita yang gizi kurang sebanyak 14 balita (17,2%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan status gizi balita pada masa pandemi Covid-19 di Posyandu Blok Cipeucang II Desa Talagawetan UPTD Puskemas Talaga Kabupaten Majalengka tahun 2021. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampelnya adalah seluruh ibu yang mempunyai anak balita di Posyandu Blok Cipeucang Desa Talagawetan UPTD Puskemas Talaga Kabupaten Majalengka sebanyak 90 orang (total sampling). Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April-Mei 2021. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariatnya dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian kecil (21,1%) status gizi balita pada masa pandemi Covid-19 adalah gizi kurang dan kurang dari setengah (33,3%) ibu balita adalah berpengetahuan kurang baik. Ada hubungan pengetahuan Ibu dengan Status Gizi Balita pada Masa Pandemi Covid-19 di Posyandu Blok Cipeucang II Desa Talagawetan UPTD Puskemas Talaga Kabupaten Majalengka tahun 2021 (r value = 0,037). Upaya untuk mencegah gangguan gizi pada balita, maka petugas kesehatan bekerja sama dengan kader untuk melaksanakan kegiatan posyandu secara rutin setiap bulan, memotivasi ibu untuk membawa anaknya ditimbang ke posyandu, memberikan penyuluhan kepada ibu untuk memberikan makanan kepada anak sesuai jumlah, jadwal dan jenisnya.
Hubungan Antara Paritas dan Pengetahuan Tentang Imunisasi TetanusToxoid dengan Kelengkapan Imunisasi Tetanus Toxoid Pada Ibu Hamil Trimester III Wilda Nur Azizah; Shanti Ariandini; Annisa Fitri Rahmadini
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 2 No 01 (2021): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v2i01.361

Abstract

Cakupan imunisasi TT di Indonesia masih tergolong cukup rendah, ini dapat dilihat dengan jumlah ibu hamil sebanyak 5.290.235 yang melakukan TT1 sebanyak 1.239.173 (23,4%) dan untuk TT2 sebanyak 1.155.907 (21,8%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan paritas dan pengetahuan tentang imunisasi Tetanus Toxoid dengan kelengkapan imunisasi Tetanus Toxoid pada ibu hamil trimester III di BPM Ida Ningsih Tahun 2021. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain pendekatan Cross-sectional, kemudian data diolah dengan menggunakan uji chi square. Populasi ibu hamil yang melakukan imunisasi TT di BPM Ida Ningsih Tahun 2021 sebanyak 107 ibu hamil yang diberikan imunisasi TT 1 sebanyak (36.2 %) ibu hamil dan TT 2 sebanyak (26,9%). Sampel dalam penelitian ini sebanyak 84 orang responden. Hasil uji statistik diperoleh nilai p value = 0,002 (p<α) maka dapat disimpulkan adanya hubungan antara Paritas dengan Kelengkapan Imunisasi Tetanus Toxoid, dan diperoleh nilai p value = 0,006 (p<α) maka dapat disimpulkan adanya hubungan antara Pengetahuan Tentang Imunisasi Tetanus Toxoid dengan Kelengkapan Imunisasi Tetanus Toxoid pada Ibu Hamil Trimester III di BPM Ida Ningsih Tahun 2021. Saran dalam penelitian ini adalah hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan informasi dan masukan bagi petugas kesehatan dalam memberikan penyuluhan di BPM Ida Ningsih Tahun 2021.
Hubungan Perawatan Tali Pusat Dengan Lama Waktu Lepas Tali Pusat Pada Ibu Yang Memiliki Bayi Usia Lebih Dari 1 Bulan Hana Ibtihaj Nur Nabila; Imas Nurjanah; Lela Zakiah
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 2 No 01 (2021): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v2i01.362

Abstract

Menurut World Health Orgnization (WHO) angka kematian bayi pada tahun 2017 sebanyak 29 kematian per 1000 kelahiran hidup. Di Indonesia AKB terdapat 32 per 1000 kelahiran hidup. Penyebab kematian bayi di Indonesia adalah bayi berat lahir rendah (BBLR) 29%, asfiksia 27%, trauma lahir, tetanus neonatarum, infeksi lain, dan kelainan kongenital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perawatan tali pusat dengan lama waktu lepas tali pusat pada ibu yang memiliki bayi usia lebih dari 1 bulan di BPM Milna Corviana, Amd. Keb tahun 2021. Jenis Penelitian yang digunakan adalah studi korelasi dengan populasi sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Hasil penelitian ibu yang melakukan perawatan tali pusat sesuai standar sebanyak 24 0rang (80,0%) yang tidak sesuai standar 6 orang (20,0%), lama waktu lepas tali pusat < 10 hari sebanyak 22 (73,3%) yang > 10 hari sebanyak 8 (26,7%). Hasil uji statistic diperoleh (p value = 0.000) < (a = 0,05) dan OR = 35,000. Maka dapat disimpilkan terdpat hubungan antara perawatan tali pusat dengan lama waktu lepas tali pusat. Diharapkan dapat menjadi perhatian bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan khususnya dalam perawatan tali pusat bayi.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ketuban Pecah Dini Pada Ibu bersalin Di BPM Sri Puspa Kencana.Amd,Keb di Kabupaten Bogor Dhinda Fitri Puspita; Kiki Novianty; Annisa Fitri Rahmadini
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 2 No 01 (2021): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v2i01.364

Abstract

Ketuban Pecah Dini (KPD)yaitu pecahnya ketuban yang terjadi sebelum waktunya yaitu kurang dari 37minggu dari usia kehamilan.penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor hubungan KPD dengan  Paritas,Jumlah Cairan ketuban,Kelainan Letak,dan Usia Penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan menggunakan Rekam Medis data yang di ambil sebanyak 157 wanita melahirkan dengan 32 KPD dan 125 Tidak KPD dari kedua kelompok tersebut dicari hubungan dengan hasil penelitian didapatkan hasil yang mengalami KPD dan Tidak KPD.dengan hasil penelitian Tidak Adanya hubungan antara Paritas dengan KPD , Tidak ada hubungan antara Jumlah Cairan Ketuban dengan KPD, Adanya hubungan antara Kelainan Letak Dengan KPD, Tidak ada hubungan antara Usia dengan kejadian KPD. Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat meningkatkan ilmu pengetahuan pada ibu hamil khususnya tanda bahaya pada kehamilan menjelang persalinan untuk mendeteksi terjadinya Ketuban Pecah Dini.
HUBUNGAN PENYEDIAAN RUANG ASI DAN PEMANFAATANNYA TERHADAP KEBERHASILAN ASI EKSKLUSIF DI UNIVERSITAS ALMUSLIM BIREUEN-ACEH Nurhidayati Nurhidayati; Siti Saleha
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 2 No 01 (2021): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v2i01.386

Abstract

Capaian ASI Eksklusif tahun 2020 di Kabupaten Bireuen menunjukkan penurunan yang sangat signifikan dari 47% pada tahun 2019 turun menjadi 39 % pada tahun 2020 (Dinkes Bireuen, 2021) sedangkan data capaian Puskesmas Peusangan berjumlah 115 kasus dari 284 sasaran (PKM Peusangan, 2021). Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara penyediaan ruang ASI dan pemanfaatannya terhadap keberhasilan pemberian ASI Eksklusif di Universitas Almuslim Bireuen Propinsi Aceh. TinjauanTeori, ASI merupakan sumber gizi yang sangat ideal dengan komposisi yang seimbang dan disesuaikan dengan kebutuhan pertumbuhan bayi. Metode Penelitian, Penelitian ini bersifat korelasi dengan pendekatan waktu retrospektif yaitu menanyakan kembali riwayat pemberian ASI. Populasi adalah Seluruh ibu yang memiliki anak usia 6-24 bulan yang bekerja di Universitas Almuslim yang berjumlah 68 orang. Hasil Penelitian ini adalah Penyediaan ruang ASI sebanyak (79%), Memanfaatkan Ruang ASI sebanyak 65%, Keberhasilan ASI Eksklusif sebanyak 76% dan Tidak berhasil ASI Eksklusif sebanyak 24%. Tidak ada hubungan antara penyediaan ruang ASI dengan keberhasilan ASI Eksklusif dengan nilai Asymp. Sig. (2-sided) (0,379) > sig_ά=0,05 sedangkan ada hubungan antara pemanfaatan ruang ASI dengan keberhasilan ASI Eksklusif dengan nilai Asymp. Sig. (2-sided) (0,036) < sig_ά=0,05. Kesimpulan, tidak terdapat hubungan antara penyediaan ruang ASI dengan keberhasilan ASI Eksklusif dan Terdapat hubungan antara pemanfaatan ruang ASI dengan keberhasilan ASI Eksklusif. Saran, diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu sumber data untuk penelitian selanjutnya dan diharapkan dapat meneliti dengan variabel dan desain dan tempat lain yang berhubungan dengan ruang ASI dan ASI Eksklusif.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Ibu Hamil Mengenai Tanda Bahaya Dan Masalah Lain Pada Kehamilan Vina Septiana Panduwinata; Annisa Fitri Rahmadini; Nina Yusnia
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 2 No 02 (2022): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v2i2.418

Abstract

Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi merupakan tolak ukur dalam menilai derajat kesehatan suatu bangsa, salah satu penyebab angka kematian ibu dan bayi adalah karena tanda bahaya dan masalah dalam kehamilan yang tidak dapat ibu tangani atau cegah. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu hamil mengenaik tanda bahaya dan masalah lain pada kehamilan di PMB Bidan Wati K Widana AM. Keb berdasarkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang berkunjung ke BPM Wati K. Widana yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 480 responden. Sampel pada penelitian ini sebanyak 218 responden dengan teknik accidental sampling. Hasil penelitian dari 218 responden terdapat 153 responden (84,9%) yang memiliki pengetahuan baik dan 65 responden (15,1%) yang memiliki pengetahuan kurang. Ibu hamil yang mempunyai pengetahuan dengan kategori baik tentang tanda bahaya kehamilan banyak terdapat pada usia 29-40 tahun, pendidikan tinggi, bekerja, graviditas multigravida, dan pernah mengalami tanda bahaya dan masalah lain dalam kehamilan. Terdapat hubungan  antara umur,pendidikan,pekerjaan,graviditas dan pengalaman dengan pengetahuan bumil terhadap tanda bahaya dan masalah lain pada kehamilan. Ibu hamil diharapkan untuk lebih giat membaca buku KIA yang berisi tentang tanda bahaya dan masalah pada kehamilan.
Hubungan Tingkat Pengetahuan ibu dengan Minat terhadap Penggunaan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) Pasca bersalin Fazia Della Octavi; Fitria Lestari; Rindasari Munir
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 2 No 02 (2022): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v2i2.419

Abstract

Menurut World Health Organization Indonesia memiliki jumlah penduduk terpadat ke-4 didunia dengan jumlah populasi sekitar 250 juta penduduk. Badan Perencanaan Pembangunan (2018) menemukan bahwa jumlah penduduk Indonesia 265 juta. Sekitar 55% pengguna AKDR memutuskan untuk beralih ke metode kontrasepsi jangka pendek. Jumlah akseptor AKDR baru di Indonesia sebanyak 145.520 (7,20%) dengan total 2.020.490 akseptor AKDR aktif. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan minat terhadap penggunaaan AKDR Pasca bersalin. Penelitian ini bersifat analitik melalui pendekatan Cross Sectional.Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu yang menggunakan AKDR Pasca bersalin di BPM Eka Budiarti Kota Bogor tahun 2021 yang berjumlah 37 orang. Sampel dari penelitian ini adalah sampling jenuh. Dimana sampel yang digunakan oleh penelitian ini seluruh populasi sebanyak 37 orang.  25 orang (67,6%) memiliki pengetahuan yang baik dan 12 orang (32,4%) memiliki pengetahuan yang kurang. 26 orang (70,3%) minat tinggi, sedangkan 11 orang (29,7%) minat rendah. Hasil uji statistik chi-square menunjukkan variabel pengetahuan dengan nilai P value sebesar 0,000 (P< 0,05) sehingga dapat disimpulkan ada hubungan pengetahuan antara tingkat pengetahuan ibu dengan minat terhadap penggunaan AKDR. Diharapkan dapat meningkatan pelayanan pada ibu pasca bersalin, dengan peningkatan keterampilan melalui pendidikan, pelatihan, dan meningkatkan kwalitas pelayanan.
Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Waktu Kembalinya Menstruasi pada Ibu Menyusui Imas Nurjanah; Fevi Febrianti; Lela Zakiah
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 2 No 02 (2022): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v2i2.420

Abstract

            Menurut World Health Organization (WHO) Tahun 2010 sebanyak 1-5juta balita 0-6 bulan meninggal akibat pemberian makanan tambahan sebelum waktunya. Pemberian ASI Eksklusif di Indonesia pada nyatanya masih rendah hanya 74,5%. Secara nasional,ncakupan bayi mendapatkan ASI Eksklusif tahun 2019 yaitu sebesar 6,74%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian ASI Eksklusif terhadap waktu kembalinya menstruasi pada ibu menyusui di BPM Eka Budiarti S.ST Kota Bogor Tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi korelasi dengan populasi sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sample menggunakan teknik accidental Sampling. Alat pengambilan dataNini menggunakan kuesioner. Analisa dengan Univariat dan Bivariate. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan pemberian ASI eksklusif terhadap kembalinya menstruasi pada ibu yang menyusui. Diharapkan bagi instutisi dapat digunakan sebagai masukan untuk mengembangkan kurikulum Pendidikan, dapat digunakan sebagai bahan atau materi penyuluhan untuk tempat penelitian, serta  pemberian ASI Eksklusif pada bayi, akan meningkatkan involusi rahim,  sehingga mengurangi komplikasi pada masa nifas. Hal ini biasa menurun kanangka kesakita dan kematian ibu pasca melahirkan. Pola pemberian ASI berhubungan erat dengan kembalinya kesuburuan yang dapat diukur salah satunya dengan kembalinya menstruasi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA-TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN PEMANFAATAN BUKU KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Anisa Anisa; Rindasari Munir; Fitria Lestari
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 2 No 02 (2022): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v2i2.421

Abstract

Di Indonesia beberapa kematian maternal disebabkan oleh komplikasi yang muncul melalui tanda-tanda bahaya kehamilan. Buku KIA berisi informasi tanda-tanda bahaya kehamilan, dengan pemanfaatan buku KIA dapat menambah pengetahuan ibu mengenai deteksi dini adanya tanda bahaya kehamilan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil tentang tanda-tanda bahaya kehamilan dengan pemanfaatan buku KIA di Desa Karehkel RW 11, 12, dan 13 Kabupaten Bogor tahun 2021. Menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan croos sectional. Jumlah sampel 37 ibu hamil trimester 1 samapai 3, dengan jenis data primer dan sekunder. Hasil analisa univariat sebagian besar pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan baik (51,4%),  19 responden (51,4%) menjawab tidak dalam pemanfaatan Buku KIA. Hasil uji statistik dengan menggunakan chi-square didapatkan nilai ρ value = 0,005 yang artinya ρ value <0,05 dapat diterima dengan adanya hubungan pengetahuan ibu hamil tentang tanda-tanda bahaya kehamilan dengan pemanfaatan buku KIA di desa karehkel RW 11,12, dan 13  Kabupaten Bogor tahun 2021.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) UNTUK MENCEGAH PENULARAN COVID 19 PADA SISWA SMK MUHAMMADIYAH PARAKAN TAHUN 2021 Wahyu Gito Putro; Yuni Ida Saraswati; H. M. Hasan; Siti Novy Romlah
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 2 No 02 (2022): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v2i2.477

Abstract

Coronaviru Diseases 2019 adalah penyakit jenis baru yang belum pernah diidentifikasikan sebelumnya. Indonesia melaporkan angka kasus Covid 19 pada desember 2021 sebanyak 4.262.720 dengan kasus terkonfirmasi Covid 19. Salah satu upaya pencegahan penularan virus Covid-19 adalah dengan rajin cuci tangan pakai sabun secara detail dan menyeluruh penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku cuci tangan pakai sabun untuk  mencegah penularan Covid 19 pada siswa SMK Muhammadiyah Parakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, desain penelitian ini  analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa SMK Muhammadiyah Parakan yang berjumlah 124 siswa. Pengambilan sampel dengan teknik stratified random sampling pada kelas X, XI, XII yang berjumlah 94 siswa. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariate dan analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan antara pengetahuan (Pvalue =0,014), dukungan teman (Pvalue =0,038), sedangkan tidak terdapat hubungan antara sikap (Pvalue =0,680), sarana dan prasarana (Pvalue =0,087) dengan perilaku cuci tangan pakai sabun untuk mencegah penularan Covid 19 pada siswa SMK Muhammadiyah Parakan. Dapat disimpulkan adanya hubungan yang signifikan dari beberapa faktor yaitu pengetahuan, dukungan teman. Tidak adanya hubungan yang signifikan yaitu sikap, sarana dan prasarana.

Page 3 of 14 | Total Record : 137