cover
Contact Name
Muhammad Muzaini
Contact Email
ucha.2610@gmail.com
Phone
+628114408260
Journal Mail Official
redaksi.jrip@gmail.com
Editorial Address
Education and Talent Development Center of Indonesi (ETDC Indonesia) Office Jalan Bumi 18 Blok A No. 1 Bumi Permata Hijau, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran
ISSN : 27761959     EISSN : 27768872     DOI : https://doi.org/10.51574
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran (JRIP) adalah jurnal penelitian dan pengembangan kependidikan yang diterbitkan oleh Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia). Tujuan artikel ini adalah untuk mempublikasikan penelitian atau kajian kritis dibidang kependidikan dengan kualitas terbaik. Fokus Kajian & Ruang Lingkup Inovasi Pembelajaran Riset Pembelajaran Lesson Study Evaluasi Pembelajaran STE(A)M (Science, Technology, Enginering, Art, And Mathematics) Kemampuan Berpikir Siswa Learning Disability
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 650 Documents
Pemanfaatan Sampah Plastik Dalam Tema Gaya Hidup Berkelanjutan Pada Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di Sekolah Dasar Ni'matul Hidayah; Erna Zumrotun
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1369

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan sampah plastik terhadap penguatan Profil Pancasila siswa di sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus dengan menggunakan wawancara, kuesioner dan dokumentasi sebagai alat pengumpul data dengan subjeknya adalah siswa dan guru kelas 1 di SD Negeri 1 Papasan. Penemuan penelitian menunjukkan bahwa menggunakan pendekatan P5 dalam tema "Gaya Hidup Berkelanjutan" di kelas 1 SD Negeri 1 Papasan memiliki dampak signifikan terhadap kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa. Proyek yang melibatkan transformasi sampah plastik menjadi bunga plastik tidak hanya memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan tetapi juga memperkaya pengalaman belajar siswa. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya dilatih dalam kesadaran sosial mengenai masalah sampah plastik tetapi juga belajar untuk menerapkan solusi berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengikuti langkah-langkah yang diajarkan, siswa dapat menghasilkan produk yang bernilai estetika dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya daur ulang sampah plastik. Selain itu, proyek ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk melibatkan keluarga dan masyarakat dalam mengurangi dampak negatif sampah plastik dengan mengajarkan mereka cara mengolah sampah plastik di rumah. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan efektivitas pendekatan pembelajaran tematik dan praktik dalam membentuk kesadaran lingkungan dan keterampilan praktis siswa SD.
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar IPA Pada Siswa Sekolah Dasar Yusuf Rambe; Khaeruddin Khaeruddin; Ma’ruf Ma’ruf
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1372

Abstract

Didasarkan pada kebutuhan untuk meningkatkan memotivasi siswa dan menciptakan pembelajaran yang menyenangkan serta meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA di tingkat dasar. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh model problem based learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA pada siswa sekolah dasar. Metode penelitian ini melibatkan penggunaan PBL sebagai pendekatan pembelajaran dan menggunakan pendekatan quasi eksperimental desain the non-equivalent group design. Teknik pengumpulan data berupa tes hasil belajar, angket motivasi belajar, lembar instrument kemampua berpikir kritis dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Model PBL secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah yang berkaitan dengan IPA. Selain itu, hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA juga mengalami peningkatan yang signifikan setelah menerapkan pendekatan PBL. Dari analisis data, terlihat bahwa siswa lebih terlibat dalam proses pembelajaran, mampu menghubungkan konsep-konsep IPA dengan situasi dunia nyata, dan mengembangkan kemampuan pemecahan masalah yang lebih baik. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning (PBL) memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada siswa Sekolah Dasar. Hasil analisis uji independent t-test menunjukkan bahwa model PBL mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam memahami konsep-konsep IPA, terutama dalam materi perubahan waktu. Siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model PBL menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis yang signifikan dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Oleh karena itu, penerapan model PBL dapat menjadi salah satu metode pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA pada siswa Sekolah Dasar
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa MTsS Pondok Modern Dan Tahfidz Nurul Jannah Deni Riana; Andi Fajeriani Wyrasti; Irfan Irnandi
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1374

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kemampuan individu dalam memecahkan atau menemukan jawaban suatu masalah matematis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi aritmatika di MTsS Pondok Modern dan Tahfidz Nurul Jannah. Prosedur penelitian ini dimulai dari pengembangan instrumen, pemberian soal tes, penentuan subjek, dan wawancara. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa analisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di Kelas VII MTsS Pondok Modern dan Tahfidz Nurul Jannah berdasarkan indikator kemampuan pemecahan masalah menurut Polya siswa dikategorikan menjadi tiga kelompok yaitu siswa dengan kategori tinggi, siswa dengan kategori sedang, dan siswa dengan kategori rendah. Berdasarkan hasil penelitian, siswa mengalami kesulitan dalam pemecahan masalah matematis. Hal ini disebabkan oleh kurangnya latihan dan kebiasaan dalam mengerjakan soal pemecahan masalah serta kurangnya pemahaman terhadap soal. Kemampuan siswa dalam tahapan Polya meningkat saat mereka mampu membuat kesimpulan dari pekerjaan mereka. Pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan Polya sangat penting untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa, membantu mereka mengembangkan langkah-langkah pengerjaan soal secara lengkap, dan memperluas wawasan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pengaruh Lingkungan Organisasi Dan Motivasii Belajar Terhadap Prestasi Akademik Siswa Pada Sekolah Islam Athirah Makassar Bachtiar Bachtiar; Arismunandar Arismunandar
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mempelajari dan menganalisis pengaruh lingkungan organisasi dan motivasi belajar terhadap prestasi akademik siswa SMP Islam Athirah Makassar (2) untuk mempelajari dan menganalisis pengaruh variabel yang dominan terhadap prestasi akademik siswa SMP Islam Athirah Makassar. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada sekolah Islam Athirah dengan Populasi Penelitian ini adalah 157 siswa. Pendekatan penelitian adalah penelitian asosiatif. Data yang diperoleh kemudian diolah dengan analisa regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Secara serentak lingkungan organisasi dan motivasi belajar berpengaruh terhadap prestasi akademik siswa di SMP Islam Athirah Makassar. (2) Secara parsial Motivasi Belajar lebih dominan berpengaruh terhadap prestasi akademik siswa dibandingkan dengan Lingkungan Organisasi pada SMP Islam Athirah Makassar.
Peran Guru Penggerak Dalam Mensukseskan Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Darnianti Masau; Arismunandar Arismunandar
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1378

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran guru penggerak dalam mensukseskan Kurikulum Merdeka di tingkat Sekolah Dasar. Fokus penelitian mencakup pemahaman terhadap kemampuan guru penggerak dalam membimbing rekan-rekan guru, menciptakan lingkungan belajar kolaboratif, dan melaksanakan tugas administratif secara efektif. Metode penelitian menggunakan studi kepustakaan dengan mengeksplorasi berbagai sumber seperti, jurnal, artikel, skripsi, dan sumber-sumber relevan lainnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa peran guru penggerak sangat penting dalam membentuk karakter peserta didik dan menjamin keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami dan meningkatkan peran guru penggerak dalam mewujudkan visi Kurikulum Merdeka serta membentuk karakter peserta didik.
Efektivitas Model Induktif Kata Bergambar Terhadap Keterampilan Menulis Peserta Didik Sekolah Dasar Nur Ildayanti; Nurul Aswar; Baderiah Baderiah
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1381

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan menulis peserta didik sebelum dan setelah menggunakan model pembelajaran induktif kata bergambar, serta keefektifan model induktif kata bergambar terhadap pembelajaran keterampilan menulis. jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan Quasi Experimental (eksperimen semu). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas III SD Negeri 34 Bara Kota Palopo dengan sampel peserta didik kelas III-A berjumlah 15 orang dan peserta didik kelas III-B berjumlah 15 orang. Teknik yang digunakan yaitu tes, observasi, dan dokumentasi.Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah tes yang terdiri dari pretest dan posttest, lembar observasi, dan dokumentasi. Langkah-langkah dalam analisis data pada penlitian ini terdiri dari uji normalitas, uji N-ngain/uji efektivitas. Hasil keterampilan menulis peserta didik pada kelompok eksperimen sebelum menggunakan model pembelajaran induktif kata bergambar memiliki nilai terendah 12 dan nilai tertinggi 22, dengan nilai rata-rata 17,2, yang tergolong sangat rendah. Setelah menggunakan model pembelajaran induktif, nilai kata bergambar di kelompok eksperimen meningkat menjadi nilai terendah 21 dan tertinggi 36, dengan nilai rata-rata 29,5, yang tergolong tinggi. Sementara itu, pada kelompok kontrol pretest memiliki nilai terendah 13 dan tertinggi 17, dengan nilai rata-rata 15,0, tergolong sangat rendah, sedengkan posttest memiliki nilai terendah 13 dan tertinggi 21, dengan nilai rata-rata 15,4, tergolong tinggi. Analisis uji N-Gain Score menunjukkan bahwa pada kelompok eksperimen, nilai rata-rata N-Gain Score pada pemberian Teknik Pengkondisian Aversi adalah 67,7%, termasuk dalam kategori cukup efektif. Sedangkan pada kelompok kontrol, nilai rata-rata N-Gain Score pada pemberian Teknik Pengkondisian Aversi adalah 11,4%, termasuk dalam kategori tidak efektif. Dengan demikian, model pembelajaran induktif kata bergambar terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis peserta didik kelas III SDN 34 Bara Kota Palopo.
Deteksi Dini Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Bullying Pada Siswa Sekolah Dasar Nadia Dian Anggraini; Hesti Sadtyadi; Urip Widodo
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1385

Abstract

Faktor yang mempengaruhi bullying adalah pribadi, keluarga teman sebaya, dan sekolah. Penelitian yang dilakukan memiliki tujuan yaitu mengahsilkan instrumen alat ukur faktor-faktor yang mempengaruhi bullying dan mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi bullying. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) yang telah direduks menjadi enam tahapan dari model Borg & Gall 1983. Responden dalam penelitian ini berjumlah 111 siswa. Dalam uji validitas Aiken’s instrumen yang dinilai oleh 3 pakar ahli, mengahsilkan 40 butir siswa yang berpotensi melakukan bullying dan 36 butir siswa yang berpotensi terkena bullying dari demensi pribadi, keluarga, teman sebaya, dan sekolah, sehingga mengasilkan nilai rata-rata 0,75% dengan tingkat sedang. Hasil penelitian yaitu nalai KMO siswa yang berpotensi melakukan bullying faktor pribadi sebesar 0,758, faktor keluarga sebesar 0,842, faktor teman sebaya sebesar 0,849, dan faktor sekolah 0,818, untuk siswa yang berpotensi terkena bullying faktor pribadi sebesar 0,818, faktor keluarga sebesar 0,817, faktor teman sebaya sebesar 0,768, dan faktor sekolah sebesar 0,775. Nilai Crobach Alpha dari instrumen siswa yang berpotensi melakukan bullying sebesar 0,890 dan untuk nilai Crobach Alpha dari instrumen siswa yang berpotensi terkena bullying sebesar 0,909. Instrumen deteksi dini faktor-faktor yang mempengaruhi bullying layak digunakan untuk mengukur tingkat siswa berpotensi melakukan bullying dan siswa berpotensi terkena bullying pada siswa sekolah dasar kususnya siswa kelas atas.
Deskripsi Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Sekolah Dasar Melalui Penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik Dengan Metode Penemuan Terbimbing Berdasarkan Self-Confidence Suharman Suharman; Agustan Syamsuddin; Sitti Fithriani Saleh
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik yang diajar menggunakan lembar kerja peserta didik dengan metode penemuan terbimbing ditinjau dari self confidence siswa. Selain itu, penelitian ini juga mendeskripsikan interaksi antara kemampuan berpikir kritis yang memiliki self confidence tingi dan rendah yang diajar menggunakan LKPD dan tanpa LKPD dengan metode penemuan terbimbing Penelitian ini melibatkan 40 siswa kelas VI Sekolah Dasar sebagai sampel penelitian yang diperoleh melalui teknik random sampling. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan memilih desain faktorial eksperimen. Pengumpulan data dilakukan melalui angket self confidence dan tes keterampilan berpikir kritis. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis yang diajar menggunakan metode penemuan terbimbing berbantuan LKPD dengan tanpa LKPD. (2) terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik yang memiliki self confidence tinggi dengan rendah. (3) terdapat interaksi antara kemapuan berpikir kritis siswa dengan self confidance tingi dan rendah melalu penggunaan LKPD dan tanpa LKPD dengan metode penemuan terbimbing berbantuan. (4) Penelitian ini menunjukkan tidak adanya perbedaan kemampuan berpikir kritis antara peserta didik yang memiliki self confidence tinggi dengan self confidence rendah yang diajar dengan metode penemuan terbimbing berbantuan LKPD. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis antara peserta didik yang memiliki self confidence tinggi dengan self confidence rendah yang diajar dengan metode penemuan terbimbing tanpa bantuan LKPD. Oleh karena itu, penggunaan LKPD dengan metode penemuan terbimbing dapat diterapkan dalam rangka melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa dengan memperhatikan aspek self confidence siswa dalam proses pembelajaran matematika.
Peningkatkan Kemampuan Konsentrasi Belajar Melalui Metode Bercerita Dengan Media Audio Visual Dyah Risqi Amalia; Choirun Nisak Aulina
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan konsentrasi belajar di Taman Kanak-Kanak Muslimat NU Darussalam Candi untuk anak usia 5-6 tahun melalui metode bercerita dengan menggunakan media audio-visual. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data yang diperoleh dari lapangan, kondisi awal konsentrasi belajar anak-anak sangat rendah dengan presentasi 44% pada pra-tindakan. Hasil penelitian menggunakan media audio visual pada siklus I meningkatkan persentase sebesar 60,9%. Pada siklus II, peningkatan persentase konsentrasi belajar mencapai 77,7%. Berdasarkan hal ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode bercerita dengan media audio-visual sangat efektif dalam meningkatkan konsentrasi belajar anak-anak. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi dalam konteks pendidikan anak usia dini dapat memberikan kontribusi positif terhadap pembelajaran anak.
An Analysis Of Students’ Anxiety Factors In English Speaking Performance: A Descriptive Study At The Second Semester Students Of English Education Ghea Witha Valenthy J; Regina Regina; Eni Rosnija
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1404

Abstract

In learning English, the ability to speak English is one of the skills that students need to master, but there are still many students who feel anxious when speaking in front of many people. This study aims (1) to investigate what anxiety factors are faced by second-semester students and (2) to find out the most dominant anxiety factor faced by the students in English speaking performance. The data were collected by using observation and questionnaires. There were 28 students in the second semester of FKIP Universitas Tanjungpura Pontianak 2022 taken as the subject of this research. In this study, the researcher uses qualitative research as the design. There were seven anxiety factors faced by students in English speaking performance. The factors were grammatical issues (72,49%), lack of vocabulary (71,42%), lack of preparation (62,14%), fear of making mistakes (61,18%), classmates (60,47%), lack of confidence (58,47%), and lack of motivation (49,51%). Meanwhile, the dominant anxiety factor faced by the students was grammatical issues. In conclusion, there were various factors of anxiety faced by the students when performing in English.