cover
Contact Name
Lukman Cahyadi
Contact Email
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Phone
+625674223
Journal Mail Official
publikasi@esaunggul.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul Jalan Arjuna Utara No 9 Kebon Jeruk Jakarta 11510
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Health Publica : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : -     EISSN : 27976424     DOI : https://doi.org/10.47007/healthpublica.v2i01
Core Subject : Health,
Health Publica bertujuan untuk memberikan wadah artikel-artikel yang menarik di bidang Kesehatan Masyarakat. Health Publica diterbitkan sebanyak 2 kali per tahun (Mei dan November). Selain menerbitkan artikel-artikel yang ditulis oleh dosen Universitas Esa Unggul sendiri, kami juga menerima submission artikel artikel yang ditulis oleh dosen di luar Universitas Esa Unggul.
Articles 72 Documents
LITERATURE REVIEW : GAMBARAN STATUS GIZI PADA PENDERITA HIPERTENSI
Health Publica Vol 4, No 01 (2023): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/hp.v4i01.6441

Abstract

Hipertensi adalah umum di seluruh dunia dan sekarang dianggap sebagai masalah kesehatan utama masyarakat di banyak negara. Baru-baru ini, penyelidikan telah menunjukkan bahwa lebih dari 26,4% populasi orang dewasa dunia menderita hipertensi. Penelitian telah menunjukkan bahwa penambahan berat badan yang berlebihan, asupan garam, merokok dan minum alkohol adalah faktor predisposisi utama untuk hipertensi. Terbukti bahwa modifikasi diet seperti status gizi yang ditingkatkan, seperti pengurangan energi, garam, alkohol dan peningkatan asupan buah dan sayuran, mencegah hipertensi. Manfaat mikronutrien yang ditemukan dalam makanan yang kaya produk susu, buah dan sayuran (seperti kentang, alpukat, pisang, jeruk), pada tekanan darah telah ditetapkan oleh beberapa penelitian.
PROFIL STATUS GIZI DAN KELELAHAN KERJA PEGAWAI PUSKESMAS KECAMATAN PALMERAH JAKARTA BARAT SAAT PANDEMI COVID-19
Health Publica Vol 4, No 01 (2023): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/hp.v4i01.6189

Abstract

Kesehatan kerja merupakan bagian dari kesehatan masyarakat. Kesehatan kerja bertujuan untuk memperoleh derajat kesehatan yang setinggi-tingginya, baik fisik, mental dan sosial bagi masyarakat. Kelelahan biasanya ditandai dengan berkurangnya kemauan untuk bekerja yang disebabkan oleh monoton, intensitas, lamanya kerja fisik, keadaan lingkungan, sebab-sebab mental, status kesehatan dan keadaan status gizi. Kondisi Pandemi Covid-19, menyebabkan perubahan ritme bekerja petugas kesehatan salah satunya petugas kesehatan pada Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur status gizi dan kelelahan kerja pegawai Puskesmas kecamatan Palmerah Jakarta Barat saat Pandemi Covid-19. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2021, penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan desain Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah petugas kesehatan di Puskesmas yang berjumlah 53 orang yang diambil dengan cara purposive sampling. Rata-rata tingkat pendidikan petugas Kesehatan di Puskesmas Palmerah yaitu D3 sebanyak 56.6%, dengan status gizi overweight 47.2%, dan kelelahan kerja tinggi 56.6%.  Saat Pandemi Covid-19, status gizi dan kelelahan kerja pada pegawai Puskesmas tetap harus diperhatikan, agar dapat menunjang pekerjaan dengan baik. Pemeriksaan status gizi secara rutin dan kelelahan kerja perlu dilakukan agar petugas kesehatan memiliki kesehatan yang prima.
CARPAL TUNNEL SYNDROME PADA DIVISI ADMINISTRASI PT. X TAHUN 2022 Putri, Eka Cempaka; Ekaputra, M. Arfan
Health Publica Vol 5, No 01 (2024): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/hp.v5i01.7554

Abstract

PT. X merupakan perusahaan perbankan yang menangani pembiayaan perumahan dimana sebagian besar karyawannya bekerja dengan komputer lebih dari 8 jam per hari. Hasil studi pendahuluan dari 10 orang, 7 orang diantaranya mengalami carpal tunnel syndrome dengan keluhan kesemutan terdapat 5 orang, dan mati rasa atau baal pada pergelangan tangan terdapat 2 orang. Carpal tunnel syndrome adalah penyakit yang disebabkan terjepitnya saraf medianus pada ekstremitas atas tepatnya pergelangan tangan yang melalui terowongan karpal. Gejala carpal tunnel syndrome meliputi rasa nyeri, pembengkakan, rasa seperti tertusuk, parestesia pada ibu jari, telunjuk dan jari tengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian carpal tunnel syndrome pada pekerja divisi administrasi di PT X tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan design study cross sectional, populasi pada penelitian ini sejumlah 40 orang dengan metode penarikan sampling menggunakan total sampling. Penelitian ini menggunakan data primer dari kuesioner dan observasi lapangan meliputi usia masa kerja, lama kerja dan postur kerja janggal data sekunder profil perusahaan. Analisis pada penelitian ini adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji statistik chi square. Hasil menunjukan ada hubungan dengan variabel lama kerja dan postur kerja janggal terhadap kejadian carpal tunnel syndrome di PT X tahun 2022. Penulis memberikan saran kepada PT. X agar melakukan penilaian terhadap peletakan keyboard agar posisi telapak tangan saat mengetik tidak menggantung dan membuat program safety campaign dan membuat program senam pada pergelangan tangan untuk relaksasi telapak tangan.
PENGARUH IMT DAN MASA KERJA TERHADAP KELELAHAN PADA PEKERJA PRODUKSI PT X Millah, Izzatu; Yusvita, Fierdania; Keumala, Cut Alia; Handayani, Putri; Tahani, Ghina
Health Publica Vol 5, No 01 (2024): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/hp.v5i01.7885

Abstract

Kelelahan kerja merupakan permasalahan kesehatan dan keselamatan kerja yang dapat menjadi faktor risiko terjadinya kecelakaan saat pekerjaan berlangsung, pekerja yang mengalami kelelahan lebih berisiko mengalami kecelakaan kerja dibandingkan pekerja yang sehat. Banyak faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja yaitu meliputi: faktor karakteristik individu, seperti usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, masa kerja, status perkawinan, IMT dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dan masa kerja dengan Kelelahan kerja pada pekerja bagian produksi di PT X tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel terdiri dari 48 responden, Teknik pengambilan sampel ada total sampling dengan menggunakan kuesioner Industrial Fatigue Research Committee (IFRC), masa kerja, dan IMT. Analisis data menggunakan uji statistic chi square dengan hasil bivariat menunjukkan bahwa adanya hubungan IMT dengan kelelahan kerja (p-value 0,001) dan adanya hubungan masa kerja dengan kelelahan kerja (p-value 0,000). Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk membuat program pengendalian kelelahan kerja, misalnya dengan memberikan edukasi mengenai pola makan sehat sehingga dapat menjaga IMT agar tetap normal, kegiatan peregangan otot dan melakukan pemeriksaan kesehatan bagi pekerja yang mengalami kelelahan kerja yang tinggi.
Hubungan Antara Pengetahuan dan Pengawasan dengan Perilaku Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di SPBU X Cengkareng Jakarta Barat Tahun 2023 Fajri, Alif Fitri Mutia; Yusvita, Fierdania; Heryana, Ade; Putri, Eka Cempaka; Sangadji, Namira Wadjir
Health Publica Vol 5, No 01 (2024): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/hp.v5i01.7557

Abstract

Penggunaan APD merupakan hal yang menjadi peranan penting untuk melindungi tubuh dari bahaya kerja yang dapat menimbulkan penyakit atau kecelakaan kerja pada operator SPBU, penggunaan APD pada operator didorong oleh berbagai faktor termasuk pengetahuan pekerja dan pengawasan yang dilakukan oleh pengawas lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan gambaran antara pengetahuan dan pengawasan dengan perilaku penggunaan alat pelindung diri (APD) di spbu. Penelitian ini dilakukan di SPBU X Cengkareng Jakarta Barat pada bulan Mei sampai dengan Oktober tahun 2023 terhadap 32 operator. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan cara Total Sampling. Pengolahan data dianalisis dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis univariat yaitu ditemukan bahwa proporsi tertinggi pada perilaku buruk 19 operator (59,4%), pengetahuan buruk 16 operator (50%), pengawasan buruk 16 operator (50%). Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak ada hubungan pengetahuan dengan perilaku penggunaan APD (p-value-1,000), terdapat hubungan pengawasan dengan perilaku penggunaan APD (p-value-0,031). Disarankan pada pengawas lapangan untuk lebih melakukan upaya sosialisasi untuk meningkatkan pengetahuan serta kesadaran dan memperketat pengawasan terhadap operator SPBU mengenai keselamatan dan kesehatan kerja khususnya pada penggunaan apd. 
PERBEDAAN PENGETAHUAN SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG BAHAYA MEROKOK Irfandi, Ahmad; Handayani, Rini; Heryana, Ade
Health Publica Vol 5, No 01 (2024): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/hp.v5i01.7555

Abstract

Merokok merupakan kegiatan yang berbahaya bagi kesehatan. Bahaya tersebut tidak hanya bagi perokok tetapi juga orang yang menghirup asap rokok. Pencegahan merokok sebenarnya sudah dilakukan oleh Pemerintah Indonesia melalui kegiatan yang menukung MPOWER seperti mengeluarkan kebijakan tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Namun kenyataannya masih banyak yang tidak mematuhi kebijakan ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perubahan tingkat pengetahuan peserta penyuluhan sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan kesehatan terkait bahaya merokok. Metode penelitian ini menggunakan kuisioner pretest dan post test. Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif pre-eksperimen dengan One-Group Pretest-Posttest Design dengan analisis menggunakan uji Wilcoxon. Populasi pada penelitian ini adalah semua semua peserta penyuluhan berjumlah 56 orang yang terdiri dari mahasiswa semester V Kelas Komunikasi Kesehatan dan Penulisan Ilmiah. Sampel penelitian ini menggunakan total sampling berjumlah 56 orang. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan terjadi peningkatan pengetahuan peserta penyuluhan dari hasil pretest 48.21% dan post test 91.61%. Berdasarkan analisis statitsik menggunakan  uji Willcoxon didapatkan nilai P Value 0.001 artinya terdapat perbedaan rerata pengetahuan peserta penyuluhan yang bermakna sebelum dan sesudah penyuluhan. Dapat disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan terkait bahaya merokok ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta. Diharapkan peserta mau merubah perilakunya dari yang sebelumnya merokok menjadi tidak merokok demi kesehatan yang lebih baik.
EVALUASI AKHIR PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN DI RSUD X JAKARTA UTARA Azteria, Veza; Aju, Novita; Wahidin, Mugi; Kemuala Muda, Cut Alia
Health Publica Vol 5, No 01 (2024): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/hp.v5i01.7553

Abstract

Rumah Sakit Umum merupakan salah satu fasilitas umum yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Akibatnya, limbah B3 yang dihasilkan dari Rumah Sakit harus dikelola dengan baik dan benar agar tidak berdampak pada lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi hasil akhir dari pengelolaan limbah B3 berdasarkan acuan peratuan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan No.6 Tahun 2021. Metode yang digunakan adalan deskriptif analitik. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data sekunder yaitu telaah dokumen dan data primer dengan wawancara stakeholder secara mendalam. Analisis data menggunakan analisis naratif dan informan dalam penelitian ini adalah sanitarian, perawat dan petugas kebersihan. Berdasarkan hasil evaluasi akhir, diperoleh bahwa proses pemilahan, pewadahan dan pengangkutan masih belum sesuai dengan aturan No.6 Tahun 2021 dikarenakann belum tersedianya jalur khusus untuk pengangkutan limbah medis khusus B3. Berdasarkan hasil evaluasi akhir pengelolaan limbah B3 diperlukannya pengawasan, kedisiplinan, dan pemahaman petugas dalam mengetahui apa yang menjadi kategori limbah B3 sebagai upaya untuk meningkatkan kesehatan lingkungan.
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Lama Hari Rawat Inap Studi Kasus Pada Perusahaan X Di PT Asuransi Intra Asia Nurmawaty, Dwi; Fresitinawati, Senintyas; Rosdiana, Hafsha
Health Publica Vol 5, No 01 (2024): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/hp.v5i01.7552

Abstract

The use of PPE plays an important role in protecting the body from work hazards which can cause disease or work accidents in gas station operators. The use of PPE in operators is driven by various factors including workers' knowledge and supervision carried out by field supervisors. This research aims to determine the relationship and description between knowledge and supervision and behavior in using personal protective equipment (PPE) at gas stations. This research was conducted at SPBU X Cengkareng, West Jakarta from May to October 2023 on 32 operators. Data collection was carried out using a questionnaire using Total Sampling. Data processing was analyzed using univariate and bivariate analysis using Chi-Square. The research results showed that univariate analysis found that the highest proportion was bad behavior for 19 operators (59.4%), poor knowledge for 16 operators (50%), poor supervision for 16 operators (50%). The results of bivariate analysis showed that there was no relationship between knowledge and PPE use behavior (p-value-1.000), there was a relationship between supervision and PPE use behavior (p-value-0.031). It is recommended that field supervisors carry out more outreach efforts to increase knowledge and awareness and tighten supervision of gas station operators regarding occupational safety and health, especially regarding the use of PPE. 
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN FOOD LOSS AND WASTE (FLW) BEHAVIOR PADA SEKTOR RUMAH TANGGA Noven, Andreas; Swamilaksita, Prita Dhyani; Harna, Harna; Ronitawati, Putri
Health Publica Vol 4, No 02 (2023): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/hp.v4i02.7354

Abstract

According to (Bernata, et.al 2020) pandemic conditions affect Indonesian food where there is an increase in food needs because people are encouraged to stay at home, besides that people are unable to get food because most people have to experience termination of employment so they have no income. Conditions during a pandemic like this require public awareness in reducing FLW habits. This study aims to determine the determinant factors that influence the incidence of FLW behavior during the Covid-19 pandemic in the household sector with a cross sectional approach, 100 household managers selected by simple random sampling technique and using correlation analysis. The results of the analysis of the relationship between knowledge p-value (0.004) and R (0.283), age p-value (0.402) and R (-0.085), education p-value (0.017) and R (-0,209), income from work p- value (0.078) and R (-0.177), shopping selection p-value (0.002) and R (0.300), number of family members p-value (0.785) and R (-0.28), choice of meal time p- value (0.001) and R (0.347), and health conditions p-value (0.002) and R (0.309).
FAKTOR-FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN GANGGUAN KESEHATAN MENTAL PADA USIA DEWASA AWAL DI POLI KEJIWAAN RSUD PASAR MINGGU JAKARTA Nurcandra, Fajaria; Triana, Adinda Ziska
Health Publica Vol 4, No 02 (2023): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/hp.v4i02.7353

Abstract

            Gangguan kesehatan mental adalah suatu keadaan yang mengindikasikan individu mengalami ketidakmampuan dalam menyesuaikan diri terhadap tuntutan dan kondisi lingkungan. Prevalensi global gangguan kesehatan mental seperti depresi sebesar 4,4% dan gangguan kecemasan sebesar 3,6%. Indonesia sendiri memiliki prevalensi nasional penderita gangguan mental sebesar 7%. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui faktor-faktor risiko kejadian gangguan kesehatan mental di RSUD Pasar Minggu Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kasus kontrol dengan perbandingan kasus dan kontrol yaitu 1:4 dengan total sampel 110 orang. Kelompok kasus merupakan pasien yang terdiagnosis mengalami gangguan mental di poli kejiwaan, sedangkan kelompok kontrol merupakan pasien yang tidak terdiagnosis mengalami gangguan mental. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah rekam medik dan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan cara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil dari penelitian ini didapatkan faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan gangguan mental adalah status pekerjaan (p=0,016; OR=3,632; 95% CI=1,366-9,565), status pernikahan (p=0,001; OR=5,5; 95% CI= 1,492-20,278), genetik (p=0,001; OR=24,630; 95% CI=6,558-92,498), kebiasaan olahraga (p=0,011; OR=9,248; 95% CI=0,088-0,694), konsumsi napza (p=0,001; OR=6,500; 95% CI=2,373-17,808), status merokok (p=0,001; OR=17,000; 95% CI=2,111-136,914), pola asuh (p=0,001; OR=12,250; 95% CI=4,185-35,860), dukungan keluarga (p=0,001; OR=7,635; 95% CI=2,742-21,259), hubungan keluarga (p=0,001; OR=13,500; 95% CI=4,123-44,198), dan hubungan teman/tetangga (p=0,039; OR=3,024; 95% CI=1,159-7,887).