cover
Contact Name
Lukman Cahyadi
Contact Email
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Phone
+625674223
Journal Mail Official
publikasi@esaunggul.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul Jalan Arjuna Utara No 9 Kebon Jeruk Jakarta 11510
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Health Publica : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : -     EISSN : 27976424     DOI : https://doi.org/10.47007/healthpublica.v2i01
Core Subject : Health,
Health Publica bertujuan untuk memberikan wadah artikel-artikel yang menarik di bidang Kesehatan Masyarakat. Health Publica diterbitkan sebanyak 2 kali per tahun (Mei dan November). Selain menerbitkan artikel-artikel yang ditulis oleh dosen Universitas Esa Unggul sendiri, kami juga menerima submission artikel artikel yang ditulis oleh dosen di luar Universitas Esa Unggul.
Articles 72 Documents
Studi Bibliometrik Analisis Tren Penelitian Kesehatan Lingkungan di Jakarta Nisrinah, Nisrinah; Mushliha, Mushliha; Annisa, Annisa
Health Publica Vol 6, No 01 (2025): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/hp.v6i01.9438

Abstract

Jakarta adalah ibukota negara Indonesia dengan kepadatan penduduk yang tinggi dan meningkat setiap tahunnya. Populasi penduduk yang tinggi tentu menimbulkan berbagai masalah lingkungan baik udara, air maupun tanah. Penelitian tentang pencemaran di Jakarta telah banyak dilakukan, namun belum diketahui tren penelitian terkait pencemaran di Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tren penelitian dan bagaiman polusi ini berdampak pada kesehatan lingkungan di Jakarta. Penelitian ini menggunakan analisis bibliometrik dengan menggunakan aplikasi VOSviewer serta mengambil data penelitian dari Scopus pada tahun 2020-2025. Adapun kata kunci yang digunakan yaitu Pollution dan Jakarta serta menggunakan publikasi tahun 2020-2025 sehingga didapatkan 367 dokumen.  Hasil dari analisis bibliometrik disajikan dalam bentuk network visualization, overlay visualization, dan density visualization. Dari analisis ini dapat diketahui hubungan diantara artikel- artikel. Hasilnya ditemukan bahwa jumlah penelitian tentang pencemaran meningkat dari tahun 2022 sampai 2024. Adapun tema yang paling banyak dibahas yaitu pencemaran udara. Berdasarkan overlay visualization didapatkan bahwa pencemaran udara masih menjadi topik penelitian yang banyak dibahas dan topik yang mulai sering dibahas yaitu mikroplastik, sampah plastik dan deep learning pada tahun 2023-2025, sedangkan remote sensing dan transportasi perkotaan mulai tidak dibahas lagi. Berdasarkan hasil analisis network visualization, penelitian terbagi menjadi 4 kelompok yaitu pencemaran udara, pencemaran perairan, dampak polusi dan pemodelan pencemaran. Dari hasil analisis di atas, adapun saran yang diberikan yaitu penelitian selanjutnya sebaiknya perlu melakukan penelitian yang lebih banyak membahas pencemaran tanah dan dampaknya pada kesehatan masyarakat di Jakarta karena tema ini masih jarang diteliti. Selain itu perlu dilakukan penelitian pencemaran dengan didukung bantuan teknologi dengan menggunakan deep learning.
Hubungan Karakteristik Individu Dengan Kejadian Sick Building Sydrome (SBS) Pada Anggota Di Unit Kerja X Hamdhani, Rahmat; riansyah, Rici; Ezriani, Ezriani
Health Publica Vol 6, No 01 (2025): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/hp.v6i01.9065

Abstract

Sick Building Syndrome (SBS) adalah suatu gejala keluhan kesehatan yang dapat dirasakan oleh seseorang pada saat berada didalam gedung dan akan hilang ketika sudah keluar dari gedung tesrsebut yang dipengaruhi oleh beberapa hal seperti kualitas udara didalam ruangan, pencemaran udara dan ventilasi suatu bangunan. Adapun gejala yang dapat dirasakan oleh seseorang berupa sakit kepala, bersin-bersin, pilek, hidung tersumbat, iritasi pada mata, tenggorokan, batuk, gatal, dan bitnik merah pada kulit serta rasa mual. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini untuk dapat mengetahui kualitas fisik udara yang berpotensi menjadi penyebab kejadian SBS pada anggota unit kerja X di unit kerja X. Penelitian ini dilakukan secara analitik dengan pendekatan cross-sectional yang diikuti oleh 33 anggota yang telah memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Ruang lingkup penelitian ini adalah karekteristik individu berupa umur, jenis kelamin, masa kerja, kebiasaan merokok dan riwayat alergi serta memberikan kuesioner terkait keluhan SBS yang dirasakan oleh anggota unit kerja X. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan uji Chi Square didapatkan hasil mengenai hubungan karakteristik individu dengan kejadian SBS yaitu umur (p-value 0,011), jenis kelamin (p-value 0,523), masa kerja (p-value 0,589), kebiasaan merokok (p-value 0,839) dan Riwayat alergi (p-value 0,358). Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa karakteristik individu umur memiliki hubungan dengan kejadian sick building syndrome pada anggota pegawai di unit kerja X dengan p-value < 0,05
Gambaran Gejala Dermatitis Kontak Pada Pekerja Pabrik Tahu X Dan Y Ditinjau Dari Aspek Penggunaan Apd, Personal Hygiene, Suhu Dan Kelembapan Di Kota Tangerang Tahun 2025 Arzakia, Ersa; Rusdy, Mirta Dwi Rahmah; Muda, Cut Alia Keumala; Sangadji, Namira Wadjir
Health Publica Vol 6, No 01 (2025): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/hp.v6i01.9063

Abstract

Dermatitis kontak adalah peradangan kulit akibat paparan zat iritan atau alergen, ditandai dengan ruam, kemerahan, dan gatal. Kondisi ini sering terjadi pada pekerja yang bersentuhan langsung dengan bahan-bahan dalam proses kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran gejala dermatitis kontak pada pekerja pabrik tahu X dan Y di Kota Tangerang tahun 2025 serta aspek-aspek yang berhubungan, yaitu penggunaan alat pelindung diri (APD), personal hygiene, dan kondisi suhu serta kelembapan di lingkungan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan secara bersamaan dan dianalisis menggunakan teknik univariat, dengan 33 pekerja sebagai sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 33 pekerja pabrik tahu X dan Y, sebanyak 27 pekerja (81,8%) mengalami gejala dermatitis kontak, sementara 6 pekerja (18,2%) tidak. Mayoritas pekerja sebanyak 18 orang (54,5%) berusia di atas 30 tahun dan berjenis kelamin laki-laki sebanyak 26 orang (78,8%). Sebanyak 20 pekerja (60,6%) tidak menggunakan APD yang lengkap, sementara 13 pekerja (39,4%) menggunakan APD dengan lengkap. Personal hygiene kurang baik ditemukan pada 17 pekerja (51,5%), sedangkan 16 pekerja (48,5%) memiliki personal hygiene yang baik. Sebanyak 21 pekerja (63,6%) memiliki masa kerja di bawah 3 tahun, dan 12 pekerja (36,4%) di atas 3 tahun. Seluruh pekerja (100%) bekerja dalam suhu dan kelembapan yang tidak sesuai dengan standar Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Pengaruh Kualitas Informasi, Kualitas Sistem Dan Penerapan Lean Six Sigma Terhadap Manfaat Nyata Implementasi Electronic Medical Record Dengan Pengunaan Emr Sebagai Variabel Intervening Herey, Peter; Indrawati, Ratna; Hosizah, Hosizah
Health Publica Vol 6, No 01 (2025): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/hp.v6i01.9010

Abstract

Penelitian ini berlandaskan hasil observasi awal yang menginformasikan bahwa manfaat nyata implementasi EMR sejak  tahun 2022 belum dirasakan oleh pengguna EMR. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas informasi, kualitas sistem dan lean six sigma terhadap manfaat nyata implementasi rekam medis elektronik dengan penggunaan EMR sebagai variabel intervening. Jenis penelitian termasuk dalam kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi yang digunakan adalah Dokter dan Dokter Spesialis sebagai pengguna EMR. Teknik sampling menggunakan total sampling yang menjadikan seluruh Dokter dan Dokter Spesialis berjumlah 52 sebagai responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan metode analisa menggunakan analisa three box method dengan uji regresi linier berganda. Hasil analisis membuktikan terdapat pengaruh kualitas informasi, kualitas sistem dan lean six sigma terhadap manfaat nyata dengan penggunaan EMR sebagai variabel intervening. Kualitas informasi, kualitas sistem dan lean six sigma berpengaruh positif terhadap penggunaan EMR dan manfaat nyata, serta penggunaan EMR berpengaruh positif terhadap manfaat nyata, dan mampu mengintervensi pengaruh kualitas informasi, kualitas sistem dan lean six sigma terhadap manfaat nyata. Kualitas informasi  merupakan variabel yang paling kuat mampu meningkatkan penggunaan EMR dan manfaat nyata, sedangkan kualitas sistem merupakan variabel terendah dalam meningkatkan penggunaan EMR dan  manfaat nyata.Kata kunci : kualitas informasi, kualitas sistem, lean six sigma, manfaat nyata.
Hubungan Antara Kualitas Pelayanan Dan Fasilitas Terhadap Kepuasan Pasien Medical Check Up Di Klinik Cakra Medika Ratnasari, Meita; Supriyatna, Rahmat
Health Publica Vol 6, No 01 (2025): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/hp.v6i01.8958

Abstract

Kepuasan pasien adalah sebagai respon pasien dan kinerja aktual yang dirasakan setelah pemakaian. Secara keseluruhan, tindakan di masa mendatang akan dipengaruhi oleh apakah pasien senang atau tidak dengan yang sekarang. Buktinya dapat dilihat pada tindakan yang dilakukan konsumen setelah mereka menggunakan dan menikmati suatu produk atau jasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas pelayanan dan fasilitas terhadap kepuasan pasien medical check up di Klinik Cakra Medika. Menggunakan analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu Accidental Sampling dengan rumus slovin jumlah sampel 95 orang yang berkunjung ke Klinik Cakra Medika. Uji statistik menggunakan Chi Square. Hasil penelitian kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien P-value 0,003, fasilitas terhadap kepuasan pasien 0,001. Penelitian ini menyimpulkam adanya hubungan antara variabel kualitas pelayanan dan variabel fasilitas terhadap kepuasan pasien medical check up di Klinik Cakra Medika. Saran bagi klinik, meningkatkan kualitas pelayanan melalui pelatihan/pelatihan yang terjadwal kepada seluruh pegawai klinik terkait dengan peningkatan kompetensi dan komunikasi kepada pasien serta melakukan survei rutin secara berkala untuk menilai langsung kualitas pelayanan yang tersedia.
Analisis Hubungan Pengetahuan Dan Stres Dengan Tingkat Keparahan Asma Bronkhial Di Poli Paru RSUD DR. H.M Rabain Muara Enim Fhaniya Al Fitri, Syndy; Sumitro, Dewi Sari
Health Publica Vol 6, No 01 (2025): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/hp.v6i01.8919

Abstract

Asma bronkial tidak hanya menjadi masalah kesehatan masyarakat di negara maju, tetapi juga di negara berkembang. Jika tidak diobati, angka kematian akibat asma di seluruh dunia diperkirakan akan meningkat sebesar 20% dalam 10 tahun ke depan.. Tujuan penelitian ini untuk Hubungan Pengetahuan Dan Stres Dengan Tingkat Keparahan Asma Bronkhial Di Poli Paru RSUD DR. HM Rabain Muara Enim Tahun 2024. Dengan desain cross-sectional dan metodologi penelitian kuantitatif, penelitian ini melibatkan 52 responden yang dipilih melalui pendekatan Total Sampling. Temuan menunjukkan bahwa lebih dari 50% peserta (57,7%) mengalami keparahan asma bronkhial, lebih dari separuh responden (55,8%) memiliki pengetahuan rendah tentang asma bronkhial dan lebih dari separuh responden (51,9%) mengalami stres. Analisis bivariat menunjukkan adanya korelasi antara tingkat keparahan asma bronkial dengan pengetahuan dan stres (P-Value = 0,033 dan 0,028). Disimpulakan bahwa pengetahuan dan stres berhubungan dengan tingkat keparahan asma bronkhial. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi tenaga kesehatan untuk lebih memperhatikan pengetahuan dan tingkat stres masyarakat terkait penyakit asma bronkial. Dengan pengetahuan yang memadai dan tingkat stres yang rendah, diharapkan tingkat keparahan asma bronkial dapat dikurangi.
Perbedaan Pengetahuan Remaja Tentang Rokok Sebelum Dan Sesudah Diberikan Pendidikan Kesehatan Melalui Metode Ceramah Dan Media Leaflet Di SMP Negeri 19 Kota Bekasi Nurmawaty, Dwi; Setiawati, Popong
Health Publica Vol 6, No 02 (2025): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/hp.v6i02.10249

Abstract

 Perilaku merokok merupakan salah satu faktor risiko yang berdampak negatif terhadap kesehatan dan seringkali dimulai pada usia remaja. Angka perokok aktif di kalangan remaja mengalami peningkatan setiap tahunnya. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, jumlah perokok aktif di kalangan remaja usia 10 – 18 tahun mencapai 7,4% dari 70 juta perokok aktif di Indonesia. Pengetahuan tentang rokok dan bahayanya menjadi salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi sikap dan perilaku merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan tentang rokok di kalangan remaja. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan penelitian eksperimen one group pre-post test design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX.7 di SMP Negeri 19 Kota Bekasi yang berjumlah 35 siswa. Jumlah sampel adalah keseluruhan populasi. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan realibilitasnya. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara pengetahuan remaja tentang rokok dan bahayanya sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan metode ceramah dan media leaflet dengan p-value > 0.05. Hasil temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan tentang rokok dan bahayanya sudah cukup baik, oleh karena itu perlu dilakukan intervensi yang berfokus pada perubahan perilaku dan lingkungan serta peningkatan dukungan sosial melalui berbagai program yang melibatkan orang-orang terdekat dan orang tua.   
Pajanan PM2.5 Dan Risiko Kesehatan Pada Pedagang Kaki Lima Di Terminal Kalideres Cahyanti, Cucu; Azteria, Veza; Nitami, Mayumi; Ayu, Ira Marti
Health Publica Vol 6, No 02 (2025): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/hp.v6i02.10239

Abstract

PM2.5 merupakan partikel halus yang dihasilkan kendaraan yang dapat menimbulkan risiko gangguan fungsi paru, penyakit kardiovaskular, dan kematian dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kesehatan lingkungan dari paparan PM2.5 pada pedagang kaki lima di Terminal Kalideres Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Cross-Sectional dan metode pendekatan Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL). Pengukuran PM2.5 dilakukan secara realtime menggunakan DustTrak Aerosol Monitor di Terminal Kalideres serta wawancara untuk data lama dan frekuensi paparan, penggunaan masker, dan berat badan. Hasil menunjukkan bahwa tingkat risiko (RQ) pada setiap lokasi meningkat signifikan (RQ >1) dalam proyeksi 30 tahun. Kesimpulannya, paparan PM2.5 terhadap pedagang kaki lima di Terminal Kalideres berpotensi menimbulkan risiko kesehatan jangka panjang, sehingga diperlukan upaya mitigasi yang efektif melalui pengelolaan ruang terbuka hijau, pengurangan emisi kendaraan, dan promosi penggunaan alat pelindung diri. Kata Kunci: Udara, PM2.5, ARKL, Pedagang kaki lima, Tingkat risiko
Hubungan Dukungan Sosial dengan Kualitas Hidup Lansia di Kelurahan Grogol Jakarta Barat Mustikawati, Intan Silviana
Health Publica Vol 6, No 02 (2025): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/hp.v6i02.10236

Abstract

Kualitas hidup Lansia merupakan salah satu indikator successful aging, yakni ketika Lansia merasakan kesejahteraan dalam hidupnya. Lansia yang hidupnya sejahtera akan merasa nyaman pada dirinya, dapat memecahkan masalah dengan baik, melakukan kegiatan secara mandiri, berinteraksi dengan orang lain secara maksimal, yang akan berdampak pada status kesehatannya. Persentase Lansia yang mengalami keluhan kesehatan di DKI Jakarta berkisar antara 35%-61%, dimana posisi kedua terbesar masalah berada di Kota Jakarta Barat (57,21%) (Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta, 2020). Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan antara dukungan sosial dengan kualitas hidup pada Lansia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Responden dalam penelitian ini yaitu Lansia yang berada di Kelurahan Grogol, Jakarta Barat yang berpartisipasi dalam kegiatan penyuluhan kesehatan yang berjumlah 60 orang, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu dukungan sosial dan variabel dependen yaitu kualitas hidup. Penelitian dilakukan pada bulan Februari 2025 dengan pengumpulan data berupa kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Fisher’s Exact. Berdasarkan penelitian, sebagian besar Lansia di wilayah Kelurahan Grogol, Jakarta Barat mempunyai kualitas hidup yang kurang baik (63,3%) dan mendapatkan dukungan sosial yang baik (75%). Berdasarkan uji statistik Chi-Square, ditemukan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan kualitas hidup pada Lansia.Diperlukan adanya edukasi kesehatan yang berkelajutan pada Lansia dan keluarganya untuk meningkatkan dukungan sosial, yang berdampak pada kualitas hidup Lansia.
Pengaruh Merokok Terhadap Terjadinya Tuberkulosis Paru : Literatur Review Nazhifah, Silvia Nabilatun
Health Publica Vol 6, No 02 (2025): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/hp.v6i02.9467

Abstract

Tuberculosis paru merupakan salah satu penyakit infeksi yang masih menjadi masalah kesehatan global. Salah satu factor risiko yang dapat meningkatkan keparahan adalah kebiasaan merokok. Rokok mengandung zat beracun yang dapat merusak system kekebalan tubuh dan saluran pernapasan sehingga akan meningkatkan kerentanan terhadap infeksi mycobacterium tuberculosis. Studi ini merupakan literature review yang bertujuan untuk menggambarkan pengaruh kebiasaan merokok terhadap terjadinya tuberculosis paru. Menggunakan metode penelitian dengan telaah dari artikel ilmiah terakreditasi yang diterbitkan antara tahun 2020 sampai 2025 dengan menggunakan kata kunci “tuberculosis”, “TBC paru”, “factor risiko”, dan “merokok” melalui database Google Scholar dan PubMed. Dari 10 artikel yang memenuhi kriteria, seluruhnya menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok dengan kejadian tuberculosis paru. Perokok aktif memiliki bentuk tuberculosis yang lebih parah serta Tingkat kesembuhan yang lebih rendah. Paparan asap rokok juga dapat mengganggu kesembuhan pasien tuberculosis paru, terutama pada perokok pasif dan lingkungan dengan polusi asap rokok. Hasil dari literature review ini memperkuat bukti bahwa kebiasaan merokok baik pasif maupun aktif serta durasi dan intensitas merokok berperan besar terhadap risiko dan diagnosis tuberculosis paru. Oleh karena itum perlu dilakukannya edukasi dan intervensi untuk mengurangi dan mengeliminasi kebiasaan merokok sebagai Upaya pencegahan dan pengendalian tuberculosis paru.