Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan masyarakat adalah jurnal yang memuat hasil-hasil penelitian tentang isu impelementasi Corporate Social Responsibility kaitannya dengan peningkatan kapasitas masyarakat, Pendidikan Nonformal, Pemberdayaan Masyarakat, dan Pendidikan Masyarakat di tingkat Lokal, Nasional, dan International. Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan masyarakat merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Masyarakat, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman.
Articles
9 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2 No 1 (2021): Juni"
:
9 Documents
clear
EKSISTENSI MODAL SOSIAL DALAM PENGELOLAAN EKOWISATA BEKANTAN OLEH POKDARWIS LESTARI SUNGAI HITAM TERHADAP UPAYA MENGHADAPI DAMPAK COVID-19 DI SAMBOJA
Karina Pramesti Utami;
Luluk Murni Wahyuni;
Ranu Wijaya
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/ls.v2i1.596
Sungai hitam merupakan salah satu daerah yang dihuni oleh satwa endemik Kalimantan yaitu bekantan. Saat ini, habitat bekantan telah menjadi tempat wisata dan sarana edukasi bagi masyarakat baik dari dalam daerah maupun luar daerah bahkan mancanegara. Ekowisata yang ada di Sungai Hitam ini dinamakan sebagai Sungai Hitam Lestari dengan pengelolanya adalah Pokdarwis yang ada di Kelurahan Kampung Lama. Sungai Htam Lestari ini menyajikan wisata yang dibalut dengan edukasi mengenai kehidupan bekantan dengan berkeliling menyusuri sungai menggunakan perahu. Dalam pandemi seperti sekarang, virus covid-19 telah menyebabkan banyak pihak merasakan dampaknya, terutama bagi ekowisata bekantan dan pengelolaannya yaitu Pokdarwis Lestari Sungai Hitam. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat diketahui bagaimana keadaan di sungai hitam pasca virus covid-19. Dengan adanya lahan hibah dari masyarakat untuk menjadi tempat tinggal bekantan dan juga sebagai lahan yang ditanami tumbuhan pohon minyak kayu putih yang mana minyak kayu putih ini sebagai upaya untuk mencegah dari virus covid-19. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif yang dijelaskan melalui deskripsi. Dengan pandemi Covid-19, aktivitas ekowisata di Sungai Hitam menjadi sepi wisatawan. Pengurus Pokdarwis Lestari di Sungai Hitam tidak lagi mendatangkan wisatawan sehingga banyak yang menganggur. Oleh karena itu, PT Pertamina Hulu Mahakam mengadakan pelatihan pemurnian minyak kayu putih untuk membantu pengelola Pokdarwis Lestari Sungai Hitam mendapatkan penghasilan dengan memanfaatkan pohon minyak kayu putih di sekitar kawasan Sungai Hitam. Untuk kegiatan pengembangan ekowisata di Sungai Hitam ini diharapkan ada peningkatan kesadaran masyarakat untuk mengelola dan memanfaatkan pohon minyak kayu putih yang dijadikan bedengan bekantan dan juga dapat diolah sebagai ekstrak minyak putih yang dapat memperoleh nilai jual sehingga agar tidak ditebang oleh masyarakat sekitar. Dengan adanya pelatihan pemurnian minyak kayu putih ini diharapkan dapat menghasilkan produk minyak kayu putih yang khas dari ekowisata sungai hitam sebagai oleh-oleh wisatawan dan juga sebagai tambahan penghasilan bagi anggota Pokdarwis Lestari Sungai Hitam.
PENGUATAN KELOMPOK BUDIDAYA LALAT HITAM (BU LATIH) SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN PROGRAM ZERO WASTE DI KECAMATAN PENAJAM, KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA
Asih Soenarih;
Fadilla Windra Putri;
Andita Hayuning;
Mada Marhaenesia;
Dharma Saputra
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/ls.v2i1.597
Kecamatan Penajam merupakan salah satu wilayah yang memiliki permasalahan pengelolaan sampah. Dinas Lingkungan Hidup setempat sedang menggencarkan program bank sampah untuk mengurangi sampah yang menumpuk di TPA Buluminung. Meski demikian, keberadaan bank sampah ini harus diimbangi dengan konsep zero waste. Masyarakat Kecamatan Penajam yang tergabung dalam kelompok binaan PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) mencoba mengintegrasikan usaha ternak yang sedang dikembangkannya dengan upaya pengelolaan sampah secara zero wastedengan budidaya Maggot.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis action research. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang selanjutnya diolah dan diuji keabsahannya dengan metode triangulasi. Program Budidaya Lalat Hitam (Bu Latih) berhasil membantu memberikan solusi permasalahan pengelolaan sampah organik di Desa Girimukti dan Kelurahan Tanjung Tengah. Selain itu program Bu Latih ini juga menjadi solusi untuk mengurangi biaya operasional pakan usaha ternak HIMPULI dan kelompok Maggot Lestari yang tentunya berdampak pula pada peningkatan keuntungan usaha kelompok. Bu Latih menjadi salah satu program pemberdayaan yang mengimplementasikan konsep zero waste.
DIMENSI INOVASI SOSIAL PADA SISTEM PERTANIAN PERTAKULTUR PROGRAM PETANI MAJU 4.0 PERTAMINA HULU MAHAKAM LAPANGAN BSP
Lalu Muhammad Azwar;
Ranu Wijaya;
Kris Radityorini
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/ls.v2i1.600
Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai dimensi inovasi sosial yang dilakukan pada program CSR Pertamina Hulu Mahakam Lapangan BSP. Kebijakan revolusi hijau di bidang pertanian pada dekade tahun 1970an berdampak pada menurunnya produktifitas tanah pertanian. Permasalahan selanjutnya terjadi penurunan tingkat regenarasi usia petani. Sementara angka pengangguran usia angkatan kerja ditengah masa pandemi semakin bertambah. Pemerintah dan stakeholder terkait berupaya untuk melakukan perbaikan dengan menggalakkan pertanian yang ramah lingkungan dan mengampanyekan pemuda untuk kembali bertani. Pertamina Hulu Mahakam BSP sebagai salah satu stakeholder menggalakan program CSR di bidang pertanian bertajuk Petani Maju 4.0. Program Petani Maju 4.0 memiliki misi untuk membangun kapasitas petani dengan konsep pertanian ramah lingkungan dan regenerasi petani. Misi untuk konsep pertanian ramah lingkungan dilaksanakan dengan sistem Pertakultur yang dikelola oleh para pemuda milenial di wilayah Ring 1 Pertamina Hulu Mahakam BSP. Proses pengumpulan data dan penyusunan dilakukan dengan metode kualitatif. Pendekatan kualitatif yang digunakan adalah kualitatif deskriftif. Pendekatan analisis deskriptif dipilih karena penulis akan menceritakan proses inovasi sosial dalam pengembangan sistem pertanian Pertakultur. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan focus grup discussion dengan berbagai stakeholder. Analisa teoritik dilakukan dengan konsep inovasi sosial. Inovasi sosial adalah sebuah upaya untuk melakukan perubahan sistemik di masyarakat. Pendekatan yang dilakukan untuk melakukan perubahan sosial ini berupa institusionalisasi, pengembangan kapasitas masyarakat dan menciptakan sistem baru yang lebih efektif dibandingkan dengan sistem yang berlaku sebelumnya. Hasil dari analisa menunjukkan bahwa dimensi inovasi sosial sistem pertanian Pertakultur terletak pada unsur kebaruan, mampu untuk menjawab permasalahan, menjadikan manusia sebagai subjek utama penerima program terinstitusionalisasi dalam kelompok-kelompok pertanian.
PERAN PROGRAM BETULUNGAN BEBERSEH KAMPONG DALAM PERILAKU MASYARAKAT TERKAIT PENGELOLAAN SAMPAH DI KECAMATAN ANGGANA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Ihsan Tri Rengganis;
Riana Rahmaningrum;
RSDMG Luhur
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/ls.v2i1.601
Aktivitas hidup lebih dari 250 juta orang penduduk Indonesia menimbulkan masalah serius yaitu tumpukan sampah yang diperparah dengan pengelolaan yang buruk. Menurut data BPS (Badan Pusat Statistik) Indonesia, besaran sampah rumah tangga memenuhi 62% dari total sampah yang ada di Indonesia, dari angka tersebut hanya 1,2 % yang mendaur ulang sampah sedangkan mayoritas rumah tangga di Indonesia memusnahkan sampah dengan cara dibakar. Jumlah sampah turut bertumbuh dengan peningkatan jumlah populasi, tanpa adanya pengelolaan yang tepat dapat memicu bencana iklim di masa yang akan datang. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui peranan Gerakan Bersih Kecamatan Anggana-Bank Sampah Central Anggana (GBKA-BSCA), kelompok binaan SKK Migas - PT Pertamina Hulu Mahakam, dalam usaha edukasi Perilaku Hidup Sehat (PHBS) dan pengelolaan sampah di Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain crossectional yang bertujuan untuk membandingkan perilaku nasabah GBKA-BSCA dan kelompok non-nasabah. Pendekatan kualitatif seperti pengamatan dan wawancara mendalam dilakukan untuk melengkapi data penelitian ini menjadi satu kesatuan yang utuh. Hasilnya terdapat perbedaan perilaku yang signifikan antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen pada cara pemusnahan sampah non organik dan frekuensi pembakaran sampah dengan signfikansi sebesar 0,000.
HUBUNGAN PERSEPSI MAHASISWA DENGAN KETERAMPILAN DOSEN DALAM MENGELOLA KELAS DAN HASIL BELAJAR
Fatmawati Gaffar
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/ls.v2i1.602
Hubungan Persepsi Mahasiswa dengan Keterampilan Dosen Dalam Mengelola Kelas dan Hasil Belajar. Penelitian ini mengkaji tentang hubungan antara persepsi mahasiswa dengan keterampilan dosen dalam mengelola kelas dan hasil belajar mahasiswa angkatan 2018. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara persepsi mahasiswa dengan keterampilan dosen dalam mengelola kelas dan hasil belajar mahasiswa angkatan 2018 Jenis penelitian bersifat kuantitatif dengan desain survey. Data primer dari kuesioner dengan jumlah sampel 54 orang, data dianalisis menggunakan Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara persepsi mahasiswa dengan keterampilan dosen dalam mengelola kelas dan hasil belajar mahasiswa angkatan 2018.
STRATEGI DAN ASPEK KEBERHASILAN PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT LOKAL DALAM PENGELOLAAN DESA WISATA KERSIK
Asih Soenarih;
Budi Sri Fitria Alhumaira;
Dita Aprilia S;
Dharma Saputra
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/ls.v2i1.603
Desa Wisata Kersik merupakan salah satu contoh pengembangan industri pariwisata lokal berbasis komunitas di bawah binaan tim CSR PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur. Pantai Biru Kersik ini menjadi destinasi utama yang banyak dikunjungi oleh masyarakat. Permasalahan di wilayah ini adalah tingkat abrasi yang cukup tinggi, hingga saat ini sudah menggerus habis 80% bibir pantai dan sempat menggusur pemukiman warga. Terdapat permasalahan lain seperti sampah rumah tangga maupun sampah pengunjung pantai yang belum terkelola dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik purposive sampling. Sebanyak 9 informan dipilih dengan latar belakang yang berbeda-beda. Wawancara mendalam dilakukan secara berkala untuk mengetahui respon masyarakat terhadap pengembangan pariwisata. Strategi pengembangan dibentuk dalam dua program pemberdayaan. Program budidaya mangrove selain berhasil mengatasi abrasi juga menjadi potensi wisata edukasi yang dapat dikembangkan untuk melengkapi pilihan wisata di Pantai Biru Kersik. Keberadaan program pengelolaan sampah juga menjadi solusi dari permasalahan sampah di Desa Kersik. Pengelolaan sampah akan didorong sebagai media penghasil produk cindera mata yang dapat dinikmati oleh pengunjung. Program pemberdayaan ini selain bersifat solutif juga menghasilkan berbagai arahan pengembangan yang mendukung upaya pembentukan Desa Wisata Kersik yang lebih baik.
ANALISIS PROSES PELATIHAN PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK MENJADI KERAJINAN TANGAN GUNA MENINGKATKAN KREATIVITAS MASYARAKAT OLEH CSR PERTAMINA FUEL SAMARINDA
Ela Fatmawati Rappe;
Sri Wahyuni
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses pelatihan pemanfaatan sampah plastic menjadi kerajinan tangan Oleh CSR Pertamina fuel samarinda dan mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi proses pelatihan pemanfaatan sampah plastic menjadi kerajinan tangan oleh CSR Pertamina Fuel Samarinda. Subjek penelitian didapat dari hasil pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek dari data wawancara berupa narasumber dari penelitian ini terdiri dari pengelolah/penanggung jawab, instruktur pelatihan dan peserta pelatihan kerajinan tangan di Bank Ramli Ceseri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriftif dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan pengumpulan data, reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Pelatihan dapat dilakukan dengan peningkatan kapasitas bagi masyarakat agar dapat mandiri dalam peningkatan pengembangan wirausaha. Proses pelatihan pemanfataan sampah plastic menjadi kerajinan tangan hasilnya dapat diperjual belikan dalam meningkatkan kapasitas masyarakat untuk memiliki keterampilan dalam berwirausaha. Proses pelatihan diawali dengan proses penilaian kebutuhan di Masyarakat dengan jalan melaksanakan diskusi bersama dengan masyarakat. Selanjutnya adalah penyiapan instruktur kegiatan untuk membimbing masyarakat mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru. Selanjutnya adalah pelaksanaan kegiatan melalui penyampaian materi yang dilanjutkan dengan praktek oleh peserta pelatihan langsung sehingga peserta pelatihan memiliki pengetahuan dan keterampilan baru.
PROSES PELATIHAN KEAHLIAN KAYU BAGI KARANG TARUNA OLEH CSR PERTAMINA TERMINAL FUEL SAMARINDA
Moh Ghufron;
Saraka Saraka
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelatihan keahlian kayu bagi karang taruna oleh CSR Pertamina Fuel Samarinda. Pedekatan penelitian kualitatif untuk menghasilakna data yang detail dan rinci. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian metode dekskriptif. Karena mendeskrisikan temuan-temuan penelitian dilapangan terkait dengan Proses pelatihan keahlian kayu bagi Karang Taruna oleh CSR Fuel Terminal Samarinda. Hasil penelitian membuktikan bahwa proses pelatihan dilaksanakan dalam beberapa tahapan mulai dari tahapan, Analisis Kebutuhan dilaksanakan dengan melakukan survei terlebih dahulu kepada masyarakat. anlisis kebutuhan pelatihan mengunkanan dengan cara berdiskusi dengan masyarakat untuk mendapatkan gambaran kebutuhan di masyarakat. Adanya analisis kebutuhan ini sebgaai langkah awal dalam rangka penyusunan program yang akan dijalankan. Penyiapan instruktur pelatihan dengan menyiapkan instruktur yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan tujuan pelatihan. Pelaksanaan program pelatihan dilaksanakan dengan menggunakan metode praktek sehingga memberikan pengalaman langsung pada peserta pelatihan.
ANALISIS PENYELENGGARAAN PELATIHAN BUDIDAYA LALAT MAGGOT DI BANK RAMLI CESERI BINAAN CSR PERTAMINA FUEL SAMARINDA
Isnaini Mahzroatul Qulia;
Saraka Saraka;
Hepy Tri Winarti
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini mengungkap bagaimana pelatihan budidaya lalat maggot bagi masyarakat sebagai upaya dalam mengurangi sampah. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan wawancara dengan Tim CSR Fuel Pertamina sebagai penanggung jawab program pelatihan, Instruktur Pelatihan, dan Masyarakat sebagai peserta pelatihan. Hasil penelitian membuktikan bahwa proses pelatihan dilaksanakan dalam beberapa tahapan mulai dari tahapan perencanan meliputi; identifikasi kebutuhan belajar melalui diskusi kelompokTahapan pelaksanaan meliputi; penyampaian materi terkait pembudidayaan lalat maggot dan metode pelaksanaan pelatihan metode ceramah dan praktek sesuai dengan tujuan pelatihan yaitu peningkatan keterampilan masyarakat sehingga perlu adanya praktek. Tahap evaluasi meliputi; evaluasi warga belajar dengan memonitoring warga belajar.