cover
Contact Name
Gatut Setiadi
Contact Email
gatutxxx@gmail.com
Phone
+6281232252015
Journal Mail Official
iaiskjmalang.jurnal@gmail.com
Editorial Address
INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG Jl. Keramat Sukolilo Kec. Jabung Kab. Malang Kode Pos 65155 Website : www.iaiskjmalang.ac.id, Email : iaiskjmalang@gmail.com Tel / fax : (0341) 792669 /
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
An-Nisbah : Jurnal Perbankan Syariah
ISSN : 27219615     EISSN : 27219623     DOI : https://doi.org/10.51339/nisbah
Core Subject : Economy,
An-Nisbah merupakan jurnal khusus yang dibuat guna memberikan berbagai pengetahuan ilmiah berkaitan dengan perbankan syariah. Dengan adanya jural An-Nisbah ini diharapkan akan dapat memberikan berbagai pengetahuan dalam bentuk artikel ilmiah mencakup berbagai permasalahan dan solusi tentang perbankan syariah. Jurnal An-Nisbah dinaungi oleh lembaga perguruan tinggi Institut Agama Islam (IAI) Sunan Kalijogo Malang.
Articles 101 Documents
Pengaruh Hedonisme Terhadap Manajemen Keuangan Mahasiswa Dengan Kesadaran Finansial Sebagai Variabel Moderasi Yovan Ferdian Adinata; Mardhiyah Hayati; Vicky F. Sanjaya
An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 7 No. 1 (2026): An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : PRODI PERBANKAN SYARIAH INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/nisbah.v7i1.4694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Gaya Hidup Hedonisme terhadap Manajemen Keuangan Pribadi Mahasiswa dengan Kesadaran Financial sebagai variabel moderasi pada Mahasiswa UIN Raden Intan Lampung Angkatan 2021 - 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis hubungan kausalitas. Sampel penelitian ditentukan dengan metode simple random sampling menggunakan rumus Slovin dan diperoleh sebanyak 100 responden. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, serta pengujian hipotesis dengan menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gaya Hidup Hedonisme tidak berpengaruh terhadap Manajemen Keuangan Pribadi Mahasiswa. Namun demikian, hasil pengujian juga menunjukkan bahwa Kesadaran Financial mampu memoderasi hubungan antara Gaya Hidup Hedonisme terhadap Manajemen Keuangan Pribadi Mahasiswa.
Perlindungan Hukum terhadap Nasabah dalam Perbankan Syari’ah : (Studi Kasus Nasabah BSI Kehilangan Tabungan Rp 378.251.749 Juta di Rekening) Imamatus Sholihah
An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 7 No. 1 (2026): An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : PRODI PERBANKAN SYARIAH INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/nisbah.v7i1.3882

Abstract

Studi ini menginvestigasi perlindungan hukum yang diberikan bank kepada nasabah, misalnya dalam kasus seorang nasabah PT Bank Syariah Indonesia yang kehilangan dana simpanan sebesar Rp378,25 juta. Nasabah tersebut telah mengajukan laporan kehilangan serta mengadukan hal ini kepada cabang bank BSI di Solo. Menurut pemeriksaan yang dilakukan oleh Regional Chief Executive Officer BSI Wilayah Semarang, Ficko Hardowiseto, keluhan itu tampaknya disebabkan oleh penipuan digital atau phising dan tidak berhubungan dengan masalah sistem yang ada di BSI. Bank telah mengingatkan semua nasabah untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap berbagai bentuk penipuan atau kejahatan digital yang mengatasnamakan Bank Syariah Indonesia. Selanjutnya, nasabah diingatkan untuk tidak membagikan informasi rahasia seperti PIN, kode OTP, atau kata sandi kepada orang lain, termasuk kepada karyawan BSI. Penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah penelitian empiris, di mana data dikumpulkan melalui studi kasus di Bank Syariah Indonesia. Selain itu, penelitian ini didukung oleh tinjauan pustaka yang mencakup buku, jurnal, sumber daring, artikel ilmiah, dan referensi terkait lainnya. Dalam mengumpulkan informasi untuk studi ini memakai pendekatan observasi dan hasil yang diperoleh bersifat deskriptif. Fokus penelitian ini adalah pada kasus nasabah BSI yang kehilangan dana di tabungan sebesar Rp 378.251.749 di rekeningnya. Temuan dari penelitian ini adalah menganalisis bentuk perlindungan yang disediakan oleh bank untuk nasabah yang mengalami kerugian akibat kehilangan saldo rekening, dengan cara membantu melaporkan insiden yang terjadi pada kartu ATM nasabah melalui sistem pelaporan untuk diteruskan kepada manajemen penyelidikan di kantor pusat, agar segera menanggapi kejahatan siber, termasuk phising yang menyebabkan nasabah BSI kehilangan uang di tabungannya sebesar Rp 378.251.749.
Penguatan Peran Fintech Syariah Dalam Mendukung Pembiayaan UMKM Halal: Kajian Konseptual Berbasis Ekosistem Ekonomi Syariah Muhammad Majduddin; Nina Dwi Setyaningsih
An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 7 No. 1 (2026): An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : PRODI PERBANKAN SYARIAH INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/nisbah.v7i1.4716

Abstract

Perkembangan industri halal global memiiki tren signifikan dan menempatkan sebagai sektor strategis dalam perekonomian dunia. Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar, memiliki peluang besar dalam penguatan industri halal nasional, namun UMKM halal masih menghadapi keterbatasan akses pembiayaan, literasi keuangan syariah, dan kemampuan digital. Penelitian ini bertujuan membangun kerangka konseptual terkait peran fintech syariah dalam mendukung pembiayaan UMKM halal berbasis ekosistem ekonomi syariah. Pendekatan yang digunakan adalah kajian konseptual dengan analisis isi dan pemetaan tematik pada literatur ilmiah, laporan lembaga resmi, serta dokumen kebijakan terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa fintech syariah tidak hanya berfungsi sebagai penyedia pembiayaan, namun juga sebagai orkestrator nilai yang mengintegrasikan pembiayaan berbasis syirkah, kepatuhan syariah dan literasi digital.
Implementasi Etika Bisnis Islam pada Pelaku Usaha Mikro di Pelabuhan Rambang Palangka Raya Perspektif Ekonomi Syariah Preti Salsa Nabila; Muslihah; Ramuna; Rifqoh An-Nawa; Nurul Fatika Sari; Abdul Syahid
An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 7 No. 1 (2026): An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : PRODI PERBANKAN SYARIAH INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/nisbah.v7i1.4722

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan nilai-nilai etika bisnis Islam dalam kegiatan ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha mikro yang menjadi bagian vital penggerak ekonomi masyarakat. Fenomena yang terjadi di kawasan Pelabuhan Rambang Palangka Raya menunjukkan pertumbuhan pesat sektor usaha kuliner yang menarik untuk dikaji dalam perspektif ekonomi syariah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan memahami sejauh mana pelaku usaha mikro kuliner menerapkan prinsip-prinsip etika bisnis Islam seperti kejujuran (ṣidq), keadilan (‘adl), amanah, dan tanggung jawab dalam aktivitas usahanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode induktif melalui teknik purposive sampling terhadap pelaku usaha yang telah beroperasi minimal satu tahun. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara sistematis untuk menggambarkan penerapan nilai-nilai etika Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku usaha di Pelabuhan Rambang secara konsisten menerapkan nilai-nilai etika bisnis Islam dalam kegiatan sehari-hari, baik dalam penentuan harga, pelayanan terhadap konsumen, maupun hubungan antar pedagang. Penerapan tersebut tidak hanya memperkuat kepercayaan dan keberkahan usaha, tetapi juga menciptakan suasana perdagangan yang harmonis dan berkeadilan sesuai prinsip ekonomi syariah.
Implementasi Akad Murabahah pada Pembiayaan KPR IB Hijrah : (Studi Pada Bank Muamalat Kantor Cabang Bengkulu) Novi Talia; Desi Isnaini; Uswatun Hasanah
An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 7 No. 1 (2026): An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : PRODI PERBANKAN SYARIAH INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/nisbah.v7i1.4723

Abstract

Perkembangan perbankan syariah di Indonesia mengalami pertumbuhan yang pesat seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan yang berlandaskan prinsip syariah. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan keraguan dan perbedaan pemahaman masyarakat terhadap implementasi akad syariah, khususnya akad murabahah pada pembiayaan kepemilikan rumah. Kredit Pemilikan Rumah (KPR) iB Hijrah yang ditawarkan oleh Bank Muamalat kerap dipersepsikan memiliki kesamaan dengan pembiayaan konvensional, terutama terkait penetapan margin yang dianggap menyerupai bunga. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara konsep normatif akad murabahah dan implementasinya di lapangan, sehingga diperlukan kajian empiris yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis implementasi akad murabahah pada pembiayaan KPR iB Hijrah di Bank Muamalat Kantor Cabang Bengkulu serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pegawai Bank Muamalat yang memahami dan terlibat langsung dalam pelaksanaan pembiayaan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi akad murabahah pada pembiayaan KPR iB Hijrah telah sesuai dengan ketentuan syariah. Hal ini ditunjukkan melalui kepemilikan objek pembiayaan oleh bank sebelum dijual kepada nasabah, transparansi harga pokok dan margin keuntungan, serta pelaksanaan akad yang terbebas dari unsur riba, gharar, dan maysir. Prosedur pembiayaan meliputi pengajuan berkas, analisis dan verifikasi kelayakan, appraisal rumah, pembelian rumah oleh bank, hingga penandatanganan akad. Kendala yang dihadapi antara lain rendahnya pemahaman nasabah terhadap konsep murabahah, kesalahpahaman margin sebagai bunga, serta minimnya literasi keuangan syariah. Secara umum, implementasi KPR iB Hijrah berjalan dengan baik, namun peningkatan edukasi masyarakat masih sangat diperlukan.
Green Sukuk dalam Pembangunan Berkelanjutan dalam Perspektif Keuangan Syariah Rosdita Indah Yuniawati; Dewi Fatmasari; Wartoyo; Aep Syaeful Millah
An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 7 No. 2 (2026): An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/nisbah.v7i2.4752

Abstract

Green sukuk merupakan instrumen yang menggunakan prinsip syariah yang diciptakan oleh stakeholder (pemerintah dan korporasi) untuk mendanai proyek-proyek yang mendukung terciptanya lingkungan hijau dan ketahanan terhadap perubahan iklim. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis peran green sukuk dalam mendorong pembangunan berkelanjutan serta meninjau kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip keuangan syariah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai literatur ilmiah, regulasi, dan laporan terkait penerbitan green sukuk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa green sukuk memiliki kontribusi strategis dalam pembiayaan proyek energi terbarukan, efisiensi energi, pengelolaan limbah, serta infrastruktur hijau yang sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs). Dalam perspektif keuangan syariah, green sukuk dinilai relevan karena mengedepankan prinsip kebermanfaatan (maslahah), keadilan, transparansi, serta menghindari unsur riba, gharar, dan maysir. Selain itu, green sukuk juga memperkuat implementasi konsep maqashid syariah melalui perlindungan lingkungan (hifz al-bi’ah) dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, green sukuk tidak hanya berfungsi sebagai instrumen investasi syariah, tetapi juga sebagai sarana efektif untuk memperkuat pembangunan berkelanjutan secara ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Preferensi Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah Terhadap Alternatif Pembiayaan Syariah di Perbankan Syariah Nirwana Setiawati; Umar Sagaf; Syarif Hidayatullah
An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 7 No. 2 (2026): An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/nisbah.v7i2.4802

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai faktor yang membentuk kecenderungan serta hambatan yang dialami oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam memperoleh pembiayaan berbasis syariah di Pasar Amahami Kota Bima. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 35 informan UMKM, hasil penelitian mengungkapkan bahwa preferensi terhadap pembiayaan syariah ditentukan oleh lima faktor utama: religiusitas, keterbukaan margin dan sistem bagi hasil, kemudahan proses, persepsi risiko yang lebih kecil, serta adanya fasilitasi pendampingan usaha. Dari kelima faktor tersebut, religiusitas menjadi pendorong paling kuat karena masyarakat setempat memegang teguh nilai-nilai keagamaan. Meskipun demikian, akses terhadap pembiayaan syariah masih belum maksimal akibat sejumlah kendala seperti rendahnya pemahaman tentang keuangan syariah, keterbatasan jaminan, anggapan bahwa margin terlalu tinggi, prosedur administratif yang dinilai rumit, serta kurangnya informasi dan sosialisasi. Temuan ini menunjukkan adanya jurang antara keinginan dan realitas akses terhadap pembiayaan syariah. Karena itu, diperlukan peningkatan literasi, penyederhanaan prosedur, serta strategi sosialisasi yang lebih efektif guna mendorong inklusi keuangan syariah di sektor UMKM.
Pengaruh Inflasi, Suku Bunga (BI Rate), dan Non Performing Pinancing (NPF) Terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah Di Indonesia (Periode 2020-2024) Asriani; Ahmad Hazas Syarif; Weny Rosilawati
An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 7 No. 2 (2026): An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/nisbah.v7i2.4866

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Inflasi, BI Rate, dan Non Performing Financing (NPF) terhadap Profitabilitas pada Bank Umum Syariah di Indonesia. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah fluktuasi tingkat profitabilitas perbankan syariah yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi makro serta risiko pembiayaan yang dihadapi oleh bank. Perubahan tingkat inflasi dan suku bunga (BI Rate) dapat mempengaruhi aktivitas pembiayaan dan penghimpunan dana bank, sementara tingginya tingkat Non Performing Financing (NPF) dapat menurunkan kinerja keuangan dan profitabilitas bank syariah. Sampel penelitian terdiri dari 7 Bank Umum Syariah dengan total 35 observasi yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel yang diolah menggunakan perangkat lunak Eviews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial inflasi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai koefisien sebesar 0,586584 dan probabilitas 0,2039. Suku bunga (BI Rate) berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai koefisien 0,021637 dan probabilitas 0,9807. Sementara itu, Non Performing Financing (NPF) berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai koefisien -0,328638 dan probabilitas 0,3700. Secara simultan, variabel inflasi, BI Rate, dan NPF tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah yang ditunjukkan oleh nilai Prob F-statistic sebesar 0,369989 > 0,05. Selain itu, nilai Adjusted R-squared sebesar 0,007435 menunjukkan bahwa kemampuan ketiga variabel independen dalam menjelaskan variasi profitabilitas masih sangat rendah, sehingga terdapat faktor lain di luar model penelitian yang lebih memengaruhi profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia.Temuan ini menunjukkan bahwa kondisi ekonomi makro dan pengelolaan risiko pembiayaan menjadi faktor penting dalam menentukan tingkat profitabilitas perbankan syariah. kata kunci : Inflasi, BI Rate, Non Performing Financing, Profitabilitas, Bank Umum Syariah.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan UMKM Dalam Memilih Pembiayaan Syariah Di Desa Sripendowo, Lampung Selatan Fitria Adilla; Warsiyah; Noorikha Pandayahesti Saputeri; Mutiara Sari
An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 7 No. 2 (2026): An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/nisbah.v7i2.4885

Abstract

Pembiayaan syariah berfungsi sebagai sumber pembiayaan alternatif bagi UMKM, menekankan keadilan, transparansi, dan sistem bagi prinsip hasil yang selaras dengan nilai-nilai ekonomi Islam. Penerapan pembiayaan syariah oleh pelaku UMKM di daerah pedesaan masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh religiusitas, aksesibilitas, kualitas pelayanan, dan keuntungan ekonomi terhadap pengambilan keputusan UMKM dalam pemanfaatan pembiayaan syariah di Desa Sripendowo, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif asosiatif, dengan sampel sebanyak 133 pelaku UMKM yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang menggunakan skala Likert dari 1 hingga 5, dan analisis data dilakukan dengan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas, aksesibilitas, dan kualitas pelayanan memberikan dampak positif namun dapat diabaikan terhadap pilihan UMKM dalam menggunakan pembiayaan syariah. Sementara itu, keuntungan ekonomi memberikan pengaruh yang besar dan positif terhadap operasional UMKM. Nilai R-Square sebesar 0,513 menunjukkan bahwa keempat variabel tersebut menjelaskan 51,3% keputusan UMKM, sedangkan 48,7% faktor disebabkan oleh eksternal yang tidak dimasukkan ke dalam model. Studi ini menunjukkan bahwa keputusan UMKM terkait pembiayaan syariah sebagian besar dibentuk oleh faktor ekonomi rasional, bukan oleh religiusitas, aksesibilitas, atau kualitas pelayanan.
Pengaruh Tingkat Suku Bunga, Jangka Waktu Kredit, dan Pendapatan Nasabah Terhadap Minat Pembelian Rumah Dengan KPR di Bank BTN KC Jember Ahmad Hasyim Muzadi; Retna Anggitaningsih
An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 7 No. 2 (2026): An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/nisbah.v7i2.4888

Abstract

Kebutuhan masyarakat terhadap hunian terus mengalami peningkatan seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk serta tingginya harga properti, sehingga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) menjadi salah satu alternatif pembiayaan yang banyak dipilih. Minat masyarakat dalam mengajukan KPR dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya tingkat suku bunga, jangka waktu kredit, dan pendapatan nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat suku bunga, jangka waktu kredit, dan pendapatan nasabah terhadap minat pembelian rumah melalui KPR di Bank BTN KC Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh nasabah dan calon nasabah Bank BTN Kantor Cabang Jember yang telah atau berminat mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Sampel penelitian berjumlah 80 responden yang diperoleh melalui teknik incidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan program SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, dan uji F.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat suku bunga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap minat pembelian rumah melalui KPR dengan nilai signifikansi sebesar 0,002. Sementara itu, jangka waktu kredit berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,000. Pendapatan nasabah juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap minat pembelian dengan nilai signifikansi 0,000. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap minat pembelian rumah melalui KPR di Bank BTN KC Jember dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat suku bunga, jangka waktu kredit, dan pendapatan nasabah merupakan faktor utama yang memengaruhi minat masyarakat dalam membeli rumah melalui fasilitas KPR.

Page 10 of 11 | Total Record : 101