Articles
183 Documents
The Correlation Between The Students’ Vocabulary Mastery And Their Skill In Writing Short Sentences Of Simple Future Tense
Helmi
Pahlawan Vol. 18 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (212.764 KB)
|
DOI: 10.57216/pah.v18i1.358
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kosakata penguasaan dan keterampilan menulis kalimat pendek simple future tense. Desain penelitian ini adalah desain korelasional; untuk mengetahui masalah penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa UIN antasari dari kelas intensif Bahasa inggris dan sampelnya diambil oleh menggunakan ukuran sampel untuk menentukan jumlah sampel berdasarkan tabel ukuran sampel, penulis mendapat tiga mahasiswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes, ada dua jenis tes untuk mengukur kemampuan siswa dalam penguasaan kosakata dan keterampilan menulis kalimat pendek siswa berdasarkan simple future tense. Teknik yang digunakan untuk menganalisis product moment dengan menggunakan SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan positif antara penguasaan kosakata dan keterampilan siswa dalam menulis kalimat pendek simple future tense.
Faktor Penyebab Rendahnya Minat Siswa Terhadap Materi Puisi Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di Sekolah Dasar Negeri Banjarmasin
Nurul Huda Fitriani;
Nadya Huda
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol 18 No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (145.741 KB)
|
DOI: 10.57216/pah.v18i1.359
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab rendahnya minat siswa dalam menulis puisi baru di SDN Banjarmasin. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu penelitian tentang data yang dikumpulkan dan dinyatakan dalam bentuk kata-kata dan gambar, kata-kata disusun dengan kalimat. Subjek dalam penelitian ini adalah 22 orang siswa. Alat penggali data dalam penelitian ini adalah wawancara dan alat penggali penunjang adalah observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan, bahwa ada terdapat faktor penyebab utama rendahnya minat siswa terhadap materi puisi pada mata pelajaran bahasa Indonesia pada Sekolah Dasar Negeri Banjarmasin, Peneliti menemukan beberapa faktor penyebab rendahnya minat siswa terhadap materi puisi dilihat dari hasil wawancara terdapat faktor internal yaitu motivasi, perasaan dan minat. Sedangkan dari faktor eksternal yaitu motivasi orang tua, motivasi guru, lingkungan, bahan bacaan perpustakaan. Pada hasil observasi pertama rendahnya keterampilan menulis puisi siswa. Kedua model pembelajaran yang digunakan guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia masih konvensional yaitu sebatas ceramah dan pemberian tugas. Ketiga, kurangnya perhatian siswa terhadap penjelasan guru, kebanyakan siswa justru ribut dan berbicara sendiri ketika guru sedang menjelaskan materi. Kondisi keempat yang juga tidak mendukung pembelajaran keterampilan menulis puisi di kelas V yaitu minimnya penguasaan kosakata yang juga berdampak pada rendahnya keterampilan menulis puisi siswa sehingga siswa kesulitan mengungkapkan ide- ide mereka.
Efektivitas Pembelajaran Tematik Dan Model Pembelajaran Role Playing Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Sekolah Dasar Negeri 2 Bangkal
Agus Dian Mawardi;
Masitoh Ambraini Aritonang
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol 18 No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (274.909 KB)
|
DOI: 10.57216/pah.v18i1.360
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran tematik dan model pembelajaran role playing terhadap hasil belajar siswa pada Sekolah Dasar Negeri 2 Bangkal tahun pelajaran 2021/2022. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif. Sampel menggunakan teknik non probabiity sampling yaitu dengan sampling jenuh dimana sampel yang diambil adalah seluruh siswa kelas III. Jenis desain penelitian ini menggunakan metode Komparasi, yaitu membandingkan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah diterapkannya model pembelajaran role playing. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah nilai rata-rata dan uji t. Nilai rata-rata sebelum diterapkannya model pembelajaran role playing yaitu sebesar 77, sedangkan nilai rata-rata sesudah diterapkannya model pembelajaran role playing yaitu sebesar 88. Selanjutnya, hasil perhitungan dari uji t yaitu membandingkan besarnya “t” yang diperoleh dalam perhitungan (=6.29) dan besarnya “t” yang tercantum pada tabel nilai t (=1.72 dan =2.51) maka dapat diketahui bahwa lebih besar dari pada yaitu: 1.72 lebih kecil dari 6.29 lebih besar dari 2.51. Dari perhitungan tersebut, maka hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa sebelum dan sesudah diterapkannya model pembelajaran role playing. Ke-simpulan yaitu secara meyakinkan dapat dikatakan model pembelajaran role playing menunjukkan efektivitas yang nyata; dalam artian model pembelajaran role playing dapat diandalkan sebagai model pembelajaran yang baik untuk meningkatkan hasil belajar siswa
Kinerja Tenaga Kependidikan Pada SMA Negeri 8 Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah
Insaniyah
Pahlawan Vol. 18 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (93.03 KB)
|
DOI: 10.57216/pah.v18i1.361
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja tenaga kependidikan di SMA Negeri 8 Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah ditinjau dari standar kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, kompetensi sosial, dan kompetensi manajerial sebagaimana tersebut di atas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Data penelitian berupa primer dan sekunder diperoleh melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Dilihat dari kompetensi kepribadian tenaga kependidikan masih rendah etos kerja, pekerjaan masih belum tepat waktu. Dalam kompetensi profesional, tenaga kependidikan kurang mampu menggunakan peralatan kerja dengan baik, seperti pendokumentasian data institusi menggunakan berbagai media, serta memberikan pelayanan administrasi yang baik sesuai prinsip pelayanan. Dalam kompetensi sosial, tenaga kependidikan kurang bekerjasama dengan semua pendidik dan antar tenaga kependidikan itu sendiri. Sedangkan pada kompetensi manajerial, tenaga kependidikan tidak dapat merencanakan program kerja dan kegiatan dengan baik sesuai dengan bidang pekerjaannya masing-masing, karena masih ada pekerjaan yang belum dilaksanakan. Untuk lebih meningkatkan kompetensi tenaga kependidikan, disarankan agar lebih aktif mengikuti pelatihan dan seminar yang berkaitan dengan bidang kompetensi tenaga kependidikan khususnya pada jenjang pendidikan SLTA.
Adaptasi Kurikulum Di Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif
Alpha Ariani
Pahlawan Vol. 18 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (146.096 KB)
|
DOI: 10.57216/pah.v18i1.362
Sekolah penyelenggara pendidikan inklusif dituntut untuk melakukan penyesuaian-penyesuaian termasuk dalam hal kurikulum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan adaptasi kurikulum di sekolah dasar penyelenggara pendidikan inklusif. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan dilaksanakan di lima sekolah dasar inklusif yang ada di Banjarmasin dengan informan kepala sekolah, guru kelas, dan guru pembimbing khusus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu sekolah inklusif menggunakan kurikulum nasional sebagai acuan dalam pembelajaran. Agar sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa maka dilakukan adaptasi kurikulum ketika proses pembelajaran berlangsung. Adaptasi dilakukan dalam hal modifikasi materi, penggunaan media, dan penilaian hasil belajar siswa. Namun sekolah masih banyak menemui kendala untuk menyusun dan mendokumentasikan ke dalam program pembelajaran individual (PPI).
Metode Guru BK Dalam Mengatasi Masalah Penyesuaian Diri Pada Anak Berkebutuhan Khusus: (Studi Kasus pada Siswa dengan Autisme di SLB Harapan Bunda Banjarmasin)
Dewy Nurchaifa Pebriany
Pahlawan Vol. 18 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (148.007 KB)
|
DOI: 10.57216/pah.v18i1.363
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan metode yang dilakukan guru BK dalam mengatasi permasalahan penyesuain diri pada siswa dengan autisme di SLB Harapan Bunda Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan jenis penelitian kualitatif (studi kasus). Subjek penelitian ialah guru BK dan siswa dengan autisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah penyesuaian diri siswa dengan autisme meliputi kurang mandiri, cenderung kaku, dan egosentris. Metode guru BK dalam mengatasi permasalahan penyesuaian diri subjek yaitu dengan metode bimbingan khusus. Metode bimbingan khusus dibagi menjadi 2 kelompok besar, yaitu metode kelompok (metode ceramah, metode demonstrasi/ praktik, metode drill, dan karya wisata) dan metode individu (metode tanya jawab dan metode penugasan).
Eksplorasi Nilai Religius Dalam Ungkapan Bahasa Banjar
Siti Faridah;
Saidah Tunnoor
Pahlawan Vol. 18 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (160.945 KB)
|
DOI: 10.57216/pah.v18i1.364
Ungkapan dalam bahasa Banjar merupakan salah satu bagian dari bahasa sastra lisan yang telah dihasilkan oleh masyarakat Banjar pada masa lalu dengan berbagai bentuk dan keunikannya. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui dan menggali nilai-nilai religius dalam ungkapan bahasa Banjar. Pada penelitian ini digunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini berbentuk teks-teks kalimat atau kumpulan ungkapan bahasa Banjar dari informan.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi teks dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi dan mengklasifikasi ungkapan bahasa Banjar berdasarkan nilai-nilai religius yang dikandungnya.Temuan dari penelitian ini adalah nilai-nilai religius yang terdapat dalam ungkapan bahasa Banjar meliputi: lurus hati, bahati masigit, talanggar dauh, diandak di bahu handak ka kapala, halus-halus iwak,ganal-ganal biawak, balang kambingan. Nilai-nilai ini sangat penting bagi generasi muda. Oleh karena itu, penggunaan dan pelestarian ungkapan bahasa Banjar dalam dunia pendidikan dan generasi muda sangat penting untuk terus dilanjutkan.
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru Di SDN Komet 3 Banjarbaru
Faridah Karyati
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol 18 No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (141.471 KB)
|
DOI: 10.57216/pah.v18i1.365
Pendidikan merupakan salah satu faktor kemajuan dan pembangunan negara, sehingga peran pendidikan sangat penting dalam kegiatan belajar mengajar seperti sekolah merupakan lembaga yang dapat memfasilitasi pembelajaran. Untuk mencapai visi dan misi tersebut diperlukan tingkat koordinasi yang tinggi dengan kepemimpinan yang baik. Di sisi lain, ada masalah dengan kepemimpinan karena beberapa alasan, sehingga keberhasilan terletak pada kualitas kepemimpinan. Pemimpin yang baik mampu memotivasi dan meningkatkan kinerja guru untuk dapat melaksanakan program kerja dengan baik. Dasar penilaian keberhasilan atau kegagalan seorang pemimpin atau pemimpin memerlukan beberapa upaya dan kriteria agar kepemimpinan tersebut memiliki kualitas kualitas yang baik yang dapat menunjang kinerja guru. SDN Komet 3 memiliki kualitas sekolah yang baik dan memiliki siswa yang berprestasi dalam bidang akademik dan non akademik, sehingga penulis tertarik untuk menulis lebih dalam tentang pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja guru di SDN Komet 3 Banjarbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dan metode kuantitatif dengan jumlah populasi 17 orang dengan jumlah sampel 17 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan skala Likert dengan analisis data regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa t hitung lebih besar dari t tabel 4,718 lebih besar dari 2,110 dan taraf signifikan 0,05 lebih besar dari 0,000, maka Ha diterima dan H0 ditolak yang artinya ada pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru di SDN Komet 3 Banjarbaru.
Upaya Kepala Sekolah Untuk Mengembangkan Kinerja Guru Di SMAN 11 Banjarmasin
Maria Ulfah
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol 18 No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (129.915 KB)
|
DOI: 10.57216/pah.v18i1.366
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan upaya yang dilakukan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMAN 11 Banjarmasin. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Subjek penelitian ialah Kepala Sekolah, Guru, dan beberapa siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan kepala sekolah memangmterjadi peningkatan terhadap kinerja guru di SMAN 11 Banjarmasin. Guru-guru di sekolah datang tepat pada waktunya dan melakukan pengajaran dan pendidikan terhadap peserta didik dengan maksimal.
HUBUNGAN ANTARA PSYCHOLOGICAL CAPITAL DENGAN WORK ENGAGEMENT PADA GURU DI SMA PGRI 2 BANJARMASIN
Dewy Nurchaifa Pebriany
Pahlawan Vol. 16 No. 1 (2020): April, 2020
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (51.08 KB)
|
DOI: 10.57216/pah.v16i1.370
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan psychological capital dengan work engagement pada guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek dalam penelitian ini adalah Guru di SMA PGRI 2 Banjarmasin sebanyak 50 orang yang diambil dengan metode purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala Psychological Capital Questionnaire-24 (PCQ-24) dan Utrecht Work Engagement Scale (UWES). Metode analisis data yang digunakan adalah Pearson Product Moment. Hasil analisis data menunjukkan bahwa psychological capital dan work engagement mempunyai hubungan yang positif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi psychological capital maka semakin tinggi pula work engagement pada guru di SMA PGRI 2 Banjarmasin.