AL-QOLAM: Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat
Al-Qolam: Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan masyarakat (p-2657-2168) (e-2774-9215) dikelola oleh Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam dan diterbitkan oleh STAI Hubbulwathan Duri dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Hal ini memberikan kesempatan kepada peneliti, dosen, pakar dan praktisi, mahasiswa dan pihak lain untuk mempublikasikan hasil penelitiannya. Al-Qolam menerbitkan tulisan/karya ilmiah dalam bidang: 1) Dakwah 2) Konseling Islam 3) Manajemen Dakwah 4) Pemberdayaan Masyarakat Islam 5) Pengembangan Masyarakat Desa, Kota, Marjinalisasi 6) Pemberdayaan Spiritual, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial.
Articles
72 Documents
Strategi Dakwah Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah Tawangsari Berbasis Pengelolaan Sumber Daya Manusia
MD FUAD UIN Tulungagung
AL-QOLAM : Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 2 (2021): AL QOLAM: Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pondok pesantren adalah suatu tempat para santri untuk menuntut ilmu dan juga sebagai wadah penyiaran agama islam. Pondok Pesantren bertugas atas pemberdayaan individu yang kemudian akan memberikan perubahan dalam masyarakat. Sebagai lembaga dakwah pondok pesantren juga harus memecahkan masalah sosial yang ada di masyarakat. Peneletian ini akan meneliti mengenai strategi dakwah pondok pesantren modern Darul Hikmah Tawangsari berbasis pengelolaan SDM. Tujuan dari peneliti ini untuk memahami bagaimana konsep strategi dakwah pondok pesantren modern Darul Hikmah Tawangsari serta peran dari dakwah tersebut terhadap masyarakat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dakwah berbasis pengelolaan SDM adalah dakwah yang berupa pemberdayaan, pembinaan masayarakat agar menjadi masyarakat yang dapat mewujudkan ajaran islam dalam segala aspek kehidupan. Peran dari dakwah tersebut kepada masyarakat menjadi pemersatu atas keragaman masyarakat. Islamic boarding school is a place for students to study and also as a place for broadcasting the Islamic religion. Islamic boarding schools are tasked with empowering individuals who will provide change in society. As a da'wah institution, Islamic boarding schools must also solve social problems that exist in society. This research will examine the da'wah strategy of the modern Darul Hikmah Tawangsari Islamic boarding school based on human resource management. The purpose of this research is to understand how the concept of the da'wah strategy of the modern Islamic boarding school Darul Hikmah Tawangsari and the role of the da'wah to the community. The results of this study indicate that da'wah based on human resource management is da'wah in the form of empowerment, community development so that it becomes a society that can realize Islamic teachings in all aspects of life. The role of the da'wah to the community is to unify the diversity of society.
Pengelolaan Kegiatan Di Panti Asuhan Yatim Persatuan Guru-guru Agama Islam (PGAI) Kota Padang
fernando yudistira
AL-QOLAM : Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 2 (2021): AL QOLAM: Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kesalahan dalam mengelola panti asuhan menyebabkan hasil kegiatan pendidikan dan keterampilan anak asuh di panti asuhan PGAI kurang baik. Batasan masalah dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan kegiatan bidang pendidikan dan pelatihan keterampilan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis secara kualitatif dan diolah dengan teknik memeriksa data, kemudian data tersebut diklasifikasikan dan analisis untuk menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, (1) program yang dibuat merupakan program jangka pendek seperti memerikan pendidkan hafalan al-Quran setiap hari selesai shalat maghrib, pelatihan teknisi komputer dan sebagainya, untuk penganggaran dana kegiatan ini pengurus anggarkan dari dana yang ada seperti kas, donatur dari masyarakat dan pemerintah. (2) dalam memberikan tugas manajer membagi sesuai kempuan bawahannya, untuk penentuan program pengurus tetapkan ketika musyawarah besar, tugas-tugas yang dibagikan kemudian dikelompokkan untuk memudahkan bawahan untuk melakukan kegiatan tersebut. (3) dalam memberikan pengembagan kepada bawahan manajer memberikan pelatihan berupa memberikan materi pelatihan secara berdiskusi yang sebelumnya didapat oleh manajer ketika mengikuti pelatihan dari pemerintah, menejer juga memberikan honor dan insentif yang berfariatif kepada bawahan untuk memupuk semangat kerja bawahan tersebut. (4) pengawasan secara langsung dilakukan manajer dari setiap kegiatan yang dikerjakan dan pengawasan secara tidak langsung dengan cara menanyai laporan dari hasil kegiatan yang telah dilaksanakan kepada bawahan, setelah itu dilakunan penilaian dari hasil kerja yang telah terlaksanan.
konsep Dakwah Melalui Pendidikan Multikultural Persfektif Al-Qur'an
Henrizal Hadi
AL-QOLAM : Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 2 (2021): AL QOLAM: Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian Untuk menganalisis pengertian dan aspek pendidikan multikultural, Untuk menganalisis tujuan pendidikan Multikultural, Untuk mnganalisis dasar atau konsep pendidikan Multikultural dalam prespektif Al-Qur’an. Penelitian ini merupakan penelitian Library reserch (penelitian kepustakan), melakukan penelitian dengan merujuk pada referensi sesuai judul penelitian. Analisis yang digunakan adalah Deskriptif . Hasil penelitian Pendidikan multikultural yaitu sebagai ushaa untuk dapat menanamkan nilai-nilai kebersamaan kepada pserta didik dalam lingkungan yang berbeda baik ras, etnik,agama ,budaya nilai-nillai, dan ideologi sehingga memiliki kemampuan untuk dapat hidup bersama dalam serta dengan menerapkan Lima dimensi aspek dalam pendidikan Multikultural. Tujuan pendidikan multikultural pendidikan yang bertujuan menghargai pluralisme budaya itu tidak hanya ditoleransi tetapi juga dirangkul dan keragaman pengalaman manusia itu diharapkan memberi keraifan sehingga kesadaran perbedaan akan melhirkan sikap toleran saling menghargai dan tolong menolong.Dalam prespektif Al-Quran , al-Quran memperkuat dan membuktikan bahwa merupakan sumber ilmu yang dijadikan patokan dalam pendidikan multikultural sehingga disinilah misi islam sebagai rahmat bagi alam semesta akan terwujud.
Peran Pesantren Dalam Kaderisasi Dakwah
Feri Sarnandes;
Syahbuddin zakaria
AL-QOLAM : Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 2 (2021): AL QOLAM: Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Islamic boarding schools in essence not only prepare their students to become human beings who have religious character and are knowledgeable, but also develop the psychology of their students to become individuals who are sensitive and care about their environment. Awareness of the surrounding environment is the main provision of a preacher's passion, because without awareness and concern, the slogan of the preaching of wahamar ma'ruf nahimunkar will not be realized. The concept of Islamic boarding school education is deliberately designed in such a way that the students who later graduate become human resources who are ready to preach Islamic values wherever they are.
Sterategi Bank Tabungan Negara Syariah Cabang Pekanbaru Dalam Menyelesaikan Pembiayaan Murabahah Perumahan Rakyat Bermasalah Dalam Presfektif Ekonomi Islam
M. Biwa Pratama
AL-QOLAM : Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): AL QOLAM: Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kredit macet atau Non Performing Financing pada perbankan syariah khusus pada berbagai program pembiayaan masih saja terjadi,termasuk pada pembiayan murabahah perumahan rakyat di Bank Tabungan Negara (BTN) Syariah Cabang Pekanbaru. Diperlukan strategi yang tepat dalam mengatasi permasalahan ini agar tidak mengganggu kinerja perbankan.Penelitian dengan metode kualitatif melalui penelitian lapangan ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang telah dilakukan BTN Syariah Cabang Pekanbaru dalam dalam penyelesaian pembiayaan murabahah perumahan rakyat bermasalah. Teknik pengumpulan data adalah wawancara dan observasi serta pemeriksaan dokumentasi.Hasil penelitian mengungkapkan fakta bahwa: Pertama: Faktor yang menyebabkan terjadinya pembiayaan perumahan bermasalah di BTN Syariah Pekanbaru secara umum ada dua yakni faktor intern bank, dan faktor ektern bank. Faktor intern diantaranya ketidaktepatan analisa terhadap kondisi dan potensi calon debitur, serta kelemahan dalam melakukan pembinaan dan monitoring. Sedangkan faktor ekstern bank meliputi kesengajaan dari debitur, kebijakan pemerintah masa pandemi, dan musibah kebakaran. Kedua: Strategi yang dijalankan oleh BTN Syariah Cabang Pekanbaru sangat efektif. Strategi yang diutamakan adalah penyelamatan pembiayaan bermasalah dengan jumlah penyelesaian sebanyak 115 unit atau 63,19%, dengan asumsi dapat menguntungkan kedua belah pihak. Sedangkan penggunaan strategi kedua yakni penyelesaian pembiayaan bermasalah sebanyak 67 unit atau 36,81%. Ketiga: Sesuai dengan analisis tinjauan hukum Islam, strategi yang diterapkan BTN Syariah Cabang Pekanbaru telah sesuai dengan syariat Islam yakni berlandaskan musyawarah mufakat, bersikap lemah lembut dalam mempererat silaturrahim, namun tetap tegas dalam menjalankan putusan bersama, serta menghidari memakan harta secara bathil. Kaidah yang dijalankan dari maqaṣid asy-syari’ah yakni untuk memelihara kemaslahatan (maṣlahah) manusia dan sekaligus menghindari kerusakan (mafsadah).
Nalar Maqasid dan Kepentingannya: Tinjauan Atas Pemikiran Jasser Auda
Minrahadi Minrahadi
AL-QOLAM : Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): AL QOLAM: Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang tulisan ini adalah kegelisahan akademik penulis ketika melihat adanya kesamaan maqasid syariah Jasser Auda dengan utilitarianisme dalam mengidentifikasi kebaikan tertinggi (summum bonum). Jika memang demikian, itu artinya maqasid syariah Jasser Auda juga tidak luput dari problem yang sering dihadapi oleh doktrin filsafat utilitarianisme, yaitu problem hubungan tujuan dengan sarana. Untuk menjawab kegelisahan akademik tersebut, tulisan ini berupaya menganalisis konstruksi nalar maqasid Jasser Auda beserta kepentingannya melalui teori kritik nalar praktis Immanuel Kant. Bagian akhir tulisan ini memperlihatkan adanya kesamaan doktrin antara maqasid syariah Jasser Auda dengan utilitarianisme karena keduanya berangkat dari nalar dan kepentingan yang sama, yaitu nalar praktis empiris dengan kepentingan pragmatis. Selain itu, kesimpulan tulisan ini juga memperlihatkan bahwa implikasi praktis dari nalar maqasid Jasser Auda cenderung akan melegalisasi sarana atas nama tujuan sekali pun Jasser Auda sendiri tidak pernah secara eksplisit membenarkan hal tersebut.Kata Kunci: nalar maqasid, jasser auda, pragmatis, maqasid syariah
Optimalisasi Pencegahan Juvenile Deliquency Berbasis Masjid
Mohammad Hotibul Umam
AL-QOLAM : Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): AL QOLAM: Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Masjid memiliki fungsi yang sangat strategis dalam masyarakat Islam baik sebagai tempat ibadah maupun pusat media pembinaan umat secara holistik. Tulisan ini menggambarkan optimalisasi fungsi masjid sebagai pusat pembenahan kenakalan remaja (juvenile deliquency) dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Masyarakat terutama remaja jarang memaksimalkan masjid untuk kegiatan selain agama. Hal ini bagi remaja akan menimbulkan rasa sungkan pada masjid dan yang lebih mengkhawatirkan kegiatan remaja kurang terkontrol. Kenakalan remaja sudah sangat merata di lingkungan masyarakat. Tujuan optimalisasi fungsi masjid sebagai upaya mencegah Juvenile Deliquency (Kenakalan Remaja) sangat diperlukan. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Adapun hasil optimalisasi fungsi masjid sebagai upaya pencegahan Juvenile Deliquency meliputi bidang organisasi, ibadah, pendidikan, sosial dan ekonomi. Dalam bidang organisasi yaitu memaksimalkan peran ikatan remaja masjid, kemudian dalam bidang pendidikan yaitu “masjid gudang ilmu”, serta “masjid solusi msyarakat” optimalisasi bidang sosial dan yang terakhir bidang ekonomi yaitu “ekonomi remaja berbasis masjid”.
Perkembangan Media Audio Visual Animasi Zepeto Mengenai Pembelajaran Khalifah Islam Bagi Siswa Kelas 6 SD
Andien Sofatun Navilah;
Ani Nur Aeni;
Ismi Nabilah Aufa;
Luthfia Nur Andini
AL-QOLAM : Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): AL QOLAM: Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAKDi tengah kemajuan teknologi ini guru diharapkan dapat memudahkan guru membuat media pembelajaran untuk mata pelajaran bagi para siswa. Salah satu salah satu mata pelajaran yang bisa memanfaatkan perkembangan teknologi adalah pembelajaran PAI di SD . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas media pembelajaran audio visual menggunakan video animasi zepeto. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (DD) yang meliputi analisis, perencanaan, produksi, dan atau evaluasi. Penelitian DD dapat disebut juga sebagai cara dalam menciptakan prosedur, teknik, dan atau alat berdasarkan pada analisis metodis terhadap suatu kasus yang spesifik (Richey dan Klein, 2007). Penelitian ini menghasilkan efektivitas media pembelajaran audio visual berupa video animasi terhadap hasil belajar mata pelajaran PAI. Keefektifan yang dimaksud dalam penelitian ini adalah keberhasilan tentang suatu usaha dari sistem yang dirancang untuk melibatkan siswa secara aktif dan mandiri dalam pembelajaran. Hasil uji menyatakan bahwa terdapat keefektifan penggunaan media pembelajaran audio visual berupa media animasi zepeto ini dengan hasil belajar yang di dapat siswa.ABSTRACTIn the midst of technological advances, teachers are expected to make it easier for teachers to make learning media for subjects for students. One of the subjects that can take advantage of technological developments is PAI learning in elementary school. This study aims to determine the effectiveness of audio-visual learning media using zepeto animation video. This research is a development research (DD). includes analysis, planning, production, and or evaluation. DD research can also be referred to as a way of creating procedures, techniques, and/or tools based on methodical analysis of a specific case (Richey and Klein, 2007). This study resulted in the effectiveness of audio-visual learning media in the form of animated videos on the learning outcomes of PAI subjects. The effectiveness referred to in this study is the success of an effort from a system designed to involve students actively and independently in learning. The test results state that there is an effective use of audio-visual learning media in the form of this zepeto animation media with the learning outcomes that students get.
Persepsi Masyarakat Terhadap Wanita Bercadar
zikri zikri
AL-QOLAM : Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): AL QOLAM: Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Aurat perempuan merupakan seluruh badan kecuali muka dan telapak tangan, hal ini menimbulkan pandanagan tersendiri tentang wanita bercadar di kota Padang.
Strategi Sultan Syarif Kasim II (1915-1945) Terhadap Pemeberdayaan Perempuan Berbasis Pendidikan
Aslati Aslati;
M Khairul Amri;
Silawati Silawati;
Mochammad Novendri S
AL-QOLAM : Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6, No 2 (2022): AL QOLAM: Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemberdayaan perempuan berbasis pendidikan yang dilakukan oleh Sultan Syarif Kasim II. Aspek yang diteliti dalam penelitian ini adalah enabling, empowering, dan mandiri. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif berbasis library research dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam, pengamatan, studi dokumentasi, dan lembaran-lembaran atau buku yang sudah ditulis dan diterbitkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada sejarah pemberdayaan perempuan melalui pendidikan di Siak Sri Indrapura, hal ini hanya dapat berupa orang-orang tua dahulu yang hidup pada zaman itu yang masih hidup dan dituangkan dalam bentuk tulisan atau buku, Pendidikan perempuan hadir di Siak yaitu menyelamatkan anak Siak dari kebodohan, menyelamatkan anak perempuan yang terikat dengan adat. Maka straegi dalam pemberdayaan perempuan adalah dengan meningkatkan mutu jaminan pendidikan nya agar perempuan bisa menjadi mandiri dan kemandirian nya. Jika tidak ada pendidikan perempuan di Siak maka rakyat siak akan merasakan kebodohan. Sultan Syarif Kasim II adalah salah sebagai tokoh pejuang Siak bersama permaisuri pertama dan kedua untuk memberdayakan masyarakat melalui pendidikan perempuan ini.Kata Kunci: Pemberdayaan, Pendidikan, Sultan Syarif Kasim II