cover
Contact Name
Alfredo Tutuhatunewa
Contact Email
alfredo.tutuhatunewa@fatek.unpatti.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ale2021@fatek.unpatti.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Pattimura Jl. Ir. M. Putuhena Kampus Poka Ambon - 97233
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Archipelago Engineering
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 26203995     EISSN : 27987310     DOI : https://doi.org/10.30598/ale
Core Subject : Engineering,
Prosiding “Archipelago Engineering” adalah prosiding yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Pattimura, sebagai sarana publikasi hasil Seminar Nasional "Archipelago Engineering (ALE)", yang merupakan dari hasil penelitian, studi kepustakaan dan sharing dalam bidang teknik mesin, teknik industri dan teknik kelautan serta teknik sipil dan perencanaan wilayah. Prosiding ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya yang berupa artikel hasil penelitian ataupun penelitian terapan, artikel telaah yang berkaitan dengan perkembangan teknologi. Informasi tentang pedoman penulisan artikel dan prosedur pengiriman artikel terdapat pada setiap penerbitan. Semua artikel yang masuk akan melalui “peer-review process”. Artikel dipublikasikan pada Prosiding, setelah memenuhi persyaratan sesuai pedoman penulisan artikel dan telah dipresentasikan pada Seminar Nasional ALE. Prosiding ini diterbitkan dalam setahun sekali.
Articles 182 Documents
PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN KAKU DENGAN METODE MANUAL DESAIN PERKERASAN JALAN 2024 PADA RUAS JALAN R. SUPRAPTO, RUMAH TIGA, KOTA AMBON, MALUKU Bakarbessy, Erdyd S.; Metekohy, Juliet G; Wangean, Febrino
ALE Proceeding Vol 7 (2025): Archipelago Engineering (ALE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.7.2025.76-87

Abstract

Jalan merupakan infrastruktur utama dalam pengembangan wilayah yang mendukung aktivitas ekonomi, sosial, dan mobilitas masyarakat. Jalan R. Suprapto di Rumah Tiga, Kota Ambon, Maluku, merupakan salah satu jalan utama yang berperan strategis mendukung arus lalu lintas serta akses menuju Rumah Sakit Dr. J. Leimena. Dalam beberapa tahun terakhir, jalan ini mengalami kerusakan seperti retakan, lubang, dan deformasi akibat ketidakmampuan menahan beban kendaraan serta kondisi cuaca ekstrem. Kondisi ini menyebabkan keluhan masyarakat dan mengganggu kelancaran lalu lintas. Penelitian ini bertujuan merencanakan tebal perkerasan kaku yang optimal sebagai alternatif pengganti perkerasan lentur dengan Manual Desain Perkerasan Jalan Tahun 2024. Data primer yang digunakan meliputi data Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) dan hasil pengujian Dynamic Cone Penetrometer (DCP) untuk nilai California Bearing Ratio (CBR). Dari hasil analisis, ditemukan bahwa nilai CBR sebesar 13,98%, dengan perkerasan beton semen tebal 180 mm, lapis fondasi beton kurus 100 mm, lapis drainase agregat kelas A 200 mm, serta timbunan pilihan berbutir kasar 200 mm. Perencanaan ini juga mempertimbangkan kondisi tanah dasar, beban lalu lintas, dan spesifikasi material dengan umur rencana 40 tahun. Jumlah Sumbu Kendaraan Niaga (JSKN) untuk umur rencana tersebut mencapai 3.929.943, sehingga jalan lebih tahan lama dan mampu menahan beban lalu lintas yang terus meningkat.
PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU SPRING BED MENGGUNAKAN METODE EOQ PADA PT XYZ Maitimu, N. E.; Pattiapon, M. L.
ALE Proceeding Vol 7 (2025): Archipelago Engineering (ALE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.7.2025.88-96

Abstract

PT. XYZ telah melaksanakan perencanaan persediaan bahan baku melalui bagian Production Planning Inventory Control (PPIC). Namun, perusahaan mengalami penumpukan bahan baku dan barang jadi di gudang, yang mengakibatkan penghentian kegiatan produksi. Hal ini disebabkan oleh perencanaan kebutuhan bahan baku yang belum optimal, di mana bahan baku yang diterima tidak sesuai dengan waktu pemesanan dan standar yang diharapkan. Akibatnya, produksi terganggu dan terjadi penumpukan bahan baku. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung total biaya persediaan dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Hasil analisis menunjukkan bahwa dari delapan jenis bahan baku yang diteliti, terdapat delapan bahan baku yang menunjukkan efisiensi biaya ketika menggunakan metode EOQ, yaitu Per, kawat, busa roll, kain woven, benang quilting, cotton cheet 165, pipa foam, dan benang extra jeans.
SUPERIOR PERFORMANCE IN REACTIVE DISTILLATION METHOD FOR INDUSTRIAL APPLICATION: A CASE STUDY OF ETHYL LACTATE PRODUCTION Taipabu, Muhammad Ikhsan; Rahanra, Geraldi; Rachmah, Alif Nur Laili; Badaruddin, Sabrianah; Trisnantaria, Tamaratritania C.; Tan, Clarissa
ALE Proceeding Vol 7 (2025): Archipelago Engineering (ALE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.7.2025.97-104

Abstract

Ethyl lactate, a biodegradable and environmentally friendly solvent, offers a sustainable alternative to conventional petroleum-based solvents. This study presents a comprehensive evaluation of ethyl lactate production through both conventional and intensified process designs using rigorous process simulation. The reactive distillation column (RDC) was identified as the most efficient configuration, achieving notable reductions in total capital cost (57.3%) and total operating cost (40.2%) compared to traditional setups. The NRTL thermodynamic model was employed to accurately capture non-ideal behavior among reactive components, and kinetic parameters were validated against experimental data. The results demonstrate that RDC-based process intensification significantly enhances economic performance while promoting sustainable chemical manufacturing, positioning it as a promising approach for future green solvent production.
V’s DIAMOND: AN INNOVATIVE FRAMEWORK FOR ASSESSING THE COMPETITIVE ADVANTAGES OF FISH PROCESSING INDUSTRY CLUSTERS IN ARCHIPELAGIC REGIONS Kakerissa, Ariviana Lientje
ALE Proceeding Vol 7 (2025): Archipelago Engineering (ALE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.7.2025.105-116

Abstract

The fish processing sector on Ambon Island faces significant challenges in strengthening its competitiveness in both domestic and international markets. This study introduces the V’s Diamond model, an adaptation of Porter’s Diamond that integrates social capital as a key element in assessing the competitiveness of fish processing industry clusters in archipelagic regions. The research aims to develop and apply this model to Ambon Island, evaluating its relevance and implications for small island economies. A mixed-methods approach was employed, combining interviews with industry stakeholders, government representatives, and trade associations with an extensive literature review. Findings highlight the critical role of infrastructure, raw material availability, government policies, and social capital in enhancing the competitiveness of the fish processing industry cluster. The incorporation of social capital within the V’s Diamond framework emphasizes the importance of collaboration in driving efficiency and innovation. Based on these insights, the study offers strategic recommendations to strengthen the fish processing industry on Ambon Island and explores the model’s broader applicability to other archipelagic regions.
ANALISIS KINERJA KOLAM PELABUHAN DAN PROYEKSI KEBUTUHAN IDEAL UNTUK MENDUKUNG OPERASIONAL PELABUHAN PERIKANAN BERKELANJUTAN (STUDI KASUS: PPN AMBON) Soumokil, Ruth P.
ALE Proceeding Vol 7 (2025): Archipelago Engineering (ALE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.7.2025.117-123

Abstract

Pertumbuhan aktivitas perikanan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ambon menuntut ketersediaan kolam labuh yang memadai untuk menjamin kelancaran dan keselamatan operasional kapal. Namun, keterbatasan kapasitas kolam pelabuhan menjadi tantangan dalam mendukung pelabuhan perikanan yang berkelanjutan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana kondisi eksisting kapasitas kolam pelabuhan saat ini, bagaimana proyeksi kebutuhan ideal kolam pelabuhan berdasarkan kunjungan kapal, dan bagaimana rekomendasi kebijakan yang dapat diberikan untuk optimalisasi kolam labuh di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas eksisting kolam pelabuhan, memperkirakan kebutuhan ideal kolam labuh hingga tahun 2035, serta merumuskan rekomendasi kebijakan pengelolaan kolam pelabuhan secara berkelanjutan. Metode yang digunakan bersifat kuantitatif-deskriptif dengan analisis data menggunakan metode moving average terhadap data kunjungan kapal tahun 2019–2023. Hasil analisis menunjukkan bahwa kolam pelabuhan seluas ±25.000 m² dengan panjang dermaga aktif 250 meter hanya mampu melayani 125–145 kapal per tahun secara efektif. Proyeksi kunjungan kapal menggunakan moving average menunjukkan tren penurunan moderat, dari 467 kapal pada tahun 2025 menjadi 344 kapal pada tahun 2035. Dengan kebutuhan ruang tambat konservatif sebesar 500 m² per kapal per hari, estimasi kebutuhan kolam labuh mencapai 470–660 m², dan direkomendasikan buffer tambahan 10–20% menjadi sekitar 750–800 m². Kesimpulan dari penelitian ini adalah kapasitas kolam eksisting masih cukup untuk memenuhi proyeksi jangka menengah, namun perlu optimalisasi pengelolaan ruang tambat dan mitigasi terhadap potensi konflik penggunaan ruang. Rekomendasi yang diberikan meliputi penataan sistem tambat, pengembangan sistem informasi manajemen tambat berbasis digital, serta integrasi prinsip keberlanjutan dalam pengelolaan pelabuhan perikanan.
PEMETAAN ZONA PROSPEKIF GEOTHERMAL DI PULAU MAKIAN MENGGUNAKAN ANALISIS MULTISPEKTRAL LANDSAT-8 Usman, Hanifa; Auliya, Dian Putri; Awan, Raudhatul Zahra; Limehuwey, Resti
ALE Proceeding Vol 7 (2025): Archipelago Engineering (ALE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.7.2025.124-130

Abstract

Indonesia memiliki potensi energi panas bumi yang besar, terutama di daerah dengan aktivitas vulkanik tinggi, seperti Pulau Makian di Halmahera Selatan. Pemanfaatan energi panas bumi dapat menjadi solusi bagi keterbatasan pasokan listrik di daerah terpencil. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi panas bumi di Pulau Makian dengan menggunakan analisis citra satelit Landsat 8. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengolahan citra satelit Landsat 8 untuk menganalisis Land Surface Temperature (LST) dan identifikasi anomali termal di permukaan. Selain itu, analisis geologi regional dilakukan untuk memahami kondisi litologi dan struktur geologi yang berperan dalam sistem panas bumi. Data citra satelit diolah menggunakan metode algoritma suhu permukaan tanah dengan mempertimbangkan nilai emisivitas dan koreksi atmosferik. Hasil penelitian menunjukkan adanya anomali suhu tinggi yang terkonsentrasi di sekitar Gunung Kie Besi, yang merupakan gunung api aktif di Pulau Makian. Peta LST yang dihasilkan menunjukkan kisaran suhu antara 14,5601°C hingga 32,64°C, dengan nilai tertinggi berada di area puncak gunung dan sekitarnya. Selain itu, keberadaan mata air panas yang ditemukan di sekitar area dengan anomali termal semakin menguatkan indikasi potensi panas bumi di wilayah ini. Hasil ini mengindikasikan bahwa Pulau Makian memiliki potensi geotermal yang dapat dimanfaatkan lebih lanjut untuk pengembangan energi berkelanjutan.
TINJAUAN KEBUTUHAN DAN KETERSEDIAAN AIR BERSIH NEGERI SEILALE KECAMATAN NUSANIWE KOTA AMBON Tehupuring, Venesya Damaris; ., Warniyati; Tutkey, Monica Rina; Sihombing, Tri Octaviani
ALE Proceeding Vol 7 (2025): Archipelago Engineering (ALE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.7.2025.131-139

Abstract

Pemenuhan kebutuhan air bersih sangat bergantung pada ketersediaan sumber air bersih yang ada. Negeri Seilale memiliki tiga sumber air bersih yaitu mata air Pancuran Tujuh, mata air Weslaur dan sumur bor. Sumber air tersebut hanya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan lima RT dari sepuluh RT yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau kebutuhan dan ketersedian air bersih di Negeri Seilale untuk seluruh warga sampai tahun 2032. Penelitian ini menggunakan metode aritmatik dan geometrik untuk menghitung laju pertumbuhan penduduk. Pengukuran debit pada mata air dilakukan dengan menggunakan metode tampung. Analisis kebutuhan air bersih dilakukan berdasarkan Kriteria Perencanaan Dirjen Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum tahun 2000 untuk kategori desa. Berdasarkan hasil penelitian, jumlah ketersediaan air dari ketiga sumber air adalah 3,33 liter/detik, sedangkan kebutuhan air bersih di Negeri Seilale pada tahun 2032 adalah 1,81 liter/detik. Hal ini menunjukan bahwa jumlah ketersediaan air pada Negeri Seilale mampu untuk memenuhi kebutuhan air bersih sampai tahun 2032. Dengan demikian pemerintah setempat perlu mengupayakan untuk merancang jaringan pipa distribusi ke rumah-rumah penduduk supaya seluruh warga mendapatkan pelayanan air bersih.
STUDI EKSPERIMEN SIFAT MEKANIS KOMPOSIT YANG DIPERKUAT SERAT ALAM COCONUT BARK FIBER DENGAN ORIENTASI SERAT MEMANJANG Leiwakabessy, Arthur Y.; Sarwuna, Sefnath J. Etwan; Wattimena, W. M. E.
ALE Proceeding Vol 7 (2025): Archipelago Engineering (ALE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.7.2025.140-146

Abstract

Potensi produksi kelapa yang cukup luas ini selain bermanfaat untuk sumber pendapatan masyarakat tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai potensi serat alam menggunkan limbah pelapah kelapa tersebut sebagai salah satu bahan penguat pembuatan material komposit. Serat pelepah kelapa sebagai elemen penguat sangat menentukan sifat mekanik dari komposit karena meneruskan beban yang di distribusikan oleh matrik. Orientasi serat pelepah kelapa yang dikombinasi dengan polyester sebagai matrik, akan dapat menghasilkan komposit alternatif yang bermanfaat dalam dunia industri. Penelitian ini dilakukan secara ekperimental menggunakan variasi volume 10:90%, 20:80%, 30:70%, 40:60%, 50:50%. Hasil pengujian menunjukan nilai kekuatan impak menunjukan nilai kekuatan impak maksimal diperoleh pada fraksi 50:50% matriks dengan nilai 0,19, selanjutnya terjadi penurunan untuk variasi fraksi volume 10:90% matriks dengan nilai 0,12, hasil ini dianalisis masih layak untuk digunakan sebagai material pembuatan lambung kapal karena nilai kekuatan impak sesuai standar yang ditentukan. Penambahan fraksi volume serat menunjukan serat penguat semakin banyak dalam komposit sehingga gaya yang diterima oleh matrik akan diteruskan kepada serat penguatnya. Hal ini sesuai dengan prinsip dasar komposit bahwa serat berfungsi sebagai penguat.
ANALISIS KINERJA PEGAWAI BERDASARKAN KOMPETENSI PADA UNIVERSITAS PATTIMURA. Picauly, Annalyse
ALE Proceeding Vol 7 (2025): Archipelago Engineering (ALE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.7.2025.147-152

Abstract

Kinerja pegawai merupakan bentuk kegiatan yang dilakukan oleh seorang ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini merupakan pengadian yang dilakukan oleh seorang ASN Pada lembaga dimana ASN tersebut bekerja. Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja seorang ASN ditentukan oleh beberapa faktor. Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai adalah kompetensi Pegawai tersebut . Penelitian ini betujuan untuk menganalisis kinerja pegawai Universitas Pattimura berdasarkan kompetensi yang dimilki. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuatitatif. Populasi dan sampel digunakan adalah Tenaga Kependidikan Universitas Pattimura dengan jumlah 76 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa kompenetsi sangat mempengaruhi Kinerja ASN, dari hasil uji hipotesis diperoleh bahwa Ho ditolak dan Ha yang berarti bahwa kompetensi sangat mempengaruhi kinerja pegawai universitas pattimura.
IMPLEMENTASI SISTEM HYBRID PLTS–PLN PADA POWER STATION MOBILE UNTUK MOBILITAS ENERGI MANDIRI Simanjuntak, Antoni; Latuny, Jonny; Louhenapessy, Jandri; Aponno, Isak
ALE Proceeding Vol 7 (2025): Archipelago Engineering (ALE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.7.2025.153-160

Abstract

Kebutuhan akan sumber energi yang andal dan fleksibel semakin penting, terutama di daerah terpencil dan situasi darurat yang sulit dijangkau oleh jaringan listrik konvensional. Salah satu solusi yang dikembangkan adalah sistem pembangkit listrik hybrid yang menggabungkan sumber energi terbarukan berbasis energi surya dan konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa sistem hybrid Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan PLN dalam pengisian serta pengosongan baterai pada sistem power station mobile sebagai solusi mobilitas energi mandiri. Pengujian dilakukan dengan dua metode pengisian yaitu menggunakan modul surya dan listrik PLN, serta dua skenario pengosongan dengan menggunakan beban pompa air dan lampu LED. Hasil menunjukkan bahwa pengisian dengan modul surya selama 7 jam 15 menit mampu meningkatkan tegangan baterai dari 11,9 V hingga 12,52 V dengan energi maksimal 1.252 Wh, menunjukkan efisiensi tinggi saat radiasi matahari optimal. Sementara itu, pengisian menggunakan listrik PLN selama 11 jam 30 menit menunjukkan kestabilan tinggi, dengan tegangan meningkat hingga 12,97 V dan energi mencapai 1.297 Wh. Pengosongan baterai menggunakan pompa air berlangsung selama 2,5 jam dengan penurunan tegangan hingga 10,77 V dan arus mencapai 22,8 A, sedangkan pengosongan dengan lampu LED selama 4 jam 45 menit menunjukkan penurunan tegangan hingga 10,91 V dengan arus stabil sekitar 13 A. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem hybrid mampu menyediakan dan menyimpan energi secara efisien serta menunjang kebutuhan daya beban secara konsisten. Sistem ini potensial untuk diimplementasikan di daerah terpencil dan kondisi darurat yang memerlukan sumber energi mandiri.