cover
Contact Name
Ida Leida Maria
Contact Email
jurnal.mkmi@gmail.com
Phone
+628114440454
Journal Mail Official
journal.mkmi@unhas.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan Km.10, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin, Tamalanrea, Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 02162482     EISSN : 23564067     DOI : https://doi.org/10.30597/mkmi.v18i1
Core Subject : Health,
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia accepts scientific papers in the form of research reports (original research papers) with a focus on the development of public health issues problems in Indonesia, including the developments and main problems in the field of epidemiology; Health Promotion; Environmental Health, Occupational Health, and Safety, Health Administration and Policy, Biostatistics, Reproductive Health, Hospital Management, Nutrition Science, Health Information Systems in Regional of Indonesia.
Articles 406 Documents
Analisis Response Time Penatalaksanaan Rujukan Kegawatdaruratan Obstetri Ibu Hamil Dwi Ayu Tirtaningrum; Ayun Sriatmi; Antono Suryoputro
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 14 No. 2: JUNI 2018
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.174 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v14i2.2866

Abstract

Semarang government established PONED Health Center and PONEK Hospital for referral in managingobstetric cases. In fact, response time referral is still long to get the service by patients. Research purposes,analyze of response time in the management obstetric maternal emergency referral in Semarang. Type of surveyresearch with qualitative descriptive approach and purposive technique. Data collection using indepth interviews,documentation, and source triangulation.The results, response time implementation and acceptance of referral hasnot been optimal as patient expectation. Length of time the patient came to the emergency room of Health Centeruntil ready referred to the PONEK Hospital 1-2 hours. Length of time the patient receives at the emergency roomof PONEK Hospital until get treatment room 2 -3 hours. The problem because responsiveness of the medical teamresponding to patients, maternal not carrying MCH books and not completing administrative, ambulance driverdifficult to contact, confirmation of information from referral hospital and duration of patients transfer processfrom delivery room to treatment room.
POLA MAKAN DENGAN KADAR GULA DARAH PASIEN DM TIPE 2 Andi Mardhiyah Idris; Nurhaedar Jafar; Rahayu Indriasari
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 10 No. 4: DESEMBER 2014
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.228 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v10i4.502

Abstract

Pola makan yang salah dapat menyebabkan kenaikan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pola makan dengan kadar gula darah pasien diabetes mellitus tipe 2 di wilayah kerja puskesmas Kota Makassar. Desain penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan studi cross-sectional, dilaksanakan pada bulan April-Mei 2014 di wilayah kerja Puskesmas Batua Raya dan Bara-barayya. Populasi penelitian, yaitu rata-rata jumlah pasien yang berkunjung perbulan di Puskesmas Batua Raya dan Bara-barayya, yaitu 67 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 46 orang. Instrumen penelitian adalah kuesioner identitas diri, food recall 24 jam, food picture, alat pemeriksaan gula darah, nutrisurvey, dan SPSS. Hasil yang diperoleh, pada asupan energi, karbohidrat, dan lemak bermakna dengan nilai p<0,05, yaitu secara berturut-turut 0,012, 0,001, 0,028. Variabel asupan protein nilai p>0,05 yaitu 0,162. Variabel Jenis, gula dan hasil olahannya (p>0,05) yaitu 0,133. Sedangkan variabel sayur dan buah bermakna dengan nilai p 0,000. Variabel jadwal makan nilai p=0,460. Beban glikemik sendiri memiliki hubungan dengan kadar gula darah dibuktikan nilai p<0,05 yaitu, 0,004. Kesimpulan dari penelitian bahwa ada hubungan pola makan dengan kadar gula darah pasien DM tipe 2 wilayah kerja puskesmas Kota Makassar Tahun 2014.
PEMETAAN KUALITAS BAKTERIOLOGIS AIR PADA POKMAIR KECAMATAN WATUMALANG Pujiyati Pujiyati; Prabang Setyono; Wiryanto Wiryanto
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 13 No. 3: SEPTEMBER 2017
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/mkmi.v13i3.1623

Abstract

Penyediaan air secara mandiri oleh masyarakat Watumalang dinilai belum memenuhi syarat kualitas. Kondisi ini dipandang sebagai penyebab terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB ) diare pada beberapa lokasi di Watumalang. Penelitian ini bertujuan mengetahui kualitas bakteriologis pada air konsumsi dan persepsi lingkungan masyarakat serta memetakan hasil pengkajian keduanya di Kecamatan Watumalang. Evaluasi kualitas bakteriologis dilakukan dengan uji koliform melalui metode Most Probable Number (MPN) dari sampel air masyarakat POKMAIR di Kecamatan Watumalang, sedangkan persepsi lingkungan dinilai dari hasil kuisioner responden. Analisis hasil evaluasi kualitas bakteriologis dan persepsi lingkungan dilakukan secara deskriptif. Hasil kedua variabel penelitian selanjutnya ditampilkan dalam format spasial menggunakan software ArcGis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas air baku tidak memenuhi syarat regulasi (71%) dengan hanya 29% yang memenuhi persyaratan. Hanya satu desa (Limbangan) yang kualitas airnya dianggap layak secara regulasi apabila ditinjau dari kontaminasi koliformnya. Tinjauan perspektif lingkungan menunjukkan mayoritas responden (60%) memiliki persepsi lingkungan yang baik, khusunya pada kesehatan lingkungan.
Determinan Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Daerah Pedesaan di Indonesia (Analisis Data Susenas Tahun 2017) Dilla Syamola; Atik Nurwahyuni
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 15 No. 1: MARET 2019
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (22.294 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v15i1.5880

Abstract

Food is a basic human need for life while food security is a guarantee for humans to live healthy andproductive work, around 800 million people do not have access to adequate food. Emphasizing food security asan important public health problem. This study uses secondary data from the 2017 National Social Survey (Susenas),this study aims to prove the determinants of household food security in rural areas in Indonesia in 2017.Thecross-sectional study design where data was collected at the same time, and obtained by the Linear Probabilitymodel (LPM) logit and probit models. Estimated results with probit tests show food security is positively relatedto education level, economic status and raskin with estimated coefficients of 0,112, 0.118 and 0,218. The level ofeducation and economic status is significantly related to food security (p value <0,01), but raskin is not significant(p value=0.561). Estimation results show that food security is negatively related to work status, number of familymembers and PKH with estimated coefficients of -0,188, -0,650 and -0,091. Working status, the number of familymembers and PKH are significantly related to food security. Economic status is an important factor for producingquality food in a family.
EFEKTIVITAS RELAKSASI NAPAS DALAM TERHADAP TINGKAT NYERI KONTRAKSI UTERUS KALA I AKTIF PADA PERSALINAN NORMAL Sitti Nurhayani; Anita Rosanty
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 11 No. 3: SEPTEMBER 2015
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.141 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v11i3.537

Abstract

Berdasarkan data yang ditemukan pada pasien yang dirujuk di ruang delima Rumah Sakit Bahteramas tahun 2014, total persalinan normal sebanyak 774 sampel dengan rata-rata 64 pasien tiap bulan. Rujukan pasien merupakan proses pasien sampai cukup waktu untuk persalinan sampai pada keluarnya plasenta, keluarnya plasenta disertai dengan kontraksi rahim dan nyeri yang hebat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas dari teknik relaksasi yang mendalam terhadap rasa sakit tingkat rahim kontraksi aktif Kala I pada persalinan normal. Desain penelitian yang digunakan adalah pre experimental dengan bentuk one-group pretest-posttest design. Penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah sampel 30. Hasil penelitian yang berdasarkan statistik non parametrik uji, uji t dengan tingkat signifikan 95% atau alpha (α) 0,05 dan kemudian di-analisis dengan menggunakan bantuan komputer SPSS versi 16 menunjukkan bahwa nilai p=0,001, nilai ini (p<0,05). Hal ini berarti teknik relaksasi lebih efektif terhadap tingkat nyeri kontraksi uterus kala I aktif pada pasien persalinan normal di Ruangan Delima RSU Bahteramas.
HUBUNGAN TINDAKAN PENCEGAHAN MASYARAKAT DENGAN KEJADIAN MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAIHOKA KECAMATAN SIRIMAU KOTA AMBON Ludia Fin Laipeny
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 9 No. 1: MARET 2013
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.286 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v9i1.434

Abstract

Provinsi Maluku yang tergolong daerah endemis malaria tinggi kemudian diperparah dengan merebaknya konflik sosial yang mengakibatkan sebagian daerah/desa ditinggalkan oleh penduduknya sehingga menjadi sarang berbagai vektor penyakit terutama nyamuk malaria. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tindakan pencegahan  masyarakat dengan kejadian malaria di wilayah kerja Puskesmas Waihoka Kecamatan Sirimau Kota Ambon. Jenis penelitian yang digunakan adalah cross sectional study dan menggunakan uji chi square. Jumlah sampel sebanyak 94 kepala keluarga. Hasil penelitian diperoleh variabel yang berhubungan dengan kejadian malaria adalah kebiasaan berada di luar rumah pada malam hari (p=0,035), penggunaan kawat kasa (p=0,036), penggunaan obat anti nyamuk (p=0,022), penggunaan kelambu (p=0,036) dan membersihkan semak belukar (p=0,011) dengan kejadian malaria di wilayah kerja Puskesmas Waihoka. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ada hubungan antara kebiasaan berada di luar rumah pada malam hari, penggunaan kawat kasa, penggunaan obat anti nyamuk, penggunaan kelambu dan membersihkan semak belukar dengan kejadian malaria di wilayah kerja Puskesmas Waihoka.
HUBUNGAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI WILAYAH PESISIR KOTA MAKASSAR Yulni Yulni
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 9 No. 4: DESEMBER 2013
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.027 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v9i4.453

Abstract

Masalah gizi dapat berupa masalah gizi makro dan masalah gizi mikro. Salah satu golongan yang memerlukan perhatian dalam konsumsi makanan dan zat gizi adalah anak usia sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan zat gizi makro dengan status gizi anak sekolah dasar di wilayah pesisir Kota Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dengan besar sampel 150 siswa. Jenis Data yang dikumpulkan yaitu data primer, dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, kuesioner recall 24 jam dan pengukuran Antropometri (TB, BB). Data sekunder diperoleh di instansi terkait. Pengolahan dan analisis data dengan menggunakan program komputer, yaitu SPSS, Nutrisurvey dan WHO antro plus 2007. Hasil penelitian disimpulkan bahwa ada hubungan antara asupan energi (p=0,034), karbohidrat (p=0,011) dengan status gizi menurut indikator IMT/U, tidak ada hubungan antara asupan protein (p=0,349), lemak (p=0,548) dengan status gizi berdasarkan IMT/U dan asupan energi (p=0,353), protein (p=0,934), lemak (p=0,185) dan karbohidrat (p=0,293) dengan status gizi berdasarkan TB/U. Kesimpulannya adalah ada hubungan antara asupan energi dan status gizi menurut indikator IMT/U dan tidak ada hubungan antara asupan energi dengan status gizi menurut indikator TB/U.
INTERVENSI PARTISIPATORI ERGONOMI MENURUNKAN KELELAHAN MELALUI REDESAIN LADLE-KOWI Wahyu Susihono; N Adiputra; K Tirtayasa; I.D.P Sutjana
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 13 No. 1: MARET 2017
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.531 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v13i1.1584

Abstract

Ladel-kowi merupakan alat transportasi manual baja cair suhu 900-12000C. Ditemukan sikap kerja yang tidak alamiah saat mengoperasikan Ladle-kowi, terdapat gerakan kerja tidak nyaman yang disebabkan desain alat bantu kerja tidak memperhatikan kaidah ergonomi, sehingga timbul kelelahan berlebih. Pajanan suhu lingkungan yang tinggi berpengaruh terhadap aktivitas kerja, motivasi dan kondisi fisik karyawan. Tujuan penelitian ini adalah redesain Ladle-kowi berbasis intervensi partisipatori ergonomi untuk menurunkan kelelahan pekerja di industri pengecoran logam. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental treatment by subject design. Subjek dipilih secara random sampling. Sampel berjumlah 62 orang yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. RedesainLadle-Kowi berdasarkan data antropometri pekerja setempat. Skor kelelahan didata dengan 30 items of rating scale yang dikeluarkan oleh Japan Associatin of Industrial an Health. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan secara bermakna antara rerata skor kelelahan subjek pada P1 dengan P2 (nilai p<0,05). Rerata skor kelelahan sebelum intervensi partisipatori ergonomi 112,61±3,84 dan setelah intervensi partisipatori ergonomi 89,07±1,70 atau turun sebesar 12,91%. Penurunan kelelahan pada aspek aktivitas 11,55%, motivasi 10,69%, fisik 16,36%, sedangkan skor penurunan kelelahan secara beturut-turut berdasarkan hari kerja adalah Senin 12,26%, Selasa 11,39%, Rabu 13,71% dan Kamis 14,23%.
Asupan Vitamin C dan E Dengan SQ-FFQ terhadap Fungsi Paru Perokok dan Non-Perokok Siska Rian Pratiwi; Amelia Lorensia; Rivan Virlando Suryadinata
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 14 No. 2: JUNI 2018
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.736 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v14i2.3998

Abstract

Cigarette smoke is one of exogenous free radical source which causes cell damage to make a decrease oflung function happen. Vitamin C and E are antioxidants which can obstruct the activity of oxidant compounds. Thepurpose of this research was to know the distinction of lung function, Vitamin C and E intake on active and nonsmoker; the influence of vitamin C and E intake towards the lung function. The research design was cross sectional.The measured variables consisted of Vitamin C and E intake by semi quantitative-food frequency questionnaire(SQ-FFQ) as well as the lung function by handheld spirometer. The sampling of this research consisted of 63samples of smokers and 63 samples of non-smoker. The test results showed lung function and vitamin C intake wassignificantly different (p=0,00), while vitamin E (p=0,29) intake did not differ significantly between active smokerand non smoker. The results showed the influence Vitamin C (p=0,00; r=0,63) and Vitamin E (p=0,015; r=0,22)intake towards the lung function. There are differences in vitamin C and E intake, the lung function of smoker andnon smoker; and the influence of Vitamin C and E intake towards the lung function.
DETERMINAN KEJADIAN MALARIA PADA IBU HAMIL DI PAPUA BARAT Rahmawaty Rahmawaty
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 10 No. 3: SEPTEMBER 2014
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.434 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v10i3.495

Abstract

Malaria adalah penyakit yang masih menjadi masalah kesehatan dunia, dengan prevalensi antara 300-500 juta kasus klinis dan kematian mencapai 1-1,5 juta penduduk pertahun, penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles yang terinfeksi oleh plasmodium. Wanita hamil selain mudah terinfeksi malaria juga mudah terinfeksi berulang hingga komplikasi berat yang dapat berisiko pada kematian ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor risiko kejadian malaria pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Prafi Manokwari Papua Barat dengan jumlah populasi 420 ibu hamil. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan case control study. Sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas Prafi Manokwari, yaitu sebanyak 136 dengan jumlah kasus 68 dan kontrol 68. Data dianalisis dengan menggunakan uji OR, dengan CI 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel perilaku pencegahan malaria (1,195<OR<6,436) dan kebiasaan berada di luar rumah pada malam hari (1,509<OR<6,279) merupakan faktor risiko terhadap kejadian malaria pada ibu hamil. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa umur, pendidikan, jumlah persalinan merupakan faktor risiko terhadap kejadian malaria tetapi tidak bermakna secara statistik. Kunjungan ANC bukan merupakan faktor risiko, sedangkan perilaku pencegahan dan kebiasaan keluar rumah pada malam hari merupakan faktor risiko dan bermakna secara statistik.