cover
Contact Name
Ida Leida Maria
Contact Email
jurnal.mkmi@gmail.com
Phone
+628114440454
Journal Mail Official
journal.mkmi@unhas.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan Km.10, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin, Tamalanrea, Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 02162482     EISSN : 23564067     DOI : https://doi.org/10.30597/mkmi.v18i1
Core Subject : Health,
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia accepts scientific papers in the form of research reports (original research papers) with a focus on the development of public health issues problems in Indonesia, including the developments and main problems in the field of epidemiology; Health Promotion; Environmental Health, Occupational Health, and Safety, Health Administration and Policy, Biostatistics, Reproductive Health, Hospital Management, Nutrition Science, Health Information Systems in Regional of Indonesia.
Articles 406 Documents
Pola Pertambahan Berat Badan Bayi Berdasarkan Status Menyusui Eksklusif dan Non-Eksklusif Indah Purnama Sari; Yustini Ardillah; Indah Permatasari
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 15 No. 1: MARET 2019
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.376 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v15i1.5836

Abstract

Exclusive breastfeeding is one of the foods that is very important for babies to support the optimal processof growth and development during the first 6 months.However, less than 70% of babies who get exclusive breastfeedingin Palembang. The study aimed to assess the pattern of infants weight gain among exclusive and nonexclusivebreastfed babies. Cross sectional design was used in this study. Samples were mother’s who have babiesaged 7-12 months in Seberang Ulu I Subdistrict, Palembang. Inclusion criteria were the last child/ first child, birthweight more than 2500 grams and mothers willing to be a respondent and babies with multiple births being exclusioncriteria. The sampling technique used Proportionate Stratified Random Sampling. Independent T-Test showedthat there was mean difference of weight gain in exclusively breastfed infants and non-exclusively breastfed infatns(Mean Difference: 433,63 gram; 95% CI: 27,8 to 839,4 grams). Conclusion was that exclusively breastfed infantshad higher average weight gain than non-exclusively breastfed infants. Therefore, husband’s supportwas neededto providing motivation for mothers to exclusively breastfed until 6 months later.
TINDAKAN BIDAN TERHADAP KEBIJAKAN MENYUSUI DI KOTA BOGOR Nining Tyas Triatmaja; Rizal Damanik; Ikeu Ekayanti
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 11 No. 2: JUNI 2015
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.742 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v11i2.533

Abstract

Pemerintah Indonesia telah menyusun kebijakan nasional yang membatasi promosi susu formula bayi di kalangan tenaga kesehatan, yang merupakan adopsi dari International Code of Marketing of Breastmilk Subtitues. Walaupun telah dikeluarkan kebijakan-kebijakan tersebut, tetapi masih dijumpai berbagai pelanggaran di kalangan tenaga kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan bidan terhadap kebijakan menyusui. Desain penelitian ini adalah cross sectional study. Penelitian dilakukan pada bulan Januari-April 2015 di Kota Bogor. Pada penelitian ini terdiri dari 39 bidan dan 76 ibu bayi. Pengetahuan bidan terhadap isi kebijakan tergolong rendah sedangkan sikap dan tindakan bidan tergolong baik. Variabel-variabel yang menunjukkan hubungan yang signifikan dengan tindakan bidan adalah lama pengalaman praktik, tempat kerja, tingkat pengetahuan dan sikap. Usia dan pendidikan bidan merupakan variabel yang tidak berhubungan signifikan dengan tindakan bidan. Lama pengalaman praktik, tempat kerja, tingkat pengetahuan dan sikap merupakan faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan bidan terhap pesan-pesan dalam kebijakan.
STUDI PERILAKU SISWA SMA RONEVAN TUAL TERHADAP PENCEGAHAN HIV DAN AIDS DI KELURAHAN DULLAH SELATAN KOTA TUAL Methilda Meische Sambono
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 9 No. 1: MARET 2013
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.854 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v9i1.432

Abstract

Upaya pencegahan HIV dan AIDS terutama diarahkan pada perubahan perilaku antara lain mencakup peningkatan penggunaan kondom dan pengurangan jumlah pasangan seks di luar nikah serta penurunan pemakaian bersama atau bergantian alat/jarum suntik pada pemakaian NAPZA. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan tindakan siswa SMA Ronevan terhadap pencegahan HIV dan AIDS di Kecamatan Dullah Selatan Kota Tual. Metode penelitian yang  digunakan adalah penelitian deskriptif. Populasi dari penelitian ini, yaitu seluruh siswa kelas XI dan XII SMA Ronevan Tual yang berjumlah 140 responden dan sampel penelitian, yaitu 140 responden. Setelah data terkumpul, selanjutnya data diolah, diedit dan ditabulasi, kemudian data tersebut dianalisa secara univariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang cukup terhadap pencegahan HIV dan AIDS, yaitu 87 orang (62,1%) sedangkan responden yang memiliki pengetahuan kurang sebanyak 53 orang (37,9%). Sebanyak 91 orang (65,0%) yang memiliki sikap positif terhadap pencegahan HIV dan AIDS, sedangkan 49 orang lainnya (35,0%) memiliki sikap yang negatif. Terdapat 78 orang (55,7%) yang tindakannya positif dan 62 orang (44,3%) yang tindakannya negatif terhadap pencegahan HIV dan AIDS. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa sebagian besar siswa SMA Ronevan Tual mempunyai pengetahuan mengenai pencegahan HIV dan AIDS cukup, sikap mengenai pencegahan HIV dan AIDS positif, mempunyai tindakan positif mengenai HIV dan AIDS.
STATUS GIZI ANTROPOMETRI DAN STATUS HEMOGLOBIN SISWA SEKOLAH SEPAK BOLA ANYELIR DAN SEKOLAH SEPAK BOLA BANGAU PUTRA MAKASSAR Nurhaedah Nurhaedah; Djunaidi M. Dachlan; Nukhrawi Nawir
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 9 No. 3: SEPTEMBER 2013
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.405 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v9i3.465

Abstract

Status gizi adalah keadaan kesehatan akibat interaksi antara makanan, tubuh manusia dan lingkungan hidup manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran status gizi antropometri dan status hemoglobin siswa Sekolah Sepak Bola Anyelir dan Sekolah Sepak Bola Bangau Putra Makassar tahun 2013. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengambilan sampel secara total sampling. Data yang telah diperoleh akan diolah dengan menggunakan komputer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi anak-anak yang menjadi sampel di sekolah sepak bola Anyelir dan Bangau Putra menunjukkan bahwa ada 3 orang anak (5,88%) yang status gizinya kurus, 40 orang anak (78,43%) yang status gizinya normal dan 8 orang anak (15,69%) yang status gizinya gemuk. Status gizi pengukuran biokimia (kadar Hb) didapatkan atlet Sekolah Sepak Bola Anyelir terdapat 53,3% (16 orang) yang berstatus Hb nornal dan 46,7% (14 orang) berada dalam kategori anemia, sedangkan Sekolah Sepak Bola Bangau Putra yang memiliki status Hb normal, yaitu 52,4% (11 orang) dan kategori anemia, yaitu 47,6% (10 orang). Kesimpulannya adalah status gizi dan status hemoglobin siswa Sekolah Sepak Bola Anyelir dan Bangau Putra sebagian besar berada pada kategori normal.
GLYCOHEMOGLOBIN, HIPERTENSI, IMT TERHADAP GANGGUAN PENGLIHATAN PENDERITA DIABETES MELLITUS LANSIA Rahmawati Rahmawati; Amiruddin Amiruddin
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 13 No. 1: MARET 2017
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.964 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v13i1.1582

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) berhubungan dengan gangguan penglihatan sebab kadar gula yang terus menerus sehingga mengakibatkan kerusakan pada pembuluh darah, saraf dan struktur internal lainnya. Faktor yang berhubungan dengan gangguan penglihatan pada penderita Diabetes Mellitus diantaranya adalah glycohemoglobin, hipertensi dan Indeks Massa Tubuh. Tujuan penelitian mengetahui hubungan glycohemoglobin, hipertensi, Indeks Massa Tubuh pada penderita Diabetes Mellitus lansia di Puskesmas Wua Wua. Jenis penelitian kuantitatif (analitik observasional) dengan menggunakan desain/rancangan penelitian cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita Diabetes Mellitus lansia yang berobat di Puskesmas Wua – Wua Kota Kendari. Jumlah populasi sebanyak 35, sampel terpilih sebanyak 26 responden. Uji statistik yang digunakan uji Spearman Rank. Responden melaksanakan pemeriksaan glycohemoglobin (HbA1c) dan pengukuran tekanan darah dan pengukuran Indeks Massa Tubuh. Tidak ada hubungan glycohemoglobin (HbA1c) dengan gangguan penglihatan pada penderita DM lansia (p=0,649), ada hubungan hipertensi dengan gangguan penglihatan pada penderita DM lansia (p=0,000), tidak ada hubungan indeks massa tubuh dengan gangguan penglihatan pada penderita DM lansia (p=0,103).Kesimpulan bahwa hipertensi ada hubungan dengan gangguan penglihatan pada penderita diabetes mellitus. Glycohemoglobin dan indeks massa tubuh tidak ada hubungan dengan gangguan penglihatan pada penderita diabetes mellitus.
Analisis Proksimat dan Organoleptik Penggunaan Ikan Malaja sebagai Pembuatan Kerupuk Kemplang Abdul Razak Thaha; Zainal Zainal; Sitti Khadijah Hamid; Denny Saputra Ramadhan; Nasrul Nasrul
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 14 No. 1: MARET 2018
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.839 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v14i1.3691

Abstract

Malaja fish only consumed by adults so it is necessary to make children can consume them in the societyof palopo. Crackers are snacks that can be eaten anytime so that if used as fish crackers that contain useful nutrients.This study aims to determine the organoleptic and proximate test of malaja fish crackers. This research wasdesigned using experimental method with Completely Single Randomized Design with 5 treatments and 3 replicationsto 15 experimental units. The results showed that the water content of kempuk kemplang was from 1.50-5.12%. The highest water content was obtained in the control treatment. The highest protein content is producedfrom A4 treatment. The highest percentage of ash content was found in A4 treatment and lowest in treatment A1.The test results showed that the highest aroma score obtained at treatment A1 ie 3.27. The highest Color Scorevalue is obtained from treatment A0 (control). The highest value of taste scores was obtained in the treatment of A2and A3. The addition of maladies of 15% and 25% is favored by panelists. It was concluded that the highest contentin the proximate test was based on the treatment group ie carbohydrate in the treatment, fat in the treatment, proteinat treatment A4. Organoleptic test with the best treatment on cracker production of malaja fish is A2 treatment.
OBESITAS, ASUPAN NATRIUM DAN KALIUM TERHADAP TEKANAN DARAH Fatimah Kautsar; Aminuddin Syam; Abdul Salam
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 10 No. 4: DESEMBER 2014
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.639 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v10i4.491

Abstract

Hipertensi adalah penyakit yang terjadi akibat peningkatan tekanan darah yang bisa menyebabkan berbagai komplikasi terhadap beberapa penyakit lain, bahkan penyebab timbulnya penyakit jantung, stroke, dan ginjal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan obesitas asupan natrium dan kalium dengan tekanan darah pada mahasiswa Universitas Hasanuddin angkatan 2013 dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi  dalam penelitian ini, yaitu mahasiswa Unhas dengan berat badan berlebih yang berjumlah 411 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian diperoleh 46,5% responden menderita hipertensi (tekanan darah tinggi). Hasil penelitian yang dilakukan terhadap obesitas (berdasarkan IMT) dengan tekanan darah diperoleh p=0,030. Hal ini menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara obesitas (berdasarkan IMT) dengan tekanan darah. Sedangkan pada hubungan obesitas (berdasarkan lingkar perut) dengan tekanan darah diperoleh p=0,716 yang menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara lingkar perut dengan tekanan darah. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap asupan natrium dengan tekanan darah menunjukkan p=0,09, yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan antara asupan natrium dengan tekanan darah. Sedangkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap asupan kalium didapatkan p=0,758 yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan antara asupan kalium dengan tekanan darah. Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan bermakna antara obesitas (berdasarkan IMT) dengan tekanan darah sedangkan obesitas (berdasarkan lingkar perut, asupan natrium dan kalium) tidak berhubungan dengan tekanan darah.
PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG PERILAKU VAKSINASI HPV PADA SISWI SMA SWASTA Christine Mariane Dethan; Ni Luh Putu Suariyani
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 13 No. 2: JUNI 2017
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.233 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v13i2.1989

Abstract

Kabupaten Badung merupakan kabupaten pertama di Provinsi Bali yang memiliki kebijakan pemberian vaksinasi kanker serviks gratis kepada siswi SMA. Kebijakan ini mulai diterapkan pada tahun 2012 dan ditujukankepada siswi yang bersekolah di SMA negeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap tentang perilaku pencegahan kanker serviks melalui vaksinasi HPV pada siswi kelas X di SMA swasta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional deskriptif. Sampel penelitian ini adalah 154 siswi SMA swasta di Kabupaten Badung yang terpilih secara probability proportional to sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkansebanyak 8,4% responden memiliki pengetahuan baik tentang kanker serviks, 16,9% responden memiliki pengetahuan baik tentang vaksin HPV. Lebih dari 50% responden memiliki sikap negatif terhadap kanker serviks dan vaksinasi HPV dan 64,3% responden memiliki perilaku baik terhadap pencegahan kanker serviks. Sebesar 92,2% responden belum melakukan vaksinasi HPV. Responden yang memiliki tingkat pengetahuan baik tentang kanker serviks akan meningkatkan peluang responden memiliki perilaku pencegahan yang baik dengan OR sebesar 8,3. Responden dengan pengetahuan baik tentang vaksin HPV berpeluang 13,6 kali lebih besar memiliki sikap positif terhadap vaksin HPV dibandingkan yang pengetahuannya kurang.
Household Waste Management among Riverside Communities and other Determinants Aprizal Satria Hanafi; Qomariyatus Sholihah; Martina Martina; Ema Novita Deniati
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 14 No. 4: DESEMBER 2018
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.413 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v14i4.5091

Abstract

Littering was recognized as an important cause of environmental pollution and was related to health problems. Banjarmasin city has been achieved the predicate of Adipura in 2015, but in reality there were still many drainage that clogged because of the pile of garbage, especially in the river. Management and disposal of household waste was an important issue in the city of Banjarmasin. The purpose of this study was to identify socioeconomic and demographic factors related to family members’ knowledge, practice, and behavior related to household waste management and produce corrective action plans. This study uses cross-sectional design. The study population is eople in the city of Banjarmasin who live on the edge of the river and meet the sample inclusion and exclusion criteria. Sampling was done using multistage random sampling method. Binary logistic regression was used for data analysis. We found that education level, household income, and sex were independently linked to littering. We also found that communities have unsafe knowledge, practices, and behaviors in relation to waste management. This study concludes that promotion of environmental information and public education on proper waste disposal needs to be done to improve the health and safety of the community environment
URGENSI PERUBAHAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DALAM MENURUNKAN IMS, HIV DAN AIDS PADA KOMUNITAS LSL DI KABUPATEN JEMBER Dewi Rokhmah; Khoiron Khoiron
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 11 No. 4: DESEMBER 2015
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.682 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v11i4.524

Abstract

Program penanggulangan AIDS populasi LSL selama ini telah menerapkan berbagai metode untuk merubah perilaku yang berisiko tinggi. Namun prevalensi HIV pada populasi LSL tetap saja naik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi perubahan Stategi Kebijakan dalam MenurunkanIMS dan HIV dan AIDS pada Komunitas LSL Di Kabupaten Jember. Penelitian ini merupakan penelitian gabungan antara kuantitatif secara survei analitik dengan kualitatif melalui indept interview. Survei dilakukan melalui purposive sampling pada 89 LSL, kemudian data dianalisa menggunakan regeresi logistic. Data kualitatif dianalisis secara tematic content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Program PMTS melalui sosialisasi save sex pada komunitas LSL tidak efektif dalam menurunkan prevalensi IMS dan HIV dan AIDS. Terbukti penemuan kasus baru pada komunitas LSL cenderung naik baik dari sisi jumlah maupun usia yang semakin muda. Hal ini diperburuk dengan hasil indepth interview yang menunjukkan berbagai kendala dalam melalukan sosialisai safe sex pada komunitas LSL, yaitu alasan kenikmatan dan kenyamanan seksual, sehingga perilaku berisiko seperti bergonta ganti pasangan tanpa kondom masih banyak terjadi. Jadi pendekatan kebijakan safe sex melalui program PMTS tidak efektif menurunkan prevalensi IMS, HIV dan AIDS pada komunitas LSL di Kabupaten Jember.