cover
Contact Name
Lia Handayani
Contact Email
liahandayani_thp@abulyatama.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltilapia@abulyatama.ac.id
Editorial Address
Jln. Blang Bintang lama KM 7.5 Lampoh Keude Kec Kuta Baro Kab Aceh besar NAD
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal TILAPIA
Published by Universitas Abulyatama
ISSN : 2721592x     EISSN : 2721592x     DOI : https://doi.org/10.30601/tilapia.v2i1
Jurnal TILAPIA merupakan jurnal ilmiah bidang ilmu perikanan yang diasuh oleh Fakultas Perikanan Universitas Abulyatama Aceh. Jurnal ini menerbitkan artikel berkualitas dalam ilmu perikanan pada umumnya dengan tujuan menyebarluaskan informasi, ide dan hasil penelitian terbaru di bidang perikanan dan kelautan dalam beberapa topik, tidak dibatasi pada: Ilmu perikanan (Budidaya perikanan, pemanfaatan sumberdaya perikanan, pengolahan hasil perikanan, Kimia perairan, fisika perairan dan biologi perairan, Sosial ekonomi perikanan. Frekuensi terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli.
Articles 102 Documents
Pengaplikasian Model Bioekonomi Clarke Yoshimoto Pooley pada Sumberdaya Ikan Tenggiri (Scomberomorus commerson) yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Samudra Kutaraja Aceh Agus Naufal; Rizki Ramazan; Faisal Syahputra; Mukhlis Mukhlis; Azwar Thaib; Teuku Faizul Anhar; Elfa Yeni
Jurnal TILAPIA Vol 5, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v5i2.5536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai sumberdaya dan menganalisis tingkat Overexploitation of fishery resources with an open access system is still a serious threat because it leads to reduced fish stocks. This research aims to assess resources and analyze the level of degradation and depreciation of mackerel fish resources landed in Kutaraja Aceh Fishing Port using the Clarke Yoshimoto Pooley (CYP) bioeconomic model approach. The methods in this research include standardization of fishing gear using the fishing power index, sustainable potential analysis using the CYP model which is used to assess the sustainability of mackerel fish resources, degradation analysis and depreciation analysis to see the extent of depreciation of fishery resources. The results of the analysis show that the actual production of mackerel is 4.07 tons/year, which exceeds the Maximum Sustainable Yield (MSY) production of 3.3 tons/year. The actual fishing effort also reached 17,137 trips/year while the sustainable fishing effort (effort MSY) was only 6,351 trips/year. This value shows that the Mackerel fish resource has experienced overfishing both in terms of production and fishing effort. During the analysis period, the mackerel fish resource had experienced depreciation because it had exceeded the threshold (0.5) with an average depreciation coefficient of 0.989. However, mackerel fish did not show degradation of mackerel fish resources, namely 0.458, which was still below the threshold (0.5). However, this figure has almost exceeded the threshold so it deserves special attention from the government so that the mackerel fish resources landed at the Kutaraja Aceh Fishing Port will remain sustainable.
Pengaruh variasi penambahan jumlah tepung cangkang tiram (Crassostrea gigas) terhadap evaluasi sensori kerupuk Nurnidar Nurnidar; Lia Handayani; Rulita Maulidya
Jurnal TILAPIA Vol 5, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v5i2.5171

Abstract

This study was conducted to determine the effect of oyster shell flour additives on the properties of the cracker organoleptic test. The research method used is the Laboratory experimental method through two stages of making oyster shell flour with NaOH 0.1 N and husk ash, and making crackers with the addition of oyster shell flour is selected as the best of the two flours as ingredients in making crackers. Nonparametric data were analyzed using the Kruskall-Wallis method, the Mann-Whitney test if there was a significant difference, followed by the Bayes test to determine the best treatment. Oyster shell crackers were selected by 30 semi-trained panelists, and the results showed that treatment D (addition of 15% oyster shell flour) resulted in more preferred crackers than other samples, with a taste value of 7.86±0.02, aroma value of 7.71±0.07, texture 7.75±0.07 (crispy), and color 7.79±0.02 (faded yellow, similar to the color of crackers in general).
Identifikasi Alat Penangkap Ikan yang Ramah Lingkungan di Perairan Pulau Weh Kota Sabang Aceh Mutatahhirin Mutatahhirin; Faisal Syahputra; Chaliluddin Chaliluddin
Jurnal TILAPIA Vol 5, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v5i1.4368

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis alat tangkap ikan ramah lingkungan yang ada di perairan pulau Weh Sabang Aceh sesuai ketentuan FAO berbasis CCRF 1995.Penelitian ini menggunakan metode survei dengan objek penelitian ini adalah Alat Penangkap Ikan Yang ada Di Pulau Weh Sabang. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan pengamatan langsung di lapangan. Analisis keramahan lingkungan alat penangkapan ikan berdasarkan pembobotan skor dari 9 kriteria Alat tangkap ramah lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan Alat penangkapan ikan yang termasuk kategori Sangat Ramah Lingkungan yaitu :(purse seine dengan skor 32, Pancing tonda dengan skor 34, Rawai dasar dengan skor 32, Jaring insang hanyut dengan skor 33, Pukat kelambu dengan skor 32, Panah ikan dengan skor 28) katagori kurang ramah lingkungan (pancing ulur dengan skor 27, jaring insang dasar dengan skor 27).
Pengaruh Metode PengawetanTradisional terhadap Kadar Air pada Jenis Ikan Berbeda Rulita Maulidya; Indria Mahgfirah; Faisal Syahputra; Azwar Thaib; Annisa Rusliana
Jurnal TILAPIA Vol 5, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v5i2.5294

Abstract

The aim of this research is to determine the effectiveness of traditional drying methods on several types of fish. Comparing the quality of dried fish products from drying with the SNI requirements for dried fish, looking for methods that are suitable for types of fish in traditional drying. Optimal time to produce the best quality fish. The research results showed that drying this type of fish was different from drying it under direct sunlight for 8 hours per day for 3 days. The average value of percent water content obtained ranged from 26% -32%. It was concluded that drying using traditional methods could be the right choice for drying fish.
Pengaruh pengkayaan pakan dengan ekstrak labu kuning (Cucurbita moschata) dan ekstrak tomat (Solanum lycopersicum l) terhadap performa kecerahan warna ikan molly (Poecilia sphenops) Audina, Mia Cindi; Thaib, Azwar; Nurhayati, Nurhayati
Jurnal TILAPIA Vol 5, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v5i2.4861

Abstract

Molly (Poecilia sphenops) yaitu salah satu ikan yang dapat dikembangbiakan sebagai ikan hias karena warna dan corak tubuh yang dimiliki sangat menarik dan indah sehingga mampu mempengaruhi nilai ekonomis dari Molly itu sendiri. Makanan yang memiliki kandungan karotenoid merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk membuat warna dan corak dari tubuh Molly itu lebih muncul, setidaknya mampu mempertahankan warna yang indah dari dalam tubuhnya. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan yang dicampur dengan ekstrak labu kuning (Cucurbita moschata) dan ekstrak tomat (Solanum lycopersicum L) terhadap warna ikan Molly (Poecilia sphenops). Penelitian menggunakan RAL yang bersifat eksperimen dengan jumlah perlakuan sebanyak 6 dan ulangan sebanyak 3. Perlakuan meliputi A: pakan kontrol, B: 5% ekstrak labu kuning + 10% ekstrak tomat, C: 7,5% ekstrak labu kuning + 7,5% ekstrak tomat, D: 10% ekstrak labu kuning + 5% ekstrak tomat, E: 15% ekstrak labu kuning, dan F 15% ekstrak tomat. Penambahan ekstrak labu kuning dan tomat berpengaruh terhadap kecerahan warna ikan Molly. Peningkatan warna Molly tertinggi terdapat pada perlakuan C (7,5% ekstrak labu kuning + 7,5% ekstrak tomat) dengan selisih peningkatan (7,4).
Analisis Biaya dan Pendapatan Usaha Budidaya Ikan Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatus) dan Kerapu Sunu (Plectroponus leopardus) di UD Karisma Pulau Banyak Rifqi Rahman; T.M Haja Almuqarramah; Agus Naufal; Suraiya Nazlia
Jurnal TILAPIA Vol 5, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v5i1.4384

Abstract

Pulau Banyak merupakan salah satu kecamatan yang berada dalam wilayah Kabupaten Aceh Singkil, kepulauan ini terdiri dari 63 pulau meliputi pulau besar dan kecil berjarak 26 mil dari laut lepas pantai Singkil. Pulau Banyak memiliki potensi perairan untuk pengembangan usaha perikanan terutama Keramba Jaring Apung (KJA), bidang usaha budidaya Keramba Jaring Apung (KJA) salah satunya adalah budidaya ikan kerapu. Pengembangan budidaya ikan kerapu dengan Keramba Jaring Apung (KJA) sangat prospektif karena harga jual yang tinggi karena ikan dapat dipasarkan dalam keadaan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pendapatan usaha budidaya ikan kerapu macan dan kerapu sunu di Pulau Banyak. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling. Analisis biaya yang digunakan adalah analisis biaya tetap, biaya variabel, analisis pendapatan dan analisis keuntungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  total pendapatan pada usaha budidaya ikan
Studi Terhadap Kebersihan Pangkalan pendaratan Ikan (PPI) Lambada Lhok, Aceh Besar Vindi Arianda; Faisal Syahputra; Fauzi Syahputra
Jurnal TILAPIA Vol 5, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v5i1.3217

Abstract

Pelabuhan Perikanan di Indonesia pada umumnya jarang memperdulikan kebersihan pada fasilitasnya. Kebersihan pada Pelabuhan perikanan adalah hal terpenting untuk mempertahakan kualitas ikannya. Salah satu pelabuhan perikanan yang tidak tergolong bersih di Pangkalan Pedaratan Ikan (PPI) Ujong Baroh. PPI Ujong Baroh adalah pelabuhan perikanan tipe D yang terletak di Aceh Brat, pelabuhan perikanan ini memiliki aktivitas yang cukup ramai. Sehingga pihak nelayan banyak melakukan aktivitas pendaratan ikan di pelabuhan pelabuhan perikanan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi kondisi aktual kebersihan di PPI Ujong Baroh. Data ini menggunakan data primer dengan cara wawancara dan didukung oleh penelitian-penelitian sebelumnya (data sekunder). Penelitian dilakukan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Baroh, Aceh Barat yang dilakukan pada bulan April 2022. Parameter penelitian ini adalah pihak pengelola, nelayan dan pengunjung PPI Ujong Baroh. Hasil penelitian menyatakan PPI Ujong Baroh Meulaboh, Aceh Barat masih kurang bersil hal ini disebabkan karena pihak pelaku aktifitas yang masih membuang sampah sembarangan dan tidak tersediannya alat kebersian untuk menampung sisa sampah hasil aktifitas.Kata kunci : Aktivita dan Fasilitas Pelabuhan Perikanan, Kebersihan dan PPI Ujong Baroh
Evaluasi sensori natural flavor ”pengganti MSG” dari limbah kulit dan tulang ikan tuna (Thunnus sp.) Febi Mulfiza; Lia Handayani; Rulita Maulidya
Jurnal TILAPIA Vol 5, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v5i2.5169

Abstract

There are several compounds in flavoring that give food's special aroma, taste or characteristics, such as Monosodium Glutamate (MSG). MSG is a synthetic chemical that if consumed in excess can have a bad impact on health. MSG can be replaced with natural flavors that have a similar taste. Fish skin and bones have a high content of calcium and phosphorus, in addition to minerals, proteins and volatile compounds, so they can be used as natural spices as consumer awareness of natural flavors increases. This study aims to determine the effect of the comparison of tuna fish bone and skin (Thunnus sp.) as a natural flavor on organoleptics. The research method used is an experimental laboratory method, this study used two different types of waste and each treatment was carried out 3 times, The type of waste used was tuna bones and skin. With a ratio of water and tuna bone and skin waste, namely: 1:2 (b/v), 1:3 (b/v), 1:4 (w/v). Nonparametric data were analyzed using the Kruskall-Wallis method, the Mann-Whitney test if there was a significant difference, followed by the Bayes test to determine the best treatment. Flavoring was analyzed by 30 trained and semi-trained panelists. Based on the results of the organoleptic test, the best flavor was found in sample E with a taste preference value of 6.82±0.068, aroma 6.89±0.11, color 7.19±0.02, and texture 7.14±0.08.
Efektivitas penggunaan ekstrak biji labu kuning (Cucurbita moschata D.) secara oral terhadap keberhasilan seks reversal ikan guppy (Poecilia reticulata) Fadiillah, Jihan; Thaib, Azwar; Nurhayati, Nurhayati; Muhazzir, Said
Jurnal TILAPIA Vol 5, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v5i2.4907

Abstract

Ikan Guppy merupakan salah satu komoditas ikan hias air tawar yang banyak diminati masyarakat karena mudah dipelihara dan memiliki variasi warna yang indah terutama pada ikan guppy jantan. Untuk menghasilkan guppy jantan diperlukan maskulinisasi kelamin. Ekstrak biji labu kuning dapat digunakan dalam proses maskulinisasi ikan guppy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis optimal dari pemberian ekstrak biji labu kuning terhadap peningkatan nisbah kelamin jantan pada ikan guppy. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Dosis yang digunakan sebagai berikut A (konrol tanpa ekstrak); B (2,5%); C (5%) dan D (7,5%). Pemberian ekstrak dilakukan secara oral dalam pakan. Hasil penelitian selama 30 hari, menunjukkan penggunaan ekstrak biji labu kuning dengan metode oral mampu mengarahkan kelamin benih ikan Guppy dengan perlakuan terbaik yaitu P4 (7,5%) sebesar 71%.
Pengaruh Penggunaan Cangkang Tiram Sebagai Substrat Terhadap Kepadatan Populasi Tiram (Crassostrea sp.) Heri Munandar; Azwar Thaib; T.M Haja Almuqarramah
Jurnal TILAPIA Vol 5, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v5i1.4386

Abstract

Tiram merupakan salah satu jenis kerang (Bivalvia) yang memiliki nilai ekonomis. Tiram tersedia dalam berbagai bentuk, tekstur, dan ukuran. Kondisi tersebut mempengaruhi pertumbuhan tiram, Pada umumnya jenis Bivalvia adalah pemangsa atau pemakan makanan yang berasal dari dasar perairan atau disebut (deposit feeder) seperti mikroorganismes maupun plankton serta material organik yang tersuspensi dalam media air tempat Bivalvia hidup atau sering disebut (suspension feeder). Penelitian ini dilakukan mulai dari bulan Maret – Juni 2023, selama tiga bulan di wilayah perairan Pantai Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Kabupaten Aceh Besar. Pengambilan sampel dilaksanakan satu kali setiap bulan. Pengecekan diambil dari ke tiga wadah yang berbeda perlakuan,dengan metode stratified random sampling. Alu naga merupakan stasiun kawasan mangrove yang lebih didominasi oleh sistem laut (sistem non muara sungai). Dalam perlakuan ini ada 9 wadah yang akan di gunakan. wadah yang pertama menggunakan cangkang tiram utuh, wadah ke dua menggunakan cangkang tiram yang sudah pecah, dan yang ke tiga tidak menggunakan cangkang tiram, setiap wadah memiliki 3 substrat. kemudian selanjutnya di gantungkan pada tali dengan panjang 2 meter. Jarak masing-masing antara 3 wadah yang menggunakan cangkang tiram dan dengan wadah yang lain adalah 1,5cm. jarak antara wadah adalah 0,5cm, kedalaman kisaran 1m dari permukaan perairan. Data yang diperoleh dari hasil penelitian, di analisis menggunakan analisis Uji signifikasi individual atau yang lebih dikenal dengan uji statistik T merupakan proses analisis data secara parsial

Page 8 of 11 | Total Record : 102