cover
Contact Name
Muhammad Muzaini
Contact Email
muhammadmuzaini@uncp.ac.id
Phone
+628114408260
Journal Mail Official
redaksi.jai@gmail.com
Editorial Address
Grand Alauddin Residence Blok D No 6A, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia
ISSN : 27972895     EISSN : 27972887     DOI : -
JAI: Jurnal Abdimas Indonesia (ISSN 2797-2887) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia. Jurnal Abdimas Indonesia adalah jurnal yang bertaraf Nasional yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 529 Documents
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Abon Prodak Ikan Marlin Khas Boneoge di Kelurahan Boneoge Wendy Muhammad Fadlhi; Ahmil Ahmil; Agnes Marshela Rumagit; Anisa Suraya; Velisya Velisya; Nilan Sari M. Haris; Agung Viliano; Hijrah Mil Husnah Idrus; Nurul Aulianisa; Galang Safari Yahya
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Juli-September 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i3.917

Abstract

Kelurahan Boneoge memiliki potensi sumber daya alam yang berasal dari laut seperti hasil tangkap berbagai jenis ikan. Tujuan dari pelaksanaan program Peningkatan kemahasiswaan (PPK Ormawa) Forum mahasiswa KIP-Kuliah Universitas Widya Nusantara adalah Meningkatkan Keterampilan terkait pembuatan Abon ikan Marlin khas boneoge untuk Meningkatkan perekonomian masyarakat di Kelurahan Boneoge metode pendekatan yang dapat membantu menyelesaikan masalah yaitu dengan metode, pelatihan/penyuluhan dan Pendampingan Pembuatan Abon ikan marlin. Hasil Dari Kegiatan Peserta pelatihan yaitu ibu-ibu pkk dan tokoh masyarakat termotivasi untuk mendirikan unit usaha mengolah ikan marlin menjadi abon ikan marlin berbagai rasa. Program pelaksanaan Pembuatan Abon Ikan Marlin Khas Boneoge ini berhasil dilaksanakan dalam mengembangkan potensi Kelurahan Boneoge pada bidang perikanan.
Pendampingan Pemanfaatan Limbah Kandang Sapi Sebagai Kompos untuk Pemberdayaan Masyarakat dan Pelestarian Lingkungan di Desa Karanganyar Nabil Reza Maulana; Dian Firtana Putri; Dyah Kirana Arianti Nugroho; Akmal Fikri Setiaji; Novando Aji Baskoro; Cinta Kharisma Sunarto; Regita Oktavia Adi Ningsih; Dian Ayu Puspayanti; Bayda Masayu Subiyanto; Indi Jasmine Nurhaliza; Yoga Samudra Hendarta; Maulidya Dwi Nuraini; Yudha Nurdian
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Juli-September 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i3.919

Abstract

Kompos merupakan hasil pembusukan atau pelapukan sisa-sisa organisme hidup yaitu limbah tumbuhan dan kotoran hewan. Pembuatan pupuk kompos dari kotoran hewan ternak dapat meningkatkan hasil pertanian dan mengurangi dampak pencemaran lingkungan. Metode yang digunakan terbagi dalam dua tahap yaitu tahap persiapan dan tahap sosialisasi dan praktek. Kegiatan pengabdian ini diadakan di Desa Karanganyar, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, dan berlangsung selama dua hari. Pada hari pertama, kelompok tani diberi sosialisasi tentang cara membuat pupuk kompos. Pada hari kedua, dilaksanakan praktek pembuatan pupuk kompos dengan bantuan Badan Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Yosowilangun dan Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang. Tujuan dari program ini adalah untuk memberikan masyarakat Desa Karanganyar pengetahuan mengenai cara memanfaatkan limbah kotoran hewan ternak menjadi pupuk kompos yang bermanfaat untuk menyuburkan tanah dan meningkatkan kualitas hasil pertanian. Diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan limbah hewan ternak untuk mendukung kelestarian lingkungan dan meningkatkan ketahanan pangan.
Pendampingan Penanganan Tengkes Melalui Program Kerja “ASTATEGI” Di Desa Karangrejo Rangga Bayu Satriya; One Farida Arilasmi; Erica Septafanny; Naurah Septa Aurellia; Rani Rhiana Putri; Silvia Putri Aurelia; Nadia Rahmawati; Hilda Pramesti Arminata Santoso; Rutsiana Dessyanti Ndoen; Syahrul Aprilia Fallah Al Aziz; Muhammad Faris Al Ghofiqi; Nashirudin Al Azizi; Yudha Nurdian
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Juli-September 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i3.921

Abstract

Tengkes, atau stunting, merupakan masalah kesehatan yang signifikan di Desa Karangrejo, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang. Program kerja “ASTATEGI” (Aksi Sehat Tangani Tengkes dan Inovasi Gizi Protein Hewani Berbasis UMKM Ibu-Ibu PKK Desa Karangrejo) dirancang sebagai upaya peningkatan kesadaran dan pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan tengkes melalui edukasi gizi dan pemberian makanan bergizi berbasis pangan lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program ASTATEGI dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait asupan gizi serta mengurangi angka tengkes di desa tersebut. Program ini dilaksanakan selama tiga hari dengan berbagai kegiatan sosialisasi dan demonstrasi masak yang melibatkan remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, dan orang tua balita. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai gizi seimbang dan pentingnya pemenuhan asupan protein hewani untuk mencegah tengkes. Program ASTATEGI berhasil menggerakkan partisipasi masyarakat dalam mendukung penurunan angka tengkes melalui pemanfaatan bahan pangan lokal seperti daun kelor.
Menemukan Self Insight Melalui Coaching dengan Teknik Point of You Bagi Para Guru PKBM Al Qalam Citra Indah Bogor Khairunnisa Khairunnisa; Dewi Ulfah Arini
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Juli-September 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i3.922

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan tujuan untuk membantu para guru di lingkungan Al Qalam Citra Indah dalam menemukan pemahaman yang lebih mendalam tentang diri mereka sendiri melalui metode coaching. Dengan memanfaatkan teknik Point of You, para peserta diharapkan dapat mengidentifikasi potensi, kekuatan, dan area yang perlu dikembangkan dalam diri mereka. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini melibatkan sesi coaching berbasis kelompok, di mana setiap kelompok terdiri dari 2 kelompok orang guru. Para peserta diajak untuk melalui proses refleksi yang dipandu oleh fasilitator, menggunakan alat visual sebagai stimulus untuk mengeksplorasi berbagai perspektif. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa setiap kelompok berhasil menemukan wawasan baru mengenai diri mereka, dengan peserta melaporkan peningkatan kepercayaan diri dan motivasi. Secara keseluruhan, para guru mendapatkan manfaat signifikan dari kegiatan ini, termasuk kemampuan untuk lebih memahami diri mereka sendiri, serta kesiapan untuk mengaplikasikan wawasan yang diperoleh dalam konteks pengajaran. Kegiatan ini menekankan pentingnya keterlibatan aktif para guru dalam proses pengembangan diri, yang berdampak langsung pada kualitas pendidikan di komunitas mereka.
Sosialisasi Peran Pemuda Dalam Menanggapi Teknologi Informasi Artificial Intelligence Deni Nasir Ahmad; Mal Alfahnum; Westri Andayanti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Juli-September 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i3.925

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan informasi kepada peserta didik mengenai AI Chat GBT sebagai pencari informasi sumber belajar dan pembuatan media pembelajaran. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini yaitu : 1. Observasi langsung yakni pengabdi langsung datang ke lokasi pengabdian untuk memperolah data. Hal ini kami lakukan pada saat menjelang maupun saat kegiatan berlangsung; 2. Melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada mitra pengabdian masyarakat; 3. Melakukan evaluasi dan berbagi pendapat bersama untuk menghasilkan hasil akhir kegiatan. Hasil dari pengabdian masyarakat yaitu kegiatan pengabdian masyarakat yang telah tim pengabdi lakukan dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 4 Juni 2024 pada pukul 10.00 s/d 13.00 WIB bertempat di SMP Bina Mulia yakni pemberian informasi bahwa teknologi informasi AI saat ini dapat membantu peserta didik dalam membuat media belajar presentasi dan sumber belajar sehingga peserta didik memiliki keterampilan dan pengalaman saat melakukan pembelajaran. Simpulan hasil pengabdian masyarakat yakni hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan yaitu kegiatan sosialisasi pendidikan pada SMP Bina Mulia Depok diterima sangat baik oleh peserta dengan banyaknya pemberian saran agar adanya penambahan waktu dan pelatihan unjuk kerja bagi peserta didik sehingga memperoleh pengalaman dalam pembelajaran. Peserta didik memberikan umpan balik kepada pemateri adalah apabila diadakan kegiatan lagi maka akan mempersiapkan alat yang dibutuhkan secara baik. Serta hasil pengabdian masyarakat ini akan memberikan manfaat bagi penerima kegiatan pengabdian untuk pengalaman belajar peserta.
Edukasi Seksual Pada Remaja Dalam Mengahadapi Kesehatan Reproduksi Nana Andriana; Hanik Rohmah Irawati; Nila Rostarina; Irpan Said
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Juli-September 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i3.928

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan kondisi kesehatan yang menyangkut masalah kesehatan organ reproduksi, yang kesiapannya dimulai sejak usia remaja ditandai oleh haid pertama kali pada remaja perempuan atau mimpi basah bagi remaja laki-laki. Kesehatan reproduksi remaja meliputi fungsi, proses, dan sistem reproduksi remaja. Sehat yang dimaksudkan tidak hanya semata-mata bebas dari penyakit atau dari cacat saja, tetapi juga sehat baik fisik, mental maupun social. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini yaitu meningkatkan pengetahuan. Sasaran dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini yaitu remaja SMAN 47 Jakarta. Metode pengabdian dilakukan dengan beberapa tahap (1) pre-test (2) pemaparan materi tentang kesehatan reproduksi remaja (3) post-test setelah pemberian edukasi. Hasil uji wilcoxon menunjukan bahwa edukasi yang diberikan berhasil meningkatkan pengetahun remaja di SMAN 47 jakarta, terbukti dari perbedaan yang signifikan antara pretest dan post test (Asymp. Sig bernilai 0,000 (0,000 < 0,05), maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis H1 diterima yang artinya terdapat pengaruh pemberian edukasi terjadap peningkatan pengetahuan remaja terkait kesehatan reproduksi. Diharapkan dengan mengikuti kegiatan ini, para remaja dapat berperan aktif dalam meningkatkan kesehatan reproduksi dan menurunkan kejadian penyakit yang disebabkan oleh masalah reproduksi.
Meningkatkan Minat Baca Melalui Pojok Baca Sejarah di Desa Sungai Guntung Tengah Yanuar Al Fiqri; Regina Anelsy; Nesty Amellia; Fadel Achmad; Frisca Prariatna; Ena Zuliana; Nayla Susanti; Oktarisa Azzahra Putri
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Juli-September 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i3.929

Abstract

Membaca dapat diartikan sebagai kegiatan inti dalam kegiatan belajar Pembelajaran membaca memiliki peran penting dalam meningkatkan kemampuan berbahasa tulis pada setiap individu. Rendahnya tingkat literasi berdampak pada rendahnya minat baca seseorang. Rendahnya minat baca berdampak kepada bidang pendidikan, Tujuan dari kegiatan pengabdian meningkatkan minat baca masyarakat di desa Sungai Guntung Tengah. Metode penerapan kegiatan pengabdian dengan membuat pojok baca yang mengangkat tema sejarah dan memperkenalkan sejarah secara meluas melalui proses diskusi dan praktik. Hasil kegiatan pengabdian ini terbentuknya pojok baca sejarah yang dapat digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat dan menjadi sarana untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan melalui buku-buku yang terdapat di pojok baca. Kegiatan ini berkontribusi penting dalam meningkatkan minat dan kemampuan literasi bagi anak-anak usia sekolah yang berada di desa Sungai Guntung Tengah.
Peran Moderasi Beragama dalam Mendukung Program Pengurangan Stunting Melalui UMKM dan QRIS di Desa Medang, Kabupaten Batu Bara Hasnah Nasution; Hasniyarti Putri; Audrey Belva Ajs; Dwi Agustia Kurnianingsih; Nopita Rahma; Nurul Hadianti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Juli-September 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i3.931

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan serius yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak di Indonesia. Program pengurangan stunting memerlukan pendekatan multidimensional, salah satunya melalui pemberdayaan ekonomi lokal seperti Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta teknologi keuangan digital seperti QRIS. Di Desa Medang, Kabupaten Batu Bara, moderasi beragama memainkan peran penting dalam mendukung keberhasilan program ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana moderasi beragama dapat memfasilitasi peningkatan partisipasi masyarakat dalam UMKM dan adopsi QRIS sebagai bagian dari strategi pengurangan stunting. Metode yang digunakan mencakup wawancara mendalam dengan pemuka agama, pengusaha UMKM, dan anggota komunitas, serta analisis data kuantitatif terkait penggunaan QRIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama dapat menciptakan iklim sosial yang mendukung inklusi ekonomi dan pemanfaatan teknologi, yang pada gilirannya berkontribusi pada pengurangan stunting. Pengaruh positif moderasi beragama terlihat dalam peningkatan kesadaran, motivasi, dan partisipasi masyarakat dalam program-program ekonomi dan kesehatan. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya integrasi nilai-nilai moderasi beragama dalam kebijakan dan program pengurangan stunting untuk mencapai hasil yang lebih optimal.
Pelatihan Bagi Guru Pendamping Khusus (GPK) Dalam Pembuatan Media Pembelajaran Literasi Numerasi untuk Peserta Didik Slow Learner Wasilatul Murtafiah; Rischa Pramudia Trisnani; Sri Anardani; Andi Mulawakkan
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Juli-September 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i3.932

Abstract

Peserta didik jenjang SMP berada pada capaian terendah yang hampir mendekati kategori kurang (<40%), sehingga jenjang SMP perlu mendapat perhatian khusus. Sekolah inklusi di Kabupaten Magetan pada jenjang SMP terdapat sebanyak 14 sekolah dengan jumlah guru pendamping khusus sebanyak 43. GPK memiliki beberapa permasalahan salah satunya adalah belum ada GPK yang memiliki media khusus yang dapat digunakan untuk mendampingi belajar terutama materi matematika/literasi numerasi bagi peserta didik slow learner. Media yang dirancang secara khusus ini penting karena peserta didik slow learner memiliki karakeristik yang berbeda dengan peserta didik normal pada umumnya. Untuk itu perlu dilakukan pelatihan bagi Guru Pendamping Khusus (GPK) dalam pembuatan media pembelajaran literasi numerasi peserta didik slow learner di SMP inklusi Kabupaten Magetan. Metode pelaksanaan program pemberdayaan kemitraan masyarakat ini meliputi: (1) tahap persiapan, (2) tahap pelatihan/worshop, dan (3) tahap evaluasi. Tahap persiapan dilakukan melalui koordinasi dengan kasi kurikulum dan pendidikan dasar Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga kabupaten Magetan. Pelatihan/workshop diikuti oleh 43 GPK yang dimulai dengan pemberian materi tentang pembelajaran literasi numerasi bagi peserta didik slow learner kemudian dilanjtkan dengan materi soal literasi numerasi berbasis etnomatematika bagi peserta didik slow learner dan diakhiri dengan materi tentang pembuatan media literasi numerasi berbasis etnomatematika bagi peserta didik slow learner. Hasil pelatiahn/workshop menunjukkan bahwa kemampuan manajeman GPK tentang pembelajaran lierasi numerasi dan medianya bagi peserta didik slow learner meningkat. GPK juga tampak sangat antusias dan semangat dalam mengikuti pelatihan/workshop yang menunjukkan keberhasilan pelaksanaan program pemberdayaan kemitraan masyarakat.
Pelatihan Tata Kelola dan Digitalisasi Objek Wisata Rintisan Berbasis Smart Tourism Di Desa Tanjungsari Regi Refian Garis; Toto Toto; Maulana Sidiq; Muhamad Nur Salim; Edvar Alif Adz Dziqry; Rifal Amalindi; Dian Rudiana
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Juli-September 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i3.934

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat memiliki tujuan dalam memberikan pembekalan-pembakalan wawasan dan sosial budaya masyarakat dalam upaya menghadapi perkembangan teknologi melalui penggunaan website yang semakin dibutuhkan oleh masyarakat luas dalam memperoleh berbagai jenis informasi. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Tanjungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis. Peserta pelatihan terdiri dari pengelola objek wisata, tokoh masyarakat serta aparat desa. Metode kegiatan pengabdian ini menggunakan metode pelatihan tata kelola manejemen objek wisata berbasis smart tourism. Rancangan evaluasi kegiatan pengabdian ialah dapat tercapainya pemahaman pengelola wisata dalam mengembangkan potensi objek wisata, membangun jejaring dengan mitra, mengelola keterampilan pembuatan konten digital dan website berbasis open access. Tujuan yang dicapai melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini mencakup terhadap bertambahnya kecepatan proses peningkatan kemampuan sumber daya manusia yang sesuai dengan laju pertumbuhan pembangunan. Hasil kegiatan ini ialah para peserta dapat memahami pengelolaan objek wisata dalam memberikan pengaruh baik terhadap lingkungan sosial dan industri sektor wisata.